. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

BELANDA : Tragedi Pembantaian Bosnia Justru Ulah Muslim

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di seluruh dunia.

BELANDA : Tragedi Pembantaian Bosnia Justru Ulah Muslim

Postby Laurent » Thu Mar 04, 2010 1:19 pm

Karadzic Salahkan Muslim Atas Tragedi Pembantaian Bosnia Rabu, 03 Maret 2010 14:46

Previous
Left arrow key
Next
Right arrow key
Close
Radovan Karadzic di gedung pengadilan internasional di The hague, Belanda untuk mendengarkan sidang mengenai pembantaian Bosnia yang dipimpinnya. (Foto AP)
SARAJEVO (SuaraMedia News) – Radovan Karadzic hari ini menuduh pasukan Muslim Bosnia membunuh orang-orangnya sendiri di Sarajevo untuk mengatur intervensi Barat terhadap etnis Serbia.

Mantan pemimpin Serbia ini membuat klaim tersebut saat membela diri dari dakwaan genosida dan kejahatan perang lainnya di pengadilan internasional untuk bekas Yugoslavia di Den Haag, Belanda. Di hari kedua pernyataan pembukanya, Karadzic berusaha menulis ulang catatan sejarah tentang 44 bulan pengepungan terhadap Sarajevo, pengepungan terlama terhadap sebuah ibukota dalam sejarah perang modern.

Pasukan Serbia mengepung kota mulai tahun 1992 hingga 1996, menembakinya dengan artileri, mortir, dan senjata anti-pesawat. Diperkirakan hampir 10,000 orang, termasuk 1,500 anak-anak, terbunuh. Sekitar 56,000 lainnya mengalami luka-luka. Salah satu dari 11 dakwaan terhadap Karadzic adalah melakukan pengepungan.

Dalam pembelaannya yang panjang, ia mengklaim pasukan Muslim Bosnia telah mengubah sekolah-sekolah, rumah sakit, dan tempat penitipan anak-anak menjadi instalasi militer selama pengepungan berlangsung, menjadikan mereka sebagai sasaran sah bagi pasukan Serbia. “Kami dituduh menembaki Sarajevo tanpa pandang bulu, namun sasarannya adalah sasaran yang sah,” ujarnya kepada pengadilan.

Pria berusia 64 tahun itu menuduh pasukan Muslim Bosnia menembaki penduduknya sendiri sebagai bagian dari rencana licik untuk menimbulkan konflik antara pasukan NATO dan Serbia. “Mereka membunuh rakyatnya sendiri,” ujar Karadzic saat ia menuduh Muslim Bosnia merekayasa pembunuhan massal di pasar Markale yang menewaskan 68 warga sipil dan melukai 200 lainnya pada tanggal 5 Februari 1994.

Pada tahun 1995, pembunuhan massal kedua yang menewaskan 37 orang terjadi di pasar yang sama dan membantu mewujudkan intervensi internasional melawan Serbia.

Peristiwa terakhir terjadi ketika pasukan Serbia menyerbu sebuah lokasi pengumpulan senjata yang dimonitor oleh PBB. Serangan dari pesawat jet Nato terhadap depo amunisi Serbia dan target-target militer lainnya, serta pertempuram di darat meningkat saat pasukan gabungan Bosnia dan Kroasia berbalik menyerang. Etnis Serbia secara perlahan mundur ke Sarajevo dan tempat-tempat lain dan akhirnya memungkinkan dialirkannya kembali air listrik kota.

Karadzic mengatakan bahwa dugaan pengepungan Sarajevo adalah sebuah mitos yang ditujukan untuk menarik NATO masuk ke dalam konflik di sisi Bosnia.

Jenderal Stanislav Galic, yang mengomandani 18,000 personel Korps Romanija yang mengelilingi dan membombardir Sarajevo, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Penerusnya, Jenderal Dragomir Milosevic, dihukum penjara 33 tahun.

Jaksa penuntut mengatakan bahwa Karadzic mengatur sebuah kampanye untuk menghancurkan komunitas Muslim dan Kroat di Bosnia timur guna menciptakan negara Serbia yang murni secara etnis. Kampanye itu termasuk pengepungan terhadap Sarajevo dan penyiksaan serta pembunuhan ratusan narapidana di kamp tahanan.

Kekerasan memuncak dalam pembunuhan massal sekitar 8,000 pria Muslim di Srebrenica dalam satu minggu di bulan Juli 1995, pertumpahan darah terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Karadzic tidak banyak menghabiskan waktu di Srebrenica meskipun ia mengatakan pembunuhan massal itu adalah mitos lain yang dirancang untuk menimbulkan simpati bagi Muslim Bosnia.

Karadzic memboikot pernyataan pembukaan dari jaksa penuntut pada bulan Oktober lalu, memaksa ditundanya persidangan selama empat bulan. Kemarin, ia mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan minggu lalu untuk meneruskan dengan saksi mata pertama besok, dan kini sedang mengusahakan reses lain selama empat bulan untuk mempersiapkan kasusnya. Dalam pembelaannya kemarin, Karadzic menggambarkan dirinya pembangkang anti-komunis yang banyak difitnah dan disalahmengerti. (rin/it) www.suaramedia.com

http://www.suaramedia.com/berita-dunia/ ... osnia.html
Laurent
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5866
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Return to Islam /Muslim dlm Gambar Dan Berita Internasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users