. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby Captain Pancasila » Mon May 14, 2012 5:36 am

16:78. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.

7:179. Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

22:46. maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.

jadi elemen penting dari proses berpikir itu yang pertama-tama adalah secermat/setajam/seluas apa pengamatan kita, dan yang kedua adalah, secara nalar seharusnya otak kita, akan tetapi mengapa disitu tertulis hati? karena tanpa "penerimaan dari hati kita"(menghilangkan prasangka dari hati kita), maka otak/pikiran kita akan terkotori dengan prasangka kita, sehingga akan menjadi bias lah hasil pemikiran kita, akibatnya bukan pengetahuan lah yang akan kita peroleh, akan tetapi melainkan hanya sekedar asumsi belaka!
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3222
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby Captain Pancasila » Mon May 14, 2012 5:37 am

lantas, apakah hanya dengan bermodalkan pengamatan jernih & hati tanpa prasangka saja, sudah dapat menjamin kita untuk memperoleh pengetahuan sejati?
3:138. (Al Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

http://fh4djh4r.wordpress.com/2011/02/1 ... -pemimpin/
Beberapa budak datang kepada Hasan Al-Bashri, mengadukan praktek perbudakan yang telah membuat mereka menderita. Mereka meminta agar Hasan Al-Bashn memberi nasihat dan menghimbau orang-orang kaya supaya memerdekakan budak-budaknya. Dengan begitu mereka berharap mendapatkan kebebasan. Hasan Al-Bashri pun berjanji untuk memenuhi permintaan mereka. Pada khotbah Jum’at pertama setelah itu, Hasan Al-Bashri tidak berkhotbah tentang perbudakan. Jum’at kedua dan ketiga pun berlalu tanpa menyinggung tema ini dalam khotbahnya sebagaimana yang ia janjikan kepada mereka. Pada Jum’at keempat, barulah Hasan Al-Bashri berbicara dalam khotbahnya tentang pahala orang yang memerdekakan budaknya. Belum sampai waktu sore datang, majoriti budak telah dibebaskan. Tidak berapa lama kemudian, para budak mengunjunginya untuk mengucapkan terima kasih atas khotbahnya, namun mempersoalkan keterlambatannya menyampaikan tema ini hingga sebulan penuh. Hasan Al-Bashri meminta maaf atas keterlambatan tersebut seraya mengatakan, “Yang membuat saya menunda pembicaraan mi adalah karena saya tidak memiliki budak dan tidak juga memiliki wang. Saya menunggu sampai Allah mengaruniakan harta kepadaku, sehingga saya dapat membeli budak, lalu budak itu kubebaskan. Kemudian barulah saya berbicara dalam khotbah, mengajak orang untuk membebaskan budak. Allah pun memberkati ucapanku karena perbuatanku membenarkan ucapanku itu.”

jawabannya adalah : pengetahuan sejati adalah pengetahuan yang sudah terbukti melaui praktek! (karena itulah mengapa dalam ayat tsb, "penerangan, petunjuk, serta pelajaran" dihubungkan dengan "bertakwa")
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3222
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby Captain Pancasila » Mon May 14, 2012 5:44 am

jika ada pertanyaan, mengapa hal yang sudah sejelas ini (berpikir tanpa prasangka), sampai ditekankan 3 kali di dalam Al-Qur'an, maka jawabannya bisa dilihat di artikel berikut : http://www.psychologicalscience.org/ind ... nking.html
Research States That Prejudice Comes From a Basic Human Need and Way of Thinking

Where does prejudice come from? Not from ideology, say the authors of a new paper. Instead, prejudice stems from a deeper psychological need, associated with a particular way of thinking. People who aren’t comfortable with ambiguity and want to make quick and firm decisions are also prone to making generalizations about others.

In a new article published in Current Directions in Psychological Science, a journal of the Association for Psychological Science, Arne Roets and Alain Van Hiel of Ghent University in Belgium look at what psychological scientists have learned about prejudice since the 1954 publication of an influential book, The Nature of Prejudice by Gordon Allport.

People who are prejudiced feel a much stronger need to make quick and firm judgments and decisions in order to reduce ambiguity. “Of course, everyone has to make decisions, but some people really hate uncertainty and therefore quickly rely on the most obvious information, often the first information they come across, to reduce it” Roets says. That’s also why they favor authorities and social norms which make it easier to make decisions. Then, once they’ve made up their mind, they stick to it. “If you provide information that contradicts their decision, they just ignore it.”

Roets argues that this way of thinking is linked to people’s need to categorize the world, often unconsciously. “When we meet someone, we immediately see that person as being male or female, young or old, black or white, without really being aware of this categorization,” he says. “Social categories are useful to reduce complexity, but the problem is that we also assign some properties to these categories. This can lead to prejudice and stereotyping.”

People who need to make quick judgments will judge a new person based on what they already believe about their category. “The easiest and fastest way to judge is to say, for example, ok, this person is a black man. If you just use your ideas about what black men are generally like, that’s an easy way to have an opinion of that person,” Roets says. “You say, ‘he’s part of this group, so he’s probably like this.’”

It’s virtually impossible to change the basic way that people think. Now for the good news: It’s possible to actually also use this way of thinking to reduce people’s prejudice. If people who need quick answers meet people from other groups and like them personally, they are likely to use this positive experience to form their views of the whole group. “This is very much about salient positive information taking away the aversion, anxiety, and fear of the unknown,” Roets says.

Roets’s conclusions suggest that the fundamental source of prejudice is not ideology, but rather a basic human need and way of thinking. “It really makes us think differently about how people become prejudiced or why people are prejudiced,” Roets says. “To reduce prejudice, we first have to acknowledge that it often satisfies some basic need to have quick answers and stable knowledge people rely on to make sense of the world.”
###

For more information about this study, please contact: Arne Roets at Arne.Roets@UGent.be.

Current Directions in Psychological Science, a journal of the Association for Psychological Science, publishes concise reviews on the latest advances in theory and research spanning all of scientific psychology and its applications. For a copy of "Allport’s Prejudiced Personality Today: Need for Closure as the Motivated Cognitive Basis of Prejudice" and access to other Current Directions in Psychological Science research findings, please contact Divya Menon at 202-293-9300 or dmenon@psychologicalscience.org.

jadi, kedudukan Al-Qur'an disini, tidak lebih dari sekedar mengingatkan saja, akan kecenderungan dari manusia!
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3222
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby sodrun » Mon May 14, 2012 9:31 am

@ Kapten Pencaksilat

Ga usah pakek yang bahasa inggris lah.... gw jugak kaga ngatri... he he he he....
Berpikir itu tentu pakek otak ya...
Nah, ini Mr. Kompas malah bilang begini :
Subforum : Pertentangan dalam Al Qur'an

Postby kompas » Tue May 08, 2012 10:06 pm

"akal" itu tempatnya di otak, tidak ada otak tidak ada akal.
Allah tidak punya otak untuk tempat akal, seperti makhluknya.


Nah,... bagaimana awloh bisa berpikir... wong otak saja ia tidak punya !
Apalagi bicara soal "Bagaimana Cara Berpikir Yang Benar" !
:rolling:
sodrun
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1944
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby sodrun » Mon May 14, 2012 9:48 am

Ini hasil copast dari :sini
Berpikir
Untuk hidup orang perlu berpikir. Setiap saat setiap waktu, orang berpikir. Perilaku lahir dari proses berpikir. Aku berpikir maka aku ada, begitu diktum Descartes yang tetap relevan sampai sekarang.

Bahkan untuk merasa orang perlu berpikir. Tidak ada pemisahan tegas antara perasaan dan pikiran. Proses emosional terbentuk dari campuran antara pikiran dan perasaan.

Tindakan juga lahir dari pikiran. Proses pertimbangan pikiran melahirkan keputusan. Dan dengan keputusan hidupnya, manusia mengubah dunia. Tak ada yang lebih penting daripada membentuk cara berpikir. Disitulah filsafat berperan.

Cara Berpikir

Di dalam semua aspek hidup, orang harus selalu menggunakan empat cara berpikir. Dengan empat cara berpikir ini, orang bisa mempertimbangkan segala sesuatu secara jernih. Dengan empat cara berpikir ini, orang bisa mencapai kebahagiaan.

Yang pertama adalah pola berpikir analitis. Analitis adalah tindakan memecah keseluruhan ke dalam bagian-bagian. Dengan cara ini masalah, apapun bentuknya, bisa dipahami dengan lebih sederhana. Dengan cara ini pula, orang bisa bekerja dengan tepat guna.

Yang kedua adalah pola berpikir kritis. Kritis berarti orang tidak mudah percaya. Sebelum percaya atau menganut sesuatu, orang perlu untuk mempertanyakannya, sampai ia menemukan dasar yang kokoh untuk percaya. Dengan berpikir kritis orang tidak mudah terombang ambing oleh kabar burung yang meresahkan.

Yang ketiga adalah pola berpikir teknis. Berpikir teknis berarti berpikir tentang bagaimana cara melakukan sesuatu, mulai dari cara menjual barang, sampai memperbaiki mesin yang amat mekanistis. Berpikir mekanis berarti menyelesaikan masalah jangka pendek dengan tepat guna.

Yang keempat adalah berpikir reflektif. Dengan cara berpikir ini, orang diajak melihat ulang apa yang telah dilakukannya. Ia diminta melihat sisi baik maupun sisi lemah dari sikap hidupnya. Dengan menjalani proses ini, orang dipastikan akan selalu peka pada kelemahan diri maupun lingkungannya.

Apakah anda sudah :
berpikir analitis, berpikir kritis, berpikir teknis, berpikir reflektif
ketika berbicara tentang agama anda ?
sodrun
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1944
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby 1234567890 » Mon May 14, 2012 10:15 am

kapten pantatsila ngakunya quran mengingatkan muslim supaya tidak berprasangka ....
tapi nyatanya mengajarkan muslim berprasangka ... semua yahudi dan kristen = kapir layak dibunuh dan di garong

koq kontradiksi ?

lagian, prasangka itu timbul bukan dari pikiran ..... tapi lebih dari indera sensorik
apa yang di dengar, apa yang dilihat, dan apa yang dirasakan
contoh :
orang sudah terbiasa makan sambal yang pedas, jadi setiap kali melihat sambal, langsung yang dipikirkannya adalah masakan itu pedas
walaupun ada sambal yang tidak pedas

orang terbiasa melihat muslim meledak, jadi begitu melihat muslim mereka memikirkan itu ada bom berjalan

muslim selalu dicekoki ajaran dari quran dan ustadznya kalau yahudi itu laknatullah, jadi curut 2x macam captain fantat dan si kumfas akan langsung membenci yahudi walaupun mereka belup pernah melihat seorang yahudi pun

muslim dan ollohnya sama 2x tidak punya otak
1234567890
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3860
Joined: Sun Aug 09, 2009 2:31 am

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby Dohapeho » Mon May 14, 2012 11:10 am

1234567890 wrote:kapten pantatsila ngakunya quran mengingatkan muslim supaya tidak berprasangka ....
tapi nyatanya mengajarkan muslim berprasangka ... semua yahudi dan kristen = kapir layak dibunuh dan di garong

koq kontradiksi ?

lagian, prasangka itu timbul bukan dari pikiran ..... tapi lebih dari indera sensorik
apa yang di dengar, apa yang dilihat, dan apa yang dirasakan
contoh :
orang sudah terbiasa makan sambal yang pedas, jadi setiap kali melihat sambal, langsung yang dipikirkannya adalah masakan itu pedas
walaupun ada sambal yang tidak pedas

orang terbiasa melihat muslim meledak, jadi begitu melihat muslim mereka memikirkan itu ada bom berjalan

muslim selalu dicekoki ajaran dari quran dan ustadznya kalau yahudi itu laknatullah, jadi curut 2x macam captain fantat dan si kumfas akan langsung membenci yahudi walaupun mereka belup pernah melihat seorang yahudi pun

muslim dan ollohnya sama 2x tidak punya otak


Sampai segitunya ya?
User avatar
Dohapeho
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 87
Joined: Sat May 12, 2012 5:08 pm

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby CrimsonJack » Mon May 14, 2012 12:32 pm

Captain Pancasila wrote:jawabannya adalah : pengetahuan sejati adalah pengetahuan yang sudah terbukti melaui praktek! (karena itulah mengapa dalam ayat tsb, "penerangan, petunjuk, serta pelajaran" dihubungkan dengan "bertakwa")

Image
#-o

Ini jg hasil praktek neh :
http://islam.about.com/gi/o.htm?zi=1/XJ&zTi=1&sdn=islam&cdn=religion&tm=243&f=10&tt=12&bt=1&bts=1&zu=http%3A//www.islamfortoday.com/shia.htm
Last edited by CrimsonJack on Mon May 14, 2012 1:07 pm, edited 1 time in total.
User avatar
CrimsonJack
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1989
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Di dekat optical mouse

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby kufirandproud » Mon May 14, 2012 1:03 pm

biarpun ente ud tua bangkotan asal ada bocah ud akil baliq maka sah tuk dikawini.cara berpikir yg benar ala quran :stun:
kufirandproud
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 497
Joined: Tue May 26, 2009 1:41 pm

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby keeamad » Mon May 14, 2012 2:15 pm

Menurut quran dan allah swt benar, belum tentu benar menurut manusia .....
User avatar
keeamad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6529
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Mon May 14, 2012 2:52 pm

kapten pancasila wrote:
jadi, kedudukan Al-Qur'an disini, tidak lebih dari sekedar mengingatkan saja, akan kecenderungan dari manusia!


salah, kedudukan quran JUSTRU memperkuat kecendrungan manusia. terutama dalam berprasangka buruk.

al baqarah 120 :

"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4405
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby keeamad » Mon May 14, 2012 5:20 pm

Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an:
SUJUDLAH MALAIKAT KECUALI IBLIS, DAN IBLIS DARI GOLONGAN JIN
SUJUDLAH MALAIKAT KECUALI allah swt, DAN allah swt DARI GOLONGAN yg mengklaim tuhan
SUJUDLAH MALAIKAT KECUALI ADAM, DAN ADAM DARI GOLONGAN MANUSIA
SUJUDLAH MALAIKAT KECUALI HAJAR ASWAD, DAN HAJAR ASWAD DARI GOLONGAN BATU
SUJUDLAH MALAIKAT KECUALI 4NJIN6, DAN 4NJIN6 DARI GOLONGAN BINATANG
SUJUDLAH MALAIKAT KECUALI BIDADARI, DAN BIDADARI DARI GOLONGAN ......!@#*? (gak jelas .... )

ITU SMUA BENAR MNURUT QURAN,
DAN SMUA MUSLIM MEMBENARKANNYA .....
User avatar
keeamad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6529
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby Captain Pancasila » Mon May 14, 2012 5:31 pm

1234567890 wrote:lagian, prasangka itu timbul bukan dari pikiran ..... tapi lebih dari indera sensorik
apa yang di dengar, apa yang dilihat, dan apa yang dirasakan
contoh :
orang sudah terbiasa makan sambal yang pedas, jadi setiap kali melihat sambal, langsung yang dipikirkannya adalah masakan itu pedas
walaupun ada sambal yang tidak pedas

orang terbiasa melihat muslim meledak, jadi begitu melihat muslim mereka memikirkan itu ada bom berjalan

muslim selalu dicekoki ajaran dari quran dan ustadznya kalau yahudi itu laknatullah, jadi curut 2x macam captain fantat dan si kumfas akan langsung membenci yahudi walaupun mereka belup pernah melihat seorang yahudi pun

muslim dan ollohnya sama 2x tidak punya otak

data dari indera sensorik itu sifatnya masih mentah, setelah itu pikiran lah akan memprosesnya! :goodman:
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3222
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby keeamad » Mon May 14, 2012 5:35 pm

1234567890 wrote:lagian, prasangka itu timbul bukan dari pikiran ..... tapi lebih dari indera sensorik
apa yang di dengar, apa yang dilihat, dan apa yang dirasakan
contoh :
orang sudah terbiasa makan sambal yang pedas, jadi setiap kali melihat sambal, langsung yang dipikirkannya adalah masakan itu pedas
walaupun ada sambal yang tidak pedas

orang terbiasa melihat muslim meledak, jadi begitu melihat muslim mereka memikirkan itu ada bom berjalan

muslim selalu dicekoki ajaran dari quran dan ustadznya kalau yahudi itu laknatullah, jadi curut 2x macam captain fantat dan si kumfas akan langsung membenci yahudi walaupun mereka belup pernah melihat seorang yahudi pun

muslim dan ollohnya sama 2x tidak punya otak

Captain Pancasila wrote:data dari indera sensorik itu sifatnya masih mentah, setelah itu pikiran lah akan memprosesnya! :goodman:


SAYANGNYA SAAT MEMPROSES DATA DENGAN INTERVENSI CARA PIKIR QURAN YG ABSURD, HASILNYA PASTI JADI BUSUK .....
User avatar
keeamad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6529
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby Aku-Suka-Hujan » Tue May 15, 2012 11:08 pm

“To reduce prejudice, we first have to acknowledge that it often satisfies some basic need to have quick answers and stable knowledge people rely on to make sense of the world.”

Sudahkan Islam menawarkan 'answer dan stable knowledge'? Atau hanya menambahkan banyak prasangka-prasangka saja?
Bukankah Anda masih suka 'cherry picking'?
Apa itu 'cherry picking' googling sendiri yah...
User avatar
Aku-Suka-Hujan
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby keeamad » Wed May 16, 2012 1:01 am

Berpikir yang benar menurut islam adalah, TUNDUK DULU DAN YAKIN ISLAM PASTI BENAR .....

Makanya bagi kafirin yang tidak mau TUNDUK ITU,
kami berpikiran bahwa islam itu Memang TIDAK BENAR Cara Berpikirnya ....
User avatar
keeamad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6529
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby OpoBener » Wed May 16, 2012 1:09 am

Maaf bro CP, saya ngga menemukan jawaban atas pertanyaan di judul threadmu...
Semakin saya pikirkan "BAGAIMANA CARA BERPIKIR YG BENAR MENURUT QURAN", semakin saya tidak menemukan
Soalnya di kepala saya terngiang2 perkataan seorang muslim yang intelek (muslim spesialis ahli injilology, Biblelogy, pokok ada ~logy2nya lah :rolling: )
kompas wrote:"akal" itu tempatnya di otak, tidak ada otak tidak ada akal.
Allah tidak punya otak untuk tempat akal, seperti makhluknya.
:goodman:

Tidak ada otak, tidak ada akal, tidak bisa berpikir dengan benar, bukan begitu ?
User avatar
OpoBener
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 756
Joined: Sat Feb 25, 2012 12:54 am
Location: Di genteng rumah nabi ngintip doi nyipok onta

Re: Bagaimana Berpikir yang Benar, menurut Al-Qur'an

Postby Captain Pancasila » Wed May 16, 2012 9:59 pm

fayhem wrote:tidak ada penggunaan pikiran dan otak dalam ayatmu :lol:
memikir itu bukan punya islam,

islam cuma melihat, mendengar , dan memahami dengan hati

contohnya, melihat lafadz aloh dimana-mana dan mendengar ayat quran yang dilafalkan, seorang manusia yang cuma mengandalkan hati pasti akan menerima islam, karena otaknya tidak digunakan.
Jika otaknya digunakan pasti akan timbul pertanyaan-pertanyaan saat membaca kitab yang tidak jelas itu, dan jika orang itu pikiran otaknya lebih kuat dari hatinya, pasti dia akan menjauhi islam.

Orang yang mengandalkan hati, tidak akan terpengaruh walaupun hal itu bertentangan dengan logika.
Apalagi jika orang itu telah lama menyakini sesuatu dengan hatinya, pasti sangat sulit untuk melepaskan keyakinannya, dan yang terjadi adalah pembenaran-pembenaran bagi keyakinannya.

Hal itu seperti ego kita, kalo kita berpikir bahwa yang kita lakukan akan menyusahkan banyak orang, tapi ego kita yang tinggi tetap menuntut kita untuk melakukannya, apa boleh buat kita tetap melakukannya. Itulah kelemahan hati tanpa otak.

memang tidak ada, karena tanpa hati yang terbebas dari prasangka, maka hasil pemikiran dari otak akan error, jadi sebelum ngurusin pikiran/otak, yang diurusin adalah hatinya dulu! :goodman:
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3222
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Next

Return to Quran & SAINS



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users