. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Azizgol & LinduA: Kenapa Islam ubah manusia jadi Jahat?

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Azizgol & LinduA: Kenapa Islam ubah manusia jadi Jahat?

Postby Duladi » Thu Oct 30, 2008 1:10 pm

Azizgol & LinduA: Kenapa Islam ubah manusia jadi Jahat?

Sengaja saya tempatkan Sdr Azizgol dan LinduA untuk menjadi pengacara (pembela) Islam di sini, karena pertimbangan: Kedua orang ini lebih bagus nuraninya ketimbang teman-teman muslim lainnya.

Mohon Sdr Azizgol dan Sdr LinduA untuk menjelaskan kenapa Islam mengubah manusia menjadi jahat?

Ada banyak contoh kasus kekerasan yang dipicu oleh ketersinggungan atau sakit hati muslim atas perbuatan yang sengaja maupun tidak disengaja, yang berkaitan dengan persoalan agama dan ibadah mereka.

Seyogyanya, agama dibuat untuk membentuk manusia-manusia baik, dan bukannya malah mencetak manusia-manusia jahat.

Nah, kenapa Islam berbeda dengan agama? Walaupun Islam disebut agama, tapi kenapa fungsinya beda dari agama? Dan kenapa Islam mengubah manusia menjadi jahat?

Saya persilakan kedua pembela Islam untuk tampil bersama.

Kepada teman-teman selain dari yang saya sebutkan namanya, mohon untuk bisa menahan diri.

Salam.
Last edited by Duladi on Sat Nov 01, 2008 8:38 pm, edited 2 times in total.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7098
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Oct 30, 2008 2:41 pm

Untuk menguatkan thread ini, saya akan tampilkan beberapa berita:

Dari:
http://news.okezone.com/index.php/ReadS ... uk-dibakar

    Tabrak Mesjid Saat Tarawih, Pria Mabuk Dibakar

    PEKANBARU - Kekhusyukan warga yang menunaikan salat tarawih di Masjid Alhuda Desa Tasik Serai, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Riau tiba-tiba buyar, manakala dua pria mabuk yang berboncengan dengan sepeda motor menabrak tembok masjid.

    Akibat ulah dua penabrak yang diketahui bernama Slamet dan Zulfikar berusia 41 tahun itu, warga sekitar dan jemaah masjid Alhuda menjadi marah. Akibatnya Slamet pun dibakar massa dan meninggal dunia. Sementara, rekannya Zulfikar kini kritis dan dirawat di rumah sakit terdekat di Bengkalis.

    Menurut warga, kejadian yang terjadi Minggu 7 September sekitar pukul 20.00 WIB Minggu malam itu, bermula Slamet dan Zulfikar yang berboncengan sepeda motor melaju kencang keraah Masjid. Karena tak dapat mengendalikan laju motor, mereka pun menghantam tembok masjid.

    Melihat hal itu, warga yang merasa terusik, tanpa dikomando langsung berhamburan ke arah suara tersebut. Begitu melihat asal keributan yang ternyata berasal dari dua pemuda yang diduga sedang mabuk, warga tanpa pikir panjang menghajar keduanya hingga babak belur.

    Tak berhenti disitu, sejumlah warga mengambil minyak tanah dan menyiramkan ke tubuh Slamet. Begitu minyak tanah sudah membasahi tubuh Slamet, wargapun langsung menyulutkan korek api yang diarahkan ke tubuh Slamet

    Slamet pun mengerang kesakitan akibat sekujur tubuhnya terpanggang api. Slamet pun menghembuskan napasnya terakhir dengan tubuh gosong. Sementara itu, Zulfikar rekan Slamet, menjadi bulan-bulanan massa.
    Namun sebagian warga yang tidak tega melihatnya, langsung mengamankan Zulfikar.

    Kepala Kepolisian Sektor Pingggir Ajun Komisaris Polisi (AKP) James Sibarani pada okezone mengungkapkan pihaknya kini telah mengamankan puluhan warga yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran dan penganiayaan dua warga

    "Sebanyak 35 warga sudah kita mintai keterang. Dari Puluhan warga yang sudah kita periksa, 8 orang kita duga sebagai pelakunya. Mereka masih kami periksa intensif. Sementara ini, mereka mengaku hanya ikut-ikutan saja," terang Kapolsek Pinggir AKP Sibarani.

Dari:
http://youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4

    Ustad Abu Baakar Baasyir, Ustad Sobri Lubis dan Ustad Muhammad Al-Kathath mengajak pengikutnya bunuh orang Ahmadiyah

    Image

    Di dalam video ini (dapat ditonton di YouTube), terdapat beberapa orang-orang penting dalam Islam yaitu Ust. Sobri Lubis, Ust. Muhammad Al-Khathath dan Abu Bakar Ba’asyir yang sedang berkotbah. Ust. Sobri Lubis berkotbah untuk “membunuh Ahmadiyah” dan “memerangi Ahmadiyah”. Ust. Muhammad Al-Khathath berkotbah juga seputar pembelaan partai-partai terhadap gerakan Ahmadiyah demi suara pada pemilu 2009. Dan Abu Bakar Ba’asyir berkotbah mengenai harusnya Islam diamalkan dalam suatu bentuk pemerintahan Islam dan ini merupakan harga mati.

    Ust. Sobri Lubis dalam kata-katanya mengajak Umat Islam untuk memerangi Ahmadiyah bahkan membunuh Ahmadiyah. Belakangan ini memang lagi gencar-gencarnya berita tentang Ahmadiyah. Ahmadiyah dicap sesat dan dilarang. Bahkan seinget gw, pernah ada yang meminta Presiden SBY untuk buru-buru mengeluarkan pernyataan untuk melarang Ahmadiyah.

    Sebenarnya tidak seharusnya Ahmadiyah dilarang beribadah, dicap sesat, bahkan mau dibunuh… Sesuai pasal 29 ayat 2 UUD ‘45, kita diperbolehkan untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Tapi karena Islam agama gendeng, slogan "agamamu agamamu agamaku agamaku" cuma terbatas untuk taqqiya saja.

Dari:
http://www.detiknews.com/read/2008/08/0 ... n-keluarga

    Sabtu, 02/08/2008 13:39 WIB
    Pria Bunuh Adik Perempuannya Demi Kehormatan Keluarga


    Amman - Seorang pria sampai hati membunuh adik perempuannya. Pembunuhan itu menurutnya dilakukan demi menjaga kehormatan keluarga!

    Peristiwa ini terjadi di daerah Nqeira, sebelah selatan Amman, ibukota Yordania. Pria Yordania berusia 26 tahun itu menembak adiknya yang berusia 23 tahun hingga tewas.

    Pelaku pembunuhan yang tidak disebutkan identitasnya itu, telah menembak korban sebanyak enam kali pada Jumat, 1 Agustus malam, waktu setempat. Usai membunuh, dia datang menyerahkan diri ke polisi.

    "Dia menyerahkan dirinya dan mengaku membunuh adik perempuannya untuk menjaga kehormatan keluarganya karena dia (korban) menghilang dari rumah selama empat bulan bersama seorang pria," kata seorang pejabat keamanan Yordania.

    "Dia membunuhnya ketika dia kembali ke rumah kemarin malam. Namun tes forensik menunjukkan gadis itu masih perawan," imbuh pejabat tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (2/8/2008).

    Peristiwa itu merupakan pembunuhan kedelapan tahun ini yang menggunakan dalih menjaga kehormatan. Menurut otoritas Yordania, selama tahun 2007 lalu, tercatat 17 kasus pembunuhan serupa.

    Mereka yang terbukti bersalah dalam kasus-kasus tersebut kerap kali hanya diganjar hukuman ringan. Parlemen Yordania telah dua kali menolak untuk mereformasi aturan hukum negeri itu. Padahal banyak tekanan dari kelompok-kelompok HAM agar para pelaku pembunuhan tersebut dijatuhi hukuman yang lebih berat.(ita/gah)

Dari:
http://jurnalis.wordpress.com/1996/10/1 ... tubondo-2/

    Massa Islam yang beringas membakar gereja dan fasilitas umum

    Massa yang beringas karena vonis pelecehan agama dianggap terlalu rendah, membakar gereja, sekolah, dan pertokoan di Situbondo. Pemerintah dan NU amat menyesalkan aksi tersebut.SEJAK Senin pekan ini, karyawan Pengadilan Negeri Situbondo, Jawa Timur punya kantor darurat. Untuk sementara, rumah dinas hakim ketua dijadikan kantor. Soalnya, gedung PN Situbondo sudah musnah dibakar massa sejak Kamis pekan lalu. Bersama gedung PN ini hancur juga puluhan gedung gereja, sekolah, dan pertokoan di Situbondo, Panarukan, Besuki, dan Asembagus. “Jumlahnya 27 gedung,” ujar Pangdam Brawijaya Mayjen Imam Oetomo pada Abdul Manan dari D&R.

    Peristiwa Kamis Kelabu yang disampaikan langsung oleh mensesneg Moerdiono ini amat disesalkan pemerintah. Insiden ini terjadi setelah adanya sidang pelecehan agama Islam oleh seorang penganut agama Islam juga bernama Saleh. Kemarahan massa yang berbau SARA ini menambah daftar pembakaran Gereja di Jawa Timur yang pernah terjadi di Surabaya dan Pare, Kediri, bulan Juni lalu. Kronologis kerusuhan tersebut sebagai berikut:

    ......

    * 3 Oktober 1996:

    Dalam sidang keempat kasus ini, Saleh membantah tuduhan menodai agama Islam. “Saya datang hanya untuk musyawarah dan saya ingin tahu tanggapan Kyai Zaini apakah pendapat saya betul atau tidak,’ kata lulusan SMAN II Situbondo ini. Massa yang antara lain datang dari Besuki, Panarukan, dan Asembagus yang mencapai 1000 orang itu marah. Hadir dalam sidang itu Ny.Aisyah, putri Kyai As’ad yang duduk dengan kaki diangkat ke kursi. Aisyah yang biasa dipanggil Nisa ini tampak marah dan meremas-remas rokok Gudang Garam serta menyalakan korek api sampai habis satu kotak. Ia tak menggubris meskipun diperingati petugas.

    Seusai sidang, teriakan “Bunuh Saleh” pun terdengar. Massa berusaha mengeroyok Saleh, tapi diamankan puluhan petugas dengan memasukkannya dalam tahanan PN Situbondo. Massa yang sudah kalap kemudian merusak pintu dan jendela tahanan. Sekitar 10 orang membongkar genteng, menjebol plafon, dan berhasil menghajar Saleh dalam selnya. Tindakan ini bisa dihentikan dengan bantuan Ny.Aisyah. Tapi, massa yang ada di luar tahanan, tak mau beranjak. Mereka menuntut Saleh dihukum mati dan merekalah yang akan mengeksekusinya. Teriakan Kapolres Situbondo Letkol Endro Agung sudah tak didengar. Baru setelah Ny.Aisyah berteriak-teriak lewat megaphone mengajak pulang dalam bahasa Madura, massa pun bubar. Saleh diantar ke rutan dalam satu mobil bersama Ny.Aisyah. “Saya sudah tidak dendam pada Saleh,” kata Nisa pada D&R.

    * 10 Oktober 1996:

    Sidang Saleh yang dijaga oleh 100 orang aparat dari Kodim sudah sampai pada tuntutan jaksa. Ribuan pengunjung dari luar kotaa hadir. Mayoritas adalah Madura pendalungan (pendatang) yang beragama Islam dan jemaah NU. Kabar akan adanya sidang Saleh mereka dengar dari mulut ke mulut, tapi ada sumber yang menyebutkan bahwa KH Zaini yang telah memfotokopi undangan dari PN. Selama sidang, massa tetap tenang. Jaksa menuntut Saleh hukuman 5 tahun penjara sesuai pasal 156 A KUHP tentang penodaan agama.

    Tindakan brutal baru terjadi seusai sidang. Sebagian massa yang tak puas dengan tuntutan jaksa dan ingin Saleh dihukum mati, mulai melempari gedung pengadilan dengan batu. Suasana jadi kacau. Seorang petugas Kodim terkena lemparan batu. Teriakan peringatan Komandan Kodim Letkol Imam Prawoto tidak digubris. Batu-batu terus berjatuhan setelah ada aparat yang membalas aksi massa ini. Karena terdesak, aparat masuk ke dalam gedung. Massa yang sudah kalap terus merangsek. Aparat dan para hakim, termasuk Erman Tanri, ketua PN Situbondo yang keningnya luka kena lemparan batu, melarikan diri lewat sungai di belakang gedung PN. Saleh pun diselamatkan ke arah belakang.

    ........

    [selengkapnya baca sendiri di http://jurnalis.wordpress.com/1996/10/1 ... tubondo-2/ ]

Dari:
http://qizinklaziva.wordpress.com/2007/ ... n-dibakar/

    Muslim Bakar Pondok Pesantren (ISLAM vs ISLAM)

    SERANG - Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda pimpinan Nursahidin di Kampung Jaha, Desa/Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, diamuk warga, Kamis (13/12), sekira pukul 11.30 WIB. Warga menuding Nursahidin mengajarkan ajaran menyimpang kepada para santri.

    Warga membakar ruang utama ponpes di lantai 1, kamar santri, dan enam sepeda motor yang tengah diparkir di halaman ponpes. Bahkan beberapa kitab kuning juga ikut terbakar. Selain itu, berbagai peralatan rumah tangga seperti lemari, kulkas, pakaian, rak piring juga hangus dilalap si jago merah. Untuk memadamkan kobaran api, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Serang dikerahkan ke lokasi kejadian.

    Saat aksi anarkis berlangsung, pemilik ponpes yang merupakan alumni Ponpes Miftahul Huda, Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, Nursahidin, sudah terlebih dulu diamankan ke Polres Serang. Sementara istri, anak, dan puluhan santri diamankan di Polsek Baros yang berjarak sekira 500 meter dari lokasi ponpes.

    Menurut kesaksian salah seorang warga Kampung Jaha, bernama Adah (35), aksi anarkis dilakukan oleh ratusan orang yang datang ke lokasi menggunakan empat truk. Kata Adah, semula ada sekira 20 truk yang datang tapi hanya empat truk yang masuk di lokasi.

    Kata Adah, saat membakar dan merusak ponpes, massa yang terlihat marah juga meneriakkan takbir. Polisi yang saat itu sudah ada di lokasi kejadian, tidak bisa berbuat apa-apa sebab kalah jumlah dengan warga. Polisi akhirnya tidak bisa mencegah massa merusak Ponpes Miftahul Huda yang berdiri di Baros sejak 1994. “Soalnya, polisi sedikit sementara massa yang datang banyak sambil membawa batu,” ujarnya. Kata dia, saat itu situasi sekitar ponpes mencekam karena warga sekitar ponpes hanya bisa menonton.

    Aksi baru berhenti saat puluhan anggota Dalmas dari Polda Banten tiba di lokasi. Pasukan Dalmas bersenjata pentungan dan tameng ini tiba setelah massa perusak ponpes secara bergelombang meninggalkan lokasi.

    Saat ditanya nasib penghuni ponpes, beberapa warga mengaku masih melihat istri Nursahidin yang kerap disapa Umi sekira pukul 11.00. Saat itu, Umi terlihat tergesa-gesa menjemput salah satu anaknya di SDN Baros I dan anak sulungnya Apep di SMPN 1 Baros. Sementara santri-santri yang semula berjumlah ratusan orang dan berasal dari Lampung, Jawa Tengan, dan Jakarta mulai berkurang hingga akhirnya hanya berjumlah puluhan saja.

    Akibat aksi massa itu, bangunan ponpes berlantai dua bercat warna krem itu, lantai dasarnya yang terdiri atas 4 ruangan berikut perabotan yang ada di dalamnya hangus. Empat sepeda motor yang diparkir di halaman ponpes ikut dibakar. Motor itu tiga di antaranya berjenis bebek dan Honda Win yang merupakan milik warga sekitar ponpes. Sementara dua motor bebek lainnya yang diparkir di halaman belakang ponpes juga dibakar. Sedangkan bagian atas ponpes yang terdiri 8 ruangan luput dari api, namun perabotannya dalam kondisi berantakan.

    Selain bangunan utama yang terbuat dari material permanen sebuah bedengan yang terletak di sebelah kiri bangunan utama ponpes juga diamuk massa. Bangunan berdinding bilik bambu itu juga hancur dirusak massa. Bedengan itu menurut keterangan warga merupakan asrama bagi para santri.

    Sesaat setelah api berhasil dipadamkan, Wakapolda Banten Kombes Pol Pudji Hartanto mendatangi lokasi. Di tengah puing-puing kitab serta perabotan rumah tangga terbakar yang masih menyisakan hawa panas, Wakapolda yang didampingi Karo Bina Mitra Polda Banten Kombes Pol Sutarno, Kapolres Serang AKBP Lilik Heri Setiadi, Dandim 0602 Serang Letkol Inf Malwi Sulardi, Kabag Ops Polres Serang Kompol Ade Ibrahim, Kasat Reskrim Polres Serang AKP M Nazly Harahap serta Kapolsek Baros AKP Gunarto berjalan memasuki ruang demi ruang ponpes. Sesekali Wakapolda tampak bertanya pada Kapolres dan berdiskusi dengan Dandim.

    Tak ada sepatah kata yang keluar dari bibir pejabat Banten tersebut terdengar telinga wartawan. Yang terdengar hanya suara memanggil Kasat Reskrim Polres Serang. Wakapolda kemudian meninggalkan lokasi sementara Kapolres sempat menggelar konferensi pers.

    Menurut keterangan Kapolres, untuk membuat situasi kondusif, pihaknya dibantu Polda Banten menyiagakan dua pleton pasukan Dalmas di sekitar lokasi. Selain itu ada juga water canon yang didatangkan ke lokasi. “Saya imbau massa jangan bersikap anarkis karena negara ini negara hukum. Segala sesuatunya bisa dibuktikan kebenarannya dengan hukum,” pesannya.

    Sementara Ketua MUI Banten Prof KH Wahab Afif yang didampingi Ketua MUI Serang KH Syafei AN di ruangan Kapolres Serang beberapa jam usai amuk massa, menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi kejadian ini dilakukan sesama muslim. “Muslim dengan muslim mestinya bersaudara sehingga peristiwa seperti ini harusnya tak terjadi. Soal tuduhan terhadap pimpinan Ponpes Miftahul Huda saat ini kami sedang melakukan penyelidikan,” ujar Wahab Afif.

    Wahab berjanji akan kembali memanggil beberapa saksi. “Besok (hari ini, red) kami akan menanyakan si tertuduh yaitu ustadz Nursahidin karena kami tak bisa memproses laporan hanya dari sebelah pihak saja,” tukasnya.

    Kata dia, pelabelan sesat terhadap seseorang, lembaga atau organisasi tidak bisa dilakukan tergesa-gesa. “Ini masalah aqidah yang sangat sensitif sehingga kita tak bisa semena-mena menunjuk orang sesat. Kan harus kita sesuaikan dengan 10 kriteria kesesatan yang sudah ditetapkan oleh MUI pusat,” katanya.

    Saat ditanya apakah pembakaran dan dugaan penyimpangan di Ponpes Miftahul Huda terkait dengan persaingan antarpesantren, Wahab Afif membantah. “Saya belum lihat indikasi ke arah itu,” ujarnya. (kar/dew) Radar Banten : 14 Desember 2007

Dari:
http://famgate.wordpress.com/2008/10/09 ... stt-setia/

    Muslim Menyerang STT (ISLAM vs AGAMA LAIN)

    ......

    Kronologi Peristiwa Penyerangan terhadap Mahasiswa dan Kampus Sekolah Tinggi Theologi Injili Arastamar (SETIA) di Jakarta 25-27 Juli 2008.

    o Mesjid Dijadikan Arena Provokasi Waktu dan tanggal kejadian : JUMAT 25 Juli 2008.

    o Pada hari Jumat 25 Juli 2208 jam 21.00 seorang mahasiswa Setia, Junius Koly berasal dari Alor NTT keluar dari Kampus Setia menuju ke Asrama Putra yang terletak di RT 04/RW 04 Kampung Pulo Pinang Ranti Makasar Jaktim.

    o Ia berjalan kaki melintasi Gang Melinjo yang memisahkan Kampus Setia dan Asrama Putra. DI tengah jalan ia melihat seekor tikus melintas secara spontan ia mengambil sandal yang dipakainya dan melempar tikus itu. Sandal itu masuk secara tidak sengaja ke halaman rumah seorang warga yang ada di gang itu. Saat Junius akan mengambilnya tiba-tiba ia diteriaki maling. Sehingga dalam waktu singkat warga berkumpul dan menganiaya Junius. Akhirnya Junius diserahkan ke pihak kepolisian. Pada hari Sabtu 26 Juli 2008 setelah diperiksa Junius tidak terbukti bersalah sehingga dikembalikan ke pihak STT SETIA. Jam 10 malam massa melempari asrama putra STT Setia lalu dari mesjid terdengar ajakan berjihad melawan Setia.

    o Hari Minggu 27 Juni 2008 Pukul 01.00 massa merusak dan menyerang asrama putri sambil berteriak Allahu Akbar, Allahu AKbar bahkan mereka mencoba membakar asrama tersebut. Penyerangan ini menyebabkan mahasiwi SETIA sangat ketakutan dan trauma mereka berteriak teriak dan berlarian kesana kemari.

    o Selanjutnya pada Pukul 03.00 massa bergerak ke Kampus Utama SETIA dengan membawa beragam senjata tajam dan batu sambil berteriak-teriak bahwa mereka akan berjihad melawan Setia. Tapi saat itu pihak mahasiswa tidak melakukan perlawanan apa pun. Mereka bahkan mendoakan agar massa itu sadar akan kejahatan yang sedang mereka lakukan terhadap sesama dan agar mereka diberkati oelh Tuhan. Hingga pagi hari ribuan massa telah datang dan memblokir semua akses ke Kampus SETIA. Hal ini menyebabkan mahasiswa tersandera dan kelaparan. Pagi hari pihak kepolisian tampak bisa meredakan suasana dan mengendalikan massa.

    o Namun Pukul 21.30 dari arah mesjid terdengar lagi provokasi agar massa bersiap untuk berjihad. Sementara pihak polisi yang sudah tiba dilokasi sejak pagi itu tidak dapat berbuat apa apa malahan menyuruh mahasiswa untuk waspada dan menghindari serangan.

    o Senin 28 Juli 2008 Pasukan Brimob dari Polda Metro Jaya bukannya menangkap para pelaku penyerangan dan provokator malahan memaksa Mahasiswi Setia untuk dievakuasi. Saat evakuasi terjadi mahasiswi dihujani dengan batu-batu besar sehingga membuat badan dan kepala mereka berdarah-darah sementara aparat polisi tidak menghardik penyerang atau mengusir mereka. Hal sama juga dialami para mahasiswa ketika mereka dievakuasi dari tempat kejadian itu. Mereka ditombak dengan bambu runcing, dipukuli, dibacok dan diclurit serta di siram dengan air keras. Hingga saat ini ada seorang mahasiswa Setia yang masih berada di rumah sakit dalam kondisi kritis karena kepalanya terkena siraman air keras.

    o Pada hari minggu itulah hingga dini hari pihak STT Setia terpaksa meninggalkan kampus mereka yang sudah didiami selama 21 tahun lamanya. Mereka terusir dari tanah dan bangunan yang sah yang mereka miliki. Mereka diejek, dihina, ditendang, dibacok hanya karena mereka Kristen. Mereka tidak lagi dianggap sebagai warga negara yang sah yang sama hak dan kedudukannya dimata hukum dan pemerintahan. (Seperti yang dituturkan Pdt Matheus Mangentang dan Pdt Edison Djama kepada Hendra Kasenda) 17 Korban STT Setia (Mereka memilih mengalah dan membalas aniaya yang mereka alami dengan doa dan kepasrahan karena mereka adalah para Hamba Tuhan, Calon Pendeta dan Calon pendidik. Sebetulnya kalau mau mereka bisa saja mereka membalas tapi mereka memilih meniru apa yang Yesus katakan, “Jika ada yang menampar pipi kirimu berikanlah pipi kananmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”)

    Ardian asal Sumba terkena siraman air keras di pundak kanan
    Marthen Lalo asal Sumba terkena lemparan batu di pelipis kanan dan dipukuli di kepala bagian belakang
    Gabriel Besi asal Atambua dibacok dengan clurit di bagian kepala dan kedua tangan
    Jupiter asal Atambua ditikam dengan samurai di pundak dan ditikam dengan bambu runcing di perut
    Lukas Asal Manado disiram dengan air keras di kepala, wajah dan leher
    Yunus asal Alor disiram dengan air keras di leher, bahu, dan terkena lemparan batu
    Ramaeli asal Nias luka di wajah dan kepala akibat lemparan batu
    Disiplin asal Nias luka bakar di bahu karena terkena siraman air keras
    Demaus asal Luwu Sulawesi luka kepala akibat lemparan batu
    Henok asal Sumatra Utara Luka tusukan di leher akibat bambu runcing
    Kristian asal Mamasa seluruh badan terkena siraman air keras
    Alfred asal Kalbar luka-luka akibat lemparan batu
    Gabriel Umbi asal NTT luka memar pada paha kiri akibat tendangan berkali-kali
    Oktavianus asal Maluku luka di punggung akibat ditendang berkali-kali
    Yohanes asal Sumba luka di kepala akibat pukulan benda keras
    Daniel asal Sumba luka akibat pukulan kayu dan pecah bibir
    Salmon asal Sulut luka di pelipis

Kalau cuplikan-cuplikan ini masih belum cukup, saya akan tambahkan lagi.

Kepada kedua pembela Islam, Sdr Azizgol dan Sdr LinduA, mohon jelaskan:

Kenapa Islam mengubah manusia menjadi jahat?
Last edited by Duladi on Thu Jan 15, 2009 1:09 pm, edited 1 time in total.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7098
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby cahayaterang » Thu Oct 30, 2008 4:11 pm

karena islam merupakan ajaran sesat yang berasal dari iblis :D
User avatar
cahayaterang
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 132
Joined: Wed Oct 15, 2008 11:34 am
Location: somewhere out there

Postby doski » Thu Oct 30, 2008 4:52 pm

kalau baik namanya bukan islam tuh, coba deh sebutkan kebaikan islam yang bener2 tulus ke manusia yang beda agama apa sih? baik yah ke sesamanya muslim aja, selain itu? masih harus dibuktikan.
doski
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1348
Joined: Fri Oct 05, 2007 8:41 am
Location: maunya di SURGA bukan SYUURGA

Postby a_man » Fri Oct 31, 2008 11:09 am

Itu karena muslim dituntut untuk nurut & manggut2, dilarang bertanya, apalagi mikir. Jadinya gampang terprovokasi dan ditunggangi pihak ketiga, termasuk setan lah.
User avatar
a_man
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4319
Joined: Mon Sep 01, 2008 5:12 pm
Location: http://code.google.com/p/a-manffi/downloads/list

Postby Busman » Fri Oct 31, 2008 10:18 pm

kita tunggu saja pembelaan dari muslim.
User avatar
Busman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby jameela » Sat Nov 01, 2008 11:10 am

Mengapa islam membuat orang jadi jahat ?

mungkin jawabannya bisa dilihat dari kitab sucinya yang terlalu
banyak mengumbar ungkapan2 kekerasan, jadi sepertinya melegitimasi
kekerasan demi kepentingannya sendiri, ini sedikit banyak juga
merefleksikan prilaku orang arab yang rata2 kasar.

Coba bayangkan orang yang tiap hari dididik dengan program2 tertentu
(contoh profesi polisi, dokter) dalam waktu tertentu sudah memiliki
ketrampilan sesuai dengan program pendidikannya.

Sekarang bayangkan orang yang sejak kecil sudah diintrodusir dengan
ajaran yang banyak mengandung/menganjurkan kekerasan, termasuk
sistim reward dan punishment yang kebablasan kayak ini, tentu
sudah bisa dibayangkan akan menjadi apa orang tersebut.

Untunglah sekarang jaman sudah modern, dimana sistim pendidikan dan
norma sosial masyarakat modern turut memberikan andil dalam mengerem
akibat buruk diatas.

coba dibandingkan berapa banyak ayat2 yang mengandung kekerasan dari kitab suci masing2 agama, mungkin nanti akan terlihat korelasinya.
jameela
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 973
Joined: Thu Sep 25, 2008 6:07 pm

Postby Duladi » Sat Nov 01, 2008 2:07 pm

Yang nongol bukannya Azizgol dan LinduA, tapi malah "setan-setannya Islam".

=============================

Sdr Azizgol dan LinduA,

Agama yang sejatinya dibuat untuk mengubah manusia menjadi makhluk-makhluk rohani yang bersedia meninggalkan keduniawian yang sarat dengan kejahatan, Islam justru sebaliknya, malah membentuk manusia-manusia duniawi tulen. Islam mengubah manusia menjadi bejat dan jahat.

Target peperangan dari agama sejati adalah roh-roh setan yang bergentayangan di alam maya, tidak kelihatan, yang suka menggiring manusia kepada kebejatan dan kejahatan, dan kadangkala menakut-nakuti dan mempermainkan manusia dengan merasukinya.

Tetapi target peperangan Islam adalah MANUSIA-MANUSIA KAFIR yang dicacinya sebagai "SETAN". Dengan perkataan lain, Islam memusuhi manusia, dan bukannya memusuhi roh setan.

Ada apa ini? Ada yang tidak beres dengan Islam! Kita harus cari tahu, apa yang sebenarnya yang melatarbelakangi Islam. Benarkah agama ini diturunkan oleh Tuhan, atau justru sebaliknya, agama ini adalah bikinan setan untuk menjauhkan manusia dari Tuhan Sejati dan memusuhi anak-anak manusia? Sudahkah kita berpikir ke arah sana dan mencoba menyelidikinya secara mendalam?

Ada yang tidak beres dengan Islam. Islam harus diselidiki, ada apa gerangan?


Tidak hanya mengubah manusia jadi bejat, seperti para kyai pendiri pondok pesantren itu, tapi juga mengubah manusia menjadi jahat, bengis, mudah marah dan pendendam? Ada apa ini sebenarnya? Something wrong with Islam!
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7098
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby azizgol » Sat Nov 01, 2008 4:42 pm

trims pak dul,
Islam sbg agama sempurna sehingga o% terjadi kesalahan.
di dunia, Allah sengaja menciptakan ada manusia baik dan ada manusia jahat. buktinya adalah dgn diciptakanya Surga dan Neraka.
azizgol
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby Duladi » Sat Nov 01, 2008 6:39 pm

Sdr Azizgol, bila Islam agama sempurna yang 0% memungkinkan terjadinya kesalahan, kenapa bisa menghasilkan orang-orang berwatak keras, mudah marah, pendendam, beringas dan kejam?

Di mana letak sempurnanya islam? Bukankah dengan adanya bukti-bukti yg saya kutip di atas maka Islam bukanlah agama yang sempurna?

Kalau Islam agama yang sempurna yang nol persen terjadi kesalahan, ia akan menghasilkan orang-orang yang baik, penyayang dan penyabar, dan bukannya menghasilkan orang-orang bejat seperti para kyai pendiri Pondok Pesantren atau seperti orang-orang yang suka menganiaya, merusak dan membunuh sesamanya.

Agama lain, walaupun umatnya juga jahat, namun mereka tidak ada yang melakukan itu atas nama agamanya, karena mereka sadar bahwa perbuatan mereka justru bertolak belakang dengan agamanya.

Islam, lain daripada yang lain. Penganutnya bangga bila mereka bisa berbuat brutal. Penganutnya bangga, bila mereka bisa berbuat bejat. Penganutnya bangga, bila mereka bisa melakukan aksi kekejaman. Mereka merasa diridhoi agamanya.

Ada apa ini? Ada yang tidak beres dengan Islam! Kita harus cari tahu, apa yang sebenarnya yang melatarbelakangi Islam. Benarkah agama ini diturunkan oleh Tuhan, atau justru sebaliknya, agama ini adalah bikinan setan untuk menjauhkan manusia dari Tuhan Sejati dan memusuhi anak-anak manusia? Sudahkah kita berpikir ke arah sana dan mencoba menyelidikinya secara mendalam?

Ada yang tidak beres dengan Islam. Islam harus diselidiki, ada apa gerangan?

Kenapa Islam seperti ini? Kenapa Islam ubah manusia jadi bejat dan jahat?
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7098
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Busman » Sun Nov 02, 2008 10:58 am

nimbrung dikit.
mungkin yang dimaksud dengan sempurna menurut sdr aziz adalah komplit semua perilaku manusia diajarkan di quran, yang baik dan yang jahat sekaligus.
User avatar
Busman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby azizgol » Sun Nov 02, 2008 10:38 pm

Busman wrote:nimbrung dikit.
mungkin yang dimaksud dengan sempurna menurut sdr aziz adalah komplit semua perilaku manusia diajarkan di quran, yang baik dan yang jahat sekaligus.


lebih tepatnya, Allah sengaja membuat dunia berisi kebaikan dan kejahatan.
boleh dibilang "takdir" , jadi kebaikan dan kejahatan akan selalu ada sampe kiamat.

Kalau Islam agama yang sempurna yang nol persen terjadi kesalahan, ia akan menghasilkan orang-orang yang baik, penyayang dan penyabar, dan bukannya menghasilkan orang-orang bejat seperti para kyai pendiri Pondok Pesantren atau seperti orang-orang yang suka menganiaya, merusak dan membunuh sesamanya.

Agama lain, walaupun umatnya juga jahat, namun mereka tidak ada yang melakukan itu atas nama agamanya, karena mereka sadar bahwa perbuatan mereka justru bertolak belakang dengan agamanya.


memang betul, banyak orang berbuat kejahatan mengatas namakan islam, atau perang atas dasar agama. dan ayat2 Al Quran sendiri banyak menulis tentang peperangan, karena sampe saat ini tdk ada satu pemimpin islam sbg peganti nabi, pada ahirnya setiap orang yg belajar tentang islam akan punya penafsiran yg beda2 tentang ayat2 Al Quran.

hal tsb bukan suatu hal yg aneh, karena dlm islam kita udah di kasih rambo2 peringatan bahwa; semakin tinggi ilmu seseorang (misal ulama) maka akan semakin tinggi pula setans yg bertugas untuk mengoda ulama tsb untuk berbuat maksiat.

dan untuk kita biar tdk terjebak oleh aliran islam yg aneh2, kita punya filter ilmu dan nurani.
azizgol
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby Duladi » Mon Nov 03, 2008 10:24 am

Sdr Azizgol,

azizgol wrote:
Kalau Islam agama yang sempurna yang nol persen terjadi kesalahan, ia akan menghasilkan orang-orang yang baik, penyayang dan penyabar, dan bukannya menghasilkan orang-orang bejat seperti para kyai pendiri Pondok Pesantren atau seperti orang-orang yang suka menganiaya, merusak dan membunuh sesamanya.

Agama lain, walaupun umatnya juga jahat, namun mereka tidak ada yang melakukan itu atas nama agamanya, karena mereka sadar bahwa perbuatan mereka justru bertolak belakang dengan agamanya.


memang betul, banyak orang berbuat kejahatan mengatas namakan islam, atau perang atas dasar agama. dan ayat2 Al Quran sendiri banyak menulis tentang peperangan, karena sampe saat ini tdk ada satu pemimpin islam sbg peganti nabi, pada ahirnya setiap orang yg belajar tentang islam akan punya penafsiran yg beda2 tentang ayat2 Al Quran.


Sesuatu yang sempurna itu, tentunya tidak akan menimbulkan penafsiran yang beda-beda. Dengan adanya penafsiran yang beda-beda terhadap Islam, bukankah ini menjadi bukti Islam bukan agama yang sempurna?

hal tsb bukan suatu hal yg aneh, karena dlm islam kita udah di kasih rambo2 peringatan bahwa; semakin tinggi ilmu seseorang (misal ulama) maka akan semakin tinggi pula setans yg bertugas untuk mengoda ulama tsb untuk berbuat maksiat.


Makin tinggi "ilmu"-nya, maksudnya dia semakin mengenal "jerohan" (inti) ajaran Islam dan sunnah-sunnah nabinya? Seperti: boleh menggenjot pelayan, boleh mengawini anak kecil, wanita harus setia tetapi pria tidak perlu setia, pukul dan kurung istri bila dianggap membangkang, sucikan awloh dan bunuh kafir demi awloh, dst dst?

Maka fakta yang sering saya jumpai di lapangan, seorang muslim yang KTP, mereka justru lebih baik ketimbang muslim yang benar-benar kaffah & mengerti Islam, seperti: AA Gym, Syekh Puji, Amrozi, Abu Bakar Baasyir, Habib Rizieq, Osama bin Laden, Khomeini, dll?

Dengan perkataan lain, semakin tinggi ilmu Islamnya, semakin bejat dan jahat ia. Semakin rendah ilmu Islamnya, semakin baik dia.

Jadi, kesimpulan apa yang bisa kita dapat? Islam ternyata tak layak disebut agama. Bagaimana menurutmu?

dan untuk kita biar tdk terjebak oleh aliran islam yg aneh2, kita punya filter ilmu dan nurani.


Bisakah Anda jelaskan perkataan Anda ini lebih transparan? Anda menyalahkan kejelekan Islam itu sebagai milik ALIRAN, dan Anda menginginkan adanya filter nurani.

Menurut Anda, Abu Bakar dan Habib Rizieq itu termasuk aliran Islam yang sesat, atau justru aliran Islam yang sejalan dengan Muhammad?

Agama yang sejati mengajarkan umatnya agar selalu menggunakan nurani dalam bertingkah laku. Tetapi Islam melarang muslim menggunakan nuraninya. Muslim yang menggunakan nurani sebagai penyaring ajaran-ajaran nabi, berarti dia telah murtad. Apakah Anda setuju?

Anda baca kejadian di Pekanbaru pada bulan Puasa yg lalu. Hanya karena persoalan sepele, muslim yang tidak mempedulikan nuraninya langsung berbuat anarki dan membunuh. Itu adalah hasil didikan agama Islam sejak kecil. Islam mencetak manusia-manusia tak bernurani. Jadi Islam tidak layak disebut agama. Karena Islam tidak layak disebut agama, apa yang seharusnya kita lakukan terhadap agama palsu ini?
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7098
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Mon Nov 03, 2008 10:27 am

Azizgol, Anda belum menjawab inti pertanyaan:

Kenapa Islam ubah manusia jadi bejat dan jahat?
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7098
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Zebra Cross » Mon Nov 03, 2008 10:42 am

islam yang tidak membunuh kafir disekitarnya, islam yang dapat menerima pimpinannya adalah kafir, islam yang dapat menerima pernikahan berbeda agama, islam yang menolak uu pornografi, islam yang tidak setuju dengan kelakuaan kyai nyentrik dr semarang adalah golongan-golongan islam palsu, golongan islam suam-suam kuku yang tidak mau menjalankan perintah quran dan mencontoh junjungannya karena mereka islam-islam yang masih memiliki sedikit hati nurani.
User avatar
Zebra Cross
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 722
Joined: Sat Jul 21, 2007 10:05 am
Location: NETHER-LAND

Postby LinduA » Mon Nov 03, 2008 1:34 pm

Sdr duladi, terima kasih atas undangan anda. Karena waktu yg terbatas, saya tdk mungkin setiap saat mengikuti diskusi ini.

Kepada teman-teman selain dari yang saya sebutkan namanya, mohon untuk bisa menahan diri.

Tidak perlu jauh2 mencari contoh, anda sudah mengingatkan teman-teman anda, tapi nyatanya mereka "TIDAK SABAR".
Sebelum saya mengomentari pertanyaan anda, tolong dijawab:
"Mengapa mereka TIDAK SABAR?"

duladi wrote:
Yang nongol bukannya Azizgol dan LinduA, tapi malah "setan-setannya Islam".


Jadi karena mereka nongol duluan, maka mereka termasuk "setan-setannya Islam"?. Ha....ha....ha....

Sdr. duladi,
Jangan anda hanya melihat satu sisi saja, tapi lihatlah sisi yang disebelah anda.

Yahudi memporak porandakan dan membunuhi warga Palestina. Pada hal warga Palestina bukan hanya Muslim saja, tetapi banyak juga yang Nasrani. Celakanya, yang mendukung Israel adalah Amerika (Bush) yang notabene juga pengikut Nasrani. Mengapa demikian?

Amerika dengan alasan Terorisme, menghajar Afganistan dan Iraq. Padahal yang diincar adalah minyak bumi, sedangkan ajaran agama mereka adalah "kasih sayang dan kedamaian". Mengapa demikian?

Hal-hal yang demikian terjadi, menurut pendapat saya bukan ajaran agamanya yang salah, tetapi karena mereka terkena "penyakit dunia" dan atau "salah menafsirkan" ayat2 suci.

Saya yakin dan se-yakin2 nya kalau mereka mau mengikuti ajaran agamanya dengan baik dan tidak ditafsirkan sesuai selera pribadinya, serta menghindari penyakit2 yang saya sebut diatas, Insya'allah dunia akan damai.
Mungkinkah ini?
Hal ini tidak akan mungkin terjadi karena "setan" telah bersumpah didepan Allah akan selalu menghasut manusia agar menjadi pengikutnya di neraka.

Jadi, kalau anda menanyakan:
Kenapa Islam ubah manusia jadi bejat dan jahat?
adalah suatu pernyataan yang tidak tepat, karena baik warga Nasrani maupun Yahudi juga banyak yang bejat dan jahat.
LinduA
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1383
Joined: Tue Sep 09, 2008 1:48 pm
Location: Indonesia

Postby infidel » Mon Nov 03, 2008 3:40 pm

Inilah yang selalu dijadikan dalil bagi Muslim untuk menyerang kafir.
Begini ya mas, apakah Bush dan tentara2 Amerika pada umumnya mengucapkan "Dalam nama Tuhan, mari kita bantai muslim!" seperti tipikal Amrozi cs. ????

Di satu sisi para muslim tidak mau Amrozi disebut figur Muslim sejati, tapi di sisi lain Anda malah maksa2 Bush cs. untuk menjadi figur Nasrani sejati.

Tentu saja hal ini berbeda:
Amrozi jelas2 suka baca Quran, dia menjalankan sunnah nabi, bahkan saya yakin ilmu agamanya sangat tinggi, dan pastinya hapal banyak ayat2 Quran.
Jika Anda mewawancarainya dan menanyakan ayat2 mana yang dijadikan dalil untuk membunuh kafir, saya yakin sekali dia akan nyerocos panjang lebar menunjukkan ayat2nya.

Bagaimana dengan Bush? jangankan menghapal Alkitab, di suruh menunjukkan ayat mana dari Alkitab yang menghalalkan Amerika untuk menginvasi Irak saja saya yakin dia tidak sanggup. :roll:

Kesimpulannya:
-Amrozi punya banyak alasan dari ayat2 Quran untuk membunuh kafir.
-Sedangkan Bush sebaliknya, disuruh menunjukkan ayat mana yang dijadikan alasan menginvasi Irak/Afghanistan dia bakalan bengong.

Jadi ngerti kan mana yang oknum, mana yang umat sejati. :roll:
User avatar
infidel
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 633
Joined: Wed Jul 02, 2008 11:00 am

Postby Duladi » Mon Nov 03, 2008 4:32 pm

LinduA wrote:Sdr duladi, terima kasih atas undangan anda. Karena waktu yg terbatas, saya tdk mungkin setiap saat mengikuti diskusi ini.


Terima kasih kembali. Saya berharap Anda bisa terus station minimal 2 hari sekali.

Kepada teman-teman selain dari yang saya sebutkan namanya, mohon untuk bisa menahan diri.

Tidak perlu jauh2 mencari contoh, anda sudah mengingatkan teman-teman anda, tapi nyatanya mereka "TIDAK SABAR".
Sebelum saya mengomentari pertanyaan anda, tolong dijawab:
"Mengapa mereka TIDAK SABAR?"


Mereka tidak sabar karena mereka belum baca kitab sucinya. Yang Kristen belum baca Injil, sementara yang Budha belum baca Tripitaka, atau mereka sudah pernah baca tapi lupa dengan ajaran-ajarannya.

Berbeda dengan muslim. Muslim yang baik, berarti mereka lupa dengan Islamnya. Muslim yang jahat, adalah muslim yang gemar baca Alquran dan mengerti artinya. Bukankah benar demikian, Sdr LinduA?

duladi wrote:
Yang nongol bukannya Azizgol dan LinduA, tapi malah "setan-setannya Islam".


Jadi karena mereka nongol duluan, maka mereka termasuk "setan-setannya Islam"?. Ha....ha....ha....


Anda harus baca topik ini:
Islam memusuhi manusia, itulah doktrin utamanya!
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=29735

Dalam Islam:
Orang-orang kafir = SETAN

Dalam agama sejati:
roh-roh jahat, roh-roh bejat, roh-roh duniawi = SETAN

Yahudi memporak porandakan dan membunuhi warga Palestina. Pada hal warga Palestina bukan hanya Muslim saja, tetapi banyak juga yang Nasrani. Celakanya, yang mendukung Israel adalah Amerika (Bush) yang notabene juga pengikut Nasrani. Mengapa demikian?


Yahudi melakukan itu karena mereka ingin merebut kembali Tanah mereka. Orang-orang Palestina melawan, tentu saja terjadi perang dan di dalam perang wajar bila terjadi saling bunuh.

Amerika mendukung Israel, mungkin karena Amerika tahu Israel adalah bangsa pilihan Tuhan. Bila mereka memusuhi Israel, sama halnya mereka memusuhi Tuhan. :wink:

Bush adalah Nasrani, tapi seperti yang dikatakan Sdr Infidel, Bush bukan figur Nasrani Sejati. Kalau mau melihat figur Nasrani sejati, tengoklah Paus atau Mother Theressa.

Begitu pula kalau kita hendak mencari figur muslim sejati, kita harus menengok Khomeini, Osama bin Laden, Amrozi, Habib Rizieq, Abu Bakar Baasyir, Syekh Puji, AA Gym, dst. Kita tidak bisa menjadikan orang-orang seperti Ulil (Jaringan Islam Liberal), Megawati, Gus Dur, SBY, sebagai figur muslim sejati, karena tabiat mereka berbeda dengan apa yang diajarkan Islam.

Amerika dengan alasan Terorisme, menghajar Afganistan dan Iraq. Padahal yang diincar adalah minyak bumi, sedangkan ajaran agama mereka adalah "kasih sayang dan kedamaian". Mengapa demikian?


Karena Amerika tidak mengamalkan ajaran agamanya dengan benar, tidak seperti Paus atau Mother Theressa. :wink:

Orang-orang muslim di seantero dunia, 90% adalah orang-orang kasar, mudah marah dan kejam. Anda bisa baca kutipan-kutipan berita di bagian awal topik ini. Kenapa bisa begitu? Karena Islam mengajarkan mereka untuk berlaku demikian. Karena mereka mengamalkan ajaran agamanya dengan benar. Sekiranya mereka tidak mengamalkan ajarannya dengan benar, mereka akan menjadi orang-orang baik. Bukankah begitu, Saudara LinduA?

Lihat ajaran ini:

QS 4:101. Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.

QS 3:28. Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).

Muslim yang baik adalah muslim yang tidak mengamalkan ajaran agamanya.
Sementara muslim jahat adalah muslim yang mengamalkan ajaran agamanya.

Kenapa bisa TERBALIK, saudara Lindua? :evil:

Hal-hal yang demikian terjadi, menurut pendapat saya bukan ajaran agamanya yang salah, tetapi karena mereka terkena "penyakit dunia" dan atau "salah menafsirkan" ayat2 suci.


Kenapa Sdr LinduA berpikiran bukan ajaran agamanya yang salah? Saya tambahkan Anda referensi lagi:

QS 86:15. Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.

Ini ayat yang berlaku sepanjang zaman, dan menurut ayat itu, orang non-muslim punya rencaha jahat terhadap muslim. Ini adalah ayat prasangka, ayat yang mengajarkan muslim untuk MEMBENCI umat lain. Masihkah Anda menganggap ini bukan ajaran yang salah?

Dan baca ayat ini:

QS 9:29
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Islam), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

Ini sesuai dengan hadist Muhammad:

Hadis Sahih Bukhari, Volume 1, Book 2, Number 24:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar:
Rasul Allah berkata, “Aku telah diperintahkan (oleh Allah) untuk memerangi orang2 sampai mereka mengaku bahwa tidak ada yang patut disembah selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, dan melakukan sembahyang dengan sempurna dan membayar zakat, sehingga jika mereka melakukan hal itu, maka selamatlah nyawa dan harta mereka dariku kecuali dari hukum2 Islam dan amal mereka akan dihitung oleh Allah.”


Apakah tidak ada yang salah dari ajaran ini? :evil:

Kalau Saudara mengatakan Amrozi dan Osama bin Laden telah salah dalam menafsirkan ayat, berarti Anda sedang menipu diri sendiri.

Saya yakin dan se-yakin2 nya kalau mereka mau mengikuti ajaran agamanya dengan baik dan tidak ditafsirkan sesuai selera pribadinya, serta menghindari penyakit2 yang saya sebut diatas, Insya'allah dunia akan damai.


Justru saya khawatir, Saudaralah yang akan menafsirkan ayat sesuai selera pribadi, dipaskan dengan nurani agar tampak baik.

Anda sedang mengubah agama jahat menjadi agama baik. It is impossible! Anda sedang menentang arus!

Hal ini tidak akan mungkin terjadi karena "setan" telah bersumpah didepan Allah akan selalu menghasut manusia agar menjadi pengikutnya di neraka.


Benar. Dan Alquran adalah hasutan setan agar manusia berbuat bejat dan jahat tanpa merasa bersalah. Anda lihat wajah Amrozi dan Imam Samudera, yang masih bisa cengar-cengir tanpa merasa bersalah sedikit pun walau pun mereka sudah membuat sakit hati ratusan orang akibat perbuatan kejinya. Kenapa bisa begitu? Karena Islam membenarkan semua perbuatannya.

Jadi, kalau anda menanyakan:
Kenapa Islam ubah manusia jadi bejat dan jahat?
adalah suatu pernyataan yang tidak tepat, karena baik warga Nasrani maupun Yahudi juga banyak yang bejat dan jahat.


Bedanya, umat lain yang bejat dan jahat adalah pelanggar ajaran agama.
Sedangkan umat Islam yang bejat dan jahat adalah pengamal sejati ajaran agama.

Bukankah begitu, Sdr LinduA?
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7098
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby azizgol » Tue Nov 04, 2008 1:48 am

rasanya pas banget apa yg diomongin chandra mukti.
biar debat kaya' apa rasanya ga'bakalan nyambung karena ajaran islam sangat tinggi.

kalo dipaksain ujung-ujungnya pasti melarikan diri.
contoh kecil aja;
Muh = pembunuh = jahat
jess = tdk membunh = baik

itulah hasil pemikiran cetek,


saya bandingkan dgn film budha
"dunia adalah ilusi, yg ada itu tidak ada yg tdk ada itu ada"
versi islam
dunia hanya canda,gurauan bukan yg sesungguhnya

artinya; tidak semua orang yg membunuh berarti orang jahat dan tidak semua orang yg tdk membunuh berarti baik.
azizgol
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby M-SAW » Tue Nov 04, 2008 2:01 am

azizgol wrote:rasanya pas banget apa yg diomongin chandra mukti.
biar debat kaya' apa rasanya ga'bakalan nyambung karena ajaran islam sangat tinggi.

kalo dipaksain ujung-ujungnya pasti melarikan diri.
contoh kecil aja;
Muh = pembunuh = jahat
jess = tdk membunh = baik

itulah hasil pemikiran cetek,


saya bandingkan dgn film budha
"dunia adalah ilusi, yg ada itu tidak ada yg tdk ada itu ada"
versi islam
dunia hanya canda,gurauan bukan yg sesungguhnya

artinya; tidak semua orang yg membunuh berarti orang jahat dan tidak semua orang yg tdk membunuh berarti baik.


ooo anda seoarang SYIAH juga yah? sama seperti Chandra mukti yang SYIAH abiss,,yang selalu NANTANGIn muslim SUNNI untuk berdebat dgn muslim SYIAH,dan yang selalu mengkliam kalau SYIAH yang bener
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 7&start=40
M-SAW
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Next

Return to Pembelaan Terhadap Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users