. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

AGAMA DAN KEKERASAN

Yang santai dan rileks. Gosip juga boleh.

AGAMA DAN KEKERASAN

Postby mohammadiot » Wed Jan 04, 2012 9:29 am

"Jika aku bisa mengayunkan tongkat sihirku dan harus memilih apakah melenyapkan perkosaan atau agama, aku tidak akan ragu-ragu lagi untuk melenyapkan agama," tulis Sam Harris, yang bersama Daniel Dennett dan Richard Dawkins dikenal sebagai the Unholy Trinity of Atheism.

Image

"Agama sudah semestinya ditinggalkan manusia bukan karena alasan teologis, tetapi -masih kata Harris dalam The End of Faith: Religion: Terror and the Future of Reason - "karena agama telah menjadi sumber kekerasan sekarang ini dan pada setiap zaman di masa yang lalu".

Romo Magnis pernah mengatakan kepadaku bahwa orang menjadi ateis lebih banyak bukan karena pemikiran filsafat atau sains. Mereka menjadi ateis karena tindakan kekerasan yang dilakukan oleh para pengikut agama. Mereka melihat kontradiksi antara apa yang dikhotbahkan dengan apa yang dilakukan.

Alkisah, ada seorang Inggris yang sangat religius. Kalau bukan orang yang tekun ibadat, ia orang yang rajin 'mencoba' berbagai agama. Ia dibesarkan sebagai Anglikan, dididik sebagai Methodist, berpindah kepada Greek Orthodoxy karena perkawinan, dan dikawinkan kembali oleh seorang rabbi Yahudi.

Sebagai wartawan, ia mengembara secara geografis dan intelektual. Ia mengumpulkan setumpuk data tentang keterlibatan semua agama dalam berbagai peperangan dalam sejarah. Hasil pengembaraan 'spiritualnya' membuahkan buku: god (dengan huruf kecil) is not Great. Ia menuliskan namanya dengan setiap huruf pertamanya huruf besar: Christopher Hitchens. Ia membagi bab-bab dalam bukunya berdasarkan kontribusi setiap agama pada pembunuhan, peperangan, dan kekejaman. Seumur hidupnya, ia menjadi pendakwah ateis yang efektif, terutama terhadap orang-orang yang menjadi korban kekejaman agama.

Setelah Hitchens, Dan Baker menulis buku dengan judul yang ditulis dengan huruf kecil dan subjudul dengan huruf besar semua: godless, How an Evangelical Preacher Became One of America’s Leading Atheists. Jawab: Karena tindakan kekerasan umat beragama.

Ayaan Hirsi Ali untuk Islam sama dengan Hitch dan Dan Baker untuk Kristen. Ia lahir di Somalia, dari keluarga bangsawan Muslim. Waktu remaja, ia masuk sekolah muslimah yang berbahasa Inggris dan didanai Saudi. Guru-gurunya keluaran Saudi. Dengan semangat ia berpindah dari mazhab Syafii yang toleran kepada mazhab baru yang sangat keras. Hidup dengan aliran keras ini tidak membahagiakannya. Ia menyaksikan berbagai tindakan kekerasan, terutama kepada perempuan, atas nama agama.

Ia mengungsi ke negeri Belanda. Di sini, ia mendapat perlakuan yang tidak enak dari sesama Muslim. Setelah kecewa dengan peristiwa 11 September, setelah membaca Manifesto Atheis dari Herman Philipse, secara resmi ia meninggalkan Islam dan menyatakan diri Atheis.

Pada 2004, Ayaan, yang kini menjadi anggota Parlemen Belanda, menulis naskah dan menyediakan suara untuk film pendek Submission. Seorang aktris, berpakaian chador yang tembus pandang, mengisahkan penderitaan empat tokoh perempuan yang ditindas atas nama Islam.

Melalui chador yang transparan, penonton melihat tubuh telanjang yang bertuliskan ayat-ayat Al-Quran. Film ini tentu saja menimbulkan kemarahan hatta di negeri Belanda sekalipun. Produsernya, Theo van Gogh, dibunuh di jalan di Amsterdam. Di atas jenazahnya diselipkan surat dan pisau yang berisi ancaman kepada Ayaan. Ia ditunjuk Time sebagai 100 most influential people in the world. "This woman is a major hero of our time," kata Richard Dawkins, anggota trinitas Atheis. Hirsi Ali menjadi dewi ateis sedunia.

Walhasil, kenapa orang menjadi atheis? Karena mereka menyaksikan atau mengalami sendiri tindakan kekerasan yang dilakukan atas nama agama. Agamanya sendiri sebetulnya hanya menjadi kambing hitam. Bisa saja orang menyulut konflik karena motif-motif sekular –misalnya, ekonomi, politik, rasialisme - tetapi mereka menyelimuti nya dengan jubah agama.

Jika kita belajar sejarah, kita akan segera tahu bahwa konflik Palestina adalah konflik etnis (Yahudi yang terdiri dari 22,9 persen ateis, 21 persen sekular dan sisanya menganut agama Yahudi dan etnis Arab yang terdiri dari Islam dan Kristen); bahwa konflik di Irlandia Utara disebabkan karena masalah etnis-politis, setelah Inggris mendirikan Perkebunan Ulster tahun 1609; bahwa konflik bersenjata antara Pakistan dan India tentang Kashmir ditimbulkan oleh kebijakan pemerintah kolonial Inggris, dan bukan karena anjuran Kitab Suci; bahwa perang Irak dan Iran dimulai dari perebutan wilayah, bukan karena perbedaan mazhab (terbukti setelah perang diketahui bahwa Syiah juga mayoritas di Irak).

Bagaimana dengan konflik Sunnah dan Syiah di berbagai tempat di Jawa Timur, termasuk Sampang? "Bukan karena perbedaan pendapat, tetapi karena perbedaan pendapatan," kata petinggi NU masih dari daerah yang sama. Rois dan Tajul, kakak-beradik, dilantik sebagai pengurus Ijabi (Ikatan Jamaah Ahlil Bait Indonesia) pada 2007. Pada 2009, mereka terlibat konflik keluarga, antara lain karena masalah santri perempuan di pesantren Tajul.

Karena persoalan pendapatan, Rois meninggalkan paham Syiah dan beralih pendapat. Katanya, "Saya kembali ke Nahdhiyin, karena banyaknya penyimpangan dalam ajaran Syiah". Pada pengujung 2011, Rois –menurut pengakuannya sendiri- membiarkan orang-orang yang sependapat dengan dia menghancurkan teritori dan massa pengikut saudaranya. Media melaporkan, "Roisul Hukama memimpin massa Ahli Sunnah untuk menyerang perkampungan dan pesantren Tajul Muluk, yang berpaham Syiah". Para tokoh Islam, dengan pendapatan yang lebih besar, kemudian menabuh genderang perang. Atas nama agama!

Siapakah yang beruntung? Tidak satu pihak pun. Tidak Rois dan tidak Tajul. Siapakah yang menang? Kaum ateis. Mereka punya amunisi baru. Mereka akan menisbahkan tindakan kekerasan dan kekejian kepada agama. Tidak jadi soal apakah penyebab yang sebenarnya itu berasal dari masalah ekonomis, politis, ideologis, ethnis, atau sekedar pertikaian di antara keluarga miskin di kampung yang miskin!

Sumber Artikel : http://www.detiknews.com
User avatar
mohammadiot
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 195
Joined: Thu Oct 27, 2011 8:02 pm

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Kibou » Wed Jan 04, 2012 11:02 am

Saya rasa judul dari artikelnya sudah benar-benar pas: AGAMA dan KEKERASAN.

Sebagian besar orang masih ngotot dengan AGAMA tapi lupa dengan TUHAN.
Dan saya yakin, banyak orang yang atheis sebenarnya bukan alergi dengan TUHAN tapi alergi dengan AGAMA.

Jangan jadikan agama menjadi batu sandungan sehingga kita menutup diri kita dari Tuhan.
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1100
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby mohammadiot » Wed Jan 04, 2012 11:11 am

wah . . . pandangan anda bener sekale bro @kibou, ane setubuh banget . . . . !!!
User avatar
mohammadiot
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 195
Joined: Thu Oct 27, 2011 8:02 pm

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Kibou » Wed Jan 04, 2012 11:37 am

mohammadiot wrote:wah . . . pandangan anda bener sekale bro @kibou, ane setubuh banget . . . . !!!


Wadaw, jangan setubuh sembarangan Bang!
Serahkan urusan setubuh-menyetubuhi kepada ahlinya, muhammad saw! Beliau adalah teladan terbaik soal persetubuhan. ; )
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1100
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Momad Narsis » Thu Jan 05, 2012 12:04 am

Kalau kita lihat memang tdk bisa kita pungkiri bahwa ada agama yg melakukan kekerasan untuk menyampaikan maksudnya..namun bagi saya sangat salah kalau mengatakan memiliki keyakinan kpd suatu ajaran rohani lebih buruk dari pada tdk memilikinya sama sekali.
layaknya ateis memiliki pandangan, demikianpun teis..! menjadi ateis pun tdk menjamin dunia terlepas dari kekersan hanya saja judul kekerasan yg akan berubah menjadi kekersan atas nama nonagama.
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Momad Narsis » Thu Jan 05, 2012 12:10 am

Paradigma yg muncul adalah "TINGGALKAN AGAMA-AGAMA" mengapa..? bukankah revolusi kebudayaan di china dan juga komunisme di Rusia pun menghasilkan Kekerasan yg menyedihkan..?
bahkan korea utara pun menindas rakyatnya sendiri sampai hari ini..apakah karena mereka tdk beragama menjadikan mereka lebih baik..? sangat lucu bagi saya kalau sebuah keyakinan Rohani harus tersingkir hanya karena alergi dengan yg namanya agama..!
Salam Damai
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Kibou » Thu Jan 05, 2012 12:43 pm

Momad Narsis wrote:Paradigma yg muncul adalah "TINGGALKAN AGAMA-AGAMA" mengapa..? bukankah revolusi kebudayaan di china dan juga komunisme di Rusia pun menghasilkan Kekerasan yg menyedihkan..?
bahkan korea utara pun menindas rakyatnya sendiri sampai hari ini..apakah karena mereka tdk beragama menjadikan mereka lebih baik..? sangat lucu bagi saya kalau sebuah keyakinan Rohani harus tersingkir hanya karena alergi dengan yg namanya agama..!
Salam Damai


Seharusnya paradigma yang muncul adalah "Tinggalkan fanatisme terhadap agama". Gak usah agama deh, banyak juga orang yang fanatik dengan ideologi. Misalnya Marxisme.
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1100
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby CrimsonJack » Thu Jan 05, 2012 12:49 pm

Kenapa bukan "tinggalkan semua tindakan yang salah, apapun alasannya" saja?

Padahal inti masalahnya lebih ke manusia dan pilihannya. Yang perlu ditegakkan adalah moralitas.
User avatar
CrimsonJack
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1995
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Di dekat optical mouse

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Kibou » Thu Jan 05, 2012 3:11 pm

CrimsonJack wrote:Kenapa bukan "tinggalkan semua tindakan yang salah, apapun alasannya" saja?

Padahal inti masalahnya lebih ke manusia dan pilihannya. Yang perlu ditegakkan adalah moralitas.


Bisa juga. Tapi nanti terbentur dengan relativisme: moralitas sifatnya subjektif. Padahal untuk menunjukkan bahwa moralitas itu obyektif, kita perlu asumsikan bahwa Tuhan itu ada.
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1100
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby CrimsonJack » Thu Jan 05, 2012 3:49 pm

Iya juga ya, sampai-sampai HAM oleh muslim dinilai pakai standar ganda kapan boleh dipakai kapan ga boleh dipakai.
User avatar
CrimsonJack
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1995
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Di dekat optical mouse

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Kibou » Thu Jan 05, 2012 3:58 pm

CrimsonJack wrote:Iya juga ya, sampai-sampai HAM oleh muslim dinilai pakai standar ganda kapan boleh dipakai kapan ga boleh dipakai.


Betul. Kita perlu membuat proposal mengenai konsep Ketuhanan yang se-generik mungkin, tanpa perlu menghilangkan atribut esensial dari Tuhan: kemutlakan eksistensi dan bahwa Tuhan adalah standar tertinggi kebaikan.
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1100
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby CrimsonJack » Thu Jan 05, 2012 5:04 pm

Sebelum itu seharusnya menegaskan dulu konsep generik mana yang akan dipakai.

Konsep Islam? Budha? Kristen? Hindu? dst.
Ataukah gabungan dari hal-hal yang baik dari masing-masing agama tersebut? Kalau memang generik, saya rasa konsep Islam akan segera ditendang keluar dari gabungan konsep tersebut, dikarenakan berbagai ajaran kekerasan di dalamnya yang secara terang-terangan berbenturan dengan konsep pada Tuhan agama lain.

Hal ini juga yang sering menyebabkan saya pribadi meragukan apapun hasil manusia (termasuk kitab-kitab terjemahan sampai bahasa aslinya juga ku ragukan). Dan memutuskan daripada pusing yang kuambil adalah inti dari ajarannya saja.
Misal kristen yang mengajarkan cinta kasih, jadi semua yang bertolak belakang dengan hal tersebut kutolak, termasuklah sebagian besar ajaran islam yang mengajarkan hal-hal absurd, dan tidak punya masalah apa-apa dengan agama lain, selain islam :|
Tentu saja kristen juga tidak jauh dari kesalahan, terutama masalah jaman Dark Age dan Perang salib (Penyihir, perang atas nama agama, jual beli pengampunan dosa).
Yang di mana kesalahan selalu terletak pada manusia.

Lebih tepatnya sih membahasa hubungan "Manusia, Islam dan Kekerasan" karena manusia secara dasarnya memiliki potensi melakukan kekerasan dan Islam mengajarkannya.

Jadi ingat tentang Universal Truth :rofl:
User avatar
CrimsonJack
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1995
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Di dekat optical mouse

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Kibou » Thu Jan 05, 2012 6:41 pm

Kebetulan saya sedang mencoba merumuskan konsep Tuhan yang generik Bro Crimsonjack.

Saya undang anda ke thread saya di ruang Spiritual, Filsafat, dan Keyakinan lain. Judulnya ”Perjalanan Spiritual netter Kibou”.

Saya tertarik dengan Universal Truth yang saudara singgung itu, alangkah baiknya bila anda berkenan menyumbangkan pemikiran anda di sana!
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1100
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Momad Narsis » Thu Jan 05, 2012 7:03 pm

@Kibao
Saya setuju dgn pemilahan dalam menilai agama..yg saya kritisi sebenarnya adalah fanatisme ateis yg menggolongkan semua agama sebagai sumber kekerasan..!
saya lebih setuju menyingkirkan agama yg bertentangan dgn hak2 hidup orang lain, mengajarkan kebencian dan kekerasan.
Sebab kita tahu sendiri HAK manusia salah satunya adalah mendapatkan kebutuhan spiritual atau rohani bagi jiwa manusia itu sendiri, sifatnya pribadi..! makanya saya menghargai pemikiran Ali Sina dari pd para ateis yg fanatis.
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Kibou » Thu Jan 05, 2012 7:12 pm

@Momad Narsis

Saya juga tidak simpati dengan atheis macam Richard Dawkins, Sam Harris, atau Christopher Hitchens.

Dan saya juga setuju, manusia tidak hanya darah dan daging, tapi juga punya sisi spiritual.

Biarlah kritikan dari atheisme kita terima dengan kepala dingin dan kita jadikan masukan.
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1100
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Momad Narsis » Fri Jan 06, 2012 1:05 am

Setuju bro...kritikan memang harus di dengar namun kalau hanya fanatisme ateis yg di tonjolkan tanpa melihat lebih jauh keberadaan keyakinan tiap2 orang untuk memilih beragama dan tdk beragama gak ada bedanya tuh fanatisme ateis dgn agama yg suka memaksakan kebenaran yg dia anggap benar kpd orang lain. saya mengagumi pemikiran Ali Sina yg berbeda dgn kaum ateis lainnya, Ali Sina lebih bisa menempatkan pemikirannya secara logis dan rasional tanpa menampik keyakinan seseorang unt beragama.
Salam Damai
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Rasionalis » Fri Jan 06, 2012 6:21 am

...Kritik selalu ada dan memang diperlukan. Hasilnya sangat tergantung pada sikap yang dikritik. Sistem perekonomian liberal/kapitalis/demokrasi misalnya, berubah banyak menjadi lebih baik karena adanya kritik tajam dari komunisme/sosialisme. Bahkan negara-negara Barat menjadi lebih sosialis daripada negara-negara yang mengaku negara komunis. Dan seperti yang kita saksikan sendiri, setelah 72 tahun, faham komunisme terkubur, yang ditandai oleh bubarnya United State of Soviet Russian.
...Demikian pula halnya dengan Gereja Katolik, yang melakukan banyak perbaikan mendasar karena munculnya protestanisme. Berbeda dengan pertarungan liberalisme/demokrasi versus komunisme, Katolik dan Protestan dari semula antagonis dapat berubah menjadi partner yang berjalan seiring dan saling mendukung.
...Dalam konteks sikap terhadap kritik ini pula lah terlihat kesulitan Agama Islam. Dengan cara apa pun berusaha membungkam kritik, bukan berusaha memodifikasi diri. Buku pedomannya, Al Quran, terlalu detail dan sudah mengkleim diri sempurna. Karena terlalu detail, sampai urusan cebok dan lalat masuk ke gelas minum pun diatur, maka mustahil melakukan perubahan sesuai perkembangan jaman. Akibatnya, satu-satunya pilihan terbaik bagi muslim dan berdampak positif bagi umat lainnya, adalah membuang Al Quran itu ke tong sampah.
User avatar
Rasionalis
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1057
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Kibou » Fri Jan 06, 2012 8:30 am

Rasionalis wrote:...Kritik selalu ada dan memang diperlukan. Hasilnya sangat tergantung pada sikap yang dikritik. Sistem perekonomian liberal/kapitalis/demokrasi misalnya, berubah banyak menjadi lebih baik karena adanya kritik tajam dari komunisme/sosialisme. Bahkan negara-negara Barat menjadi lebih sosialis daripada negara-negara yang mengaku negara komunis. Dan seperti yang kita saksikan sendiri, setelah 72 tahun, faham komunisme terkubur, yang ditandai oleh bubarnya United State of Soviet Russian.
...Demikian pula halnya dengan Gereja Katolik, yang melakukan banyak perbaikan mendasar karena munculnya protestanisme. Berbeda dengan pertarungan liberalisme/demokrasi versus komunisme, Katolik dan Protestan dari semula antagonis dapat berubah menjadi partner yang berjalan seiring dan saling mendukung.
...Dalam konteks sikap terhadap kritik ini pula lah terlihat kesulitan Agama Islam. Dengan cara apa pun berusaha membungkam kritik, bukan berusaha memodifikasi diri. Buku pedomannya, Al Quran, terlalu detail dan sudah mengkleim diri sempurna. Karena terlalu detail, sampai urusan cebok dan lalat masuk ke gelas minum pun diatur, maka mustahil melakukan perubahan sesuai perkembangan jaman. Akibatnya, satu-satunya pilihan terbaik bagi muslim dan berdampak positif bagi umat lainnya, adalah membuang Al Quran itu ke tong sampah.


Iya Bro Ras. Entah mengapa, manusia ada kecenderungan memilih posisi yang ekstrim. Yang beragama, mau jadi fanatik. Yang atheist, mau membunuh Tuhan (Nietzsche). Fans sepakbola jadi ruffians. Biasanya yang terpolarisasi ke kutub ekstrim ini yang alergi dengan kritik. Karena itu Siddharta Gautama ambil jalan tengah!
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1100
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby Momad Narsis » Fri Jan 06, 2012 9:56 am

Tepat apa yg dituliskan pak Rasionalis...islam tidak bisa di reformasi selain karena sudah di sumbat oleh "claim segudang" ajaran yg menyentuh sisi keduaniawian dalam islam sudah memberikan stimulus atau jalur untuk manusia mendemonstrasikan sisi "superioritasnya" alhasil manusia yg haus akan kekuasaan, kepuasan, ketamakan, dan egoistis akan tersalurkan dengan adanya islam..! inilah "keunggulan" islam dalam mengelabui manusia yg selalu mencari zona aman.
manusia yg cendrung malas berpikir cocok dgn islam..!
User avatar
Momad Narsis
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: AGAMA DAN KEKERASAN

Postby CrimsonJack » Fri Jan 06, 2012 11:07 am

Oh thread sdr Kibou sudah kubaca sih dari kemarin, cuma lagi nunggu ceritanya The End dulu biar enak comment2nya ga misah-misahin cerita Anda, sehingga pembaca ga usah nyari-nyari jauh ke belakang hohoho. Sesuai judul threadnya, Perjalanan Spiritual netter Kibou (milik Kibou).

Soal universal truth, kurang lebih seperti ini :

Sesuatu yang selalu benar dalam keadaan apapun, kapanpun, bagaimanapun, siapapun pelakunya, dst.
Salah satu contohnya etika.
Seperti jangan berlaku tidak sopan terhadap orang tua.

Nah masalahnya kebentur di Islam karena "Double Standardnya"
Yang dilakukan kafir salah semua.

Contoh lainnya, manusia pasti mati.
User avatar
CrimsonJack
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1995
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Di dekat optical mouse

Next

Return to Obrolan Santai



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users