malamputri wrote:wah mungkin ente memang kurang bersyukur kali...
anda hidup di negara mayoritas muslim nyatanya anda bisa tidur nyenyak, makan enak, main internetan sak enake udele dewe, apa yng masih kurang mas...
Ente yang ga tau diri.. Muslim hidup di tanah yang udah dibangun ratusan tahun oleh hindu budha tapi muslim menghancurkannya sekejap dengan teknik keji adu domba.. menghancurkan sisa kebudayaan asli indonesia.. tubuh anda mungkin orang indonesia tapi otak anda sudah dicuci oleh orang arab.. bahkan saya tak yakin anda mampu menulis tilisan daerah..
benar kalau ini saya sepakat mas...
manusia semakin maju maka semakin disesatkan oleh kebodohan..
**** sekali manusia yang mengagung-agungkan kehidupan dunia, padahal dunia ini hanya fana mas.
dan orang-orang beriman(muslim) merupakan orang-orang yang paling beruntung (pandai) dengan mereka memilih kezuhudan pada dunia sebagai pilihan, merekalah orang-orang yang pintar karena mereka lebih memilih kehidupan akherat yang kekal dari pada kehidupan dunia yang cuma sementara...
Ajaran bodih dr islam lagi.. manusia diciptakan untuk menjaga dunia serta isinya, termasuk dirinya sendiri, klo dunia ini fana, knapa ga dinuklir aja sekalian.?? knapa anda ga bunuh diri aja n cepet di sorga nonton layar tancep dengan adegan utama bokap, suami, n anak laki anda ngentoot dengan 72 hauri.??
islam muncul dengan konsepnya "Poligami" yang jelas-jelas berusaha menyelamatkan kaum perempuan supaya tidak dilecehkan kaum pria..
Anda salah, justru poligami menjadi sumber permasalah n sumber kejahatan seksual.??
Menurut anda kenapa banyak arab yang suka maen perkosa pembantu,?? suka nikah kontrak di indo.?? karna di negara asalnya mereka ga depet pasangan habis diambil empat2 ma cwo yang laen..
saya kira enggak juga tuh, karena muslim dilarang berprasangka buruk dulu sebelum melihat realitas dan faktanya mas..
Klo begitu anda bisa menjelaskan kenapa hampir semua muslim membenci yahudi n kristen yang bahkan tidak mereka kenal.??
saya setuju mas, setajam-tajamnya pedang masih kalah dengan ketajaman lidah mas...
Tajam asal dipergunakan dengan baik tidak akan bermaslah, klo ada pedang walaupun tumpul tapi dipakai untuk menggorok orang, tentu akan berbahaya, lebih berbahaya lagi orang yang menggoroknya karena dia bisa mempergunakan pedang2 lain untuk menggok orang yang lebiih benyak, lebih berbahaya lagi ajarannya yang membuat orang itu dan orang2 yang lain punya alasan untuk menggorok orang yang lebih, lebih dan lebih banyak lagi,. dan ajaran itu adalah ISLAM
bukankah suatu hukum alam to mas..
yang minoritas harus menurut pada yang mayoritas...
la kalau tidak mau megikuti aturan kan anda bisa ppunya pilihan untuk hijrah kedaerah anda yang seiman to mas..
Ajaran kuno udah ga berlaku lagi skarang dmana semua orang memiliki hak yang sama.. klopun masih menggunakan aturan itu kenapa muslim tidak mau menurut pada kristen.?? bukankah kristen mayoritas di bumi.?? klo ga mau nurut silahkan pergi ke planet lain.,
apakah hukum demokrasi sudah memenuhi janjinya untuk memeratakan kemakmuran, apakah hukum demokrasi sudah menjamin kemanan setiap orang, apakah hukum demokrasi sudah sukses dijalankan diindonesia, bukankah imingiming keadilan, kesejahteraan, pemberantas kejahatan samapai sekarang belum terwujud, sudah berapa tahun indonesia medeka..?
karena ketidak berhasilan diatas kami orng muslim menawarkan bagaimana jika menggunakan hukum syareat islam saja..??
hukum yang dibuat Tuhan pasti lebih sempurna dari hukum yang dibuat manusia..
Apakah amerika bukan negara demokrasi,?? Yang meragukan itu hukum syariat.. Ragu apakah mampu mensejahterakan umatnya, karana belum ada bukti.. ragu apakah mampu menjaga keamanan umatnya.. dan sangat ragu apakah itu adalah hukum dari tuhan, bukan dari seytan..
ya kalu yang dilawan bukan kafir lalu siapa mas...??
kebodohan dan kemiskinan, itu yang seharusnya dilawan..
apakah tempat ibadah menjadi kendala dalam beribadah anda...??
sungguh pemahaman anda tentang ajarn anda sangt keliru kalau beribadah haruslah ditempat ibadah saja..
Tentu, karena dengan adanya izin tempat ibadah merupakan bukti adanya pengakuan ajaran kami..
saya cuma menanyakan apakah dalam ajaran agama kalian tidak ada obat untuk mengobati rasa ketakutan tersebut..??
apakah tuhan kalian tidak akan melindungi kalian dari rasa takut itu..
Tentu, ane diajarkan melawannya dengan logika dan tindakan nyata tanpa kekerasan, FFI itulah tindakan saya..
pertanyaan saya kenpa anda malah takut dengan jumlah yang sedikit itu..??
Sedikit.?? maksud anda 1 orang pelaku bom bunuh diri yang membunuh 200 orang.??
islam memberi batasan anak kalau sudah mengalami meanstruasi sudah boleh dinikahkan..
Batasan yang ****, bahkan untuk peradaban yang paling primitif sekalipun..
sebenarnya ketakutan itu hanyalh milik orang-orang yang melkukankesalahan bukan milik orang yang benar..
kalau kalian tidak melakukan kesalahn maka saya yakin ketakutan itu akan terkikis dengan sendirinya..
Semua orang punya rasa taku, muslim takut islam akan punah karena banyak yang murtad, ga mampu bertahan hidup, ajarannya ga masuk akal, etc dan kafir pun takut takut karena kesalahan.. Ya dan kesalahan terbesar itu adalah membiarkan islam berkembang..
malaysia
brunai darusalam dll
merekalah negara yang sudah mempraktekkan hukum syareat islam
bagimana kemajuan mereka, anda pun bisa meliihat dengan mata kepala anda sendiri...
dan kita juga bisa melihat negara yang tidak berdasarkan syareat islam
misalnya;
Philipina,
timur leste
indonesia
mari kita lihat perbandingannya jika anda ingin membuktikan..
Negara islamnya kok cuma 2 mbak.?? yang miskin masih banyak tu ngantre nunggu disebutin..
Negara kafir.. ga usah dibahas, hampir semua wilayah eropa negara kapi, semuanya tergolong negara maju..
Amerika, kanada, israel, cina jepang apalagi..
dan setidaknya anda menyadari dengan adanya masjid didekat anda, and jadi tidak telat kekantor...
anda bisa menghirup udara pagi yang segar...
anda bisa berjalan-jalan dengan riangnya tanpa takut polusi..
anda bisa duduk dan membaca koran sambil ngopi...
Salah besar, di denpasar, setiap jumat muslim memblokir jalan diponegoro yang merupakan akses utama dari RSUP Sanglah ke pusat kota.. Ini masih dikatakan hidup nyaman.??
ma'af hal itu pernah saya alami waktu di BALI...
kami juga kesulitan membangun masjid disana, kata bapakku kalau membangun masjid harus ijin dilingkungan sekitarnya,...karena lingkungan sekitarnya tidk mengijinkan maka akhirnya kami tidak membangun masjid dilingkungan kami disana...
namun akhirnya ada saudara yang mau rumahnya dipakai untuk musholla, maka kamipun kahirnya mengadakan solat dirumah saudarakami tersebut..
Klo izin gereja, wihara, klenteng pasti gampang.. karena memenuhi syarat "TIDAK MENGGANGGU KEPENTINGAN UMUM" coba liat singapura, ga ada gonggongan adzan, pan damai..
saya tetap pendirian saya bahwa pacaran dalam islam itu hukumnya dilarang dengan keras, namun jika masih ada yang melakukan, itu adalah oknum..
Pelaku paedof kea syekh puji tu oknum bukan.??
Udah ah lama2 jadi males buat bales jawaban ente,,