. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Arab BANGSAT : TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta

Membahas pengalaman kerja orang di SAUDI pada umumnya dan kasus2 penganiayaan
terhdp TKW asal Indonesia di Malaysia, Saudi, pada khususnya.

Arab BANGSAT : TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta

Postby Sabilla » Sun Nov 21, 2010 1:23 am

TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta
Jumat, 19 November 2010 | 01:28 WIB
Image
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Langkanya lapangan kerja di dalam negeri dan dominannya struktur tenaga kerja tak terdidik membuat Indonesia masih mengandalkan TKW sebagai sumber devisa penting


SURABAYA, KOMPAS.com - Keluarga Haryatin, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Blitar, Jawa Timur, yang disiksa bosnya saat di Arab Saudi hingga mengalami kebutaan, mengharapkan bantuan dari pemerintah Indonesia.

Saya harap pemerintah memberi keadilan dan syukur-syukur bisa membantu memulihkan mata istri saya hingga sembuh seperti dulu.
-- Samsul Huda, suami korban


Suami Haryatin, Samsul Huda, saat ditemui di Rumah Sakit Mata Undaan, Surabaya, Kamis (18/11/2010), mengatakan, pihaknya meminta perhatian pemerintah tentang kejadian yang menimpa istrinya selama bekerja di negeri orang.

"Saya harap pemerintah memberi keadilan dan syukur-syukur bisa membantu memulihkan mata istri saya hingga sembuh seperti dulu," ujarnya.

Saat ini, kedua mata istrinya sudah tidak bisa melihat apapun. Dari hasil pemeriksaan dokter, katanya, bola mata sebelah kiri Haryatin sudah rusak, sedangkan mata sebelah kanan, syarafnya juga sudah mengalami kerusakan.

Haryatin bekerja di Riyadh, Arab Saudi pada Desember 2006. Selama bekerja, perlakuan kasar dan siksaan dari majikan dialaminya, bahkan karena terlalu seringnya, mata ibu satu anak itu buta total.

"Sudah sekitar tiga tahun saya tidak bisa melihat apapun. Yang ada dalam penglihatan hanyalah gelap," ucap Haryatin sembari berlinang air mata.

Ia menceritakan, sang majikan selalu memukulnya tepat di bagian mata, bahkan tidak mengerti alasan pasti dari majikan hingga tega memukul dengan selang air.


Pada Jumat (19/11/2010) sekitar pukul 09.00 WIB, Haryati akan menjalani operasi katarak di RS Mata Undaan. Ia berharap, operasi berjalan lancar dan matanya bisa sembuh.

"Semoga saya bisa melihat lagi seperti dulu. Saya kangen melihat anak saya, Wulan Asna Ningrum. Terakhir saya melihatnya ketika usianya baru menginjak tiga tahun," tutur wanita yang tinggal di Desa Bakalan RT 03/RW 05, Kecamatan Wonodadi, Blitar tersebut.

Haryatin berhasil pulang ke Indonesia pada 4 Agustus lalu berkat bantuan saudara sang majikan. Di Blitar, ia langsung berobat ke Rumah Sakit Wlingi. Namun, karena keterbatasan alat, Haryatin dirujuk untuk berobat ke RS Mata Undaan, Surabaya.

ANT
Sumber :
Editor: yuli
Dibaca : 2872

http://regional.kompas.com/read/2010/11 ... ingga.Buta


Ada 10 Komentar Untuk Artikel Ini. Kirim Komentar Anda

Birong Gallot
Sabtu, 20 November 2010 | 07:38 WIB
Kebanyakan TKI/TKW yang disiksa dan diperlakukan tidak adil di negara Islam. Tanya kenapa??????
Balas tanggapan

joopie teintang
Jumat, 19 November 2010 | 15:39 WIB
kok sama "Saudara" sendiri sampai hati jaaa......!
Balas tanggapan

Master Piece
Sabtu, 20 November 2010 | 05:52 WIB
Saudara dari mana? Jangan ngaku-ngaku deh. Belum tentu dia anggep lu saudara.
Balas tanggapan

achmadi surya
Jumat, 19 November 2010 | 10:25 WIB
Depnaker harap turun tangan dengan bukti2 korban yang telah buta,harap ditelusuri siapa majikannya dengan bukti2 yang ada, teruskan kekedubes arab untuk ditindak lanjutkan berdasarkan hukum,begitu juga penggantian kerugian sampai mata TKI tsb diobati. BUKTIKAN SEGERA TUGASMU>
Balas tanggapan

Timgo
Jumat, 19 November 2010 | 05:44 WIB
Kasus2 penyiksaan terhadap TKI di Arab Saudi memang harus diungkapkan, jadi duta besar Arab Saudi gak bisa bilang, kalau kasus Sumiati itu kasus kecil.
Balas tanggapan

supran
Jumat, 19 November 2010 | 05:43 WIB
ini pelajaran bagi kita yg terlalu berkiblat pada Arab, semua serba Arab...kita adalah Indonesia bukan Arab.....kalau saja Gusdur masih hidup....
Balas tanggapan

Edi Mossad
Jumat, 19 November 2010 | 05:02 WIB
Kok negara2 arab doyannya menyiksa orang ya? katanya negara beragama tapi kok orang2 seperti ini masih dilindungi oleh negara2 tersebut. Ada indikasi kasih bahwa negara indonesia masih dianggap sebelah mata oleh pemerintah Arab. Kasihan...
Balas tanggapan

Diane Calico
Jumat, 19 November 2010 | 02:39 WIB
Menurut aku sih bukan karena langkanya lapangan kerja didalam negeri. Toh kenyataannya yg di Indonesia susah banget sekarang mencari pembantu rumah tangga karena mereka lebih tertarik untuk kerja di luar negeri.
Balas tanggapan

Anna Alia
Sabtu, 20 November 2010 | 01:22 WIB
Siapa yg mau jadi RT di negara kita? kerjaan 24 jam; bersih2, masak, ngurusin anak, antar jemput anak sekolah, belanja, mijit sang nyonya, bikin minum buat tamu. Pagi2 udah dipanggil2 utk bikin kopi, malam2 dibangunin karena si kecil pipis. Gaji 500rb/bulan. Yg cowok kalo jadi supir, begitu urusan sang majikan selesai eh sang majikan dg enaknya berkata sama temennya, "tuh gue ada supir, pake aja. Ngak perlu ngasih tip, udah gue bayar kok".
Balas tanggapan

Mang Gito
Jumat, 19 November 2010 | 02:17 WIB
FPI dimana ya, amar ma'ruf nahi munkar perlu di tegakkan biar kaga dibilang pilih kasih ama yg lain. Arab bahlul gitu perlu di qishas, bener2 MERAKBAL, ente jahiliyah
Balas tanggapan
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Arab BANGSAT : TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta

Postby bigkong » Sun Nov 21, 2010 1:30 am

sesama muslim aja begitu, apalagi kalo sama kapir ya ?????

coba di usulin ke FPI buat di adain sweeping anti arab. Eh daku lupa... pimpinan FPI nya aja arab ya..
User avatar
bigkong
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 555
Joined: Wed Jun 30, 2010 2:49 am

Re: Arab BANGSAT : TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta

Postby Sabilla » Sun Nov 21, 2010 2:30 am

Majikan Arab Dituntut Donor Mata ke TKW
Sabtu, 20 November 2010 | 19:22 WIB

BLITAR, KOMPAS.com - Keluarga Haryatin, tenaga kerja asal Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, yang disiksa hingga buta oleh majikannya di Arab Saudi, menuntut agar majikan mendonorkan mata.

Ibu Haryatin, Muntiah, Sabtu (20/11/2010), mengemukakan, kondisi anaknya tersebut sudah memprihatinkan. Ia nekat berangkat bekerja di luar negeri untuk meningkatkan ekonomi keluarga, namun yang didapat adalah penyiksaan. Bahkan, saat ini kondisi matanya buta akibat disiksa.

"Kami berharap, majikannya bersedia bertanggung jawab. Seharusnya, ia memberikan imbal balik, dengan sejumlah uang untuk menggantikan mata anak saya, karena sudah tidak bisa bekerja," kata Muntiah dengan nada parau.


Saat ini kondisi Haryatin belum bisa pulih. Tubuhnya masih belum bisa berjalan dengan normal, dan matanya tidak dapat melihat. Ia bahkan harus dibantu oleh suami ataupun keluarganya yang lain hanya untuk berjalan.

Walaupun harus dibantu oleh orang lain untuk berjalan, ia masih bisa menggerakkan tangannya. Ia sudah bisa makan menggunakan tangan sendiri, namun belum bisa memegang sendok maupun garpu.

Haryatin juga telah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya. Oleh pihak rumah sakit, Haryatin dinyatakan bahwa kebuataannya tidak dapat disembuhkan karena kelopak matanya sudah rusak.

Sementara itu, suami Haryatin, Syamsul Huda mengaku tetap sayang dengan istrinya, walaupun saat ini matanya buta. Ia juga mengaku, akan tetap berupaya sekuat tenaga, membahagiakan istri dan anak-anaknya.

"Saya tetap sayang dengan istri saya. Sebagai kepala rumah tangga, saya akan berusaha membahagiakan istri dan anak-anak saya," ujar Syamsul.

Haryatin bekerja di Arab Saudi pada Desember 2006. Selama bekerja, perlakuan kasar dan siksaan dari majikan dialaminya, bahkan karena terlalu seringnya, mata ibu satu anak itu buta total. Matanya sudah tidak dapat melihat apapun sekitar tiga tahun terakhir.

Haryatin berhasil pulang ke Indonesia pada 4 Agustus 2010 lalu berkat bantuan saudara sang majikan. Di Blitar, ia langsung berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo, Wlingi. Namun, karena keterbatasan alat, Haryatin dirujuk untuk berobat ke RS Mata Undaan, Surabaya.


Ia menceritakan, sang majikan selalu memukulnya tepat di bagian mata dengan selang air. Ia mengaku, tidak mengerti alasan pasti dari majikan hingga tega memukulnya.

Haryatin menjalani operasi katarak pada Jumat (19/11) sekitar pukul 09.00 WIB dan berharap operasi itu berhasil, sehingga bisa melihat anaknya.

"Semoga saya bisa melihat lagi seperti dulu. Saya kangen melihat anak saya, Wulan Asna Ningrum. Terakhir saya melihatnya ketika usianya baru menginjak tiga tahun," tutur wanita yang tinggal di Desa Bakalan RT 03/RW 05, Kecamatan Wonodadi, Blitar tersebut.

ANT
Sumber :
Editor: yuli
Dibaca : 1351

http://regional.kompas.com/read/2010/11 ... ata.ke.TKW
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Arab BANGSAT : TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta

Postby Sabilla » Sun Nov 21, 2010 8:28 am

TKW Dibunuh di Arab
Demonstran Bawa 'Mayat' Kikim Komalasari ke Kedubes Arab Saudi

Tribunnews.com - Jumat, 19 November 2010 10:46 WIB
Image
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Abdurahman Mohamed Amen al Khayyath



Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan anggota Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI) berbondong-bondong mendatangi kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Mereka menggelar aksi meminta pertanggungjawaban Pemerintah Arab Saudi atas kekerasan yang menimpa Sumiati.

Bukan hanya kepada Arab Saudi, aksi yang juga diikuti oleh anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka ini juga menuntut pertanggungjawaban Pemerintah Indonesia agar pelaku penganiayaan dan kekerasan terhadap TKI mendapat sanksi tegas.

Aksi yang dimulai pada pukul 10.00 WIB juga membawa 'mayat' Kikim Komalasari, TKW asal Cianjur yang ditemukan tewas di tong sampah kawasan Abha Asir, Arab Saudi. Kikim diduga diperkosa terlebih dulu baru dibunuh.


Lebih dari itu, bekas-bekas penganiayaan juga masih tampak ditemukan di sekujur tubuh Kikim yang penuh lebam.

Nasibnya lebih tragis dari Sumiati, TKW asal Dompu, NTB yang juga mendapat penyiksaan kejam hingga bibirnya digunting.

Sementara keberadaan jenazah TKW asal Cianjur tersebut masih berada di bawah tanggungjawab Kepolisian Arab Saudi, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(*)

Penulis: iwan
Editor: Juang_Naibaho

http://www.tribunnews.com/2010/11/19/at ... arab-saudi
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Arab BANGSAT : TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta

Postby Sabilla » Wed Nov 24, 2010 4:54 pm

Akukomkamu wrote:Gw kalo ngliat di TV , cuman bisa ketawa saja...kok begitu bleguugnya ya...bangsaku ini , kasian sekali napa kok mau jadi budaknya araf ? sekarang di siksa ama araf malah marah2...emang ga ngerti ya kalo araf dengan dogma islamnya adalah legalitas dr perbudakan jaman jahilliya??? neh baca sheik-saudi-perbudakan-adalah-bagian-dari-islam-t18793/



Piss... :heart:

ali5196 wrote: http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... sc&start=0

Image
Al Fawzan, sheik Saudi: 'PERBUDAKAN ADALAH BAGIAN DARI Islam'
November 10, 2003
http://www.worldnetdaily.com/news/artic ... E_ID=35518

Seorang imam utama Pemerintah Saudi dan pengarang kurikulum agama negara itu percaya bahwa Islam menghalalkan perbudakan.
“Perbudakan itu bagian dari Islam,” kata Sheikh Saleh Al-Fawzan, begitu yang dikutip media Saudi Information Agency, atau SIA.
Dalam sebuah kuliah yang direkam dalam pita suara oleh SIA, sang Sheik berkata, “Perbudakan itu adalah bagian dari jihad, dan jihad tetap ada selama Islam itu ada.”

Buku2 agamanya telah digunakan untuk mengajar 5 juta murid2 Saudi, di dalam dan luar negeri, termasuk Amerika Serikat.

Al Fawzan – yang adalah anggota Konsul Imam Senior, yang merupakan badan agama tertinggi di Saudi Arabia – berkata bahwa Muslim yang mengira Islam menentang perbudakan adalah “****, bukan terpelajar.” “Mereka hanyalah penulis saja,” katanya, menurut SIA. “Siapapun yang mengatakan begitu adalah kafir.”

Buku pelajaran paling terkenal dari Al-Fawzan berjudul "Al-Tauhid – Monotheism.” Buku itu menyatakan bahwa kebanyakan Muslim adalah politeis dan darah dan uang mereka halal untuk diambil Muslim sejati.”
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Arab BANGSAT : TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta

Postby bobo dipeluk » Mon Feb 21, 2011 10:38 am

ayo berani gak gebukin org arab biar pemerintahnya ngerasa gmna gtu bangsanya yg doyan ngesex diindo digebukin, gw kasi tau mrk banyak mangkal dihotel pardede jakpus
bobo dipeluk
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 94
Joined: Mon Feb 21, 2011 10:13 am

Re: Arab BANGSAT : TKW Blitar Disiksa Bos Arab Hingga Buta

Postby mohamedbincamel » Fri May 27, 2011 8:57 pm

buat moslim bangsa arab bukan bangsat tapi sesembahan turunan nabi, jadi kalo diperkosa ya diem aja gak pernah diproses hukum, nti pulang bawa bayi turunan arab buat dibanggain sekampung, salah satunya si Habib FPI.
mohamedbincamel
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 804
Joined: Sat Jan 20, 2007 9:34 am
Location: The land of milk and honey


Return to Ruang TKW Indonesia



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users