. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?

Postby muslim sejati » Tue May 30, 2006 11:29 pm

QS 2:62 Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.


tafsirnya adalah sbb

Ayat ini sering �diperkosa� oleh kalangan sekuler atau Islam liberal sebagai ayat yang membenarkan semua agama. Karena secara harfiyah, ayat ini sekilas memang menunjukkan bahwa yahudi, nasrani dan sabiin bila telah beriman kepada Allah SWT dan hari kiamat dan berbuat kebaikan, akan menerima pahala. Bahkan meski di atay itu tidak disebutkan, sering dipahami dengan masuk surga dan agamanya benar atau diakui oleh Allah SWT juga.

�Pemerkosaan� ayat ini demi kepentingan kampanye bahwa semua agama adalah benar merupakan gaya khas para zindiq dan orang-orang yang ingin merusak agama ini. Bila dikupas lebih dalam, maka kesalahan fatalnya adalah :

1. Mengambil pengertian sekilas sebuah ayat lalu menambahinya dengan pemikiran pribadi bukanlah cara yang dibenarkan dalam metodologi tafsir, apalagi metodologi fiqih.

Para ulama terbiasa mengkomparasikan sekian banyak ayat, hadits dan dalil-dalil lainnya sebelum mengambil kesimpulan. Sedangkan mencungkil sebuah ayat tanpa membandingkan pemahamannya dengan yang lain adalah ciri para zindiq dan provokator yang menyesatkan.

2. Ayat itu sama sekali tidak memberikan pengertian bahwa nasrani atau yahudi itu adalah agama yang benar. Apalagi disamakan dengan Islam. Ayat itu hanya menyebutkan bahwa bila beriman kepada Allah SWT, hari akhir dan berbuat baik, maka mendapat pahala. Tapi tidak ada keterangan bahwa agama mereka itu benar dan diterima Allah SWT. Yang ada hanyalah Allah SWT memberikan balasan kepada amal shalih yang mereka lakukan. Namun dengan syarat iman kepada Allah SWT dan hari akhir.

Dan iman kepada Allah SWT itu bukan sekedar percaya bahwa Allah SWT itu ada. Karena kalau hanya sampai disitu, orang-orang arab jahiliyah pun juga percaya bahwa Allah SWT itu ada. Silahkan simak ayat berikut ini :

Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", maka betapakah mereka dipalingkan .(QS. Al-Ankabut : 61).

Arab Jahiliyah yang menyembah 360 berhala di sekeliling ka�bah itu tak ada satu pun dari mereka yang atheis, semuanya iman kepada Allah SWT dalam arti percaya bahwa Allah SWT itu ada. Bahkan lebih dari itu, mereka pun menyembah Allah SWT, berkurban, berhaji dan bertawakkal kepada Allah SWT. Dengarlah apa yang diucapkan oleh Abdul Muttalib ketika ka�bah hendak dihancurkan oleh Abrahah,�Ka�bah ini memiliki tuhan yang akan melindunginya�. Karena itu beliau hanya meminta unta-untanya yang dirampas Abrahah dan yakin sekali bahwa Allah SWT pasti melindungi ka�bah.

Tapi semua keimanan itu tidak ada gunanya, karena doktrin iman versi Al-Quran Al-Karim tidaklah berhenti sampai disitu, melainkan sampai pada dua kalimat : Tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali hanya Allah SWT� dan �Muhammad itu adalah Nabi dan utusan Allah�. Artinya, segala penyembahan dalam bentuk apapaun dan kepada objek apapun harus dibuang, kecuali hanya kepada Allah SWT saja. Dan bahwa Muhammad itu bukan sekedar tokoh jenius, berpengaruh atau sosok pemimpin, tapi lebih dari itu, beliau adalah manusia yang diturunkan kepadanya kitab suci, wahyu, syariat dan agama terakhir yang menghapus semua syariat dan agama lainnya.

Itulah pengertian iman versi Al-Quran Al-Karim. Jadi bukan sekedar percaya kepada tuhan. Kalau sekedar percaya, maka hitler, Musolini dan semua begundal dunia pun percaya.

3. Bila ayat itu dipahami bahwa semua agama adalah benar dan pasti pemeluknya mendapat pahala, maka pemahaman sesat seperti itu bertabrakan dengan sekian banyak ayat dan hadits lainnya. Misalnya :

a. Agama disisi Allah SWT hanya Islam saja, lainnya tidak

Sesungguhnya agama disisi Allah hanyalah Islam. (QS. Ali Imran : 19).

b. Agama lain selain Islam tidak akan diterima dan rugi

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(QS. Ali Imran : 85).

c. Al-Quran Al-Karim secara tegas menyatakan bahwa Nasrani itu kafir

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.(QS. Al-Maidah : 72).

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.(QS. Al-Maidah : 73).

d. Nasrani itu Dilaknat Allah SWT

Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.(QS. Al-Maidah : 78-79).

e. Nasrani dan Yahudi itu Diperangi Allah SWT

Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Allah memerangi mereka, bagaimana mereka sampai berpaling?(QS. At-Taubah : 30).

f. Nasrani Itu Celaka Karena Menodai Kesucian Kitabnya

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.(QS. Al-Baqarah : 79).

g. Nasrani itu selain menyembah Isa juga menyembah pendeta dan rahib mereka

Mereka menjadikan para pendeta dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.(QS. At-Taubah : 31).

4. Yang benar dalam menafsirkan ayat Al-Baqarah : 62 adalah dengan membaca ayat lainnya yaitu surat An-Nisa : 162.

Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka (ahli kitab) dan orang-orang mu'min, mereka beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu , dan apa yang telah diturunkan sebelummu dan orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Orang-orang itulah yang akan Kami berikan kepada mereka pahala yang besar.(QS. An-Nisa : 162).

* Beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu (Muhammad SAW), yaitu beriman dan membenarkan Al-Quran Al-Karim serta menjadikannya sebagai kitab suci dan pedoman hidup..
* Beriman kepada apa yang telah diturunkan sebelummu, yaitu kitab-kitab sebelumnya, tentu yang masih asli dan belum dinodai dengan tambahan dan mengurangan.
* Mendirikan shalat sebagaimana yang telah ditentukan oleh Rasulullah SAW , karena syariat shalat yang dibawa nabi Isa telah dinasakh (dihapus) dan diganti dengan aturan baru yang dibawa oleh Rasulullah SAW.
* Menunaikan zakat
* Beriman kepada Allah
* Beriman kepada hari kemudian.


Jadi tidak cukup sekedar percaya bahwa tuhan itu ada dan kiamat itu ada dan melakukan kebaikan, lantas mendapat pahala.
muslim sejati
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 6
Joined: Sun May 21, 2006 7:04 am

Postby Inter » Wed May 31, 2006 12:47 pm

Sebenarnya sudah sering saya tulis nih, saya cuma ingin mengatakan kalau semua yang anda katakan itu kan sumbernya dari kitab suci anda, dalam hal ini al quran. Lalu bagaimana dengan kitab suci agama lain yang juga mengatakan bahwa agamanya adalah agama sejati yang paling benar, tuhannya adalah tuhan yang sejati.

Jadi menurut saya percuma saja anda menulis panjang lebar bahwa tidak ada agama lain yang benar selain islam. Lebih baik jika kita terus berbuat baik pada siapapun tanpa harus membedakan suku, agama atau golongan apapun, masalah agama biar menjadi pertanggung jawaban pribadi manusia dengan Tuhannya yang mereka percayai.

Thanks
User avatar
Inter
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 252
Joined: Fri Nov 18, 2005 8:56 am

Postby curious » Wed May 31, 2006 12:52 pm

Betul sekali Inter. Saya juga heran dengan logikanya muslim seperti si muslim sejati itu. Bagaimana membuktikan Islam itu agama yang benar dengan menunjukkan memang itulah yang dikatakan buku suci Islam? Apakah kalo begitu Harry Porter itu benar-benar ada dan seorang ahli sihir, karena menurut bukunya kan begitu?

Muslim muslim, kapankah otak kalian akan mulai berfungsi?
User avatar
curious
Translator
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby dukun_beranak » Wed May 31, 2006 1:14 pm

curious wrote:Betul sekali Inter. Saya juga heran dengan logikanya muslim seperti si muslim sejati itu. Bagaimana membuktikan Islam itu agama yang benar dengan menunjukkan memang itulah yang dikatakan buku suci Islam? Apakah kalo begitu Harry Porter itu benar-benar ada dan seorang ahli sihir, karena menurut bukunya kan begitu?

Muslim muslim, kapankah otak kalian akan mulai berfungsi?



YTH FIR@BLOG CURIOUS,

GIMANA MASIH KAFIR, KAFIR KOK DIPELIARA
dukun_beranak
Banned
 
Posts: 99
Joined: Mon Feb 27, 2006 1:06 pm

Postby ali5196 » Wed May 31, 2006 6:24 pm

dukun_beranak wrote:YTH FIR@BLOG CURIOUS,
GIMANA MASIH KAFIR, KAFIR KOK DIPELIARA


Kafir = orang yg berani melawan dogma Muslim. Kafir tidak sudi dipaksa masuk Islam, Kafir mending mati daripada disuruh memeluk agama bandit dan bandot.

Muslim = orang yang takut, takluk, **** dan menganggap orang lain juga harus takut/takluk & ****.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby Rainn Forestha » Wed May 31, 2006 7:09 pm

WHY ALLAH, OH WHY?
A Muslim scholar ponders on the Quran.
By Ahmed Simon


Why did Allah convey his revelations to Angel Gabriel and this Angel had to carry Allah's revelations to Muhammad in such an indirect monologue, as stated in the Quran?
Why did Allah not have direct dialogues with our messenger of Islam, just like when God directly talked with the Prophets in the Bible?
Why wasn't Muhammad good enough for Allah to talk directly with?
Why did Allah tell Muhammad to ask Christians and Jews, when he is in doubt (10:94-so Allah confirms the Quran in doubt & substandard)?
Why weren't there any witness to the monologues between Angel Gabriel and Muhammad, unlike Bible prophets, where there were so many witnesses?
Why is the Quran to be only in Arabic - isn't the Quran for non-Arabs as well?
Why did Allah name the Chapters of the Quran as, The Clot, Cattle, Crouching, The Jinn, The Cow, The Elephant, The Bee, The Ant, The Spider, Iron, etc., which is not proper for a holy book?
Why did Allah say that he removed Satan's verses in the Quran?
Why did Satan include his verses in the Quran, in the first place, and why were they working on the Quran together?
Why did Allah say that all life was made in pairs of male and female (13:3), when there are actually so many bisexual, sexless and unisex creatures (how can Allah be so wrong)?
Why did Allah alter/replace/abrogate his initial verses in the Quran with better verses as mentioned?
Why weren't Allah's initial verses, the best, the first time, and why did Allah correct his own work in the Quran? (And yet) Why did Allah say only about 700 of the total 6,241 verses, (11% only) could be understood by humans; wasn't the Quran meant for Muslims to read and understand?
Why did the Hadith say Jesus Christ would come again on final Judgment Day; but if Muhammad is the last prophet, why didn't Allah send him instead?
Why did Allah say in 86:5-7 that man was created from a gushing fluid, from between the loins and the ribs; but everyone knows sperm comes from the testicles (how can Allah be so wrong)?
Why did Muhammad supposedly, go to Jerusalem on a donkey to rise to Heaven, instead of going to Mecca – Islam's holiest, or Medina-Islam’s second holiest, and why are there no witnesses?
Why did Allah command Muslims to pray on 5 specific times everyday for 365 days (straightjacket); and where is Allah at other times; whereas other religions can pray whichever, wherever, in anyway, and free to face in any direction, and free to pray, as many times, and at different times?
Why should the first prayer be around 5.20 a.m. everyday - a ghostly hour?
Why command washing the genitals, anus, nostrils, armpits, ears, etc., before the 5 daily prayers; are Muslims so dirty Allah?
Why did Allah change the direction to pray from Mecca to Jerusalem and back to Mecca again (Qibla)?
Why did Muslims (some Saudis, Palestinians, Jordanians, Syrians, etc.) show their backsides, hindquarters, to the Kaaba in Mecca, when they prayed facing Jerusalem for hundreds of years (and by showing their ass to the Kaaba, when they bent forward)?
Why use Hindu rituals for the Haj (pilgrimage) to the Kaaba, which is alien to Arab culture?
Why did Allah think that covering the Muslim women from head to toe would not sexually arouse the Muslim men?
Why give a male twice a woman's inheritance?
Why is one male witness equal to two female witnesses?
Why did Muhammad allow 4 wives for a man, and overrule Allah, who created only one woman for one man?
Why should Muslim women be subservient to Muslim men (Hadiths- women are play things for men)?
Why Allah, is this unequal ‘equal’ between men and women in Islam?
Why did Allah ask Muslims to act “in the name of Allah”, whereas, other religions use their own God given brains to act?
Why did Allah ask Muslims to kill Muslims who gave up Islam (apostasy)?
Why did Allah forbid the taking and giving of interest (usury)?
Why did Allah forbid consuming alcoholic drinks on earth (Haram), but allowed it in Heaven?
Why did Allah sanction killing human beings for Transgressions, Digressions, unwed sex, etc.; isn’t Allah a creator of life and property, rather than a destroyer?
Why did Allah sanction amputation of the whole hand and leg for stealing?
Why did Allah ask Muslim husbands to scrounge (whip) and desert their disobedient wives till submission?
Why did Allah say in the Quran, man was created from a blood clot, then again said from nothing, then said from clay, then said from a thickened liquid, then said from mud, then said from gushing fluid, then said from water; why this confusion/error, and didn't Allah actually know?
Why did Allah confirm evil comes from Allah himself; so isn’t Allah evil then?
Why did Allah say the earth is flat, and didn't Allah know the earth is round; and how can one face the Kaaba, except the sky; and how can Allah be so wrong?
Why must Muslims try to face only one spot to pray, be Allah squatting there and not everywhere?
Why did Allah say he placed mountains to stabilize the earth from wobbling/shaking; how can Allah be so ignorant?
Why did Allah say the sun, sets into a muddy pond on earth - how can Allah be so wrong?
Why did Allah sanction slavery, for all time as in the Quran?
Why did Allah ask Muslims ”to wait in hiding to kill unbelievers” (even children)?
Why did Allah, choose an uneducated, and illiterate Messenger (Muhammad)?
Why did Muhammad kill, even Muslims, and steal their property – just like parasites?
Why did Muhammad have sexual intercourse with his slaves out of wedlock?
Why did Muhammad have both eyeballs of a man gorged out for stealing (Bukhari’s Hadith)?
Why did Muhammad rape one of his numerous wives’ (Sufia’s) slave?
Why did Prophet Muhammad marry his own Daughters-in-law (took his adopted sons’ young wives)?
Why did Muhammad have so many Wives, Temporary Wives, Concubines and Slaves?
Why was Muhammad poisoned to death by food poisoning (Bukhari’s Hadith)?
Why call Muhammad a prophet, when the Quran refers to him only as a messenger and apostle?
Why does Allah reward a Male Muslim Martyr, 72 fair virgin maidens, etc., – and why not to Female Martyrs?
Why did Allah make sexual pleasures, rewards for martyrdom? (It goes to show the minds of Muslim Suicide Bombers-sex maniacs).
Why is the Quran so obsessed, with virgins, in so many verses?
Why do Muslims rejoice on others’ misfortunes; isn't it because it is your prescriptions, Allah?
Why Allah, did you copy incorrectly, few parts of the Bible; because the Bible ends with a curse for plagiarizing the Bible?
Why is the Quran not written chronologically, has no miracles, no maps/places, no gender equality, no grace, no prophecy, no love, no history, no point in time, no kingdoms mentioned, no architectural references, no story, no proverbs, etc, unlike the Bible; but the Quran talks about the Jinn, Satan, Allah’s fury, punishments, vengeance, terror, devils, evil, mutilations, murders, transgressions, gender bias, atrocities, etc. (The Quran basically is a book of ‘do and don'ts’ with punitive punishments and Allah’s wrath, not like a country's constitution, due to its numerous, errors/stupidity/falsehoods as stated above).

Applied in general practice
Why are there Hundreds of Muslim sects in Islam?
Why are these Islamic sects fighting and killing each other, even within the same sect?
Why are Muslims struggling to flee to non-Muslim countries?
Why cannot the Muslim males and females pray together, like other religions in a family unit?
Why is a Muslim marriage only a contract and not sacred, unlike other religions?
Why cannot Muslims marry in a mosque, like others, blessed in their sacred places?
Why a Muslim can divorce his wife/s, by just saying the word “Talak” thrice?
Why cannot Muslims touch dogs and pork?
Why are Muslim countries so backward compared to Christian, Buddhist, Jew, Taoist, Hindu, Bahai’s, etc.?
Why are Muslims everywhere fighting for territory-control and yet, when taken over retard it, like Iran, trapped, (17 million Iranians fled)?
Why cannot the Islamic law be revised, instead of applying the same outdated 1400-year old system to today's needs?
Why are there so much of rape, molestation's, incest, other sexual crimes, unemployment and destruction in Muslim countries?
Why are Muslim family members killing their own mothers, wives, sisters, daughters, etc. (Honor Killing?)
Why is there so much of hatred in Muslims, Allah?
Why use powerful Loud Speakers to pray; who is deaf, Allah?
Why are Muslim charities used for terrorism?
Why does Islam stick out as a sore thumb, among religions, and Muslims blatantly lie and hide true Islam; but now nobody believes Muslims anymore, seeing the truth of barbaric Islam in action?
Why Allah, Oh Why? How can you be God, accept truly, aren't you Satan, Allah?

NOTES: - These questions plaque Islamic scholars themselves. For the specific Surah above, see other articles in this website. To tolerate Islam, is to support the devil, this is an undeniable fact. Islam is a cancer, once it grows, it can destroy you. The Bible ends with a curse to anyone who copies (plagiarize) it, thus, Islam has cursed itself.

www.islamreview.com
User avatar
Rainn Forestha
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 666
Joined: Tue Apr 25, 2006 9:49 pm
Location: earth

Re: Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?

Postby abe » Wed May 31, 2006 7:30 pm

muslim sejati wrote:QS 2:62 Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.


tafsirnya adalah sbb

Ayat ini sering �diperkosa� oleh kalangan sekuler atau Islam liberal sebagai ayat yang membenarkan semua agama. Karena secara harfiyah, ayat ini sekilas memang menunjukkan bahwa yahudi, nasrani dan sabiin bila telah beriman kepada Allah SWT dan hari kiamat dan berbuat kebaikan, akan menerima pahala. Bahkan meski di atay itu tidak disebutkan, sering dipahami dengan masuk surga dan agamanya benar atau diakui oleh Allah SWT juga.

�Pemerkosaan� ayat ini demi kepentingan kampanye bahwa semua agama adalah benar merupakan gaya khas para zindiq dan orang-orang yang ingin merusak agama ini. Bila dikupas lebih dalam, maka kesalahan fatalnya adalah :

1. Mengambil pengertian sekilas sebuah ayat lalu menambahinya dengan pemikiran pribadi bukanlah cara yang dibenarkan dalam metodologi tafsir, apalagi metodologi fiqih.

Para ulama terbiasa mengkomparasikan sekian banyak ayat, hadits dan dalil-dalil lainnya sebelum mengambil kesimpulan. Sedangkan mencungkil sebuah ayat tanpa membandingkan pemahamannya dengan yang lain adalah ciri para zindiq dan provokator yang menyesatkan.

2. Ayat itu sama sekali tidak memberikan pengertian bahwa nasrani atau yahudi itu adalah agama yang benar. Apalagi disamakan dengan Islam. Ayat itu hanya menyebutkan bahwa bila beriman kepada Allah SWT, hari akhir dan berbuat baik, maka mendapat pahala. Tapi tidak ada keterangan bahwa agama mereka itu benar dan diterima Allah SWT. Yang ada hanyalah Allah SWT memberikan balasan kepada amal shalih yang mereka lakukan. Namun dengan syarat iman kepada Allah SWT dan hari akhir.

Dan iman kepada Allah SWT itu bukan sekedar percaya bahwa Allah SWT itu ada. Karena kalau hanya sampai disitu, orang-orang arab jahiliyah pun juga percaya bahwa Allah SWT itu ada. Silahkan simak ayat berikut ini :

Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", maka betapakah mereka dipalingkan .(QS. Al-Ankabut : 61).

Arab Jahiliyah yang menyembah 360 berhala di sekeliling ka�bah itu tak ada satu pun dari mereka yang atheis, semuanya iman kepada Allah SWT dalam arti percaya bahwa Allah SWT itu ada. Bahkan lebih dari itu, mereka pun menyembah Allah SWT, berkurban, berhaji dan bertawakkal kepada Allah SWT. Dengarlah apa yang diucapkan oleh Abdul Muttalib ketika ka�bah hendak dihancurkan oleh Abrahah,�Ka�bah ini memiliki tuhan yang akan melindunginya�. Karena itu beliau hanya meminta unta-untanya yang dirampas Abrahah dan yakin sekali bahwa Allah SWT pasti melindungi ka�bah.

Tapi semua keimanan itu tidak ada gunanya, karena doktrin iman versi Al-Quran Al-Karim tidaklah berhenti sampai disitu, melainkan sampai pada dua kalimat : Tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali hanya Allah SWT� dan �Muhammad itu adalah Nabi dan utusan Allah�. Artinya, segala penyembahan dalam bentuk apapaun dan kepada objek apapun harus dibuang, kecuali hanya kepada Allah SWT saja. Dan bahwa Muhammad itu bukan sekedar tokoh jenius, berpengaruh atau sosok pemimpin, tapi lebih dari itu, beliau adalah manusia yang diturunkan kepadanya kitab suci, wahyu, syariat dan agama terakhir yang menghapus semua syariat dan agama lainnya.

Itulah pengertian iman versi Al-Quran Al-Karim. Jadi bukan sekedar percaya kepada tuhan. Kalau sekedar percaya, maka hitler, Musolini dan semua begundal dunia pun percaya.

3. Bila ayat itu dipahami bahwa semua agama adalah benar dan pasti pemeluknya mendapat pahala, maka pemahaman sesat seperti itu bertabrakan dengan sekian banyak ayat dan hadits lainnya. Misalnya :

a. Agama disisi Allah SWT hanya Islam saja, lainnya tidak

Sesungguhnya agama disisi Allah hanyalah Islam. (QS. Ali Imran : 19).

b. Agama lain selain Islam tidak akan diterima dan rugi

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(QS. Ali Imran : 85).

c. Al-Quran Al-Karim secara tegas menyatakan bahwa Nasrani itu kafir

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.(QS. Al-Maidah : 72).

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.(QS. Al-Maidah : 73).

d. Nasrani itu Dilaknat Allah SWT

Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.(QS. Al-Maidah : 78-79).

e. Nasrani dan Yahudi itu Diperangi Allah SWT

Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Allah memerangi mereka, bagaimana mereka sampai berpaling?(QS. At-Taubah : 30).

f. Nasrani Itu Celaka Karena Menodai Kesucian Kitabnya

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.(QS. Al-Baqarah : 79).

g. Nasrani itu selain menyembah Isa juga menyembah pendeta dan rahib mereka

Mereka menjadikan para pendeta dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.(QS. At-Taubah : 31).

4. Yang benar dalam menafsirkan ayat Al-Baqarah : 62 adalah dengan membaca ayat lainnya yaitu surat An-Nisa : 162.

Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka (ahli kitab) dan orang-orang mu'min, mereka beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu , dan apa yang telah diturunkan sebelummu dan orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Orang-orang itulah yang akan Kami berikan kepada mereka pahala yang besar.(QS. An-Nisa : 162).

* Beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu (Muhammad SAW), yaitu beriman dan membenarkan Al-Quran Al-Karim serta menjadikannya sebagai kitab suci dan pedoman hidup..
* Beriman kepada apa yang telah diturunkan sebelummu, yaitu kitab-kitab sebelumnya, tentu yang masih asli dan belum dinodai dengan tambahan dan mengurangan.
* Mendirikan shalat sebagaimana yang telah ditentukan oleh Rasulullah SAW , karena syariat shalat yang dibawa nabi Isa telah dinasakh (dihapus) dan diganti dengan aturan baru yang dibawa oleh Rasulullah SAW.
* Menunaikan zakat
* Beriman kepada Allah
* Beriman kepada hari kemudian.


Jadi tidak cukup sekedar percaya bahwa tuhan itu ada dan kiamat itu ada dan melakukan kebaikan, lantas mendapat pahala.


All the prophets (Yahudi) before muhammad believe to God. They didn't know muhammad. Even they didn't say "syahadat".

Where will they go ?
abe
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 69
Joined: Sat May 27, 2006 10:00 pm

Postby SiBodoh » Thu Jun 01, 2006 10:52 am

abe, according to islam teachings:

all people have their own messengers at their own era. Religion of Abraham taught us about tauhid (the one God Almighty). In Abraham taught, syahadat means testimonial, that there is one God.

Muhammad, declared as the final messenger. Testimonial for Muhammad followers, should be added with "Muhammad as the messenger of God"

Then, syahadat using "Muhammad as the messenger of God" only obliged for Muhammad followers. While Muhammad followers also believe those prophets before muhammad taught their people to the testimonial of one God, then muhammad followers believe that anybody followed the teachings of their prophets before muhammad, were blessed by God one Almighty.

Where will they go? God knows.
SiBodoh
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 425
Joined: Tue May 23, 2006 10:03 am

Postby SiBodoh » Thu Jun 01, 2006 11:08 am

Initially, I was doubt to write this, but for the second thougt, I think it's ok to write this additional information, since it is directly related to your question abe, but this is regarding christian believes. I hope the mod doesn't delete this.

You might be asking why would muhammad followers should be doing testimonial different with other prophet followers (ie the additional one)? what special about muhammad?.

first, to make sure that he is really accepted as the messenger, fullheartedly by his followers.

second, this is regarding the act of isa followers to treat isa as God. a verse in qur'an says "Muhammad is only a messenger". There was tendency at that time, some people began to treat him like isa followers treated isa, put him as an extraordinary one, become God Himself, then be idolised, thus put God with allies. This is the causality of the revealation of that verse.

So, the syahadat, while accepting muhammad as the messenger of God, also steadily put that Muhammad was a only human.

When people dont know muhammad, there is no obligation for them to make syahadat for him. What about those who never heard anything about muhammad and / or islam? Muslim people believe that will be God's matter to decide. Muslims will say "wallahu 'alam bissawab' (God knows).
SiBodoh
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 425
Joined: Tue May 23, 2006 10:03 am

Postby abe » Fri Jun 02, 2006 12:09 am

SiBodoh wrote:Initially, I was doubt to write this, but for the second thougt, I think it's ok to write this additional information, since it is directly related to your question abe, but this is regarding christian believes. I hope the mod doesn't delete this.

You might be asking why would muhammad followers should be doing testimonial different with other prophet followers (ie the additional one)? what special about muhammad?.

first, to make sure that he is really accepted as the messenger, fullheartedly by his followers.

second, this is regarding the act of isa followers to treat isa as God. a verse in qur'an says "Muhammad is only a messenger". There was tendency at that time, some people began to treat him like isa followers treated isa, put him as an extraordinary one, become God Himself, then be idolised, thus put God with allies. This is the causality of the revealation of that verse.

So, the syahadat, while accepting muhammad as the messenger of God, also steadily put that Muhammad was a only human.

When people dont know muhammad, there is no obligation for them to make syahadat for him. What about those who never heard anything about muhammad and / or islam? Muslim people believe that will be God's matter to decide. Muslims will say "wallahu 'alam bissawab' (God knows).


You acknowledged it that there is different between Syahadat Abraham & muhamad (by questioning that could be raised by me).
If you check again with muslim_sejati's description. There is not enough only believing to God, but also believe to muhamad.

Another contradiction on his statements. Nasrani and Jews was terrorised by God. All prophets before muhamad are Jews. It means God hates them too.



Let think like this.

I have 5 kids with fully different characters each others. For sure, I love them all. For simple thing, I want them all to become a good person (at least).
I do different approach/style to delivery my messages to them because they are differents. I cannot use only one approach for all of them.

If they make mistake , I punish them but I still love them.


I do believe and fully agree with your end statement: THAT WILL BE GOD'S MATTER TO DECIDE.
abe
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 69
Joined: Sat May 27, 2006 10:00 pm

Postby FreeTalk » Fri Jun 02, 2006 8:39 am

duh...teman2 sekalian... tolong pake bahasa indonesia donk :) biar gampang di bacanya gitu :) thx
FreeTalk
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 4
Joined: Fri Jun 02, 2006 8:32 am

Postby Mualaf » Fri Jun 02, 2006 9:19 am

FreeTalk wrote:duh...teman2 sekalian... tolong pake bahasa indonesia donk :) biar gampang di bacanya gitu :) thx


Iya bikin puyeng, tapi disini memangtempatnya FreeTalk
User avatar
Mualaf
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 859
Joined: Mon Oct 17, 2005 11:14 am

Re: Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?

Postby Klepon » Fri Jun 02, 2006 9:22 am

muslim sejati wrote: g. Nasrani itu selain menyembah Isa juga menyembah pendeta dan rahib mereka

Mereka menjadikan para pendeta dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.(QS. At-Taubah : 31).


HUAHAHAHAHAHA! :lol: Hebat bener ini ilmu islam! Apa tadi Fiqih dan tafsir?

Sebagai "zindig" gw kagak pernah nyembah pendeta/pastur coy!

Kapan elu liat nasrani nyembah pendeta?

Gak ada kan?!!! nah sekarang siapa yg jadi ZINDIG dan memutar balikkan kitabnya?

Dasar muslim, udah dibohongi masih juga fitnah :roll:
ckckckck Astaghfirulahalaziiiim! :roll: :roll:
User avatar
Klepon
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 175
Joined: Thu May 18, 2006 4:03 pm

Re: Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?

Postby Arjuna_2 » Fri Jun 02, 2006 12:07 pm

Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?


Agama selain islam adalah Benar.

Karena agama selain islam tidak ada yg mengajarkan " Bunuhlah orang orang Kafir"
Arjuna_2
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 350
Joined: Mon Apr 17, 2006 10:56 am

Postby sato x » Sat Jun 03, 2006 8:35 pm

Wah, sama saja dengan mengatakan "apakah orang selain Hittler juga benar?". Gw bingung jawabnya. Pertama, belum tentu orang selain Hittler benar semua, tapi bukan berarti salah semua. Yang lebih membingungkan lagi karena memadankan Hittler dengan kebenaran. Lha gak nyambung!

Salam.
sato x
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 259
Joined: Wed Apr 12, 2006 5:40 pm

Postby shifa » Sat Jun 03, 2006 9:41 pm

aku dah liat dari tdi abut forum ini, ternyata keadaan Indonsia berbeda jauh dengan inggris, di sana agama agama sangat berjaya, khusunya islam dan kristian. ini dikarenakan rasa saling toleransi yng sangat tinggi akan antar umat bragama. juga masyarakat di sana, terbiasa mengintropeksi diri sendiri, ukan orang lain.
shifa
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 2
Joined: Sat Jun 03, 2006 9:27 pm

Re: Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?

Postby zeba0th » Sat Jun 03, 2006 9:46 pm

Arjuna_2 wrote:
Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?



sejak kapan islam benar???? masa penjahat seperti muhammad dapat dibenarkan????
User avatar
zeba0th
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1402
Joined: Sat Sep 24, 2005 3:57 am

Postby Cucu Jusuf Estes » Sun Jul 09, 2006 1:12 pm

hehe.. dari tulisan si muslim sejati bisa ditarik kesimpulan Nabi Musa AS masuk neraka ...

Kita tahu Musa itu pembawa syariat Taurat, tidak naik haji, tidak lontar jumroh..

picik banget si muslim...

43. Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang didalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman.
44. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah TITIK, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
45. Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.
46. Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.
47. Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnyaTITIK. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
(Al Mak Idah)
Cucu Jusuf Estes
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 313
Joined: Wed Jun 28, 2006 6:25 pm

Postby Cucu Jusuf Estes » Sun Jul 09, 2006 1:30 pm

kepada muslim sejati

BTW, ada gak kata Al Quran dan kata Muhammad dari ayat-ayat Al Mak Idah diatas ?
Cucu Jusuf Estes
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 313
Joined: Wed Jun 28, 2006 6:25 pm

Re: Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?

Postby Arjuna_2 » Sun Jul 09, 2006 2:56 pm

zeba0th wrote:
Arjuna_2 wrote:
Apakah Agama Selain Islam juga Benar ?



sejak kapan islam benar???? masa penjahat seperti muhammad dapat dibenarkan????


JAWABAN GUE BUKAN ITU BUNG..!!! :lol: PERHATIKAN BAIK BAIK....
.
Arjuna_2
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 350
Joined: Mon Apr 17, 2006 10:56 am

Next

Return to Pembelaan Terhadap Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users