. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Apakah semua muslim bakal masuk sorga tanpa kecuali?

Ttg surga, neraka, hari kiamat, bidadari, 72 perawan, houri.

Postby fenomena » Wed Oct 08, 2008 10:06 pm

jj wrote:
Iamwhoiam wrote:Tanya lagi yah...:), Berarti untuk masuk ke 'surga', ke dua 'jalan allah' itu wajib dilakukan dua2nya toh? Kalo salah satu aja, bisa ga masuk ke daerah 'setengah' surga misalnya?

Silahkan saja jangan ragu2 bertanya, saya akan berusaha menjawab sejauh pengetahuan saya.

Benar.. harus keduanya barulah anda dapat di masukan ke surga.
Jika anda hanya berbuat baik tapi menyembah pohon, atau tidak percaya dengan Tuhan.. tentunya perbuatan baik anda akan dibalas dibumi oleh Allah, ingat Dia Maha Adil dan tidak ada 1 benih perbuatan baik yang tidak akan dibalas.

salam,


Menurut ajaran Islam, apakah orang bisa masuk sorga tanpa membaca kalimat syahadat?
fenomena
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4272
Joined: Wed Nov 28, 2007 8:24 am

Postby jj » Wed Oct 08, 2008 10:12 pm

MometGarong wrote:@JJ

kalo menurut si JJ bahwa seseorang bisa ke sorga hanya 2 syarat ini

1. Beriman kepada Sang Pencipta
2. berbuat baik kepada ciptaanNya.

mending tak usah beragama tapi melakukan 2 hal yg ente sebutkan diatas.

Toh juga Tuhan ngga akan nanya2 apa agama kita di sorga kan?

Kl menurut ente, kira2 muhammad masuk sorga ga? muhammad dah bunuh byk org tuh (tidak berbuat baik terhadap sesama), dan berzinah (dgn mariah dan zaenab)

Membunuh itu tidak selalu jahat, buktiknya pahlawan bangsa kita yang berjasa mengusir penjajah sehingga kita dapat menikmati kemerdekaan sekarang ini.

Poligami dan berzinah adalah hal yang berbeda, jika anda lapar anda boleh memakan rendang, ikan bakar, sayur2 asalkan anda 'membeli'nya dengan halal.
T
A
P
I
Walaupun anda hanya makan singkong saja dan adalah hasil curian ini akan menghasilkan 'maut'.
MometGarong wrote:maka sesorang itu tak perlu punya agama, lalu mengapa si JJ masih bangga beragama islam ??

Jika anda ingin pergi dari Jakarta-Bogor lewat jalan tol, ada yang sudah merasa cukup dengan sepedanya, ada yang lebih suka berjalan kaki, saya lebih suka menggunakan mobil yang ber AC,
tapi mudah2an tidak ada yang menggunakan perahu dan duduk diam didalamnya, karena ini tidak akan membawa ke tujuan. (kecuali banjir loh ) :)

salam,
jj
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Postby MometGarong » Wed Oct 08, 2008 10:56 pm

jj wrote:Membunuh itu tidak selalu jahat, buktiknya pahlawan bangsa kita yang berjasa mengusir penjajah sehingga kita dapat menikmati kemerdekaan sekarang ini.


membunuh dalam hal apapun tak akan dibenarkan, penjajahan lah yg harus disalahkan karena tidak berbuat baik terhadap sesama. Ingat perintah Tuhan, "Jangan engkau membunuh"

Andai saja kakek anda dulu seorang belanda yg dibunuh oleh org2 indonesia masa perang kemerdekaan, apakah anda setuju kakek anda itu dibunuh oleh org indonesia??

Hanya Tuhan yg layak mengambil nyawa seseorang, contohnya dgn bencana alam, tsunami, badai, dll.

lihat contoh Tuhan membunuh Firaun dan tentaranya

jj wrote:Poligami dan berzinah adalah hal yang berbeda, jika anda lapar anda boleh memakan rendang, ikan bakar, sayur2 asalkan anda 'membeli'nya dengan halal.
T
A
P
I
Walaupun anda hanya makan singkong saja dan adalah hasil curian ini akan menghasilkan 'maut'.


jdi muhammad menyetubui mariah babunya hafsa bukan dianggap berzinah ya?? :shock: :shock:

jj wrote:Jika anda ingin pergi dari Jakarta-Bogor lewat jalan tol, ada yang sudah merasa cukup dengan sepedanya, ada yang lebih suka berjalan kaki, saya lebih suka menggunakan mobil yang ber AC,
tapi mudah2an tidak ada yang menggunakan perahu dan duduk diam didalamnya, karena ini tidak akan membawa ke tujuan. (kecuali banjir loh )


jd anda menganggap agama sebagai "kendaraan"?

tak beragama buka berarti tak ber Tuhan loh? justru kendaraan tak beragama tapi ber Tuhan menjadi "kendaraan" express, karena ente tak perlu puasa, tak perlu solat menghadap kiblat 5x sehari, tak perlu cuci2 kaki kl solat, tak perlu jedot2 in kepala ke lantai kl solat, tak perlu naik haji, tak perlu sunat, dll. Terlalu byk aturan

kendaraan nya jauh lebih nyaman dr kendaraan anda
User avatar
MometGarong
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 870
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:26 pm
Location: PANTAI GADING

Postby jj » Thu Oct 09, 2008 7:23 am

fenomena wrote:
jj wrote:
Iamwhoiam wrote:Tanya lagi yah...:), Berarti untuk masuk ke 'surga', ke dua 'jalan allah' itu wajib dilakukan dua2nya toh? Kalo salah satu aja, bisa ga masuk ke daerah 'setengah' surga misalnya?

Silahkan saja jangan ragu2 bertanya, saya akan berusaha menjawab sejauh pengetahuan saya.

Benar.. harus keduanya barulah anda dapat di masukan ke surga.
Jika anda hanya berbuat baik tapi menyembah pohon, atau tidak percaya dengan Tuhan.. tentunya perbuatan baik anda akan dibalas dibumi oleh Allah, ingat Dia Maha Adil dan tidak ada 1 benih perbuatan baik yang tidak akan dibalas.

salam,


Menurut ajaran Islam, apakah orang bisa masuk sorga tanpa membaca kalimat syahadat?

Seperti seringkali saya katakan, hanya 2 kriteria minimum yang diberikan Quran:
1. Beriman kepada Sang Pencipta
2. Berbuat baik kepada ciptaanNya.

Jadi 2 kalimat syahadat tidak menjamin manusia masuk surga.

salam,
jj
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Postby jj » Thu Oct 09, 2008 7:41 am

MometGarong wrote:
jj wrote:Membunuh itu tidak selalu jahat, buktiknya pahlawan bangsa kita yang berjasa mengusir penjajah sehingga kita dapat menikmati kemerdekaan sekarang ini.


membunuh dalam hal apapun tak akan dibenarkan, penjajahan lah yg harus disalahkan karena tidak berbuat baik terhadap sesama. Ingat perintah Tuhan, "Jangan engkau membunuh"

Lalu kalau rumah anda di rampok, dan keluarga anda disiksa apa yang akan anda lakukan? sampai sejauh apapun anda tidak akan membunuh si perampok/pemerkosa keluarga anda?

Saya mengerti maksud anda baik untuk tidak membunuh, tapi saya rasa para Petinggi agama anda akan menyetujui untuk self defense.
Mungkin anda lain sendiri?

MometGarong wrote:Andai saja kakek anda dulu seorang belanda yg dibunuh oleh org2 indonesia masa perang kemerdekaan, apakah anda setuju kakek anda itu dibunuh oleh org indonesia??

Ya setuju, kalau kakek saya melakukan kesalahan tentunya akan saya katakan salah, walaupun saya tetap akan sayang dengan dia.
Keadilan tidak dapat memandang bulu dan ikatan darah.

MometGarong wrote:Hanya Tuhan yg layak mengambil nyawa seseorang, contohnya dgn bencana alam, tsunami, badai, dll.

lihat contoh Tuhan membunuh Firaun dan tentaranya

Saya setuju, itu jika hak2 asasi kita tidak dilanggar.

MometGarong wrote:
jj wrote:Poligami dan berzinah adalah hal yang berbeda, jika anda lapar anda boleh memakan rendang, ikan bakar, sayur2 asalkan anda 'membeli'nya dengan halal.
T
A
P
I
Walaupun anda hanya makan singkong saja dan adalah hasil curian ini akan menghasilkan 'maut'.


jdi muhammad menyetubui mariah babunya hafsa bukan dianggap berzinah ya?? :shock: :shock:

Jika sebelum menyetubuhi dia dinikahkan dengan sah tentunya tidak berzinah, itu namanya poligami.

MometGarong wrote:
jj wrote:Jika anda ingin pergi dari Jakarta-Bogor lewat jalan tol, ada yang sudah merasa cukup dengan sepedanya, ada yang lebih suka berjalan kaki, saya lebih suka menggunakan mobil yang ber AC,
tapi mudah2an tidak ada yang menggunakan perahu dan duduk diam didalamnya, karena ini tidak akan membawa ke tujuan. (kecuali banjir loh )


jd anda menganggap agama sebagai "kendaraan"?

tak beragama buka berarti tak ber Tuhan loh? justru kendaraan tak beragama tapi ber Tuhan menjadi "kendaraan" express, karena ente tak perlu puasa, tak perlu solat menghadap kiblat 5x sehari, tak perlu cuci2 kaki kl solat, tak perlu jedot2 in kepala ke lantai kl solat, tak perlu naik haji, tak perlu sunat, dll. Terlalu byk aturan

kendaraan nya jauh lebih nyaman dr kendaraan anda


Anda ada benarnya, orang yang tidak beragama sepeti Agnostic belum tentu tidak berkendaraan, bahkan dia bisa lebih cepat sampai dari pada yang bermobil AC, tapi tidak memahami bagaimana cara mengemudi, jadi yang diinjak bukannya gas tapi remnya...

shalat adalah kebutuhan si pengedara agar dalam perjalanan tidak ada paku yang menyebabkan bannya pecah.

salam,
jj
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Postby kutukupret » Thu Oct 09, 2008 8:46 am

jj wrote:Seperti seringkali saya katakan, hanya 2 kriteria minimum yang diberikan Quran:
1. Beriman kepada Sang Pencipta
2. Berbuat baik kepada ciptaanNya.

Jadi 2 kalimat syahadat tidak menjamin manusia masuk surga.

salam,


Apakah Merampok, Memperkosa, Membunuh itu perbuatan baik kepada Ciptaan-Nya ? bgmn dgn Mencuri ?
User avatar
kutukupret
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6400
Joined: Mon Dec 17, 2007 6:31 pm

Postby MometGarong » Thu Oct 09, 2008 6:10 pm

jj wrote:Lalu kalau rumah anda di rampok, dan keluarga anda disiksa apa yang akan anda lakukan? sampai sejauh apapun anda tidak akan membunuh si perampok/pemerkosa keluarga anda?

Saya mengerti maksud anda baik untuk tidak membunuh, tapi saya rasa para Petinggi agama anda akan menyetujui untuk self defense.
Mungkin anda lain sendiri?


jika anda membalas perbuatan bunuh dgn bunuh, maka anda dikuasai emosi manusia.

Tidak ada perintah Tuhan "Engkau boleh membunuh, jika terpaksa"

membunuh tetap saja salah, Hanya Tuhan yg berhak membalas perbuatan keji orang lain.



jj wrote:Saya setuju, itu jika hak2 asasi kita tidak dilanggar


tidak ada perintah Tuhan, "engkau boleh membunuh, jjika hak2 azasimu dilanggar"

Hanya Tuhan yg berhak balas kejahatan org lain

jj wrote:Jika sebelum menyetubuhi dia dinikahkan dengan sah tentunya tidak berzinah, itu namanya poligami.


ah masa sih, coba ke sini

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=28868

jj wrote:Anda ada benarnya, orang yang tidak beragama sepeti Agnostic belum tentu tidak berkendaraan, bahkan dia bisa lebih cepat sampai dari pada yang bermobil AC, tapi tidak memahami bagaimana cara mengemudi, jadi yang diinjak bukannya gas tapi remnya...

shalat adalah kebutuhan si pengedara agar dalam perjalanan tidak ada paku yang menyebabkan bannya pecah.


loh anda mau buat syarat tambahan lg dong dgn shalat

syarat anda sebelumnya
1. Beriman kepada Sang Pencipta
2. Berbuat baik kepada ciptaanNya

menurut anda dgn syarat itu seorang agnostic butuh cara mengemudi? Apakah anda bermaksud mengajari org agnostic bagaimana cara beriman??

coba sebutkan cara beriman?? dgn shalat?

apakah anda ini mencoba mengatakan bahwa cara beriman islam lah yg paling benar??

Tak ada gunanya ente beriman dan mengakui Allah, tapi ente punya hati yg busuk.

Gue lebih suka berdoa dalam hati dr pd berdoa teriak2 pake Toa, ini munafik, agar semua org melihat dan mendengar.

Gue lebih suka puasa diam2 drpd pamer2 puasa dgn pura2 loyo karena ga makan.

Gue jijik melihat seorang yg dgn bangga nya br pulang umroh, tp sampai di indonesia masih aja lirik2 cewek meskipun dia sudah beristri. (tetangga gw contohnya)

Terlihat sekali ente ini bangga sekali dgn islam nya dgn pamer2 shalat ente

lebih baik anda tambahkan syarat anda diatas :

3. beragama islam, karena shalatnya paling benar
User avatar
MometGarong
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 870
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:26 pm
Location: PANTAI GADING

Postby jj » Thu Oct 09, 2008 9:41 pm

kutukupret wrote:
jj wrote:Seperti seringkali saya katakan, hanya 2 kriteria minimum yang diberikan Quran:
1. Beriman kepada Sang Pencipta
2. Berbuat baik kepada ciptaanNya.

Jadi 2 kalimat syahadat tidak menjamin manusia masuk surga.

salam,


Apakah Merampok, Memperkosa, Membunuh itu perbuatan baik kepada Ciptaan-Nya ? bgmn dgn Mencuri ?


Tentu saja tidak, semua itu adalah perbuatan jelek.

Tapi mengetani membunuh, tidak semua aksi pembunuhan itu jelek.
Contohnya, jika ada 1 terorist yang hendak meledakan bom di pasar yang ramai orang, lalu anda mengetahui dan memiliki pistol.
Anda tidak sempat waktu untuk melumpuhkan dengan menembak tangannya, atau kakinya karena si terorist akan dapat meledakan bom dan membunuh banyak orang.
Apa yang akan anda lakukan?

Islam mengajarkan untuk tidak membunuh, tapi jika ada aksi seseorang yang menistakan keadilan dan hak2 asasi manusia, dengan sangat terpaksa orang itu harus 'dihentikan'.

Membunuh teroris ini bukan karena kita benci dengan orangnya, tapi karena perbuatannya yang tidak dapat dibiarkan begitu saja.

salam,
jj
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Postby jj » Thu Oct 09, 2008 9:49 pm

MometGarong wrote:jika anda membalas perbuatan bunuh dgn bunuh, maka anda dikuasai emosi manusia.

Benar, tapi emosi asalkan anda tidak melewati batas "mata balas mata" anda tetap dapat dikatakan adil.
Berbeda dengan jika anda emosi lalu menggunakan "Mata balas kepala" ini anda sudah melampaui batas.

Sekali lagi saya tanyakan apa yang diajarkan agama anda jika anda dihadapkan dengan situasi seperti ini:
Lalu kalau rumah anda di rampok, dan keluarga anda disiksa, diperkosa apa yang akan anda lakukan? sampai sejauh apapun anda tidak akan membunuh untuk menghentikan si perampok/pemerkosa keluarga anda?


Atau dengan contoh teroris yang saya berikan ditulisan sebelumnya, apakah anda akan membiarkan teroris membunuh ribuan orang?

MometGarong wrote:loh anda mau buat syarat tambahan lg dong dgn shalat

syarat anda sebelumnya
1. Beriman kepada Sang Pencipta
2. Berbuat baik kepada ciptaanNya


Tidak, tetap pada 2 point diatas, tapi shalat dapat membantu kita dalam hal keduanya dan menjauhkan dari perbuatan jahat.

MometGarong wrote:coba sebutkan cara beriman?? dgn shalat?
apakah anda ini mencoba mengatakan bahwa cara beriman islam lah yg paling benar??

Beriman yang paling minim adalah dengan percaya adanya Sang Pencipta.

MometGarong wrote:Tak ada gunanya ente beriman dan mengakui Allah, tapi ente punya hati yg busuk.

Saya setuju, hati yang busuk ini akan membuahkan prilaku yang busuk juga, sehingga tidak akan dapat melakukan point no2.

MometGarong wrote:Gue lebih suka berdoa dalam hati dr pd berdoa teriak2 pake Toa, ini munafik, agar semua org melihat dan mendengar.

Gue lebih suka puasa diam2 drpd pamer2 puasa dgn pura2 loyo karena ga makan.

Gue jijik melihat seorang yg dgn bangga nya br pulang umroh, tp sampai di indonesia masih aja lirik2 cewek meskipun dia sudah beristri. (tetangga gw contohnya)

Saya setuju dengan anda, perbuatan yang mereka lakukan adalah riya dan hanyalan untuk pamer.

MometGarong wrote:lebih baik anda tambahkan syarat anda diatas :

3. beragama islam, karena shalatnya paling benar

Shalat yang artinya berdoa dapat anda lakukan dengan apa yang menurut anda baik.
Berdoa adalah cara berkomunikasi antara manusia dengan Sang Pencipta, dan tentunya Dia mengetahui bahasa apapun.

salam,
jj
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Postby MometGarong » Thu Oct 09, 2008 10:40 pm

jj wrote:Benar, tapi emosi asalkan anda tidak melewati batas "mata balas mata" anda tetap dapat dikatakan adil.
Berbeda dengan jika anda emosi lalu menggunakan "Mata balas kepala" ini anda sudah melampaui batas.


ini akan menimbulkan penafsiran ganda.

Perintah Tuhan : " Jangan engkau membunuh", tanpa kecuali.

tak ada perintah boleh bunuh kalo terdesak

jj wrote:Atau dengan contoh teroris yang saya berikan ditulisan sebelumnya, apakah anda akan membiarkan teroris membunuh ribuan orang?


saya tetap mencoba cara dgn tidak membunuh teroris. Masih byk cara lain. Sepertinya anda memaksakan kondisi sesorang untuk membunuh.

Aku tak punya hak untuk membunuh, lg an bagaimana mgkn aku bisa punya pistol hahaha.

HAK MEMBUNUH HANYA MILIK TUHAN

JJ wrote:Shalat yang artinya berdoa dapat anda lakukan dengan apa yang menurut anda baik.
Berdoa adalah cara berkomunikasi antara manusia dengan Sang Pencipta, dan tentunya Dia mengetahui bahasa apapun.


berdoa ga harus dgn salat gaya islam (cium2 lantai)

kadang muslim berpikir org kapir tak pernah berdoa, jgn salah, mereka berdoa dgn cara yg berbeda, tidak pamer2. Bahkan gw berani bilang org kapir berdoa lebih byk dr org islam dalam satu hari.
User avatar
MometGarong
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 870
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:26 pm
Location: PANTAI GADING

Postby Iamwhoiam » Thu Oct 09, 2008 11:39 pm

jj wrote:
Iamwhoiam wrote:Sebagaimana yang anda katakan, dua2nya mesti dijalankan, lantas, bagaimana tau masuk surganya? Kan jalan yg ke 2 itu adalah 'jalan tanpa akhir'? Anda sendiri bilang untuk yang ke 2 itu anda akan selalu berusaha...berarti kan ga pernah 'selesai'?


Dalam hal berbuat baik ada banyak sekali level2nya:
- Ada yang berbuat baik karena ingin dipuji2.. ini namanya riya,
- Ada yang berbuat baik karena ingin masuk surga dan mencari pahala, ini boleh2 saja,
- Ada yang berbuat baik karena iba atau kasihan,
- Ada yang berbuat baik karena kecintaan mereka pada ciptaanNya.

Samahalnya ketika ujian, jika ada 10 nomer, dan kriteria anda dapat lulus adalah 50% apakah anda akan berhenti menjawab sampai nomer 5?
Sampai seyakin manakah anda PASTI menjawab benar 5 nomer tsb?
Ataukah anda akan mencoba untuk meraih 80-100%?

Semuanya ini akan 'selesai' ketika roh kita akan ditarik suatu saat nanti, dan ini PASTI terjadi.

salam,

Sangat menarik anda menganalogikan masuk sorga dengan ujian, dan seandainya-pun saya setuju, yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, dari mana anda mendapat 'kriteria' untuk dapat 'lulus' itu adalah 50%? Pernahkah 'terlintas' dibenak anda bahwa 'kriteria' untuk masuk sorga itu adalah 100%!!! Anda paham maksud saya? Begini:
Adakah orang berdosa yang masuk sorga?
Adakah ketidak sempurnaan di sorga?
Adakah kecacatan di sorga?
Setahu saya, 'sorga' adalah tempat yang tak 'bercacat cela' (menurut keyakinan umum tentunya, entah keyakinan saudara), dengan kata lain, tidak ada 'secuil' pun dosa bisa masuk, entah itu tipu, bohong, mencuri, dll, dsb, nah dengan kata lain, seandainya pun anda bisa memenuhi syarat anda yang ke-2, sehebat-hebatnya, anda hanya akan mendapat poin 99.99%, dan anda TETAP tidak akan bisa masuk!!! Karena yang 0.01% tetap suatu 'nista', 'dosa', 'kekurangan'!!! Dan di sorga, 'kekurangan' tidak boleh ada!!!
Saya lebih cenderung untuk menganalogikan sorga itu semisal anda sedang berjalan dengan kendaraan anda melewati 100 lampu merah, di 99 lampu merah, anda sangat taat mengikuti peraturan, yaitu hijau jalan, merah berhenti, namun dasarnya apes, di lampu merah yang ke-100, anda ternyata melanggar, berjalan ketika merah, dan anda ditangkap polisi...yang menjadi pertanyaan, bisakah anda bilang sama polisi tersebut: "...tapi Pak, saya sudah nurutin semua rambu2 lampu merah 99 kali sebelum ini...jadi ndak pa2 toh Pak kalo saya hanya melanggar yang 1 ini saja?"...dengan 'pola pikir' anda, jawabannya tentu bisa, tapi faktanya semua juga tau anda sudah melanggar dan harus ditilang, sampai di sini paham Pak?...memangnya peraturan lalu lintas anda yang bikin? Sama halnya dengan...memangnya sorga anda yang punya? Gitchu loh...
Iamwhoiam
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 401
Joined: Tue Jul 22, 2008 9:26 am

Postby MometGarong » Fri Oct 10, 2008 12:03 am

Iamwhoiam wrote:
jj wrote:
Iamwhoiam wrote:Sebagaimana yang anda katakan, dua2nya mesti dijalankan, lantas, bagaimana tau masuk surganya? Kan jalan yg ke 2 itu adalah 'jalan tanpa akhir'? Anda sendiri bilang untuk yang ke 2 itu anda akan selalu berusaha...berarti kan ga pernah 'selesai'?


Dalam hal berbuat baik ada banyak sekali level2nya:
- Ada yang berbuat baik karena ingin dipuji2.. ini namanya riya,
- Ada yang berbuat baik karena ingin masuk surga dan mencari pahala, ini boleh2 saja,
- Ada yang berbuat baik karena iba atau kasihan,
- Ada yang berbuat baik karena kecintaan mereka pada ciptaanNya.

Samahalnya ketika ujian, jika ada 10 nomer, dan kriteria anda dapat lulus adalah 50% apakah anda akan berhenti menjawab sampai nomer 5?
Sampai seyakin manakah anda PASTI menjawab benar 5 nomer tsb?
Ataukah anda akan mencoba untuk meraih 80-100%?

Semuanya ini akan 'selesai' ketika roh kita akan ditarik suatu saat nanti, dan ini PASTI terjadi.

salam,

Sangat menarik anda menganalogikan masuk sorga dengan ujian, dan seandainya-pun saya setuju, yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, dari mana anda mendapat 'kriteria' untuk dapat 'lulus' itu adalah 50%? Pernahkah 'terlintas' dibenak anda bahwa 'kriteria' untuk masuk sorga itu adalah 100%!!! Anda paham maksud saya? Begini:
Adakah orang berdosa yang masuk sorga?
Adakah ketidak sempurnaan di sorga?
Adakah kecacatan di sorga?
Setahu saya, 'sorga' adalah tempat yang tak 'bercacat cela' (menurut keyakinan umum tentunya, entah keyakinan saudara), dengan kata lain, tidak ada 'secuil' pun dosa bisa masuk, entah itu tipu, bohong, mencuri, dll, dsb, nah dengan kata lain, seandainya pun anda bisa memenuhi syarat anda yang ke-2, sehebat-hebatnya, anda hanya akan mendapat poin 99.99%, dan anda TETAP tidak akan bisa masuk!!! Karena yang 0.01% tetap suatu 'nista', 'dosa', 'kekurangan'!!! Dan di sorga, 'kekurangan' tidak boleh ada!!!
Saya lebih cenderung untuk menganalogikan sorga itu semisal anda sedang berjalan dengan kendaraan anda melewati 100 lampu merah, di 99 lampu merah, anda sangat taat mengikuti peraturan, yaitu hijau jalan, merah berhenti, namun dasarnya apes, di lampu merah yang ke-100, anda ternyata melanggar, berjalan ketika merah, dan anda ditangkap polisi...yang menjadi pertanyaan, bisakah anda bilang sama polisi tersebut: "...tapi Pak, saya sudah nurutin semua rambu2 lampu merah 99 kali sebelum ini...jadi ndak pa2 toh Pak kalo saya hanya melanggar yang 1 ini saja?"...dengan 'pola pikir' anda, jawabannya tentu bisa, tapi faktanya semua juga tau anda sudah melanggar dan harus ditilang, sampai di sini paham Pak?...memangnya peraturan lalu lintas anda yang bikin? Sama halnya dengan...memangnya sorga anda yang punya? Gitchu loh...


ya begitulah muslim, byk sekali penafsirannya. Kriteria masuk sorga ditafsirkan macam2. Di agama sebelah jelas sekali syaratnya ini.

Dalam hal bunuh orang pun pakai penafsiran ganda. Padahal jelas perintah Tuhan, " jangan membunuh" tanpa kecuali.

ehhh...di islam diplesetin, jgn membunuh, tapi kalo "terdesak" boleh deh.

kriteria "terdesak" ini yg bikin macam2 penafsiran.
User avatar
MometGarong
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 870
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:26 pm
Location: PANTAI GADING

Postby fenomena » Fri Oct 10, 2008 5:35 am

jj wrote:
fenomena wrote:
jj wrote:
Iamwhoiam wrote:Tanya lagi yah...:), Berarti untuk masuk ke 'surga', ke dua 'jalan allah' itu wajib dilakukan dua2nya toh? Kalo salah satu aja, bisa ga masuk ke daerah 'setengah' surga misalnya?

Silahkan saja jangan ragu2 bertanya, saya akan berusaha menjawab sejauh pengetahuan saya.

Benar.. harus keduanya barulah anda dapat di masukan ke surga.
Jika anda hanya berbuat baik tapi menyembah pohon, atau tidak percaya dengan Tuhan.. tentunya perbuatan baik anda akan dibalas dibumi oleh Allah, ingat Dia Maha Adil dan tidak ada 1 benih perbuatan baik yang tidak akan dibalas.

salam,


Menurut ajaran Islam, apakah orang bisa masuk sorga tanpa membaca kalimat syahadat?

Seperti seringkali saya katakan, hanya 2 kriteria minimum yang diberikan Quran:
1. Beriman kepada Sang Pencipta
2. Berbuat baik kepada ciptaanNya.

Jadi 2 kalimat syahadat tidak menjamin manusia masuk surga.

salam,


Bagaimana caranya Beriman kepada Sang Pencipta, apakah tidak perlu mengucapkan syahadat?
fenomena
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4272
Joined: Wed Nov 28, 2007 8:24 am

Postby fenomena » Fri Oct 10, 2008 5:39 am

jj wrote:... shalat dapat membantu kita dalam hal keduanya dan menjauhkan dari perbuatan jahat.


Bukannya kerusuhan yang dilakukan oleh muslim paling banyak dilakukan setelah sholat jumat?
fenomena
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4272
Joined: Wed Nov 28, 2007 8:24 am

Postby fenomena » Fri Oct 10, 2008 5:44 am

Sbenernya thread ini adalah sebuah pertanyaan : Apakah semua muslim bakal masuk sorga tanpa kecuali?

Tapi sampai ke sekian banyak halaman belum terjawab pula.
fenomena
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4272
Joined: Wed Nov 28, 2007 8:24 am

Postby Iamwhoiam » Fri Oct 10, 2008 7:24 am

fenomena wrote:Sbenernya thread ini adalah sebuah pertanyaan : Apakah semua muslim bakal masuk sorga tanpa kecuali?

Tapi sampai ke sekian banyak halaman belum terjawab pula.

Dah 'pasti'...jawabannya insyalloh, brur...
Iamwhoiam
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 401
Joined: Tue Jul 22, 2008 9:26 am

Postby fenomena » Fri Oct 10, 2008 11:52 am

Iamwhoiam wrote:
fenomena wrote:Sbenernya thread ini adalah sebuah pertanyaan : Apakah semua muslim bakal masuk sorga tanpa kecuali?

Tapi sampai ke sekian banyak halaman belum terjawab pula.

Dah 'pasti'...jawabannya insyalloh, brur...


Nggak pasti dong?
fenomena
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4272
Joined: Wed Nov 28, 2007 8:24 am

Postby MometGarong » Fri Oct 10, 2008 6:31 pm

@jj

setujukah ente dgn komentar temenmu dibawah ini

yusah wrote:hem bau hangit euyyyy ada yang kebakaran jenggot yeuh..
xi xi xi xi......
makanya.. klo mau masuk surga.. masuk islam dulu.. bro...


komen gw ambil dr

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... &start=160
User avatar
MometGarong
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 870
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:26 pm
Location: PANTAI GADING

Postby jj » Fri Oct 10, 2008 10:53 pm

Iamwhoiam wrote:Sangat menarik anda menganalogikan masuk sorga dengan ujian, dan seandainya-pun saya setuju, yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, dari mana anda mendapat 'kriteria' untuk dapat 'lulus' itu adalah 50%? Pernahkah 'terlintas' dibenak anda bahwa 'kriteria' untuk masuk sorga itu adalah 100%!!!

Contoh 50% itu hanyalah pendapat saya,
lebih tepatnya Quran mengatakan seperti ini:

23: 101 Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.

23: 102 Barang siapa yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan.

23: 103 Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahanam.


Iamwhoiam wrote:Pernahkah 'terlintas' dibenak anda bahwa 'kriteria' untuk masuk sorga itu adalah 100%!!! Anda paham maksud saya? Begini:
Adakah orang berdosa yang masuk sorga?
Adakah ketidak sempurnaan di sorga?
Adakah kecacatan di sorga?

Manusia memang diciptakan dan diberi freewill sehingga hampir tidak mungkin tidak melakukan kesalahan.
Inilah mengapa Allah memiliki sifat Maha Pengampun dan Penerima Tobat.
Berapa besar kesalahan manusia jika dia benar2 bertobat dengan tulus mudah2an Allah akan menerima tobatnya.

Didunia ini jugalah kita sedang di uji/dicoba oleh Allah untuk menunjukan kecintaan iman kita kepada Allah,
sehingga setelah ujian ini selesai tentunya tidak akan ada kecacatan lagi disurga.

Iamwhoiam wrote:Setahu saya, 'sorga' adalah tempat yang tak 'bercacat cela' (menurut keyakinan umum tentunya, entah keyakinan saudara), dengan kata lain, tidak ada 'secuil' pun dosa bisa masuk, entah itu tipu, bohong, mencuri, dll, dsb,

Dengan diberikannya freewill dan nafsu dunia manusia dapat menentukan nasibnya, ketika disurga nafsu2 seperti ini akan 'dihilangkan'.

Iamwhoiam wrote: seandainya pun anda bisa memenuhi syarat anda yang ke-2, sehebat-hebatnya, anda hanya akan mendapat poin 99.99%, dan anda TETAP tidak akan bisa masuk!!! Karena yang 0.01% tetap suatu 'nista', 'dosa', 'kekurangan'!!! Dan di sorga, 'kekurangan' tidak boleh ada!!!

Saya mengerti pandangan anda yang menginginkan 'kesempurnaan' di surga, sehingga tidak ada 1 manusiapun yang layak dimasukan kesurga tanpa
adanya 'Korban Tembusan'.

salam,
jj
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Postby jj » Fri Oct 10, 2008 10:55 pm

MometGarong wrote:ya begitulah muslim, byk sekali penafsirannya. Kriteria masuk sorga ditafsirkan macam2. Di agama sebelah jelas sekali syaratnya ini.

Dalam hal bunuh orang pun pakai penafsiran ganda. Padahal jelas perintah Tuhan, " jangan membunuh" tanpa kecuali.

ehhh...di islam diplesetin, jgn membunuh, tapi kalo "terdesak" boleh deh.

kriteria "terdesak" ini yg bikin macam2 penafsiran.


Jadi menurut anda para Petinggi gereja dan tentara2 yang terlibat perang salib akan masuk neraka semua bukan?

salam,
jj
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

PreviousNext

Return to SURGA & NERAKA Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users