. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

ex muslim baru

Kumpulan semua pengakuan murtadin situs ini, FFIndonesia, yang meninggalkan Islam.

Re: ex muslim baru

Postby virav5 » Sat Jul 03, 2010 4:26 am

Terima kasih saudara kbg atas perhatiannya, jujur saja, saya memang masih perlu banyak belajar, yang saya lakukan adalah membaca Qur'an dari awal lagi, justru nantinya kemungkinan besar pengetahuan agama saya akan lebih bagus daripada waktu saya masih beragama. :rofl:

Saya suka quotes ini:
“Religion is an insult to human dignity. With or without it you would have good people doing good things and evil people doing evil things. But for good people to do evil things, that takes religion.”
– Steven Weinberg, Freethought Today, April, 2000

"Agama adalah sebuah penghinaan terhadap martabat manusia. Dengan atau tanpa agama anda akan lihat ada orang-orang yang baik melakukan hal-hal yang baik dan orang jahat melakukan hal-hal yang jahat. Tetapi bagi orang baik untuk melakukan hal-hal yang jahat, memerlukan agama. "
- Steven Weinberg, Freethought Today, April, 2000
virav5
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 33
Joined: Thu Jun 17, 2010 8:09 pm

Re: ex muslim baru

Postby abdul_4jji » Sat Jul 03, 2010 7:10 am

virav5

ISLAM menyatakan bahwa MAKAM IBRAHIM DI MEKKAH, di samping KA'BAH.
Apakah hal itu benar? TIDAK MASUK AKAL.
KEBOHONGAN BESAAAAR.
Islam juga tidak tahu nama mula-mula Ibrahim.
Islam TIDAK TAHU APA-APA TENTANG ASAL-MUASALNYA ISRAEL.

Baiklah jika kita mempelajari yang di bawah ini. Makam ABRAHAM (IBRAHIM) ada di sini.

The Cave of the Patriarchs or the Cave of Machpelah (Hebrew: מערת המכפלה, Me'arat HaMachpela, Trans. "Cave of the Double Tombs"; Arabic: المغارة‎ Al Magharah, "the Cave") is a series of subterranean caves located in a complex called by Muslims the Sanctuary of Abraham or Ibrahimi Mosque (Arabic: الحرم الإبراهيمي‎, Al-Haram Al-Ibrahimi (help·info)). The name is either a reference to the layout of the burial chamber, or alternatively refers to the biblical couples, i.e.: cave of the tombs of couples.
The compound, located in the ancient city of Hebron, is the second holiest site for Jews, (after the Temple Mount in Jerusalem) and is also venerated by Christians and Muslims, both of whom have traditions which maintain that the site is the burial place of three Biblical couples: (1) Abraham and Sarah; (2) Isaac and Rebekah; (3) Jacob and Leah. According to Midrash and other sources the Cave of the Patriarchs also contains the head of Esau,[1] and according to some Islamic sources it is also the tomb of Old Testament Joseph. Though the Bible has Joseph buried in Shechem (the present-day Palestinian city of Nablus), Jewish aggadic tradition conserved the idea that he wished to be interred at Hebron, and the Islamic version may reflect this.[2] The Jewish apocryphal book The Testaments of the Twelve Patriarchs, also states that this is the burial place of Jacob's twelve sons.[3]
Hebron (Arabic: الخليل (help·info) al-Ḫalīl or al Khalīl; Hebrew: חֶבְרוֹן (help·info), Standard Hebrew: Ḥevron, Tiberian Hebrew: Ḥeḇrôn), is the largest city in the West Bank, apart from East Jerusalem. It is located in the southern West Bank, 30 kilometers south of Jerusalem. It is home to some 163,146 Palestinians,[1] and more than 500 Israeli Jews living in and around the Old Quarter.[2][3][4][5][6] Hebron lies 930 meters (3,050 ft) above sea level, located in the Palestinian territories and the Biblical region of Judea. Since it is the traditional burial site of Abraham and Sarah, Isaac and Rebecca, and Jacob and Leah, the fathers and mothers of the Jewish people, it is the second-holiest place in Judaism, after Jerusalem.[7] It is also holy to Muslims.
The most famous historic site in Hebron sits on the Cave of the Patriarchs. The site is holy to Judaism, Christianity and Islam. According to Genesis, Abraham purchased the cave and the field surrounding it from Ephron the Hittite to bury his wife Sarah; Abraham, Isaac, Rebecca, Jacob and Leah were later buried in the cave. Thus, Hebron is referred to in Judaism as "the City of the Patriarchs", and regarded as one of its Four Holy Cities. (The remaining matriarch, Rachel, is buried outside Bethlehem). Over and around the cave itself, churches, synagogues and mosques have since been built (see "History" below). The Isaac Hall is now the Ibrahimi Mosque, and the Abraham Hall and Jacob Hall serve as a Jewish synagogue. In medieval Christian tradition, Hebron was one of the three cities, along with Juttah and Ain Karim, that boasted of being the home of Mary's cousin, Elizabeth, the mother of John the Baptist and wife of Zacharias, and thus possibly the birthplace of the Baptist himself.[14][15][16]

http://en.wikipedia.org/wiki/File:Hebron001.JPG

Image

dengan lokasi di bawah ini

Image

Image

JADI, JANGAN PERCAYA LAGI DENGAN ISLAM.
si MUHAMMAD, SAW, si "anak" Abdullah & Aminah, nabinya Islam, adalah PEMBOHONG BESAAAAAR. abdul sangat kecewa dengannya.
User avatar
abdul_4jji
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 291
Joined: Thu Feb 05, 2009 10:44 am

Re: ex muslim baru

Postby Credo Ergo Sum » Sat Jul 03, 2010 4:49 pm

virav5 wrote:Terima kasih saudara kbg atas perhatiannya, jujur saja, saya memang masih perlu banyak belajar, yang saya lakukan adalah membaca Qur'an dari awal lagi, justru nantinya kemungkinan besar pengetahuan agama saya akan lebih bagus daripada waktu saya masih beragama.
Saya suka quotes ini:
“Religion is an insult to human dignity. With or without it you would have good people doing good things and evil people doing evil things. But for good people to do evil things, that takes religion.”
– Steven Weinberg, Freethought Today, April, 2000
"Agama adalah sebuah penghinaan terhadap martabat manusia. Dengan atau tanpa agama anda akan lihat ada orang-orang yang baik melakukan hal-hal yang baik dan orang jahat melakukan hal-hal yang jahat. Tetapi bagi orang baik untuk melakukan hal-hal yang jahat, memerlukan agama. "
- Steven Weinberg, Freethought Today, April, 2000

Saya kira sdri Vira adalah seorang yang berfikiran terbuka, well educated, dan dapat menggunakan akal fikirannya secara mandiri. Alam pemikiran begitu luas terbentang, semua referensi utama dengan mudah dapat ditemukan dan diakses. Silahkan sdri kaji sendiri. Al Qur'an dan Terjemahnya mudah ditemukan. Sdri Vira bisa juga membaca buku-buku seperti 100 tokohnya Micahel H Hart; Bible, Qur'an, dan Science Modernnya Maurice Bucaile.
Kuitpan sdri: Tetapi bagi orang baik untuk melakukan hal-hal yang jahat, memerlukan agama.Menimbulkan pertanyaan bagi saya, Apakah sdri hanya sekedar menyukainya, atau memang juga setuju dengan hal itu? Sebab itu sungguh pernyataan yang kontradiktif, yang tidak keluar kecuali dari mereka yang menolak agama, bahkan menolak keberadaan Tuhan. Suatu pernyataan yang sangat terkenal dari Karl Marx: "Religion ist das opium des volks", Agama merupakan candu bagi masyarakat. Jadi jika sdri Vira setelah "mengamati" agama kemudian mendapati banyak hal-hal "buruk" mengenai agama, sangat wajar jika sdri menyukai, atau bahkan menyetujui pernyataan Weinberg dan Marx di atas.
Agama adalah candu rakyat merupakan teks Karl Marx yang paling umum dikenal sampai sekarang. Dalam teori tersebut Marx dipengaruhi oleh kritik Feuerbach terhadap agama. Salah satu karya Feuerbach adalah Das Wesen des Christentums (Hakikat Agama Kristen) yang terbit pada tahun 1841 yang menjelaskan bahwa agama timbul dari hakikat manusia itu sendiri, yaitu sifat egoismenya yang selalu ingin meraih kebahagiaan.
Dalam Tesis Feuerbach, Marx menulis: Feuerbach melebur hakekat keagamaan ke dalam hakekat kemanusiaan. Tetapi hakekat kemanusiaan bukanlah abstraksi yang terdapat pada satu-satu individu. Dalam kenyataannya ia adalah keseluruhan dari hubungan-hubungan sosial. Oleh karenanya, Feuerbach, yang tidak memasuki kritik terhadap hakekat yang nyata itu, terpaksa:

1. Mengabstraksi dari proses sejarah dan menetapkan sentimen keagamaan (Gemüt) sebagai sesuatu yang dengan sendirinya dan mengandaikan.perorangan manusia yang abstrak-yang terisolasi.

2. Karena itu, baginya hakekat kemanusiaan bisa dimengerti hanya sebagai "jenis", sebagai suatu keumuman intern yang bisu yang hanya dengan wajar mempersatukan perorangan yang banyak itu.

Marx menilai bahwa yang menciptakan agama bukanlah ke-egoisme-nya individu-individu, melainkan dari hubungan-hubungan sosial. Argumen tersebut Marx tulis dalam tesis Tentang Feuerbach pasal 7: “Oleh karenanya, Feuerbach tidak melihat bahwa "sentimen keagamaan" itu sendiri adalah hasil sosial, dan, bahwa perorangan yang abstrak yang dianalisanya nyatanya termasuk bentuk khusus dari masyarakat”
Adapun prioritas studi Marx adalah mengenai mode produksi (mode of production). Setiap mode produksi selalu ditompang oleh institusi-institusi yang menyediakan sejumlah alasaan etis bagi berlangsungnya proses produksi. Hukum dan agama adalah dua institusi dominan yang selalu menyediakan pembenaran etis terhadap sebuah eksploitasi.
Sehinga, agama hanya berisi ajaran kepada masyarakat untuk menjustifikasi penindasan yang dilakukan kaum borjuis dan menerima takdir untuk tunduk pada penguasa otokratik. Agama mencetak manusia yang tidak tahan menghadapi penderitaan dan bahaya yang mengepung dari segala penjuru, melainkan hanya dengan cara-cara negatif. Karl Marx memandang agama sebagai afion (religion is the opium), yang membius manusia dari segala perasaan kemanusiaannya, dan mengajarinya cara-cara berlindung kepada kekuatan ghaib untuk melawan kelaliman, serta menganjurkan umatnya untuk hidup bertasawuf agar dapat menolak bencana dan penderitaan secara mudah.
Agama membius kaum fakir miskin dan kaum buruh yang hidupnya penuh penderitaan oleh karena ajaran untuk menerima takdir terhadap apa yang ada serta menghibur mereka dengan janji-janji yang akan diterimanya di syurga berupa kenikmatan kemuliaan dan kesejahteraan. Adapun orang-orang yang kehidupannya didapatkan dari hasil keringat kaum fakir miskin, maka agama mengajari kepadanya agar hidup dermawan sehingga praktek kelaliman masih akan berlangsung dan tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk masuk syurga.
Bagi Marx, Agama dinilai syarat pemutarbalikan peradaban. Untuk menekan agama yang hanya memberikan kebahagiaan yang semu, haruslah diberikan tuntutan kebahagiaan yang sejati. Agama adalah salah satu aspek tekanan jiwa. Pengakuan yang lebih jelas oleh Marx demikian:

“Agama adalah keluh kesah makhluk yang tertindas, hati nurani dari dunia yang tidak berhati, tepat sebagaimana ia adalah jiwa dari keadaan yang tidak berjiwa. Ia adalah candu rakyat.”

Sebenarnya, Marx tidak banyak menulis tentang agama sebagai ideologi, melainkan ia melihat dari perspektif sosio historiografis masyarakat yang menjadikan agama sebagai praktik pembenaran sepihak tanpa implementasi lebih lanjut dalam praktik kehidupan. Dan aforisme diatas tak lain adalah penggalan kalimat dari sekian kalimat yang membahas hakekat manusia ditengah kapitalisme kehidupan, dimana peran agama selalu menjadi pertanyaan.
Pandangan Marx tentang agama tersebut sebenarnya juga tidak terlepas dari hasil pengamatannya terhadap agama (dalam hal ini lingkungan keagamaan yang menjadi obyek pengamatan Marx adalah kaum gerejani). Sebagaimana pengalaman pahit yang terlihat oleh Marx selama hidupnya, bahwa penindasan dan penghisapan merajalela, sedangkan agama tidak berdaya sama sekali untuk menghapuskannya. Bahkan keluarga Marx sendiri adalah bagian dari korban ketidakberdayaan institusi agama dalam kemegahan Kapitalisme. Sehingga Marx sampai pada kesimpulan, bahwa semua agama demikian adanya.
Kritik Marx menemukan hal yang penting: agama adalah tanda keterasingan dalam beragama dan ungkapan keterasingan yang lebih mendalam. Tetapi agama hanyalah gejala skunder keterasingan manusia, kritik tidak boleh berhenti pada agama. Kritik agama hanya “merusak bunga-bunga khayalan pada rantai” tetapi, “bukan agar manusia membawa rantai yang tanpa khayal, tanpa harapan, melainkan ia membuang rantai dan memetik bunga yang hidup”. Sehingga menurut Marx kritik agama harus menjadi kritik masyarakat. Tanpa perjuangan untuk pembebasan sosial, kritikan terhadap agama adalah sesuatu yang tidak berguna malah bersifat negatif, kerana kritikan seperti itu hanya menyingkirkan hubungan emosi yang sangat diperlukan oleh manusia.

Jadi, sebenarnya memang asal muasal segala faham atheisme, agnotisisme, sekularisme, itu berasal dari "barat" di mana kalangan "intelektual" mereka merasa bahwa agama (dalam hal ini gereja dengan segala otoritasnya yang masih cukup kuat kala itu) telah gagal di dalam menjawab problematika sosial masyarakat yang mengalami ketidakadilan sosial, terutama kesenjangan ekonomi.

Hal tersebut tidak terjadi dalam kasus Islam sebagai suatu agama. Kedatangan Islam bahkan ditolak oleh para pembesar Makkah ketika itu oleh sebab Islam memberikan kedudukan yang sama antara hamba sahaya dengan kalangan masyarakat pada umumnya. Para cendekiawan muslim tidak menyatakan bahwa agama merupakan penyebab terjadi ketidakadilan sosial di masyarakat. Muhammad Iqbal, cendekiawan muslim dari Pakistan menyatakan "Al Islamu Mahjuubun Bil Muslimiin", kebenaran Islam tertutupi oleh perbuatan yang keliru yang dilakukan oleh kaum muslimiin. Satu buku yang cukup bagus mengenai relasi Islam dengan peranan sejarah kaum muslimin dapat sdri kaji pada buku "Madza Khasyiral 'Alamu Bin Khithatil Muslimiin", (Kerugian dunia karena kemunduran kaum Muslimin), karya ulama dari Lucknow, India, Abul A'la Al Maududi.

Semoga dapat dipahami,

Salam AMIH
User avatar
Credo Ergo Sum
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 249
Joined: Sun May 23, 2010 4:22 pm
Location: Kolong Langit

Re: ex muslim baru

Postby abdul_4jji » Sun Jul 04, 2010 12:51 pm

Apapun minumanmu, yg penting teh ...
Apapun agamamu, yang penting agamamu bukan islam.
Kau berhak untuk memperoleh kebebasan berbuat baik kepada semua orang tanpa pilih kasih.
Tak ada larangan untuk bertanya secara kritis. Tuhan tidak melarang orang bertanya, malahan menyuruh bertanya dan berfikir.
User avatar
abdul_4jji
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 291
Joined: Thu Feb 05, 2009 10:44 am

Re: ex muslim baru

Postby samurai212 » Sun Jul 04, 2010 2:51 pm

Credo Ergo Sum wrote:Para cendekiawan muslim tidak menyatakan bahwa agama merupakan penyebab terjadi ketidakadilan sosial di masyarakat. Muhammad Iqbal, cendekiawan muslim dari Pakistan menyatakan "Al Islamu Mahjuubun Bil Muslimiin", kebenaran Islam tertutupi oleh perbuatan yang keliru yang dilakukan oleh kaum muslimiin. Satu buku yang cukup bagus mengenai relasi Islam dengan peranan sejarah kaum muslimin dapat sdri kaji pada buku "Madza Khasyiral 'Alamu Bin Khithatil Muslimiin", (Kerugian dunia karena kemunduran kaum Muslimin), karya ulama dari Lucknow, India, Abul A'la Al Maududi.

Semoga dapat dipahami,

Salam AMIH

Maaf Saudara AMH. Tentu saja saya tidak setuju dengan pernyataan Anda "Para cendekiawan muslim tidak menyatakan bahwa agama merupakan penyebab terjadi ketidakadilan sosial di masyarakat."

Bagaimana dengan tindakan Islam yang membatasi seluruh gerak-gerik kaum wanita ?
Lalu bagaimana dgn cendikiawan2 Muslim yg akhirnya menjadi murtad seperti ini (Listnya sgt panjang, belum lagi mereka yg jd islam KTP):
http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad_i ... ya_al-Razi
http://en.wikipedia.org/wiki/Bahaa_el-D ... n_el-Akkad
http://en.wikipedia.org/wiki/Mark_A._Gabriel

Saya kutipin apa yg dikatakan Muhammad ibn Zakarita al Razi tentang Al Quran:

You claim that the evidentiary miracle is present and available, namely, the Koran. You say: "Whoever denies it, let him produce a similar one." Indeed, we shall produce a thousand similar, from the works of rhetoricians, eloquent speakers and valiant poets, which are more appropriately phrased and state the issues more succinctly. They convey the meaning better and their rhymed prose is in better meter. ... By God what you say astonishes us! You are talking about a work which recounts ancient myths, and which at the same time is full of contradictions and does not contain any useful information or explanation. Then you say: "Produce something like it"?!

Anda mengklaim bahwa pembuktian mukjijat yang nyata dan tersedia, yaitu Alquran. Anda berkata: "Barangsiapa yg menyangkalnya, biarkan dia menghasilkan sesuatu yang serupa." Tentu saja, kita akan menghasilkan seribu yang sama, dari karya-karya rhetoricians (orang2 pembaharu), pembicara yang fasih dan penyair gagah berani, yang akan diungkapkan dengan bahasa yg lebih tepat dan membahas isu-isu dengan lebih konsistent. Mereka akan menyampaikan makna yang lebih baik dan prosa berirama mereka dalam tempo yang lebih baik. ... Demi Allah apa yang Anda katakan sangat mengejutkan kami ! Kau bicara tentang pekerjaan yang mengatakan bahwa mitos kuno, dan yang pada saat yang sama penuh dengan kontradiksi dan tidak mengandung informasi atau penjelasan yang berguna. Lalu Anda berkata: "Menghasilkan sesuatu seperti itu"?!

Bahasa beliau relatif sulit untuk diterjemahkan ke bahasa Indonesia karena mungkin tidak ada padanan kata yg tepat. Namun intinya setelah beliau menemukan ALquran yg berbicara2 tentang mitos2 kuno dan juga membahas hal2 yg penuh kontradiksi ATAU tidak mengandung penjelasan yg berguna, bagaimana Nabi Muhammad atau Allah berani2nya menantang kalo ada orang menghasilkan sesuatu SEPERTI aL qURAN ?
Ini seperti mahasiswa yg nulis thesis yg kalo dinilai bernilai F (gagal) karena ngaco dan enggak konsistent, bukannya menyesali karena dia enggak melakukannya dg lebih serius tapi malahan berani2nya menantang para dosen atau cendekiawan lainnya utk ngebikin sebuah thesis seperti yg dia bikin.

Buat seorang secendikiawan seperti Muhammad ibn Zakarita al Razi, dia merasa intelektualnya dilecehkan dg klaim seperti itu. Tidak salah kalo beliau menganggap bahwa orang2 yg mengaku Nabi, dalam asumsi beliau yg terburuk orang2 tsb licik sedangkan berdasarkan asumsi yg terbaik orang2 tsb punya masalah psikologi (gak sehata jiwanya....)

Oh iya saya tidak lupa menutup dg puisi karangan Omar Khayyam (Muslim selalu menganggap beliau ahli matematika muslim. Apa bener beliau seorang muslim ???):

How much more of the mosque, of prayer and fasting?
Better go drunk and begging round the taverns.
Khayyam, drink wine, for soon this clay of yours
Will make a cup, bowl, one day a jar.

When once you hear the roses are in bloom,
Then is the time, my love, to pour the wine;
Houris and palaces and Heaven and Hell-
These are but fairy-tales, forget them all.

(Rubayyat of Omar Khayyám)

Wassalam,
Samurai - Al Murtadin
samurai212
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 66
Joined: Sat Apr 24, 2010 9:57 am

Re: ex muslim baru

Postby Rony » Sun Jul 04, 2010 5:09 pm

Credo Ergo Sum wrote:Saya kira sdri Vira adalah seorang yang berfikiran terbuka, well educated, dan dapat menggunakan akal fikirannya secara mandiri. Alam pemikiran begitu luas terbentang, semua referensi utama dengan mudah dapat ditemukan dan diakses. Silahkan sdri kaji sendiri. Al Qur'an dan Terjemahnya mudah ditemukan. Sdri Vira bisa juga membaca buku-buku seperti 100 tokohnya Micahel H Hart; Bible, Qur'an, dan Science Modernnya Maurice Bucaile.


Justru anda yang tidak mau berfikir terbuka, bro, meskipun saya tidak tahu apa anda termasuk well educated apa tidak, dan mampu menggunakan akal pikirannya secara mandiri atau tidak, yang jelas bagi saya justru bro yang tidak mau berpikir terbuka disini.

Yang jelas kalo bro mau berpikir terbuka, bro akan lihat bagaimana muslim-muslim taat yang terlalu tekun mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam menjadi orang-orang seperti Imam Samudera, dr Azhari, , FPI yang berfikiran sempit, yang hidupnya penuh dengan kekerasan dan selalu CURIGA TERHADAP YAHUDI, KRISTEN DAN AMERIKA. Beranikah bro bilang klo bro LEBIH ISLAMI dari mereka? Bahkan ustadz kondang seperti ustadz Jefry sendiri tidak pernah menyalahkan mereka-mereka tersebut, setiap ditanyakan sikap belau terhadap Imam samudera, FPI, dll, Ustadz Jefry sendiri selalu menyebutkan bahwa bila diganggu terus menerus maka ya seperti ini lah Islam. Dia sudah lupa akan fakta bahw korban- korban bom di bali maupun di tempat-tempat laen banyak yang sama sekali tidak pernah mengganggu muslim baek secara verbal maupun aksi.

Credo Ergo Sum wrote:Jadi, sebenarnya memang asal muasal segala faham atheisme, agnotisisme, sekularisme, itu berasal dari "barat" di mana kalangan "intelektual" mereka merasa bahwa agama (dalam hal ini gereja dengan segala otoritasnya yang masih cukup kuat kala itu) telah gagal di dalam menjawab problematika sosial masyarakat yang mengalami ketidakadilan sosial, terutama kesenjangan ekonomi.


Mungkin benar bro, tapi KESALAHAN AGAMA LAEN BELUM TENTU BERARTI bahwa AGAMA ISLAM ITU MENJADI BENAR, Iya kan bro?

Credo Ergo Sum wrote:Hal tersebut tidak terjadi dalam kasus Islam sebagai suatu agama. Kedatangan Islam bahkan ditolak oleh para pembesar Makkah ketika itu oleh sebab Islam memberikan kedudukan yang sama antara hamba sahaya dengan kalangan masyarakat pada umumnya.


Kalo anda menganggap bahwa Islam memberikan kedudukan yang sama antara hamba sahaya dengan kalangan masyarakat pada umumnya, mengapa ADA INI BRO?

Muslim, B15, N4116:

Jabir is reported to have said: A person amongst the Ansar who had no other property declared a slave free after his death. Allah's Messenger (may peace be upon him) sold him, and Ibn al-Nahham bought him and he was a Coptic slave (who) died in the first year of the Caliphate of Ibn Zubair.

wow sungguh panutan untuk org islam yang berpasrah kepada Aulloh, setelah membunuh, menjajah bahkan mengambil fa'i (harta rampasan perang) yg bukan milik muhammad, bahkan Muhammad tega2nya menjual wanita yang bukan haknya..
Penjualan budak berarti kedudukan hamba sahaya tidak sama dengan kalangan masyarakat pada umumnya, iya ga bro?

Kalo sama kedudukannya, berarti budak kan tidak boleh dijual bro ...

Terus yang ini lagi bro :

BUKHARI, Volume 5, Book 59, Number 637:
Narrated Buraida:
The Prophet sent 'Ali to Khalid to bring the Khumus (of the booty) and I hated Ali, and 'Ali had taken a bath (after a sexual act with a slave-girl from the Khumus). I said to Khalid, "Don't you see this (i.e. Ali)?" When we reached the Prophet I mentioned that to him. He said, "O Buraida! Do you hate Ali?" I said, "Yes." He said, "Do you hate him, for he deserves more than that from the Khumlus."

BUKHARI, Volume 3, Book 47, Number 765:
Narrated Kurib:
the freed slave of Ibn 'Abbas, that Maimuna bint Al-Harith told him that she manumitted a slave-girl without taking the permission of the Prophet. On the day when it was her turn to be with the Prophet, she said, "Do you know, O Allah's Apostle, that I have manumitted my slave-girl?" He said, "Have you really?" She replied in the affirmative. He said, "You would have got more reward if you had given her (i.e. the slave-girl) to one of your maternal uncles."

Abu Sirma said to Abu Sa'id al Khadri (Allah he pleased with him): 0 Abu Sa'id, did you hear Allah's Messenger (may peace be upon him) mentioning al-'azl? He said: Yes, and added: We went out with Allah's Messenger (may peace be upon him) on the expedition to the Bi'l-Mustaliq and took captive some excellent Arab women; and we desired them, for we were suffering from the absence of our wives, (but at the same time) we also desired ransom for them. So we decided to have sexual intercourse with them but by observing 'azl (Withdrawing the male sexual organ before emission of semen to avoid conception). But we said: We are doing an act whereas Allah's Messenger is amongst us; why not ask him? So we asked Allah's Messenger (may peace be upon him), and he said: It does not matter if you do not do it, for every soul that is to be born up to the Day of Resurrection will be born. Sahih Muslim Book 8 Number 3371

BUKHARI, Volume 3, Book 46, Number 711:
Narrated Jabir bin 'Abdullah:
A man amongst us declared that his slave would be freed after his death. The Prophet called for that slave and sold him. The slave died the same year.

BUKHARI, Volume 3, Book 41, Number 598:
Narrated Jabir: A man manumitted a slave and he had no other property than that, so the Prophet cancelled the manumission (and sold the slave for him). No'aim bin Al-Nahham bought the slave from him.

BUKHARI, Volume 9, Book 89, Number 296:
Narrated Jabir:
The Prophet came to know that one of his companions had given the promise of freeing his slave after his death, but as he had no other property than that slave, the Prophet sold that slave for 800 dirhams and sent the price to him.

MUSLIM, Book 005, Number 2183:
Jabir reported: A person from the Banu 'Udhra set a slave free after his death. This news reached the Messenger of Allah (may peace be upon hhn). Upon this he said: Have you any property besides it? He said: No. Upon this he said: Who would buy (this slave) from me? Nulaim b. Abdullah bought it for eight hundred dirhams and (this amount was) brought to the Messenger of Allah (may peace be upon him) who returned it to him (the owner), and then said: Start with your own self and spend it on yourself, and if anything is left, it should be spent on your family, and if anything is left (after meeting the needs of the family) it should be spent on relatives, and if anything is left from the family, it should be spent like this, like this. And he was saying: In front of you, on your right and on your left.

MUSLIM, Book 010, Number 3901:
Jabir (Allah be pleased with him) reported: There came a slave and pledg- ed allegiance to Allah's Apostle (may peace be upon him) on migration; he (the Holy Prophet) did not know that he was a slave. Then there came his master and demanded him back, whereupon Allah's Apostle (may peace be upon him) said: Sell him to me. And he bought him for two black slaves, and he did not afterwards take allegiance from anyone until he had asked him whether he was a slave (or a free man)

Volume 8, Book 79, Number 707:
Narrated 'Amr:
Jabir said: An Ansari man made his slave a Mudabbar and he had no other property than him. When the Prophet heard of that, he said (to his companions), "Who wants to buy him (i.e., the slave) for me?" Nu'aim bin An-Nahham bought him for eight hundred Dirhams. I heard Jabir saying, "That was a coptic slave who died in the same year."

Bagaimana menurutmu bro?

Credo Ergo Sum wrote:Para cendekiawan muslim tidak menyatakan bahwa agama merupakan penyebab terjadi ketidakadilan sosial di masyarakat. Muhammad Iqbal, cendekiawan muslim dari Pakistan menyatakan "Al Islamu Mahjuubun Bil Muslimiin", kebenaran Islam tertutupi oleh perbuatan yang keliru yang dilakukan oleh kaum muslimin. Satu buku yang cukup bagus mengenai relasi Islam dengan peranan sejarah kaum muslimin dapat sdri kaji pada buku "Madza Khasyiral 'Alamu Bin Khithatil Muslimiin", (Kerugian dunia karena kemunduran kaum Muslimin), karya ulama dari Lucknow, India, Abul A'la Al Maududi.

Semoga dapat dipahami,

Salam AMIH


kebenaran Islam tertutupi oleh perbuatan yang keliru yang dilakukan oleh kaum muslimin.
???
Dimanakah kebenaran Islam itu menurutmu bro???

Inikah? :


[[4.34] Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Ini kutipan dari Tabari:
“Maka dari itu, wahai orang2, kau punya hak atas istri2mu dan mereka punya hak atas dirimu. Kau punya (hak) bahwa mereka tidak menyebabkan siapapun yang kau tidak sukai menginjak ranjangmu, dan mereka tidak boleh berbuat hal2 yang tidak senonoh (fahishah). Jika mereka melakukan itu, maka Tuhan mengijinkanmu untuk mengunci mereka di kamar lain dan untuk memukul mereka, tapi jangan terlalu keras. Jika mereka tidak melakukan kejahatan, mereka punya hak atas makanan dan baju mereka yang sesuai dengan aturan (bi’l-maruf).

Perlakukan kaum wanita baik2, karena mereka (bagaikan) binatang2 piaraan (‘awan) padamu dan mereka tidak memiliki apapun bagi diri mereka sendiri. Kamu memiliki mereka hanya sebagai titipan dari Tuhan, dan kamu telah menikmati istri2mu itu secara sah sesuai dengan firman Tuhan, jadi mengertilah dan dengarlah kata2ku, wahai orang2. Aku telah menyampaikan Pesan, dan meninggalkan padamu sesuatu yang jika kau taati, maka kau tidak akan tersesat; yakni Buku Tuhan dan sunnah NabiNya.

Reference:
Al-Tabari, Abu Ja’far Muhammad b. Jarir. The History of al-Tabari. Vol.IX:
The Last Years of the Prophet. Translated and annotated by Ismail K. Poonawala. State University of NewYork Press, Albany, 1990 (pages 112-114)

Butuh contoh lagi? Lihat Hadis Sunan Abu Daud, volume 1, nomer 142: “Pukulah istrimu jika dia tidak sopan tapi jangan pukul dia seperti budak wanita.” Hadisnya panjang sekali, tapi saya kutip bagian yang relevan:

Aku (penyampai cerita) lalu berkata: Rasul Allah, aku punya seorang istri yang berkata kasar, yakni dia tidak sopan. Dia (Muhammad) berkata: Maka ceraikanlah dia. Aku berkata: Rasul Allah, dia telah menikah denganku dan aku punya anak2 dari dia. Dia (Muhammad) berkata: Maka minta dia (untuk menaatimu). Jika ada sesuatu yang baik dari dirinya, dia akan berbuat begitu (taat); dan jangan pukul istrimu seperti kau memukul budak wanitamu. BACA: JANGAN PUKUL ISTRI SPT MEMUKUL BUDAK. TAPI TETAP PUKUL DIA.

Hadis Sahih Muslim, buku 004, nomer 2127:
Dia (Muhammad) memukul dadaku (Aisyah) sampai terasa sakit
Bayangin!! ***** istri sendiri dipukulnya.

Hadis Sunan Abu Daud, volume 1, nomer 142 :
Pukulah istrimu jika dia tidak sopan

"Tafsir al-Kabir" Al RAZI
Seorang wanita mengeluh kepada Muhamad bahwa suaminya MENAMPARINYA di muka

Hadis Sunan Abu Daud #2141:
ia (Nabi), memberi ijin agar MEMUKULI mereka (kaum perempuan).

Al-Tabari, Abu Ja’far Muhammad b. Jarir. The History of al-Tabari. Vol.IX
Muhammad berkata, “pukul istri2mu”

Hadis Sunan Abu Daud 11.2142 dikeluarkan untuk melindungi para pria yang melakukan pemukulan pada istri:
Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab: Sang Nabi berkata: Seorang pria tidak akan ditanya mengapa dia memukul istrinya.

Apakah kekerasan terhadap wanita adalah cara yang bijak bro? Itukah Kebenaran Islam?

Muhamad juga menyatakan dengan tegas bahwa siapapun yang meninggalkan Islam HARUS DIBUNUH (cf. Bukhari, vol. 9, bk. 84, no. 57)

Udah kepanjangan deh ...

Gimana bro?
ada ide?

Memurtadkan dengan hati ...
User avatar
Rony
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 227
Joined: Sun Apr 04, 2010 9:17 am
Location: Di Tepi Bumi ...

Re: ex muslim baru

Postby Credo Ergo Sum » Sun Jul 04, 2010 10:14 pm

Ma'af kawan, bukan di sini jika anda ingin kita berdiskusi.

Salam AMH
User avatar
Credo Ergo Sum
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 249
Joined: Sun May 23, 2010 4:22 pm
Location: Kolong Langit

Re: ex muslim baru

Postby jameela » Sun Jul 04, 2010 10:34 pm

Bigman dengan sikit modif wrote:
Image
Jiah @Non Muslim, ente bisa kek kitiran menanggapi tulisan CES. :green:
Ngga ada maknanye, ngga ada manfaatnye, cuman muter2 doang......
Ane mah males baca tulisannye.....
:lol:
jameela
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 973
Joined: Thu Sep 25, 2008 6:07 pm

Re: ex muslim baru

Postby kbg » Sun Jul 04, 2010 11:13 pm

Credo Ergo Sum wrote:Ma'af kawan, bukan di sini jika anda ingin kita berdiskusi.

Salam AMH

Anda juga saya lihat tidak menggubris postingan saya,

emang benar ini bukan sub forum yg tepat untuk menjawabnya, OK kalau begitu silahkan buatkan thread di sub forum yang tepat, agar kita2 bisa banyak melihat dan memahami pendapat anda. di tunggu..
User avatar
kbg
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 862
Joined: Wed Oct 11, 2006 2:41 pm
Location: http://www.kbg.co.za/

Re: ex muslim baru

Postby Rony » Mon Jul 05, 2010 6:24 am

Credo Ergo Sum wrote:Ma'af kawan, bukan di sini jika anda ingin kita berdiskusi.

Salam AMH



Kalo begitu dimana bro ...?

Salam ... O:)
User avatar
Rony
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 227
Joined: Sun Apr 04, 2010 9:17 am
Location: Di Tepi Bumi ...

Re: ex muslim baru

Postby yusah » Tue Jul 06, 2010 9:46 pm

virav5 wrote:cerita saya keluar dari Islam

Saya dilahirkan di keluarga yang taat Islam, dulunya ibu saya tidak pakai jilbab, sampai beliau pergi haji waktu saya sma, secara perlahan beliau semakin kuat.......

orang tua makin taat kok anak malah murtad. dasar anak durhaka... ga ada yg bisa membahagiakan orang tua selain mempunyai anak yg soleh dan sholehah yg akan mendoakan mereka setelah wafat.... alangkah sedih dan malunya ortumu ketika mengetahui anak yang dikasihinya menjadi murtadin. oh
User avatar
yusah
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2007
Joined: Thu May 29, 2008 12:39 pm
Location: Bumi Allah

Re: ex muslim baru

Postby Salam Musa » Wed Jul 07, 2010 2:31 pm

yusah wrote:orang tua makin taat kok anak malah murtad. dasar anak durhaka... ga ada yg bisa membahagiakan orang tua selain mempunyai anak yg soleh dan sholehah yg akan mendoakan mereka setelah wafat.... alangkah sedih dan malunya ortumu ketika mengetahui anak yang dikasihinya menjadi murtadin. oh


Dari sisi hubungan ortu dan anak...anda benar...ortu mana yang tidak sedih kalau mengetahui anak-anaknya berbeda akidah...
bro yusah.......Sebagai sosok yang ahli dalam agama Islam...menurut anda ...apakah ortu ikut mananggung dosa si anak..kalau anaknya berdosa??!!
User avatar
Salam Musa
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Wed May 19, 2010 2:51 pm

Re: ex muslim baru

Postby kbg » Wed Jul 07, 2010 3:37 pm

yusah wrote:orang tua makin taat kok anak malah murtad. dasar anak durhaka... ga ada yg bisa membahagiakan orang tua selain mempunyai anak yg soleh dan sholehah yg akan mendoakan mereka setelah wafat.... alangkah sedih dan malunya ortumu ketika mengetahui anak yang dikasihinya menjadi murtadin. oh
klo ada yg muallaf loe(Muslim) senangnya minta ampuun deh, pasti loe(muslim) gembor2kan sampai kemana2, malah ceritanya di lebih2kan bahkan cenderung sampai menghina dan menjelekkan agama yg sebelumnya, iya kan? karena gegap gempitanya sampe2 bilang berdasarkan injil kidung agung lah, sampe2 bilang gw belajar sama pastor yang di gereja pantekosta anu lah.... tul nga boss? :rolleyes:
User avatar
kbg
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 862
Joined: Wed Oct 11, 2006 2:41 pm
Location: http://www.kbg.co.za/

Re: ex muslim baru

Postby virav5 » Thu Jul 08, 2010 2:16 am

Maaf belum sempat merespon komentar dan pertanyaan #-o
Saya akhir-akhir ini agak sibuk dan jarang online diluar kepentingan penyusunan thesis
Saya akan kembali mencoba merespon disaat waktu lebih luang

Terima Kasih :)
virav5
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 33
Joined: Thu Jun 17, 2010 8:09 pm

Re: ex muslim baru

Postby Salam Musa » Thu Jul 08, 2010 10:03 am

virav5 wrote:Maaf belum sempat merespon komentar dan pertanyaan #-o
Saya akhir-akhir ini agak sibuk dan jarang online diluar kepentingan penyusunan thesis
Saya akan kembali mencoba merespon disaat waktu lebih luang

Terima Kasih :)


OK dehh....
emang bener...di FFI menyita waktu dan pikiran serta menyedot isi hati........
Hati-hati dalam penyusunan thesis ya....jangan sampai tercopy pernyataanmu di FFI ini. Bisa digencet dosen penyanggah nantinya....
virav5....GO STRAIGHT "A".........................
User avatar
Salam Musa
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Wed May 19, 2010 2:51 pm

Re: ex muslim baru

Postby yusah » Thu Jul 08, 2010 10:28 am

yusah wrote:orang tua makin taat kok anak malah murtad. dasar anak durhaka... ga ada yg bisa membahagiakan orang tua selain mempunyai anak yg soleh dan sholehah yg akan mendoakan mereka setelah wafat.... alangkah sedih dan malunya ortumu ketika mengetahui anak yang dikasihinya menjadi murtadin. oh


Salam Musa wrote:Dari sisi hubungan ortu dan anak...anda benar...ortu mana yang tidak sedih kalau mengetahui anak-anaknya berbeda akidah...
bro yusah.......Sebagai sosok yang ahli dalam agama Islam...menurut anda ...apakah ortu ikut mananggung dosa si anak..kalau anaknya berdosa??!!

Tentu tidak ! Sebab orang tua sudah mendidik ke jalan yang benar, terkecuali kalo orang tuanya yang mengajak / menyuruh murtad. Jadi semua yang dilakukan anak akan menjadi tanggung jawab anak itu sendiri apalagi kalo anaknya sudah akil baligh dan dapat berfikir sendiri tentang baik dan benar...

kbg wrote:klo ada yg muallaf loe(Muslim) senangnya minta ampuun deh, pasti loe(muslim) gembor2kan sampai kemana2, malah ceritanya di lebih2kan bahkan cenderung sampai menghina dan menjelekkan agama yg sebelumnya, iya kan? karena gegap gempitanya sampe2 bilang berdasarkan injil kidung agung lah, sampe2 bilang gw belajar sama pastor yang di gereja pantekosta anu lah.... tul nga boss? :rolleyes:

ah biasa aja... cerita,? kita tak pernah buat cerita apalagi ngarang...
Alhamdulillah saya dapat memualafkan dua orang cewe,adik kakak, anak keturunan Cina yang sedikit terlantar karena ortunya broken home. Tapi beliau sekarang dah pada nikah sehingga saya ga bisa kontrol kehidupan beragamanya. Kita dah lama ga ketemu karena berjauhan tempat tinggal beberapa waktu yang lalu melalui sms, dianya banyak nanya tentang arti kehidupan dan hukum halal haram, yang artinya dia masih seorang muslim. alhamdulillah
User avatar
yusah
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2007
Joined: Thu May 29, 2008 12:39 pm
Location: Bumi Allah

Re: ex muslim baru

Postby Credo Ergo Sum » Thu Jul 08, 2010 11:07 am

Credo Ergo Sum wrote:Ma'af kawan, bukan di sini jika anda ingin kita berdiskusi.
Salam AMH
kbg wrote:Anda juga saya lihat tidak menggubris postingan saya,
emang benar ini bukan sub forum yg tepat untuk menjawabnya, OK kalau begitu silahkan buatkan thread di sub forum yang tepat, agar kita2 bisa banyak melihat dan memahami pendapat anda. di tunggu..
Silahkan Anda buat kawan, nanti kita bahas di sana ok!
Salam AMH
User avatar
Credo Ergo Sum
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 249
Joined: Sun May 23, 2010 4:22 pm
Location: Kolong Langit

Re: ex muslim baru

Postby Credo Ergo Sum » Thu Jul 08, 2010 11:27 am

Credo Ergo Sum wrote:Ma'af kawan, bukan di sini jika anda ingin kita berdiskusi.
Salam AMH
Rony wrote:Kalo begitu dimana bro ...?
Salam ...
Anywhere...Anytime...
Salam AMH
User avatar
Credo Ergo Sum
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 249
Joined: Sun May 23, 2010 4:22 pm
Location: Kolong Langit

Re: ex muslim baru

Postby Credo Ergo Sum » Thu Jul 08, 2010 11:30 am

virav5 wrote:Maaf belum sempat merespon komentar dan pertanyaan
Saya akhir-akhir ini agak sibuk dan jarang online diluar kepentingan penyusunan thesis
Saya akan kembali mencoba merespon disaat waktu lebih luang

Terima Kasih
Semoga lancar dan lulus dengan memuaskan program magisternya my dear.

Salam AMIH
User avatar
Credo Ergo Sum
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 249
Joined: Sun May 23, 2010 4:22 pm
Location: Kolong Langit

Re: ex muslim baru

Postby Akukomkamu » Thu Jul 08, 2010 11:32 am

Credo Ergo Sum wrote:Ma'af kawan, bukan di sini jika anda ingin kita berdiskusi.
Salam AMH
Rony wrote:Kalo begitu dimana bro ...?
Salam ...
CES:
Anywhere...Anytime...
Salam AMH


ini orang model kayak apa ya... :rolleyes:
Akukomkamu
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

PreviousNext

Return to MENGAPA SAYA MURTAD ?



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: kotak pandora