. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby mbah.erott » Sat Dec 11, 2010 10:32 pm

pusing wrote:Bahasanya Bahasa alquran...referensi paling otentik adalah alquran. makanya pahami dong isinya...

Salam bagi Hillman yang sepertinya absen lagi... :supz:

1. Jadi maksud bro, muhammad bisa berbahasa quran?
2. Dari mana dia belajar bahasa quran bro?
3. Ada referensinya bro?

:heart:
User avatar
mbah.erott
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2730
Joined: Sat Aug 14, 2010 12:33 pm
Location: Iran, lagi ngegedein petasan di tangan ane jadi rudal Shahab-5 buat Ahmadinejad

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby arulbaqraf » Sat Dec 11, 2010 10:52 pm

sbenarnya sebelum km angkat bahasan ni...km hrus sekolah /kuliah jurusan bhs arab dlu yg bner n dpt nilai yg trtinggi sampe dosenx acungin jempol 4.....bru km bs bls alqur'an adalah bhs arab....orng arab yg pnter aja ngakuin tu al qur'an adalah hebat dlm segi sastra....y klo tulisanx arab lah ok...
arulbaqraf
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 4
Joined: Sat Dec 11, 2010 9:55 pm

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby pusing » Sat Dec 11, 2010 11:23 pm

arulbaqraf wrote:sbenarnya sebelum km angkat bahasan ni...km hrus sekolah /kuliah jurusan bhs arab dlu yg bner n dpt nilai yg trtinggi sampe dosenx acungin jempol 4.....bru km bs bls alqur'an adalah bhs arab....orng arab yg pnter aja ngakuin tu al qur'an adalah hebat dlm segi sastra....y klo tulisanx arab lah ok...

Maaf, saya hanya mengajukan makna makna yang sebenarnya didalam alquran dengan cara menggunakan bahasa indonesia agar anda semua dapat menangkapnya. Sebaiknya anda jalan jalan dulu di forum ini dan melihat bagaimana mereka memfitnah alquran berdasarkan kesalahan terjemahnya. Atau anda juga boleh mengajukan argument apapun dengan menggunakan tulisan tulisan dari orang orang yang paling pandai diarab. Nanti kita uji bersama sama akan kebenarannya berdasarkan alquran kalau memang bisa membawa kebaikan bagi kita semua, khususnya umat islam.

Dan juga saya hanya mau melayani persoalan yang mengandung alasan alasan paling mendasar dan bukan mengandung anggapan anggapan syahwat semata


Thread ini sengaja saya beri judul "Alquran bukan bahasa arab", untuk memancing para pencela alquran yang paling ahli bahasa arab agar mengemukakan alasan yang paling mendasar kalau alquran berbahasa arab. Selesai ini baru kita melanjutkan bahasan bahasan lain diforum kacangan ini. :turban:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby Doc Holliday » Sun Dec 12, 2010 2:39 am

pusing wrote:Bahasanya Bahasa alquran...referensi paling otentik adalah alquran. makanya pahami dong isinya...

Doc Holliday wrote:"prof. pusing",
apakah kitab-kitab lain yg ada disebutkan pd alquran, jg menggunakan berbahasa "bahasa alquran"?? :-k :rock:

pusing wrote:Mulai deh serangan serangan brutal ala kafir..berarti bener bener hillman absen lagi ya..kok yang nongol tikus tikus lagi.. :green: TUH SANGGAH TULISAN YANG ANE AJUIN... :lol:

ada apa dgn pertanyaan tsb prof pusing?
bukankah klaim anda sebelumnya itu,juga harus berlaku sama utk "kitab-kitab" sebelum alquran tsb :
pusing wrote:Dapat kita pahami bahwa:
- Bentuk tulisan adalah hasil dari aplikasi isi hati yang menggema kedalam ucapan(dalam hal ini adalah alquran ---> satu ilmu yang diturunkan ALLAH melalui jibril yang menjadi isi hati Rasul muhammad dan menggema menjadi ucapannya)yang kemudian dijelmakan kedalam bentuk teknis tulisan.

atau klaim tikus pusing anda tersebut hanya berlaku "khusus" utk muhammad dan alquran saja? :green:
Doc Holliday
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 355
Joined: Sat Oct 09, 2010 9:27 am
Location: Old Wild West

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby pusing » Sun Dec 12, 2010 11:39 am

Doc Holliday wrote:
ada apa dgn pertanyaan tsb prof pusing?
bukankah klaim anda sebelumnya itu,juga harus berlaku sama utk "kitab-kitab" sebelum alquran tsb :


Doc Holliday wrote:
atau klaim tikus pusing anda tersebut hanya berlaku "khusus" utk muhammad dan alquran saja? :green:


Kembali karena keterbatasan waktu, Saya hanya ingin berbagi untuk orang orang islam yang mau berfikir secara mendalam akan alquran.

Dibawah ini saya ajukan 2 buah contoh kalimat dalam Alquran tentang perbedaan bentuk bahasa pada ayat berikut:

1. Perkataan Adam(manusia pertama di bumi ini) yang dikutib Allah dalam bentuk percakapan pada ayat:
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمۡنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمۡ تَغۡفِرۡ لَنَا وَتَرۡحَمۡنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡخَـٰسِرِينَ surat(7;23)Yang berwarna merah<<-perkataan Adam dan pasangan hidupnya.

Dari ayat diatas ini, saya balik tanya:
- Akan Masihkan anda ngos ngosan menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai Adam(manusia pertama)??

2. Perkataan semesta organis dan biologis yang dikutib Allah dalam bentuk perumpamaan atau bentuk ungkapan pada ayat:
فَقَالَ لَهَا وَلِلۡأَرۡضِ ٱئۡتِيَا طَوۡعًا أَوۡ كَرۡهً۬ا قَالَتَآ أَتَيۡنَا طَآٮِٕعِينَ Surat(41;11)<<<---percakapan antara semesta organis, biologis dan Allah.
Selanjutnya Dia(Allah) menitahkan kepadanya dan kepada bumi ini: "Partisipasilah kedua kalian menurut perintah-Ku dengan patuh ataupun terpaksa". Keduanya menyatakan diri: "Kami berpartisipasi mengedar diri dengan patuh menurut yang demikian. "

Kalimat diatas ini diperuntukkan fungsinya kedalam bahasa indonesia seperti contoh pada kalimat dibawah ini:

lihatlah oleh anda, malam mengirimkan angin pada anda yang berhembus sepoy sepoy berbisik ditelinga anda, membisikkan sesuatu hingga anda terlelap dalam tidur.

Dari kalimat diatas, Saya pun berbalik tanya:

- Apakah anda masih akan juga ngos ngosan menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai oleh semesta organis dan biologis diatas?? :lol:

- Apakah anda masih akan ngos ngosan juga menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai Angin ketika berbisik ditelinga anda?? :lol:

Tentu berbeda bukan? penangkapan makna antara anak SD dengan mahasiswa??

Salam bagi yang berfikir secara mendalam akan bahasa alquran sebagai sastra paling tinggi demikian agung. :heart:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby HILLMAN » Sun Dec 12, 2010 12:21 pm

pusing wrote:
Untuk syahwat syahwat yang selalu ingin memperkosa kaedah tata bahasa alquran dengan menggunakan kaedah tata bahasa arab.

Dibawah ini saya tunjukkan sebuah kalimat didalam alquran pada ayat yang kalimatnya berupa bentuk perumpamaan atau ungkapan. Adakah dalam lautan anda Bagaimana sebuah huruf يّ - "ya"berharokat tasdid yang disandarkan pada isim jamid didepannya, dalam kalimatnya memiliki makna adalah fungsi jenis na`at (sifat) yang dimasukkan dalam golongan fungsi man`ut(yang disifati).

Perhatikan kalimat dibawah ini:

فى بَحرٍ لُجِّىٍّ - fii bahrin lujjiyyin = Dilautan yang luas membentang.(24;40)

لُجِّيٌّ - Lujjiyyun adalah sebuah kata benda sifat sebagai hasil gabungan dari isim jamid لُجٌّ - Lujjun + يّ -"ya"berharokat tasdid.

Kembali pada kalimat فى بَحرٍ لُجِّىٍّ - fii bahrin lujjiyyin = Dilautan yang luas membentang.(24;40)

"Yang luas membentang" merupakan fungsi jenis na`at(sifat) yang dimasukkan dalam golongan "laut" sebagai fungsi man`utnya( yang disifati).

Dari kalimat pada ayat ini, maka bisa kita luruskan kekacauan makna karena ugal ugalan Hillman yang menganggap tata bahasa arab menjadi batu uji terhadap bahasa alquran.

Syahwat Anda mengatakan bahwa huruf ي - "ya" yang tidak berharokat bertasdid adalah na`at merupakan kata "penjelas jenis" yang memberikan penjelasan "golongan jenis" isim yang ada didepannya untuk menguji rentetan penggunaan huruf يّ "ya" yang berharokat tasdid yang saya ajukan yang kenyataannya memiliki makna adalah fungsi jenis na`at(sifat) yang dimasukkan dalam golongan fungsi man`ut(yang disifati).

Maka dari kaedah tersebut menjadi:

Pada kalimat بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِين
عَرَبِيٍّ -`arabiyyun adalah sebuah kata sifat(BUKAN ORANG) sebagai hasil gabungan dari kata عَرَبٌ - `arabun + يّ "ya"berharokat tasdid yang memiliki makna adalah fungsi jenis sifat yang bernuansa kerab araban yang dimasukkan dalam golongan لِسَانٌ - lisaanun = BAHASA, sebagai yang disifati(man`ut). menjadi bermakna yang serumpun dengan bahasa arab.

Pada kalimat ملابس إسلامي - malabis 'islamy.
إسلامي adalah sebuah kata benda sifat (BUKAN ORANG)sebagai gabungan dari isim mustaq اِسلَامٌyang tidak dijelaskan harokatnya + ي tidak dijelaskan harokatnya memiliki makna adalah fungsi jenis sifat yang bernuansa keislaman yang dimasukkan dalam golongan ملابس - tidak dijelaskan harokatnya = busana sebagai man`utnya.

Dengan demikian menjadi sering terbukti bahwa panitia ujian lulusan sekolah dasar tata bahasa arab, GAGAL menjadi batu uji terhadap mahasiswa lulusan S 2 tata bahasa alquran.

Salam bagi yang tahu malu dan minta maaf serta minta ampun. :lol: :heart:


:lol: Memang kalau ajaran ini sudah meresap kedalam otak, maka bekulah otak itu, sehingga tidak dapat mencerna fakta tulisannya sendiri yang sudah menunjukan jawaban jelas atas apa yang dibantahnya.

Singkat saja tanggapan saya untuk isapan jempol anda tanpa perlu pusing, resah dan gelisah.

1. Menurut anda makna kalimat فى بَحرٍ لُجِّىٍّ - fii bahrin lujjiyyin = Dilautan yang luas membentang.(24;40) ATAU di lautan yang dalam ?

SEDANGKAN MENURUT AL QURAN BERBAHASA ARAB adalah :

أَوْ كَظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُّجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِّن فَوْقِهِ مَوْجٌ مِّن فَوْقِهِ سَحَابٌ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَا أَخْرَجَ يَدَهُ لَمْ يَكَدْ يَرَاهَا وَمَن لَّمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُ نُوراً فَمَا لَهُ مِن نُّورٍ

aw kazhulumaatin fii bahrin lujjiyyin yaghsyaahu mawjun min fawqihi mawjun min fawqihi sahaabun zhulumaatun ba'dhuhaa fawqa ba'dhin idzaa akhraja yadahu lam yakad yaraahaa waman lam yaj'ali allaahu lahu nuuran famaa lahu min nuurin

[QS 24:40] Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.

Ataukah memang syahwat isapan jempol anda menterjemahkan lain dari "orang Arab" ?


2. Menurut anda kaedah yang berlaku bagi kalimat "Yang luas membentang" merupakan fungsi jenis na`at(sifat) yang dimasukkan dalam golongan "laut" sebagai fungsi man`utnya( yang disifati).

Saya koreksi "syahwat" anda, dari "Yang luas membentang" ------ > "Yang DALAM" :lol:

Menurut kaidah bahasa Arab yang benar adalah LAUT yang dimasukan dalam golongan jenis, yaitu dapat golongan jenis DALAM atau dapat juga golongan jenis DANGKAL, LAUT DALAM dan LAUT DANGKAL.

INGAT.... BUKANLAH

DALAM atau DANGKAL masuk dalam golongan LAUT.

BUKAN JUGA

DALAM atau DANGKAL adalah SERUMPUN dengan LAUT.


Seperti biasa anda memotong kalimat agar sesuai dengan syahwat anda. :lol:

Tulisan anda sendiri membenarkan tulisan saya, masih saja anda beku otak membantah dengan segala cara.


يَهُوْدِيٌّ - Yahuudiyyun = ditujukan berkaitan dengan ISIM yang masuk golongan Yahudi atau bukan ?
نَصْرَانِيٌّ - Nashraaniyyun = ditujukan berkaitan dengan ISIM yang masuk golongan Nasrani atau bukan ?
عَرَبِيٌّ - `Arabiyyun = ditujukan berkaitan dengan ISIM yang masuk golongan Arab atau bukan ?
نَبِيٌّ - Nabiyyun = ditujukan berkaitan dengan ISIM yang masuk golongan Nabi bukan ?
وَلِيٌّ - Waliyyun = ditujukan berkaitan dengan ISIM yang masuk golongan Wali bukan ?

Apakah anda tidak tahu ORANG juga termasuk ISIM ?

Untuk orang yang mau berpikir saya kutipkan kaidah paling dasar tatabahasa Arab:

ISIM dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah ‘kata benda’. ISIM ini bisa mencakup manusia, hewan, benda mati, tumbuhan, dan lain sebagainya.


Jadi "agama BUSANA yang serumpun dengan agama ISLAM" seperti isapan jempol anda "bahasa AL QURAN yang serumpun dengan bahasa ARAB ?

Salam bagi semua yang berpikir tanpa pusing, resah dan gelisah.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby HILLMAN » Sun Dec 12, 2010 1:01 pm

Doc Holliday wrote:
ada apa dgn pertanyaan tsb prof pusing?
bukankah klaim anda sebelumnya itu,juga harus berlaku sama utk "kitab-kitab" sebelum alquran tsb :


Doc Holliday wrote:
atau klaim tikus pusing anda tersebut hanya berlaku "khusus" utk muhammad dan alquran saja? :green:


pusing wrote:Kembali karena keterbatasan waktu, Saya hanya ingin berbagi untuk orang orang islam yang mau berfikir secara mendalam akan alquran.

Dibawah ini saya ajukan 2 buah contoh kalimat dalam Alquran tentang perbedaan bentuk bahasa pada ayat berikut:

1. Perkataan Adam(manusia pertama di bumi ini) yang dikutib Allah dalam bentuk percakapan pada ayat:
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمۡنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمۡ تَغۡفِرۡ لَنَا وَتَرۡحَمۡنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡخَـٰسِرِينَ surat(7;23)Yang berwarna merah<<-perkataan Adam dan pasangan hidupnya.

Dari ayat diatas ini, saya balik tanya:
- Akan Masihkan anda ngos ngosan menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai Adam(manusia pertama)??

2. Perkataan semesta organis dan biologis yang dikutib Allah dalam bentuk perumpamaan atau bentuk ungkapan pada ayat:
فَقَالَ لَهَا وَلِلۡأَرۡضِ ٱئۡتِيَا طَوۡعًا أَوۡ كَرۡهً۬ا قَالَتَآ أَتَيۡنَا طَآٮِٕعِينَ Surat(41;11)<<<---percakapan antara semesta organis, biologis dan Allah.
Selanjutnya Dia(Allah) menitahkan kepadanya dan kepada bumi ini: "Partisipasilah kedua kalian menurut perintah-Ku dengan patuh ataupun terpaksa". Keduanya menyatakan diri: "Kami berpartisipasi mengedar diri dengan patuh menurut yang demikian. "

Kalimat diatas ini diperuntukkan fungsinya kedalam bahasa indonesia seperti contoh pada kalimat dibawah ini:

lihatlah oleh anda, malam mengirimkan angin pada anda yang berhembus sepoy sepoy berbisik ditelinga anda, membisikkan sesuatu hingga anda terlelap dalam tidur.

Dari kalimat diatas, Saya pun berbalik tanya:

- Apakah anda masih akan juga ngos ngosan menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai oleh semesta organis dan biologis diatas?? :lol:

- Apakah anda masih akan ngos ngosan juga menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai Angin ketika berbisik ditelinga anda?? :lol:

Tentu berbeda bukan? penangkapan makna antara anak SD dengan mahasiswa??

Salam bagi yang berfikir secara mendalam akan bahasa alquran sebagai sastra paling tinggi demikian agung. :heart:


:rofl:

Apakah Zabur dan Taurat Yahudi dalam bahasa Arab atau bahasa Ibrani ?
Apakah Injil Nasrani dalam bahasa Arab atau bahasa Ibrani dan Yunani ?
Kalau terjemahan injil Nasrani dalam bahasa Arab sudah banyak dalam zaman "nabi" Muhammad, salah satunya diterjemahkan oleh paman dari Khadijah, istri pertama "nabi" Muhammad.

Hadits Sahih Muslim No.301

‘Pendeta Waraqah menulis buku Arab. Ia menulis dari Injil kedalam bahasa Arab apa yang diinginkan Tuhan.’


Salam bagi semua orang yang berpikir tanpa pusing, resah dan gelisah, apalagi menghisap jempol sampai ngos-ngosan.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby resah dan gelisah » Sun Dec 12, 2010 1:25 pm

Kepada saudara-saudara yang mengaku "murtadin" di FFI ini :

Diskusi kita perihal Al Qur'an secara bahasa, secara historis tidak menemui titik temu.
Saya mencoba bertanya kepada saudara-saudara sekalian. Andai saja al quran itu benar berbahasa arab dan andai saja al quran itu benar-benar palsu, bukan dari Allah melainkan karangan orang-orang arab, lalu kitab agama apa yang anda anggap masih original?

Jika ada kitab agama yang hingga hari ini masih original, selain al quran. Maka hari ini juga akan saya tinggalkan al quran dan agama Islam untuk yang kedua kalinya. Saya tunggu jawabannya. =; =; =; =; =; =; =; =; =; =;
resah dan gelisah
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 56
Joined: Mon Nov 08, 2010 11:25 pm

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby duren » Sun Dec 12, 2010 1:58 pm

Sundul lagi

Proses data entry sang kitap original

PERNYATAAN si pusing wrote:Dapat kita pahami bahwa:

- Bentuk tulisan adalah hasil dari aplikasi isi hati yang menggema kedalam ucapan(dalam hal ini adalah alquran ---> satu ilmu yang diturunkan ALLAH melalui jibril yang menjadi isi hati Rasul muhammad dan menggema menjadi ucapannya)yang kemudian dijelmakan kedalam bentuk teknis tulisan.
PERNYATAAN si duren wrote:Yang menjadi masalah adalah pengungkapan isi hati menjadi bentuk LISAN . Sebab INILAH WILAYAH KERJA muhammad

Hal berikut sudah melibatkan orang lain .. + JURTUL NYA muhammad
User avatar
duren
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11038
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby pusing » Sun Dec 12, 2010 2:58 pm

Hillman wrote:
:lol: Memang kalau ajaran ini sudah meresap kedalam otak, maka bekulah otak itu tidak dapat mencerna fakta yang sebenarnya sudah menunjukan apa yang dibantahnya.

Singkat saja tanggapan saya untuk isapan jempol anda tanpa perlu pusing, resah dan gelisah.

1. Menurut anda makna kalimat فى بَحرٍ لُجِّىٍّ - fii bahrin lujjiyyin = Dilautan yang luas membentang.(24;40) ATAU di lautan yang dalam ?


Singkat saja atau tidak bisa memberikan argument yang benar??

Lagi lagi kunyuk satu ini memperkosa makna alquran dengan cara menyusupkan syahwatnya kedalam alquran.

Orang indonesia yang belajar kearab dan mengikuti kesadaran orang arab tentu menganggap laut itu dangkal dan sempit.
Coba anda lihat kamus bertaraf nasional almunawwir halaman 1255.

Orang indonesia yang belajar diarab memberikan arti :
اللُّجُّ وَ اللُّجَّةُ : مُعْظَمُ الْمَاء - al lujju wal lujjatu = Air yang besar, laut yang luas serta dalam.
اللُّجُّ - al lujju, menjadi isim jamid.

Lihat disana, tidak menggunakan huruf يّ - "ya" berharokat tasdid bukan?
Kaedah yang berlaku didalam alquran tidak membolehkan isim jamid yang asal/mula kemudian mendapatkan penambahan huruf يّ - "ya" berharokat tasdid dibunyikan dengan cara memberikan imbuhan ال - alif lam.

kaedah tersebut tidak berlaku untuk isim jamid yang memang asalnya terdiri dari salah satunya adalah huruf يّ - "ya" berharokat tasdid, PAHAM??

لُجٌّ - Lujjun adalah isim jamid.kemudian + يّ - "ya" berharokat tasdid.

يّ - "ya" berharokat tasdid memiliki makna menjadikan sifat bagi isim jamid didepannya, dalam hal ini adalah kalau ditambahkan huruf tersebut dengan tidak ber alif lam pada kata:
اللُّجُّ وَ اللُّجَّةُ : مُعْظَمُ الْمَاء - al lujju wal lujjatu = Air yang besar, laut yang luas serta dalam.

Jadi, fungsi يّ - "ya" berharokat tasdid adalah untuk mengantarkan dan membikin fungsi isim jamid didepannya menjadi fungsi kata sifat. PAHAM??
Sekarang perhatikan kembali kalimat فى بَحرٍ لُجِّىٍّ - fii bahrin lujjiyyin.

dengan menggunakan kaedah yang berlaku didalam alaquran(BUKAN YANG BERLAKU DARI KESADARAN KUNYUK HILLMAN)
Maka FUNGSI JENIS SIFAT LAUT YANG LUAS MEMBENTANG DIMASUKKAN DALAM GOLONGAN FUNGSI LAUT

Dengan menggunakan kaedah dari kesadaran KUNYUK HILLMAN.
Maka JENIS LAUT DIMASUKKAN DALAM GOLONGAN ORANG ORANG LAUT. :lol:

Silahkan mau beli yang mana hayo?? :lol:

Hillman wrote:
Ataukah memang syahwat isapan jempol anda menterjemahkan lain dari "orang Arab" ?

Ada yang kebakaran jenggot rupanya. :lol:
Kalau terjemahnya yang menurut anda syahwat saya berbeda tapi sesuai dengan kaedah yang berlaku dalam quran?? Apakah anda mau mengakui kebenarannya?? :lol:

Hillman wrote:
Seperti biasa anda memotong kalimat agar sesuai dengan syahwat anda. :lol:

Tulisan anda sendiri membenarkan tulisan saya, masih saja anda beku otak membantah dengan segala cara.


يَهُوْدِيٌّ - Yahuudiyyun = ditujukan berkaitan dengan orang yang masuk golongan Yahudi atau bukan ?
نَصْرَانِيٌّ - Nashraaniyyun = ditujukan berkaitan untuk orang yang masuk golongan Nasrani atau bukan ?
عَرَبِيٌّ - `Arabiyyun = ditujukan berkaitan untuk orang yang masuk golongan Arab atau bukan ?
نَبِيٌّ - Nabiyyun = ditujukan berkaitan dengan orang yang masuk golongan Nabi bukan ?
وَلِيٌّ - Waliyyun = ditujukan berkaitan dengan orang yang masuk golongan Wali bukan ?


Salam bagi semua yang berpikir tanpa pusing, resah dan gelisah.


Saya jawab satu saja dan bisa mewakili semua pertanyaannya.
Hillman wrote:
وَلِيٌّ - Waliyyun = ditujukan berkaitan dengan orang yang masuk golongan Wali bukan ?

Dibawah ini saya tambahkan kata dari salah satu ayat alquran dan kita gunakan kaedah yang berlaku didalam alquran:

اَلّٰلهُ وَلِيٌّ -ALLAAHU WALIYYUN

وَلِيٌّ - Waliyyun adalah sebuah kata sifat (BUKAN ORANG.. GUOBLOG).

Dengan menggunakan kaedah yang berlaku didalam alquran:

-Maka fungsi sifat وَلِيٌّ - Waliyyun dimasukkan dalam golongan fungsi اَلّٰلهُ - ALLAH.

Dengan menggunakan kaedah yang berlaku dari syahwat Hillman:

- Maka jenis wali dimasukkan dalam golongan orang orang Allah. :lol:

Gara gara syahwat Hillman,Wajarlah telah muncul wali songo. :lol:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby resah dan gelisah » Sun Dec 12, 2010 10:55 pm

Hillman wrote :
Maaf, seseorang hanya perlu berpikir tanpa resah gelisah dan pusing untuk dapat melihat kata-kata yang saya kutip secara tatabahasa di bawah ini dan mendapat kesimpulan bahwa apa yang saya tuliskan adalah benar.

Perhatikan contoh kata-kata sebangun ini :

yasu'i - orang orang Jesuit dan yasu‛iyyin - orang orang Jesuit
hawary - orang orang pengikut Al Masih dan hawariyyin - orang orang pengikut Al Masih
'araby - orang orang Arab dan 'arabiyyin - orang orang Arab



Ha…ha…ha. Saya sebetulnya males menanggapi tulisan anda yang ngawur ini. Tetapi oleh karena saya resah dan gelisah membaca tulisan ngawur anda maka saya perlu menanggapinya, untuk membantu anda agar anda tidak ditertawakan oleh orang-orang yang ngerti tata bahasa arab dan tata bahasa al quran.

1. Bagaimana anda bisa mengatakan ‘arabiyyin (tulisan yang anda pakai) = orang-orang arab. Sedangkan secara bahasa : orang arab = ‘arabun. Yaitu kata benda asli yang belum menentu (isim jamid nakiroh). Sedangkan dalam kaidah tata bahasa al quran : isim jamid yang nakiroh dan bukan kata sifat berubah menjadi kata sifat jika digandeng / disematkan “ya” bertasdid / “ya” nisbah.
Maka seharusnya : ‘arabun = orang arab
‘arabiyyun = yang memiliki sifat seperti arab / kearab-araban / seperti arab.

Tetapi anda tetap memaksakan kehendak bahwa ‘arabun = ‘arabiyyun.
Ini adalah bukti bahwa kaidah tata bahasa al qur’an berbeda dengan tata bahasa arab, apalagi dengan tata bahasa hilman. Paham?

2. Bagaimana anda yang mengaku ngerti tata bahasa arab tetapi menulis kata : orang-orang arab dengan bunyi ‘araby. Padahal seharusnya anda memakai alif lam (al ‘araby). Kemudian anda menterjemahkan / mengartikannya sebagai bentuk jamak, padahal kata tersebut adalah bentuk tunggal. Dan masih banyak lagi kesalahan-kesalahan anda lainnya.
Tolong tunjukkan kamus mana yang menjadi dasar tulisan anda tersebut. Atau mungkin anda menulis kata-kata tersebut memakai kamus bahasa hilman atau memakai kaidah tata bahasa arab yang serumpun dengan bahasa hilman, ya? Begitu!
Berarti sekarang sudah bertambah lagi jenis bahasa di dunia ini yaitu : BAHASA HILMAN yang memiliki kaidah dan kamus tersendiri. :lol:
resah dan gelisah
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 56
Joined: Mon Nov 08, 2010 11:25 pm

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby resah dan gelisah » Mon Dec 13, 2010 12:13 am

Hillman wrote :
Saya tidak heran jika anda malas, karena dapat saya pastikan (maaf) otak anda terlalu beku untuk mulai berpikir.

Baca saja disini tanpa perlu ngalor ngidul http://www.psq.or.id/ensiklopedia_detai ... d=34&id=21

Jika kata ‘arab (عَرَب) dan a‘rab (أَعْرَاب) dipakai untuk menunjuk pada satu orang atau mufrad maka ditambah ya’ an-nisbah (يَاء النِّسْبَة) di akhirnya, sehingga dikatakan ‘arabiyyun (عَرَبِيٌّ = seorang Arab Perkotaan) dan a‘rabiyyun (أَعْرَابِيٌّ = seorang Arab Badwi ). Jika dipakai untuk menunjukkan banyak orang atau jamak maka dikatakan ‘arabun (عَرَبٌ = orang-orang Arab Perkotaan) dan a‘rabun (أَعْرَابٌ = orang-orang Arab Badwi).



Sumber sederhana tanpa berbelit, pusing, resah dan gelisah, yang menunjukan dengan bukti sahih bahwa bagaimana segelintir orang mempropagandakan isapan jempol dengan menistakan kaedah tatabahasa bahasa Arab demi menghindari BATU UJIAN TATABAHASA terhadap sebuah produk bahasa yang gagal .


Saya justru melihat sebaliknya.

Oleh karena kesombongan dan kebekuan otak anda sehingga anda dengan mudahnya mencari sandaran tanpa meneliti terlebih dahulu benar atau tidaknya sandaran itu. Dan saya melihat sepertinya anda sudah kehabisan akal. Silahkan anda teliti lagi tulisan yang anda jadikan sandaran itu sebelum lebih banyak lagi orang yang akan mentertawakan anda
.
:lol:
resah dan gelisah
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 56
Joined: Mon Nov 08, 2010 11:25 pm

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby HILLMAN » Mon Dec 13, 2010 12:19 am

Sudah saya katakan peci anda kebesaran, sehingga mata anda tertutup dan anda berlaku seperti seorang "pesulap" yang sengaja berbelit dan bertele-tele untuk mengelabuhi "penonton"nya dengan isapan jempol kosong tanpa makna.

1. Terlalu takabur anda mempropagandakan isapan jempol mengenai Al Quran bukan bahasa Arab, jika kaedah paling dasar dalam belajar bahasa Arab yaitu mengenai ISIM saja anda tidak tahu, bahkan makna DALAM dan LUAS saja tidak dapat anda bedakan, apalagi mengenai hal ilmiah yang lebih dalam dan lucunya menepuk dada meminta saya melayani isapan jempol ngalor ngidul anda.

2. Anda terlalu buta dan beku sehingga kalimat فى بَحرٍ لُجِّىٍّ - fii bahrin lujjiyyin, tidak dapat anda maknai sesuai kaedahnya yaitu LAUT yang masuk dalam (isim) golongan jenisnya yang DALAM, itulah sebabnya disebut LAUT DALAM bukan LAUT SERUMPUN DENGAN DALAM.

Dan dengan pikiran anda yang "pusing" dan sengaja berbelit maka benar sekali anda akan memaknai kalimat di atas menjadi FUNGSI JENIS SIFAT LAUT YANG LUAS MEMBENTANG DIMASUKKAN DALAM GOLONGAN FUNGSI LAUT, atau lebih tepat sesuai pola pikir anda adalah LAUT SERUMPUN DENGAN DALAM. :lol:

3. Dengan ketidak-tahuan mengenai kaedah ISIM, wajar jika anda tidak dapat memaknai kalimat اَلّٰلهُ وَلِيٌّ -ALLAAHU WALIYYUN.

Kita lihat dalam Al Quran (orang Arab) sendiri, apakah arti WALIYYUN itu ?

وذر dan tinggalkanlah
الذين orang-orang yang
اتخذوا menjadikan
دينهم agama mereka
لعبا permainan
ولهوا dan senda gurau
وغرتهم dan menipu mereka
الحيوة kehidupan
الدنيا dunia
وذكر dan peringatkanlah
به dengannya
أن bahwa
تبسل dijerumuskan
نفس jiwa
بما disebabkan apa
كسبت ia kerjakan
ليس tidak ada
لها baginya
من dari
دون selain
الله
- allaahi = Allah
ولي
- waliyyun = pelindung

ولا dan tidak
شفيع
- syafii'un = penolong

وإن dan jika
تعدل ia menebus
كل segala
عدل tebusan
لا tidak
يؤخذ diterima
منها dari padanya
أولئك mereka itulah
الذين orang-orang yang
أبسلوا dijerumuskan
بما disebabkan apa
كسبوا mereka kerjakan
لهم bagi mereka
شراب minuman
من dari
حميم air yang mendidih
وعذاب dan azab
أليم sangat pedih
بما disebabkan apa
كانوا mereka adalah
يكفرون mereka kafir


وَذَرِ الَّذِينَ اتَّخَذُواْ دِينَهُمْ لَعِباً وَلَهْواً وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَذَكِّرْ بِهِ أَن تُبْسَلَ نَفْسٌ بِمَا كَسَبَتْ لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللّهِ وَلِيٌّ وَلاَ شَفِيعٌ وَإِن تَعْدِلْ كُلَّ عَدْلٍ لاَّ يُؤْخَذْ مِنْهَا أُوْلَـئِكَ الَّذِينَ أُبْسِلُواْ بِمَا كَسَبُواْ لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُواْ يَكْفُرُونَ


wadzari alladziina ittakhadzuu diinahum la'iban walahwan wagharrat-humu alhayaatu alddunyaa wadzakkir bihi an tubsala nafsun bimaa kasabat laysa lahaa min duuni allaahi waliyyun walaa syafii'un wa-in ta'dil kulla 'adlin laa yu/khadz minhaa ulaa-ika alladziina ubsiluu bimaa kasabuu lahum syaraabun min hamiimin wa'adzaabun aliimun bimaa kaanuu yakfuruuna

[QS 6:70] Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah dengannya agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya selain Allah sebagai pelindung dan tidak pula sebagai penolong. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.

Perhatikan kalimat “Allah sebagai pelindung dan penolong”, BUKAN “Allah yang serumpun dengan "pelindung" dan "penolong"”, seperti isapan jempol anda.
Btw, bukankah PENOLONG = PELINDUNG = ISIM ? Paham ?



Salam bagi semua orang yang berpikir tanpa pusing, resah, gelisah dan bersumpah serapah.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby HILLMAN » Mon Dec 13, 2010 12:28 am

HILLMAN wrote:Saya tidak heran jika anda malas, karena dapat saya pastikan (maaf) otak anda terlalu beku untuk mulai berpikir.

Baca saja disini tanpa perlu ngalor ngidul http://www.psq.or.id/ensiklopedia_detai ... d=34&id=21

Jika kata ‘arab (عَرَب) dan a‘rab (أَعْرَاب) dipakai untuk menunjuk pada satu orang atau mufrad maka ditambah ya’ an-nisbah (يَاء النِّسْبَة) di akhirnya, sehingga dikatakan ‘arabiyyun (عَرَبِيٌّ = seorang Arab Perkotaan) dan a‘rabiyyun (أَعْرَابِيٌّ = seorang Arab Badwi ). Jika dipakai untuk menunjukkan banyak orang atau jamak maka dikatakan ‘arabun (عَرَبٌ = orang-orang Arab Perkotaan) dan a‘rabun (أَعْرَابٌ = orang-orang Arab Badwi).



HILLMAN wrote:Sumber sederhana tanpa berbelit, pusing, resah dan gelisah, yang menunjukan dengan bukti sahih bahwa bagaimana segelintir orang mempropagandakan isapan jempol dengan menistakan kaedah tatabahasa bahasa Arab demi menghindari BATU UJIAN TATABAHASA terhadap sebuah produk bahasa yang gagal .


resah dan gelisah wrote:Saya justru melihat sebaliknya.

Oleh karena kesombongan dan kebekuan otak anda sehingga anda dengan mudahnya mencari sandaran tanpa meneliti terlebih dahulu benar atau tidaknya sandaran itu. Dan saya melihat sepertinya anda sudah kehabisan akal. Silahkan anda teliti lagi tulisan yang anda jadikan sandaran itu sebelum lebih banyak lagi orang yang akan mentertawakan anda
.
:lol:


Astaghfirullah, demi membenarkan isapan jempol yang terlanjur anda telan dengan membekukan otak dan terjangkit syndroma BEO, bahkan sebuah pendapat lain dari situs yang menyematkan nama PUSAT STUDI AL QURAN saja anda tertawakan tanpa membacanya lagi. Karena bagi anda memang malas untuk mencari tahu apalagi berpikir. :rofl:

Tulisan dalam situs PUSAT STUDI AL QURAN itu dengan jelas membenarkan pendapat saya bukan ?

Salam bagi semua yang mau berpikir tanpa malas.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby pusing » Mon Dec 13, 2010 1:14 am

Hillman wrote:
Sudah saya katakan peci anda kebesaran, sehingga mata anda tertutup dan anda berlaku seperti seorang "pesulap" yang sengaja berbelit dan bertele-tele untuk mengelabuhi "penonton"nya dengan isapan jempol kosong tanpa makna.

1. Terlalu takabur anda mempropagandakan isapan jempol mengenai Al Quran bukan bahasa Arab, jika kaedah paling dasar dalam belajar bahasa Arab yaitu mengenai ISIM saja anda tidak tahu, bahkan makna DALAM dan LUAS saja tidak dapat anda bedakan, apalagi mengenai hal ilmiah yang lebih dalam dan lucunya menepuk dada meminta saya melayani isapan jempol ngalor ngidul anda.


Sayangnya, kalau saya menggunakan peci kebesaran, saya dapat melepaskannya kalau saya mau. Tapi anda berambut gondrong hingga menutup mata dengan peci kekecilan, anda tidak mau mencukurnya karena merasa nyaman dengan peci yang kekecilan.

Disaat saya menjelaskan kaedah bentuk kalimat(nahwu) yang saya ajukan mengenai kalimat فى بَحرٍ لُجِّىٍّ - fii bahrin lujjiyyin, anda menganggap bahwa saya sedang menjelaskan kaedah bentuk kata(sharaf), dalam hal ini bentuk isim. Bukan begitu?...Saya lihat begitu.

Begitupun penjelasan lain lain yang telah saya ajukan yang saya jelaskan mulai dari bentuk kata sampai bentuk kalimat bahkan hingga mengenai penggunaan harokat. Tapi lihatlah...anda tetap saja seperti menghasta kain sarung yang menanagkapnya berputar putar sebagai penjelasan masalah isim semata. Jadi siapa yang tidak melihat?. :lol: yang peci kebesaran ataukah yang peci kekecilan dengan rambut gondrong?? :lol:
Sebaiknya anda menentukan dahulu bahasan apa yang ingin anda angkat. Bentuk kata ? atau bentuk kalimat? :lol:

Dipersilahkan.... :lol:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby Doc Holliday » Mon Dec 13, 2010 3:35 pm

Prof Pusing, sebelumnya sy hanya mengingatkan klaim anda pada page awal yg ada:
pusing wrote:Kepada semua para ahli bahasa Tolong dikoreksi tulisan saya secara Objectif ilmiah.
Mudah mudahan anda tidak pusing membaca tulisan yang saya ajukan karena saya sendiri pusing memilih kata/kalimat agar semua bisa mengerti.

Kita mulai membahas dengan pertanyaan"Alquran bahasa apa??"

Apa alasan kalau alquran bahasa `Arab??---->>Tulisan!!

Kalau alasan karena tulisan:ALASAN ANAK SD!!!
.............................................
.............................................
.............................................
jadi jelas bahasa yang diturunkan Allah kepada para rasulNya memang sudah digunakan sebelum bangsa arab muncul(Sesuatu yang dianggap baru sementara sebelumnya sudah ada maka sesuatu yang dianggap baru itu mengikuti/menjiplak dari yang sebelumnya).Oleh karena seperti yang dikatakan surat taubah ayat 97 diatas maka terjadilah pergeseran ajaran Haq kepada Bathil(termasuk bahasanya).dengan demikian, itulah yang menjadi penyebab kenapa Allah mengutus para rasulnya tidak lain dan tidak bukan sebagai pelurus yang memberi peringatan sekaligus kabar gembira.
............................................................
#Bahasa Alquran adalah bahasa tersendiri yang diciptakan Allah kepada semua para nabi dan rasulNya guna menyampaikan RisalahNya kepada seluruh umat manusia.

sederhana saja koq prof.adakah semua klaim anda pada tread anda ini, telah mengacu kepada klaim awal tersebut?
sy ingatkan kembali "logika" anda dalam mempertahankan klaim tersebut:
pusing wrote:Dapat kita pahami bahwa:
- Bentuk tulisan adalah hasil dari aplikasi isi hati yang menggema kedalam ucapan(dalam hal ini adalah alquran ---> satu ilmu yang diturunkan ALLAH melalui jibril yang menjadi isi hati Rasul muhammad dan menggema menjadi ucapannya)yang kemudian dijelmakan kedalam bentuk teknis tulisan.


logika anda yang lain:
pusing wrote:Bahasanya Bahasa alquran...referensi paling otentik adalah alquran. makanya pahami dong isinya...

menyikapi pertanyaan anak kemarin sore seperti sy ini sebelumnya :
Doc Holliday wrote:"prof. pusing",
apakah kitab-kitab lain yg ada disebutkan pd alquran, jg menggunakan berbahasa "bahasa alquran"?? :-k :rock:

Doc Holliday wrote:bukankah klaim anda sebelumnya itu,juga harus berlaku sama utk "kitab-kitab" sebelum alquran tsb :
atau klaim tikus pusing anda tersebut hanya berlaku "khusus" utk muhammad dan alquran saja? :green:

reply anda:
pusing wrote:Kembali karena keterbatasan waktu, Saya hanya ingin berbagi untuk orang orang islam yang mau berfikir secara mendalam akan alquran.

Dibawah ini saya ajukan 2 buah contoh kalimat dalam Alquran tentang perbedaan bentuk bahasa pada ayat berikut:

1. Perkataan Adam(manusia pertama di bumi ini) yang dikutib Allah dalam bentuk percakapan pada ayat:
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمۡنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمۡ تَغۡفِرۡ لَنَا وَتَرۡحَمۡنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡخَـٰسِرِينَ surat(7;23)Yang berwarna merah<<-perkataan Adam dan pasangan hidupnya.

Dari ayat diatas ini, saya balik tanya:
- Akan Masihkan anda ngos ngosan menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai Adam(manusia pertama)??

2. Perkataan semesta organis dan biologis yang dikutib Allah dalam bentuk perumpamaan atau bentuk ungkapan pada ayat:
فَقَالَ لَهَا وَلِلۡأَرۡضِ ٱئۡتِيَا طَوۡعًا أَوۡ كَرۡهً۬ا قَالَتَآ أَتَيۡنَا طَآٮِٕعِينَ Surat(41;11)<<<---percakapan antara semesta organis, biologis dan Allah.
Selanjutnya Dia(Allah) menitahkan kepadanya dan kepada bumi ini: "Partisipasilah kedua kalian menurut perintah-Ku dengan patuh ataupun terpaksa". Keduanya menyatakan diri: "Kami berpartisipasi mengedar diri dengan patuh menurut yang demikian. "

Kalimat diatas ini diperuntukkan fungsinya kedalam bahasa indonesia seperti contoh pada kalimat dibawah ini:

lihatlah oleh anda, malam mengirimkan angin pada anda yang berhembus sepoy sepoy berbisik ditelinga anda, membisikkan sesuatu hingga anda terlelap dalam tidur.

Dari kalimat diatas, Saya pun berbalik tanya:
- Apakah anda masih akan juga ngos ngosan menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai oleh semesta organis dan biologis diatas??
- Apakah anda masih akan ngos ngosan juga menuntut fakta bahasa apakah yang dipakai Angin ketika berbisik ditelinga anda??

Tentu berbeda bukan? penangkapan makna antara anak SD dengan mahasiswa??
Salam bagi yang berfikir secara mendalam akan bahasa alquran sebagai sastra paling tinggi demikian agung.

Sederhana dan tidak rumit bukan pertanyaannya, prof pusing? :lol:
namun mengapa anda yg terlihat ngos-ngosan berputar-putar tanpa ada tegas menjawab pertanyaan yg sederhana tsb? :lol:
adakah bahasa pd "kitab-kitab" tersebut mengikuti tatabahasa alquran anda? bedakan KLAIM dengan FAKTA, prof pusing . Jika hanya mengklaim tanpa dapat membuktikan, bukankah itu malah lebih parah dari alasan anak SD yg anda tuduhkan?:lol:
tidak ada suatu fakta pun yg dapat sy pelajari dari anda kecuali klaim semata. dibantu ya prof.:lol: :heart:
Doc Holliday
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 355
Joined: Sat Oct 09, 2010 9:27 am
Location: Old Wild West

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby pusing » Mon Dec 13, 2010 4:16 pm

Perlu anda ketahui ya...semua pertanyaan anda mudah mudahan akan mudah saya beri jawabannya. Tapi saat ini saya hanya menunggu pengakuan dari seseorang yang anda anggap paling kompeten dibidang ini sambil saya mengajukan penjelasan dan sanggahan. selesai itu barulah saya melayani semua pertanyaan yang serius untuk dijawab.. :lol:

Kaya kayanya Hillman nyinggung nyinggung istilah "ilmiah" nih... :heart:
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby betdaniel99 » Mon Dec 13, 2010 5:04 pm

Pertanyaan:
Apakah pada saat Alquran diturunkan dalam Bahasa Alquran, apakah sudah ada tanda bacanya? Bila belum ada, siapa ya yang menambahkan tanda baca tsb? Kalau diturunkan tanpa tanda baca, kok Alquran yang Ente pegang sekarang, punya tanda baca ya? Siapa yang menambahkan? Jibril atau orang Arab yg ahli dalam tata bahasa Arab?

Di bawah ini adalah Alquran yang ditemukan di Sana'a, dan diperkirakan termasuk Alquran yang paling dini, yang ditemukan:
Image
Inikah Bahasa Alquran yang sesungguhnya (tanpa tanda baca..) ??
Agan 'Pusing' dan 'Resah & Gelisah' khan jago Bahasa Alquran neh... Mohon donk dijelaskan, gimana cara melafazkan tulisan Alquran dalam tata Bahasa Alquran di atas.. :lol:

Syukron & Salaam.

ps.
Bahasa rumpun Semitik, seperti Ibrani dan Arab tidak mempunyai huruf hidup (vokal), semuanya huruf mati (konsonan), sehingga untuk dapat mengetahui huruf Alef/Alif dibaca 'a' atau 'i' atau 'u', tergantung pada tanda baca tambahan.
User avatar
betdaniel99
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2374
Joined: Thu May 22, 2008 9:55 pm

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby HILLMAN » Mon Dec 13, 2010 6:33 pm

pusing wrote:Sayangnya, kalau saya menggunakan peci kebesaran, saya dapat melepaskannya kalau saya mau. Tapi anda berambut gondrong hingga menutup mata dengan peci kekecilan, anda tidak mau mencukurnya karena merasa nyaman dengan peci yang kekecilan.

Disaat saya menjelaskan kaedah bentuk kalimat(nahwu) yang saya ajukan mengenai kalimat فى بَحرٍ لُجِّىٍّ - fii bahrin lujjiyyin, anda menganggap bahwa saya sedang menjelaskan kaedah bentuk kata(sharaf), dalam hal ini bentuk isim. Bukan begitu?...Saya lihat begitu.

Begitupun penjelasan lain lain yang telah saya ajukan yang saya jelaskan mulai dari bentuk kata sampai bentuk kalimat bahkan hingga mengenai penggunaan harokat. Tapi lihatlah...anda tetap saja seperti menghasta kain sarung yang menanagkapnya berputar putar sebagai penjelasan masalah isim semata. Jadi siapa yang tidak melihat?. :lol: yang peci kebesaran ataukah yang peci kekecilan dengan rambut gondrong?? :lol:
Sebaiknya anda menentukan dahulu bahasan apa yang ingin anda angkat. Bentuk kata ? atau bentuk kalimat? :lol:

Dipersilahkan.... :lol:



Baca kembali apa yang tertulis sebelum ini..... apakah anda sedang berupaya mengalihkan arah bahasan ? Apa yang anda tulis saat ini adalah upaya mencuci malu. :lol:

Saya ingatkan lagi :

1. Kata لُجِّىٍّ - lujjiyyin = luas membentang ATAU dalam ?

Lihat QS 24:40 sebagai fakta tertulis apakah anda memang mengetahui maknanya atau tidak ?

2. Kemudian saya kutip tulisan anda, yang menunjukan bukan saya yang tidak memahami anda, tetapi anda yang tidak paham mengenai kaedah "ISIM" :

pusing wrote: إسلامي adalah sebuah kata benda sifat (BUKAN ORANG


Sedangkan kenyataannya berdasarkan kaedah tatabahasa Arab, setiap kata di luar FI'IL (KATA KERJA) dan HURUF HIJAIYAH tak bermakna, maka kata itu akan masuk pada ISIM (KATA BENDA).

Sahabat IFF dapat memeriksa di link ini http://arabic.web.id/pengenalan-fiil-isim-dan-huruf/

Artinya KATA SIFAT dan KATA GANTI ORANG adalah termasuk ISIM (KATA BENDA). Sekarang lihat tulisan anda. :lol:


Jadi pertanyaan saya pasti tetap sama :lol:


Apakah BUSANA ISLAMI itu "agama BUSANA serumpun dengan agama ISLAM" jika anda ngeyel berkata "bahasa AL QURAN serumpun dengan bahasa ARAB ?


Salam bagi semua orang yang tidak memakai topi kebesaran sambil mengisap jempol.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Bahasa Alquran bukan Bahasa Arab

Postby pusing » Mon Dec 13, 2010 7:40 pm

Baiklah, Karena sudah tidak ada yang sanggup menyanggah lagi masalah prinsip(kaedah/hukum dalam bidang bahasa), sekarang kita beralih kemasalah praktis/tekhnis(bukan prinsip)yaitu masalah cara menulis.

karena pertanyaannya diwilayah praktis, ya...saya jawab yang praktis praktis saja ya..

Praktisnya begini...pada suatu hari misalnya saya sudah menghafal dan menguasai katakanlah 1/4 isi ajaran undang undang asing yang bahasanya persis seperti yang diajarkan oleh kakeknya kake saya tapi masih mirip mirip dengan bahasa yang saya pakai sehari hari kalau saya lagi ngobrol dengan penduduk pribumi. Singkatnya saya mengajarkannya kepada si ijul dan si bambang yang masih blo on akan isi ajaran undang undang asing tersebut yang bagi mereka berdua bunyi dialeknya (bukan bahasa dan makna) sulit dibunyikan karena dialeknya berbeda dengan yang mereka bunyikan sehari hari . oleh karena itu saya suruh mereka menuliskannya dengan caranya masing masing. yang penting bagi saya, mereka sanggup menghafal dan menguasainya, dengan cara saya menyuruh mereka berdua untuk membunyikan dan menghafal juga apa yang saya bunyikan,kemudian menyuruh mereka membawanya dalam shalat setiap hari. Dimana dimalam hari selama minimal 4jam an saya suruh mengulang ulanginya lagi setiap hari sebagai sebuah pembinaannya.belum lagi di lain lain waktu dalam pembinaannya.

Singkat cerita lagi, seiring dengan estafetnya cara yang saya terapkan tersebut prihal asupan ajaran kitab undang undang tersebut kepada saya untuk mereka dan merekapun atas satu kontrol penuh dari saya, mengajarkan juga kepada orang orang terdekat mereka yang berbeda beda sukunya. Pada suatu hari mereka membuat cara penulisan yang akan mempermudah dalam efektifitas penyebarannya.

Si ijul menuliskannya begini: kemanopun me eka hendak pe gi, pastile diazab.

Si bambang menuliskannya begini: kemanapun mereka nddak pergi pastilah diadzab.

Si torus menuliskannya begini: KEMANAPUN MEREKA HENDAK PERGI PASTILAH DIADZAB


Suatu hari setelah sekian lama saya dipanggil yang kuasa, Ada suatu masa dimana dilakukanlah pengecekan bunyi hafalan bahasa dan makna, setelah dilihat tulisannya berbeda dialek, maka dibentuklah tim khusus untuk menyatukannya kedalam ejaan yang disempurnakan.

Dari keterangan praktis diatas ini. Saya balik tanya dan tolong dijawab ya??

Apakah yang diatas sana bahasa yang saya pakai atau tulisan dari bahasa yang saya pakai?? :lol:

Apakah yang diatas sana berubah makna??? :lol:

Masalah praktis jadi masalah...yang prinsip ga diteliti...dasar GUOOBLOG:lol:
PANTES IKUT IKUTAN MELULU HIDUPNYA...GA PUNYA PEGANGAN YANG KOKOH :lol:

SAYA SAJA MASIH MEMAKLUMI KALAU HILMLAN MEMBUNYIKAN AL `ARABY(ADA PENAMBAHAN HURUF YA) = ORANG ARAB
YANG DIALQURAN TIDAK PERNAH ADA KATA TERSEBUT( SAYA ANGGAP ITU LAH DIALEK ARAB)
User avatar
pusing
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 649
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

PreviousNext

Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users