http://www.faithfreedom.org/oped/Ramza60224.htm
DISKRIMINASI DI MALAYSIA
By Ramza
2006/02/24
Daftar diskriminasi rasial di Malaysia yg dipraktekkan pemerintah ini
memang rahasia terbuka. Pemerintah sendiri yg memiliki dan mengkonfirmasi data. Semua orang Malaysia juga tahu, khususnya mereka yg menjadi obyek diskriminasi rasial itu, yi. kaum non-Melayu (Cina, Iban, Kadazan, Orang Asli, India, dsb).
Daftar ini mencakup praktek diskriminasi selama 48 tahun sejak kemerdekaan Malaysia di th 1957.
Ingat bahwa konstitusi Malaysia menyebutkan bahwa syarat orang disebut Melayu adalah : ia harus Muslim. Mereka yg bukan Muslim tidak dianggap orang Melayu dan oleh karena itu juga tidak berhak atas hak2 istimewa yg diperoleh "bumiputera". LINK MENYUSUL !
DAFTAR DISKRIMINASI RASIAL MALAYSIA:
dari 5 bank utama hanya satu bank yang multi-etnik, selebihnya dikontrol Melayu (Muslim)
99% direktur Petronas adalah Melayu
3% pekerja Petronas adalah Cina
99% dari ke 2000 pompa bensin Petronas dimiliki Melayu
100% dari tender proyek2 Petronas berstatus bumiputera
0% staff non-Melayu berada di perusahaan2 Melayu. Tetapi perusahaan2 Cina diwajibkan utk mempekerjakan paling tidak 30% Melayu.
5% staf polisi, suster RS, tentara, adalah non-Melayu.
2% staf Royal Malaysian Air Force (RMAF) adalah orang Cina, turun dari 40% pd thn 1960 (ratio peninggalan administrasi Inggris).
2% pegawai sipil di Putrajaya adalah non-Melayu sementara Melayu sampai 98%
7% adalah persentase pegawai sipil Cina diseluruh departmen pemerintahan di thn 2004, turun dari 30% di th 1960
95% tender2 pemerintah diberikan kpd Melayu
100% ijin bisnis dikuasai Melayu: ijin perusahaan taxi, dll
80% dari pengolah beras Cina di Kedah harus dijual ke perusahaan yg dikuasai Bernas pd thn 1980-an. Kalau tidak, para petani Cina itu akan dipersulit ijinnya
100 perusahaan besar yg dibentuk, dimiliki, di-manage oleh Cina Malaysia diambil alih oleh pemerintah dan kemudian di-manage Melayu sejak th 1970-an, misalnya UTC, UMBC, MISC dsb
Paling tidak 10 perusahaan bis milik Cina (diseluruh Malaysia selama 40 th) harus dijual ke MARA atau perusahaan transpor Melayu, karena penguasa Melayu menolak utk mengijinkan permohonan perusahaan Cina utk menjalankan rute bis ataupun membeli bis baru
2 pengendara taksi Cina dilarang mengendarai taksi di stasiun bis di Johor Larkin. Dari 30 pengendara taxi hanya 3 yg dimiliki Cina (October 2004). Alasannya ? Merusak hak miliki club taksi (??)
0 non-Melayu diber ijin dagang di stasiun bis baru Muar (November 2004)
8000 milyar Ringgit Malaysia adalah total dana yg disalurkan pemerintah kpd orang2 Melayu lewat ASB, ASN, MARA, privatisasi badan2 pemerintah, Tabung Haji dsb, lewat NEP selama 34 tahun
48 SD Cina ditutup antara th 1968 – 2000
144 SD India ditutup antara 1968 – 2000
2637 SD Melayu didirikan antara 1968 – 2000
2.5% adalah budget pemerintah bagi SD Cina. SD India hanya mendapat
1%, tapi sekolah2 Melayu mendptkan 96.5%
Orang tua Cina dgn gaji bulanan sebanyak RM1000 tidak dapat menerima pinjaman utk beli buku sekolah, sementara orang tua Melayu dgn gaji bulanan sebanyak RM2000 boleh
Semua rektor universitas negeri adalah Melayu
5% - dosen universitas pemerintah adalah non-Melayu, turun dari
70% pd thn 1965
Hanya 5% beasiswa pemerintah diberikan kpd non-Melayu selama 40 thn
0 orang Cina ataupun orang India dikirim ke Jepang dan Korea dibawah kebijakan "Look East Policy"
128 siswa Cina yg mampu tidak diijinkan mendaftarkan pada kursus yg mereka inginkan, misalnya kedokteran (th 2004)
10% tempat bagi non-bumiputera adalah bagi sekolah sains, MARA, th 2003, tapi hanya 7% yg diisi. Sebelumnya, 100% adalah orang Melayu
50 kasus pemukulan terhdp Cina dan India dlm program Wajib Militer th
2003
25% adalah penduduk Cina Malaysia th 2004, turun dari 45% th 1957
7% adalah penduduk India Malaysia (2004), turun dari 12% th 1957
2 juta Cina Malaysia beremigrasi keluar negeri sejak 40 th lalu
0.5 juta India Malaysia beremigrasi keluar negeri
3 juta orang Indonesia bermigrasi ke Malaysia dan segera mendpt kewargaan Malaysia dgn status bumiputera.
600,000 adalah Cina dan India Malaysia berkali2 ditolak permohonan kewarganegaraan selama 40 th. Dgn mudahnya orang Indonesia mendptkan kewarganegaraan dibanding dgn Cina dan India (yg non Muslim) ini jelas2 menunjukkan diskriminasi berdasarkan SARA
5% - 15% discount bagi Melayu utk beli rumah, terlepas apakah sang Melayu kaya atau miskin
2% budget pembangunan pedesaan disediakan bagi kampung2 Pecinan sementara 98% disisakan bagi kampung2 Melayu
50 nama jalan diganti dari nama Cina ke nama lain. Misalnya Dewan Gan Boon Leong diganti menjadi Dewan Serbaguna. Pemerintah melarang nama2 Cina.
0 pura/gereja diperbolehkan bagi setiap kompleks perumahan sementara jumlah mesjid/surau tidak dibatasi. 3000 mesjid/surau didirikan di kompleks perumahan diseluruh Malaysia sejak th 1970.
1 gereja katolik di Shah Alam memakan waktu 20 th utk meminta ijin pembangunan. Tapi negara mewajibkannya agar arsitekturnya nampak sbg pabrik dan bukan gereja !! Sampai thn 2004-pun ijin belum juga keluar
1 terbitan Injil dlm bahasa Iban dilarang (th 2002)
Tidak ada satu stasiun TV-pun (RTM1, RTM2, TV3) yg dikepalai non-Melayu
30 sandiwara TV dan film yg disponsori pemerintah selalu menunjukkan sang antagonis (pihak jahat) berwajah Cina dan sang protagonis (pihak baik) memiliki wajah Melayu, sejak th70-an. Akhir2 ini, tendensi ini berkurang
10 kali, paling tidak, Melayu (khususnya UMNO) mengancam utk MEMBANTAI orang2 Cina Malaysia setiap tgl 13 Mei, sejak 1969
20 daerah pemilihan yg dimenangkan partai Cina, DAP, tidak mendapat dana pemerintah. Atau daerah2 dgn mayoritas Cina ini selalu mendpt kucuran dana pembangunan paling akhir
100 daerah pemilihan (parlemen dan negara bagian) dibagi2 berdasarkan garis rasial sedemikain rupa shg pendapatan suara dari rakyat Cina berkurang. Akibatnyha, kandidat Cina, khususnya kandidat DAP, kalah dlm pemilu th 1970an
Hanya 3 dari 12 ketentuan HAM diratifikasi oleh pemerintah Malaysia sejak 1960, ini tidak termasuk pelarangan diskriminasi berdasarkan ras
20 kasus dilaporkan ttg anggota ambulans Melayu yg memperlakukan pasien Cina secara tidak manusiawi. Staf RS dgn sengaja menunda pengobatan pasien Cina pd th 2003. Jumlah kasus yg tidak dilaporkan bisa lebih dari 200
50 kasus setiap tahun dimana remaja Cina dipukuli remaja Melayu di tempat2 umum.
20 kasus setiap tahun dimana pengendara Cina yg secara tidak sengaja menabrak Melayu dianiaya ataupun dibunuh
12% adalah apa yg didapatkan ASB/ASN per tahun semenatara deposit tetap bank hanya sebanyak 3.5% per tahun.//





