. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby ki_sabdopalon » Fri Mar 06, 2009 11:52 am

Sampai saat ini orang tidak juga menyadari bahwa ajaran islam sangat bertentangan dengan Pancasila terutama sila ke 2 Kemanusiaan yang adil dan berabad.

Ajaran islam bukan hanya mengajarkan kekerasan tapi lebih buruk lagi memerintahkan orang agar melakukan kekerasan. Hukum syariah yang diajarkan islam sangat tidak manusiawi dan tidak mencerminan kemanusiaan yang adil dan beradab seperti hukum rajam, potong tangan dll.

Ajaran islam ini penuh dengan kebencian. Tuhannya islam allah penuh dengan rasa dendam dan kebencian pada siapapun yang tidak menyembahnya. Islam bukan hanya mengajarkan membenci, memusuhi dan merendahkan penyembah selain allah, tapi juga penyembah allah seperti mereka tetapi berbeda aliran seperti sunni, syiah, ahmadiyah dll. Mereka saling menyalahkan dan mengklaim bahwa ajaran mereka sendiri paling benar. Di negara-negara lain, penganut islam beda aliran ini bahkan sudah saling membunuh. Ajaran islam hanya akan menjadi sumber permusuhan, perpecahan, kekerasan dan kehancuran. Ajaran seperti ini tidak boleh ada di bumi Indonesia.

Saya menghimbau mereka yang masih ragu-ragu dan masih bertanya-tanya apakah islam itu benar atau tidak? Apakah nanti setelah mati ada malaikat yang mengecek mereka sudah sholat atau tidak? Apakah nanti di hari kiamat semua manusia dikumpulkan di padang mahsyar yang panas dan hanya yang beragama islam yang terlindung? Apakah hanya orang islam yang masuk surga sedang selain islam masuk neraka?

SAYA TEGASKAN DAN PASTIKAN DI SINI BAHWA SEMUA DONGENG DI ATAS HANYALAH BOHONG BELAKA. DONGENG-DONGENG DI ATAS ADALAH CERITA-CERITA KHAYALAN YANG SENGAJA DIBUAT UNTUK MENEROR ANDA SECARA PSIKOLOGIS AGAR ANDA TIDAK MEMPERTANYAKAN AJARAN ISLAM APALAGI SAMPAI MURTAD.
SAYA MEMANG TIDAK BISA MENGAJAK ANDA KE ALAM ORANG MATI (ANDA HARUS BELAJAR SENDIRI DENGAN SEMEDI) TAPI DENGAN AKAL SEHAT SAJA KITA BISA TAHU BAHWA ISLAM MENGAJARKAN BANYAK KEBOHONGAN.

Agar akal anda berfungsi baik pertanyakan hal-hal berikut:
1. Kalau islam adalah satu-satunya ajaran yang benar, kenapa banyak orang dengan keyakinan lain bisa jadi orang baik-baik?
2. Kenapa orang islam yang sungguh-sungguh menjalankan islam secara penuh jadi kelihatan seperti penjahat, suka kekerasan bahkan pembunuh berdarah dingin seperti Amrozi, bukannya jadi orang yang lebih baik?
3. Kenapa orang kafir lebih menjunjung hak-hak manusia yang wajar, hak-hak wanita, toleransi, kemanusiaan dll daripada orang islam?
4. Kenapa orang kafir hidupnya lebih maju sedang orang islam tidak maju-maju kecuali bula berpikir dan berperilaku seperti orang kafir?
5. Kenapa orang kafir hidupnya lebih damai dan bahagia tidak terbebani dengan berbagai kewajiban dari Tuhan mereka daripada orang islam yang hidupnya setiap hari selalu merasa terancam teror siksaan neraka dari allah?

ISLAM BERTENTANGAN DENGAN PANCASILA. ITU BERARTI ISLAM HARUS LENYAP DARI BUMI INDONESIA.
ki_sabdopalon
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 188
Joined: Wed May 17, 2006 8:08 pm
Location: Jawa

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby Bigman » Fri Mar 06, 2009 8:28 pm

Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila:

Kepercayaan dasar Islam dapat ditemukan pada dua kalimah shahādatāin ("dua kalimat persaksian"),
yaitu "Laa ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah"
— yang berarti "Tiada Tuhan selain Allah,

Kalo nonton TV-tv di Indonesia, +/- pk. 18:00,
muncul kalimat "Tiada Tuhan selain Allah" !
Tetapi dalam Panca Sila, Sila pertama adalah KETUHANAN YANG MAHAESA,
Apa tidak bertentangan /kontradiksi tuh kalimat ?

Sila Pertama PancaSila
KETUHANAN YANG MAHAESA,
islam: TIADA TUHAN .......

Artinya :
KETUHANAN YANG MAHAESA, tetapi tuhannya tidak ada !


Agama islam cukup nyata dan jelas mengacaukan Sila Pertama dari Pancasila.

Trim's.
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3179
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby d'bLax » Fri Mar 06, 2009 8:37 pm

:green: :lol:

KETUHANAN YANG MAHA ESA TAPI TUHANNYA ADA ...

Tidak perlu dilanjut, nanti Moderator ngambek.
d'bLax
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1438
Joined: Tue May 20, 2008 10:46 pm
Location: Makassar

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby Bigman » Fri Mar 06, 2009 8:48 pm

d'bLax wrote: :lol:
KETUHANAN YANG MAHA ESA TAPI TUHANNYA ADA ...

Tidak perlu dilanjut, nanti Moderator ngambek.

@d'bLax,
emangnya kenapa ngambek, takut dibahas ya ?


Sila Pertama PancaSila
KETUHANAN YANG MAHAESA,
islam: TIADA TUHAN .......
Artinya :
KETUHANAN YANG MAHAESA, tetapi tuhannya tidak ada !
Agama islam cukup nyata dan jelas mengacaukan Sila Pertama dari Pancasila.

:rofl:
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3179
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby d'bLax » Fri Mar 06, 2009 8:54 pm

:green: :lol: :roll:
d'bLax
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1438
Joined: Tue May 20, 2008 10:46 pm
Location: Makassar

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby Bigman » Sat Mar 07, 2009 12:22 am

@d'bLax,
ente cuma bisa begitu doang ?

Disini-khan tempat belajar agama Islam yang bener,
maksud ente, cuma mengalihkan perhatian dari
Thread: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila !
Trim's.
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3179
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby endfinal » Sat Mar 07, 2009 6:28 am

gimana dengan sila : Persatuan Indonesia? apakah islam mempersatukan indonesia?? kita yang beraneka suku dan bahasa, oleh islam diberangus jadi bangsa arab dan bahasa arab.

islam adalah ancaman bagi persatuan indonesia
endfinal
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4000
Joined: Tue May 16, 2006 4:50 pm

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby d'bLax » Sat Mar 07, 2009 8:04 am

Saya masih bisa berbahasa Indonesia.
d'bLax
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1438
Joined: Tue May 20, 2008 10:46 pm
Location: Makassar

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby Murtadiningrat » Sat Mar 07, 2009 2:57 pm

sarapanbabidottv wrote:
Cie dah ketauan ajarannya melanggar sila pertama langsung pura2 ngingetin...

PANCASILA...
1. Ketuhanan Yang Maha Tiga...

:lol: :lol: :lol:


Yah masih mending lah ada Pancasila , daripada sila ke satu diubah menjadi :

1.Tiada Tuhan yang patut disembah kecuali Batu hitam dan batu V4gina Hajar aswad !

Apa kagak ngeri tuh ?
User avatar
Murtadiningrat
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 704
Joined: Mon Jan 05, 2009 8:54 am

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby Bigman » Sat Mar 07, 2009 3:12 pm

Bro Murtadiningrat, apa kabar ?

Bro Babi, ente nyiptain agama baru lagi ?
Seumur hidup gw baru denger "Ketuhanan Yang Maha Tiga".

Tapi ciptaan ente masih lebih bagus dari islam, karena masih mengakui adanya Tuhan !
Cuma salah tafsir doang ! :rofl:
Engga sampai bertentangan dengan Sila I dari PancaSila, karena masih mengakui adanya Tuhan.
Islam-khan tiap hari:
Tiada Tuhan,... Tiada Tuhan,... Tiada Tuhan,... terus menerus,
trim's.
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3179
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby supercabe » Fri Mar 20, 2009 12:37 pm

udah lama jg saya ngga ke forum ini.
memang FFI ngangenin :)

begitu buka, mata saya langsung tertuju pada judul thread ini.
begitu menariknya, sampe2 saya ngga tahan untuk menulis.

tanggapan saya atas thread ini,
saya sangat setuju, bahwa ajaran Islam, atau lebih ngena nya, Islam bukan saja bertentangan dengan pancasila, tapi juga bahkan sangat mengancam otoritas, stabilitas dan kedaulatan negara, dimana islam ada!

“Menegakkan Din Allah” Sebuah Ancaman Terhadap Dunia

Sebelum kita tahu, bagaimana Islam itu saya anggap sebuah ancaman, baiknya kita tahu dulu apa arti istilah "DIN".

Pengertian "DIN"
Sumber: Dasar-dasar Islam
oleh : Abul A’La Maududi.

...Apabila anda menghambakan dan menghinakan diri (sub-servience) kepada seseorang yang mengaku sebagai pemerintah anda, maka hal itu berarti anda telah menerima dinnya..

Setelah itu ia menjadi pemerintah (ruler) anda, dan anda menjadi rakyatnya.

Perintah-perintah dan peraturan-peraturan yang dibuatnya menjadi hukum dan syari'ah bagi anda. Apabila anda memberikan kepadanya apa yang dimintanya, melaksanakan apa pun yang diperintahkannya, tidak melakukan apa yang dilarangnya, bekerja dalam batas-batas yang telah ditetapkan untuk anda, mengikuti arahan-arahannya,dan menerima keputusan-keputusannya yang bersangkutan dengan hubungan timbal-balik antara anda semua, urusan-urusan bisnis anda, perkara-perkara kehakiman dan hukuman anda... maka sikap anda separti itu dinamakan penghambaan atau 'ibadat...."


Dari penjelasan ini jelaslah bahwa "din" sesungguhnya adalah pemerintahan.

Syari'at

Syari'ah adalah undang-undang dan hukum, sedangkan 'ibadat adalah sikap menurut kepada undang-undang dan hukum-hukumnya. Barangsiapa yang anda terima sebagai pemerintah dan anda menyatakan tunduk kepadanya, berarti anda telah ber”din” kepadanya, atau masuk ke dalam dinnya. Apabila pemerintah anda adalah Allah, berarti anda telah memasuki din Allah. Apabila pemerintah anda seorang raja, berarti anda memasuki din raja itu. Apabila pemerintah anda adalah suatu bangsa lain yang tertentu, berarti anda memasuki din bangsa itu.

Dan apabila pemerintah anda adalah bangsa anda sendiri atau perwakilan bangsa anda, maka anda telah masuk ke dalam din rakyat negeri anda.


Singkatnya, siapa pun atau apapun yang menguasai belenggu kepatuhan yang melingkar di leher anda, berarti ia telah menguasai anda dalam dinnya., dan barangsiapa yang anda mematuhi undang-undang dan hukum-hukumnya, berarti anda ber'ibadat kepadanya.

TIDAK ADA DUA "DIN" BAGI SEORANG MANUSIA
Setelah memahami masalah tersebut, anda tentu akan dengan mudah boleh memahami kenyataan bahwa bagi seorang manusia sama sekali tidak mungkin ada dua din, karena dari pelbagai din yang ada, anda hanya boleh mengikuti satu saja. Dan dari berbagai objek penyembahan dan pemujaan, anda hanya mungkin mengambil satu saja sebagai Tuhan anda.

Mungkin anda akan mengatakan bahwa ada cara lain selain itu - bahwa dalam masalah iman, kita menerima satu penguasa dan pemerintah, sedang dalam kenyataan hidup, kita mematuhi penguasa dan pemerintah yang lain; kita memuja dan menyembah yang satu, sementara kita menghamba kepada yang lain; kita menyatakan iman kepada satu hukum dan undang-undang, sedang dalam praktik masalah-masalah hidup, kita diatur oleh hukum dan undang-undang yang lain.

Terhadap hal ini saya katakan: "Tidak syak lagi hal itu boleh dilakukan, dan memang sedang dilakukan.

Tetapi ini adalah sirik, dan sirik ini adalah kebathilan yang nyata. Sebenarnya, yang boleh disebutkan din anda hanyalah din yang berasal dari siapa yang benar-benar anda patuhi.
Bukankah merupakan kepalsuan yang nyata apabila anda menyatakan bahwa penguasa dan pemerintah anda adalah X dan mengakui din anda adalah dinnya, sedangkan anda tidak mematuhinya?

SETIAP "DIN" MENGHENDAKI KEKUASAAN
Jika masalah ini telah anda fahami benar-benar, maka fikiran anda dengan sendirinya akan sampai kepada kesimpulan yang pasti dan tidak boleh diperselisihkan, bahwa din apa pun juga yang ada, ia tentu menghendaki kekuasaan. Mungkin din itu adalah din rakyat atau din raja-raja, atau kaum komunis, atau din Tuhan, atau apapun juga yang lain.

Bagaimanapun, setiap din memerlukan pemerintahan sendiri untuk menegakkan dirinya.

Kerana itu setiap din, sesuai dengan sifatnya yang asli, menuntut pemerintahan sendiri, dan suatu din hanyalah dimaksudkan untuk tujuan semata-mata agar hanya dialah sajalah yang menjadi objek peng'ibadatan, penghambaan penganut-penganutnya, dan syari'ahnya sahajalah yang diberlakukan.

Pengertian Islam
Islam berarti Kepatuhan, Taat, Memasrahkan diri, kepada Allah dan hukumNya melalui Alquran dan bimbingan Nabi. (Dasar-dasar islam abul A’la Maududi – Hal. 24)

Pengertian Muslim
Muslim adalah seseorang yang telah menerima Islam sebagai agamanya., bukan hanya menerima tetapi juga melaksanakan segala ketetapan Allah dan Sunnah Nabi. Ketika seorang mengucapkan kalimat syahadat, berarti orang itu telah mengakui bahwa satu-satunya hukum yang harus dipatuhi adalah hanyalah Hukum Allah, pemerintahnya hanya Allah, dengan kata lain bahwa kebenaran mutlak hanyalah menurut Allah dan RasulNya (Hal - 26).

Pengertian Kufr/kafir
Kufr adalah penolakan seseorang untuk patuh kepada Allah, menolak untuk melaksanakan perintah-perintah Allah, sistemNya, dan hukum-hukumNya.

“…barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang kafir (Al-Maidah, 5:44).”

Din Islam
Inilah tepatnya kedudukan din Islam. Dasar dari din ini adalah bahwa hanya Allahlah Pemilik negeri dan Yang Berdaulat atas seluruh ummat manusia. Jadi, hanya Dia sajalah yang harus dipatuhi dan diabdi, dan seluruh masalah hidup manusia haruslah dilaksanakan menurut syari'ahNya. Prinsip, bahwa Allahlah yang memegang pemerintahan tartinggi, yang dinyatakan Islam bertujuan semata-mata agar hanya kehendak Allah sahajalah yang berlaku di dunia ini.

Pengadilan haruslah dilaksanakan menurut syari'ahNya, dan kehakiman serta penguatkuasaan mestilah mengeluarkan perintah dan keputusan sesuai dengan perintahNya. Transaksi-transaksi kewangan mesti dilaksanakan sesuai dengan hukum-hukum dan syari'ahNya.

Pajak mesti dipungut menurut pengarahanNya dan dipergunakan untuk hal-hal yang telah ditetapkanNya. Pegawai negeri dan Angkatan Bersenjata mesti bekerja sesuai dengan perintahperintahNya, sementara seluruh kuasa, tenaga kerja dan usaha-usaha rakyat harus dipergunakan pada jalanNya. Selanjutnya, hanya Allah sahaja yang harus ditakuti, kesolehan dan kebajikan mestilah dilaksanakan sebagaimana telah diajarkan olehNya.

Seluruh warga negara harus patuh dan menghamba hanya kepada-Nya saja. Dan semua orang harus setia kepadaNya saja.

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepadaNya dalam (menjalankan) agama dengan lurus....."
(Al-Qur'an, al-Bayyi-nah, 98: 5)

"Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (al-Qur'an) dan din yang benar untuk dimenangkanNya atas segala din, walaupun orang-orang yang musyrik tidak menyukai."
(Al-Qur'an, at-Taubah, 9:33)
"...Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah, Dia telah rnemerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia...." (Al-Qur'an, Yusuf, 12:40)

"...Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh, dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadat kepadaTuhannya." (Al-Qur'an, al-Kahfi, 18:110)

"Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu?
Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut. itu. Dan kami tidak mengutus seorang rasul, melainkan untk dita'ati dengan seizinAllah..." (Al-Qur'an, an-Nisa', 4:60,64)

Kesimpulan sementara :
Seorang dapat dikatakan sebagai Muslim jika ia mentaati Din Allah diatas Din Pemerintahan.

Dasar Pemikiran
Dibelahan dunia manapun, Islam sudah merambah. Data statistik menyebutkan bahwa angka populasi Islam meningkat menjadi hampir 1,8 M jiwa. Saya ingin mengajak anda sekalian untuk berpikir mengenai bahaya Islam untuk Kehancuran negara-negara, sungguh sangatlah besar. Untuk itu mari kita lihat satu persatu ancaman tersebut.

1. Din Islam mengancam stabilitas Negara-negara berdaulat diseluruh dunia.

Ciri Negara berdaulat adalah memiliki hukum dan perangkat aturan yang mengatur berbagai segi kehidupan warganya. Masalahnya adalah terkadang kita menjumpai kasus-kasus dimana Hukum-hukum/“Din” Negara berbenturan dengan Hukum/Din Islam.

Larangan Jilbab di Inggris & Perancis

Muslim seperti kebakaran jenggot ketika pemerintah Inggris dan Prancis mengeluarkan peraturan baru yang melarang setiap siswa dan siswi sekolah umum untuk mengenakan atribut agama, seperti jilbab bagi wanita, kalung salib maupun tupi buat Yahudi. Bagi Yahudi-Kristen mereka dapat menerimanya dengan lapang dada. Sebaliknya bagi kalangan Islam, mereka bereaksi keras, bahkan sampai berdemo.
Pertanyaan: Kenapa mereka tidak bisa menerima peraturan yang dikeluarkan pemerintah tersebut dengan lapang dada seperti umat beragama lainya?
Jawaban : Karena Din Islam mewajibkan pemakaian atribut itu, seperti yang sudah disinggung diatas, seorang muslimah yang patuh harus mentaati ketentuan itu diatas ketentuan-ketentuan lainnya.
Dengan kata lain Aturan yang dibuat Negara boleh dibuang ke tong sampah [size]JIKA[/size] bertentangan dengan Hukum/Din Allah.
Sebaliknya di Saudi atau Iran tidak ada satu tempatpun yang membiarkan kaum wanita apapun agamanya untuk tidak mengenakan jilbab kecuali di rumahnya sendiri.
Sekarang sebenarnya persoalan tersebut simple saja, bila memang seseorang ingin tinggal di suatu negara, atau berada disebuah institusi, ia juga harus mengikuti aturannya, sebaliknya bila mereka tidak suka dengan aturanya ya mbok jangan tinggal disitu dong, silahkan angkat kaki!
Ini berlaku juga bagi manusia yang ngotot pakai jilbab di sekolah negeri di Inggris maupun Prancis, jika mereka nggak setuju dengan peraturan tersebut ya jangan sekolah di sekolah tersebut, pindah aja ke sekolah muslim yang membolehkan untuk memakai jilbab, kan beres.
Sama dengan wanita yang menolak memakai Jilbab, jangan tinggal di Saudi atau Iran. Silahkan aja migrasi dari negara tersebut carilah negara demokratis seperti Amerika Serikat, Eropa barat, Indonesia atau Singapura. Tapi jika ngotot tinggal di dua negara tersebut ya terima resikonya. Ngga usah merengek-rengek kayak bocahlah :lol:

Insiden Monas 1 Juni 2008
Masih segar diingatan kita mengenai Insiden monas 1 Juni 2008, dimana FPI sekali lagi melakukan tindakan anarkis dan tidak menghormati hukum positif Indonesia. Akar persoalannya adalah bahwa Pemerintah tak kunjung mengeluarkan surat keputusan bersama tentang pelarangan Ahmadiyah.
Masalahnya adalah, disini isu Ahmadiyah belum masuk dalam ranah Hukum positif Indonesia, tapi FPI terus memaksa pemerintah untuk segera membubarkan Ahmadiyah! (Lho)…Alasannya adalah bahwa Ahmadiyah tidak sesuai dengan ketentuan hukum/din atau syariat Islam!
Sekali lagi kita lihat betapa Din Islam seringkali berbenturan dengan Din/hukum Pemerintah yang berdaulat diberbagai belahan dunia.



2. Din Islam mengancam rasa patriotisme

Larangan Upacara Bendera
Para ulama ahlussunnah di Lembaga kajian dan fatwa di Saudi telah jelas-jelas mengharamkan upacara bendera. Terbukti upacara bendera juga dapat mengarah ke syirik yaitu memuja sesuatu selain Allah. Kutipan fatwa dari Lajnah Da'imah tentang larangan upacara bendera.
Pertanyaan :
Lajnah Da'imah Lil Buhuts Al-Imiah Wal Ifta ditanya : Apakah boleh berdiri untuk lagu kebangsaan dan hormat kepada bendera ?

Jawaban :
Tidak boleh bagi seorang Muslim berdiri untuk memberi hormat kepada bendera dan lagu kebangsaan. Ini termasuk perbuatan bid'ah yang harus diingkari dan tidak pernah dilakukan pada masa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ataupun pada Al-Khulafa Ar-Rasyidun. Ia juga bertentangan dengan tauhid yang wajib sempurna dan keikhlasan di dalam mengangungkan hanya kepada Allah semata serta merupakan sarana menuju kesyirikan.

Disamping itu, ia merupakan bentuk penyerupaan terhadap orang-orang kafir, mentaklid tradisi mereka yang jelek serta mengikuti mereka dalam sikap berlebihan terhadap pemimpin dan protokoler-protokoler resmi. Padahal Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang kita berlaku sama seperti mereka atau menyerupai mereka.

Larangan menghormati bendera bagi seorang tentara

Pertanyaan :
Lajnah Da'imah Lil Buhuts Al-Imiah Wal Ifta ditanya : Apa hukumnya menghormati bendera yang berlaku di kemiliteran dan menghormati atasan serta hukum mencukur jenggot?

Jawaban :
Tidak boleh hukumnya menghormati bendera karena itu merupakan bid'ah. Dalam hal ini, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Barangsiapa yang mengada-ada di dalam urusan kami ini (din ini) sesuatu yang tidak terdapat di dalamnya, maka ia tertolak" [Shahih Bukhari, kitab Ash-Shulh, no. 2679 : Shahih Muslim, kitab Al-Aqdhiyah no. 1718]
(Diambil dari buku Al-Fatawa Asy-Syar'iyyah Fi Al-Masa'il Al-Ashriyyah Min
Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Edisi Indosia Fatwa-Fatwa Terkini, Terbitan
Darul Haq)

luar biasa Islam ini :)

3. Din Islam mengancam Kebudayaan Diseluruh Dunia
- Ancaman akan punahnya Ruwatan
Ruwatan adalah satu upacara kepercayaan yang diyakini sebagai membuang sial yang disebut sukerto atau penderitaan. Islam tidak membolehkannya, karena masuk kategori upacara ibadat kafir, dan Thiyarah. Pengertian Thiyarah :
Tathoyyur atau Thiyaroh adalah merasa bernasib sial, atau meramal nasib buruk karena melihat burung, binatang lainnya, atau apa saja.

Abu Dawud meriwayatkan hadits marfu' dari Ibnu Mas'ud ra: "At-thiyarotu syirkun, at-thiyarotu syirkun wamaa minnaa illa, walaakinnallooha yudzhibuhu bittawakkuli."

"Thiyarah adalah syirik, dan tiada seorangpun dari antara kita kecuali (telah terjadi dalam hatinya sesuatu dari hal ini), hanya saja Allah menghilangkannya dengan tawakkal kepada-Nya." (Hadits Riwayat Abu Daud).

Hadits ini diriwayatkan juga oleh At-Tirmidzi dengan dinyatakan shahih, dan kalimat terakhir tersebut dijadikannya sebagai ucapan dari Ibnu Mas'ud. (Lihat Kitab Tauhid oleh Syaikh Muhammad At-Tamimi, terjemahan Muhammad Yusuf Harun, cetakan I, 1416H/ 1995, halaman 150).

Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Ibnu 'Amr bahwa Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang mengurungkan hajatnya karena thiyarah, maka dia telah berbuat syirik." Para sahabat bertanya: "Lalu apakah sebagai tebusannya?" Beliau menjawab: "Supaya mengucapkan: Allahumma laa khoiro illaa khoiruka walaa thoiro illaa thoiruka walaa ilaaha ghoiruka.”

- Ancaman akan punahnya Kemben
Kemben adalah pakaian adat Jawa yang dikenakan wanita yang hanya sampai dada bawah leher, itu haram, karena tidak menutup aurat. Tapi kalau dilengkapi dengan kerudung, menutup seluruh tubuh dan juga menutup rambut kepala, maka tidak haram lagi, jadi boleh. Tapi masalahnya namanya bukan lagi kembenan. ](*,)

- Ancaman terhadap situs-situs kebudayaan bersejarah.
1. Candi Borobudur diharamkan
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 69b4d9cdf3
2. Candi borobudur di bom
21 Januari 1985 - terjadi serangan bom yang merusakkan beberapa stupa pada Candi Borobudur yang kemudian segera diperbaiki kembali. Serangan dilakukan oleh kelompok Islam ekstrem yang dipimpin Habib Husein Ali Alhabsyi.
http://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur
3. Patung Budha Raksasa Dihancurkan
"Pada bulan Maret 2001, peninggalan bersejarah umat Buddha di lembah Bamian dihancurkan. Dua patung Buddha raksasa yang setinggi bangunan lima tingkat, yang sudah berdiri disana 1500 tahun, dihancurkan menjadi keping-keping kecil..."
dll.
Nangis gue kalo ngeliat kelakuan muslim-muslim ini. Tapi bagaimanapun juga, tindakan mereka berdasarkan kepatuhan pada Din Islam ini.

4. Din Islam mengancam Kebebasan Beragama, termasuk mengganti agama lamanya.

Pasal 8 Deklarasi PBB
“Semua orang mempunyai hak atas kebebasan berpikir, berpendapat dan beragama, hak ini mengandung kebebasan untuk mengganti agama atau keyakinan begitu juga kebebasan menjalankan agama atau keyakinannya sendiri atau bersama, baik ditempat umum maupun dirumah sendiri baik ajaran, praktik pemujaan dan pelaksanaan ibadah.”
With thx to ali5196
Waktu negara-negara diseluruh dunia sibuk menandatangani deklarasi PBB tentang kebebasan beragama Justru negara-negara Islam seperti kebakaran jenggot. Pasalnya adalah kata-kata “Kebebasan untuk mengganti agama” ada didalam ketentuan itu.
Negara-negara yang menentang adalah : Mesir, Iran, Irak, Saudi Arabia, dan Syria yang memprotes keras dan menuntut agar artikel Pasal 8 Deklarasi PBB diamandemen. Menurut mereka dalam Islam tidak boleh pindah agama (Murtad), bahkan sanksi bagi mereka yang murtad diancam dengan hukuman mati!
Gampang melihatnya, bahwa praktek ini didasari pada kisah Islam pada abad-abad awal gerakan Islam mulai berkembang. Setelah Nabi Muhammad wafat banyak orang yang tadinya Muslim, kemudian Murtad, yang kemudian diperangi dan dibunuhi oleh khalifah atau penerus Nabi.


Din Islam tidak membolehkan muslim untuk mengganti agamanya.
Ali ra membakar orang-orang murtad
Imam Ahmad berkata, diriwayatkan dari Ikrimah: Sesungguhnya Ali ra membakar beberapa orang yang keluar dari Islam (para pengikut Abdullah bin Saba’, pen). Lalu khabar itu sampai kepada Ibnu Abbas, maka Ibnu Abbas berkata: Kalau aku, tidak akan membakar mereka dengan api. Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: “Laa tu’adzdzibuu bi’adzaabillaah” (janganlah kamu sekalian menyiksa dengan siksaan Allah), dan aku pernah membunuh mereka (yang murtad) karena sabda Rasulullah saw : “Man baddala diinahu faqtuluuhu” (Barangsiapa mengganti agamanya maka bunuhlah dia)”. Lalu khabar (ucapan Ibnu Abbas) itu sampai kepada Ali ra, maka ia berkata: waih (celaka, tapi ucapan ini tidak dimaksudkan sebagai do’a celaka ataupun kata-kata kasar, hanya ucapan biasa di Arab) ibu Ibnu Abbas.[1]

Imam Ahmad juga berkata, dari Abu Bardah, ia berkata: Mu’adz bin Jabal datang kepada Abu Musa di Yaman, maka dia dapati ada orang laki-laki di situ, kemudian Mu’adz berkata: Apa ini? Abu Musa menjawab: Orang ini dulunya beragama Yahudi, kemudian masuk Islam, kemudian kembali ke agama Yahudi lagi, dan kami menginginkannya untuk tetap Islam, sejak (ia katakan, saya kira) dua bulan. Maka Mu’adz berkata: Demi Allah! Saya tidak akan duduk sehingga kamu semua memotong lehernya, maka saya potong lehernya, maka Mu’adz berkata: “Allah dan Rasul-Nya telah memberi keputusan, bahwa sesungguhnya orang yang keluar dari agamanya bunuhlah dia”.

5. Din Islam Mengancam Manusia dan Kemanusiaan

- India di bawah kekuasaan Kekaisaran Islam Mughal 1526-1707 (thx to Adadeh)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=26217 .
- Pemboman kereta bawah tanah di Madrid pada tahun 2004.
- Peristiwa WTC 9/11.
- Dll
"Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah, dan supaya din itu semata-mata bagi Allah...." (Al-Qur'an, al-Anfal, 8:39)

Mengikuti keteladanan Muhammad

"Saya diperintahkan utk memerangi semua orang sampai mereka mengatakan 'la illaha illalah' " - Pidato perpisahan Muhamad, Maret 632— (Lihat juga Bukhari Vol. I, p. 13).


Sampai Kapan Wibawa pemerintah terus dirongrong?
Sampai kapan kebebasan dibelenggu?
Sampai kapan kita biarkan Islam membantai kita satu-persatu?
Sampai kapan kita biarkan kebudayaan dan situs-situs bersejarah digerogoti satu persatu?
Sampai kapan ancaman ini terus kita biarkan terjadi??

Sudah saatnya mengambil sikap! Mari kita tolak segala bentuk Pengislamisasian!
Maju terus FFI pantang mundur!!
User avatar
supercabe
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1112
Joined: Fri Nov 03, 2006 1:31 pm
Location: Dimana-mana hatiku senang

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby Iskariot » Mon Mar 23, 2009 5:21 pm

ki_sabdopalon wrote:Sampai saat ini orang tidak juga menyadari bahwa ajaran islam sangat bertentangan dengan Pancasila terutama sila ke 2 Kemanusiaan yang adil dan berabad.


Anda hidup di negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam, berarti dimana-mana atau tetangga anda yang Islam, apakah anda pernah melihat mereka tidak berprikemanusiaan dan tidak beradab........?
Lalu apa yang mereka lakukan sehingga anda mengatakan dan menuduh mereka sangat bertentangan dengan sila kedua dari Pancasila.......?
Siapa sebenarnya yang menemukan Pancasila, dan agamanya apa........?Kalau anda pernah sekolah pasti tahu.........

Tanpa kalian sadari.......Justru sila pertama dari Pancasila yang bertentangan dengan ketuhanan dan ajaran trinitas.......
Ketuhanan Yang Maha Esa artinya menuhankan Tuhan yang esa /satu, bukan menuhankan Tuhan yang tiga......

ki_sabdopalon wrote:]Ajaran islam bukan hanya mengajarkan kekerasan tapi lebih buruk lagi memerintahkan orang agar melakukan kekerasan. Hukum syariah yang diajarkan islam sangat tidak manusiawi dan tidak mencerminan kemanusiaan yang adil dan beradab seperti hukum rajam, potong tangan dll.


Di negara-negara Arab, bila tiba waktunya sholat........ para pedagang...... dagangannya hanya ditutupi plastik, lalu ditinggal pergi ke mesjid untuk menunaikan sholat.......... gak ada maling.......

ki_sabdopalon wrote:Ajaran islam ini penuh dengan kebencian. Tuhannya islam allah penuh dengan rasa dendam dan kebencian pada siapapun yang tidak menyembahnya. Islam bukan hanya mengajarkan membenci, memusuhi dan merendahkan penyembah selain allah, tapi juga penyembah allah seperti mereka tetapi berbeda aliran seperti sunni, syiah, ahmadiyah dll. Mereka saling menyalahkan dan mengklaim bahwa ajaran mereka sendiri paling benar. Di negara-negara lain, penganut islam beda aliran ini bahkan sudah saling membunuh. Ajaran islam hanya akan menjadi sumber permusuhan, perpecahan, kekerasan dan kehancuran. Ajaran seperti ini tidak boleh ada di bumi Indonesia.


Dapatkah anda memberikan salah satu contoh dari ajaran Islam yang penuh kebencian, sumber permusuhan, perpecahan, kekerasan dan kehancuran......?
Apakah semua itu anda telah alami di Indonesia yang penduduknya mayoritas Islam........?
Bandingkan dengan Matius 5:43 : "Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan BENCILAH MUSUHMU....
Lihat juga dan baca Matius 10:34-36............

ki_sabdopalon wrote:Saya menghimbau mereka yang masih ragu-ragu dan masih bertanya-tanya apakah islam itu benar atau tidak? Apakah nanti setelah mati ada malaikat yang mengecek mereka sudah sholat atau tidak? Apakah nanti di hari kiamat semua manusia dikumpulkan di padang mahsyar yang panas dan hanya yang beragama islam yang terlindung? Apakah hanya orang islam yang masuk surga sedang selain islam masuk neraka?


Yah...... kita lihat sajalah bagaimana nanti..........

ki_sabdopalon wrote:SAYA TEGASKAN DAN PASTIKAN DI SINI BAHWA SEMUA DONGENG DI ATAS HANYALAH BOHONG BELAKA. DONGENG-DONGENG DI ATAS ADALAH CERITA-CERITA KHAYALAN YANG SENGAJA DIBUAT UNTUK MENEROR ANDA SECARA PSIKOLOGIS AGAR ANDA TIDAK MEMPERTANYAKAN AJARAN ISLAM APALAGI SAMPAI MURTAD.
SAYA MEMANG TIDAK BISA MENGAJAK ANDA KE ALAM ORANG MATI (ANDA HARUS BELAJAR SENDIRI DENGAN SEMEDI) TAPI DENGAN AKAL SEHAT SAJA KITA BISA TAHU BAHWA ISLAM MENGAJARKAN BANYAK KEBOHONGAN.


Sebaiknya anda buktikan apa yang anda tulis...... jangan hanya pandai menuduh tanpa bisa membuktikannya......
Penganut agama Islam bukan orang-orang ****....... yang mau dibodohi seperti yang anda tuduhkan itu....... Yang bisa dibodohi itu orang-orang desa yang minim pendidikan, miskin, lugu, dikasih super mie saja sudah mau menukar aqidahnya...............

ki-sapdopalon wrote:Agar akal anda berfungsi baik pertanyakan hal-hal berikut:
1. Kalau islam adalah satu-satunya ajaran yang benar, kenapa banyak orang dengan keyakinan lain bisa jadi orang baik-baik?


Orang yang tidak beragama alias atheis juga banyak yang baik-baik.........

ki_sapdopalon wrote:2. Kenapa orang islam yang sungguh-sungguh menjalankan islam secara penuh jadi kelihatan seperti penjahat, suka kekerasan bahkan pembunuh berdarah dingin seperti Amrozi, bukannya jadi orang yang lebih baik?


Kalau hanya kelihatannya sih ya.... gak masalah........
Bagi anda memang melihat Amrozy itu jahat....... tapi bagi dia sendiri tidak jahat, buktinya dia ngebom Bali.......
Untuk masalah teroris, saya harapkan banyak baca buku, banyak nonton VCD tentang negara-negara Islam di Timur Tengah yang dihancurkan oleh negara-negara super power.........

ki_sabdopalon wrote:3. Kenapa orang kafir lebih menjunjung hak-hak manusia yang wajar, hak-hak wanita, toleransi, kemanusiaan dll daripada orang islam?


Pernahkah anda melihat masyarakat Indonesia yang beragama Islam tidak menjunjung hak asasi manusia, hak-hak wanita, kemanusiaan.......?
Kalau pernah dimana dan kapan itu kejadiannya........?

ki_sabdopalon wrote:4. Kenapa orang kafir hidupnya lebih maju sedang orang islam tidak maju-maju kecuali bula berpikir dan berperilaku seperti orang kafir?
5. Kenapa orang kafir hidupnya lebih damai dan bahagia tidak terbebani dengan berbagai kewajiban dari Tuhan mereka daripada orang islam yang hidupnya setiap hari selalu merasa terancam teror siksaan neraka dari allah?


Orang Islam tidak mengejar kehidupan duniawi yang hanya sementara....... yang dikejar adalah kehidupan diakhirat yang kekal abadi......

ki_sabdopalon wrote:ISLAM BERTENTANGAN DENGAN PANCASILA. ITU BERARTI ISLAM HARUS LENYAP DARI BUMI INDONESIA.


APANYA YANG BERTENTANGAN DENGAN ISLAM......... BUKTIKAN.......!
PENEMU / PENGGALI PANCASILA ADALAH ORANG ISLAM........, INDONESIA MEREBUT KEMERDEKAAN SEBAGIAN BESAR PARA PEJUANGNYA ADALAH ORANG-ORANG ISLAM........ SETELAH MERDEKA HASILNYA DINIKMATI OLEH ORANG NON ISLAM............
Iskariot
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 202
Joined: Sun Jun 15, 2008 8:16 pm

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby Foxhound » Mon Mar 23, 2009 6:40 pm

Iskariot wrote:Anda hidup di negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam, berarti dimana-mana atau tetangga anda yang Islam, apakah anda pernah melihat mereka tidak berprikemanusiaan dan tidak beradab........?
Lalu apa yang mereka lakukan sehingga anda mengatakan dan menuduh mereka sangat bertentangan dengan sila kedua dari Pancasila.......?
Siapa sebenarnya yang menemukan Pancasila, dan agamanya apa........?Kalau anda pernah sekolah pasti tahu.........

Tanpa kalian sadari.......Justru sila pertama dari Pancasila yang bertentangan dengan ketuhanan dan ajaran trinitas.......
Ketuhanan Yang Maha Esa artinya menuhankan Tuhan yang esa /satu, bukan menuhankan Tuhan yang tiga......


Manusia tak tahu malu satu ini habis lari dari gua nggak jawab postingan masih berani pindah thread teriak2 lagi Tuhannya Kristen tiga. Cuma AlQuran yang bilang Tuhannya Kristen tiga.

Bantah dulu tuh soal Trinitas di viewtopic.php?f=75&t=31263&p=458282#p458371
Baru koar2... jangan kampungan ah... bikin malu muslim yang lain
User avatar
Foxhound
Translator
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Re: Ajaran Islam Bertentangan Dengan Pancasila

Postby ki_sabdopalon » Tue Apr 14, 2009 11:54 am

Anda hidup di negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam, berarti dimana-mana atau tetangga anda yang Islam, apakah anda pernah melihat mereka tidak berprikemanusiaan dan tidak beradab........?
Lalu apa yang mereka lakukan sehingga anda mengatakan dan menuduh mereka sangat bertentangan dengan sila kedua dari Pancasila.......?
Siapa sebenarnya yang menemukan Pancasila, dan agamanya apa........?Kalau anda pernah sekolah pasti tahu.........

Tanpa kalian sadari.......Justru sila pertama dari Pancasila yang bertentangan dengan ketuhanan dan ajaran trinitas.......
Ketuhanan Yang Maha Esa artinya menuhankan Tuhan yang esa /satu, bukan menuhankan Tuhan yang tiga......


Anda orang Indonesia kan? Tinggal di Indonesia kan? Bergaul dengan orang Indonesia kan? Kalau ya, masak anda ndak tahu kalau muslim Indonesia itu hampir kebanyakan sebenarnya adalah fasik, setengah murtad dan bahkan sebagian sudah murtad secara diam-diam.
Orang Indonesia sebenarnya banyak yang tidak percaya pada ajaran islam tetapi karena intimidasi diancam masuk neraka secara terus menerus melalui kuliah subuh, kutbah jumat, ceramah-ceramah agama di TV jadi mereka berpikir karena begitu yakinnya para pengkotbah itu, jangan-jangan mereka betul. Jangan-jangan kalau tidak sholat, puasa dsb nanti kalau mati benar-benar masuk neraka. Lalu kebanyakan orang Indonesia mau cari selamat, jadi mereka mencoba melaksanakan ajaran islam sekedarnya agar kalau mati tidak masuk neraka. Semakin tua mereka semakin takut mati dan semakin tekun melaksanakan ajaran islam. Orang Indonesia tidak sholat, puasa, haji buat menyembah allah, bukan. Mereka melakukan semua itu sekedar cari selamat karena ketidaktahuan mereka bahwa apa yang diajarkan islam adalah kebohongan belaka.

Nah sekarang pertanyaan utamanya, kenapa orang Indonesia yang mayoritas muslim tapi berkemanusiaan dan beradab?
Jawabannya adalah karena orang Indonesia bukanlah orang islam yang mau melaksanakan ajaran islam secara total atau kaffah. Mereka beribadah sekedarnya untuk memenuhi syarat saja. Mereka tidak tertarik untuk benar-benar menjadi mukmin dan hamba allah yang patuh pada semua perintah dan larangan allah. Sebab perintah dan larangan allah sering bertentangan dengan sifat-sifat asli orang Indonesia.
Tahukah anda sifat-sifat asli dari manusia Indonesia? Kalau anda belum berubah jadi kearab-araban karena hendak mengamalkan ajaran islam secara total pasti anda masih memilikinya. SIFAT-SIFAT ASLI ORANG INDONESIA ADALAH BERBELAS KASIH, KASIH SAYANG, PEMAAF, SUKA RELA, RAMAH TAMAH, RUKUN DAN SUKA BERMUSYAWARAH, SANTAI DAN SUKA BERCANDA terhadap sesama tidak perduli saudara, keyakinan, asal dan pendapatnya.

Sedang apa yang diajarkan islam? Islam mengajarkan kekerasan.
“Bunuhlah orang kafir dimanapun kamu jumpai bila mereka tidak mau mengakui allah dan muhammad sebagai rasulnya”
“Beri mereka jalan yang sempit”
“Potong jari-jari tangan mereka”.
“Pukulah anakmu bila setelah usia 7 tahun tidak mau melaksanakan sholat”
“Potong tangan pencuri”
“Lemari batu sampai mati (rajam) wanita yang berzinah”

Dan banyak lagi perintah allah yang penuh dengan kekerasan yang tidak masuk akal dan sesuai dengan sifat-sifat asli orang Indonesia.
Selama orang Indonesia tidak mau melaksanakan ajaran islam secara kaffah, maka sifat-sifat asli tersebut akan bertahan dan masyarakat Indonesia masih menjadi manusia yang berkemanusiaan dan beradab.

Tetapi kalau orang Indonesia sudah mau melaksanakan ajaran islam secara total, dapat dipastikan masyarakat Indonesia akan jadi masyarakat yang kehilangan rasa kemanusiaannya, tidak beradab, penuh kekerasan dan brutal.

Ambil contoh yang jelas saja. Arab Saudi. Tahukah anda seperti apa Negara Arab Saudi itu. Pernahkah anda mendengar para pemerkosa TKW kita di arab Saudi dijatuhi hukuman? Tidak pernah bukan? Itu karena para TKW kita di arab dianggap budak oleh orang arab. Dan sesuai sunnah rasul, maka budak itu bias digauli tanpa ijab kabul dsb. Bayangkan kalau para majikan hendak mengikuti sunnah rasul secara kaffah, mungkin para pembantu jadi bunting.
Hanya orang yang derajatnya setingkat maling dan rampok yang menganggap perilaku seseorang yang menggauli pembantunya sebagai ajaran mulia (sunnah).

Kemudian tahukah anda di beberapa Negara seperti Pakistan, Irak, Palestina dll islam sunni dan syiah saling bunuh bunuhan? Ya, sesama orang islam beda sekte saling membunuh hanya karena keyakinannya ada perbedaan. Ini tidak mengherankan karena di islam memang diajarkan untuk merasa paling benar sendiri sedang yang lain adalah salah dan harus dimusnahkan.
Kekerasan islam sudah terjadi sejak jaman dulu, bahkan para khalifah sahabat muhammad semuanya mati dibunuh, bukan terbunuh dalam perang oleh orang kafir tetapi dibunuh oleh orang islam sendiri.
Cobalah belajar sejarah islam sedikit agar tercerahkan. Ingat bagaimana setelah dibunuh kepala Hasan dan Husein, cucu-cucu kesayangan muhammad dijadikan bola sepak oleh para pengikut abu bakar di padang karbala? Apa anda tahu sejarah islam yang ini?

Setelah sejarah memberi bukti dan sampai sekarang bukti-bukti baru masih terjadi bahwa ajaran islam memdorong kekerasan dan pembunuhan dengan berbagai alasan terutama karena perbedaan pendapat dan keyakinan, apakah anda masih percaya bahwa masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim berkemanusiaan dan beradab karena ajaran islam? Selidiki dulu bung. Jangan menerima cerita dan kotbah mentah-mentah. Jangan hanya karena orang tersebut sekali-kali ngomong pakai bahasa arab, maka semua yang dikatakannya benar dan orang tersebut bisa dipercaya.
ki_sabdopalon
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 188
Joined: Wed May 17, 2006 8:08 pm
Location: Jawa


Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users