. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

DAFTAR MURTAD YG DIBUNUH/DITEKAN diseantero DUNIA

Murtad: mereka yg meninggalkan Islam. Apa hukumannya & bgm penerapannya di negara2 Islam ?

Muslim yg menyiksa/membunuh murtad :

salah tafsir ajarannya, atau
4
4%
mengamalkan ajarannya ?
103
96%
 
Total votes : 107

Postby ali5196 » Sun Dec 17, 2006 11:12 pm

MESIR : mahasiswa Universitas AL AZHAR, Abdel Karim :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1942

Lihat juga Tokoh2 Muslim Timur Tengah yg MURTAD :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1505

Langsung ke RUANG PENGAKUAN DAN KESAKSIAN http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... m.php?f=61
utk lihat :
Tokoh Islam INDONESIA, MALAYSIA MURTAD
Tokoh2 Islam Timur Tengah MURTAD**
Tokoh2 Murtad2 INDIA & PAKISTAN yg tantang Islam
Tokoh2 Islam AFRIKA MURTAD
Tokoh Islam TURKI MURTAD**
Tokoh2 Wanita yg MURTAD**
Tokoh Islam IRAN MURTAD**
Tokoh2 Muslim AS MURTAD**
Last edited by ali5196 on Mon Oct 22, 2007 6:34 am, edited 6 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Dec 21, 2006 5:15 pm

http://www.spcm.org/Journal/spip.php?article4780

Islamic Extremist Threatens Christian Convert in India
Caller identifies himself as ‘terrorist,’ tells pastor to ‘start counting your days.’

NEW DELHI, December 18 (Compass Direct News) – A caller identifying himself as an Islamic terrorist has threatened to kill a Christian convert from Islam in the southern state of Kerala.

Pastor Paul Ciniraj Mohammed, head of Salem Voice Ministries (SVM) in Kottayam district, has already survived one suspected murder attempt.

The extremist phoned Ciniraj on Thursday (December 14) and told him to “start counting your days, as we will kill you in a few days’ time.”

“He spoke to me in a very loud voice and said he was from an Islamist terrorist group,” Ciniraj told Compass.

Ciniraj took the threat seriously because the caller also mentioned Bashir Tantray, a 50-year-old engineer and volunteer with several Christian organizations who was killed, reportedly by Islamic militants, on a busy road in Barmullah district in the troubled state of Jammu and Kashmir on November 21. (See Compass Direct News, “Militants Kill Prominent Christian Worker in India,” November 21.)

“Our local newspapers did not report on Tantray’s killing, so nobody – even most Christians – knows about it here,” Ciniraj explained. “This means the caller could actually be from the group that killed Tantray.”

Assaults Countrywide

Nationwide, the All India Christian Council reported on December 12 that at least 16 confirmed incidents of Christian persecution took place in November.

Of the 16 incidents, seven took place in the southern state of Andhra Pradesh and two in Karnataka, another southern state. Two incidents were confirmed in northern Jammu and Kashmir state, and at least one incident was confirmed in Gujarat (west India), Bihar and Assam (east India), Rajasthan and Madhya Pradesh (north India).
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Dec 21, 2006 7:04 pm

IRAN : 14 muslim murtad ditahan

http://westernstandard.blogs.com/shotgu ... conve.html

Sunday, December 17, 2006
Christian converts detained in Iran

According to confirmed reports from inside of Iran, 14 ex-muslims who converted to christianity were arrested a week ago in cities of Karaj, Tehran and Rasht.

Reports from US backed RadioFarda.com tell us that these new christians were trying to hold religious gathering to celebrate christmas and they are charged with converting from Islam to christianity and according the sharia law, the penalty for such act is death.

Their bibles, religious books & symbols, CDs and other personal stuff were seized by the authorities.

The families of these detainees staged a rally in front of the judicial ministry but their peaceful gathering was met with brutal actions of the ministry of intelligence agents.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Dec 21, 2006 10:46 pm

MESIR : Sheik yg dipenjara karena Murtad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=6741
http://www.compassdirect.org/en/display ... =long&lang =en&idelement=4596

October 18, 2006
MESIR : MUSLIM YG MENINGGALKAN ISLAM DIPENJARA

October 18 (Compass Direct News) – Seorang sheikh yg dipenjara selama 18 bulan menyatakan dari selnya bahwa ia ditahan karena tuduhan 'menghujat Islam' karena murtad dan masuk Kristen.

Intel Mesir mentransfer Bahaa el-Din Ahmed Hussein el-Akkad, 57, ke penjara gurun pasir, Wadi el-Natroun bulan lalu. Ia mengatakan, ia akan disekap disana tanpa batas waktu kecuali ia bersedia memata2i murtad2 Muslim lain yg masuk Kristen.

Menurut pengacara penjara Kairo, Athanasius William, kliennya dipenjara di penjara gurun pasir “hanya karena ia memilih agama lain, Kristen.”

El-Akkad dipenjara tanpa tuduhan selama lebih dari satu tahun setelah Intel menahannya di Kairo tgl April 6, 2005.

Walau terus diinterogasi, mantan Muslim itu tidak pernah diberitahu apa sebenarnya tuduhan yg dijatuhkan terhdpnya, tetapi rekan2 sepenjaranya mengatakan bahwa ia ganti agama dan membaptis orang
shg mengakibatkannya dipukuli sampai babak belur oleh sesama tawanan.

Setelah pengadilan memerintahkan pembebasannya, pihak intel tidak mengacuhkan keputusan itu. Malah mereka memindahkannya ke penjara di gurun pasir.

Dlm sejumlah tulisan tangannya yg diselundupkan dari penjara beberapa bulan ini, ia mengatakan bahwa ia memilih agama Kristen setelah bertahun2 mempelajari Islam.

Selama lebih dari 20 tahun, mantan sheikh ini adalah anggota kelompok Islam fundamentalis, Tabligh dan Da’wah, yg secara aktif membujuk non-Muslim masuk Islam tetapi menolak kekerasan. Ia memimpin mesjid di Al-Haram, di kawasan Giza dekat Kairo. Th 1994 ia menerbitkan buku,
Islam: the Religion, buku berisi 500 halaman yg mengulas Islam.

Tetapi ia semakin kecewa dgn Islam dan 5 tahun lalu ia mulai mencari versi Tuhan yg bisa dikenalinya secara pribadi. Baru pd bulan Januari 2005 ia mulai mempelajari Injil secara intensif dan dlm beberapa minggu ia MURTAD TOTAL !

“Ini bukti bagi semua Muslim,” tulis El-Akkad, “bahwa orang yg mempelajari kedua agama dari perspektif serius dan obyektif akan memilih pendekatan cara Kristen.”

Tetapi dua bulan kemudian, kemurtadan El-Akkad membuat marah intel dan ia dijemput dari kantornya.

Walau kaum Kristen Mesir bebas memeluk Islam, warga Muslim TIDAK BOLEH mengganti identitas agama mereka. Mereka yg murtad akan ditangkap intel dan dituduh menghujat Islam atau mengancam kemanan nasional.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Feb 01, 2007 5:33 pm

ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sat Feb 03, 2007 6:59 pm

Ternyata di Indonesia membuat Muslim jadi murtad, dihukum nih ye !

dari sapujagad :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=8665


saya juga punya teman seorang bekas muslim yang kini jadi penginjil ...

Dia pernah dipenjara, karena menyebabkan seorang haji (2 x naik haji) menjadi percaya pada YESUS, tetapi 2 bulan dikeluarkan dari penjara, karena di penjara dia 'berhasil' membuat 4 orang napi bertobat, menjadi percaya pada Yesus.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Feb 08, 2007 5:24 am

http://www.int.iol.co.za/index.php?set_ ... 540817M622
December 13 2006 at 09:57AM
By Sammy Ketz

MAROKO : MURTAD DIAM2

Rabat - Mereka memiliki nama2 Islam spt Mohamed atau Ali, tetapi setiap Minggu, murtad2 Islam ini dgn diam2 masuk 'gereja', mencoba menghindari jeratan militan Islam dan mata curiga polisi.

"Kami berjumlah sekitar 1000 dan tersebar diantara 50 gereja2 diseantero negeri," tutur Abdelhalim (nama samaran), yg mengkoordinasi kelompok2 protestan evangelis di Maroko.

"Kami di-tolerir, namun tidak diakui oleh negara, dan demi keamanan, kami harus beroperasi secara rahasia," kata lelaki berusia 57 thn itu.

"Begitu sebuah gereja memiliki 20 pengikut, maka gereja itu harus dibagi dua," kata Abdelhalim, dokter yg masuk Kristen 16 tahun lalu saat ia hidup di luar negeri.

Islam adalah agama negara Maroko, negara berpenduduk 30 juta dan hanya mencatat 5.000 Yahudi dan 1.000 Kristen. Walau murtad tidak dihukum, menyebarkan agama lain selain Islam dilarang dibawah UU negara.

Sementara gereja2 resmi spt Catholic, Orthodox dan Protestant diakui, mereka hanya terdiri dari orang2 asing yg hidup disana. Warga2 Maroko asli yg Kristen2 tidak memiliki hak utk berdoa di gereja2 ini.

Namun kata Abdelhalim, ketika ia kembali ke negaranya, 7 tahun lalu, ia tercengang dgn meningkatnya jumlah pengikut Kristen.

"Pada permulaan thn 1990an, kami hanya berjumlah 400-an. Kini kami sebanyak lebih dari 1.000 (yg ketahuan)," katanya.

Agama Kristen sudah ada di Afrika Utara sejak abad 3M, namun Islam mengganti agama mereka di abad ke 7.

"TV dan internet adalah metoda efisien menyebar agama selain Islam. Kami menjadi Kristen lewat kanal Al Hayat," kata pria berusia 30 thn yg memakai nama samaran Youssef.

"Bagi kami, Islam dianggap sbg kekangan sosial, bukan sbg kepercayan sebenarnya, dan Kristen adalah agama toleransi dan cinta kasih," kata businessman yg murtad pada usia 19 dan kemudian disusul oleh seluruh keluarganya itu.

Namun di mata negara, mereka tetap Muslim.

"Secara resmi, putera saya dan saya sendiri masih Muslim," kata Abdelhalim. "Kami mengadakan upacara perkawinan ala Kristen tetapi ini tidak diakui oleh negara. Kami harus menikah sesuai dgn Shariah. Kalau kami tidak melakukannya, kami bisa dituduh BERZINAH."

Sama juga dgn upacara penguburan nanti. "Saya tidak dapat dikubur di kuburan Kristen, hanya di kuburan Muslim," katanya.

Jack Wald, 55, pastor AS dari the Rabat International Church - salah satu gereja "resmi" - yg tinggal di Maroko sejak th 2000 juga menyebut keterlibatan peran teknologi.

Ini berarti bahwa "tidak ada negara ataupun agama yg bisa mengisolasi diri dari sisa dunia. Ini terjadi di Eropa TImur, Cina & Korea Utara. Juga di negara2 Muslim," katanya.

"Radio, TV dan Internet membuka pintu bagi orang utk mendengarkan pesan yg berbeda dari pesan Jumatan imam."

Youssef memperkirakan 60 % murtad Maroko adalah karena teman, 30% karena TV atau internet dan 10% karena misionaris.

Tiga kanal2 satelit evangelis Kristian ditayangkan di Maroko dlm bahasa Arab dan memberikan kesaksian, doa dan nyanyian: Al Hayat dan Saturday 7 dari Cyprus, dan Miracle dari Canada.

Kerahasiaan merupakan resep2 keluarga2 Kristen Maroko, dgn kebanyakan misa/doa dilakukan di rumah2, menghindari diri dari kecurigaan tetangga Muslim.

"Kami harus hati2 karena Muslim tidak dapat mengerti bgm kami bisa menjadi Arab tanpa menjadi Muslim. Bahaya terbesar adalah kalau kita lengah," kata Abdelhalim.

Karena kalau ketahuan mereka mencoba mengajak orang keluar dari Islam, mereka akan kena Hukum Pidana pasal 220, yg akan melemparkan mereka dlm penjara antara 6 bulan sampai 3 tahun.

"Saya lusinan kali dipanggil ke kantor polisi," kata Youssef. Namun paling tidak, Maroko masih dianggap lebih toleran dari negara2 Muslim lain, karena raja mereka, King Mohammed VI, cukup modern. Ia memerangi kemiskinan dan mendorong reformasi terhdp hak2 wanita dan jago mencekik ekstrimisme Islam di kerajaannya.

Namun Radouan Benchekroun, presiden dewan pakar Muslim di Casablanca tidak se-toleran sang raja. "Meninggalkan Islam adalah dosa terbesar yg bisa dilakukan seorang Muslim," katanya.

Konversi2 ke Kristen ini "tidak diterima penduduk," demikian Lahcen Daoudi, wakil dari Partai Keadilan dan Pembangunan Islam.

"Selama ini masih pada tingkat individu, kami tidak terlalu peduli. Masalahnya adalah pada tingkat sosial. Begitu ada aksi penyebaran agama selain islam, atau siswa maupun guru datang ke sekolah mengenakan SALIB, ini tidak akan kami tolerir," kata Daoudi. - Sapa-AFP
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Feb 22, 2007 4:57 pm

with thanks to Adadeh
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=11301

ANCAMAN MATI BAGI MURTAD JERMAN

Image
Mina Ahadi, pendiri gerakan bekas-Muslim di Jerman (Zentralrat der Ex-Muslime).

Organisasi murtadin ini didirikan sebulan yang lalu. Minggu depan anggota organisasi ini akan mengumumkan dengan terbuka bahwa mereka sudah murtad.

Seperti biasaaaaa laaaah.... si Mina langsung aja dapet jibunan ancaman bunuh/mati dari para Muslim lainnya. Gue bahkan heran kalo ancaman kayak gini kagak nongol. Sekarang Mina harus terus dikawal polisi. Kasihan engkau, Mina, tapi orang waras mana yang sudi dikadalin si Mamat.

-------------------------------
PERLINDUNGAN PLOKIS
Vorkämpfer for Islam withdrawals with death threaths
Oleh Anna Reimann

Para Muslim dilarang meninggalkan Islam. Karena UU negara seperti ini, Mina Ahadi meninggalkan Iran dan membentuk "Konsul Pusat Ex-Muslim". Para anggota kelompok ini diancam pihak Muslim sehingga harus dilindungi plokis.

Berlin - Jika seorang Muslim yang tinggal di negara Islam meninggalkan agamanya, maka jiwanya terancam hukuman mati. Di Iran, Saudi Arabia, Afghanistan, Pakistan, Sudan dan Mauritania yang menerapkan hukum Sharia, murtadin dihukum mati. Di negara lain, murtadin tidak dihukum oleh pengadilan Islam, tapi ditinggalkan sanak keluarga, teman2, dan kehilangan status dan dukungan sosial.

Bahkan di Eropa pun, para Muslim tidak boleh meninggalkan Islam. Hal seperti ini sudah jadi rahasia umum, begitu pula pelaksanaan hukuman bagi mereka yang berani murtad. Ini pula yang dialami Mina Ahadi ketika hidup di Jerman. Dia mendirikan badan perkumpulan murtadin yang beranggota kira2 40 orang bekas Muslim agar tidak mengalami tekanan dan pengasingan. Sekarang organisasi ini di bawah perlindungan polisi.

Sejak awal berdirinya organisasi ini, mereka sudah diteror, demikian keterangan dari Ahadi. Lewat Internet, anggota2 mereka diancam hukuman mati: tidak dibutuhkan fatwa segala macam untuk menentang Konsul Pusat yang diketuai Ahadi. Cukup baca aturan dalam Qur'an saja dan Hukum Sharia terhadap murtadin adalah hukuman mati.

Seminggu yang lalu, polisi menemui Ahadi. Dia sekarang dilindungi polisi, sama seperti tokoh politik partai Hijau yang bernama Ekin Deligöz yang baru2 ini meminta Muslim yang tinggal di Jerman pakai turban dan ini membuat marah para Muslim.

"Saya Mengharapkan Damai"

Ancaman2 yang datang menunjukkan betapa tabunya keputusan murtad dalam Islam dan ancaman ini juga membuat para anggota Konsul semakin berani. Dalam waktu tepat seminggu lagi, anggota2 Konsul berencana memperkenalkan diri sendiri di muka umum untuk pertama kalinya dalam sebuah jumpa pers dan mengakui secara umum bahwa mereka telah meninggalkan islam dengan foto dan slogan "Kami Udah Murtad".

Ahadi berkata bahwa dia dulu tidak punya pilihan karena lahir sebagai Muslimah. Konsul Pusat Eks-Muslim berencana menolong para wanita yang tertindas (Islam). Warga Muslim sekuler yang tinggal di Jerman juga harus dilindungi. "Kami ingin agar masyarakat hidup bersama rukun dan damai. Aku mengharapkan perdamaian."

Organisasi Ahadi ini mengambil nama yang mirip dengan badan organisasi Islam di Cologne, yakni Konsul Pusat Muslim (KPM). Ketua KPM yang bernama Ayyub Axel berkata bahwa dia benar2 tidak mengerti motivasi Ahadi. Tapi katanya, di negara ini setiap orang punya hak untuk mendirikan organisasi apapun.

Wakil Ketua Konsul Eks-Muslim adalah Arzu Toker yang berasal dari Turki dan bekas anggota konsul WDR. Beberapa anggota mencoba berhubungan dengan anggota partai2 komunis di Iran dan Irak.

Ahadi berkata bahwa organisasinya juga akan membahas hal murtad dalam dunia Arab. ....
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Mar 05, 2007 2:20 pm

http://www.opendoorsuk.org.uk/news/news ... 001855.php

IRAQ – Murtad 14 thn dituduh membunuh pamannya
02/03/07

Kurdish MBB to appeal five-year sentence
Image
Asya ("Maria") Muhammad

IRAK UTARA :
Seorang remaja Muslim yg masuk Kristen telah dijatuhi hukuman penjara 5 tahun karena menusuk mati pamannya (Muslim) karena sang paman memukuli dan menendang dirinya, ibunya dan adik laki2nya, secara bertubi2 karena sang gadis telah masuk Kristen.

Hakim Satar Sofe menghukum Asya Ahmad Muhammad, 14 th, pd tgl, 7 February.

Pengacaranya mengatakan, ia bermaksud membela dirinya dan keluarganya, bukan membunuh pamannya.

...
Nasibnya di penjara akan semakin mengenaskan karena belum bisa dipastikan apakah ia akan diijinkan melanjutkan pendidikan di sekolah penjara yg kesemuanya dihadiri lelaki.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Mar 12, 2007 4:21 pm

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... &start=200

IRAN : EMPAT IMAM DIPERKIRAKAN MENINGGALKAN ISLAM
By Mark Ellis

TULSA, OKLAHOMA — Salah seorang pemimpin Islam top di Iran MURTAD dan meninggalkan negara itu setelah menerima ancaman mati dan penjara, demikian menurut pastor Iran yg tinggal di AS.

Sang imam menonton program satelit TBN Nejat TV (www.nejattv.org), menurut Reza Safa, pendiri dan presiden 'Harvesters World Outreach'. TBN Nejat TV adalah network Kristen pertama dlm bahasa Persia, menyiarkan 24/7 ke Iran dan negara2 TimTeng lainnya.

Sang imam menelpon seorang penasehat TV tsb dan berdoa utk masuk Kristen. “Ia ternyata nonton program kami selama dua tahun.

“Ini bukan sembarang orang, ia tahu ayat2 Quran luar dalam,” katanya, “Namun setelah nonton acara kami, timbul keraguan dlm hatinya ttg Islam.” Ia sempat dipenjara selama 9 bulan setelah ia mempertanyakan kebiadaban Islam radikal. Setelah ia dipenjara, ia menerima ancaman mati dan lalu minta suaka keluar negeri.

Sejumlah pembesar agama Islam juga akan menyusul. “Saya kenal paling tidak 4 imam yg berada dlm kondisi yg sama dan ingin meninggalkan Iran,” kata Safa.

Sang imam yg lari keluar negeri tadinya gajinya cukup tinggi dan ia mendapatkan mendapatkan status pengungsi (miskin) di negara asing.

“Tuhan sedang menggoyahkan fondasi Islam di Iran,” kata Safa.

FFI menunggu pemberian NAMA sang imam itu.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Mar 12, 2007 4:23 pm

http://www.zeenews.com/znnew/articles.a ... 75&sid=ZNS

BAHKAN DI PERANCIS : MURTAD DIMUSUHI

Muslims converts face ostracism in France

Muslims are converting to Christianity in their thousands in France but face exclusion from their families and even death threats.

Most Muslims hide their conversion and Protestant ministers do their utmost to protect new converts. It is estimated that every year in the world some six million Muslims convert to Christianity.

Around 15,000 Muslims each year are converting to Christianity - around 10,000 to Catholicism and 5,000 to Protestantism.

Pastor Schluster knows what a real taboo conversion is in the Arab world. His job is to support converts by meeting them to reassure them and help them face the isolation from their families.

Pastor Antoine Schluster, official representative of Protestant Federation for New Convert Immigrants, said "True, a conversion is not easy for the Muslims whether they are practising or not. Simply because Islam influences their daily life. And therefore they immediately have a sense of betrayal."
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Mar 15, 2007 7:02 pm

Lihat juga cerita2 penindasan murtad di :

Orang2 yg Ditentang Islam karena Berani Bicara (Resource Centre khusus utk Islam)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=5534

Daftar Tokoh2 Muslim penting yg Murtad (Ruang Pengakuan & Kesaksian)
sorry komputer gua lagi ngadat ... nggak bisa kasih link.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Mar 15, 2007 7:08 pm

UK : KELUARGA2 EX MUSLIM DITEROR MUSLIM

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=2019

Ini artikel yg sudah dimuat dalam Old Forum, tetapi teman kita, CURIOUS, berbaik hati menerjemahkannya. Lumayan deh, buat mengingatkan kita kembali akan sebuah kasus high-profile di Inggris dan yg masih juga menimpa banyak murtad dari Islam disana.

http://www.timesonline.co.uk/article/0, ... _1,00.html
The Times
February 05, 2005

Muslim murtad dibuang keluarga – diancam agama dan keluarga
OLEH ANTHONY BROWNE
Sementara orang Kristen yang pindah masuk Islam digembar-gemborkan dan dirayakan, 200.000 Muslim yang murtad terancam penghinaan, kekejaman dan bahkan pembunuhan.

Batu bata yang pertama dilemparkan melalui jendela rumahnya pada pk 1 pagi, membangunkan dan membuat takut Nissar Hussein, istrinya dan kelima anaknya . Batu bata kedua menghantam jendela mobilnya.

Kejadian macam ini mengagetkan tapi tidak lagi mengherankan. Minggu sebelumnya, jendela rumah mereka di Bradford sudah dilempari satu batu bata saat keluarga itu bersiap-siap tidur. Mobilnya pak Hussein itu juga dihancurkan dan tangga rumahnya dikotori dengan sampah. INi sudah berlangsung selama 3 thn terakhir.

Ia dan keluarganya terbiasa didorong, dihina, diserang, diteraki agar pindah dari daerah itu, dan bahkan diancam mati di jalanan. Istrinya ditawan di rumah selama dua jam oleh segerombolan Muslim. Mobilnya, dinding dan jendela ditulisi “Kristen haram jadah”.

Persoalan ini bukan tentang agama mana yg dianut pria keturunan Pakistan ini; tetapi lebih mengenai apa yang TIDAK ia percaya. Lahir sebagai Muslim, dia pindah agama delapan tahun yang lalu ke agama Kristiani. Istrinya yang juga berasal dari Pakistan mengikutinya.
Sementara mereka yang pindah ke Islam, seperti Cat Stevens, Jemima Khan, and the anak-anak Frank Dobson, bekas Sekretaris Kesehatan, dan Lord Birt, bekas Direktur Umum BBC , bisa merayakan agama baru mereka, mereka yang pindah dari Islam menghadapi hukuman.

Hussein, pekerja RS di Bardford yang berusia 39 tahun ini, adalah salah satu di antara makin banyaknya bekas Muslim di UK yang tidak saja dijauhi keluarga dan masyarakat, tetapi juga diserang, diculik dan dalam beberapa kasus dibunuh. Bahkan ada pula jaringan bawah tanah yang membantu dan melindungi orang-orang yang meninggalkan Islam. Diperkirakan, sebanyak 15 persen dari Muslim di negara Barat telah murtad. Ini berarti di UK ada sekitar 200,000 orang murtad.

Bagi polisi, badan-badan keagamaan dan politisi, ini adalah issue yang sangat sensitif sehingga mereka bahkan dituduh tidak mau membantu oleh para korban. Ini adalah problem yang, dengan krisis identitas Muslim sejak 11 September 2001, kelihatan semakin bertambah buruk.

Sesuai ajaran tradisional Islam, di banyak negara Islam termasuk Saudi Arabia, Pakistan, Mesir dan Yemen, Muslim yg murtad akan menghadapi hukuman mati atau penjara. Di Belanda, wanita asal Somalia yg sekarang anggota parlemen, Ayaan Hirsi Ali, bahkan harus menyembunyikan diri setelah mengumumkan permurtadannya di televisi.

Pangeran Charles baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan pemimpin-pemimpin agama untuk mencari cara menghentikan penganiayaan terhadap bekas-bekas Muslim di negara-negara lain, tetapi ia lupa bahwa murtda di UK sendiri juga terancam.

Hussein mengatakan kepada The Times: “Sangat menjijikkan. Ini Inggris, tempat saya lahir dan dibesarkan. Anda tidak akan pernah membayangkan umat Kristen akan menderita seperti ini.”
Polisi belum menuntut siapa-siapa, tapi menyuruhnya meninggalkan daerah itu. “Kami merasa terkucilkan, benar-benar tidak ada harapan. Saya telah dikecewakan pihak yang berwenang. Jika orang putih rasis menyerang orang Asia, pasti sudah ada huru hara” katanya. “Mereka mencoba mengadakan pembersihan etnis terhdp saya dgn mengusir saya dari rumah saya sendiri. Saya merasa harus megnambil sikap sbg orang Asia Kristen.”

Yasmin, yang dibesarkan di North of England, telah dipaksa pindah keluar kota, dan sekarang mencoba bertahan. Walaupun dibesarkan di dalam keluarga Muslim, dia ganti agama setelah merasa melihat Yesus ketika melahirkan putra bungsunya, dan kemudian dibaptis saat berumur 30-an. “Keluarga saya tidak mau mengakui saya lagi. Menurut mereka saya telah melakukan dosa terberat — saya dilahirkan sebagai seorang Muslim, jadi harus mati sebagai Muslim. Suami saya tidak mau mengakui anak-anak kami lagi setelah dia tahu. Seorang teman saya mencoba mencekik saya ketika dia tahu saya telah ganti agama,” katanya.

“Jendela kami dilempari batu bata, saya diludahi di jalan karena menurut mereka saya telah menghina Islam. Kami harus memanggil polisi berkali-kalil. Saya harus ke pengadilan meminta injunction terhadap suami saya karena dia menghasut orang lain untuk menyerang saya.”

Dia melarikan diri ke daerah lain di UK, tetapi diserang lagi ketika penduduk setempat tahu keadaanya. “Saya tidak mau pindah lagi,” katanya, dan menambahkan bahwa standard ganda yang dipakai orang-orang yang menyerangnya yang paling membuatnya marah. “Mereka sangat munafik – mereka mau kita toleran terhadap apa yang mereka mau, tetapi mereka tidak toleran terhadap kita.”

Dengan orang-orang murtad lainnya, Yasmin menolong membangun jaringan support group di seluruh England, yang menggunakan sistem operasi seperti yang dilakukan untuk orang-orang yang melawan di negara diktator, bukan di negara demokrasi. Bukan saja mereka harus bertemu secara tersembunyi, mereka tidak dapat mengiklankan pelayanan mereka, dan harus memeriksa orang-orang yang mendekati mereka untuk menghindari mata-mata.

“Sudah sangat banyak yang pindah dari Islam ke Kristen. Ada 70 orang di daftar orang-orang yang kami bantu, dan daftar ini bertambah panjang. Kami tidak mau orang lain menderita seperti kami,” katanya.
Walaupun beberapa telah dipukul sampai bengkak biru karena iman mereka, ada yang lebih menderita lagi. Keluarga gadis berusia 18 tahun yang Yasmin bantu menangkapnya menyembunyikan Bible di kamarnya dan pergi ke gereja secara sembunyi-sembunyi. “Saya coba sebisa mungkin menolong dia, tetapi mereka membawanya ke Pakistan ‘untuk berlibur’. Tiga minggu berikutnya, dia mati tenggelam – mereka bilang dia pergi berenang tengah malam dan keselipan di sungai, tapi itu tidak mungkin,” kata Yasmin.

Ruth, yang juga berasal dari Pakistan, baru tahu belakangan ini bahwa dia nyaris terbunuh. Ketika dia memberitahu keluarganya bahwa dia telah pindah agama, mereka mengurungnya di rumah selama musim panas.

“Mereka takut saya akan bertemu orang Kristen. Abang saya sangat aggressive dan bahkan memukul saya – belakangan baru saya tahu dia mau membunuh saya,” katanya. Seorang teman keluarga mengusulkan agar dia dibawa ke Pakistan untuk dibunuh, dan abangnya mengajukan ide itu kepada ibunya, tetapi ditolak si ibu. “Sangat terkucil dan kesepian. Tapi sekarang abang saya berpikir untuk pindah juga dan sepupu saya telah masuk Kristen.”

Noor, dari Midlands, dibesarkan sebagai Muslim tetapi pindah ke Kristen pada usia 21. “Yang paling susah adalah memberitahu ayah saya. Saya pikir dia akan membunuh saya di tempat, tetapi dia Cuma menjadi shock,” katanya. Ayahnya akhirnya hampir menculik dia.

“Dia bertindak drastis – memindahkan seluruh keluarga ke Pakistan, di desa terpencil yang tidak punya jalan. Dia membiarkan kami di sana bertahun-tahun, menekan saya untuk meninggalkan agama Kristen. Saya bertahan menderita secara mental dan emosional yang tidak pernah dirasakan kebanyakan manusia,” katanya. Akhirnya ayahnya menyadari bahwa imannya tidak dapat digoncangkan, dan membebaskannya dengan syarat ketat. “Karena terdesak, ayah saya mengancam akan mencabut nyawa saya. Jika seseorang pindah agama, demi kehormatan keluarga dia harus dibawa kembali ke Islam, jika tidak dia harus dibunuh.”
Kadang-kadang Imam di UK menyerukan hukuman mati bagi orang murtad jika mereka mengkritik bekas agama mereka itu. Anwar Sheikh, bekas uztad dari Pakistan, menjadi atheist setelah tiba di UK, dan sekarang hidup dengan alarm spesial di rumahnya di Cardiff setelah mengkritik Islam di beberapa buku.

“Saya telah mendapat 18 fatwa. Mereka menelpon saya – mereka tidak terlalu **** untuk meninggalkan bukti tertulis. Saya dapat satu telepon beberapa minggu yang lalu. Tuntutan mereka, bertobat atau mati,” katanya. “Apa yang telah saya tulis adalah apa yang saya percayai. Tidak akan saya ambil kembali. Saya akan menderita karenanya. Jika itu harganya, akan saya bayar.”

Murtad yang paling terkenal di UK adalah Ibn Warraq, seorang cendekiawan kelahiran Pakistan dan bekas guru dari London, yang kehilangan imannya setelah kasus Salman Rushdie. Dia menyabarkan alasan-alasannya di buku “Why I am not a Muslim” (Mengapa saya bukan seorang Muslim).

Baru-baru ini dia meng-edit buku berjudul Leaving Islam (Meninggalkan Islam), tetapi masih merasa susah menjelaskan permusuhan ini. “Sangat aneh. Bahkan Muslim yang paling liberal juga akan menjadi sangat garang jika anda mengkritik Islam, atau meninggalkannya.”

Dia sendiri telah berhati-hati hanya menggunakan nama palsu, dan hidup menyamar di daratan Eropa. Menurutnya, permurtadan sangat biasa dalam Islam. “Di masyarakat barat, barangkali ada sekitar 10-15 persen. Susah diperkirakan, karena orang-orang tidak mau mengaku.”
Patrick Sookhdeo, direktur Barnabas Trust yang membantu umat Kristen yang dianiaya di seluruh dunia, berkata bahwa tugas mereka makin bertambah di UK: “Ini problem yang makin membesar. Sekarang ini, perpindahan agama dianggap berhubungan dengan upaya Bush meng-Kristenkan dunia – demokratisasi dicampur adukkan dengan penyebaran agama.

“Masalah di UK adalah semakin terpisahnya masyarakat minoritas Muslim dari masyarakat Kristen. Misi Kristen yang bekerja di dalam kota dianggap sebagai serangan,” kata Dr. Sookhdeo. “Kami hanya meminta supaya kebebasan beragama diterapkan kepada siapapun dari agama apapun.”//
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Apr 10, 2007 5:08 pm

http://hebromnews.spaces.live.com/

03 April
Dear Christian Friends

SUDAN : Muslimah, Shiraz Fatharrahman, tertarik pada agama lain selain Islam. Tapi ia takut utk membawa sebuah buku suci agama lain dalam rumahnya, karena orang tuanya sangat anti agama lain.

Ketika ia tertangkap basah membaca kitab suci agama lain, keluarganya memukulinya secara keras dan mengancam utk membunuhnya.."

Ia lari namun ia dipaksa utk kembali lagi kpd keluarganya dan sampai sekarang tidak ada berita darinya. Begitu kira2 yg gua tangkap dari beritanya dibawah ini:

03 April
Ore por uma ex-muçulmana em perigo

A ex-muçulmana Shiraz Fatharrahman começou a ter contato com o cristianismo assim que entrou na faculdade.
“Minha caminhada com Jesus começou em 24 de maio de 2004, cinco meses depois de entrar na Universidade de Cartum. O primeiro livro que li sobre Jesus era anticristão”, ela escreveu em seu diário no dia 12 de maio de 2006. “Não sei o que me fez procurar o evangelho, mas acho que Deus me procurava quando eu estava procurando por Ele.”
Ela sabia que sua empreitada envolveria riscos. “Ler a Bíblia em casa era uma hipótese horrível”, escreveu, mas acrescentou que “a coisa mais importante é que encontrei a Bíblia e comecei a ler... Li a Bíblia por um ano e quatro meses e minha certeza crescia cada vez mais. Eu chamo esse tempo de tempo de ‘viagem em busca da verdade’ ou de ‘viagem na luz’”.

Mas, por fim, seus medos se tornaram reais. “Quando minha família soube que eu lia a Bíblia, eles me agrediram severamente e ameaçaram me matar porque meus pais achavam que eu era alguém que não cria em Deus.”

Ela procurou um refúgio para morar, e em março de 2006 encontrou um. “Fui morar com uma senhora cristã. Agora não vou mais à universidade, minha segurança está em perigo. A situação é difícil.”

Mas, depois de dias sem voltar para casa, seus pais deram queixa de desaparecimento na delegacia. Dois dias depois de ter escrito essas coisas em seu diário, a polícia prendeu seis homens - três deles cristãos - acusados de seqüestrar Shiraz. As acusações eram baseadas apenas no fato de sua família ter encontrado o número do telefone deles no celular de Shiraz. Ela havia telefonado para um desses presos, o pastor episcopal Elia Komondan, da Catedral de Todos os Santos, quando procurava por um lugar onde se esconder. Ela lhe mostrou as cicatrizes das agressões que sofrera, mas ele não pôde ajudá-la.

Quando Shiraz soube que pessoas haviam sido presas por causa de seu desaparecimento, ela se entregou à polícia. Os seis homens foram libertados, mas a situação de Shiraz é preocupante, já que não recebemos notícias desde que ela foi obrigada a voltar para sua família.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Apr 18, 2007 2:44 pm

MALAYSIA : pemisahan paksa keluarga Hindu dari ayah MUSLIM
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 997#156997

ahhhh ... nikmatnya Syariah ! :twisted: :twisted: :twisted: AYO< silahkan bilang sama JAWATAN ISLAM MALAYSIA bahwa mereka SALAH TAFSIR QURAN !!
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Apr 19, 2007 4:39 pm

INDIA : MURTAD yg menjadi pemimpin Kristen DIPENGGAL

http://www.spcm.org/Journal/spip.php?article9349
KASHMIR : Kristen yg bergabung dlm Gereja Bawah Tanah DIPENGGALBy Michael Ireland
Le 17 avril 2007

KASHMIR, INDIA — Anggota gereja bawah tanah, the Salem Voice Ministries, dibunuh secara brutal pada hari Sabtu, April 14.

Image
Manzur Ahmad Chat, 33, dipenggal kaum militan Hizbul. Polisi menemukan kepalanya dlm kantong plastik didekat sebuah mesjid dan potongan dadanya ditemukan disebuah sawah. Manzur dan keluarganya murtad dari Islam & menjadi Kristen. Manzur menjadi pemimpin sebuah gereja rumah.

Manzur diculik dari rumahnya dan menurut polisi, ia disiksa secara brutal sebelum dipenggal.

4 bulan lalu, evangelist Basheer Ahamed Tantry, ditembak mati di Kashmir didepan umum, disiang bolong.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Apr 23, 2007 8:16 pm

IRAN: Isah Motamadi ditangkap karena MURTAD
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=4414
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Apr 23, 2007 8:23 pm

KASUS YG PALING TERKENAL, tapi lupa dimasukkan kesini :

AFGHANISTAN: Abdul Rahman dihukum mati karena murtad**
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1810
Image
Abdul Rahman di pengadilannya, sedang menunjukkan Injil kpd Hakim. 'Saya tidak murtad, saya tetap percaya kpd Isa,' katanya.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Apr 23, 2007 8:25 pm

IRAN: Dr Dibai dihukum mati karena murtad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1913
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Apr 23, 2007 8:26 pm

Presiden IRAN: IJIN MEMBUNUH MURTAD/NON-MUSLIM
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=905
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

PreviousNext

Return to Resource Centre: Murtad



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users