. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Membahas pengalaman kerja orang di SAUDI pada umumnya dan kasus2 penganiayaan
terhdp TKW asal Indonesia di Malaysia, Saudi, pada khususnya.

DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby ekasaputra » Thu Aug 26, 2010 5:46 am

Dianiaya, 250 TKI di Arab Saudi Demo KBRI

Republika - Minggu, 22 Agustus 2010
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Tidak kurang dari 250 tenaga kerja Indonesia (TKI) melakukan aksi demonstrasi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi. Mereka berunjuk rasa karena dianiaya oleh majikan mereka di Arab Saudi. Bentuk-bentuk penganiayaan yang mereka terima, seperti pemerkosaan, pemukulan, juga tindak kekerasan lainnya.

Kebanyakan mereka adalah perempuan. Mereka menuntut agar KBRI bisa memulangkan mereka ke Indonesia. "Kami semua lari dari majikan kami, sehingga kami terlantar. Kami tidur di bawah kolong jembatan. Kami menuntut KBRI segera memulangkan kami ke Indonesia," kata Lilik Indriyani (35), salah satu demonstran kepada Republika, Sabtu (21/8).

TKI asal Jawa Timur itu mengaku kabur dari tempat kerjanya lantaran seringkali terancam diperkosa oleh majikannya, dan dia selalu berusaha melawan upaya pemerkosaan itu. "Saya sudah berkali-kali mau diperkosa, sampai akhirnya saya tidak kuat. Makanya saya lebih memilih kabur dan ingin pulang saja ke tanah air," kata Indri, sapaan akrabnya itu. Tapi sayang, aksi yang mereka lakukan di KBRI tak membuahkan hasil. Sebab, pihak kedutaan terkesan mau lepas tangan terhadap masalah TKI yang ada di negara tersebut.

"Kami tidak mengerti, kenapa KBRI tidak bertanggung jawab. Kata mereka yang bertanggung jawab Pemerintah sini (Arab Saudi, red). Setelah kami ke Pemerintah sini, katanya yang bertanggung jawab KBRI. Pokoknya kami selalu dilempar-lempar," ujar perempuan yang mengaku bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu. Dikatakannya, aksi yang dilakukan para TKI itu sudah berlangsung setengah bulan, tapi hingga saat ini belum ada langkah nyata yang dilakukan KBRI untuk mengatasi masalah TKI tersebut.
_____________________________________________________________________________________________________
Sedikit komentar-Akoe!
Ini-lah bangsa Arab yg di sanjung-sanjung oleh orang-orang munafik yang ada di Indonesia.. Buat TKI Indonesia (khususnya wanita)…jika anda ingin diperhatikan oleh orang-orang munafik yang gembar-gembor memiliki rasa kemanusiaan, rasa belas kasihan, mengaku saudara sesama muslim…..maka anda harus merubah kewarganegaraan anda…dari WNI menjadi WNP(Warga Negara Palestina). Di jamin 100%, orang-orang munafik diatas akan segera mengirim bala bantuan, pasukan-pasukan yang siap ber-jihad melawan musuh-musuh alloh dan sekalian dengan para dokter dan perawatnya siap membantu anda.

Selama anda masih tetap memegang kewarganegaraan Indonesia……jangan harap anda akan di tolong. Karena derajat anda lebih rendah dibawah warga negara Palestina. Orang-orang munafik ini tidak berani demo didepan kedubes Arab Saudi di Jakarta..utk mengecam para majikan kurangajar dari Arab Saudi ini...yang nafsu banget kalo lihat body TKW Indonesia. Sudah pasti pada takut dan takut! Takut kenapa? Anda sudah pasti tahu sendiri jawaban-nya, bukan?

Tapi…begitu warga Palestina di zolimi oleh bangsa laeeeennn…..langsung deh…ormas-ormas pada ngumpul di bunderan HI...semua pada berteriak pakai toa-lah, mencak-mencak-lah, mengutuklah, biadad-lah, teriak-teriak minta bantuan ke PBB-lah, putuskan hubungan diplomatik-lah, semua demo di jalan raya...bikin lalu lintas ojek, bajay jadi pada macet-lah, kibar bendera-lah, muka ditutup kain kotak-kotak kecil warna hitam atau merah-lah…udah kayak pasukan ninja di film aja….! Padahal warga palestina bukan WNI tapi dibela mati-matian! Lho, mengapa begitu, ya? Nah itu tadi yang saya katakan…sekalipun anda sebagai penambah DEVISA Negara…..namun dimata orang-orang munafik ini, sebagai TKW Indonesia derajat anda tidak lebih tinggi dari derajat warga negara Palestina, sekalipun anda adalah sesama muslim. Ibaratnya balok besar di kelopak mata tidak nampak, tapi Gajah kecil jauh disebarang sana nampak jelas…!

Kesal, geram , dongkol dan marah sudah pasti anda alami juga. Sudah jelas anda adalah seorang WNI. Orangtua anda, saudara anda, adik anda, famili anda, kakek-nenek anda…semua wong Indonesia…WNI....tinggal di Indonesia…dimata orang-orang munafik diatas…saudara-mara anda semua tidak masuk dalam perhitungan untuk di-kasihani. Orang-orang munafik ini lebih senang membela WNP ketimbang WNI sendiri. Ironis memang! Tapi..begitu-lah kenyataannya. Bingoenk joega Akoe! [-(
ekasaputra
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 38
Joined: Mon Nov 30, 2009 5:26 pm

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby rongrong » Thu Aug 26, 2010 8:17 am

Herannya, kok masih saja ada yg berkeinginan jadi TKW ke Arab dengan alasan "supaya lebih dekat dengan owoh"

Alih-alih ketemu owoh, yg ada ketemu iblis! =D>
User avatar
rongrong
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 167
Joined: Sat Jul 03, 2010 9:10 am
Location: Barat Laut sebelah Utara Timurnya Kabah

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby iamthewarlord » Thu Aug 26, 2010 7:31 pm

lebih banyak TKI ke arab saudi, maka akan lebih terbuka mata mereka tentang kelakuan dan keadaan yang sebenarnya.
User avatar
iamthewarlord
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4494
Images: 6
Joined: Sun Feb 08, 2009 11:07 pm
Location: “Ibadah lelaki akan diputus dengan lewatnya keledai, wanita dan anjing hitam.” Muhammad.

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby abbadul » Thu Aug 26, 2010 7:41 pm

orang arab sana ga ngaruh dengan protes apapun mengenai perkosaan pembantu ( TKI )
karena hukum disana membelah orang arab ( laki2 )
laki2 arab berpendapat bahwa yg mereka lakukan ( menyetububuhi pembantu = budak ) sudah sesuai / meneladani muhammad junjungannya !
User avatar
abbadul
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1097
Joined: Thu Jul 29, 2010 12:12 pm

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby rongrong » Thu Aug 26, 2010 7:52 pm

@atas: meskipun begitu, tetap saja KBRI menutup mata. Gob**k atau nggak pinter??
User avatar
rongrong
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 167
Joined: Sat Jul 03, 2010 9:10 am
Location: Barat Laut sebelah Utara Timurnya Kabah

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby AkalSehat » Thu Aug 26, 2010 7:54 pm

jangan salahkan orang arab salahkan MUHAMMAD SANG NABI BESAR ALLAH SWT ISLAM ITU!

karena DIA YANG KASIH CONTOH KEPADA UMATNYA KALAU BABU BOLEH DIGAGAHI SE ENAK UDELNYA

yah mau gimana lagi orang arab kan islam taat karena dekat dengn ALLAH SWT :turban:
AkalSehat
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 805
Joined: Wed Sep 02, 2009 1:09 am

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby AkalSehat » Thu Aug 26, 2010 7:56 pm

rongrong wrote:@atas: meskipun begitu, tetap saja KBRI menutup mata. Gob**k atau nggak pinter??


pasti karena mentri KBRI disono muslim BRO makanya dia gak berani menentang ajaran ALLAH SWT yang sinting itu :turban:
AkalSehat
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 805
Joined: Wed Sep 02, 2009 1:09 am

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby Kalits'39 » Thu Aug 26, 2010 10:55 pm

Kalau berita begini, Slimers pada kemana ya???? :-k :-k :-k
Kalits'39
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 355
Joined: Sun Aug 22, 2010 11:38 pm

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby RusakDelu » Wed Sep 22, 2010 6:29 am

[quote][/quote]
[*]Sudah pasti pada takut dan takut! Takut kenapa? Anda sudah pasti tahu sendiri jawaban-nya, bukan?

Sdh pasti bukan takut aja...tp jg g berani....! kalo pd demo di kedubes arab saudi g ada yg berani tereak putus kan hubungan diplomatik dg arab saudi...! Lha...kalo uda kagak ada hubungan diplomatik lagiiiiiiii...dg arab saudi...itu..calon2 haji indonesia yg mo bertamu dg aulloh....jd menemui kesulitan donk..? kacian deh elo...!
RusakDelu
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 10
Joined: Sat Sep 18, 2010 1:36 pm

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby Raven_13 » Tue Oct 19, 2010 9:12 am

sundul?
User avatar
Raven_13
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 718
Joined: Wed Sep 08, 2010 11:53 pm
Location: somewhere in South East Asia...

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby pyro » Sun Oct 24, 2010 1:56 am

:stun: :stun: masa' wrga negaranya gak dibela sama KBRI...? gimana toh ini?
User avatar
pyro
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 163
Joined: Sun Nov 29, 2009 1:23 am

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby tak beres » Sun Oct 24, 2010 2:20 am

begitulah islam selalu membodohi umat2nya.....!!

nampaknya suci dari luar yg tiap ari 5 kali jedot kepala, tetapi kalau uda tau dalamnya isinya ngawur2 semua seperti dibuat menghayaL yg engak2....!!
jihad dapat 72 bidadari :lol: :lol:
tak beres
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 163
Joined: Thu Aug 19, 2010 11:23 am

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby Pan Kobar » Sun Oct 24, 2010 7:33 am

KBRI membela TKI............itu cm mimpi walaupun istri KBRI sndri yg diperkosa/dianiaya org arab. krna suku bangsa arab adalah suku bangsa yg paling suci yg di sayangi oloh
User avatar
Pan Kobar
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 368
Joined: Fri Aug 06, 2010 1:16 pm
Location: Negri Mimpi

Re: DIANIAYA, 250 TKI DIARAB SAUDI DEMO KBRI

Postby Sabilla » Fri Nov 19, 2010 11:16 pm

Migrant CareTuding Arab Saudi Tutup Mata terhadap Penyiksaan
Jum'at, 19 November 2010 | 08:11 WIB
Image
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Abdurrahman Mohammed Amen al-Khayyath. Foto : TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pernyataan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdurrahman Muhammad Amen Alkhayat tentang kasus Sumiati merupakan kasus yang jarang terjadi dinilai Migrant Care sebagai kebohongan.

"Saudi Arabia sungguh menunjukkan mereka telah menutup mata terhadap berbagai macam pelanggaran yang telah terjadi," kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, dalam keterangannya persnya, Jumat (19/10).

Kemarin Duta Besar Abdurrahman dalam keterangan persnya mengatakan di antara sejuta lebih pekerja migran asal Indonesia di Saudi, kasus Sumiati merupakan hal yang jarang terjadi. Faktanya, kata Anis, sepanjang 2010, Migrant CARE mencatat ada 5.563 pekerja rumah tangga yang bermasalah di Saudi.


Rinciannya, korban penganiayaan 1097 orang, 3.568 orang sakit akibat situasi kerja tidak layak, dan 898 orang korban kekerasan seksual dan tidak digaji.

Sementara pada 18 November 2010, pada pukul 22.30 Wib, Migrant CARE mendapatkan informasi bahwa di Arab Saudi Arabia, Kikim Komalasari binti Uko Marta (No Pasport AN 010821), pekerja rumah tangga asal Cianjur Jawa Barat meninggal dunia. Kikim meninggal akibat disiksa, diperkosa dan jenazahnya dibuang di tempat sampah umum.


Di sisi lain, kekerasan terhadap Sumiati binti Salam Mustapa (23 tahun) sudah sepuluh hari terungkap ke publik, tapi hingga 18 November 2010,kepolisian Saudi belum menahan majikan Tenaga Kerja Wanita asal Nusa Tenggara Barat ini. Padahal tenaga kerja yang dikirim PT. Rajana Falam Putri yang beralamatkan di Jl H. Saidi 46 Tanjung Barat Jakarta Selatan, mengalami penyiksaan hingga mulutnya digunting.

Situasi ini, Anis menambahkan, menunjukkan pembiaran terhadap berbagai kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap pekerja rumah tangga migran. Pemerintah, kata dia, tampaknya tak menganggap persoalan serius sehingga seharusnya tidak lagi ada korban yang berjatuhan.

Sayangnya, kata Anis, Saudi dan Indonesia, seia sekata menolak konvensi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang perlindungan pekerja rumah tangga yang dikemukakan dalam Konferensi Perburuhan Internasional di Jenewa pada Juni 2010.

"Untuk itu, kami menegaskan bahwa kasus Sumiati dan Kikim Komalasari merupakan kejahatan kemanusiaan yang pelakunya tidak tunggal," kata Anis. Kami di sini adalah Migrant CARE, ATKI, IMWU, SBMI, JRMK, JALA PRT, FSPI Reformasi, FPTSK, Kapal Perempuan, E-Net for Justice, Sekolah Perempuan Ciliwung, SARI, dan INFID.

Menurut mereka, pemerintah Indonesia dinilai menjadi pihak yang bertanggung jawab terhadap berulangnya kejahatan kemanusiaan terhadap pekerja migrant Indonesia di Saudi.

Kerajaan Arab Saudi mengaku sedih atas kasus penyiksaan yang menimpa Sumiati binti Salan Mustapa di Arab Saudi. "Kegembiraan mereka adalah kegembiraan kami, kesedihan mereka juga kesedihan kami," kata Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Abdurrahman Mohammed Amen al-Khayyath, di kediamannya kemarin.

Penyiksaan yang dialami Sumiati, kata Abdurrahman, merupakan kekejaman yang tak bisa diterima. "Perbuatan ini bertentangan dengan ajaran Islam dan hukum dunia," ujarnya. Dia menambahkan, Khalid Saleh al-Akhmin, majikan korban, yang diduga menyiksa


Dianing Sari
http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra ... 78,id.html
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm


Return to Ruang TKW Indonesia



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users