. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?

Sejarah, asal usul ALLAH & KABAH, hubungan Allah dgn Muhamad. Juga, pribadi dan latar belakang MUHAMAD

Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?

Postby Adadeh » Sat Aug 08, 2009 2:15 am

Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?
oleh Louis Palme
Tanggal 4 Agustus, 2009

Banyak orang² Kristen dan Muslim berniat baik yang mencoba mencari kesamaan dasar kedua agama mereka untuk menciptakan perdamaian, rasa hormat, dan pengertian satu sama lain. Kedua kelompok ini ngotot bahwa baik Kristen maupun Islam menyembah Tuhan yang sama dan karenanya kesamaan agama yang bertuhan sama sebaiknya mempersatukan kelompok² tersebut. Paus Benedict mengutarakan pesan yang sama ketika dia baru² ini mengunjungi Timur Tengah, di mana dia berkata pada para Muslim:

“Di sinilah jalur² tiga agama monotheistik besar dunia bertemu, mengingatkan kita akan persamaan ketiganya. Setiap agama tersebut percaya pada Satu Tuhan, yang adalah Pencipta dan Penguasa segalanya… Mereka yang mengaku atas namaNya dituntut untuk berjuang tanpa kenal lelah bagi kebajikan sambil menerapkan pengampunanNya, karena kebajikan dan pengampunan mengakibatkan kehidupan bersama umat manusia yang damai dan harmonis. Untuk alasan inilah, maka sungguh penting bagi umat yang percaya Satu Tuhan untuk berusaha mencapai persatuan seluruh umat manusia.”

Jika kau setuju dengan konsep pemikiran ini, maka silakan simak kisah² dari kitab² suci Kristen dan Islam:

Yang pertama dari Yesus, pendiri agama Kristen:
Lukas 25-29
(25) Kemudian seorang guru agama tampil untuk menjebak Yesus. Ia bertanya, Bapak Guru, saya harus melakukan apa supaya dapat menerima hidup sejati dan kekal?
(26) Yesus menjawab, Apa yang tertulis dalam Alkitab? Bagaimana pendapatmu tentang hal itu?
(27) Orang itu menjawab, 'Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segala kekuatanmu, dan dengan seluruh akalmu,' dan 'Cintailah sesamamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri.'
(28) Jawabanmu itu benar, kata Yesus. Lakukanlah itu, maka engkau akan hidup.
(29) Tetapi guru agama itu mau membenarkan diri. Ia bertanya, Siapa sesama saya itu?


(Kisah dari Lukas 10 ini akan dilanjutkan di bagian kemudian artikel ini.)

Sekarang dari Muhammad, pendiri agama Islam:
Al Bukhari, vol. 1, nomer 25
Rasul Allâh ditanyai, “Apakah perbuatan yang terbaik?”
Dia menjawab, “Percaya pada Allâh dan RasulNya.”
Sang penanya bertanya lagi, “Apakah perbuatan terbaik setelah itu?”
Sang Rasul menjawab, “Ikut berpartisipasi dalam Jihad (perang suci) di jalan Allâh.”


Kedua agama besar Kristen dan Islam mengaku bahwa hal terpenting pertama adalah mengikuti perintah Tuhan. Tapi setelah itu apa? Dalam Kristen, ternyata hal kedua terpenting adalah mengasihi sesama manusia, sedangkan dalam Islam adalah memerangi kafir. Sudah tampak jelas bahwa hal terbaik kedua dalam agama Kristen dan Islam ternyata berbeda. Orang bisa saja berdalih bahwa hal ini hanyalah perbedaan kecil prioritas saja, dan mungkin saja prioritas nomer 3 dan 2 bertukar tempat. Tapi sayangnya, kenyataan tidak menunjukkan begitu.

Hadis Bukhari yang sahih menjelaskan bahwa hal ketiga yang terpenting bagi Muslim adalah melakukan ibadah haji di Mekah – in merupakan ibadah pagan yang dilakukan sejak jaman sebelum Islam, dan merupakan sumber utama nafkah kota Mekah. Dalam agama Kristen, hal ketiga dan hal berikut yang terpenting setelah mengasihi tetangga ternyata bersumber dari “Sepuluh Perintah Tuhan,” dan semuanya berkaitan mengenai hubungan dengan manusia lain – menghormati orangtua, tidak jadi saksi dusta, tidak melakukan zinah, dan tidak mencuri. (Silakan lihat Mathius 19:16-22).


Siapakah Sih Sesama Manusia Itu?

Kristen dan Islam tidak hanya tidak setuju dengan prioritas utama dalam kehidupan beragama, tapi juga tentang penjelasan siapakah sesama manusia yang harus dikasihi. Kisah dari Yesus di kitab Lukas di atas berlanjut dengan pertanyaan tentang siapakah sesama kita itu? Yesus lalu menyampaikan kisah “Orang Samaria yang Baik Hati,” yang menjadi istilah yang dikenal di seluruh dunia. Yang jarang diketahui adalah, orang² Yahudi yang mendengarkan kisah Yesus menganggap asing orang² Samaria yang berbeda ras dan agama dengan masyarakat Yahudi. (Orang² Samaria tidak ikut dibuang kala kerajaan Babilon menaklukkan Yerusalem di tahun 586 SM, dan hanya orang² Yahudi yang ditawan dan dipaksa meninggalkan Yerusalem. Orang² Samaria lalu mendirikan kuil tuhan mereka sendiri di Gunung Gerizim di bagian utara, dan ini bertolak belakang dengan agama Yudaisme yang berpusat di Yerusalem).

Lukas 5:30-37
(30) Yesus menjawab, Ada seorang laki-laki turun dari Yerusalem ke Yerikho. Di tengah jalan ia diserang perampok, dirampas segala yang dimilikinya, dipukul setengah mati, lalu ditinggalkan tergeletak di jalan dengan luka parah.
(31) Kebetulan seorang imam berjalan juga di jalan itu. Ketika dilihatnya orang itu, ia menyingkir ke seberang jalan, lalu berjalan terus.
(32) Begitu juga dengan seorang Lewi yang berjalan di situ; ketika dilihatnya orang itu, ia mendekatinya untuk mengamatinya. Tetapi ia pun menyingkir ke seberang jalan, lalu berjalan terus.
(33) Tetapi kemudian seorang Samaria yang sedang bepergian, lewat juga di situ. Ketika dilihatnya orang itu, sangat terharu hatinya karena kasihan.
(34) Maka didekatinya orang itu lalu membersihkan luka-lukanya dengan anggur dan mengobatinya dengan minyak, kemudian membalut luka-luka itu. Sesudah itu, ia menaikkan orang itu ke atas keledainya sendiri, lalu membawanya ke sebuah losmen dan merawatnya.
(35) Keesokan harinya ia mengambil dua keping uang perak dan memberikannya kepada pemilik losmen itu serta berkata, 'Rawatlah dia, dan kalau ada ongkos-ongkos lain, akan saya bayar nanti apabila saya kembali ke mari.'
(36) Kemudian Yesus mengakhiri cerita itu dengan pertanyaan ini, Dari ketiga orang itu yang manakah, menurut pendapatmu, yang bertindak sebagai sesama dari orang yang dirampok itu?
(37) Guru agama yang ditanyai itu menjawab, Orang yang telah menolong orang itu. Nah, pergilah dan perbuatlah seperti itu juga! kata Yesus.


Jadi orang baik Samaria merupakan seseorang yang tidak mengindahkan perbedaan ras dan agama untuk menolong orang lain karena merasa belas kasihan. Apa yang dikatakan Qur’an tentang hubungan dengan sesama manusia. Tiga perintah tampak sangat menonjol:

Qur’an, Sura 48:29
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

Qur’an, Sura 9:123
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

Qur’an, Sura 3:118
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.

(Juga silakan lihat 3:28, 4:139, dan 5:51)

Orang² akan mencari-cari di seluruh Qur’an secara sia² perintah untuk mengasihi dan berbelas kasihan pada sesama manusia yang bukan Muslim. Muhammad tidak pernah mendoakan ibunya yang mati sebagai kafir, dan dia berkali-kali mencaci-maki pamannya Abu Lahab yang telah membesarkannya dari kecil, hanya karena Abu Lahab (dan juga istrinya) menolak Islam:

Qur’an, Sura 111
(1) Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa.
(2) Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.
(3) Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
(4) Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar.
(5) Yang di lehernya ada tali dari sabut.



Hukum Emas

Usaha aktif untuk mengasihi sesama manusia merupakan unsur utama dalam “Hukum Emas.” Sumber perintah ini berasal dari khotbah Yesus pertama di muka umum, yang tertulis di Mathius 7:12 dan Lukas 6:31, di mana Dia berkata: Perlakukanlah orang lain seperti kalian ingin diperlakukan oleh mereka.” Pengertian orang lain ini mencakup musuh² dan orang² yang mengutuki Anda. Yesus juga menekankan bahwa para pendosa pun menyayangi teman²nya yang berdosa pula, sehingga tiada hal istimewa dari tindakan berbuat baik terhadap orang² segolongannya.

Presiden Obama menyampaikan pidato awal di Universitas Notre Dame di bulan May, 2009, yang isinya menekankan semua orang harus bekerja sama dan mencari persamaan pandangan. Dia berkata, “Karena jika ada satu hukum yang kita semua harus yakin, maka hukum ini adalah hukum yang menyatukan orang² yang beragama dan tidak beragama. Bukanlah hal yang kebetulan saja jika hukum ini terdapat dalam agama Kristen dan Yudaisme, dalam Islam, Hindu, Budha, dan Humanisme. Hukum ini tentunya adalah Hukum Emas – yang merupakan perintah untuk memperlakukan orang lain sebagaimana diri sendiri ingin diperlakukan.” Sayangnya, pak Presiden tidak tahu bahwa Islam tidak mengandung hukum Emas, seperti yang dinyatakan di hadis Bukhari, vol. 1, nomer 12:

Sang Nabi berkata, “Tiada seorang pun dari kalian yang beragama sampai dia berharap bagi saudara (muslim)nya apa yang diharapkan bagi dirinya sendiri.”

Jadi dalam Islam, kebaikan hanya terbatas bagi sesama Muslim saja. Apakah Hukum Emas berlaku pada agama² lain? Inilah kesimpulan akan Hukum Emas dari agama lain yang disebut Presiden Obama:

Yudaisme: Apa yang kau benci, jangan lakukan itu pada sesamamu manusia. Itulah keseluruhan hukum; hal² yang lain adalah pendukungnya.

Hinduism: Inilah kesimpulan perintah: jangan lakukan pada orang lain yang jika dilakukan terhadapmu akan mengakibatkan rasa sakit.

Buddhism: Jangan perbuat pada orang lain segala hal yang menyakiti dirimu.

Humanism: Jangan lakukan hal² yang kau sendiri tidak ingin alami.


Kesimpulan:

Berdasarkan butki² yang ada, prioritas dan tujuan Islam ternyata memang berbeda dengan pandangan² agama lain, meskipun Muslim mengaku menyembah tuhan yang sama. Dalam Islam:
(1) Perang ternyata lebih utama daripada mengasihi sesama manusia (yang kafir);
(2) Menganjurkan berteman dengan sesama Muslim dan melarang berteman dengan kafir;
(3) Kebaikan hanya diterapkan pada sesama Muslim saja.

Berdasarkan ketiga kesimpulan di atas, maka tentunya Muslim tidak menyembah Tuhan yang sama dengan agama² Abraham lainnya seperti Yudaisme dan Kristen. Hal ini menunjukkan bahwa Muslim tidak memiliki dasar iman yang sama dengan agama² Abraham. Aku mempersilakan para Muslim menyanggah pendapatku.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?

Postby saktiman » Tue May 25, 2010 7:16 pm

What the "pukulan telak"..!! =D>
They're absolutely different!
saktiman
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 2
Joined: Tue May 25, 2010 6:17 pm

Re: Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?

Postby Alif » Thu Dec 23, 2010 1:02 pm

Mantap banget penjelasan/paparan anda. Namun saya ingin bertanya kepda anda Indonesia hampir 90% org islam, bila ajaran Islam seperti yg anda paparkan tentu kondisi org minoritas non Islam di Indosnesia dalam ketakutan, karena tdk bebas bergaul dgn yg muslim karena takut diperangi (dibunuh) apalagi berbisnis bersama. Justru kenyataannya malah anda yg lebih bebas dan malah memaki-maki Islam seperti di WEB ini artinya anda meminta untuk diusik. Sekedar anda tau bahwa hampir semua syariat Islam adalah syariat yg pernah diperintahkan Tuhan kepada IBRAHIM / ABRAHAM ( Sholat, Puasa, Qurban, Zakat, Haji ). Saya sbg orang muslim akhirnya jadi beranggapan bahwa kalo jadi org Kristen harus CULAS dan nyari2 maslah dengan agama lain. Buktinya WEB ini semua isinya adalah PROVOKASI, nanti dilawan ato digrebek sama Muslim ntar dibilang TERORIS lagi
Alif
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 58
Joined: Sat Dec 18, 2010 9:54 pm

Re: Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?

Postby nadia ghazali » Thu Dec 23, 2010 9:05 pm

@Alif...kog kalian para slimers seragam banget ya pada ngemeng sampai berbusa2 hal2 yg sama tp salah (saya quote kata2 km) " Namun saya ingin bertanya kepda anda Indonesia hampir 90% org islam, bila ajaran Islam seperti yg anda paparkan tentu kondisi org minoritas non Islam di Indosnesia dalam ketakutan, karena tdk bebas bergaul dgn yg muslim karena takut diperangi (dibunuh) apalagi berbisnis bersama. Justru kenyataannya malah anda yg lebih bebas dan malah memaki-maki Islam seperti di WEB ini artinya anda meminta untuk diusik"

Eh..lu tau mengapa kita di NKRI masih bs begitu?
1. krn negara kita dalah negara sekuler, bukan negara Sharia kayak Arab Saudi yg kerjanya menindas orang2 yg beragama lain
2. Muslim di Indonesia masih banyak yg dipengaruhi oleh budaya bangsa sendiri yg 'tepo seliro'. Yg kayak Amrozi cs itu yg bikin rusuh dan muslim kaffah..untung gak banyak.

G ngerti km itu berkoar2 kayak begitu krn lg shock. Kan br join seminggu lalu..18 Dec..makanya belum sempat keliling Resource Centre ttg aulo, momed dan eslam.

"Alif wrote: 'Sekedar anda tau bahwa hampir semua syariat Islam adalah syariat yg pernah diperintahkan Tuhan kepada IBRAHIM / ABRAHAM ( Sholat, Puasa, Qurban, Zakat, Haji ).'

Bener2 tdk tau malu. Ngaku2 Abraham ... melaksanakan zakat, puasa dll. ck..ck..ck. Abraham itu gak ada sangkut pautnya ama eslam. Abraham itu Yahudi yg kalian benci banget.
muhammad aja yg gak tau diri, ngaku2 Abraham..di koran
Gih..pergi belajar sejarah yg bener..jgn hanya denger2 dr ustad km yg lulusan SD..
G bener2 salut ama muhammad yg pintar banget memutar balikkan fakta/sejarah dan berhasil mempengaruhi otak dan daya nalar 1.2mil pengikutnya
nadia ghazali
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1141
Joined: Fri Nov 19, 2010 9:48 am

Re: Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?

Postby APEL EMAS » Tue Feb 08, 2011 11:35 am

itu cuma claim sepihak muslimer aja...!!!! sangat berbeda bang dul , allah islam beda dengan Tuhan ya Abraham..!!! :finga: :finga:
User avatar
APEL EMAS
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 900
Joined: Wed Aug 25, 2010 11:42 am
Location: PIKIRAN JERNIH DAN AKAL SEHAT

Re: Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?

Postby nadia ghazali » Tue Feb 08, 2011 1:27 pm

Apel Emas..tolong dong ke website Barnabas Funds ..yg membantu prosecuted Christian..buat join petisi membebaskan moslim yg convert ke Christian yg dihukum mati. Thanks
nadia ghazali
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1141
Joined: Fri Nov 19, 2010 9:48 am

Re: Apakah Allâh Islam adalah Tuhannya Abraham?

Postby bobo dipeluk » Fri Mar 11, 2011 9:11 am

:prayer: cuma tanya, ada gak dlm alkuran atau hadist alloh bertemu manusia selain muhamad?
bobo dipeluk
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 94
Joined: Mon Feb 21, 2011 10:13 am


Return to Resource Centre ttg Allah, Kabah & MUHAMAD



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users