



Alif wrote:Dasar kalau hati sudah CULAS dan BUTA baca ayatpun tidak dikaji mendalam asal ngjeplak aja. Makanya baca baik2 Surah Muhammad (47) ayat 4 itukan dalm konteks peperangan artinya Allah mengizinkan/memerintahkan bila bertemu musuh di medan perang membunuh, dan apabila telah menglahkan disusrh menawan boleh membebaskan atau menerima tebusan (Baca ayat sampai akhir). Bukannya Tuhan gila kalau memerintahkan kalau bertemu musuh dimedan perang menyuruh merangkul dan mencium musuh atau menyerahkan leher utk ditebas musuh.
Nah wahai orang2 culas bandingkan ayat tadi di Qur'an dengan yg di BIBEL Perjanjian Lama, mana yg lebih bengis dan sadis tanpa ampun. diakhir ayat ULANGAN 7: 1 - 2 "...maka haruslah kamu menumpas mereka semua. Jangan engkau mengadakan perjanjian dengan mereka. Dan jangan pula engkau mengasihani mereka". Gila kan tujuh bangsa diperintahkan utk ditumpas tanpa ampun.Jelas dan pantes kalo sekarang banyak terjadi PEMBERSIHAN ETNIS seperti di muslim Bosnia dan beberapa tempat lain karena ajarannya adalah ajaran PEMBERSIHAN ETNIs/BANGSA

Amoralitas, penyembahan berhala, dan pengorbanan anak sangat umum di Kanaan. Sejarawan Alkitab Henry H. Halley menyatakan bahwa para arkeolog yang melakukan penggalian di daerah itu ”menemukan sejumlah besar guci berisi jasad anak-anak yang telah dikorbankan kepada Baal [dewa utama orang Kanaan]”. Ia menambahkan, ”Seluruh daerah itu ternyata adalah kuburan bagi bayi-bayi yang baru dilahirkan. . . . Orang-orang Kanaan beribadat, dengan pemuasan hawa nafsu yang amoral, sebagai ritus keagamaan, di hadapan dewa-dewa mereka; dan kemudian, dengan membunuh anak-anak sulung mereka, sebagai korban bagi dewa-dewa yang sama. Tampaknya, secara besar-besaran, negeri Kanaan telah menjadi semacam Sodom dan Gomora berskala nasional. . . . Para arkeolog yang menggali reruntuhan kota-kota Kanaan bahkan merasa heran mengapa Allah tidak membinasakan mereka lebih cepat.”



keeamad wrote:bisa disimpulkan,
kalo banyak baca ayat itu,
orang akan menjadi pembunuh,
contohnya amrozi dkk ....

aeromods wrote:Saya muslim dan saya katakan bahwa pernyataan anda ada benarnya.
Artinya orang2 seperti Amrozi itu hanya membaca ayat2 yg ditujukan dalam kondisi perang. Mereka tidak mau membaca Al-Quran secara keseluruhan.
aeromods wrote:Padahal dalam Al-Quran ada ayat2 yang mengajarkan toleransi dan kelemahlembutan dalam berdakwah
aeromods wrote:Jadi yang salah bukan Quran-nya, tetapi orang2 yang salah menerapkannya (tidak sesuai kondisi) dan tidak mau memahami Al-Quran secara menyeluruh.
aeromods wrote:Saya perlu menegaskan lagi agar para netter di sini bisa membedakan mana ajaran Islam dan mana perbuatan oknum.




cah_TK_nol_besar wrote:gw perjelas ya biar mudeng..
Kapir Damai:
sep deh..
Islam agama cinta damai, kita hidup berdampingan saling bantu membantu. (ada ayat2nya)
cah_TK_nol_besar wrote:Kapir ngajak ribut:
yakin nih?
udah dipikir2 lagi?
ok... Islam bukan pengecut
ngajakin ribut tau sendiri resikonya... (ada ayat2nya)
cah_TK_nol_besar wrote:Mudengkan?
basa gaulnya "lu jual gw beli"
Tanya kenapa paham kek gini kok pengen dihilangkan dari bumi?
Jangan-jangan....?
zionis..?
kapitalis...?
worl new order...?
penjajahan...?
entah deh...
Wallahua'lam..


OknooRap wrote:Perhatian: ayat-ayat yang saya sebutkan dibawah ini telah diurutkan oleh para ilmuwan menurut kronologis (urutan waktu)
Menurut Islam, orang yang beriman adalah mereka yang percaya kepada Allah sebagai Tuhan, dan Muhammad sebagai pembokat utusan-Nya. Diluar itu orang-orang disebut kafir. Perlakuan hukum Islam terhadap orang kafir tidak pernah sebagai sesama ciptaan Allah yang <strike>bejat</strike> bermartabat, melainkan diposisikan sebagai makhluk yang seyogyanya disingkirkan dengan kekerasan, teror, bahkan pembunuhan.
Pada waktu islam masih lemah, mereka menyuarakan ayat-ayat Allah yang lembut sekali
"Tidak ada paksaan dalam beragama Islam".
"Bagi kamu agama kamu dan bagiku agamaku" (QS 2:256 dan 109:6).
Mereka malahan merangkul orang-orang Nasrani dengan ayat pujian Allah:
"Dan sesungguhnya akan kamu dapati orang yang paling dekat persahabatannya terhadap orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang berkata, 'Sesungguhnya kami adalah orang Nasrani'"(QS 5:82).
Seakan-akan islam adalah agama yang penuh kasih sayang dan amat bertoleransi dan cinta damai terhadap pemeluk-pemeluk agama non-Islam. Tetapi cepat atau lambat, begitu jumlah pemeluk islam mulai berkembang maka suara merekapun akan menggelegar... Segera tampak mereka tidak mampu lebih lama menyembunyikan kekerasan dan pedang yang ditujukan kepada orang-orang yang dianggaap kafir.
QS 47:4 mewahyukan belangnya:
"Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir, maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka"
Terhadap orang-orang Nasrani, kini mereka berbalik (mengkontradiksikan dirinya sesuai dengan kontradiksi ayat Allah) dengan terang-terangan mengkafirkan mereka: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih puter Maryam", padahal Al-Masih sendiri) berkata :"Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" (QS 5:72,73, dll. )
Pengkafiran dan kebencian ini tak pernah surut. Saat ini tidak ada satu gerejapun di Arab Saudi; padahal di zaman Muhammad ketika ia bermusuhan dengan suku Quraisy, dia mencari dukungan dari orang Yahudi dan Nasrani. Tetapi waktu pengikutnya sudah banyak maka mereka tak segan-segan membunuhi orang Yahudi dan Nasrani.
Betapa gawatnya wahyu Allah yang mendorong-dorong pembunuhan terhadap para kafir/musyrikin dapat disaksikan dalam ratusan wahyuNya. Dan untuk menetralkan kegelisahan pembunuhan massif itu, Allah mengambil tanggung jawab pembunuhan itu kedalam tanganNya sendiri: "... maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengitaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan.."(QS 9:5).
"Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketekutan (teror) ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka ...Maka bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka (QS 8:12;17). Berpuluh-puluh ayat pedang yang senada bisa ditemukan di Quran, antara lain : QS 8:60;9:14;5:33;9:73;9:29;48:29;4:74;2:154;2:190-191;9:38;9:41;4:76 dll
Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (QS. Al-Baqarah [2]:2)
22:39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.


cah_TK_nol_besar wrote:@ Berto@
yg gak tau sejarah sapa?
tau gak jaman dark age?
sono deh belajar dulu males gw ngadepin orang yg asal cuap...

Captain Pancasila wrote:22:39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.
Captain Pancasila wrote: ingat, Islam itu berdasarkan Al-Qur'an, bukan sebagian Al-Qur'an!



Return to Terorisme & Jihad Dalam Islam
Users browsing this forum: No registered users