. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61?

Pembahasan tentang Isa Almasih, Injil, Taurat dari apa yang tertulis dalam Qur'an, dan bukan dari kitab suci non-Islam.

Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61?

Postby Hansip » Wed Feb 22, 2012 10:32 pm

Saya mau menanyakan pada Murtadin dan Muslimin yg ada di FFI, ttg: Az.Zukhruf 43:61
"Dan sesungguhnya ’Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus."

Hal ini terdapat dlm link Muslim sbb:
Membongkar Kebobrokan Penafsiran Surah Az-Zukhruf, Ayat 61

ita sudah melihat bagaimana para misionaris Kristian menyalahtafsir ayat-ayat Al-Qur’an yang memanggil ‘Isa Al-Masih sebagai “Kalimatullah” untuk menguatkan sokongan pada doktrin mereka bahawa ‘Isa itu adalah Allah yang muncul sebagai manusia. Penafsiran yang janggal seperti ini rupanya bukan sahaja dikhususkan untuk ayat ini sahaja, malah kita mendapati juga pertuduhan terhadap ayat Al-Qur’an yang seperti berikut:

Di dalam Injil, Yohanes 14:6 Isa berfirman “Akulah jalan untuk mengenal Allah dan untuk mendapat hidup. Tidak seorang pun yang dapat datang kepada Allah kalau tidak melalui Aku.” Ayat ini jelas dan sering menghantui saya kerana di dalam surah Al-Fatihah 1:6 “Ihdinasyiraatallmustaqiim” yang bermaksud ‘tunjukkanlah aku jalan yang lurus’. Setiap kali waktu saya sembahyang, saya membaca ayat ini untuk meminta petunjuk agar ditunjukkan jalan yang lurus. Kepercayaan kepada Isa Al-Masih membawa jaminan penyelamatan. Ini terbukti di dalam Al-Qur’an Surah Az-Zukhruf 61 yang berbunyi: “hazaasyiraatolmustaqiim”, yang maksudnya; “Ikutlah Aku, inilah jalan yang lurus”.

Kita akan mengkaji ayat Al-Qur’an yang disebutkan oleh puak Kristian di dalam pertuduhan mereka.

Apakah Maksud Sebenar Surah Al-Zukhruf, ayat 61?

Mari kita lihat tafsiran ayat Surah Al-Zukhruf ayat 61 yang dipergunakan oleh misionaris Kristian:
“Ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus”


Ayat di atas hanyalah sebahagian daripada ayat yang termaktub di dalam Surah Al-Zukhruf ayat 61 dan terjemahan yang sepenuhnya ialah:
“Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari Kiamat. Kerana itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.”


Tetapi apa yang misionaris sengaja melakukannya ialah mereka hanya mengambil ayat ini untuk menyamakannya dengan ayat Yohanes 14:6, tanpa menurunkan seluruh konteks ayat ini. Ayat ini hanyalah merupakan sebahagian daripada keseluruhan Firman Allah sendiri yang dengan jelas menegaskan tentang siapa ‘Isa itu, dan tidak langsung merujuk kepada perkataan ‘Isa . Di sini kami perturunkan seluruh konteks ayat-ayat (termasuk ayat di atas) di mana Allah-lah yang sebenarnya berbicara di dalam ayat di atas, dan bukannya Nabi ‘Isa:
“Isa itu tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil. Dan kalau Kami kehendaki benar-benar Kami jadikan sebagai gantimu di muka bumi malaikat-malaikat yang turun temurun. Dan sesungguhya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Kerana itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Surah Al-Zukhruf: 59-62)


Sekali lagi tembelang misionaris Kristian yang memalsukan penafsiran ayat ini sudah pecah, dengan pembohongan yang jelas hanya menjerat diri sendiri. Dengan jelas kita dapat melihat bahawa ALLAH-lah yang berfirman di dalam Surah Al-Zukhruf, ayat 62 dan bukannya sabda ‘Isa a.s. Malah, kita melihat bahawa Al-Qur’an dengan tegas menjelaskan bahawa ‘Isa itu hanyalah semata-mata hamba Allah:
“Isa itu tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil.” (Surah Al-Zukhruf: 59)


Jadi di manakah kesahihan dakwaan Kristian bahawa ayat di atas menyokong doktrin ketuhanan Nabi ‘Isa Al-Masih?

Dr. Hamka juga telah memberikan penafsiran yang jelas mengenai ayat di atas serta sebab turunnya ayat-ayat Surah Al-Zukhruf: 59-62 di atas.

Terdahulu dari Surah Al-Zukhruf ini diturunkan Surah Al-Anbiya’ (Surah ke 21). Pada ayat 98 dari Surah Al-Anbiya itu ada difirmankan: “Sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah akan jadi bakaran jahanam, yang akan kamu masuki”. Seorang pemuka Quraisy musyrikin itu bernama Abdullah bin Az Zab’ari, setelah mendengar ayat tersebut, lalu mencuba hendak membantah Nabi dan berkata: “Kalau benar orang yang menyembah selain Allah yang disembahnya sendiri akan menjadi kayu api neraka jahanam, bagaimana dengan Isa Almasih? Bagaimana dengan ibunya? Bagaimana dengan malaikat-malaikat? Engkau mengatakan Isa dan ibunya itu semua orang-orang terpuji. Semuanya itu disembah orang Nasrani selain dari Allah. Begitu juga ada orang Yahudi mengatakan ‘Uzair anak Allah. Maka kalau orang-orang itu masuk neraka, kami ini semuanya ridha masuk neraka supaya bersama-sama di neraka dengan mereka!” (Abdullah Az Zab’ari itu kemudian beriman juga).

Mendengar sanggahan Abdullah Az Zab’ari yang demikian, bersoraklah musyrikin yang lain menyokong perkataan temannya itu! Dan mereka merasa yakin bahawa sekali ini hujjah aturan Muhammad sudah dapat dipatahkan. Dan untuk membuka kerendahan mutu bantahan mereka itu, turunlah ayat-ayat ini.

“Dan tatkala Ibnu Maryam dijadikan contoh, tiba-tiba kaum engkau dari sebab itu bersorak-sorak”. (ayat 57) Mereka bersorak-sorak kerana merasa mendapat alasan teguh untuk membantah Nabi.

“Dan mereka berkata: Adakah tuhan-tuhan kita yang lebih baik ataukan dia?” (pangkal ayat 58).

Yang mereka maksudkan dengan dia itu ialah Nabi Isa Alaihis Salam. Maka kalau Nabi Isa yang dipuji Muhammad itu masuk neraka kerana dia disembah orang, tentu tuhan-tuhan kita juga sama ke neraka dengan Isa orang baik. Lantaran itu maka tuhan-tuhan kitapun orang-orang terpuji seperti Isa juga. Begitulah cara mereka hendak memutar balik keadaan.

Sebab itu, maka di ujung ayat dikatakan: “Tidaklah mereka pukulkan perkataan itu kepada engkau”. Yaitu menurut wahyu Surah Al-Anbiya ayat 98. “Melainkan sebagai bantahan”. Bantahan asal membantah saja. “Bahkan mereka itu adalah kaum yang suka bertengkar”. (ujung ayat 58)

Lalu diperbaiki kembali salah-sangka yang mereka timbulkan terhadap Nabi Isa anak Maryam:

“Tidaklah dia itu melainkan seorang hamba yang Kami beri nikmat kepadanya dan Kami jadikan dia contoh bagi Bani Israil” (ayat 59). Artinya, Isa tidaklah dalam golongan manusia atau berhala yang akan dimasukkan ke neraka lantaran dia disembah dan dipertuhan orang. Selama dia hidup, dia tidak pernah mengajak manusia supaya menyembah pula kepadanya sebagai menyembah kepada Allah. Dia adalah hamba Allah dan bukan anak-Nya. Dia diberi nikmat kenabian dan dia menjadi contoh yang baik bagi Bani Israil tentang keluhuran budi dan ketaatan kepada Tuhan. Dan ternyata dalam sejarah bahwa menetapkan Isa sebagai satu di antara satu tuhan, atau bahwa dia anak tunggal Tuhan, baru dijadikan keputusan oleh rapat Pendeta Nasrani setelah dia meninggal dunia.

Satu soal lagi, yaitu tentang kamu menyembah malaikat: “Dan jikalau Kami kehendaki, nescaya kami jadikan dari antara kamu jadi malaikat di bumi, menggantikan kamu”(ayat 60). Sebab malaikat itupun makhluk Tuhan seperti kamu juga. Bukan dia itu Tuhan, dan bukan anak perempuan Tuhan. Bisa dibuat sesuka-Nya oleh Tuhan, sehingga kalau Tuhan Allah mengkehendaki, tidaklah hal yang sukar bagi-Nya menjadikan kamu jadi malaikat di atas bumi ini, sehingga penduduk manusianya hilang, sebab berganti jadi malaikat semula. Sebab itu tidaklah benar sama sekali kamu menuhankan malaikat di samping Allah.

Kembali tentang Isa anak Maryam:

“Dan sesungguhnya dia itu dalah satu ilmu tentang sa’at. Maka janganlah kamu ragu kepadanya, dan turutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (ayat 61) Isa Almasih dilahirkan ke dunia tidak menurut yang biasa; dengan langsung tidak dengan perantaraan bapa. Apa yang semestinya terfikir olehmu jika memikirkan kejadian itu? Hendaknya ialah betapa Maha Besarnya kekuasaan Allah. Allah membuktikan bahwa dengan tidak dengan perantaraan bapapun, Dia dapat melahirkan seorang manusia ke dunia. Dengan melihat itu ilmumu bertambah dengan melihat dunia ini, bumi ini, satu waktu kalau janjinya datang akan dihancurkan semua. Dan seluruh manusia, walaupun telah beribu-ribu tahun mati, setelah datang waktunya akan dibangkitkan kembali dari dalam kuburnya. Itulah ilmu yang mesti timbul setelah memikirkan kelahiran Nabi Isa. Keganjilan kelahiran Nabi Isa hanya satu keajaiban kecil saja jika dibandingkan misalnya saja dengan bumi yang selalu mengedari matahari, dan bulan yang selalu mengedari bumi Maka janganlah kamu ragu lagi padanya, yaitu bahwa hari akan kiamat. Dan setelah kamu fikirkan Aku menjadikan Isa tidak dengan berbapa, janganlah dia yang kamu pertuhan. Dia hanya hamba dan makhluk-Ku, dan turutilah Aku. Jangan kamu kagum meluhat bekas kekuasaan-Ku, tetapi langsunglah kepada-Ku: Inilah jalan yang lurus. Kalau caranya sekarang: Inilah jalan yang logis.

“Dan sekali-kali janganlah kamu dipaling setan. Sesungguhnya dia itu bagi kamu adalah musuh yang nyata.” Syetanlah yang selalu membelokkan manusia di tengah jalan daripada tujuannya yang lurus. Dialah yang selalu menggoda manusia sehingga dia lupa pada yang empunya kuasa, kerana kagum melihat kekuasaannya. Syetan itulah musuh besar bagi manusia, yang belum puas kalau dia belum menjerumuskan manusia ke jurang kesesatan.”

Sekian sahaja dipetik dari tafsiran Al-Qur’an karangan Prof. Dr. Hamka mengenai ayat-ayat di atas.

Kesimpulan

Jelas kepada kita sekarang akan tafsiran palsu yang cuba digembur-gemburkan oleh puak misionaris Kristian, yang bukan sahaja memiliki argumen-argumen yang bankrap idea, tetapi juga hati yang sangat busuk dan buta akal untuk melihat ayat ini dalam konteks yang sebenarnya. Sudahlah doktrin ketuhanan ‘Isa a.s. tidak dapat dibuktikan di dalam Alkitab, kini mereka beria-ia hendak menyebarkan “penyakit” interpretasi yang dibuat oleh Konsil Nicea pada tahun 325M kepada umat Islam pula! Para misionaris Kristian tidak sekadar berpuas hati dengan hanya menyelewengkan kitab Injil dan cuba pula hendak menyelewengkan kitab suci Al-Qur’an. Namun mereka tidak sedar akan perbezaan yang besar antara ‘Isa versi Islam dan Tuhan Yesus versi Kristian yang mereka agung-agungkan itu. Kami berdoa kepada Yang Maha Esa supaya misionaris Kristian ini diberi hidayah-Nya agar mereka sedar akan kesilapan mereka dan keluar dari kongkongan ilusi ketuhanan ‘Isa putera Maryam, Insya’ Allah.


Yg mau sy tanyakan, apakah isi Az.Zukhruf 43:61 ini ada di bagian Quran yg lain, meski mirip?
Apakah ada penjelasan lain spt hadis, tafsir, dsb ttg Az.Zukhruf 43:61 ini?
Terlebih mohon tanggapan ttg link ini, khususnya ttg "Isa sbg Jalan Lurus", karena melihat penjelasan link di atas, yg di bahas kebanyakan adalah ttg "Isa", bukanlah ttg "Jalan yg lurus". Mengingat bbrp ayat2 Alquran slg kontradiksi, apakah bisa utk menjelaskan apa yg di maksud "Jalan yg Lurus" tsb.

Terima kasih banyak sebelumnya
User avatar
Hansip
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 110
Joined: Sat Nov 05, 2011 12:28 am

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby Captain Pancasila » Wed Feb 22, 2012 10:58 pm

Hansip wrote:khususnya ttg "Isa sbg Jalan Lurus", karena melihat penjelasan link di atas, yg di bahas kebanyakan adalah ttg "Isa", bukanlah ttg "Jalan yg lurus".

silahkan lihat di ayat selanjutnya :
43:63. Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku”.

43:64. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3499
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby duren » Wed Feb 22, 2012 11:17 pm

Captain Pancasila wrote:[43:63. Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku”.

43:64. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.


Kapan Isa ngucapin kalimat diatas
Dimana Isa ngucapin kalimat diatas
Kepada siapa Isa ngucapin kalimat diatas

:lol:
User avatar
duren
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11104
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby Hansip » Thu Feb 23, 2012 1:02 am

Thx buat kesediaan Bro CP dan Senior Duren atas tanggapannya. Kalo dipikir2 emng ndak mungkin Isa ngomong ttg menyembah Awloh adl jalan yg lurus, dan lucunya lagi Isa ngomongnya pake bahasa Arab :lol: (meski Yesus bisa berbagai bahasa, yuk spy ndak oot masalah bahasa Isa, ndak usah dilanjutkan deh). Logikanya kalo Yesus ngomong jalan yg lurus pastilah dlm Yoh 14:6, kan ndak mungkin Isa sebentar ngomong ini sebentar ngomong itu. Apalagi Awloh bukanlah sesembahannya bangsa Yahudi, di mana Yesus lahir dan tinggal.

Belum lagi pertanyaannya Bro Duren
Duren wrote:Kapan Isa ngucapin kalimat diatas
Dimana Isa ngucapin kalimat diatas
Kepada siapa Isa ngucapin kalimat diatas

Pertanyaan tsb logis kok, utk memahami suatu ayat, perlu jg memahami latar belakangnya.

Ok, yuk dilanjut pembahasan Az Zukhruf 43:61, khususnya ttg "Jalan yg Lurus". Spt yg saya katakan kalo Alquran mengandung bbrp kontradiksi, krn itu gmn mau pake metode tafsir eksposisi atau exsegesa? Mustahil deh. Apalagi kalo masalah jalan Lurus ini dibandingkan dg Al-Fatihah ay 6: "Tunjukilah kami jalan yang lurus." kan Muhammad udah menyembah Awloh (spt yg dikatakan Bro CP) yg adalah jalan yg lurus, kok di ayat lain tetep mohon spy ditunjukin "Jalan yg Lurus"? Waktu Al-Fatihah diturunkan pada Nabi Muhammad, sudahlah pasti Muhammad menyembah Awloh. Berarti "Jalan yg Lurus" di Al-Fatihah, jelaslah bukan masalah menyembah Awloh. Mohon penjelasannya.
User avatar
Hansip
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 110
Joined: Sat Nov 05, 2011 12:28 am

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby tukang ojek » Thu Feb 23, 2012 2:21 am

Hansip wrote:khususnya ttg "Isa sbg Jalan Lurus", karena melihat penjelasan link di atas, yg di bahas kebanyakan adalah ttg "Isa", bukanlah ttg "Jalan yg lurus".

Captain Pancasila wrote:silahkan lihat di ayat selanjutnya :
43:63. Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku”.

43:64. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.

Hm....
:-)
Bang CP..bang CP.....
Mau main " silap mata silap duit " kayak di meja judi ya bang ?? [-X ,
hanya mem-bold : Isa datang membawa keterangan dan ini adalah jalan yang lurus ( Silakan di lihat dan di perhatikan ayat yang di bawa Bang CP dengan seksama :rofl: :rofl: :rofl: ) halus laksana permadani dari sesuatu yang melebihi kehalusan sutra...yang kalo orang silap akan terkecoh dengan trik Bang CP sehingga " si pembaca yang terkecoh " akan membaca seperti ini :
* Isa datang membawa keterangan ini adalah jalan yang lurus
bisa juga si pembaca yang terkecoh akan berkata :
* Wah..iya....Isa datang membawa keterangan ini adalah jalan yang lurus...
atau bisa juga :
* Iya nih...Isa datang membawa keterangan bahwa Al-quran dan Allah SWT adalah jalan yang lurus.....
sehingga : " si pembaca yang terkecoh " akan ter-pedaya oleh tipu daya Bang CP dan mempercayai bahwa Isa memang berkata begitu dan kemudian mempercayai Al-quran beserta semua isi Al-quran .., yang non-muslim menjadi muallaf dan yang muslim semakin terpedaya sehingga mereka semakin tertipu dan semakin jauh dari Jalan Yang Lurus..... [-X

Kenapa abang bermain seperti itu ? ( geleng-geleng mode on )
Apakah abang ingin menyesatkan banyak orang ?
Apakah abang tidak malu berbuat seperti itu ?
Atau...
Apakah abang takut jika Jalan Yang Lurus itu akan terkuak sehingga permintaan di Surat Al-fatiha terbuka dan terjawab dengan jitu ? :-)

Dari cara abang seperti di atas , maka terbuktilah ucapan seorang teman di sini bahwa : Islam adalah agama yang berdasarkan PEMBENARAN...
:stun: Haaaaa????? PEMBENARAN ????
PEMBENARAN 'kan : membenarkan sesuatu yang tidak benar... ya kan ?? :-)


Lihat dan silakan baca lagi quote berikut ini :
Captain Pancasila wrote:silahkan lihat di ayat selanjutnya :
43:63. Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku”.

43:64. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.

Sudah lihat ?
Bang CP berkata seperti diatas...yang ternyata Bang CP langsung Jumping ke QS 43:63 dan ke QS 43:64 tanpa memperdulikan dan menggali lebih dalam QS 43:61 dan QS 43:62.
Ya nggak ?
Maka dari itu....marilah kita Kembali ke topik... mulai lagi dari awal......
Marilah kita melapangkan hati dan celana...agar kita dapat fokus kembali....
Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61 ????

Mari kita lanjutkan..tapi tunggu dulu..saya harus ngojek sebentar...ada ojekan.....,sekalian kali aja ada teman kita yang Muslimin atau Muslimah yang ingin ber-gabung...

Terima kasih...
User avatar
tukang ojek
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1521
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby tukang ojek » Thu Feb 23, 2012 4:05 am

Kepada Bang Captain Pancasila..

Hallo bang Capt....
Hm.. :-k
Jujur..saya jadi ingin mengajak abang untuk kita ber-duet menyelesaikan : Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61 ?

Apakah abang mau memenuhi ajakan ku untuk kita ber-duet ??
Jika abang bersedia dan punya waktu....saya akan permisikan kepada TS dan teman-teman lain agar memberikan kita waktu , tempat dan kesempatan.
Bagaimana bang ?

Terima kasih...
User avatar
tukang ojek
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1521
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby Captain Pancasila » Thu Feb 23, 2012 3:15 pm

Hansip wrote:Apalagi kalo masalah jalan Lurus ini dibandingkan dg Al-Fatihah ay 6: "Tunjukilah kami jalan yang lurus." kan Muhammad udah menyembah Awloh (spt yg dikatakan Bro CP) yg adalah jalan yg lurus, kok di ayat lain tetep mohon spy ditunjukin "Jalan yg Lurus"? Waktu Al-Fatihah diturunkan pada Nabi Muhammad, sudahlah pasti Muhammad menyembah Awloh. Berarti "Jalan yg Lurus" di Al-Fatihah, jelaslah bukan masalah menyembah Awloh. Mohon penjelasannya.

memang benar yang anda katakan, "Jalan Yang Lurus" pada Surat Al-Fatihah memang bukanlah soal mentauhidkan Allah, mengingat susunan ayatnya :
1:5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

1:6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,

sudah Tauhid, tapi minta ditunjukkan jalan yang lurus! akan tetapi jika kita melihat ayat berikutnya :
1:6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,

1:7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

anda akan dengan mudah menemukan jawabannya!

keterangan :
sesat : salah tapi tidak tahu kalau salah
dimurkai : sudah tahu yang benar, tapi masih milih yang salah
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3499
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby yusah » Thu Feb 23, 2012 4:27 pm

tukang ojek wrote:Bang CP berkata seperti diatas...yang ternyata Bang CP langsung Jumping ke QS 43:63 dan ke QS 43:64 tanpa memperdulikan dan menggali lebih dalam QS 43:61 dan QS 43:62.
Ya nggak ?

Terima kasih...

saya kira penjelasan bung CP sudah pas mengena. anda aja yang..biasalah suka muter-muter lidah yang akhirnya bikin pusing orang.. he he
User avatar
yusah
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2007
Joined: Thu May 29, 2008 12:39 pm
Location: Bumi Allah

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby Hansip » Fri Feb 24, 2012 1:06 am

Thx buat semua tanggapannya di atas (Tukang Ojek, CP, Yusah, Duren)

Captain Pancasila wrote:1:6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,

1:7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

anda akan dengan mudah menemukan jawabannya!


Mungkin Bro CP akan menjawab yg dimaksud "jalan orang-orang" adalah Nabi Muhammad dan Muslim. Namun, dlm ayat 6 dan 7, ada kata "tunjukkan kami"; dan di ayat 7 mengatakan: " jalan orang-orang yg Awloh anugerahkan kpd mrk". Hal ini belumlah tentu mengacu pada org2 Islam. Mengingat Nabi Muhammad sendiri malah memohon spy ditunjukkan jalan yg lurus tsb. Selain itu "Awloh" juga sesembahannya bangsa sebelum Nabi Muhammad. Bandingkan di: allah-dewa-bulan-t826/

Terus yg dimaksud "sesat" adalah: Nasrani dan Yahudi, kalo berdasarkan perkatannya Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah:
”Jalan yang lurus ini adalah jalannya orang-orang yang diberi kenikmatan khusus oleh Allah, yaitu jalannya para nabi, orang-orang yang shiddiq, para syuhada dan orang-orang shalih. Bukan jalannya orang yang dimurkai, yang mereka mengetahui kebenaran namun sengaja mencampakkannya seperti halnya kaum Yahudi dan orang-orang semacam mereka. Dan jalan ini bukanlah jalan yang ditempuh orang yang sesat; yaitu orang-orang yang meninggalkan kebenaran karena kebodohan dan kesesatan mereka, seperti halnya kaum Nasrani dan orang-orang semacam mereka.” (Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal. 39).


Pendapat di atas juga mengandung kontradiksi juga. Di lain pihak mengatakan jalan lurus adalah jalannya para nabi. Padahal sebagian besar Nabi adalah dari Yahudi. Di lain pihak yg sesat adalah juga kaum Yahudi yg jelas2 lebih menjalankan Taurat dari pada nabi Muhammad. Dan mengenai Nasrani yg jelas2 memakai Alkitab (PL dan PB) yg kata Alquran sendiri:
Qs Al-Baqarah (2):4 "Mereka beriman kepada Kitab
(Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan
Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu".
Qs Ali Imran (3):3 "Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Quran)
kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang
telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan
Injil".
Qs Al-Maaidah (5):44 "Sesungguhnya Kami telah
menurunkan Kitab Taurat didalamnya ada petunjuk dan
cahaya (yang menerangi).
Ayat 46 "Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil
sedang didalamnya ada petunjuk dan cahaya yang
menerangi, dan membenarkan kitab yang sebelumnya,
yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta
pegajaran untuk orang-orang yang bertakwa".
Qs Ash-Shaffaat (37):114 "Dan sesungguhnya Kami telah
melimpahkan ni'mat atas Musa dan Harun" (ayat 117)
"Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat
jelas".


Ah, harusnya juga bukankah lebih jelas, kalo Muhammad menulis "Akulah (Muhammad) utusan Awloh, yg (Muhammad) adalah jalan yg lurus".

Trus, mengenai "Jalan yg Lurus" Abraham / Ibrahim, Alquran mengatakan:
“Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (QS Ali Imran: 67)
“Katakanlah, ‘Benarlah (apa yang difirmankan) Allah’. Maka, ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS Ali Imran: 95)
“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.” (QS An-Nisa’: 125)

Namun, di Alquran jg disebutkan kalo Ibrahim tidaklah menyembah Awloh:
QS 43:26-27
Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu sembah tetapi (aku menyembah) Tuhan Yang menjadikanku; karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku."
QS 2:131. Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam".
ttg hal ini, senior Duladi mengatakan: ajaran-tauhid-muhammad-sebuah-kebenaran-atau-salah-kaprah-t21862/page20.html

Duladi wrote:Nah, Ibrahim tidak menyebut nama, melainkan Tuhan semesta alam. Di situ juga ditulis: "Tuhannya Ibrahim". Kalau Awloh saja bilang "Tuhannya Ibrahim", maka ini suatu pengakuan jujur dari Awloh bahwa dia bukanlah Tuhan yang disembah Ibrahim, sehingga Awloh menunjuk Sesembahan Ibrahim itu dengan sebutan Tuhannya Ibrahim.

Lihat lagi ayat berikut:

Surat Ibrahim (14):25
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.

Mestinya, bila yang memberi buah itu adalah atas seizin Awloh, ayat itu tertulis demikian:

pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Aku (=Awloh).

Simak lagi ayat berikutnya:

QS 2:136. Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".

Seharusnya, bila yang dimaksud dalam ayat itu adalah Awloh, ayat itu tertulis:

dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Awloh

Di ayat itu tidak tertulis dari Awloh, melainkan dari Tuhannya.

Maka jelaslah sudah, kalau secara tak sengaja (keceplosan bicara), Muhammad mengaku bahwa Tuhannya Ibrahim, Tuhannya Musa, dan Tuhannya Isa adalah berbeda dengan Awloh yang disembah Muhammad. Awloh yg disembah Muhammad adalah salah satu berhala di dalam Kaabah, dewa terfavorit sembahan suku Quraish.

Tuhannya Ibrahim adalah Tuhan yang sama dengan Tuhan yang mengutus nabi Musa dan nabi Isa, tapi berbeda dengan Awloh berhala yang disembah Muhammad. Tuhannya Ibrahim adalah JAMAK, bukan Tunggal. Sementara Awloh-nya Muhammad itu tunggal, sehingga untuk menguatkan identitas ketunggalan Awloh tersebut, Muhammad memusnahkan 359 berhala lain di dalam Kaabah supaya Awloh menjadi satu-satunya (tunggal).

Tuhannya Ibrahim memang ESA, tapi bukan esa versinya Awloh.
Tuhannya Ibrahim SATU dalam hakikat, tetapi awloh satu dalam kuantitas.
Tuhannya Ibrahim adalah ROH YG MAHA HIDUP, sementara awloh adalah benda.


Ada yg mau menjelaskan hal2 di atas?

Ok, selanjutnya
tukang ojek wrote:Kepada Bang Captain Pancasila..

Hallo bang Capt....
Hm.. :-k
Jujur..saya jadi ingin mengajak abang untuk kita ber-duet menyelesaikan : Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61 ?

Apakah abang mau memenuhi ajakan ku untuk kita ber-duet ??
Jika abang bersedia dan punya waktu....saya akan permisikan kepada TS dan teman-teman lain agar memberikan kita waktu , tempat dan kesempatan.
Bagaimana bang ?

Terima kasih...

Gimana tanggapannya Bro CP? Kalo emang mau duet di Thead ini ya monggo aja, ntar saya dan yg lain sy himbau ndak ikut2. Atau malah mau di Ruang Debat Terbatas (RDT), terserah kalian deh. Yg penting berjalan dg baik dan damai.


yusah wrote:saya kira penjelasan bung CP sudah pas mengena. anda aja yang..biasalah suka muter-muter lidah yang akhirnya bikin pusing orang.. he he

Dari pada sekedar komen ttg pendapat org lain, alangkah lebih baiknya kalo Bro Yusah memberikan penjelasan ttg di mana letak "muter2nya", gimana solusinya, dsb. Malahan lebih baik kalo punya pendapat sendiri, selain yg diungkapkan oleh Bro CP, kalo ada loh ya ...

Semoga berkenan
User avatar
Hansip
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 110
Joined: Sat Nov 05, 2011 12:28 am

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby BerjayalahKebenaran » Fri Feb 24, 2012 1:48 pm

Muslim dalam sehari sembari berdoa bs belasan kali Meminta jalan yag lurus ...
Allah berfirman :
tunjukanlah kami jalan yang lurus . SURA 1:6.
Ya terus menerus memintanya,sampai mati..
BerjayalahKebenaran
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 489
Joined: Sat Oct 15, 2011 5:48 pm

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby yusah » Fri Feb 24, 2012 4:48 pm

BerjayalahKebenaran wrote:Muslim dalam sehari sembari berdoa bs belasan kali Meminta jalan yag lurus ...
Allah berfirman :
tunjukanlah kami jalan yang lurus . SURA 1:6.
Ya terus menerus memintanya,sampai mati..

berdoa itu kan baik. karena biasalah sebagai manusia kadang suka serong kiri serong kana gitu loh.. he he
User avatar
yusah
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2007
Joined: Thu May 29, 2008 12:39 pm
Location: Bumi Allah

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby BerjayalahKebenaran » Fri Feb 24, 2012 7:12 pm

Yusah, kalau jalan YANG lurus itu memang lebih dari satu,maka akan sangat wajar QS 1:6 itu terus menerus di iqro kan dan diucapkan.
Apalagi kalau jalan YANG lurus itu bisa habis seperti uang, maka bagi saya wajar2 saja.

Kecuali jika kita belum MENEMUKANYA
BerjayalahKebenaran
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 489
Joined: Sat Oct 15, 2011 5:48 pm

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby tukang ojek » Fri Feb 24, 2012 10:23 pm

Kepada : Hansip
Terima kasih kepada Bang Hansip atas respon abang..
Saya masih menunggu kabar berita dari Bang Captain Pancasila...mungkin saja Bang Captain Pancasila punya waktu senggang.

Terima kasih....
User avatar
tukang ojek
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1521
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby tukang ojek » Sat Feb 25, 2012 12:48 am

Kepada Hansip :
O iya bang..jika Bang Captain Pancasila memang ada waktu dan berkenan....memang sebaiknya di teruskan di Ruang Debat Terbatas sesuai saran abang....
Dan saya juga minta maaf jika ada dari diri saya yang kurang atau bahkan tidak berkenan pada abang.
Terima kasih lagi saya ucapkan atas perhatian dan ke-murahan hati abang..


Kepada Captain Pancasila :
Bang..saya masih menunggu tanggapan abang...saya akan menunggu 3 x 24 jam dari sekarang ya Bang.

Terima kasih...
User avatar
tukang ojek
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1521
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby Hansip » Sat Feb 25, 2012 10:38 am

tukang ojek wrote:Kepada : Hansip
Terima kasih kepada Bang Hansip atas respon abang..
Saya masih menunggu kabar berita dari Bang Captain Pancasila...mungkin saja Bang Captain Pancasila punya waktu senggang.

Terima kasih....


Iya sama2 Bro Tukang Ojek, semoga Bro CP segera menanggapi duet damai Bro Ojek.

Oh iya, ini ada tambahan, ttg jalan yg lurus di Qs 48:20
"Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus."

Ini gw dp pas membaca threadnya Bro Keeamad di: gw-makin-murtad-karena-allah-doyan-ngrampas-t47837/
Wah, yg dimaksud jalan lurus kok kayak gini ya? Juga Jalan Lurus yg dimaksud Alquran itu ternyata lebih dari satu tho :lol: (kirain satu)
User avatar
Hansip
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 110
Joined: Sat Nov 05, 2011 12:28 am

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby yusah » Sat Feb 25, 2012 10:43 am

BerjayalahKebenaran wrote:Yusah, kalau jalan YANG lurus itu memang lebih dari satu,maka akan sangat wajar QS 1:6 itu terus menerus di iqro kan dan diucapkan.
Apalagi kalau jalan YANG lurus itu bisa habis seperti uang, maka bagi saya wajar2 saja.

Kecuali jika kita belum MENEMUKANYA

Dalam hal ini para muslim sudah menemukan jalan tersebut, tapi karena ada kekuatan lain yang menggoda yakni iblis dan kawan-kawan, maka jalan itu bisa menjedi berbelok. oleh sebab itu Tuhan mengingatkan pada manusia, agar selalu kembali mengambil jalan yang lurus itu. dan disuruihnyalah mereka berdoa agar ditetapkan dalam jalan yang lurus itu.
User avatar
yusah
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2007
Joined: Thu May 29, 2008 12:39 pm
Location: Bumi Allah

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby Zen LI » Sat Feb 25, 2012 11:17 am

yusah wrote:Dalam hal ini para muslim sudah menemukan jalan tersebut, tapi karena ada kekuatan lain yang menggoda yakni iblis dan kawan-kawan, maka jalan itu bisa menjedi berbelok. oleh sebab itu Tuhan mengingatkan pada manusia, agar selalu kembali mengambil jalan yang lurus itu. dan disuruihnyalah mereka berdoa agar ditetapkan dalam jalan yang lurus itu.


Godaan Iblis = Tidak Lurus (Dosa)
Dosa (Tidak Lurus) = Zinah, Merampok, Naksir Bini Orang, Membunuh (Kalo dihina Agama, Awloh dan Rasul oh ya tambahan.. kalah debat), Bohong, Nipu Orang mungkin juga Baik tp Pamrih-hitung2an(minta Pahala)..
Lurus (Baik, Taat dan berserah diri) = Mencitai Tuhan dgn Sepenuh Hati mu dan Cintailah Sesamu Manusia seperti engkau mencitai DIRI MU Sendiri..

Jadi Islam Lurus yang Mana nya yaa?.. Kalo Sang Nabi-nya sudah Belok duluan... atw mungkin Cacat bawaan Orok?.. :stun:

Sekedar Pengingat dr Referensi lainnya.. semoga memberikan pencerahan...
User avatar
Zen LI
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 115
Joined: Wed Feb 15, 2012 4:59 pm

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby Captain Pancasila » Sat Feb 25, 2012 11:36 am

Hansip wrote:Mungkin Bro CP akan menjawab yg dimaksud "jalan orang-orang" adalah Nabi Muhammad dan Muslim. Namun, dlm ayat 6 dan 7, ada kata "tunjukkan kami"; dan di ayat 7 mengatakan: " jalan orang-orang yg Awloh anugerahkan kpd mrk". Hal ini belumlah tentu mengacu pada org2 Islam. Mengingat Nabi Muhammad sendiri malah memohon spy ditunjukkan jalan yg lurus tsb. Selain itu "Awloh" juga sesembahannya bangsa sebelum Nabi Muhammad. Bandingkan di: allah-dewa-bulan-t826/

Allah adalah sebutan Tuhan dalam bahasa arab, jadi kalau orang arabnya pagan ya Allahnya Dewa Bulan, kalau orang arabnya kristen ya Allahnya Yesus, kalau orang arabnya muslim ya Allahnya Allah SWT...
Hansip wrote:Terus yg dimaksud "sesat" adalah: Nasrani dan Yahudi, kalo berdasarkan perkatannya Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah:

oh, pendapat beliau hanya berdasarkan logika umum saja :
1. Kristen dan Yahudi sama2 sesat
2. Yahudi ---> kaum paling pinter ---> tidak mungkin salah/tersesat ---> kalau salah berarti sengaja ---> kesimpulan : Yahudi = dimurkai(udah tahu salah tapi masih nekat)
2. Kristen ---> tidak semuanya pinter ---> bisa saja salah/tersesat karena ketidakmengertiannya ---> salahnya/tersesatnya bisa saja karena tidak sengaja ---> kesimpulan : Kristen = Sesat(salah tapi tidak tahu kalau salah)

bersambung...
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3499
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby JANGAN GITU AH » Sat Feb 25, 2012 12:00 pm

Hansip wrote:Mungkin Bro CP akan menjawab yg dimaksud "jalan orang-orang" adalah Nabi Muhammad dan Muslim. Namun, dlm ayat 6 dan 7, ada kata "tunjukkan kami"; dan di ayat 7 mengatakan: " jalan orang-orang yg Awloh anugerahkan kpd mrk". Hal ini belumlah tentu mengacu pada org2 Islam. Mengingat Nabi Muhammad sendiri malah memohon spy ditunjukkan jalan yg lurus tsb. Selain itu "Awloh" juga sesembahannya bangsa sebelum Nabi Muhammad. Bandingkan di: allah-dewa-bulan-t826/

Captain Pancasila wrote: Allah adalah sebutan Tuhan dalam bahasa arab, jadi kalau orang arabnya pagan ya Allahnya Dewa Bulan, kalau orang arabnya kristen ya Allahnya Yesus, kalau orang arabnya muslim ya Allahnya Allah SWT...

sudah sadar, tho?
kalau begitu, beritahu CS ya supaya jangan terus menerus berkhayal menyamakan YHWH dengan Allah swt :lol:

kenyataannya, Muhammad saw tidak setuju denganmu. Lihat saja alquran yang mencaploki nabi-nabi kalangan Yahudi sebagai nabi islam. Apa artinya? Artinya pendapatmu tidak sejalan dengan muhammad saw!
User avatar
JANGAN GITU AH
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5323
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Apakah yg dimaksud dg "Jalan Lurus" dlm Az.Zukhruf 43:61

Postby tukang ojek » Sat Feb 25, 2012 7:00 pm

Captain Pancasila wrote:Allah adalah sebutan Tuhan dalam bahasa arab, jadi kalau orang arabnya pagan ya Allahnya Dewa Bulan, kalau orang arabnya kristen ya Allahnya Yesus, kalau orang arabnya muslim ya Allahnya Allah SWT...


Hm..... :-k
Allah adalah sebutan Tuhan dalam bahasa arab, ????? :rofl:
Kalo Awloh SWT memang benar. betul-betul benar.....
:-)
Jadi...Isa itu juga orang arab ya ????
( geleng-geleng mode on ..... )

Terima kasih....
User avatar
tukang ojek
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1521
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Next

Return to Quran & ISA Almasih, Injil



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users