Saiful Hasan wrote:Semestinya sebagai orang biasa seperti anda (Ali Sina), yang hanya bisa membaca Al-Qur'an, harus tahu diri. Al-Qur'an itu bukan milik Anda, itu milik orang lain. Klo anda memakainya itu secara tidak langsung, anda juga mengakui akan kebenaran Nabi Muhammad SAW. Inilah yang mengherankan, Anda memakai Al-Qur'an, tapi menyalahkan yang membuatnya/menulisnya/menyampaikannya, suatu tindakan yang kontradiksi. Orang yang berakal sehat, klo tahu bahwa Al-Qur'an itu bertentangan dengan hak asasi manusia, mestinya dia membuangnya ke tempat sampah.
Kalau memang demikian yang anda inginkan, bagaimana kalau anda mengganti beberapa kata dalam kalimat anda diatas itu dengan:
1. Nabi Muhammad, menjadi TRITUNGGAL MAHA KUDUS.
2. Al'Quran, menjadi Alkitab.
Kemudian, tolong serukan kepada seluruh Ustad2 dan pengikut2 dungumu, untuk melakukan hal yang sama kepada semua kepercayaan para non-muslim. Dan juga tolong rubah sebagian dari isi Quranmu itu yang mempropagandakan sekaligus mengkontradiksikan keimanan kaum Nasrani.
Kita2 disini bukan orang kemarin sore Mas, dan sebagian besar dari kita banyak yang Murtadin, jadi sangat tahu sekali mengenai realitas dari dilema dalam dunia Islam. Dari pada anda koar2 gak jelas, silahkan kunjungi Resource Center yang tersedia di Forum ini, sy pribadi merasa terbantu untuk mengetahui kebenaran Islam yang bukan dari petugas2 "make up" (ustad2) yg bertugas utk mempercantik wajah Islam. Kami tidak membenci Muslim (orangnya), tapi hanya mencoba utk mengkritisi Islam (ajarannya). Karena 90% dari keluarga besar saya pun adalah orang Islam, orang tua saya adalah Murtadin.
Ngeritik agama orang you demen, tapi mengapa kalau dikritik kamu ngambek? Santai aja ahhh...!!! Contoh dong saudara2mu say, itu, kapir Nasrani, jangankan bicara kritikan dan intimidasi yg datang dr ustad2 & pngikut2nya, ke-Tuhan-annya diobok2 sama Quranmu, doski2 asik2 aja kok! Tanggapi dengan profesional. Seperti anak kecil aja km itu.
Slim.. Slim..
Ni, saya posting ulang argumen dari temen2mu yang bernada sama dengan kalimatmu diatas itu. Panjenengan cukup tanggapi kata-perkata, gak pake muter2.____________________________________________________________________________________________________________
abuyoshua wrote:Bung Skepti, tetap santun dan beradab, jangan menyinggung agama, ajaran orang lain, itu yang membedakan kita.
abuyoshua wrote:Orang mualaf yang tumakninah dgn ajaran barunya yang tak pernah mencela eks agamanya.
Maksud kamu, islam yang tidak pernah mencela Kristen??? Ehhh, dodol, jadi manusia itu apa adanya saja, gak usah munafik, you gak usah mengalihkan opini publik dgn "make up" mu yg brtugas utk mempercantik wajah Islam. Semua dunia suda tau apa itu Islam.
Dan semua member kapir-murtadin disini adalah termasuk saksi sejarah dari agama bejad melalui kejadian2 real (seputar Islam) di hampir seluruh belahan bumi. Gak ada lagi yang tersembunyi brother. Karena semua kapir-murtadin disini pernah menjadi bagian dari aliran setanmu itu, dan hidup ditengah-tengah kalian. Kutipan diskusi dibawah ini, adalah salah satu contoh yang membuka topeng kemunafikan dari Islam dan kloninganmu (Andhika Muslim):
____________________________________________________________________________________________________________
Dari sini:http://indonesia.faithfreedom.org/forum/ali-sina-dan-manfaat-ffi-bagi-ummat-islam-t34699/page20.htmlAndhika Muslim Solehah wrote:Kalau memang saya sedang bingung dan "kebakaran jenggot", saya akan berusaha bagaimana caranya untuk menutup situs FFI.
FFI sering di "hack" Mas, dan pernah ditutup bulan November 2008 kemarin. Anda lupa sejarah rupanya!
Maksimalkan dengkulmu!Andhika Muslim Solehah wrote:Dan anda semua bisa dikenai sanksi hukum.
Maksudmu? Gak boleh ada mengkritisi Islam, begitu? Dan cuma Islam aja yg berhak mengkritisi kafir, begitu? Yang seharusnya kena sangsi hukum atas pelecehan agama seharusnya Muhammad, Auloh, Quran, dan kawan2 sampeyan bos. Silahkan buka isi ayat2 Quranmu; apa yang dikatakan disana ttg kafir Nasrani? Mengobok-obok ketuhanan Nasrani? Silahkan juga buka isi hadist2 bejatmu itu! Sebelum kalian mengkritisi Kapir dan Murtadin, kalian sudah terlebih dulu melakukannya. Buat saya, it's ok, asal you dan you juga konsisten dengan sikap seperti itu. Mau mengkritisi? Ok! Tapi izinkan juga pihak lain untuk mengkritisi anda! Karena, orang yang menyadari "rule" dalam berdiskusi adalah; ia akan selalu menyikapi seluruh proses diskusi sebagai tempat pemurnian mentalitas, sekaligus wadah kritik tanpa kemunafikan dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Dan kesimpulan akhir tentunya ada ditangan masing2.
Dan juga tolong katakan ke semua ulama2 setanmu yg selalu mendiskreditkan dan mengandung provokasi dalam setiap dakwah2nya yang terkumandang jelas di toa2 mesjid setanmu itu! Oya, tolong sampaikan juga ke Quraisi Sihab yang sudah 1 minggu lebih mengobok-obok keimanan Nasrani di Metro TV, dan bukannya membahas hal2 yang esensial dalam Islam (pada siaran rohani saat bulan Ramadhan 2009). Apakah mereka2 itu sudah kehabisan cara untuk memperkuat keimanan Muslim2 dungu, sehingga harus memakai cara dengan mendiskreditkan Nasrani? Anda tau, yang seharusnya dipenjara adalah you dan you bos!
Maksimalkan dengkulmu!Andhika Muslim Solehah wrote:Anda ngga usah berbicara secara bijak, kami semua sudah tau kebusukan kalian, kami diskusi dengan cara yang baik pun percuma, netter-netter kafir yang lain ngeroyok saya dalam diskusi itu, kalian di sini menang jumlah kafir.
Kalau begitu ajak semua teman2mu ke FFI, untuk berdiskusi dengan teman2 kapir / murtadin disini. Bukankah jumlah orang Muslim adalah mayoritas di Indo? Dan bukankah seperti kata anda, perkembangan jumlah Muslim sudah semakin banyak? Atau mungkin, sengaja anda tidak lakukan itu, karna kawatir dengan kebenaran2 Islammu yang terpampang jelas di FFI???
Maksimalkan dengkulmu!Andhika Muslim Solehah wrote:Dari sekian banyak diskusi ini, sudah dikotori oleh kalian sendiri, mulai dari OOT sampai spam.
Jangan dibalik2 gitu dodol! You gak usah mengalihkan opini publik. Track record teman2 dungumu yang masuk kesini sudah jelas, membawa tabiat yg selalu OOT ke Nasrani kalau sudah mentok di dalam memberikan argumen!
Maksimalkan dengkulmu!Andhika Muslim Solehah wrote:Ini adalah bukti ketakutan anda akan Islam, Islam berkembang amat pesat dan menjadi agama yang tercepat perkembangannya di dunia.
Maksudmu jumlah Muslim di Eropa sama Amerika? Ya jelas lah dodol.. wong dari hari ke hari, semakin banyak imigran dari negeri2 padang pasirmu berbondong-bondong ngemis untuk bisa masuk ke sana! Bagaimana jumlah setan timur tengah tidak bertambah banyak??? Semua setan2 timur tengahmu berangkat dengan alasan; kuatnya diskriminasi hak, intimidasi, dan pelanggaran HAM di negri2 padang pasirmu itu. Dan baca kutipan dibawah ini baik2, terutama yang diberi warna merah tua!
Maksimalkan dengkulmu!godisone wrote:Semakin banyak tanggapan yang aneh2 dan asal-asalan, yg gak jelas arahnya, bagi sy semakin menguatkan keyakinan.
Om Girang wrote:Kalau begitu, tolong ajak semua keluarga, saudara, kerabat, dan teman2mu masuk ke forum ini, krn terbukti dr perkataanmu FFI berguna utk mempertebal / memperkuat / memperdalam keyakinan / imanmu. Dan tolong juga sampaikan ke pemerintah, agar tidak menutup / memblok FFI utk yg kedua kalinya, atas dasar permintaan pihak2 (manusia dodol / budak Arab) yg kebakaran jenggot. Ok sobat! Salam damai.
Andhika Muslim Solehah wrote:Agama mana yang lebih mulia akhlaqnya dibandingkan Islam? Dari kaum homoseks sampai transexual, mafia sampai teroris, semuanya pioneer kafir.
Baca kutipan dibawah ini:
Om Girang wrote:Klo bicara kejahatan manusiawi seperti itu, kamu gak usah jauh2 ngomongin kapir, dan jangan menutup mata, temen2 kamu yg besar di pesantren aje doyan. Temen2mu sami mawon! Emang kamu pikir Jablay2 di Indo wong opo brur? Islam to brur! Penikmat / Costumernya? Gimana dengan kota Bandung yg mayoritas Islam bos? Seks bebas disana gmana brur? Gmna dgn di Surabaya? Jogja? Perdagangan "Ganja" di Aceh (Serambi Mekah) gmana brur?
Trus gmana dgn banyaknya kasus "Pemerkosaan" TKI di Arab, negeri auluohmu itu? Trus gmana dgn tabiat orang2 pemerintahan? Doyan ngesex opo orak? Trus gmana dgn manusia2 yg nyari duit di Departemen Agama RI yg notabene muke Quran semua? Doyan ma dosa opo orak? Korupsi di sana bahkan merajarela. Masih banyak lg.
Km itu Tulul.Bos.. klo boleh saya klarifikasi, ente sebenernya lagi ngomongin "wajah you sendiri". Coba situ peratikan, hampir semua koruptor2 di DPR RI-DPRD, Pejabat Tinggi Pemerintah, Departemen Agama, Pengurus Haji, sampe kriminal2 penghuni2 penjara di Indonesia itu agamanya apa brur? Doyan hunting jablay gak brur? Islamun & MUslimun yang notebene pernah naik haji, ironisnya pake uang korupsi bwt naek haji. Trus yang suka nyari2 pesugihan itu sopo brur? Wong ustad2 ente aje maennya dikuburan Wali Songo, pegang2 jimat (Batu cincin), kawin sama "jin"lah, dll. Beginilah wajah Islam yg sesungguhnya. Maling teriak maling!
Kejahatan adalah sisi negatif yg dimiliki semua umat manusia, dan itu semua adalah manusiawi. Apabila kita memungkiri ini, sama dengan "Munafik"!!! Ingat, kita masih "dibumi", masih nginjek "tanah". Bersikap merasa paling suci, dan menganggap mereka yang lain adalah "Pendosa dan Kafir" adalah tidak manusiawi. Sikap seperti itu adalah sikap yang tidak jujur, tidak apa adanya, dan tidak sadar bahwa dirinya adalah manusia juga, bukan "Malaikat". Yang suci itu cuma satu > Tuhan (Bukan Muhammad / Pemeran / Bintang Utama dalam Skenario Alquran). Dan yang berhak bilang anda suci itu cuma satu > Tuhan (Bukan Muhammad / Pemeran / Bintang Utama dalam Skenario Alquran). "Karena Tuhan adalah Hakim Yang Adil". Oleh sebab itulah manfaatnya dari menaikan permohonan ampun setiap hari kepada Tuhan dalam setiap doa2 kita.
Tapi akan menjadi sangat2 tidak manusiawi, apabila kejahatan itu (pembunuhan, pemerkosaan budak2, poligami, dll) dilakukan sambil membalut / mengemasnya dengan "Topeng Kemunafikan yang mengatasnamakan Agama". Sekarang perhatikan dengan pikiran kritismu:
Bahkan aulohmu sendiri tidak bisa membuat manusia trhindar dr aktivitas "Sex Party" dgn 72 Bidadari di surganya. Bayangkan: 72 Bidadari!!! Masih dapat dimaklumi apabila hanya 1, tapi ini: 72!!! Trus, Bidadari yg di "dor" bisa kembali perawan lagi? Ngesex dgn kekuatan laki2 brlipat2 kali ganda??? Dlm sehari bisa 100x ngewek duong??? Apakah kamu tidak merasa ganjil melihat itu dungu???
Saudara Andhika Muslim yg teramat sangat solehah..
You jd gendeng gara2
agama kebanggaan you gendeng... 
Om Girang wrote:1. Apa yang hati nurani kita katakan tentang hal2 seputar; pembunuhan, perampokan / penjarahan, pembakaran rumah ibadah penganut agama lain, berhubungan intim / mengingini perempuan lebih dari satu, berhubungan intim dengan anak yang usianya dibawah umur (perempuan berusia 12 tahun ke bawah dengan pria 50 tahun keatas), kawin-cerai, menganiaya istri, dll ??? Jawab dalam hati masing2. Cuma manusia gendheng dan berdarah dingin yang akan mengatakan bahwa semua itu adalah baik dan indah.
Tidak bisa dipungkiri bahwa potensi dosa ada dalam setiap individu. Tidak terkecuali. Namun akan menjadi semakin kacau balau apabila semua potensi dosa dilegalkan dengan hukum agama / mengatasnamakan agama. Yang kemudian menjadi pertanyaan; Seberapa efektifkah hukum agama yang telah melegalkan perbuatan biadap tersebut dapat mengontrol / meredam kebejatan etika dan moral manusia yang tidak berkenan dimata Tuhan ???
2. Di dalam perkembangannya, banyak ulama2 / tokoh2 agama / penganut agama barbar ini kemudian secara diam2 mulai mengadopsi hukum kasih dan hukum toleransi yang seakan memiliki landasan teologis yang kuat seturut dengan perintah2 di dalam Quran dan Hadist. Islam mulai membalut dirinya dengan aneka kemasan yang sesungguhnya hanyalah strategi dagang agar laku dipasaran. Tapi, dari pohon apa buah itu berasal, cepat atau lambat, dia akan menampilkan wajah yang sesungguhnya. Dan saya rasa, sudah terlalu banyak (tidak terhitung) fakta2 real dilapangan yang memperlihatkan pemandangan mengerikan / memalukan / menjijikan (jauh dari kesan baik) yang dihasilkan oleh agama barbar ini. Ironisnya, mereka melakukan itu atas perintah agama / dilegalkan oleh agama.
Islam masa kini adalah hasil dari sinkritisme; yaitu memadukan konsep / nilai2 dr agama / kepercayaan lain. Saya berpendapat bahwa, Islam tidak memiliki dasar2 teologis yg kuat di dalam membenarkan klaim2 kasih dan toleransi agamanya. Dengan cepat dan begitu mudahnya, islam akan segera mengembangkan / mengubah klaim teologis mereka selama bisa membantunya untuk mempercantik wajahnya dihadapan dunia. Namun, pohon yang buruk, tetap akan menghasilkan buah yang tidak baik.
Kesimpulan:
Islam penuh dengan kontradiksi, sebagai akibat dari landasannya yang kacau balau. Konsep kebaikan di dalam islam, tidak bisa membawa situasi dan kondisi dunia yang majemuk ini kearah pembaharuan kualitas hidup peradaban yang positif. Dan usaha untuk mempercantik dirinya, hanyalah trik2 tipu muslihat yang tidak tersembunyi dihadapan-Nya. Islam, lahir dengan pedang, bertahan dengan pedang, namun mati dengan internet, dan tewas dengan ke Maha Kuasaan Tuhan yang telah membuka kedoknya (islam) satu persatu melalui kejadian2 real diseluruh dunia.
Ketika kamu dan saya menemukan Muslim yang memiliki hati nurani, sesungguhnya kamu dan saya sedang berhadapan dengan warga negara yang baik, pengadopsi ajaran kasih dan toleransi milik Kapir dan Murtadin, tapi bukan pengikut ajaran 'Muhammad / allah' yang baik. Dan ketika kita menemukan pelaku poligami / pelaku pedopilia yang biadap seperti Syekh Puji, dan pelaku pembakaran rumah ibadah Kafir dan Murtadin / pelaku teror / provokator / budak Arab yang biadab seperti Osma Bin Laden / Abu Bakar Baasyir / Noordin M Top / Ibrahim / Muhammad Jibril / dan kawan2nya, kita sedang berhadapan dengan penganut / pengabdi / pengikut setia dari perintah yang ada dalam ajaran / agama setan. Sekian dan terimakasih. Wassalam.
Maksimalkan dengkulmu!Berikut ini, adalah kejadian-kejadian real seputar Islam di hampir seluruh belahan bumi, yang sebagian besar telah ditutup-tutupi / diintervensi oleh media-media di Indonesia. Islam, lahir dengan pedang, bertahan dengan pedang, tapi mati dengan internet. Click:http://indonesia.faithfreedom.org/forum/berita-seputar-islam-debat-berkomentar.htmlMaksimalkan dengkulmu!