. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Pembahasan tentang Isa Almasih, Injil, Taurat dari apa yang tertulis dalam Qur'an, dan bukan dari kitab suci non-Islam.

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby zinah » Tue Apr 10, 2012 11:25 am

1. apakah nabi tidak berdosa?
2. apakah nabi akan turun diakhir zaman menjadi hakim yg adil?
3. apakah nabi bisa mencipta mahluk hidup?
4. apakah nabi selalu dikabulkan permintaannya o Allah?
5. apakah nabi lahir dari Roh Allah bukan karena hasil persetubuhan manusia?
6. apakah nabi bisa menjamin keselamatan manusia yg mengikutinya?
7. apakah nabi akan menjadi terkemuka/tertinggi di dunia dan akhirat?
8. apakah nabi mati dan bangkit kembali?
9. apakah nabi berani berkata"Akulah jalan kebenaran dan hidup"?

CP memperlihatkan kedunguannya dgn semua jawaban2nya,pokoknya berani jawab aja yg penting salah bener belakangan "mental islam"

CP :
1. kalaupun berdosa, dosa nabi pada akhirnya selalu diampuni!
2. nabi Isa hanya menghakimi apa yang manusia perselisihkan mengenai ajarannya!
3. bisa jika Allah mengijinkan/mengaturnya seperti itu!
4. selalu!
5. tidak ada nabi yang lahir dari Roh Allah, semua nabi merupakan ciptaan Allah!
6. sepanjang manusia mengikuti ajaran Allah yang dibawa nabi tsb!
7. tentu saja!
8. hanya jika Allah menghendakinya/mengaturnya seperti itu!
9. semua nabi tentunya berkata seperti itu atau semacamnya, karena semua nabi tentunya membawa ajaran kebenaran dari Allah!


1.masak lha kok muhamada gak pasti masuk surga dgn minta disholawatkan,apa dosanya muhamad gak pasti diampuni?memang benar perkataanmu menunjukkan klo muhamad bukanlah nabi karena semua nabi mengikuti Allah kecuali muhamad yg membuat ajaran sesat.
tunjukkan dalam quranmu dan Bible kesalahan apa/dosa apa yg pernah dibuat Isa?apakah Isa pernah minta diampuni dosa2NYA?
Hanya Isa saja yang disebut “seorang anak laki-laki yang suci” (19:19)

2.Yap!! benar Isa dtg menghakimi untuk membuktikan bahwa ucapannya adalah benar.siapa yg percaya bahwa Isa Tuhan dan mengikuti ajaranNYA dia yg akan diselamatkan tetapi siapa yg menentangNYA bahkan memusuhi DIA & umatNYA akan dimasukkan ke api neraka bersama muhamad+antek2nya yg buat ajaran palsu,jin2,nabi2 palsu,penyesat2,antikristus2,setan,demit,dan semua pengikutnya,dll

3.tunjukkan nabi selain Isa yg bisa menciptakan makhluk hidup?

4.kematian muhamad karena diracun itu kehendak muhamad sendiri / awlloh??muhamad yakin gak klo bisa masuk surga. menjelang kematiannya apa yg ia katakan?lihat quranmu

5. Hanya Isa saja yang merupakan “Tiupan Roh dari Allah” (Sura 4:171; 19:17).

6.kamu pasti masuk surga kalu ikuti muhamad tidak/muhamad sendiri bagaimana nasibnnya?kok minta didoakan umatnya dgn sholawat biar masuk surga.nabi kok g yakin menunjukkan klo nabi palsu to.

7. kamu tau arti tertinggi berarti no.1 = Allah.nabi mana disebutkan yg mendapat julukan ini?
Hanya Isa saja yang diberi kehormatan” seorang terkemuka di dunia dan di akhirat” (Sura 3:5).

8.siapa selain Isa yg mati lalu bangkit kembali seperti yg DIA nubuatkan?semua karena seijin Allah.betul nanti Isa jadi Tuhan juga karena seijin Allah lho.dan memasukkan kamu ke neraka karena kebebalanmu juga seijin Allah nah loh!baru rasa nanti loh.tunggu sampe hari penghakiman kamu baru percaya,sekarang ngeyel terus dgn argument ngawurmu

9.sebutkan satu saja nabi/manusia/awllohmu/muhamadmu yg berkata seperti itu?hanya Isa yg mengatakan "AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP"

hanya Isa yg bisa melakukan semua itu karena memang dialah Tuhan.
Last edited by zinah on Tue Apr 10, 2012 11:49 am, edited 1 time in total.
User avatar
zinah
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 69
Joined: Tue Mar 13, 2012 11:57 am

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby Captain Pancasila » Tue Apr 10, 2012 11:28 am

JANGAN GITU AH wrote:anda mau menjelaskan atau cuma meludah doang :rofl:

sebelumnya sudah saya jelaskan! :goodman:
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3503
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby Captain Pancasila » Tue Apr 10, 2012 12:42 pm

zinah wrote:CP memperlihatkan kedunguannya dgn semua jawaban2nya,pokoknya berani jawab aja yg penting salah bener belakangan "mental islam"

maaf kalau saya merusak "mimpi indah" anda!
zinah wrote:1.tunjukkan dalam quranmu dan Bible kesalahan apa/dosa apa yg pernah dibuat Isa?apakah Isa pernah minta diampuni dosa2NYA?
Hanya Isa saja yang disebut “seorang anak laki-laki yang suci” (19:19)

semua nabi itu dosanya diampuni, jadi entah itu sudah pernah berdosa atau tidak, hasil akhirnya selalu sama : semua nabi selalu wafat dalam keadaan tanpa dosa!
zinah wrote:2.Yap!! benar Isa dtg menghakimi untuk membuktikan bahwa ucapannya adalah benar.siapa yg percaya bahwa Isa Tuhan dan mengikuti ajaranNYA dia yg akan diselamatkan tetapi siapa yg menentangNYA bahkan memusuhi DIA & umatNYA akan dimasukkan ke api neraka bersama muhamad+antek2nya yg buat ajaran palsu,jin2,nabi2 palsu,penyesat2,antikristus2,setan,demit,dan semua pengikutnya,dll

nabi Isa hanya meluruskan sengketa mengenai ajarannya saja, sedangkan urusan memasukkan ke surga maupun neraka yang bisa menentukan hanyalah Tuhan!
zinah wrote:3.tunjukkan nabi selain Isa yg bisa menciptakan makhluk hidup?

2:260. Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, perlihatkanlah padaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati”. Allah berfirman: “Belum yakinkah kamu?”. Ibrahim menjawab: “Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku)”. Allah berfirman: “(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cingcanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman): “Lalu letakkan di atas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera”. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

zinah wrote:4.kematian muhamad karena diracun itu kehendak muhamad sendiri / awlloh??muhamad yakin gak klo bisa masuk surga. menjelang kematiannya apa yg ia katakan?lihat quranmu

nabi Muhammad wafat karena sakit! dan kelak, akan masuk surga tentunya :
48:1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,
48:2. supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,
48:5. supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah,

zinah wrote:5. Hanya Isa saja yang merupakan “Tiupan Roh dari Allah” (Sura 4:171; 19:17).

3:59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.

zinah wrote:6.kamu pasti masuk surga kalu ikuti muhamad tidak/muhamad sendiri bagaimana nasibnnya?kok minta didoakan umatnya dgn sholawat biar masuk surga.nabi kok g yakin menunjukkan klo nabi palsu to.

sholawat bukanlah doa, melainkan hanya ungkapan syukur kepada Tuhan akan nikmat kenabian! lagipula nabi Isa yang sudah jelas masuk surga pun, masih saja berdoa :
19:33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.

7. kamu tau arti tertinggi berarti no.1 = Allah.nabi mana disebutkan yg mendapat julukan ini?
Hanya Isa saja yang diberi kehormatan” seorang terkemuka di dunia dan di akhirat” (Sura 3:5).

Volume 5, Book 59, Number 715:

Dikisahkan ‘Aisyah:



Aku mendengar Nabi dan mendengarkannya sebelum wafatnya ketika ia sedang berbaring didukung di punggungnya, dan dia berkata, “Ya Allah Maafkan aku,! dan limpahkan Rahmat-Mu pada saya, dan Agar aku memenuhi/bertemu teman tertinggi (di akhirat).



kaitan doa nabi di atas adalah terkait dgn Turunnya surat An-Nisa ayat 69:



Dan barangsiapa yang menta`ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni`mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiiqiin , orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.(rofiqoo)



dan



Surah An Nisaa’ 70



Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui.



Pada ayat ini Allah menjelaskan bahwa pahala yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang taat kepada Nya dan kepada Rasul Nya, adalah suatu karunia yang tidak ada tara dan bandingannya bagi yang ingin mencapainya dan Allahlah Yang Maha Mengetahui siapa yang benar-benar taat kepada Nya, sehingga berhak memperoleh pahala yang besar itu.



Hingga terkait hal tersebut di atas,maka sebelum wafatnya Rasulullulloh berdoa agar bisa berjumpa dengan teman2 tertingginya di akherat karena mereka adalah sebaik2 teman sesuai dgn Annisaa ayat 69 tersebut.



ASBABUN NUZUL (Sebab-Sebab Turunnya Ayat An-nisa 69-70)



Sebab turunnya ayat ini menurut riwayat At Tabari dan Ibnu Mardawaih dari ‘Aisyah ra. “Bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw dan berkata: “Ya Rasulullah sesungguhnya saya lebih mencintaimu dari diri saya dan anak saya. Apabila saya berada di rumah, saya selalu teringat padamu: sehingga saya tidak sabar dan terus datang untuk melihatmu. Dan apabila saya teringat tentang kematian saya dan kematianmu, maka tahulah (sadarlah) saya. bahwa engkau apabila masuk surga berada di tempat yang tinggi bersama-sama para Nabi, sedang saya apabila masuk surga, saya takut tidak akan melihatmu lagi. Mendengar itu Rasulullah diam tidak menjawab, dan kemudian turunlah ayat ini”.

Pada ayat ini Allah mengajak dan mendorong setiap orang, supaya taat kepada Nya dan kepada Rasul Nya dengan menjanjikan secara pasti. akan membalas ketaatan dengan pahala yang sangat besar, yaitu bukan saja sekadar masuk surga, tetapi akan ditempatkan bersama-sama dengan orang-orang yang paling tinggi derajatnya di sisi Tuhan, yaitu Nabi-nabi, para siddiqin, para syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan orang-orang yang saleh.



Berdasarkan ayat ini para ahli tafsir secara garis besarnya membagi orang-orang yang memperoleh anugerah Allah yang paling besar di dalam surga kepada empat macam yaitu:



1. Para Rasul dan Nabi-nabi, yaitu mereka yang menerima wahyu dari Allah SWT.



2. Para siddiqin, yaitu orang-orang yang teguh keimanannya kepada kebenaran Nabi dan Rasul.



3. Para syuhada dibagi pula urutannya sebagai berikut:

a. Orang-orang beriman yang berjuang di jalan Allah dan mati terbunuh di dalam peperangan melawan orang-oang kafir

b. Orang-orang yang menghabiskan usianya berjuang di jalan Allah dengan harta; dan dengan segala macam jalan yang dapat dilaksanakannya.

c. Orang-orang beriman yang mati ditimpa musibah yang mendadak atau teraniaya, seperti mati bersalin, tenggelam di lautan, terbunuh dengan aniaya. Bagian (a) disebut syahid dunia dan akhirat yang lebih tinggi pahalanya dari bagian (b) dan (c) yang keduanya hanya dinamakan syahid akhirat. Dan ada satu bagian lagi yang disebut namanya syahid dunia, yaitu orang-orang yang mati berperang melawan kafir, hanya untuk mencari keuntungan duniawi, seperti untuk mendapatkan harta rampasan, untuk mencari nama dan sebagainya. Syahid yang serupa ini tidak dimasukkan pembagian syahid di atas, karena syahid dunia tersebut tidak termaksud sama sekali dalam kedua ayat ini.



4. Orang-orang saleh, yaitu orang-orang yang selalu berbuat amal baik yang bermanfaat untuk umum, termasuk dirinya dan keluarganya baik untuk kebahagiaan hidup duniawi maupun untuk kebahagiaan hidup ukhrawi yang sesuai dengan ajaran Allah.



Orang-orang yang benar-benar taat kepada Allah dan Rasul-Nya sebagaimana yang tersebut dalam ayat ini akan dapat masuk surga dan ditempatkan bersama-sama dengan semua golongan yang empat itu.



Wassalam,

zinah wrote:8.siapa selain Isa yg mati lalu bangkit kembali seperti yg DIA nubuatkan?semua karena seijin Allah.betul nanti Isa jadi Tuhan juga karena seijin Allah lho.dan memasukkan kamu ke neraka karena kebebalanmu juga seijin Allah nah loh!baru rasa nanti loh.tunggu sampe hari penghakiman kamu baru percaya,sekarang ngeyel terus dgn argument ngawurmu

yang ada hanya nubuatan, kesaksian nabi Isa di hari kiamat kelak :
4:159. Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

zinah wrote:9.sebutkan satu saja nabi/manusia/awllohmu/muhamadmu yg berkata seperti itu?hanya Isa yg mengatakan "AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP"

hanya Isa yg bisa melakukan semua itu karena memang dialah Tuhan.

42:52. Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.

42:53. (Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.

3:31. Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

33:21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3503
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby angky » Tue Apr 10, 2012 2:12 pm

Captain Pancasila wrote:semua nabi itu dosanya diampuni,


Tunjukkan pada ane dimana dalam koran Nabi ente MENGAKUI PEBUATAN DOSANYA dan KEMUDIAN DIAMPUNI. Monggo.
angky
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3329
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby Kre-setan » Tue Apr 10, 2012 8:41 pm

Kre-setan wrote:tentu saja itu "cucokmology sesuai syahwat" kalau mengikuti metode pengambilan kesimpulan ala antum,, sekarang saya tanya...kenafa yang mendapat predikat sama dengan Allah cuma antum batasi kepada Isa saja ? setan juga menyesatkan manusia dengan "seizin Allah" ...atau apakah berarti antum juga menyembah setan ??

tentu saja antum persempit cucok mencucokanya kepada Isa saja supaya nafsu syhawat antum tersalurkan.

itu masih poin "cucokmologny" yang saya tanggapi dulu, dipersilahkan antum menjelaskan kepada sidang pembaca apakah "metode" yang antum pakai diatas bukan cucokmology sesuai bantahan saya di atas. Sementara untuk masalah penggunaan kata "KAMI" di ayat selanjutnya itu ada penjelasanya sendiri nanti.
HILLMAN wrote:
Maaf, Allah yang saya imani tidak menyesatkan manusia. Entah jika itu "allah" yang anda sembah, hanya anda sendiri yang tahu "beliau" setan atau bukan.


kita tidak bicara perkara apa yang antum imani atau tidak,, kita bicara Quran sebagai rujukan perdebatan disini...Masalah antum menafsirkan Allah = Setan karna memberi hak kuasa setan menyesatkan manusia itu urusan antum dan di trit ini kita nggak masuk wilayah itu. yang jadi masalah disini adalah disatu sisi antum menerima sifat keilahian isa karena isa menerima pendegelasian kekuasaan dari Allah,, disisi lain antum menolak keilahian iblis padahal sama sama menerima delegasi kekuasaan juga dari Allah,, DAN ITU SEMUA MASIH DALAM BASE KNOWLEDGE YANG SAMA YAITU ALQURAN.

alquran punya pemahaman bahwa pendegelasian kekuasaan tidak serta merta memberi si ter-delegasi hak keilahian...faham ??

Kre-setan wrote:dalam Quran termaktub Iblis berkuasa MEMBUAT KESESATAN atas "izin Alllah"

Saba' 21 :
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu


nah, sekarang bisa kita lihat ilmu "cucokmology sesuai syahwat" antum selanjutnya yaitu mempersempit variable "kekuasaan" hanya sebatas urusan CIPTA MENCIPTA BURUNG :rolleyes: .... Iblis memang tidak MEMBUAT BURUNG seperti isa
Kre-setan wrote:
Nah..... :lol:

Artinya anda mengakui hanya Allah SWT dan Nabi ISA AS yang menciptakan mahluk hidup dan termaktub dalam Al Quran secara gamblang.


terus...apakah artinya variable KEKUASAAN hanya sebatas urusan CIPTA MENCIPTA BURUNG ?? :lol: ...



Kre-setan wrote:TAPI iblis MEMBUAT KESESATAN dengan "izin Allah".
Urusan BUAT MEMBUAT boleh seribu macam, tapi kalau urusan KEKUASAAN itu cuma milik Allah...karna setiap urusan BUAT MEMBUAT itu semua dilakukan dengan se "izin Allah" :turban:

fahimta sampai disini..??
Kre-setan wrote:
Mereka "membuat" kerusakan di muka bumi
Mereka "membuat" dosa dan permusuhan
Mereka "membuat" tipu daya
Mereka "membuat" kedustaan

Kalimat-kalimat inikah yang anda pahami serupa dengan makna "membuat" dari Allah dan Nabi ISA AS dalam ayat penciptaan mahluk hidup ? (maaf) :rofl:

[QS 7:186] Barangsiapa yang Allah sesatkan maka baginya tak ada orang yang akan memberi petunjuk. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.


kenapa anda tertawa ?? apakah tertawa anda itu menjawab persoalan ??

sekali lagi apakah andah sudah faham ini :

Urusan BUAT MEMBUAT boleh seribu macam, tapi kalau urusan KEKUASAAN itu cuma milik Allah...karna setiap urusan BUAT MEMBUAT itu semua dilakukan dengan se "izin Allah"

Kre-setan wrote:
maaf....

kalau antum nggak mau dibilang DOYAN MENYUSAHKAN DIRI SENDIRI, kenafa antum doyan menutup mata dengan ayat2 QURAN yang secara JELAS dan LANTANG menolak keilahian Isa ?? antum kok lebih senang MENYUSAHKAN DIRI SENDIRI dengan membuat bermacam macam ramuan "cucokcucokmology sesuai syahwat" [-X
Kre-setan wrote:
Saya maafin.... :lol:

Mari kita lihat ayat yang katanya “jelas” dan “lantang” tersebut.

Al-Maidah : ayat 72-75 :

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.

Pertanyaan 1. Siapakah yang berbicara pada ayat ini ? Allah SWT kah ? Atau “sosok” lain ?

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa.

Pertanyaan 2. Kalimat tersebut apakah pemahaman kaum Nasrani atau hanya tuduhan “sosok” yang berbicara dalam Quran ?

Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Pertanyaan 3. Masih sama, siapakah yang berbicara pada ayat ini ? Allah SWT kah ? Atau “sosok” lain ?

Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).

Pertanyaan 4. Siapakah “kami” disini ? Allah SWT kah ? Atau “sosok-sosok” lain ?

Pertanyaan 5. Bagaimanakah cara “allah” di ayat ini “menjelaskan kepada mereka” ? Membacakan ?



Dipersilahkan....

Salam bagi semua orang yang berpikir.


bukankah kalimat ini sudah jelas "mengkafirkan" anda yang meng-ilahkan Isa :


Al-Maidah : ayat 72-75 :

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.


pembahasan tidak perlu antum lebarkan ke masalah siapa orang pertama (pembicara di ayat itu) karna bisa berujung ke pelebaran masalah...yang perlu antum lihat kalimat yang ana merahi itu, apa kurang jelas artinya ?? atau ini trik trik antum lagi melarikan topik masalah ??
User avatar
Kre-setan
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1107
Joined: Thu Jun 02, 2011 1:39 pm

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby duren » Tue Apr 10, 2012 10:32 pm

Kre-setan wrote:kenapa anda tertawa ?? apakah tertawa anda itu menjawab persoalan ??

Aku perhatikan quote mu .. yang tertawa itu adalah nte

Keknya sebelum mencium fantat duren ... ga kan bisa beres nte berdebat [-(
User avatar
duren
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11106
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby Captain Pancasila » Tue Apr 10, 2012 10:57 pm

angky wrote:Tunjukkan pada ane dimana dalam koran Nabi ente MENGAKUI PEBUATAN DOSANYA dan KEMUDIAN DIAMPUNI. Monggo.

silahken :
48:1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,
48:2. supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,
48:5. supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah,

:goodman:
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3503
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby walet » Wed Apr 11, 2012 1:43 am

angky wrote:Tunjukkan pada ane dimana dalam koran Nabi ente MENGAKUI PEBUATAN DOSANYA dan KEMUDIAN DIAMPUNI. Monggo.

Captain Pancasila wrote:silahken :

48:1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,
48:2. supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,
48:5. supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah,



Buat apa yah Shalawat?
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5973
Images: 16
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby HILLMAN » Wed Apr 11, 2012 1:01 pm

HILLMAN wrote:Maaf, Allah yang saya imani tidak menyesatkan manusia. Entah jika itu "allah" yang anda sembah, hanya anda sendiri yang tahu "beliau" setan atau bukan.

Kre-setan wrote:kita tidak bicara perkara apa yang antum imani atau tidak,, kita bicara Quran sebagai rujukan perdebatan disini...Masalah antum menafsirkan Allah = Setan karna memberi hak kuasa setan menyesatkan manusia itu urusan antum dan di trit ini kita nggak masuk wilayah itu. yang jadi masalah disini adalah disatu sisi antum menerima sifat keilahian isa karena isa menerima pendegelasian kekuasaan dari Allah,, disisi lain antum menolak keilahian iblis padahal sama sama menerima delegasi kekuasaan juga dari Allah,, DAN ITU SEMUA MASIH DALAM BASE KNOWLEDGE YANG SAMA YAITU ALQURAN.

alquran punya pemahaman bahwa pendegelasian kekuasaan tidak serta merta memberi si ter-delegasi hak keilahian...faham ??

1. Allah yang saya imani tidak menyesatkan manusia
2. Allah yang saya imani tidak memberikan kekuasaan untuk iblis apalagi mengimani “iblis illhaiyah”. Entahlah jika anda mengimaninya. :lol:

Tentu anda setuju jika menentang “rasul” = menentang “allah” ?
Apakah hal di atas bukan berarti “pendelegasian” kekuasaan ke-illahi-an yang termaktub dalam Al Quran?

Kre-setan wrote:dalam Quran termaktub Iblis berkuasa MEMBUAT KESESATAN atas "izin Alllah"

Saba' 21 :
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu


nah, sekarang bisa kita lihat ilmu "cucokmology sesuai syahwat" antum selanjutnya yaitu mempersempit variable "kekuasaan" hanya sebatas urusan CIPTA MENCIPTA BURUNG :rolleyes: .... Iblis memang tidak MEMBUAT BURUNG seperti isa


HILLMAN wrote:
Nah..... :lol:

Artinya anda mengakui hanya Allah SWT dan Nabi ISA AS yang menciptakan mahluk hidup dan termaktub dalam Al Quran secara gamblang.


Kre-setan wrote:terus...apakah artinya variable KEKUASAAN hanya sebatas urusan CIPTA MENCIPTA BURUNG ?? :lol: ...


Nah…. lagi.. :lol:

Variable KEKUASAAN yang PASTI tidak dapat dilakukan oleh anda dan saya serta tertulis di dalam Al Quran adalah MENCIPTAKAN LALAT dan BURUNG, bukankah demikian ?

Kre-setan wrote:TAPI iblis MEMBUAT KESESATAN dengan "izin Allah".
Urusan BUAT MEMBUAT boleh seribu macam, tapi kalau urusan KEKUASAAN itu cuma milik Allah...karna setiap urusan BUAT MEMBUAT itu semua dilakukan dengan se "izin Allah" :turban:

fahimta sampai disini..??


HILLMAN wrote:
Mereka "membuat" kerusakan di muka bumi
Mereka "membuat" dosa dan permusuhan
Mereka "membuat" tipu daya
Mereka "membuat" kedustaan

Kalimat-kalimat inikah yang anda pahami serupa dengan makna "membuat" dari Allah dan Nabi ISA AS dalam ayat penciptaan mahluk hidup ? (maaf) :rofl:

[QS 7:186] Barangsiapa yang Allah sesatkan maka baginya tak ada orang yang akan memberi petunjuk. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.


Kre-setan wrote:kenapa anda tertawa ?? apakah tertawa anda itu menjawab persoalan ??

sekali lagi apakah andah sudah faham ini :

Urusan BUAT MEMBUAT boleh seribu macam, tapi kalau urusan KEKUASAAN itu cuma milik Allah...karna setiap urusan BUAT MEMBUAT itu semua dilakukan dengan se "izin Allah"


Ya … iyalah masa ya …iyadong… :lol:

Anda samakan makna “membuat” kesesatan dengan MEMBUAT LEBAH dan BURUNG, tentu saja saya tertawa dan langsung menyelesaikan persoalan tanpa perlu menulis.

Baca kembali Al Quran anda, iblis tidak pernah menerima izin Allah. Iblis melakukan penyesatkan kepada manusia karena memberontak dan marah kepada Allah.

Jadi siapakah “sosok” yang menambahkan ayat-ayat yang memberi kekuasaan kepada iblis itu ?

Kre-setan wrote:maaf....
kalau antum nggak mau dibilang DOYAN MENYUSAHKAN DIRI SENDIRI, kenafa antum doyan menutup mata dengan ayat2 QURAN yang secara JELAS dan LANTANG menolak keilahian Isa ?? antum kok lebih senang MENYUSAHKAN DIRI SENDIRI dengan membuat bermacam macam ramuan "cucokcucokmology sesuai syahwat" [-X


HILLMAN wrote:
Saya maafin.... :lol:

Mari kita lihat ayat yang katanya “jelas” dan “lantang” tersebut.

Al-Maidah : ayat 72-75 :

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.

Pertanyaan 1. Siapakah yang berbicara pada ayat ini ? Allah SWT kah ? Atau “sosok” lain ?

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa.

Pertanyaan 2. Kalimat tersebut apakah pemahaman kaum Nasrani atau hanya tuduhan “sosok” yang berbicara dalam Quran ?

Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Pertanyaan 3. Masih sama, siapakah yang berbicara pada ayat ini ? Allah SWT kah ? Atau “sosok” lain ?

Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).

Pertanyaan 4. Siapakah “kami” disini ? Allah SWT kah ? Atau “sosok-sosok” lain ?

Pertanyaan 5. Bagaimanakah cara “allah” di ayat ini “menjelaskan kepada mereka” ? Membacakan ?



Dipersilahkan....

Salam bagi semua orang yang berpikir.


Kre-setan wrote:bukankah kalimat ini sudah jelas "mengkafirkan" anda yang meng-ilahkan Isa :


Al-Maidah : ayat 72-75 :

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.


pembahasan tidak perlu antum lebarkan ke masalah siapa orang pertama (pembicara di ayat itu) karna bisa berujung ke pelebaran masalah...yang perlu antum lihat kalimat yang ana merahi itu, apa kurang jelas artinya ?? atau ini trik trik antum lagi melarikan topik masalah ??


Anda tidak menjawab pertanyaan saya mengenai ayat yang anda bawa, tetapi baiklah saya nyatakan saja bahwa ayat tersebut merupakan bukti pertentangan anta ayat yang satu dengan ayat yang lain di dalam Al Quran,

Dan saya berikan contoh bagaimana kemungkinan ayat tersebut adalah ayat tambahan yang merupakan ucapan dari “sosok” selain firman Allah.

Contoh :

[QS 115:115] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:, "Sesungguhnya Hajar Aswad adalah Yaminullah" dan ber-istilam padanya, padahal Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak mengampuni dosa mempersekutukan Aku dengan sesuatu apapun, dan Aku mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang Ku-kehendaki. Barangsiapa yang mempersekutukan sesuatu dengan-Ku, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. " Diharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.


Atau dapat juga ayat yang “akan” mendapat tambahan demi membenarkan perbuatan “junjungan”nya, contohnya.


[QS 4:3] Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat, terkecuali untuk nabi atau rasul kawinilah lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sebelas atau dua belas. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil , maka (kawinilah) seorang saja , atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.


Jika anda mau menggunakan akal dan pikiran anugerah dari Allah untuk menguji iman anda, maka anda akan dapat membedakan kalimat dari Allah dan kalimat yang datang dari "sosok" lain dalam ayat-ayat Al Quran.

Salam bagi semua orang yang mau berpikir.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby Captain Pancasila » Wed Apr 11, 2012 1:09 pm

walet wrote:Buat apa yah Shalawat?

yaitu sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan akan nikmat kenabian! oh iya, kenapa ya, Nabi Isa yang sudah jelas masuk surga pun, masih saja berdoa seperti ini :
19:33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.

:goodman:
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3503
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby Rahalbin » Wed Apr 11, 2012 1:30 pm

Captain Pancasila wrote:oh iya, kenapa ya, Nabi Isa yang sudah jelas masuk surga pun, masih saja berdoa seperti ini :
19:33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.


Tanya saja sama yang ngarang kuran. :---)
User avatar
Rahalbin
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 249
Joined: Thu Jan 05, 2012 3:07 pm

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby HILLMAN » Wed Apr 11, 2012 5:31 pm

Captain Pancasila wrote:yaitu sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan akan nikmat kenabian! oh iya, kenapa ya, Nabi Isa yang sudah jelas masuk surga pun, masih saja berdoa seperti ini :

19:33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
:goodman:


Darimana asalnya ada kata semoga dalam ayat di atas ? Dapat anda tunjukan ?

والسلم waalssalaamu = dan kesejahteraan
علي 'alayya = atasku
يوم yawma = hari
ولدت wulidtu = aku dilahirkan
ويوم wayawma = dan hari
أموت amuutu = aku meninggal
ويوم wayawma = dan hari
أبعث ub'atsu = aku dibangkitkan
حيا hayyaan = hidup

Salam bagi semua orang yang berpikir.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby angky » Wed Apr 11, 2012 5:59 pm

Captain Pancasila wrote: kenapa ya, Nabi Isa yang sudah jelas masuk surga pun, masih saja berdoa seperti ini :


Karena DEPAG menginginkan ISA berdosa seperti itu. :lol:

HILLMAN wrote:Darimana asalnya ada kata semoga dalam ayat di atas ? Dapat anda tunjukan ?


Apa kabar Mas?? apa tidak sebaiknya dibuka trit baru saja??? :lol: (ane tagih janji nih)

Salam.
angky
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3329
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby sodrun » Wed Apr 11, 2012 6:18 pm

48:1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,
48:2. supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,
48:5. supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah,


Perhatikan kata "Kami" pada ayat 1 dan "Allah" pada ayat 2,.. apakah mereka adalah oknum yang sama ?

Pemberian ampun pada dosa masa lalu asal disertai dengan pertobatan dan tidak berbuat dosa lagi masih bisa diterima.
Tapi kalau pengampunan pada dosa yang akan datang itu sama dengan membiarkan orang berbuat dosa lagi !
"tuhan" merk awloh ini memang keterlaluan !
sodrun
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1948
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby Kre-setan » Wed Apr 11, 2012 9:43 pm

Kre-setan wrote:kita tidak bicara perkara apa yang antum imani atau tidak,, kita bicara Quran sebagai rujukan perdebatan disini...Masalah antum menafsirkan Allah = Setan karna memberi hak kuasa setan menyesatkan manusia itu urusan antum dan di trit ini kita nggak masuk wilayah itu. yang jadi masalah disini adalah disatu sisi antum menerima sifat keilahian isa karena isa menerima pendegelasian kekuasaan dari Allah,, disisi lain antum menolak keilahian iblis padahal sama sama menerima delegasi kekuasaan juga dari Allah,, DAN ITU SEMUA MASIH DALAM BASE KNOWLEDGE YANG SAMA YAITU ALQURAN.

alquran punya pemahaman bahwa pendegelasian kekuasaan tidak serta merta memberi si ter-delegasi hak keilahian...faham ??
HILLMAN wrote:1. Allah yang saya imani tidak menyesatkan manusia

sudah saya katakan...parameter debatnya bukan berdasarkan apa yang antum atau saya imani,, tapi parameternya alquran.
HILLMAN wrote:2. Allah yang saya imani tidak memberikan kekuasaan untuk iblis apalagi mengimani “iblis illhaiyah”. Entahlah jika anda mengimaninya. :lol:

sudah saya katakan...parameter debatnya bukan berdasarkan apa yang antum atau saya imani,, tapi parameternya alquran.
apa aturan dasar debat seperti ini tidak antum fahami ?
HILLMAN wrote:Tentu anda setuju jika menentang “rasul” = menentang “allah” ?
Apakah hal di atas bukan berarti “pendelegasian” kekuasaan ke-illahi-an yang termaktub dalam Al Quran?

itu pendelegasian kekuasaan TAFI tidak memberi si-terdelegasi hak ke-ilahian.




Kre-setan wrote:terus...apakah artinya variable KEKUASAAN hanya sebatas urusan CIPTA MENCIPTA BURUNG ?? :lol: ...
HILLMAN wrote:
Nah…. lagi.. :lol:

Variable KEKUASAAN yang PASTI tidak dapat dilakukan oleh anda dan saya serta tertulis di dalam Al Quran adalah MENCIPTAKAN LALAT dan BURUNG, bukankah demikian ?


tidak dapat karena saya atau anda tidak diberi izin...kalau di izinkan saya dan anda dapat melakukanya,, dan jawaban anda di atas tidak menjawab pertanyaan..pertanyaan saya, apakah variable kekuasaan ilahi hanya sebatas urusan cipta mencipta burung ??
1.Iya, cukup mencipta burung saja anda sudah menjadi ilah meskipun menciptakanya juga butuh izin
2.tidak, karna kuasa ilahi tidak terbatas.

Isa berkuasa mencipta burung atas izin Allah, apakah Isa berkuasa juga mencipta langit dan bumi, apakah isa berkuasa menanggulangi niat jahat manusia sehingga dia sepatutnya tidak perlu merasa gentar dan harus berdoa ?? apakah manusia yang berdoa berarti berkuasa ??

Kre-setan wrote:kenapa anda tertawa ?? apakah tertawa anda itu menjawab persoalan ??

sekali lagi apakah andah sudah faham ini :

Urusan BUAT MEMBUAT boleh seribu macam, tapi kalau urusan KEKUASAAN itu cuma milik Allah...karna setiap urusan BUAT MEMBUAT itu semua dilakukan dengan se "izin Allah"
HILLMAN wrote:
Ya … iyalah masa ya …iyadong… :lol:

Anda samakan makna “membuat” kesesatan dengan MEMBUAT LEBAH dan BURUNG, tentu saja saya tertawa dan langsung menyelesaikan persoalan tanpa perlu menulis.


itu karna otak anda tidak bisa menjangkau kalau membuat kesesatan juga memerlukan kuasa, padahal dalam keimanan antum pun ada istilah "kuasa gelap"...itu lah akibat dari penyempitan pembuluh otak yang membatasi urusan kekuasaan hanya sebatas urusan "cipta mencipta burung" saja.

HILLMAN wrote:Baca kembali Al Quran anda, iblis tidak pernah menerima izin Allah. Iblis melakukan penyesatkan kepada manusia karena memberontak dan marah kepada Allah.

Jadi siapakah “sosok” yang menambahkan ayat-ayat yang memberi kekuasaan kepada iblis itu ?


begitulah jadinya kalau membaca Qur'an cuma mengorek ngorek urusan burung saja...

padahal diatas pun udah di kasi ayatnya :

Saba' 21 :
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu




Kre-setan wrote:bukankah kalimat ini sudah jelas "mengkafirkan" anda yang meng-ilahkan Isa :


Al-Maidah : ayat 72-75 :

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.


pembahasan tidak perlu antum lebarkan ke masalah siapa orang pertama (pembicara di ayat itu) karna bisa berujung ke pelebaran masalah...yang perlu antum lihat kalimat yang ana merahi itu, apa kurang jelas artinya ?? atau ini trik trik antum lagi melarikan topik masalah ??
HILLMAN wrote:
Anda tidak menjawab pertanyaan saya mengenai ayat yang anda bawa, tetapi baiklah saya nyatakan saja bahwa ayat tersebut merupakan bukti pertentangan anta ayat yang satu dengan ayat yang lain di dalam Al Quran,

Dan saya berikan contoh bagaimana kemungkinan ayat tersebut adalah ayat tambahan yang merupakan ucapan dari “sosok” selain firman Allah.

Contoh :

[QS 115:115] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:, "Sesungguhnya Hajar Aswad adalah Yaminullah" dan ber-istilam padanya, padahal Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak mengampuni dosa mempersekutukan Aku dengan sesuatu apapun, dan Aku mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang Ku-kehendaki. Barangsiapa yang mempersekutukan sesuatu dengan-Ku, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. " Diharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.


Atau dapat juga ayat yang “akan” mendapat tambahan demi membenarkan perbuatan “junjungan”nya, contohnya.


[QS 4:3] Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat, terkecuali untuk nabi atau rasul kawinilah lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sebelas atau dua belas. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil , maka (kawinilah) seorang saja , atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.


Jika anda mau menggunakan akal dan pikiran anugerah dari Allah untuk menguji iman anda, maka anda akan dapat membedakan kalimat dari Allah dan kalimat yang datang dari "sosok" lain dalam ayat-ayat Al Quran.

Salam bagi semua orang yang mau berpikir.


sudah saya katakan, tidak perlu memperdebatkan siapa "sosok" yang berbicara di ayat itu...YANG JELAS AL QURAN MENGKAFIRKAN ANDA YANG MENGILAHKAN ISA, terlepas apakah anda menganggap al quran ucapan Allah, Muhammad, atau setan.

siapapun sosok pembicara di ayat itu TETAP tidak akan merubah fakta bahwa Al Quran MENGKAFIRKAN anda yang meng-ilahkan Isa, faham ?? jadi arah pembelaan anda ngawur.
User avatar
Kre-setan
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1107
Joined: Thu Jun 02, 2011 1:39 pm

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby duren » Wed Apr 11, 2012 10:15 pm

Kre-setan wrote:siapapun sosok pembicara di ayat itu TETAP tidak akan merubah fakta bahwa Al Quran MENGKAFIRKAN anda yang meng-ilahkan Isa, faham ?? jadi arah pembelaan anda ngawur.

Apa masalahnya klo di kafir kan oleh Quran ... malah terasa mangkin keren lah :lol:
User avatar
duren
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 11106
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby Captain Pancasila » Wed Apr 11, 2012 10:25 pm

Captain Pancasila wrote:yaitu sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan akan nikmat kenabian! oh iya, kenapa ya, Nabi Isa yang sudah jelas masuk surga pun, masih saja berdoa seperti ini :

19:33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
:goodman:

HILLMAN wrote:Darimana asalnya ada kata semoga dalam ayat di atas ? Dapat anda tunjukan ?

والسلم waalssalaamu = dan kesejahteraan
علي 'alayya = atasku
يوم yawma = hari
ولدت wulidtu = aku dilahirkan
ويوم wayawma = dan hari
أموت amuutu = aku meninggal
ويوم wayawma = dan hari
أبعث ub'atsu = aku dibangkitkan
حيا hayyaan = hidup

Salam bagi semua orang yang berpikir.

di tafsir ini, bukan cuma "semoga"nya aja yang nggak ada, tetapi juga "dilimpahkan"nya, walaupun begitu tetap saja tafsirnya sealiran :
وَ السَّلامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ
"'Maka keselamatanlah atas dinku dihari aku dilahirkan." (pangkal ayat 33).

Janganlah sampai kekurangan suatu apa hendaknya, karena lahirku ganjil, lain dari yang lain.

وَ يَوْمَ أَمُوتُ
"Dan di hari aku mati," kelak jangan sampai menjadi fitnah.

وَ يَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
"Dan di han aku akan dibangkitkan hidup kembali." (ujung ayat 33).

Yaitu di hari akhirat kelak. Karena tiap-tiap makhluk Allah akan dihidupkan kembali, kehidupan yang kekal di hari kiamat. Sedangkan kiamat itu sendiri artinya ialah bangun. Maka Nabi Isa Almasih memohonkan kepada Tuhan agar dia selamat dalam tiga pergantian hidup itu :

(1) di hari dia mulai terbuka mata menghadapi hidup di dunia.
(2) di alam kubur selepas maut, yang dinamai juga Alam Barzakh
(3) di hari kiamat seketika dibangkitkan kembali.

Sekianlah perkataan Isa Almasih yang masih dalam buaian ibunya itu. Sesudah selesai bercakap itu dia pun menyusu, kembali seperti biasa anak kecil. Demikian menurut riwayat dari al-Kalbi.

Dalam hal ini terdapat juga perselisihan penafsiran di antara ahli-ahli tafsir. Ada yang mengatakan bahwa dia bercakap demikian ialah sesudah dia besar. Kata mereka tidaklah mungkin di masa kecilnya itu dia bercakap mengatakan dia menjadi Nabi diutus Tuhan. Kata mereka, manakan tahu anak kecil bahwa dia diutus Allah menjadi Rasul.

Tetapi dalam sebuah Hadits yang dirawikan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, ada tersebut bahwa Rasulullah ada menjelaskan bahwa anak kecil yang masih dalam buaian yang ditakdirkan Allah dapat bercakap itu hanya tiga orang. satu di antaranya ialah Saiyidina Isa Almasih.

yaitu, doa Nabi Isa kepada Tuhannya! :turban:
User avatar
Captain Pancasila
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3503
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby walet » Thu Apr 12, 2012 12:40 am

walet wrote:Buat apa yah Shalawat?

yaitu sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan akan nikmat kenabian! oh iya, kenapa ya, Nabi Isa yang sudah jelas masuk surga pun, masih saja berdoa seperti ini :
19:33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.

Captain Pancasila wrote: :goodman:


Ya Allah curahkan rahmat dan keselamatan
Bagi Nabi junjungan kami Muhammad
Selamanya di dalam keabadian
Kekekalan kerajaanmu ya Allah
walet
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5973
Images: 16
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby zinah » Thu Apr 12, 2012 9:39 am

Captain Pancasila wrote:maaf kalau saya merusak "mimpi indah" anda!


saya tidak sedang bermimpi kok tapi kenyataannya memang begitu :lol:
bahkan kamu tidak sanggup menjawab pertanyaanku yg ada tanda tanyanya bukan,?kamu hanya asbun

semua nabi itu dosanya diampuni, jadi entah itu sudah pernah berdosa atau tidak, hasil akhirnya selalu sama : semua nabi selalu wafat dalam keadaan tanpa dosa!

bisa kamu lampirkan buktinya yg akurat kalau muhamad dosanya diampuni dan pasti ke surga,silahkan jangan hanya argument pribadimu sendiri yg belum tentu benar.emang yg cipta quran kamu/kamu muhamad kok yakin banget g berdasar.

Semua Manusia Termasuk Muhammad Berdosa
Tentu tidak ada manusia yang tidak berdosa. Semua manusia yang pernah ada di muka bumi ini pasti pernah melakukan dosa. Baik itu dosa kecil, besar, disengaja, maupun tidak.
Demikian halnya Muhammad. Dengan jelas Al-Quran mencatat bahwa Dia juga berdosa: “Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan ni’mat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus” (Qs 48:2)
“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Hak) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu (Muhammad) dan bagi (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan . . .” (Qs 47:19)
Makam Muhammad di Madinah juga merupakan satu bukti bahwa dia benar berdosa. Sebab, bila Dia tidak berdosa, jelas Allah akan langsung mengangkatnya ke sorga.
Pertolongan Tuhan Untuk Mengampuni Dosa
Setiap orang berdosa membutuhkan kasih karunia Allah untuk mengampuni dosa-dosanya. Sepertinya hal ini juga berlaku pada Muhammad. Doa shalawat yang selalu dipanjatkan pengikutnya memperkuat pernyataan tersebut. “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (Qs 33:56)
Demikianlah, setiap manusia, termasuk Muhammad, membutuhkan pertolongan agar dapat diampuni dosa-dosanya. Setiap usaha telah dilakukan manusia agar dosa-dosanya dapat terampuni, namun semuanya sia-sia. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” (Injil, Surat Efesus 2:8-9)
Pembawa Syafaat Yang Suci, Nabi yang Tidak Berdosa
Al-Quran dan Injil telah menjelaskan bahwa setiap manusia, termasuk Muhammad, berdosa. Al-Quran juga menjelaskan bagaimana Muhammad membutuhkan dosa syafaat dari umatnya.
Walaupun Al-Quran mengatakan bahwa setiap manusia berdosa, pada ayat lain, Al-Quran juga menjelaskan ada satu Pribadi yang tidak berdosa, “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19).
Isa Al-Masih, yaitu Kalimat Allah, satu-satunya Pribadi yang suci. Dan, kata “suci” itu hanya ditujukan bagi-Nya.
Karena Isa Al-Masih adalah suci, Dia tidak berdosa. Sehingga Dia tidak memerlukan pertolongan dari Allah untuk mengampuni dosa-dosa-Nya. Juga Dia tidak memerlukan doa syafaat dari pengikut-Nya. Sebaliknya, justru Dia yang membawa syafaat bagi pengikut-Nya. Mendoakan mereka, agar mereka memperoleh hidup kekal dan keselamatan (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:1-26). Isa Al-Masih sendirilah yang memberikan keselamatan sorgawi itu (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:24, 5:28 14:1-3, 14:6; Lukas 23:43).
Isa Al-Masih adalah Jalan menuju pada Kemuliaan Allah. Dengan menerima Dia sebagai Juruselamat, maka setiap manusia juga nabi dapat kembali pada Kemuliaan Allah. Dia datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa mereka.
User avatar
zinah
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 69
Joined: Tue Mar 13, 2012 11:57 am

Re: AL QURAN : APAKAH NABI ISA AS = ALLAH?

Postby zinah » Thu Apr 12, 2012 11:01 am

CP:yang ada hanya nubuatan, kesaksian nabi Isa di hari kiamat kelak :

kedatangan-dajjal-imam-mahdi-dan-nabi-isa-t31569/
Pengertianmu yg amat keliru lihat2 lagi tujuan Isa datang apa?
nabi Muhammad wafat karena sakit! dan kelak, akan masuk surga tentunya
:
Baca disini penyebab kematian muhamad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/w ... edirect=no
User avatar
zinah
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 69
Joined: Tue Mar 13, 2012 11:57 am

PreviousNext

Return to Quran & ISA Almasih, Injil



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users