by hambrah » Thu Dec 13, 2007 2:17 pm
Berikut ini kasus kemudharatan akibat melakukan praktik poligami menimpa tokoh politik Indonesia, Zainal Maarif, mantan wakil ketua DPR RI.
Zainal Maarif seolah-olah mengekor jejak Aa Gym yang lebih dulu berpoligami, disaat euforia berpoligami ria sedang nge-trend dilakukan para tokoh dan masyarakat muslim di Indonesia pada waktu itu.
Dengan sensasi bangga Zainal Maarif berpoligami, sehingga menambah ramai suasana kontroversial berpoligami yang pada waktu itu masyarakat Indonesia sedang terhenyak poligami dilakukan oleh tokoh Islam terkenal si AaGym.
Akhir perjalanan karir sang wakil ketua DPR RI Zainal Maarif tragis, beliau di-recall, juga karirnya di partainya terhenti.
Seolah-olah dari semua nasib buruk yang menimpa para tokoh pelaku poligami itu sebut AaGym, Puspo, Bambang Trihatmojo, Zainal Maarif, juga Yusril Ihza M memberikan pelajaran kepada masyarakat Indonesia akibat buruk dari kawin lagi (berpoligami), pelaku dirundung nasib sial.
===============================================
Inilah nasib terakhir pelaku poligami
Nasib Zaenal Maarif ditarik dari Wakil Ketua DPR RI dan anggota DPR RI oleh DPP PBR
JAKARTA, (PR).-
Meski Wakil Ketua DPR RI Zaenal Ma'arif telah ditarik secara resmi baik sebagai Wakil Ketua DPR RI maupun anggota DPR RI oleh DPP PBR, proses penarikan itu masih menjadi polemik di DPR RI. Zaenal sendiri menilai, tidak sah dan cacat hukum recall terhadap dirinya karena alasannya hanya poligami. DPR kini masih akan mengkaji secara hukum terhadap proses penarikan Zaenal.
"Pimpinan DPR telah meminta kepada Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR untuk membuat legal opinion. Langkah ini diambil bukan untuk mengulur-ulur waktu karena seluruh keputusan memang harus didasarkan pada hukum. Makanya, kita minta disusun draf legal opinion, terkait recalling Zaenal oleh PBR," kata Wakil Ketua DPR RI A. Muhaimin Iskandar, usai rapat pimpinan DPR di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Selasa (9/1).
Muhaimin mengaku belum menerima surat recalling Zaenal Ma'arif dari DPP PBR. Oleh karena itu, yang dibahas dalam rapim masih seputar penarikan Zaenal sebagai Wakil Ketua DPR RI. Wakil Ketua DPR RI Soetardjo Soerjogoeritno sendiri tidak hadir karena sakit.
Tak gentar
Sementara itu, Zaenal Ma'arif mengaku tidak gentar dengan recalling PBR dan dirinya tetap akan menjalankan tugas-tugas pimpinan DPR, sebagaimana biasanya sampai ada keputusan resmi dari DPR RI bukan dari PBR karena dirinya dulu dipilih oleh koalisi kebangsaan. "Pemecatannya justru cacat hukum dan tidak sah. Kalaupun merujuk pada AD/ART PBR, pemecatan harus mendapat persetujuan dari ketua dewan syuro yang sah, yakni K.H. Zainuddin M.Z., dan tidak ada larangan poligami," kata Zaenal.
Oleh karena itu, kalau PBR tetap memecat dirinya tanpa persetujuan Dewan Syuro PBR, DPP telah melakukan tindakan yang tidak sesuai aturan. Jangan-jangan SK recalling ditandangani ketika Ketua Umum PBR-nya sedang mabuk. "Kalau sehabis minum bir, terus menandatangani SK, itu kan dipertanyakan. Saya sendiri akan mundur kalau proses recalling sesuai aturan, tatib, dan UU Susduk DPR," ujarnya.
Zaenal mengaku belum menerima surat recalling sebagai anggota DPR RI tersebut. Tetapi, kalau benar-benar ada recalling dari DPR, ia mengancam akan menggugat Ketua Umum PBR Bursah Zarnubi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dengan begitu, Zaenal Ma'arif mengadukan PBR kepada pimpinan DPR RI, Badan Kehormatan DPR, Pimpinan Fraksi DPR, ormas-ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, MUI, FPI, DDII, Hizbut Tahrir Indonesia, FUI, Forum Betawi Rempug (FBR), Majelis Taklim, H. Ketua Umum DPP PPP (Hamzah Haz), Ketua Umum DPP PBB, Presiden PKS, K.H. Syukri Zarkasi (Gontor), K.H. Zainuddin M.Z., K.H. Abdullah Gymnastiar, K.H. Muhammad Arifin Ilham, dan Ustaz Jefri Al-Buchori. (A-109)***
================================================
Kesialan berawal dari perbuatan sang wakil ketua DPR Zainal Maarif beberapa bulan sebelumnya melakukan poligami, seperti cuplikan berita di bawah ini:
================================================
Ikuti Jejak Aa Gym: Wakil Ketua DPR RI Kawin Lagi
SENAYAN, WARTA KOTA- Setelah dai kondang KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym memutuskan untuk poligami, kini Wakil Ketua DPR RI Zainal Maarif (51 tahun) berencana menikah lagi dengan seorang janda beranak tiga. Hal itu diungkapkan Zainal Maarif di Gedung DPR/MPR Jakarta, Kamis (21/12). Zainal telah menyampaikan pemberitahuan kepada pimpinan DPR RI lainnya bahwa akad nikah dilaksanakan hari ini, 22 Desember 2006. Perkenalannya dengan calon isteri keduanya itu berlangsung di Bandar Udara Soekarno-Hatta, tiga bulan lalu.
Keputusan untuk berpoligami yang ditetapkan Zainal Maarif ini menambah daftar para pejabat yang berpoligami. Sebelumnya Mensesneg Yusril Ihza Mahendra menikah lagi setelah menceraikan istri pertamanya. Kemudian Wakil Ketua MPR AM Fatwa yang telah melakukan akad nikah dengan istri keduanya seorang janda beberapa hari lalu.
Istri kedua Zainal Maarif ini adalah perempuan berusia 48 tahun dan berstatus janda beranak tiga. Zainal mengaku sungkan menjelaskan kebenaran rencana perkawinan keduanya itu. Namun akhirnya mau menjelaskan agar tidak menimbulkan fitnah. "Memang benar saya akan nikah besok Jumat (hari ini) di Jakarta," kata Zainal.
Namun dia tidak mau menyebutkan tempat akad nikah dengan alasan sang calon istri yang berinisial MD itu keberatan diketahui wartawan. "Saya hanya mengundang beberapa teman dekat saja. Jadi acara akad nikahnya tidak ramai-ramai," katanya.
Ketika ditanya alasan berpoligami, Zainal secara diplomatis mengatakan dalam Islam hal itu diperbolehkan bahkan sampai sampai 4 orang. Dia lalu menyebut Nabi Sulaiman beristri 1.000 dan Nabi Daud punya 200 istri. "Tapi, kalau di Islam cukup empat saja," kata Zainal yang telah punya tiga putra itu dari perkawinannya dengan istri pertama.
Ditanya sosok calon istrinya itu, Zainal menyebutkan MD adalah orang Betawi berprofesi sebagai guru SD di Jakarta. "Jadi bukan model atau selebritis, tapi guru sekolah dasar," katanya. Menurut Zainal pertemuannya dengan MD berlangsung di Bandara Soekarno Hatta saat dia akan pulang ke Solo, sekitar 3 bulan lalu. Dari pembicaraan dan tegur sapa itulah Zaenal tertarik pada MD.
Lalu bagaimana sikap istri pertamanya, apakah juga ikhlas seperti yang dicontohkan istri pertama AA Gym, Teh Ninih? Zaenal tidak mau mengungkapkannya. Dia justru minta wartawan menghubungi anak keduanya Ahmad Faisal. "Anak saya ini sudah ditunjuk ibunya sebagai juru bicara. Jadi silakan ditanya sama dia," kata Zaenal sambil memberi nomor telepon Ahmad Faisal.
Selanjutnya, usai akad nikah, Zainal Maarif langsung melaksanakan Ibadah Haji, sekaligus sebagai Ketua Pemantau Tim Haji DPR pada 23 Desember 2006. Mengenai bulan madu politisi Partai Bintang Reformasi (PBR) ini mengatakan, "Wong, sudah tua kok bulan madu segala". (Ant/wip)
Sumber: Warta Kota
Last edited by
hambrah on Thu Dec 13, 2007 3:22 pm, edited 2 times in total.