. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

BATU dan POHON memberi SALAM kpd RASUL

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Re: BATU dan POHON memberi SALAM kpd RASUL

Postby somad » Mon May 14, 2007 11:54 am

wachdie.jr wrote:
Transgressor wrote:gampang aja si kafir mempercayai tanpa mengunakan akal, asalkan dapat memuaskan nafsu iblis dan syaitan2nya. :lol: :lol: :lol:

QUESTION:1. Siapakah yang ente maksud kafir itu?
2. Apa yang ente maksud nafsu iblis dan seytan?
3. Apakah muhammad tidak mempunyai napsu iblis?
4. Apa beda nya muhammad yang memerintahkan bahkan ikut serta dalam pesta pora membantai nyawa umat manusia lain nya dengan Iblis?
5. Siapakah yang ente anggap seytan itu?
6. Apa bedanya Seytan ama jin Jibril?

HOT SHOT!!!
Apakah ente yakin jika jibril yang membisikan kata-kata ke kuping muhammad di gua hira?
ataukah
Seyton yang menyaru menjadi Jibril?

Wachdie
Apparently he don't either know what he was talking about.
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby Kane » Mon May 14, 2007 12:34 pm

somad wrote:komentar Yang ini yang saya tidak mengerti


Ya, biarlah tetap begitu...
User avatar
Kane
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1619
Joined: Thu Jul 27, 2006 2:48 pm
Location: Bandung, Indonesia

Re: BATU dan POHON memberi SALAM kpd RASUL

Postby Transgressor » Mon May 14, 2007 12:59 pm

somad wrote:Wachdie
Apparently he don't either know what he was talking about.


With that kind of English, who could understand ? :roll:
User avatar
Transgressor
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 868
Joined: Tue Jun 06, 2006 1:53 pm

Postby ndramus » Mon May 14, 2007 1:13 pm

:lol: :lol: Anda memang tidak akan pernah mengerti...


apanya yg mau di mengerti kane ?
apakah batu2 itu memberi salam ke muhamad pake congor, lidah atau apa kane ?
lewat mana suara itu keluar ??


Pengakuan apa?

tiap kali ada yg memberi hormat ke nabi atau allah, kalian tdk me filter terlebih dulu, apakah itu masuk akal atau tidak
yg penting amin aja...

klo km amin2 saja dgn cerita ini
mending km nyanyi aja ala seurieus " BATU JUGA MANUSIA "
User avatar
ndramus
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1587
Joined: Fri Nov 17, 2006 4:43 pm

Postby ndramus » Mon May 14, 2007 1:18 pm

Kane wrote:
somad wrote:komentar Yang ini yang saya tidak mengerti


Ya, biarlah tetap begitu...


Mbah Somad, biarkan begitu...agamamu agamamu agamaku agamaku
awas loe ya, gw pancung pala loe hehehhe
berani meragukan mujizat nabi yg bs mendengar benda mati ngomong :lol: :lol: :lol:

mirip muslim ga mbah ?? :D
User avatar
ndramus
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1587
Joined: Fri Nov 17, 2006 4:43 pm

Postby somad » Mon May 14, 2007 1:48 pm

ndramus wrote:Mbah Somad, biarkan begitu...agamamu agamamu agamaku agamaku
awas loe ya, gw pancung pala loe hehehhe
berani meragukan mujizat nabi yg bs mendengar benda mati ngomong :lol: :lol: :lol:

mirip muslim ga mbah ?? :D

Ndramus,
hampir tetapi belum seharusnya
LAKUMDINIKUM WALYADIN terus terjemahannya baru ngancam sambil bilang
Dasar ****, *****, bebal otak keledai lu!!!
Aduuh mbah sakit perut nih
:D :lol: :lol:
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby Kane » Mon May 14, 2007 3:41 pm

ndramus wrote:apanya yg mau di mengerti kane ?
apakah batu2 itu memberi salam ke muhamad pake congor, lidah atau apa kane ?
lewat mana suara itu keluar ??


:lol: Ya berarti bener kan?, cukup pemahaman anda sampe disitu...

ndramus wrote:tiap kali ada yg memberi hormat ke nabi atau allah, kalian tdk me filter terlebih dulu, apakah itu masuk akal atau tidak
yg penting amin aja...


Tidak ada dalam agama yang semuanya tuh masuk akal, tapi kalo nyampenya cuma segitu ya mau gimana lagi... :lol:

ndramus wrote:klo km amin2 saja dgn cerita ini
mending km nyanyi aja ala seurieus " BATU JUGA MANUSIA "


:lol: :lol: idem.
User avatar
Kane
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1619
Joined: Thu Jul 27, 2006 2:48 pm
Location: Bandung, Indonesia

Postby Kane » Mon May 14, 2007 3:44 pm

ndramus wrote:mirip muslim ga mbah ?? :D


Yang jelas bukan mirip kafir bacot tanpa pengetahuan... :lol:
User avatar
Kane
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1619
Joined: Thu Jul 27, 2006 2:48 pm
Location: Bandung, Indonesia

Postby ndramus » Mon May 14, 2007 4:10 pm

saya lebih bangga menjadi kafir yg mengkritisi pengetahuan yang cocok untuk anak TK

percuma orang tua saya nyekolahin ampe setinggi2nya tapi percaya buta bahwa ada org yg bs mendengar benda mati ngomong
ngakak gua...hahahhahaaa
User avatar
ndramus
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1587
Joined: Fri Nov 17, 2006 4:43 pm

Postby Kane » Mon May 14, 2007 4:13 pm

ndramus wrote:saya lebih bangga menjadi kafir yg mengkritisi pengetahuan yang cocok untuk anak TK

percuma orang tua saya nyekolahin ampe setinggi2nya tapi percaya buta bahwa ada org yg bs mendengar benda mati ngomong
ngakak gua...hahahhahaaa


heuheuheu...para nabi juga dulu dicemooh begitu...
User avatar
Kane
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1619
Joined: Thu Jul 27, 2006 2:48 pm
Location: Bandung, Indonesia

Re: BATU dan POHON memberi SALAM kpd RASUL

Postby somad » Mon May 14, 2007 4:19 pm

Transgressor wrote:With that kind of English, who could understand ? :roll:

Son,
I did not care whether you understood or not, because I was not talking to you but to Wachdi.
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Re: BATU dan POHON memberi SALAM kpd RASUL

Postby Transgressor » Tue May 15, 2007 8:06 am

somad wrote:
Transgressor wrote:With that kind of English, who could understand ? :roll:

Son,
I did not care whether you understood or not, because I was not talking to you but to Wachdi.


The correct syntax should be "I did not care whether you understand or not....."

BTW, have you heard of PM ?
User avatar
Transgressor
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 868
Joined: Tue Jun 06, 2006 1:53 pm

Re: BATU dan POHON memberi SALAM kpd RASUL

Postby wachdie.jr » Tue May 15, 2007 9:29 am

somad wrote:
Transgressor wrote:With that kind of English, who could understand ? :roll:

Son,
I did not care whether you understood or not, because I was not talking to you but to Wachdi.
Itu biasa mbah, dimana-mana penjilat dan kaki tangan arab serta mohamid, selalu aja nyamber..
User avatar
wachdie.jr
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2088
Joined: Tue Sep 20, 2005 8:19 am

Re: BATU dan POHON memberi SALAM kpd RASUL

Postby somad » Tue May 15, 2007 12:46 pm

Transgressor wrote:The correct syntax should be "I did not care whether you understand or not....."
BTW, have you heard of PM ?

It's sound similar to low level langguage in computer programming. he he he
Anyway thanks a lot for your corection and attention.
I don't understand what do you mean by PM

Best Regards
Last edited by somad on Tue May 15, 2007 1:10 pm, edited 1 time in total.
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Re: BATU dan POHON memberi SALAM kpd RASUL

Postby somad » Tue May 15, 2007 1:00 pm

wachdie.jr wrote:
somad wrote:
Transgressor wrote:With that kind of English, who could understand ? :roll:

Son,
I did not care whether you understood or not, because I was not talking to you but to Wachdi.
Itu biasa mbah, dimana-mana penjilat dan kaki tangan arab serta mohamid, selalu aja nyamber..

He he untung mbah sedikit menguasai broken english yang bisa dipakai untuk mengadakan negosiasi bussiness, sehingga punya banyak konco abroad yang tidak perduli akan kesalahan gramatikal maupun kesalahann idiomatic dan 2 words verbs, yang penting bisa dimengerti maksudnya
Lain halnya bicara sama orang Belanda kalau bicara bahasa belanda salah maka kita bisa di cuekin, makanya mbah kalau harus negosiasi dengan orng Belanda mbah ga mau gunakan Bahasa belanda, jadi sama kedudukannya, sama sama ga nguasai Bahasa Inggeris.
Kadang kadang mereka ingin memaksakan Bahasa Belanda karena mereka tau mbah bisa, tetapi mbah ngeyel tetap ga mau.
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby swatantre » Tue May 15, 2007 9:08 pm

Mbah, si trance ngesot itu gak usah dipedulikan, wong dia itu paling bisa muter2 kata dan fakta biar keliatan beda dan bikin tambah lieur. Di balik kesinisannya, gak ada yang lebih dari dia kecuali ya itu tadi. Orang lain bicara fakta dan logika, ini cuman puter2 pabaliut kitu mani teu puguh....
Percuma pinter bahasa orang tapi gak tau dan gak ada isi dan fakta yang bisa diperbincangkan scr bernas....
swatantre
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4173
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Postby Jehova » Tue May 15, 2007 11:10 pm

Al Quran itu luar biasa dari sudut pandang manapun :

Kebetulan saya dikirimi Al Quran terjemahan Arab - Inggris oleh seorang teman di India. Al Quran tersebut diterjemahkan oleh Yusuf Ali. Pada Al Quran tersebut terdapat Indeks di belakangnya. Sehingga indeks ini memudahkan saya untuk melihat topik-topik yang ingin saya ketahui. Misalkan jika topik mengenai Jesus, maka saya tinggal lihat pada huruf J pada lembaran indeksnya dan disitu akan ada daftar semua yang berawalan J. Termasuk jika saya ingin mencari keterangan mengenai Muhammad, saya tinggal membuka lembaran indeks dengan huruf awal M.

Dan subhanallah, saya terkejut sekali ! Sangat terkejut.

Inilah yang saya dapatkan :

Nama Muhammad hanya disebut sebanyak 5 kali. 4 kali dengan kata “Muhammad” dan 1 kali dengan kata “Ahmad”. Jadi total nama Muhammad disebut sebanyak 5x.
Nama Jesus (pembawa ajaran Kristen) disebut sebanyak 25 kali !! Ini berarti nama Jesus disebut 5x lebih banyak dari nama Muhammad.
Nama Moses atau Musa (pembawa ajaran Yahudi) disebut sebanyak 136 kali !!!
Ada apa ini ? Subhanallah, kitab ini sangat mengagumkan !!

Otak saya segera merespon dan menganalisa berdasarkan pengetahuan yang saya dapatkan.

Analisa pertama, sudut pandang seorang “Penulis Buku atau Pengarang Buku“
Kenapa saya bilang mengagumkan, sebab di luar sana banyak orang non-islam yang mengatakan bahwa Al Quran adalah kitab buatan Muhammad. Seandainya pendapat mereka itu benar, bagaimana mungkin penulisnya tidak menuliskan dirinya lebih banyak dari yang lain. Justru yang ditulis adalah Jesus, Moses (Musa) yang notabene merupakan pembawa ajaran yang menghasilkan agama Kristen dan Yahudi. Ini sangat tidak masuk akal !

Jika Anda adalah seorang pengarang buku dan ingin agar buku Anda ini mempengaruhi banyak orang, tentunya Anda ingin agar nama Anda yang tertera disitu lebih banyak dari yang lain. Dan juga kisah hidup Anda, kapan Anda lahir, kapan Anda meninggal (seandainya Anda menyuruh agar nanti dituliskan oleh orang lain), siapa istri Anda, orang tua Anda, anak-anak Anda, dan semua yang berhubungan dengan Anda pastilah akan mendapat bobot lebih besar dari siapapun karena Anda pasti akan mengharapkan kebanggaan di dalamnya dan berharap nama Anda akan tercatat dalam sejarah. Tapi kitab ini, Al Quran, tidak melakukan itu ! Subhanallah ! Ini kitab yang sangat mengagumkan.

Jika kita membawa Al Quran kepada orang yang non-islam, dan setelah mereka mendapatkannya, maka yang pertama mereka lakukan adalah mencari kata “Muhammad” di dalam Al Quran. Kapan dia lahir, dimana dia lahir, siapa orang tuanya, anak istrinya, kehidupan pribadinya, dan kapan dia meninggalnya. Setidaknya saya pernah punya pengalaman seperti itu secara pribadi ketika berdiskusi dengan seorang teman Kristen setahun lalu di Jakarta. Tapi mereka yang mencoba melakukan itu tidak akan mendapatkan hasil apapun. Ingin tahu jawabannya ? Sebab keterangan itu tidak pernah ada di dalam Al Quran !

Kapan dan dimana Muhamman lahir, tidak disebutkan dalam Al Quran. Siapa orang tuanya, tidak disebutkan dalam Al Quran, siapa anak-anak dan istrinya, juga tidak disebutkan dalam Al Quran. Juga kapan Muhammad meninggal, tidak disebutkan dalam Al Quran. Subhanallah ! Ini luar biasa ! Amazing !

Bagaimana mungkin orang yang dituduh menuliskan kitab dengan tangannya sendiri bahkan tidak menuliskan kapan dan dimana dia dilahirkan. Ini sangat tidak masuk akal ! Dari sudut pandang penulisan buku manapun itu adalah tindakan yang ****. Ini artinya, ada “sesuatu” yang membuat Muhammad tidak melakukan itu semua. Ada “sesuatu“ yang memberitahu Muhammad bahwa yang harus dia sampaikan bukanlah apa yang ada dalam pengetahuannya, tetapi pengetahuan-Nya.

Analisa kedua, sudut pandang turunan
Muhammad adalah seorang turunan Arab. Saya yakin tidak mungkin ada yang berkeberatan untuk itu. Muhammad adalah seorang keturunan Arab. Ia bukan keturunan Inggris, Yunani, Eskimo, India, atau Romawi. Ia adalah seorang keturunan Arab. Jangan bicara ia sebagai nabi atau utusan Tuhan dulu, tapi lihatlah ia sebagai seorang keturunan Arab.

Logikanya adalah bahwa ia pasti akan berusaha membuat dirinya tenar pada sukunya yakni suku Arab. Dan proses mencapai ketenaran ini tentunya dengan cara mengangkat derajat seseorang dari suku tersebut agar ia mendapat simpati dari suku Arab. Tapi Al Quran mengatakan bahwa satu-satunya wanita yang ditinggikan derajatnya dibandingkan seluruh wanita yang pernah ada dan hidup di muka bumi adalah Maryam ! Ia adalah satu-satunya wanita yang begitu mulia kedudukannya di dalam Al Quran dibandingkan semua wanita yang pernah ada di muka bumi ini. Bahkan namanya diabadikan sebagai nama salah satu surat yakni Surat Maryam.

Siapakah Maryam ? Apakah ia adalah ibu Muhammad ? Apakah ia adalah istri Muhammad ? Bukan !

Maryam adalah ibu dari nabi Isa (atau Yesus menurut pemahaman Kristen). Mengapa seorang yang berasal dari suku Arab tidak menyebutkan wanita yang terhormat pada masanya, mungkin itu ibunya, atau istrinya, atau wanita yang dipandang terhormat pada suku itu, tetapi mengapa justru seorang wanita keturunan Yahudi yang hidup 2000 tahun sebelum Muhammad yang bernama Maryam dan merupakan ibu dari nabi Isa ? Ini sangat tidak masuk akal ! Dari sudut pandang manapun tindakan itu adalah ****. Kecuali ada “sesuatu“ yang membuat Muhammad mampu melakukan itu semua.

“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).“
(Surat Ali Imran 2 - 42)

Saya dan juga Anda semua tentu akan sepakat bahwa ibu kita adalah yang paling mulia. Setelah itu baru istri, dan kemudian anak-anak. Dan saya tidak akan menyebutkan wanita lain. Tapi pada kasus ini justru tidak demikian. Amazing !!!

Kenapa harus seorang wanita Yahudi yang hidup 2000 tahun yang lalu yang disebut sebagai wanita termulia, padahal saat itu ia sedang berada pada suku Arab. Jika untuk menarik perhatian dan simpati suku pada saat itu maka seharusnya bukanlah Maryam, tetapi wanita terpilih yang berasal dari suku Arab. Silahkan Anda membuat argumentasi bantahan pada analisa saya tersebut.
Jehova
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 4
Joined: Fri May 11, 2007 12:12 pm

Postby Jehova » Tue May 15, 2007 11:12 pm

Al Quran, mukjizatkah ?
Kelebihan Al Quran adalah bahwa Al Quran merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW, yang berisi berbagai ilmu pengetahuan (sains) padahal Nabi Muhammad sendiri adalah ummi (tidak dapat membaca dan menulis).

Al Quran banyak bercerita tentang laut, padahal sebagian besar zazirah Arab adalah gurun pasir. Kalau memang Muhammad yang membuat Al Quran tentulah ceritanya lebih banyak mengenai gurun pasir, bukannya masalah lautan.

Beliau membicarakan beberapa kali tentang lautan, ombak bergulung dan kapal berlayar. Hal ini sangat menarik perhatian orang-orang pelaut. Sehingga seorang Nakhoda Inggris yang bernama Mr. Brown, yang dalam pelayanan selalu pulang pergi antara India dan Inggris setelah membaca Al Quran yang menceritakan tentang bahtera (kapal) dan lautan menjadi kagum. Ia lalu bertanya kepada orang-orang Islam di India, pernahkan dalam sejarah kehidupannya Nabi Muhammad itu melakukan pelayaran, maka dijelaskan kepadanya bahwa Nabi Muhammad tidak pernah melakukan pelayaran (mengarungi lautan) selama hidupnya. Mendengar keterangan itu ditambah lagi dengan penyelidikannya tentang sejarah hidup Rasullulah, bahwa memang beliau tidak pernah berlayar, timbullah iman nakhoda Inggris tersebut bahwa Al Quran itu memang wahyu Allah, dan diapun langsung memeluk Agama Islam.

Isi Al Quran penuh dengan ilmu pengetahuan (sains) yang pada saat 14 abad lalu (6 M) , tidak diketahui baru di abad ke-20 ini sebagian baru terjawab/dibuktikan.

Al Quran bercerita bahwa apabila kita terus menuju angkasa lepas, akan terjadi perubahan warna langit (saat itu hingga sekarang kita diketahui warna langit adalah biru karena atmosfer) baru setelah tahun 1966 ke atas, dengan menggunakan berbagai pesawat ruang angkasa (pesawat Apollo dsbnya) terbukti ternyata langit itu tidak biru;

Dengan demikian Al Quran adalah mukjizat yang penuh dengan bukti-bukti sains yang baru dapat dibuktikan kebenarannya pada saat ini. Mungkinkah seorang yang buta huruf tidak pernah membaca dan menulis dapat membuat atau menciplak kitab-kitab terdahulu, yang hasilnya berupa Al Quran yang penuh berisi ajaran-ajaran dan ilmu pengetahuan tersebut, yang isinya berbeda dengan Taurat dan Injil?

Menurut Qurais Shihab, bahwa Paling tidak, ada tiga aspek dalam Al Quran yang dapat menjadi bukti kebenaran Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi bukti bahwa seluruh informasi atau petunjuk yang disampaikan adalah benar bersumber dari Allah SWT. Ketiga aspek yang dimaksud adalah:

Pertama, aspek keindahan dan ketelitian redaksi-redaksinya. Tidak mudah untuk menguraikan hal ini, khususnya bagi kita yang tidak memahami dan memiliki “rasa bahasa Arab, karena keindahan diperoleh melalui perasaan bukan nalar;

Kedua, adalah pemberitaan gaibnya. Fir’aun yang memburu Nabi Musa, dicerikan dalam Surah Yunus ayat (92), dalam ayat tersebut ditegaskan bahwa: Badan Firaun tersebut akan diselamatkan Tuhan untuk menjadi pelajaran generasi berikutnya”. Tidak seorang pun mengetahui hal tersebut karena hal itu terjadi pada tahun 1.200 SM.

Baru setelah tahun 1896, ahli purbakala Loret menemukan di Lembah Raja-raja Luxor Mesir, satu mumi, yang dari data-data sejarah terbukti bahwa ia adalah Firaun yang bernama Maniptah. Pada tanggal 8 Juli 1908 Elliot Smith mendapat ijin dari pemerintah Mesir untuk membuka pembalut-pembalut Firaun tersebut. Ternyata ditemukan suatu jasad yang masih utuh, seperti yang diberitakan oleh Al Quran. Setiap orang yang pernah ke Mesir ke Museum Kairo dapat melihat jasad Firaun tersebut.

Ketiga, isyarat-isyarat ilmiahnya. Banyak sekali yang ditemukan dalam Al Quran. Misalnya diisyaratkan bahwa Cahaya matahari bersumber dari dirinya sendiri, sedang cahaya bulan adalah pantulan (dari cahaya matahari). Hal ini 14 abad yang lalu belum diketahui, baru pada abad-abad terakhir ini hal tersebut diketahui.

Sehingga tidaklah salah dan tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa Al Quran merupakan Mukjizat Nabi Muhammad yang terbesar yang hingga saat ini (setelah 14 abad) dapat kita saksikan dan baca.

Dalam buku karangan H. Oemar Bakry yang berjudul Al Quran Mu’jizat Terbesar (1982), beliau menjelaskan bahwa terdapat 15 macam mukjizat Al Quran yaitu:

1. Dalam bahasa dan susunan ayat-ayatnya;

2. Segi Aqidah, syariah, budi pekerti, dan soal-soal kemasyarakatan yang diuraikan di dalamnya;

3. Pemberitaan akan soal-soal yang belum dan sudah terjadi, yang tidak diketahui pada zaman Rasullulah;

4. Ilmu dan teknologi banyak mengungkapkan kebenaran isi Al Quran;

5. Bahwa bumi bulat, sudah lebih dahulu diampaikan oleh Al Quran, sebelum ahli-ahli mengetahuinya;

6. Matahari berputar pada sumbunya (porosnya) dijelaskan di dalam Al Quran;

7. Larangan minum minuman keras dan berjudi;

8. Sudah lebih 14 abad lama Al Quran melarang manusia merusak lingkungan hidup;

9. Al Quran memberikan petunjukkan mengenai cara makan dan jenis makanan yang sehat yang diakui oleh ilmu kedokteran;

10. Beberapa segi lain dari kesehatan yang menjadi bukti mukjizat Al Quran;

11. Dalam Al Quran dijelaskan bahwa dari besi dapat dibuat kekuatan yang hebat dan berbagai keperluan dan kebutuhan untuk kemakmuran/kesejahteraan manusia;

12. Menganjurkan kebersihan/ketelitian administrasi perusahaan;

13. Madu lebah besar khasiatnya, ilmu pengetahuan saat ini telah membuktikannya;

14. Tidak puas-puasnya orang mendengarkan Al Quran (Penulis: bahkan banyak yang menghafalnya, dibandingkan kitab-kitab suci lain);

15. Sejak 14 abad yang lalu Al Quran mengisyaratkan bahwa ada kehidupan di planet-planet lain selain bumi.



Allah telah menjamin bahwa Al Quran akan tetap terpelihara., tidak ada satu kekuatan pun yang akan dapat menghapuskannya dari muka bumi ini. Firman Allah:



“Sesungguhnya Kami menurunkan Al Quran dan sesungguhnya Kami akan memeliharanya (QS Al Hijr:9)



Hingga sampai sekarang ini tidak ada tenaga atau kekuatan yang dapat menghapuskan Al Quran dari muka bumi ini. Bahkan sebaliknya, jumlah Al Quran yang telah dicetak semakin bertambah pesat demikian pula peredaran dan terjemahan telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia, baik bahasa Inggris, bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa lain di dunia.

Orang-orang yang mempelajari Al Quran bukan saja berasal dari umat islam sendiri, orang-orang non Islam pun turut mempelajari dan menyelidiknya dengan maksud dan tujuan yang bermacam-macam pula.



Pada zaman penjajahan/kolonialis Belanda, Belanda yang dikenal kejam telah bercita-cita memudarkan sinar kebenaran Al Quran, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Islam tidak dapat mereka ganggu gugat. Demikian pula halnya dengan Jepang yang telah berupaya mengalihkan Tuhan ke Tenno Heika, juga tidak sanggup menghapuskan beredarnya Al Quran di Indonesia. Sedangkan musuh-musuh Islam saat inipun telah berupaya menghancurkan kemurnian Islam dengan cara mencetak Al Quran palsu buatan mereka, namun tipu daya mereka dapat diketahui, sebab masih banyak umat Islam yang hapal Al Quran dan dengan mudah dapat mengoreksi “kejanggalan-kejanggalan yang ditulis dalam Al Quran palsu tersebut.



Dalam sejarah diketahui bahwa Al Quran seringkali urun” dengan spontan adalah guna menjawab pertanyaan atau mengomentari peristiwa. Misalnya untuk menjawab pertanyaan orang Yahudi tentang ruh dan sebagainya. Dengan jawaban yang spontan tersebut, tentunya tidak ada waktu untuk berpikir bagi Nabi Muhammad apalagi hendak menyusun redaksi kalimat yang indah dan teliti. Tetapi itulah wahyu dan mukjizat Nabi, tidak ada kalimat yang rancu dan kontradiksi. Hal ini dibuktikan setelah Al Quran rampung diturunkan (selama hampir 23 tahun) kemudian dilakukan analisis serta perhitungan-perhitungan, ternyata di dalam Al Quran terdapat hal-hal yang menakjubkan yang tidak pernah terdapat dalam kitab-kitab lain.

Abdurrazaq Nawfal dalam Quraish Shihab (Membumikan Al Quran), mengemukakan sekian banyak contoh tentang keseimbangan yang sangat serasi antara kata-kata yang digunakannya, seperti:



1) Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan lawannya (antonim);

- Al-hayah (hidup) lawannya al-mawt (mati), diulang masing-masing sebanyak 145 kali;

- Al-naf’ (manfaat) lawannya al-madharah (mudarat), diulang masing-masing sebanyak 50 kali;

- Al har (panas) lawannya al-bard (dingin), diulang masing-masing 4 kali;

- Al-shayf (musim panas) lawannya al-syita’ (musim dingin), diulang masing-masing 4 kali;

- Al-Thumaninah (kelapangan/ketenangan) lawannya al-dhiq (kesempitan/kekesalan) diulang masing-masing sebanyak 13 kali

- Al-rabbah (cemas/takut) lawannya al-raghbah (harap/ingin) diulang masing-masing sebanyak 8 kali;

- Al-kufr (kekufuran/kafir) lawannya Al iman (iman) dalam bentuk definitif diulang masing-masing sebanyak 17:

- Kufr (kafir) lawannya iman (iman) dalam bentuk indefinitif diulang masing-masing sebanyak 8 kali.



2) Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan persamaan/makna yang terkandung (sinonim);



- Al-harts atau al-zira’ah (membajak/bertani) diulang masing-masing sebanyak 14 kali;

- Al-‘ushb atau al-dhurur (membanggakan diri/anggkuh) diulang masing-masing sebanyak 27 kali;

- Al-dhallun atau al-mawta (orang sesat/mati jiwanya) diulang masing-masing sebanyak 17 kali;

- Al Quran, al-wahyu atau Al-Islam (Al Quran, Wahyu dan Al Islam) diulang masing-masing sebanyak 70 kali;

- Al-‘aql atau al-nur (akal dan cahaya) diulang masing-masing sebanyak 49 kali;

- Al-jahr atau al-‘alaniyah (nyata), masing-masig sebanyak 16 kali;



3) Keseimbangan antara jumlah bilangan kata yang menunjuk kepada akibatnya;



- Al-infaq (infak) dengan al-ridha (kerelaan) diulang masing-masing sebanyak 73 kali

- Al-bukhl (kekikiran) dengan al-hasarah (penyesalan), diulang masing-masing sebanyak 12 kali;

- Al-kafirun (orang-orang kafir) dengan al-nar/al-ahraq (neraka/pembakaran) diulang masing-masing sebanyak 154 kali

- Al-zakah (zakat/penyucian) dengan al-barakat (kebajikan yang banyak) diulang masing-masing 32 kali;

- Al-fahisyah (kekejian) dengan al-ghadhb (murka) diulang masing-masing 26 kali;



4) Keseimbangan antara jumlah bilangan kata yang menunjuk kepada penyebabnya;

- Al-israf (pemborosan) dengan al-sur’ah (ketergesa-gesaan) diulang masing-masing 23 kali;

- Al-maw’izhah (nasehat/petuah) dengan al-lisan (lidah) diulang masing-masing 25 kali;

- Al-asra (tawanan) dengan al-harb (perang), diulang masing-masing 6 kali;

- Al-salam (kedamaian) dengan al-thayyibat (kebajikan) diulang masing-masing 60 kali;



5) Di samping keseimbangan-keseimbangan tersebut, ditemukan juga Keseimbangan khusus:

- Kata yawm (hari) dalam bentuk tunggal ditemukan sebanyak 365 kali (banyak hari satu tahun). Sedangkan kata hari dalam bentuk jamak/plural (ayyam) atau dua (yawmayni) ditemukan sebanyak 30 kali (sama dengan jumlah hari dalam satu bulan). Pada sisi lain kata syahr yang berarti “bulan” hanya terdapat 12 kali (ini sama dengan jumlah bulan dalam setahun);

- Al Quran menjelaskan bahwa langit ada 7, penjelasan ini diulang sebanyak 7 kali pula dalam 7 ayat. Selain itu penjelasannya tentang terciptanya langit dan bumi dalam 6 hari dinyatakan pula 7 kali (dalam 7 ayat);

- Kata-kata yang menunjuk kepada utusan Tuhan, baik rasul, nabi atau basyir (pembawa berita gembira) atau nadzir (pemberi peringatan), keseluruhannya berjumlah 518 kali. Jumlah ini seimbang dengan jumlah penyebutan nama-nama nabi, rasul dan pembawa berita tersebut yakni sebanyak 518 kali juga.



Quraish Shihab juga mengutif pendapat Rasyad Khalifah yang mengemukakan bahwa dalam Al Quran sendiri terdapat juga bukti-bukti sekalgus jaminan akan keotentikannya (keasliannya).

Huruf-huruf hija’yah yang terdapat pada awal beberapa surah dalam Al Quran adalah keutuhan Al Quran sebagaimana diterima Nabi Muhammad SAW. Tidak berlebih dan atau berkurang satu hurufpun dari kata-kata yang digunakan oleh Al Quran. Kesemuanya habis di bagi 19, sesuai dengan jumlah huruf-huruf B(i)sm All(a)h Al-R (a)hm (a)n Al-R (a)him. (Huruf a dan i dalam kurung tidak tertulis dalam aksara bahasa Arab).

Huruf (qaf) yang merupakan awal dari surah ke-50, ditemukan diulang sebanyak 57 kali, atau 3 X 19;

Huruf-huruf:(kaf), (ha’) (ya), (ayn), (shad), dalam surah Maryam ditemukan sebanyak 798 kali atau 42 X 19;

Huruf (nun) yang memulai surah Al Qalam, ditemukan sebanya 133 atau 7 X 19. Kedua huruf (ya’) dan (sin) pada surah Yasin masing-masing ditemukan sebanyak 285 kali atau 15 X 19. Kedua huruf (Tha) dan (ha’) pada surah Thaha masing-masing terulang sebanyak 42 kali, sama dengan 18 X 19.

Haruf-huruf (ha’) dan (mim) yang terdapat pada keseluruhan surah yang dimulai dengan kedua huruf ini, ha’ mim, kesemunya berjumlah 2.1666 yang merupakan perkalian dari 114 X 19.

Bilngan-bilangan ini, yang dapat ditemukan langsung dari celah ayat suci Al Quran, oleh Rasyad Khalifah, dijadikan sebagai bukti keautentikan Al Quran. Karena seandainya ada ayat yang berkurang atau ditambah atau tertukar saja kata-katanya dan kalimatnya dengan kata atau kalimat yang lain, maka perkalian-perkalian tersebut akan menjadi kacau.

Angka 19 di atas, yang merupakan perkalian dari jumlah-jumlah yang disebut itu, beliau ambil dari pernyataan Al Quran sendiri, yakni yang termuat dalam surah 74, Al-Muddatstsir ayat 30-31:



“Di atasnya ada sembilanbelas (malaikat) penjaga” “Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan):”Apakah yang dikehendaki Allah dengan dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhamu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia”.



Demikianlah sebagai bukti keautentikkan dan mukjizat Al Quran. Kesemua aspek tersebut tidak lain dimaksudkan kecuali untuk menjadi bukti bahwa petunjuk-petunjuk yang disampaikan oleh Al Quran adalah benar-benar wahyu Allah yang disampaikan secara teliti dan akurat sehingga dengan demikian manusia yakin serta secara tulus mengamalkan petunjuk-petunjuknya. Asalkan mereka mau berpikir dan menaatinya.
Jehova
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 4
Joined: Fri May 11, 2007 12:12 pm

Postby somad » Tue May 15, 2007 11:57 pm

swatantre wrote:Mbah, si trance ngesot itu gak usah dipedulikan, wong dia itu paling bisa muter2 kata dan fakta biar keliatan beda dan bikin tambah lieur. Di balik kesinisannya, gak ada yang lebih dari dia kecuali ya itu tadi. Orang lain bicara fakta dan logika, ini cuman puter2 pabaliut kitu mani teu puguh....
Percuma pinter bahasa orang tapi gak tau dan gak ada isi dan fakta yang bisa diperbincangkan scr bernas....

Sdr Swatantre,
Mungkin karena selalu miscommunication menggunakan bahasa Indonesia yang berbeda
dengan bahasa Melayu dan semua topik yang dibuat dimasukan kekeranjang sampah
Keluar dah kulit Muslimnya, bukan untuk berdiskusi tetapi mencari kesalahan
lawan bicaranya bukan saja yang terkait dengan topiknya tetapi apa saja yang dianggapnya
salah akan diekspose setelah itu berteriak mengeluarkan sorak kemenangan.
Saya jadi ingat si Ali1818 yang masuk jebakan mbah dulu, mbah pasang jebakan karena dari
Awal mbah tau dia hanya mencari kesalahan.yang tidak prinsipiel sekecil apapun.

Thanks anyway
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby somad » Wed May 16, 2007 12:06 am

Jehova wrote:Al Quran itu luar biasa dari sudut pandang manapun :
.


Hey Sdr Yehova anda ngomongin apa??? Lihat disini topiknya apa!!!!
User avatar
somad
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

PreviousNext

Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users