Semuanya ini ternyata terungkap saat Muhammad kabur ke Madinah

NoMind wrote:Dengan hasil rampokkan yang banyak, ketenaran dan keberanian Muhammad dan pengikutnya pun semakin meningkat. Dengan uang yang lebih banyak, Muhammad selain bisa menambah isteri juga bisa membeli persenjataan baru sebagai modal untuk perampokkan2 berikutnya. Dari cara hasil rampokkan dan rampasan dibagi-bagikan kepada para pengikutnya, kita bisa melihat bahwa praktek demikian juga umum dilakukan oleh para kepala bajak laut atau godfather untuk menambah semangat para pengikutnya. Dengan kata lain para pengikutnya diberi keleluasaan untuk merampas harta sebanyak2 tentunya dengan imbalan setoran untuk boss, dalam hal in 20% sebagai setoran. Selain itu, wanita cantik2 pegantin baru, mesti disetorkan kepada boss untuk dijadikan isteri atau budak. Hal ini terjadi dengan Safiyyah, Rahyana, dan Juwariyah yang semuanya masih muda2 dan cantik2 untuk dijadikan isteri atau budak seks bagi Muhammad.
Dalam salah satu riwayat hadis juga diceritakan bagaimana rakusnya para pengikut Muhammad dalam suatu pertempuran sehingga ketika melihat para tawanan perang wanita yang lewat, mereka semua dengan mata gelap berteriak "Rampasan Perang", "Rampasan Perang" sambil berlarian untuk mengklaim wanita2 tsb.

Adadeh wrote:Ceritanya betul begitu kok. Safiyah, Rohanah, dan Juwariah itu gadis2 remaja Yahudi yang jadi korban perampokan ganas Muhammad. Suami baru Safiyah yang bernama Kinanah (ketua Yahudi Khaybar) disiksa sampai hampir mati dan akhirnya dipancung. Ayah Safiyah sebelumnya juga dipancung di pasar Medinah bersama 900 Yahudi Qurayza. Safiyah lalu ditiduri oleh Muhammad di malam yang sama dia membunuh suami baru Safiyah.
Juwariyah itu berasal dari suku Yahudi Mustaqqin. Muhammad menyerang suku Yahudi ini, membunuh para pria, dan lalu mengadakan pesta seks, pemerkosaan terhadap kaum wanita Yahudi selama tiga hari berturut-turut.
Semua ini tertulis jelas di Sirat Rasul Allah dan sahih Bukhari, dahlanf. Memang yang belum pernah mendengar akan kaget sekali, tapi hal2 pemerkosaan dan perampokan ini sudah ribuan kali dibahas di FFI. Bosen.

dahlanf wrote:Justru karena saya pernah baca cerita itu, juga dengan hadist yang sama, tapi yang tulis cerita itu orang yang berbeda.
Malah saya pikir, yang diceritakan oleh FFI itu adalah salah satu dari aliran Islam, yakni aliran yang membolehkan pesta seks, memperkosa dan merampok. Saya pikir ada aliran Islam yang seperti itu yang diajarkan di web ini, yang kemudian juga tidak disukai oleh pendiri web ini.
Jika aliran seperti itu ya, tidak ada yang suka. Masalahnya, ada juga aliran, yang membuktikan bahwa Muhammad tidak melakukan pemerkosaan dan sangat melarang pemerkosaan, tidak pernah merampok, dan sangat melarang merampok. Bahkan yang diajarkan adalah memusuhi orang-orang yang suka memperkosa dan merampok.
Dan aliran yang Anda percayai tersebut, termasuk musuh aliran Islam yang saya kenal.
Terima kasih, semoga bisa menjadi masukkan.
Itu hanya pendapat saya, dan pendapat saya belum tentu benar, dan menurut saya, sangat sombong jika ada orang yang mengatakan pendapatnya pasti benar dan tidak mungkin salah.
Adadeh wrote:Yang ditulis di FFI ini berdasarkan apa yang tercantum dalam ahadis Sahih dan Sirat Rasul. Masalahnya, Muslim pada umumnya tidak mampu menilai secara obyektif segala perbuatan kriminal yang dilakukan Muhammad. Tapi ada beberapa Muslim di FFI (seperti Pembawa Pedang, Montir Kepala) ini yang memang sudah mengakui bahwa Muslim berhak menyetubuhi tawanan2 perang wanita secara paksa, karena para wanita itu sudah jadi barang milik Muslim seperti yang tertera dalam Qur'an. Nah, hal ini jelas adalah tindakan perkosaan. Bahkan beberapa hadis menyatakan bahwa Muslim menyetubuhi wanita2 kafir itu di hadapan para suaminya yang kafir. Ini kan jelas bertentangan dengan moral. Tapi Muslim2 seperti Anda tidak bisa melihat ini sebagai hal yang salah.
Adadeh wrote:Terserah Anda jika tidak merasa yakin atas pendapat sendiri. Tapi aku merasa yakin dan benar dengan pendapatku tanpa merasa sombong karena memang begitulah yang tercantum di sumber2 utama Islam. Aku tidak akan menghabiskan waktuku dan waktumu untuk membela pendapatku yang belum kuyakini kebenarannya.

dahlanf wrote:Ya, saya pernah baca Riwayat turunnya ayat AlQuran, salah satunya yang ditulis Imam Jalaludin As-Suyuti, yang mencantumkan hadist dari Abi Sa’id Al Khudri tersebut.
Yang sangat jauh bertentangan adalah kesimpulan yang diambil oleh ulama-ulama yang lurus dengan sebagian kawan yang ada di FFI, ini.
Satu-satunya perbudakan yang diijinkan oleh Islam adalah tawanan perang. Ini, adalah keadilan Allah.
Satu-satunya perbudakan yang diijinkan oleh Islam adalah tawanan perang. Ini, adalah keadilan Allah. Apakah Anda akan membuat aturan bahwa tawanan dari orang kafir di bebaskan saja tanpa syarat sedangkan tawanan dari kaum mukmin pada orang kafir juga diperbudak. Ini dalam kondisi perang saat itu.
Apakah Anda akan membuat aturan bahwa tawanan dari orang kafir di bebaskan saja tanpa syarat sedangkan tawanan dari kaum mukmin pada orang kafir juga diperbudak. Ini dalam kondisi perang saat itu.
Sedangkan kita semua juga tahu bahwa kemudian Islam mengajarkan untuk menghilangkan perbudakan ini secara bertahap. Anda juga pasti tahu, Islam yang kemudian pertama-tama mewujudkan penghapusan perbudakan secara bertahap.
Ayat tersebut (4:14) kemudian disusul dengan turunnya ayat 32-34 surat AnNisa’ ini.
Demikian juga dengan barang jarahan yang didapat dari perang. Apakah Anda akan membuat ajaran bahwa barang milik musuh yang telah kalah dan mati, dibiarkan saja untuk nantinya ditemukan oleh musuh dan digunakan untuk melawan kita, tentu saja pada saat kondisi perang.
Sebenarnya perang memang kejam. Dan umat Islam dan Muhammad saw hanya mengikuti apa yang diperintahkan oleh Tuhan mereka, ArRahim. Harus kejam menghajar musuh dalam perang. Menghajar orang-orang yang membantu musuh. Perang.
Ketaatan itu yang penting dalam menjalankan perintah Al Aliim.
Dan Anda juga tahu kan aturan-aturan Allah yang dalam kondisi damai. Hukuman dan kewajiban yang berhubungan dengan kemasyarakatan sama antara kafir jimmi dengan kaum mukmin.
Kemudian yang sangat jauh berbeda kan, beberapa kawan di sini mengakui ajaran yang kejam dan keras tersebut dalam perang diberlakukan atau diterapkan dalam keadaan damai, sedangkan ajaran yang Anda beritakan tersebut Anda sendiri tidak suka.
Kan sangat jelas kelihatan kalau ajaran yang keras dan kejam tersebut adalah untuk kondisi perang melawan orang-orang yang lalim dan dzalim. Dan juga saya yakin bahwa Anda sebenarnya tahu kalau ajaran untuk menghadapi orang-orang yang tidak dzalim meski dia tidak beriman pada Muhammad dan apa yang telah diterima dari Tuhannya, adalah sangat sejuk dan menolong.
Banyak sekali hadist-hadist yang menggambarkan bagaimana hubungan antara Muhammad saw dan sahabat-sahabatnya dengan Nasrani dan Yahudi di Madinah dan sekitarnya pada saat damai. Sebenarnya Anda juga pernah baca hadis-hadis itu kan, hanya menutupi saja.
Ok, maafkan jika ada perkataan saya yang menyinggung Anda.
Semoga bisa jadi masukkan saja, dalam memberitakan Islam secara lurus dan benar.

dahlanf wrote:Q.60:7. Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
60:8. Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.
Ini ajaran ArRahiim kan?

dahlanf wrote:....
47:3. Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang bathil dan sesungguhnya orang-orang mukmin mengikuti yang haq dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka.
....
Keras/kejam melawan musuh dalam perang hingga perang selesai.
Q.4:89. Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, ....
4:90. kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, ...
An Nisa’ ini Madaniyyah. Kalau saya memusuhi Anda karena Anda bukan Islam tapi Anda tidak memusuhi saya, Allah akan melaknat saya.
4:92. Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Jika Anda tidak memfitnah dan memusuhi saya, bahkan jika pembunuhan terhadap Anda tanpa sengaja, misalnya mobil saya tanpa sengaja menabrak tubuh Anda hingga mati, ada hukumannya.
Q.60:7. Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
60:8. Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.
dahlanf wrote:dahlanf wrote:Q.60:7Ini ajaran ArRahiim kan?
Ini perkataan Muhammad di Mekah ketika dia lemah dan tidak punya kekuatan militer. Tapi begitu kuat secara militer, lain pula yang dikatakannya.
Ketika Muhammad masih di Mekah :
Ber-hati2lah dengan apa yang kau ucapkan di hadapan orang yang tak beriman; bersabarlah terhadap mereka.
73:10
Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik. [3, Mecca ]
Setelah Muhamad di Medina:
2:191
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir. [87, Medina ]
Di Mekah:
Jangan memaksa para kafir.
50:45
Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan Al Quran orang yang takut dengan ancaman-Ku. [34, Mecca ]
Di Medinah:
Perangi kaum kafir yang ada di sekitarmu.
9:123
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa. [113, Medina ]
Sebelum:
Bersabarlah terhadap kaum kafir; Allah akan menghakimi mereka.
10:109
Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya. [51, Mecca ]
Sesudah:
Ketika ada kesempatan, bunuhlah kafir di mana pun kau menjumpai mereka.
9:5
Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. [113, Medina ]
Sebelum:
Berbantahlah dengan lembut dengan kaum Yahudi, Kristen dan para kafir.
16:125
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. [70, Mecca ]
Sesudah:
Bunuh kaum Yahudi dan Kristen jika mereka tidak mau memeluk Islam atau tidak mau bayar pajak Jizya.
9:29
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. [113, Medina ]
Sebelum:
Setiap orang bebas mempraktekan agama apapun yang mereka miliki.
109:6
Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. [18, Mecca ]
Sesudah
Agama apapun yang berbeda dengan Islam tidak dapat diterima.
3:85
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [89, Medina ]
Sebelum:
Muslim harus belajar dari Buku2 kaum Yahudi dan Kristen
10:94
Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.
[51, Mecca ]
Sesudah:
Kaum Yahudi dan Kristen adalah kafir; perangi mereka.
9:30
Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?Jika Anda tidak melarang saya melaksanakan ibadah sesuai keyakinan saya, tidak mengusir saya dari kampung dan negara saya, kata Yang Maha Adil, berarti saya tidak adil jika saya tetap memusuhi Anda.
Itu sih pendapat Anda sendiri, bukan pendapat Allah. Perintah Allah dari dulu sampai detik ini tidak berubah: selama masih ada Fitnah atau Syrik, maka perangilah kafir. Kau pikir mengapa Muhammad melakukan perang terus-menerus selama 10 tahun di Medinah, padahal tiada satu pun suku2 kafir yang menyerangnya terlebih dahulu. Sebaiknya kau baca Sirat Rasul Allah agar aku tidak perlu mengulas semua sejarah Islam bagimu.1)Saya akan memberikan minuman segar jika anda bersilahturahmi ke rumah saya. Silakan.
2)Tapi saya akan berjuang sekuat tenaga untuk mengusir atau bahkan membunuh Anda jika anda datang kerumah saya untuk merampok dan mengusik ketenangan beribadah keluarga saya.
Saya yakin Anda bukan perampok, silakan pilih opsi pertama. Silahkan buktikan.
Tapi tidak usah dijelaskan ya, saya belajar saja dari Anda.Adadeh wrote:1)Saya akan memberikan minuman segar jika anda bersilahturahmi ke rumah saya. Silakan.
2)Tapi saya akan berjuang sekuat tenaga untuk mengusir atau bahkan membunuh Anda jika anda datang kerumah saya untuk merampok dan mengusik ketenangan beribadah keluarga saya.
Saya yakin Anda bukan perampok, silakan pilih opsi pertama. Silahkan buktikan.
Nomer dua itu bukan ajaran Islam, dahlanf. Lihatlah apa yang dilakukan Muhammad. Muhammad datang ke kota Yahudi Medinah. Kaum Yahudi menerimanya, tidak pernah berusaha mengusirnya, merampoknya, lebih2 lagi membunuhnya. Tapi dia lalu mengusir, merampok, dan membunuhi mereka. Kau, sebagai manusia yang bernalar dan bernurani, tentu tidak sanggup melakukan hal itu, tapi nabimu sanggup.

dahlanf wrote:@Adadeh
Terima kasih atas penjelasan Anda yang sangat jelas. ... Tapi saya sangat senang bisa mendapatkan banyak masukkan.
Saya lihat Anda sangat peduli dengan orang lain. Apa sesuai dengan Tujuan FFI? Atau ada hal yang lain?
Jika Anda berkenan saya ingin memulai pertanyaan dengan apa sebenarnya inti ajaran Islam menurut Anda?
Adadeh wrote:
Silakan jika Anda ingin membuat thread baru.

Ya, akan saya perangi dengan pemikiran dan ucapan, paling tidak dengan mendoakan agar Allah membukakan pada mereka jalan yang diridloi-Nya.Adadeh wrote: Apakah bapak sudah membaca tulisan tafsir ayat2 Qur'an oleh ibn jarir dan ibn kathir yang saya kutip di atas?
Kalau sudah, saya ingin tanya pada bapak:
Apakah orang yang menolak masuk Islam wajib Anda perangi?
Adadeh wrote:Apakah kebathilan kafir sehingga Muhammad atau Anda layak memerangi mereka?
Dari luasnya pengetahuan Anda, sebenarnya tentu Anda pernah baca ayat-ayat berikut:Adadeh wrote:Jadi sudah jelas ayat2 di atas tidak ada hubungannya sama sekali dengan yang seperti yang Anda katakan: "Kalau saya memusuhi Anda karena Anda bukan Islam tapi Anda tidak memusuhi saya, Allah akan melaknat saya."
Adadeh wrote:Sebaliknya, tiada satu pun ayat Qur'an yang mengatakan bahwa menindas, memerangi, memusuhi kafir adalah perbuata dzolim.
Salah satu contoh keadilan aturan AlHakiim pada orang mukmin dan kafir dimmi (dalam ayat tersebut menggunakan istilah qoumim bainakum wabainahum miisyaaq), jika kita membunuh tanpa sengaja hukumannya adalah membayar denda yang diserahkan kepada keluarganya dan memerdekakan budak. Jika membunuhnya dengan sengaja hukumannya ya Jahanam (Q.4:93).dahlanf wrote:4:92. Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Jika Anda tidak memfitnah dan memusuhi saya, bahkan jika pembunuhan terhadap Anda tanpa sengaja, misalnya mobil saya tanpa sengaja menabrak tubuh Anda hingga mati, ada hukumannya.
Itu jika muslimnya telah berubah menjadi zalim dan kafir, yang dalam hal ini (tenang-tenang aja) juga termasuk orang-orang yang patut diperangi. Sekali lagi diperangi berarti berusaha untuk merubah orang itu dengan kekuasaan, ucapan, atau mendoakan, untuk kembali bertakwa pada AlAliim.Adadeh wrote:Lihat lagi isi ayat di atas: jika Muslim membunuh kafir, maka Muslim itu tidka perlu dihukum mati. Kalau tidak punya duit, dia hanya perlu puasa dua hari agar dosanya diampuni. Itu juga kalau kafirnya punya perjanjian damai dengan Muslim. Kalau tidak punya seeh... ya tenang2 aja Muslimnya, sebab tidak dianggap dosa oleh Allah. Gampang sekali.
Berdasar syariah, jika terbukti tanpa sengaja sama dengan hukum di negara kita, yakni berdasar kerelaan keluarga korban, yakni membayarkan denda ke ahli waris korban, dan karena sudah tidak ada budak berarti bayar denda ke pemerintah, atau kerja sosial.Adadeh wrote:Jika Anda tidak memfitnah dan memusuhi saya, bahkan jika pembunuhan terhadap Anda tanpa sengaja, misalnya mobil saya tanpa sengaja menabrak tubuh Anda hingga mati, ada hukumannya.
Apa hukumannya menurut Sharia? Cuman puasa dua hari saja bukan? Gampang nian. Lebih berat hukuman kafir buatan Pemerintah RI dong.
Adadeh wrote:Ini salah satu ayat2 Mekah yang sudah dibatalkan ayat Medinah 9:5. Tiada lagi kasih sayang atau perdamaian dengan kafir. Ayat 9:5 memberi ijin bagi Muslim untuk memerangi kafir yang menolak Islam. Bukankah selama ada kafir akan selalu ada syrik atau fitnah (menyembah yang lain selain Allah)?
8:39
Dan perangilah mereka sampai tiada fitnah (menyembah yang lain selain Allah), dan agama (ibadah) hanyalah bagi Allah saja.
Saya tidak setuju dengan pengeboman yang membabi buta karena peringatan AllahAdadeh wrote:Mungkin sekarang Anda perlu bertanya mengapa terdapat banyak sekali organisasi2 teroris Islam di dunia? Mengapa begitu ada Islam, selalu ada peperangan, penindasan terhadap minoritas, pengeboman, penuntutan diterapkannya Syariah, dll.

ayat berikutnya 192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sangat jelasAdadeh wrote:Setelah Muhamad di Medina:
2:191
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir. [87, Medina ]
Itulah ujian Allah bagi ketaatan umat Islam. Dan batu ujian bagi orang-orang munafik seperti dijelaskan pada ayat-ayat berikutnya hingga akhir surah:Adadeh wrote:Di Medinah:
Perangi kaum kafir yang ada di sekitarmu.
9:123
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa. [113, Medina ]
Ayat berikutnya, 9:6. “Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui.”Adadeh wrote:Sesudah:
Ketika ada kesempatan, bunuhlah kafir di mana pun kau menjumpai mereka.
9:5
Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. [113, Medina ]
Bukan hanya para Muslima saja yang harus tunduk pada memerintah syariah, tapi juga semua penduduknya.Adadeh wrote:Sesudah:
Bunuh kaum Yahudi dan Kristen jika mereka tidak mau memeluk Islam atau tidak mau bayar pajak Jizya.
9:29
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. [113, Medina ]
Sudah sangat jelas.Adadeh wrote:109:6
Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. [18, Mecca ]
Sesudah
Agama apapun yang berbeda dengan Islam tidak dapat diterima.
3:85
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [89, Medina ]
Adadeh wrote:Sebelum:
Muslim harus belajar dari Buku2 kaum Yahudi dan Kristen
10:94
Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.
[51, Mecca ]
Adadeh wrote:Sesudah:
Kaum Yahudi dan Kristen adalah kafir; perangi mereka.
9:30
Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?
Muhammad melaksanakan perintah Allah, Tuhan yang Maha Mengetahui. Untuk mengajak semua bangsa kembali beriman dan bertakwa kepada ArRohman. Dengan bimbingan, ucapan, pemikiran, kekuatan, dan doa demi mengharapkan ridlo Allah.Adadeh wrote:selama masih ada Fitnah atau Syrik, maka perangilah kafir. Kau pikir mengapa Muhammad melakukan perang terus-menerus selama 10 tahun di Medinah, padahal tiada satu pun suku2 kafir yang menyerangnya terlebih dahulu.
Banyak Yahudi yang menjadi sahabat nabi. Sebagian dari mereka yang telah merencanakan pembunuhan pada Rasulullah saw diusir, kalau tidak mau dibunuh. Padahal sebelumnya telah melakukan perjanjian damai, untuk saling melindungi dan membangun Medinah. Sebenarnya Adadeh sudah tahu kan?Adadeh wrote:Muhammad datang ke kota Yahudi Medinah. Kaum Yahudi menerimanya, tidak pernah berusaha mengusirnya, merampoknya, lebih2 lagi membunuhnya. Tapi dia lalu mengusir, merampok, dan membunuhi mereka.

Return to Ruang Debat Terbatas
Users browsing this forum: No registered users