. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Debat Wafa Sultan VS Syeikh Omar Bakri Muhammad

Download Tulisan2 Penting tentang Islam; Website, referensi buku, artikel, latar belakang dll yang menyangkut Islam (Sunni) & Syariah.

Debat Wafa Sultan VS Syeikh Omar Bakri Muhammad

Postby Adadeh » Thu May 24, 2012 6:15 am

Ex-Muslimah Wafa Sultan Berdebat Lawan Syeikh Omar Bakri



Kutipan dari debat tanggal 28 April, 2012 di TV Arab ABN, antara psikolog dari Syria dan juga ex-Muslimah yakni Dr. Wafa Sultan versus Omar Bakri Muhammad, pemimpin Islam militan yang berusaha keras mengembangkan Hizb ut-Tahrir sebagai organisasi besar di Inggris.

Penasehat para pembom Muslim dalam serangan 7/7 di London dan dia bersumpah di bulan Desember 2004 bahwa Muslims akan mewujudkan pada pihak Barat “hari seperti 9/11 setiap hari…”

(keterangan Adadeh: pada tanggal 6 Agustus, 2005, Omar Bakri meninggalkan Inggris dan kembali ke Lebanon. Pemerintah Inggris tidak mengijinkannya kembali, dan sampai sekarang si Bakri terpaksa tetap tinggal di Lebanon. Sedih ya gak bisa tinggal lagi di negara kafir nan makmur?)

Image
Ex-Muslimah Wafa Sultan yang berani mati dalam mengungkapkan wajah Islam sebenarnya.

Image
Syeikh Omar Bakri Muhammad

Pemirsa TV:
Syeikh Omar, apa sih hak² kemanusiaan di bawah Syariah? Jelasin donk.

Omar Bakri:
Syariah telah menetapkan hak² kemanusiaan bagi Muslim dan non-Muslim. Non-Muslim udah memilih untuk menolak hukum Awlo, dan karenanya, hak² non-Muslim beda donk dengan hak² Muslim. Aku berkata, hak² mereka tidaklah sama. Orang lain bisa jadi tak setuju dengan pendapatku. Biarin ajah. Itu hak si Wafa. Tapi Islam sudah memberi hak² bagi orang untuk memuaskan keinginannya dan mengurus keperluannya. Muslim dan non-Muslim yang telah membuat perjanjian damai atau aturan dhimmi (kafir harus bayar pada Muslim agar terlindung dari serangan Muslim – inget tuh trit Hillman tentang “BOLEH TETEP JADI KAFIR ASAL BAYAR”), adalah sama derajatnya sebagai warga. Dengan kata lain, mereka adalah sama. (Adadeh: harap diketahui bahwa perjanjian damai Islamiah bukanlah seperti perjanjian damai yang dimengerti orang waras universal pada umumnya. Silakan baca INI.)

Negara Islam atau Syariah Islam telah menjamin kepentingan politik mereka, seperti misalnya rumah, makanan, baju, keamanan, pendidikan, dan kesehatan, karena mereka semua berada di bawah pengurusan negara Islam. Akan tetapi, ini bukan berarti non-Muslim itu sama seperti kami (Muslim). Memang bener bahwa di bawah Syariah Islam, non-Muslim tidak boleh punya hak apapun kecuali hak yang sudah Awlo halalkan bagi mereka. Awlo telah memperbolehkan mereka untuk memeluk kepercayaan sendiri, punya agama sendiri, baju sendiri, dan berbagai hal yang diperlukan semua warga, Muslim atau non-Muslim.

Muslim sih jelas punya hak dan kehormatan yang LEBIH BESAR, karena dia adalah Muslim (ini berarti dalam hukum Syariah, gelandangan pengangguran Muslim jauh lebih tinggi hak dan kehormatannya dibandingkan Dr. Wafa Sultan yang kafir). Ini karena Islam di atas segalanya, dan tidak pernah di bawah apapun, sehingga jelas donk Muslim itu di atas siapapun, gak pernah di bawah siapapun.

Aku gak percaya kesamaan hak untuk setiap manusia, karena seluruh manusia juga gak sama derajatnya di mata Awlo. Awlo sendiri memerintahkan kita (Muslim) untuk tidak memperlakukan semua manusia dengan sama. Contohnya nih, aku berhak nikah sama gadis Kristen atau Yahudi, tapi sebaliknya, pria Yahudi gak boleh nikah sama gadis Muslim. Bener nih. Aku memang menolak kesamaan hak.

Ketika aku pergi ke Inggris atau Eropa, aku punya hak yang sama – darah dan hartaku tidak diganggu-gugat. Sebagai gantinya, darah dan harta kafir di negeri Islam juga tidak diganggu-gugat selama ada perjanjian damai. Darah dan harta mereka hanya akan dilindungi Islam jika kafir menyetujui perjanjian damai Islamiah atau aturan dhimmi. Awlo telah menetapkan: silakan terima atau tolak.

Wafa Sultan:
O gitu ya? Jadi jika kau pergi ke tanah kafir Barat, kau menganggap itu sebagai tanah Awlo, dan kau ingin aturan agamamu juga diberlakukan di situ?

Omar Bakri:
Iya donk.

Wafa Sultan:
Kau ingin mendiktekan pada warga asli negara kafir apa yang harus mereka lakukan?

Omar Bakri:
Aku ajak mereka masuk Islam, dan jika mereka menerima perintah Awlo, maka mereka akan melakukan perintahnya. Jika mereka ogah menerima Islam, dan menendang pantat gw keluar negara kafir, maka kami akan memerangi mereka. Hubungan kami dengan kafir adalah di bawah pernjajian iman pada Awlo alias perjanjian damai, atau perang. Hukum Islam umum adalah darah dan harta kafir halal (untuk dirampas) bagi kami (Muslim). Darah dan harta kafir tidak dilindungi Islam. Terserah kafir mau menerima perjanjian damai atau aturan dhimmi denganku (Muslim). Terserah lo mau tak percaya sama Islam, mau menerima perjanjian damai atau aturan dhimmi dengan Muslim. Aturan dhimmi itu di bawah hukum Syariah Islam. Jika tak mau terima aturan damai Islam atau dhimmi, maka kita harus perang.

Aturan umum Islam adalah darah dan harta kafir halal (untuk dirampas) bagi Muslim. Nabi Mamad SAW bahkan berakta, “Aku telah dikirim untuk memerangi semua orang sampai mereka bersaksi tiada tuhan selain Awlo, dan aku adalah Rasul Awlo.” Dengan begitu, jika dia berkata, “Darah dan harta mereka tidak akan diganggu gugat, maka ini berarti darah dan harta mereka tidak diganggu gugat asalkan mereka beriman pada Islam atau menerima perjanjian damai. Hanya dengan beriman pada Islam atau dengan perjanjian damai saja Muslim bisa hidup dengan tetangganya yang kafir. Muslim hidup bersama kafir dalam perjanjian damai, aturan dhimmi, atau dalam keadaan perang. Begitulah hubungan dasar antara Muslim dan kafir.

Pemirsa TV:
Terima kasih, Syeikh Omar. Kelamaan kau bicara nih, tapi keteranganmu membantu kami untuk mengerti lebih banyak tentang masalah ini. Ibu Dr. Wafa, gimana nih pendapatmu atas keterangan Syeikh Omar?

Wafa Sultan:
Aku pikir jawaban Syeikh Omar harus dicatat baik². Dia itu jelas dan jujur dalam menjelaskan doktrin Islam. Begitu jelasnya, sampai aku tak perlu menerangkan lebih jauh lagi betapa menjijikannya Islam itu sebenarnya. Muslim² di negara kafir AS tereak² bahwa Islam mengakui kesamaan hak² kemanusiaan bagi semua manusia. Mereka jerit² bahwa hak pria sama dengan hak wanita. Mereka membual bahwa hak Muslim sama dengan hak non-Muslim. Mereka sesumbar bahwa Syariah bisa hidup berdampingan dengan UUD AS. Karena semua bualan tersebut, kita perlu mencatat baik² jawaban dari Syeikh Omar Bakri, karena dia tidak menyembunyikan apapun, dan malahan mengungkapkan terang²an fakta agamanya dengan segala kejelekan dan keseramannya.

Di bawah Syariah Islam, dia harus memerangi orang lain sampai mereka mengaku beriman pada apa yang dia imani. Apakah ada yang lebih jelek daripada Syariah Islam di seluruh muka bumi ini?
Apakah ada yang lebih jelek daripada memaksakan Syariah Islam padaku dengan kekerasan, dengan ancaman senjata?
Ketika kami (para ex-Muslim Arab) mengatakan pada orang² Amerika bahwa Islam disebarkan lewat pedang, para Muslim di sini jerit² mengatakan hal itu tidak benar, dan bahwa Islam disebarkan melalui toleransi dan kebebasan. Tapi aku ingin menekankan apa yang dikatakan oleh Omar Bakri, karena dia adalah Muslim sejati, dan dia telah menunjukkan wajah asli Islam secara jelas.

Seluruh dunia harus waspada akan bahaya doktrin Islam ini dan melawan Islam dengan segala kekuatan mereka, karena kita tidak bisa menerima orang yang memaksakan agama mereka pada kita dengan kekerasan.


========

Kami tak memaksa kafir jadi Muslim, tapi so pasti jika kami berkuasa, maka kami akan menegakkan hukum Islam dengan paksa di seluruh dunia.

- Syeikh Omar Bakri Muhammad
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Debat Wafa Sultan VS Syeikh Omar Bakri Muhammad

Postby Adadeh » Thu May 24, 2012 6:32 am

Omar Bakri mengungkapkan wajah Islam yang sebenarnya, yang sesuai dengan ucapan sang Nabi Islam, Mamad SAW. Data² keterangan sumber nafkah dan harta Mamad SAW udah gw susun di sini:

Sumber Nafkah Muhammad dan Umat Muslim

Omar Bakri mengatakan bahwa Muhammad mengaku diperintah Awlo untuk memerangi kafir sampai mereka semua tunduk di bawah Islam. Inilah sumber keterangan yang dipakai si Omar:

Shahih Bukhari 6413:
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Uqail dari Ibnu Syihab telah mengabarkan kepadaku Ubaidullah bin Abdullah bin 'Utbah, bahwasanya Abu Hurairah mengatakan; Tatkala Nabi shallallahu 'alaihi wasallam wafat dan Abu Bakar diangkat menjadi khalifah, beberapa orang arab menjadi kafir, lalu Umar bertanya; 'Hai Abu bakar, bagaimana engkau memerangi manusia padahal Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Saya diperintahkan memerangi manusia hingga mereka mengucapkan laa-ilaaha-illallah, siapa yang telah mengucapkan laa-ilaaha-illallah, berarti ia telah menjaga kehormatan darahnya dan jiwanya kecuali karena alasan yang dibenarkan dan hisabnya kepada Allah." Abu Bakar menjawab; 'Demi Allah, saya akan terus memerangi siapa saja yang memisahkan antara shalat dan zakat, sebab zakat adalah hak harta, Demi Allah, kalaulah mereka menghalangiku dari anak kambing yang pernah mereka bayarkan kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, niscaya aku perangi mereka karena tidak membayarnya.' Umar kemudian berkata; 'Demi Allah, tiada lain kuanggap memang Allah telah melapangkan Abu Bakar untuk memerangi dan aku sadar bahwa yang dilakukannya adalah benar.'


Sunan Abu Daud 1331:
Telah menceritakan kepada Kami Qutaibah bin Sa'id Ats Tsaqafi, telah menceritakan kepada Kami Al Laits dari 'Uqail dari Az Zuhri, telah mengabarkan kepadaku 'Ubaidullah bin Abdullah bin 'Utbah dari Abu Hurairah, ia berkata; tatkala Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam meninggal dan Abu Bakr diangkat sebagai khalifah setelah beliau dan telah kafir sebagian orang Arab, Umar bin Al Khathab berkata kepada Abu Bakr; bagaimana engkau memerangi orang-orang tersebut padahal Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam telah bersabda: "Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan; LAA ILAAHA ILLALLAAH. Barang siapa yang mengucapkan; LAA ILAAHA ILLALLAAH maka ia telah melindungi dariku harta dan jiwanya kecuali dengan haknya, sedangkan perhitungannya kembali kepada Allah 'azza wajalla." Maka Abu Bakr berkata; sungguh aku akan memerangi orang yang memisahkan antara shalat dan zakat, sesungguhnya zakat adalah hak harta. Demi Allah seandainya mereka menahanku satu 'iqal yang dahulunya mereka tunaikan kepada Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam niscaya aku akan memerangi mereka karena penolakannya. Kemudian Umar bin Al Khathab berkata; Demi Allah sungguh aku melihat Allah 'azza wajalla telah melapangkan dada Abu Bakr untuk memerangi orang-orang tersebut. Umar berkata; maka aku mengetahui bahwa ia adalah yang benar. Abu Daud berkata; dan hadits tersebut diriwayatkan oleh Rabah bin Zaid, dan diriwayatkan oleh Abdurrazzaq dari Ma'mar dari Az Zuhri dengan sanadnya. Sebagian ulama mengatakan; 'iqal, sedangkan Ibnu Wahb dari Yunus meriwayatkannya, ia mengatakan; anak kambing. Abu Daud berkata; Syu'aib bin Abu Hamzah serta Ma'mar dan Az Zubaidi dari Az Zuhri berkata; seandainya mereka menolakku satu ekor anak kambing, sedangkan 'Anbasah telah meriwayatkan dari Yunus dari Az Zuhri dalam hadits ini, ia berkata; anak kambing. Telah menceritakan kepada Kami Ibnu As Sarh dan Sulaiman bin Daud mereka berkata; telah mengabarkan kepada Kami Ibnu Wahb, telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Az Zuhri hadits ini, ia berkata; Abu Bakr berkata; sesungguhnya haknya adalah menunaikan zakat. Dan ia menyebutkan; 'iqal.

Musnad Ahmad 10420:
Telah menceritakan kepada kami Rauh berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abu Hafshah berkata; telah menceritakan kepada kami Az Zuhri dari Ubaidullah bin Abdullah dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLA ALLAH, apabila mereka telah mengucapkannya, maka mereka telah menjaga darah dan harta mereka dariku, sedang hisab mereka terserah kepada Allah." Abu Hurairah berkata; Ketika Abu Bakar memegang tampuk kekhilafahan, banyak orang yang murtad sehingga ia bersikeras memerangi mereka. Tapi Umar berkata; "Bagaimana engkau akan memerangi padahal mereka melaksanakan shalat?" Abu Hurairah berkata; Abu Bakar menjawab; "Demi Allah, aku akan memerangi orang yang murtad karena meninggalkan zakat. Dan sekiranya mereka tidak memberikan tali kekang unta yang Allah dan Rasul-Nya telah mewajibkannya, sungguh akan aku perangi mereka." Umar berkata; "Ketika aku melihat Allah membukakan hati Abu Bakar untuk memerangi mereka, maka akupun tahu bahwa ia berada di atas kebenaran."

Shahih Muslim 30:
Dan telah menceritakan kepadaku Abu ath-Thahir dan Harmalah bin Yahya serta Ahmad bin Isa, Ahmad berkata, 'Telah menceritakan kepada kami'. Sedangkan dua orang lainnya berkata, 'Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb dia berkata, telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dia berkata, telah menceritakan kepadaku Sa'id bin al-Musayyab bahwa Abu Hurairah mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan, 'Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah', maka barangsiapa yang mengucapkan, 'Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah', maka sungguh dia telah menjaga harta dan jiwanya dari (seranganku) kecuali dengan hak Islam, dan hisabnya diserahkan kepada Allah."

Sunan Nasa'i 3907:
Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Al Laits dari 'Uqail dari Az Zuhri telah mengabarkan kepadaku 'Ubaidullah bin Abdullah bin 'Utbah dari Abu Hurairah, ia berkata; tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat dan Abu Bakar dipilih menjadi penggantinya, telah kafirlah orang yang kafir dari kalangan orang-orang Arab. Umar berkata kepada Abu Bakar; bagaimana engkau memerangi manusia sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Saya diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH, barang siapa yang mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH, maka ia telah melindungi jiwa dan hartanya dariku kecuali dengan haknya dan perhitungannya kepada Allah." Maka Abu Bakar berkata; sungguh saya akan memerangi orang yang memisahkan antara shalat dan zakat, karena sesungguhnya zakat adalah haknya harta. Demi Allah seandainya mereka menahanku mengambil satu tali pengikat unta saja yang dahulunya mereka menunaikannya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam niscaya saya akan memerangi mereka karena menolak untuk memberikannya. Umar berkata; Demi Allah tidak lain kecuali saya melihat Allah 'azza wajalla telah melapangkan hati Abu Bakar untuk memerangi mereka dan saya tahu bahwa ia adalah yang benar.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Debat Wafa Sultan VS Syeikh Omar Bakri Muhammad

Postby Adadeh » Sat May 26, 2012 12:52 am

Wafa Sultan Menghajar Habis Ulama Mesir di Debat TV Al Jazira
4 Maret, 2008
(Komentar dalam huruf merah oleh Joniversity)



Image
Ulama Mesir, syafa sih namanya? Ada yang tahu?

Ulama Mesir:
Pihak Barat itu cuman ngerti bahasa kekerasan. Kontak dengan Barat yang tak berdasarkan kekuatan/pemaksaan penuh, adalah sia² saja. Suatu hari, AS mengumumkan bahwa peralatan nuklir Korea Utara harus diperiksa Badan Keaaman PBB. Korut hanya menjawab satu kalimat saja: “Korea akan menganggap ini sebagai aksi perang.” AS diam saja, dan setelah itu urusan selesai.

SALAH:
Resolusi Konsul Keamanan PBB no. 1874 terhadap Korea Utara disetujui secara anomim oleh Konsul Keamanan PBB di tanggal 12 Juni 2009.


Ulama Mesir:
Pihak Barat tak ngerti apapun kecuali bahasa kekerasan/pemaksaan, dan hanya nyerang yang lemah aja. Karena itu, negara kita, beserta seluruh umat, organisasi, institusi, pemimpin, dan bawahannya, harus menerapkan sikap menentang dan melawan para kriminal ini dan aksi²nya yang jahat.

Tapi usaha ini harus ditunda dulu sampai bangsa Arab berhenti membunuhi sesama Arab untuk menentukan siapa sih Muslim yang SEBENARNYA …

Pihak Barat, dalam konfrontasi ini, yang termasuk pembantaian di Palestina dan Iraq, edutaan Denmark, Belanda, Perancis, dan AS tidak lebih berharga bagi kita daripada kedutaan Iraq, yang telah dihancurkan. Atau kedutaan Palestina, yang mengalami holokaus yang sebenarnya dan bukan yang dikarang saja.

Keterangan Singkat tentang Logika Ngawur Muslim:
Dalam waktu kurang dari 5 tahun, sekitar 6 juta Yahudi dibunuh oleh mesin pembunuh manusia masal yang paling efektif, hanya karena para korban adalah ras Yahudi. Menurut Muslim ini adalah holokaus bohong²an saja.
Dalam waktu lebih dari 60 tahun, kurang dari 10.000 orang mati dalam perang melawan bangsa² Arab, yang dimulai terlebih dahulu oleh bangsa² Arab yang menyerang negara Yahudi Israel. Inilah yang dianggap Muslim sebagai holokaus “yang sebenarnya.”


Demi Allah, jika kami mengadakan komunikasi, yang ditandangani oleh seluruh bangsa Arab dan organisasi Islam, pihak Barat akan menggigit lidah mereka dan menghentikan semua aksi mereka. Demi Allah, jika seluruh umat Muslim negara ini berkumpul bersama dalam waktu satu jam saja di sekitar kedutaan Denmark, orang² rendah akhlak ini akan mundur dan tidak bisa menyerang lagi.

Image
Wafa Sultan

Wafa Sultan:
Semua agama dan kepercayaan di seluruh sejarah manusia telah mengalami kritik dan penghinaan. Selama berjalannya waktu, kritik dan hinaan ini telah menolong terjadinya reformasi dan perkembangan agama² tersebut. Kepercayaan apapun yang memenggal kepala pengritiknya akan bernasib jelek karena menjadi kepercayaan terorisme dan tirani. Inilah yang terjadi pada Islam, sejak awal sampai sekarang. Islam telah menjebloskan pengritiknya ke dalam penjara, dan di penjara pun akhirnya dibunuh juga.

Pihak Barat Denmark mengungkapkan kebebasan berbicara mereka. Kebebasan merupakan hal tersuci di dunia Barat dan tak ada hal lain yang lebih penting daripada itu bagi mereka. Tapi jika Islam itu tidak sangar, tentunya kartun² Denmark (tentang Muhammad) juga tak akan pernah dibuat. Kartun² ini tidak muncul begitu saja tanpa alasan, dan pembuat kartunnya juga tidak semata-mata menggambar kartun berdasarkan khayalan saja. Tapi gambar kartun itu mengungkapkan pengetahuannya tentang Islam.

Pihak Barat yang membaca perkataan Nabi Muhammad: “Allah telah memberi rejekiku di bawah bayang² pedangku,” tentunya tidak bisa membayangkan sorban Muhammad itu berbentuk burung merpati lambang perdamaian, dan tepatnya memang berbentuk sebuah bom bunder.

Para Muslim harus mendengar kritik akan diri mereka dari pihak lain, dan mungkin mereka akan mampu meninjau ulang ajaran² teroris mereka. Ketika mereka mampu melakukan itu, maka dunia akan juga memandang mereka secara lebih positif. Ini juga nantinya akan membuat para Muslim berperilaku lebih positif juga.

Reaksi para Muslim yang digambarkan penuh keganasan, barbarisme, dan keterbelakangan, malah meningkatkan nilai kartun² ini dan membuat kartun² ini berperan jauh lebih penting daripada sebelumnya, karena para Muslim justru membuktikan bahwa pesan kartun² ini memang benar dan bahwa para kartunis dengan tepat menyampaikan keterangan yang sebenarnya. Umat Muslim itu adalah makhluk sinting yang dikuasai oleh hawa nafsunya saja. Ajaran² Islam telah menghilangkan kewarasannya, membakar emosinya, dan mengurangi akhlaknya sampai serendah binatang jalang yang tak mampu mengontrol diri atau bereaksi secara rasional.


Ulama Mesir:
Allah tolong gw donk. Pertama-tama, Islam terlalu besar untuk bisa disakiti oleh publisher kartun ini atau oleh cewek (Wafa Sultan) yang ngomong di sebelah sana. Yang sebenarnya adalah semua yang dia katakan itu salah 100%. Tampaknya bagiku adalah agen rahasia AS dan Zionis telah mulai menghasilkan orang² yang memusuhi negara mereka sendiri.

Image
Pemirsa TV Al Jazira, Dr. Faysal.

Pemirsa TV (yang jelas² adalah Muslim, yang sibuk membantu ulama Mesir yang kedodoran dalam menghadapi Wafa):
Bagaimana mungkin kebebasan berekspresi Barat itu suci, jika isinya hanyalah merendahkan Muslim? Apakah pihak Barat itu membolehkan orang ngomong tentang Holokaus? Apakah boleh mengritik Kristen? Inilah pertanyaannya. Bioskop² dibakar di negara² Barat jika berani membahas tentang Kristus.

Catatan:
1. Hanya 1 bioskop saja yang dibakar. Dan ini berarti hanya 1 teror Kristen dibandingkan ribuan teror Muslim.
2. Pelaku pembakaran, Marcel Lefebvren, telah dikeluarkan dari Gereja Katolik karena pandangannya yang radikal. Jika dia adalah Muslim di dunia Arab, maka perbuatannya justru diagung-agungkan oleh umat Muslim, seperti yang sudah seringkali terjadi.


Apakah kamu tidak berpikir bahwa kamu memperlakukan para pirsawan sebagai orang² bodotolol? Kau menghadirkan reaksi² kecil sebagai barbarik. Apakah kamu lupa bahwa negara tempatmu sekarang hidup (AS) telah menghancurkan Iraq sepenuhnya, membunuh 1 ½ juta warga Iraq dan membuat 5 juta orang terpaksa harus meninggalkan rumah² mereka?

SALAH LAGI:
Kebanyakan warga Iraq mati dibunuhi oleh Al-Qaeda. Jumlah kematian masyarakat sipil oleh Muslim Al-Qaeda mencapai 100.000 orang. Tak ada data yang menunjukkan kematian sipil yang mencapai sejuta segala. Selebihnya penduduk sipil Iraq mati karena saling bunuh Muslim Syiah vs. Muslim Sunni.


Apakah kau tak melihat lusinan anak kecil dibantai di holokaus di Gaza, yang diakui sendiri oleh Israel?

Kapan Israel mengakui hal ini?

Kalo Muslim meledakkan diri sendiri, dia disebut sebagai teroris; tapi kalau kau membantai seluruh masyarakat sebuah negara, mengapa perbuatan ini dianggap jadi aksi kemanusiaan? Siapa sih yang lagi kau bohongi sekarang?

Teroris Muslim menarget warga sipil sebagai Modus Operandi mereka. Warga sipil yang terbunuh dalam perang melawan Muslim, biasanya merupakan akibat samping. Terutama jika pihak Muslim berlindung secara sengaja di belakang warga sipil, dan itu memang sudah jadi Modus Operandi mereka.

Wafa Sultan:
Knafa kau kok sewot banget dengan apa yang sedang terjadi di Gaza sekarang, padahal Qur’an sendiri berkata pada Muslim: “Mereka akan membunuh dan terbunuh.” Nah, inilah yang sedang terjadi atas mereka – membunuhi dan dibunuhi. Emang apanya yang salah nih?

Ulama Muslim:
Jangan bawa² Qur’an dah. Jika mau ngomong politik, silakan ajah.

Pemirsa TV:
Iya, tetap bicara tentang politik aja. Dia kan juga hanya bicara tentang politik ajah.

Wafa Sultan:
Dr. Faysal, kau tahu benar bahwa kau tidak bisa memisahkan Islam dari politik. Islam itu bukan agama, tapi politik. Kamu HARUS memperbolehkan aku mengungkapkan pendapatku sesukaku. Waktu lo nelpon gw, lo kan gak bilang gw gak boleh membahas tentang Islam atau Qur’an.

Islam mengatakan pada Muslim bahwa mereka akan “membunuh atau dibunuh,” dan itulah yang sedang terjadi pada diri mereka – membunuh dan dibunuh. Apanya yang salah akan hal ini? Para Muslim itu memang mau jadi syahid dan ketemu bidadari² perawan bermata hitam, dan pihak Israel itu hanya sekedar membantu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. :supz:

Apa yang salah dengan hal ini? :rolling:

Jika kau ingin merubah keadaan² ini, kau harus mengevaluasi lagi ajaran² terorismu, kau harus mengakui dan menghormati hak² orang lain untuk hidup, kau harus mengajar anak²mu untuk mencintai orang lain (kafir), hidup damai, hidup rukun, dan menghasilkan kerja yang produktif. Jika kau melakukan hal itu, maka dunia akan menghormatimu, akan memandangmu secara lebih positif, dan akan membawamu ke keadaan yang lebih positif.

Hamas memilih jalan mereka sendiri, dan mereka harus membayar pilihannya. Jika kau mau damai, aku yakin Israel juga ingin damai. Tapi selama kau terus melafalkan ajaran² sesat itu, yang sarat dengan kebencian, dendam, maka kau tidak akan bisa hidup damai dengan orang lain. Kamu harus mengakui dan menghormati hak² Israel untuk hidup. Kamu harus mengajar anak²mu untuk mencintai, hidup damai, dan hidup rukun dengan orang lain. Hanya dengan itulah damai bisa terwujud.


Pemirsa TV:
Apakah kamu berani mengatakan jumlah orang yang mati di Holokaus Yahudi itu kurang satu orang saja (dari apa yang mereka sebut)? Apakah kau berani berkata begitu? Mengapa kau tidak berani menyentuh sejarah Yahudi barang sedikit saja, apalagi agama dan aturan Yahudi? Knafa kau hanya menyerang Muslim tertindas?

Wafa Sultan:
Knafa kau mau aku menyangkal dokumen² sejarah yang membenarkan Holokaus itu memang benar² terjadi? Jika tak ada bukti, tentunya aku tak percaya. Tapi aku gak bisa menyangkal semua catatan sejarah, pengetahuan, dokumen² yang menyatakan bahwa Holokaus memang benar² terjadi. Knafa sih kau ngotot minta aku menyangkal fakta itu?

Pemirsa TV:
Dari apa yang dia katakan, tampak jelas bahwa dia tidak punya masalah menyangkal Qur’an, tapi dia ngotot tidak mau menyangkal dokumen² sejarah.

Lagi² begitulah cara pikir Muslim. Qur’an gak boleh diperiksa kebenarannya, tapi catatan sejarah bisa disangkal begitu saja.

Wafa Sultan:
Apakah kau sebagai Muslim bisa menyangkal pembantaian suku Yahudi Bani Qurayza yang dilakukan Muhammad dan gerombolannya?

Ulama Mesir:
Ada sebuah kelompok yang mengontrol pihak Barat, dan kau tidak boleh mengritik Israel atau Holokaus. Siapapun yang mengritik Holokaus akan diajukan ke pengadilan. Noam Chomsky menulis satu kalimat tentang Holokaus di bukunya,

Fakta sebenarnya:
Chomsky dikritik karena menandatangai petisi yang membela “kebebasan akademis” dengan seorang sosialis litertarian Perancis dan penyangkal Holokaus yakni Serge Thion.


dan buku itu dicabut dari pasaran, dan

Buku ini tak dicabut dari pasaran.

Bernard Lewis – filsuf terkenal itu – menulis sesuatu tentang Holokaus dan dia diajukan ke pengadilan.

Ini bohong. Lewis berbicara tentang Holokaus Armenia oleh Muslim Turki di mana Lewis tidak menganggap hal ini sebagai holokaus karena tak ada bukti adanya perintah melakukan pembantaian ini. Dia tidak diadili karena pernyataannya itu, tapi hanya dikritik habis oleh rekan² sejawatnya.

Kenafa Presiden AS mengirim pasukan AS ke Filipina? Dia memberi dua perintah: “Bunuh semua orang berusia 10 tahun ke atas, dan paksa sisanya masuk Kristen.”

Ini bohong lagi. Dia itu bicara tentang Perang AS vs. Filipina di tahun 1899-1902. AS justru melarang Gereja Katolik untuk mendirikan negara agama di Filipina.
80% warga Filipina telah memeluk agama Kristen Katolik 200 tahun sebelum orang² Amerika datang ke Filipina.


Wafa Sultan:
Kamu ngundang aku ke dagelan TV-mu untuk mendengarkan pidato kosong yang sudah berkeliaran selama 1400 tahun? Bagaimana mungkin orang yang yakin untuk membunuh orang yang tak sholat bisa berani mengritik kebebasan di negara Barat? Ini dagelan wungkul. Apa sih yang sebenarnya dia bela? Apakah dia membela penyerangan dan penjarahan Islamiah?

Ulama:
Aku membela sejarah masa lalu negara Islam yang telah menjadi dasar pengetahuan di seluruh dunia …

Wafa Sultan:
… poligami, pancung kepala, potong tangan dan kaki bersimpangan, nuduh orang lain sebagai bid’ah, nenggak kencink onta sebagai obat segala penyakit, apakah ini masa lalu yang dia bela?

Ulama:
Gak lahyaw, aku membela masa lalu hebat dari bangsa yang hebat, yang menjadi pusat pengetahuan dan keberadaban, di masa bangsa Barat hanya bisa nangkep kelinci dan balik kabur ke guanya. Negara ini telah memberi sumbangan besar bagi peradaban dan kemanusiaan. Agama kami tidak lengkap tanpa pengakuan terhadap agama² lain. Kamilah yang justru mendirikan toleransi dan hormat terhadap agama².

===============

Apakah ulama Mesir itu sedemikian tolol sehingga tidak tahu bahwa di abad 7 Kalifah Umar menyerang dan membantai warga Mesir dan mengIslamkan Mesir dengan paksa, sampai2 tiada lagi bahasa dan budaya asli Mesir sekarang? Budaya apa sih yang sebenarnya mau dia banggakan? Budayanya sendiri yang sudah habis bersih semua dibantai Islam? Atau budaya penjajah Arab Islam yang membantai Mesir? Indonesia saja masih punya bahasa nasional dan daerah, dan BUKAN Arab, tapi Muslim Indonesia sekarang tampaknya giat banget mau mengArabkan Indonesia habis²an sampai jadi Mesir kedua.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Debat Wafa Sultan VS Syeikh Omar Bakri Muhammad

Postby Adadeh » Sat May 26, 2012 1:45 am

Penjelasan keterangan Wafa Sultan tentang Allah mengatakan pada Muslim bahwa mereka akan “membunuh atau dibunuh" bisa dibaca di sini (klik):

Qur'an: Manual Utama Teroris Islam

kutipan:

Inilah prestasi terbesar Qur’an:
Q 9:111
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min diri dan harta mereka dengan (sebagai gantinya) memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.

Sebagai tambahan, dukungan dan penjelasan atas 9:111 diberikan pula oleh Allah di ayat berikut:
Q 4:74
Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan (artinya: dibunuh atau membunuh) maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.

Q 4:95
Tidaklah sama antara mu'min yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,

Q 3:169
Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki.
(Di sini Allah berkata bahwa para jihadis yang mati (bunuh diri) tidaklah mati tapi dia hidup bersama Allah)
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am


Return to Resource Center: Hal2 PENTING ttg Islam (Sunni)



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users