. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Biografi Singkat 3 ex Teroris

Orang-orang dari seluruh dunia yang murtad (termasuk dari FFInternasional). Siapa mereka dan mengapa mereka meninggalkan Islam ? Murtadin2 dari FFIndonesia silahkan masukkan pengakuan ke 'Mengapa Saya Murtad ?'

Biografi Singkat 3 ex Teroris

Postby israel hu akbar » Fri Apr 18, 2008 8:14 pm

THE 3 EX TERRORISTS BIOGRAPHY

1.BIOGRAPHY OF WALID SHOEBAT
Lahir di Betlehem, Judea, Kakeknya adalah seorang Muslim Mukhtar (Kepala Suku) dari Beit Sahour-Bethlehem (The Sheperd`s Fields) dan sahabat dari Haj-Ameen Al-Husseni, Grand Mufti Jerusalem dan juga sahabat seperkongkolan (notorious friend) dari Adolf Hitler.
Kakek buyut Walid, Abdullah Ali Awad –Allah , dulunya juga pejuang dan sekutu dekat Abdul Qader dan Haj Amin Al-Husseini, dimana keduanya yang memimpin Palestina melawan Israel. Walid mengalami dan menyaksikan Perang Enam Hari melawan Israel saat tinggal di Jericho.
Sebagai Pemuda, Walid menjadi anggota PLO (Palestinian Liberation Organization), dan ikut serta dalam aksi teror dan kekerasan melawan Israel, dan juga dulu dipenjara di Russian Compound, sebuah Pusat Pemenjaraan di Jerusalem, karena melakukan penghasutan dan kekerasan untuk melawan Israel.
Setelah kebebasannya, Walid tetap melanjutkan kekerasan dan kekacauan di Bethlehem dan di Temple Mount. Setelah masuk ke Amerika, Walid bekerja sebagai counselor untuk Arab Student Organization di Loop College, Chicago dan tetap melanjutkan kegiatan anti Israel-nya.
Pada 1993, Walid belajar Tanach (Jewish Bible) dalam usahanya untuk mengajak istrinya menjadi mualaf. Enam bulan berikutnya, setelah menelaah, Walid menyadari bahwa segala sesuatu yang telah diajarkan mengenai Yahudi adalah kebohongan belaka. Diyakinkan kalau ia berada di jalur iblis, dia menjadi penyokong bagi bekas musuhnya.
Didorong oleh keinginan mendalam untuk menyembuhkan jiwanya sendiri, dan untuk mengabarkan kebenaran tentang Yahudi kepada dunia, Walid meninggalkan cara hidupnya yang lama dan bekerja sebagai software engineer dan senantiasa mengemukakan tentang Israel kepada puluhan ribu orang2 di seluruh dunia: gereja2, synagogue2, LSM, pemimpin2 dunia dan dunia sekular.
Walid telah menulis beberapa buku online termasuk: “Dear Muslims, Let Me Tell You Why I Believed” dan “Israel, And The World`s Mock Trial”, dimana ia mengemukakan anti-semitisme dan kebencian dunia sekuler serta Islam-Kristen terhadap Yahudi.
Walid sekarang adalah Warga Negara USA dan tinggal di USA dengan istri serta anak2nya, dengan nama samaran.

2. BIOGRAPHY OF KAMAL SALEEM
Kamal Saleem lahir di Timur Tengah pada sebuah keluarga besar Muslim-Sunni yang masih terletak di Tim-Teng. Kamal direkrut PLO dan menyelesaikan misi perrtamanya ke Israel pada usia 7 tahun. Dia dilatih dengan segala keahlian tentang penyerangan dan pertahanan, senjata serbu, taktik teroris.
Kamal masuk USA sebagai pemuda dengan misi jahat tertuju pada Kristen dan Yahudi untuk kemenangan ALLAH.
Pada 1985, kehidupan Kamal berubah saat ia terluka karena mengalami kecelakaan mobil serius. Saat kecelakaan seorang Kristen merawatnya dan menjaganya agar mendapat perawatan medis yang diperlukan. Kamal mengalami perjalanan spiritual dan akhirnya murtad menjadi Kristen.
Kamal memperoleh wawasan tentang keadaan dunia, dan pengetahuan tentang kultur dan agenda radikal Islam sebenarnya. Dia benar2 paham baik Al-Quran dan Bible. Kamal percaya radikal Islam adalah ancaman nyata baik terhadap Kristen dan Yahudi sekarang ini seperti yang kita ketahui.
Kamal dan istrinya telah menikah selama 16 tahun. Mereka dikaruniai 3 anak dan 5 cucu. Saat ini dia mengajar dan bersaksi di gereja2, universitas2, dan SMA-SMA seputar USA, dan juga di radio dan wawancara TV.

3.BIOGRAPHY OF ZACHARIAH ANANI
Zachariah Anani dulunya seorang Pejuang Milisi Remaja. Lahir dalam sebuah keluarga Muslim-Ustadz di Beirut, Lebanon, pada usia 3 tahun dia telah masuk sekolah Islam. Kakek buyut dan kakeknya adalah Imam, dan keluarganya mengharapkannya mengikuti keduanya menjadi imam.
Pada usia 13 tahun, dia bergabung dengan salah satu kelompok militer yang ada pada awal 1970-an. “Semua kelompok/Faksi religius punya milisi rahasia sendiri,” kata Anani. “Aku dilatih untuk memerangi dan membunuh Yahudi, dan membenci Kristen dan Amerika.
Keluarganya berkenan dengan keputusannya karena menurut ajaran Islam, mereka yang mati dalam peperangan melawan “KAFIR” dipastikan masuk surga. Ironisnya, Anani menjumpai Orang Israel hanya sekali. Malah kebanyakan, Faksi-Faksi Muslim bertempur sendiri satu sama lain.

Saat berusia 16 tahun, “hidupku hampa,” kata Anani.
Setelah bergabung, dia membuat pembunuhan pertamanya. Saat usiaku 16 tahun, “hidupku hampa,” kata Anani.
“Setiap aku membunuh seseorang dan dua atau tiga orang menyaksikannya, mereka menilaiku. Aku memperoleh 223 points.
Bahkan teman2nya takut pada Anani. “Meski kami mempunyai kesetiaan satu sama lain,” katanya, “kami siap membunuh teman atau lawan.” Saat seorang muslim fanatik bergabung resimentnya dan mengetuk pintu-pintu membangunkan yang lain pada jam tiga dinihari untuk berdoa, Anani memperingatkannya: “Aku tak mau berdoa. Jangan datang membangunkanku.”
Saat ia mendengar ketukan pintu lagi di pagi berikutnya, Anani mengambil senjatanya, menembaknya, dan kembali tidur.
Selanjutnya Anani dipromosikan menjadi komandan pasukan dan membentuk resimentnya sendiri. Tapi “hidupku terasa pedih dan hampa,” katanya.
Anani bertemu seorang misionaris Kristen, memulai sebuah perjalanan spiritual dan murtad menjadi kristen menjadi titik balik dalam hidupnya.
Mulanya Anani berusaha merahasiakan ke-murtad-annya. Tak ada seorangpun di universitas tahu bahwa ia seorang kristen. Tapi di kalangan muslim dimana ia tumbuh, semuanya tahu ia murtad, dan ia dianiaya dan disiksa. Dia pindah ke daerah kristen di Beirut, tapi penganiayaan tetap berlanjut. Bahkan Ayahnya menyewa pembunuh untuk manghabisinya.


Setelah Anani berdebat dengan seorang sarjana muslim di USA, keluarganya diserang di Lebanon.
Akhirnya gembala sidang gerejanya menyakinkan Anani meninggalkan Lebanon karena kehadirannya membahayakan umat. Pada 1996 Anani masuk Kanada sebagai pengungsi. Dia menjalani tiga tahun sulit sebelum istri dan tiga anaknya dapat berkumpul bersamanya. Setelah Anani berdebat dengan seorang sarjana muslim di USA, keluarganya diserang di Lebanon. Dua anaknya bahkan harus menjalani pembedahan.
Zak-panggilan Anani-beberapa kali diserang karena iman kristen-nya, bahkan di Kanada sekalipun.
Saat berada di Lebanon, ia bahkan hampir dipenggal dan terselamatkan saat sebuah patroli tentara lewat dan geng islam bubar meninggalkan Zak dengan luka menganga dilehernya. Zak hampir saja mati pendarahan dan secara teknis mati selama tujuh menit, sebelum dapat disadarkan.
Di Kanada, dimana ia tinggal sekarang, rumah dan mobilnya dibakar, keluarganya diserang secara fisik dan Zak sendiri juga diserang.

Bersuara lantang di negara bebas terkadang tak seaman sebagaimana seharusnya.
israel hu akbar
Translator
 
Posts: 249
Joined: Thu Jan 24, 2008 11:30 pm

Postby ali5196 » Mon Apr 21, 2008 10:59 pm

udah pernah dimuat nih ...
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby israel hu akbar » Tue Apr 22, 2008 10:54 am

aduh...kadaluwarsa ya bang ali :lol: .....pardon me pliz, jadi malu :oops:
israel hu akbar
Translator
 
Posts: 249
Joined: Thu Jan 24, 2008 11:30 pm


Return to Ruang Pengakuan dan Kesaksian



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users