yusah wrote:
kalo mas saia udah hafal doa doa muslim dan bergaul dengan para muslim kenapa tidak sekalian masuk islam. trus bagaimana pula pendapat mas tentang sikap teman-teman mas yg sudah haji itu. apa menyebalkan? sehingga mas tidak tertarik jadi muslim.
kang, saia ini punya prinsip idealis praktis, segala sesuatu yang ruwet-ruwet seperti ibadah islam, saia ga terlalu suka(saia ga tau doa-doa yg muslim lakukan itu termasuk ibadah atau tidak, saia ga mau berasumsi). rata-rata teman saya yg sudah haji itu dari keluarga berada mungkin lebih, sikap menyebalkan memang ada tapi saia tidak dramatisir bahwa kelakuannya begitu karena dia haji atau bukan, mereka khan hanya orang normal saja yg kebetulan punya gelar haji.
saia ceritakan pengalaman saia sedikit saja mengapa saia tidak akan memeluk islam.
1. saia, waktu kecil tidak mempunyai teman kecuali dari teman sekolah saja, karena di lingkungan rumah saia yang kebetulan perumahan dinas pemerintah 99% muslim, jadi ketika saia bermain, saia dijauhi bahkan dimusuhi dan dikata-katai "Kresten Anjeng", "Cina Buluk" padahal saia bukan Cina
2. dulu ketika partai di indonesia masih ada 3 partai, ketika pawai salah satu partai yang berlambang ka'abah lewat sekolah saia, itu pasti dilempari batu karena sekolah kafir, sambil berteriak "Monyet Yahudi"
3. sekolah saia dulu dibakar karena ada issue pembakaran quran yg tidak terbukti sama sekali, hampir mirip di cikeusik hanya sekolah saja yg di bakar.
4. sewaktu saia SMA Negeri(bukan sekolah swasta kafir lagi), saia hampir digebuki karena lewat mesjid ketika muslim beribadah jum'at
5. setiap pagi, acara kelas itu pasti Tadarusan diteruskan dakwah remaja mesjid(ROHIS) yg bernada kebencian pada non-muslim.
6. setiap pelajaran agama, non-muslim wajib ikut serta, dari itu saia kenal doa-doa muslim ketika akan melakukan sesuatu termasuk masuk WC.
DAN INI KLIMAKSNYA, DAN INI JUGA YANG SAIA INGIN UTARAKAN JAUH-JAUH HARI SEBELUM SAIA REGISTER DI FFI INI, KARENA KETERBATASAN SUMBER REFERENSI AWALNYA SAIA TAKUT BAHWA SAIA INI MEMFITNAH ATAU MENGADA-ADA, SILAHKAN CEK DI WIKIPEDIA http://id.wikipedia.org/wiki/Bom_malam_Natal_2000Natal tahun 2000 adalah sumber perubahan besar atas pandangan saia atas islam. ketika acara Natal pada tgl 24 Des 2000, depan halaman Gereja di Jalan Otto Iskandardinata, salah satu family saia menemukan sebuah bingkisan depan gereja, lalu bingkisan itu ditaruh di dalam mobil, saia kurang tahu ceritanya bagaimana siapa yang menaruh bingkisan itu di mobil. paman saia lantas pulang ke rumah, dan di tengah jalan bingkisan itu MELEDAK, ayah saia yang ikut mengantar salah satu jasad familiy saia berteriak histeris menghina islam dirumah sakit yang notabene adalah rumah sakit islam, As-Syiffa namanya.
jadi sekarang anda tahu bagaimana perasaan saia?? silahkan anda membuat opini apapun mengenai islam, saia sudah bosan mendengar ocehan kalian.
kira-kira anda tahu kenapa saia menolak islam??
wassalam