. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

BERLIN TIMUR: Masyarakat Ogah Pendirian Mesjid

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di seluruh dunia.

BERLIN TIMUR: Masyarakat Ogah Pendirian Mesjid

Postby Adadeh » Mon May 15, 2006 12:41 pm

http://www.islam-online.net/English/New ... le01.shtml
Masyarakat Berlin Timur Menolak Mesjid Pertama

Image
Kleinert berkata para penduduk “khawatir akan terjadi Islamisasi di daerah itu, dan mengakibatnya turunnya nilai pemilikian,lalu lintas akan semakin padat dan masalah meningkat.”

BERLIN, May 14, 2006 (IslamOnline.net & News Agencies) –
Masyarakat Jerma di daerah perumahan kecil di Berlin Timur menolak pembanungan mesjid pertama di daerah mereka, dengan mengatakan mereka tidak mau punya tetangga Muslim meskipun pihak Pemerintah lokal sudah memberi izin.
“Mereka ingin membangun kalifah di Eropa,” kata pria berusia 50 tahunan kepada France-Presse (AFP) di hari Minggu, tanggal 14 Mei, yang tak mau disebut namanya.
”Bahkan kalaupun mesjid itu tidak besar dan mereka berkata tidak akan bising, aku tetap tidak mau ada mesjid di sini, “ kata tetangganya.
Burkhard Kleinert, kepala kota dari politik sayap kiri di daerah Pankow, berkata pada AFP bahwa masyarakat di Pankow-Heinersdorf “khawatir akan terjadi Islamisasi di daerah itu, dan mengakibatnya turunnya nilai pemilikian,lalu lintas akan semakin padat dan masalah lain yang akan terjadi.”
Menteri Kehakiman Brigitte Zypries berkata pada koran mingguan Welt am Sonntag di tanggal 7 Mei bahwa minoritas Muslim di Jerman mengalami diskriminasi agama yang semakin meningkat karena banyak orang Jerman yang secara salah menghubungkan Islam dengan terorisme.
Menteri Dalam Negeri menjadi sponsor pameran keliling di Jerman untuk memberi batasan antara Islam sebagai agama dan prakteknya yang dilakukan sebagian Muslim.
Pameran ini akan mengunjungi universitas2, sekolah2, parlemen2, dan berbagai pusat kebudayaan di berbagai negara bagian.
Di bulan Desember 2004, sekitar 40 anak muda Muslim berusia 18-30 tahun, mendirikan kos di tengah kota Hambrug sambil membagi-bagikan keterangan bergambar mengenai Islam dan pesannya.


Ancaman

Image
Mesjid Sehitlik mosque di Berlin Barat merupakan yang terbesar di Jerman.

Konsul kota telah menerima ancaman2 untuk membakar habis mesjid, kata Kleinert.
Dia mengaku bahwa pihak konsul kota tidak terlebih dahulu memberitahu para penduduk bahwa tanah itu akan dijual kepada sekelompok masyarakat Muslim.
“Mungkin seharusnya kami memberitahu mereka terlebih dahulu.”
Ketika Konsul akhirnya mengadakan pertemuan masyarakat tentang akan dibangunnya mesjid di akhir bulan Maret, tadinya diperkirakan sekitar 500 orang datang.
Pertemuan yang dihadiri para pemimpin Muslim, ternyata dihadiri pengunjung tiga kali lipat dari perkiraan semula, termasuk banyak anggota dari neo-Nazi National Democratic Party, dan pertemuan hampir berakhir dengan kericuhan massal.
Teriakan2 “Kamilah Masyarakat”, yang merupakan slogan saat jatuhnya rezim Komunis, terdengar lagi tapi kali ini untuk tujuan lain.
Para masyarakat dengan cepat membentuk panitia yang menolak pembangunan mesjid secara formal, dengan menjaga jarak diri mereka dengan para protestor Neo-Nazi.
”Kenapa musti takut?”
Untuk menjaga keharmonia, pihak minoritas Muslim menunda rencana itu untuk sementara.
“Kami akan tunggu sampai masyarakat tenang sebelum kami membangun gedung,” kata Imam Abdul Tariq, 58 tahun, kepada AFP.
Mereka sudah mendapat ijin untuk mendirikan bangunan di bulan April dan pendirian mesjid bisa dimulai.
Tapi fondasi batu belum diletakkan.
Untuk menghilangkan alasan rasa takut penduduk, Tariq berkata pihak Muslim akan berusaha memenangkan hati masyarakatJerman mereka.
”Kami akan menanggulangi perlawanan ini dengan menunjukkan bahwa kami adalah orang2 yang penuh kasih dan berkelakuan baik,” katanya, dengan menambahkan bahwa dia tidak ingin polisi harus hadir untuk menjaga mesjidnya.
Para pemimpin Muslim berkata bahwa mesjid mereka di dekat airport kota Tegel telah semakin sesak dan mereka memilih tempat ini karena harganya bisa dijangkau mereka.
Rencana letak mesjid ini berada diantara jalan bebas hambatan, bangunan2 apartemen, dan toko2 cepat saji.
Para Muslim membeli tempat ini dari sebuah perusahaan yang menangani swastanisasi kekayaan yang dimiliki oleh bekas German Democratic Republic, atau yang dikenal sebagai Komunis Jertim.
Meskipun mesjid2 lumrah terdapat di Berlin Timur dengan masyarakat Turkinya yang banyak, di bagian timur hanya ada puncak2 bangunan gereja yang menjulang diantara bangunan2 apartemen.
Mesjid bukanlah bangunan baru di Jerman.
Sejak abad ke 16, Raja Prusia Frederick William I telah mengijinkan mesjid pertama dibangun di Potsdam bagi prajurit2 Turkinya.
Di Berlin, mesjid pertama dibangun di tahun 1924.
Sekarang ada 30 mesjid di ibukota Jerman, terutama di Neukölln dan Kreuzberg.
Terdapat sekitar 3.4 Muslim di Jerman, 2/3 dari mereka berasal dari keturunan Turki. Islam merupakan agama ketiga terbesar di Jerman setelah Protestan dan Katolik.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Rainn Forestha » Mon May 22, 2006 10:06 am

Biasanya sih diwenehi ati ngrogoh rempela...
User avatar
Rainn Forestha
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 666
Joined: Tue Apr 25, 2006 9:49 pm
Location: earth

Postby curious » Tue May 23, 2006 6:42 am

http://www.dw-world.de/dw/article/0,,20 ... l-1124-rdf

Germany | 20.05.2006
Kecurigaan warga Jerman terhadap Muslim dan Islam Meningkat
Para pakar khawatir munculnya konflik baru setelah terbitnya hasil studi minggu ini yang menunjukkan kebanyakan orang Jerman meragukan bahwa dunia barat dan Islam bisa hidup bersama dengan damai. Kecurigaan terhadap 3 juta muslim yang hidup di Jerman tampaknya semakin berkembang.
Walaupun telah ada usaha untuk meningkatkan dialog antar agama, kecurigaan terhaddap Islam bertambah terus, 60 persen warga Jerman memperkirakan adanya ketegangan antar masyarakat tradisional Jerman dengan pendatang dari negara muslim, menurut study oleh Allensbach, yang ditugaskan oleh suratkabar the Frankfurter Allgemeine Zeitung newspaper.

“Warga Jerman semakin berpendapat bahwa kehidupan bersama yang damai bersama dunia Islam tidaklah mungkin terjadi,” kata para peneliti dalam survei yang dilaporkan hari Rabu.

Sekitar 56 persen warga Jerman berkata bahwa mereka percaya perbenturan budaya sudah terjadi sebagai akibat dari kejadian-kejadian belakangan ini yang banyak dicakup media, kata Elisabeth Noeele dan Thomas Petersen, penulis survei ini.

Warga Jerman semakin tidak bersedia bertoleransi kepada Muslim
Kasus pembunuhan untuk pembelaan kehormatan yang terjadi di Berlin, pertengkaran antara dua pelajar di Boon yang mengenakan burkha ke sekolah dan diskusi mengenai peningkatan kekerasan di antara anak-anak pendatang telah menjadi headline di mass media Jerman belakangan ini.

“Karena perasaan ada di bawah ancaman yang semakin berkembang, dan rasa curiga akan tidak toleransi nya Islam, kesediaaan orang Jerman untuk menunjukkan toleransi kepada muslim semakin berkurang,” kata Noelle dan Petersen.

Rasa hormat warga Jerman terhadap Islam terus menyusut sejak penyerangan teroris di Amerika Serikat 11 September 2001 yang lalu. Delapan puluh tiga persen dari 1,076 warga Jerman yang diwawancarai survei ini setuju bahwa Islam didorong fanatisme, 10% lebih tinggi dari dua tahun yang lalu. Mayoritas 71% percaya Islam tidak toleran, peningkatan dari 66 %. Ketika ditanya apa yang mereka kaitkan dengan kata “Islam”, 91% menghubungkannya dengan agama yang mendiskriminasikan wanita, dan 61% berkata bahwa Islam tidak demokratis. Hanya delapan persen warga Jerman menghubungkan “kedamaian” dengan Islam.

Bersedia membatasi kebebasan beragama.
Sekitar 40% warga Jerman yang diwawancarai bersedia membatasi kebebasan beraama yang dilindungi UUD, jika membatasi praktek agama Islam akan membawa hasil lebih sedikit muslim yang ganas memilih hidup di Jerman. Lebih dari separuh peserta survei, 56%, setuju dengan pernyataan, “Jika beberapa negara muslim melarang pembangunan gereja, maka pembangunan mesjid mesti dilarang di sini.”

Ada satu hasil survei ini yang positif bagi mereka yang berusaha menggalakkan dialog antar budaya: dua pertiga warga Jerman percaya Islam tidak merupakan ancaman, tetapi individual yang radikal dan bermotif politik lah yang mendalangi aksi-aksi ekstrimis.

Penulis survei mengatakan bahwa ada ada pola ‘polarization’ (pengutuban), yang memperlebar jurang pemisah antara perasaan warga Jerman tentang situasi mereka dan “orang lain”, yang bisa mejadi awal konflik.

“Sejak berakhirnya perang dunia II, warga Jerman tidak suka akan konflik (pertentangan),” tulis Noelle dan Petersen. “Tetapi mengenai Islam, jelas garis depan semakin mengeras.”

Rainer Sollich (sms)
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby dago » Tue May 23, 2006 7:51 am

Kelihatannya Muslims dari Turkey berlaku seperti Trojan Horse yang membawa virus Islam ditengah2 benua Eropa.
Coba selidiki saja, mengapa orang Turkey pada imigrant ke negara2 Barat? lalu negaranya ingin masuk EU?

Saya pikir bahwa bangsa Turkey merebut kerajaan Byzantine dengan cara sama. Mula2 berimigrasi sebagai penduduk biasa lalu mendirikan Mesjid2 setelah mereka merasa kuat dan negara yang ditempat lemah, maka mereka beraksi untuk merebut negara tersebut.
Kini terjadi diKosovo, negara bagian Serbia.

curious
Ada satu hasil survei ini yang positif bagi mereka yang berusaha menggalakkan dialog antar budaya: dua pertiga warga Jerman percaya Islam tidak merupakan ancaman, tetapi individual yang radikal dan bermotif politik lah yang mendalangi aksi-aksi ekstrimis.


Orang yang berpendapat ini adalah dari golongan kiri humanis yang tak mengerti watak Islam. Mereka ini hanya percaya pada Sugar coated Islam atau Islam versi moderate.
Merekalah yang disebut "Muslims appeaser"
User avatar
dago
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

Postby Phoenix » Tue May 23, 2006 2:35 pm

Sebenarnya sudah ada mesjid di daerah lain tapi di kota Berlin juga. Dan ternyata tuh mesjid dipake buat pertemuan para terorist..makanya masyarakat keberatan tuh....lah mesjid dipake buat kegiatan terorist yg bakal mencelakakan hidup orang...
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby sato x » Sat Jun 03, 2006 7:18 pm

Kenapa kita tidak bisa toleran dengan para muslim? Kalo tidak yakin kita akan bisa menoleransi islam, jangan pernah membiarkan mereka membangun mesjid di daerah kita! Karena akan tiba saatnya kebesaran hatimu diuji: membiarkan mereka beribadah (bom bunuh diri, mengajarkan bahwa kita pantas dibunuh, memaki-maki kita) dengan bebas atau mengusir mereka jauh"? Kalo mo aman, jangan pernah kasih kesempatan sekecil apapun kepada mereka! :p
sato x
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 259
Joined: Wed Apr 12, 2006 5:40 pm

Postby curious » Sun Jun 04, 2006 8:01 am

sato
sekarang pemerintah barat sudah mulai sadar apa sebenarnya islam itu. dulu kan dikibulin bahwa islam itu damai, makanya diterima di negara barat. sampai-sampai imam-imam yang sudah didepak dari negara sendiri karena extremist juga diterima. sekarang kebanyakan pemerintah barat sedang berusaha mendepak mereka dan memonitor dakwah mereka. di negara gua bakalan ada uu nya supaya dakwah cuma bisa pake bahasa inggris. dulu kan saban hari kalo mereka ditangkap basah mengajarkan kebencian etc, selalu pake taqqiyah bilang disalah artikan. sekarang kalo pake bhs inggris, lebih susah lagi mengelak.

dan gua senang banget pihak gereja di sini sudah mulai berani ngomong - setidaknya orang-orang yang dulunya berpikir islam itu baik dan sama seperti kristen sudah terbuka matanya bahwa bukan saja mereka itu tidak sama dengan kristen, mereka tidak bisa hidup berdampingan dengan kristen. moga-moga di masa depan islam akan dilarang, sama seperti nazism.
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby Lulldapull » Mon Jun 05, 2006 8:21 pm

Bukti bahwa Islamofobia tengah marak-maraknya berkat Pemerintahan Bush dan rombong(an) neo-konservatifnya. Mungkin orang-orang Berlin Timur itu masih merindukan Jerman Timur dan intelijen Stasinya... :lol: :lol:
Lulldapull
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 275
Joined: Mon Jun 05, 2006 12:17 pm
Location: Dar Al-Harb

Postby jafar » Mon Jun 05, 2006 8:30 pm

Lagi-lagi Bush, kalau nggak suka sama bush keluar aja ente dari sana. Yang kasih makan ente siapa?
Alasan kayak anak idiot luch
jafar
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 245
Joined: Mon May 22, 2006 4:36 pm

Postby Lulldapull » Mon Jun 05, 2006 9:26 pm

jafar wrote:Lagi-lagi Bush, kalau nggak suka sama bush keluar aja ente dari sana. Yang kasih makan ente siapa?
Alasan kayak anak idiot luch


Lagi-lagi Islam, kalau tak suka sama Islam keluar saja loe dari sini. :lol:

Gue masih di NKRI, loe dimana? USA? :roll: Pantesan loe betah soalnya Bush ngajak loe dinner di kandang sapinya di Crawford, Texas. :lol:

Yang ngasih makan gue Allah, bukan koboi kampung Texas. 8)
Lulldapull
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 275
Joined: Mon Jun 05, 2006 12:17 pm
Location: Dar Al-Harb

Postby curious » Tue Jun 06, 2006 5:06 am

hei muslim, lu takut ya bobrokmu ketahuan?
lu pikir bule-bule **** bisa dibohongi mulu sama muslim? dulu mereka percaya saja lu orang memang beragama damai, sekarang tak u u ya, sudah ketahuan kebusukan lu.
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby Phoenix » Tue Jun 06, 2006 5:35 am

Lulldapull wrote:Bukti bahwa Islamofobia tengah marak-maraknya berkat Pemerintahan Bush dan rombong(an) neo-konservatifnya. Mungkin orang-orang Berlin Timur itu masih merindukan Jerman Timur dan intelijen Stasinya... :lol: :lol:


Yang paling lucu di Indonesia..kelompok mayoritas takut sama kelompok minoritas..hi..hi...hi..

Kalau di Eropa itu karena mereka menta bikin mesjid pake duit pemerintah!!! Udah gitu tempatnya buat pertemuan para terorist!! Enak aje duit pajek orang dipake buat bikin mesjid..emang nggak ade yang lebih penting dari bangun mesjid ape?
Phoenix
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI


Return to Islam /Muslim dlm Gambar Dan Berita Internasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users