. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby mbah.erott » Thu Sep 23, 2010 7:52 pm

capeee deh...
User avatar
mbah.erott
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2730
Joined: Sat Aug 14, 2010 12:33 pm
Location: Iran, lagi ngegedein petasan di tangan ane jadi rudal Shahab-5 buat Ahmadinejad

Postby ali5196 » Thu Sep 23, 2010 8:41 pm

Berapa jumlah kata ini dalam Qur'an ? Ada yg tahu nggak ?

benci
cinta
bunuh
pukul
azab
setan
neraka
monyet
babi
non-Muslim
Yahudi
musyrikun
murtad


Adakah keraguan dalam Qur'an ? Ada. Wong Allah sendiri sering mengabrogasi ayat2nya. Silahkan anak2 menguraikannya. Om ali udah bosan ngulang2 topik yang sama mulu !
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby a_man » Thu Sep 23, 2010 8:48 pm

udah panjang, gak membuktikan tidak ada keraguan dalam quran.

gw ambilin 1 ayat pendek aja :

39:37. Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah (muallaf), maka tidak seorangpun yang dapat menyesatkannya (murtad).
Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai azab ?


pertanyaan :
kalimatulloh di atas itu sudah terbukti (KEBENARAN) atau MERAGUKAN (tidak terbukti) ??
User avatar
a_man
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4319
Joined: Mon Sep 01, 2008 5:12 pm
Location: http://code.google.com/p/a-manffi/downloads/list

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby Maher-Shalal » Thu Sep 23, 2010 10:26 pm

Yah...saya pikir ada yang baru. Rupanya itu-itu lagi.
User avatar
Maher-Shalal
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1364
Joined: Mon Mar 17, 2008 4:49 pm
Location: Between heaven and hell

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby mbah.erott » Thu Sep 23, 2010 10:35 pm

@wawan

RAJIN PANGKAL PANDAI

Kalau anda sudah rajin tapi tidak pandai2 juga, itu namanya BEBAL BIN KELEDAI!

Baca sana yg rajin, taqiyya kolot jangan dibawa2 lagi ke sini, ngerti??!!
User avatar
mbah.erott
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2730
Joined: Sat Aug 14, 2010 12:33 pm
Location: Iran, lagi ngegedein petasan di tangan ane jadi rudal Shahab-5 buat Ahmadinejad

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby baratalok » Thu Sep 23, 2010 10:58 pm

wawan anak kaili wrote:sampai saat ini lom ada yang memiliki jawaban bermutu.. KASIHAN

klw g ada yang mampu jawab... nih baca2 ajah deh...

[url]islamic.xtgem.com[/url]

**** link sampah dihapus. M. *****

biar kalian g tumpul2 amit... tapi jnagn jadi bahan diskusi yah.. ^_^ soalnya topik utama yang di atas.. OK

:rofl:


jangan berikan mutiara pada babi. Berikan sampah, pasti dikerubuti mereka.
baratalok
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 3
Joined: Thu Sep 23, 2010 9:59 pm

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby a_man » Thu Sep 23, 2010 11:10 pm

baratalok wrote:jangan berikan mutiara pada babi. Berikan sampah, pasti dikerubuti mereka.

quran = sampah ??
User avatar
a_man
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4319
Joined: Mon Sep 01, 2008 5:12 pm
Location: http://code.google.com/p/a-manffi/downloads/list

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby mocopait » Thu Sep 23, 2010 11:28 pm

Masuk trit Humor nih..
mocopait
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 45
Joined: Tue Aug 31, 2010 7:42 pm

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby kucinggarong » Thu Sep 23, 2010 11:34 pm

wawan anak kaili wrote:
PEKENALKAN...
nama : kurniawan / wawan / wawan anak kaili / secret service


Secret Agent ? Wess....mau donk jadi secret agent. Ini temennya James Bond kah ?

Image
User avatar
kucinggarong
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 979
Images: 2
Joined: Thu Aug 02, 2007 12:33 pm
Location: Kapir Aseli.., Mangstab !

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby labang » Thu Sep 23, 2010 11:43 pm

kucinggarong wrote:
Secret Agent ? Wess....mau donk jadi secret agent. Ini temennya James Bond kah ?


siapa yang bilang wawan secret agent, wawan tuh secret service ( sejenis gigolo atau germonya ya?) :roll:
labang
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 511
Joined: Thu Aug 19, 2010 3:31 pm

Re:

Postby maz.gero » Fri Sep 24, 2010 12:41 am

ali5196 wrote:Berapa jumlah kata ini dalam Qur'an ? Ada yg tahu nggak ?

benci
cinta
bunuh
pukul
azab
setan
neraka
monyet
babi
non-Muslim
Yahudi
musyrikun
murtad


Adakah keraguan dalam Qur'an ? Ada. Wong Allah sendiri sering mengabrogasi ayat2nya. Silahkan anak2 menguraikannya. Om ali udah bosan ngulang2 topik yang sama mulu !


Jangan begitu dong Om Ali . . . harus sabar . . .hehehe . . .tapi berapa ya jumlah kata :
darah
perang - memerangi
hukum
pahala
dosa
neraka

trus . . .

kasih - mengasihi
aurat
tersingkap
menghampiri

Tapi apa yang tertulis di situ hebat kok, apalagi buat anak umur 18 tahun . . . hehehe . . .hoek . . .
maz.gero
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 50
Joined: Fri Sep 10, 2010 4:45 pm

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby maz.gero » Fri Sep 24, 2010 12:48 am

@ atas

Wah, bisa pesen "bidadari" sama si wawan ini dong bang . . .sik asik asik . . .
maz.gero
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 50
Joined: Fri Sep 10, 2010 4:45 pm

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby everymanstruggle » Fri Sep 24, 2010 5:10 am

"ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?"
:rolling:

kayaknya kalau cuma posting argumen situ tanpa mengubek2 isi forum,sama saja situ hanya copas dan keberadaan situ tak akan membuat perubahan,karena anda tdk menghancurkan ideologi kafir2 di sini..baiknya anda bernaung di forum muslim..CMIIW O:)
everymanstruggle
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 25
Joined: Thu Sep 23, 2010 5:33 am

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby mbah.erott » Fri Sep 24, 2010 12:49 pm

Hihihi... canggih banget masjidnya Wawan, ada wi-fi, bisa surfing sambil berdoa :D
User avatar
mbah.erott
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2730
Joined: Sat Aug 14, 2010 12:33 pm
Location: Iran, lagi ngegedein petasan di tangan ane jadi rudal Shahab-5 buat Ahmadinejad

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby Sima » Fri Sep 24, 2010 1:12 pm

Bro wawan,
saya belum pernah konfirmasi sendiri, apakah anda sudah pernah konfirmasi sendiri klaim2 yg anda sebutkan di atas? Sebagai contoh, ambil yg sedikit saja, benarkah kata bulan ada 12 di dalam Quran? Apakah anda bersedia meluangkan waktu untuk menghitungnya? Jangan2 anda dibohongi orang.
Sima
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 325
Joined: Tue Mar 23, 2010 12:28 am

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby Foxhound » Fri Sep 24, 2010 2:02 pm

wawan anak kaili wrote:
KEBESARAN AL-Quran

1. KESEIMBANGAN AL-QURAN
Sungguh menarik data yang dikemukakan oleh Dr. Tariq Al Swaidan, berikut ini :
Beliau menemukan sejumlah versi di dalam Al Quran yg menyebutkan satu persoalan yang sama dengan yang lainnya, misalnya laki-laki sama dengan wanita.
Meskipun hal ini dipandang dari tata bahasa, namun fakta yang menakjubkan adalah bahwa kata laki-laki dalam al-quran disebutkan sebanyak 24 kali dan wanita juga disebutkan 24 kali. Susunan kata ini tidak hanya benar dalam nilai struktur bahasa, tapi juga menunjukkan kebenaran secara matematik, misal 24=24.
Berdasarkan analisis lebih mendalam dari beberapa versi, bahwa kejadian ini terlihat konsisten pada keseluruhan al-quran. Lihatlah bukti yg menakjubkan dari jumlah kata-kata dalam al-quran (versi bhs arab) berikut ini:


Lantas, kalau saya berikan anda sebuah kitab baru yang juga balance, akankah anda percaya seluruh isinya?


wawan anak kaili wrote:Mungkinkah itu merupakan suatu kebetulan? Pertanyaannya siapakah yang mengajarkan kepada rasul Muhammad akan semua ini? Tentu saja jawabnya : " Allah swt yg mengajarkan semua ini kepada Muhammad SAW, sebagaimana alquran sudah mengajarkan kepada kita"


Non sequitur, misal itu bukan kebetulan, belum tentu Awloh SWT yang mengajarkan, bs juga Jibril.
Misal Awloh SWT yang mengajarkan, tidak bisa ditarik kesimpulan bahwa Awloh SWT adalah Tuhan sejati.


2. Al-Quran dalam DNA
Dr. Ahmad Khan adalah salah seorang ilmuwan muslim yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Al Quran dan rancang struktur tubuh manusia . Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya.
Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci. Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yangdibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surah Fushshilat :

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (QS. Fushshilat [41] : 53)


Hal ini juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada. Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: “…Sanuriihim ayatinaafilafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq…” Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran. Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata “ayatinaa”yang memiliki makna “Ayat Allah”, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia.

Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tatafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?). Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran.

Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (QS. Al-Alaq [96] : 1).

Ayat tersebut adalah awal dari surah pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad, Saw di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Al Quran. Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: “Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yangselama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin. Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.


Cerita di atas, sudah dikonfirmasi sebagai HOAX yang memalukan bahkan oleh kalangan muslim sendiri.
http://www.themodernreligion.com/misc/h ... an_dna.htm

Bukti2 palsu seperti ini adalah kegemaran muslim, karena mereka tidak bisa membuktkan ajaran Islam valid secara moral, mereka menggunakan tipu daya, kebohongan, untuk melegitimasi keabsahan AlQuran yang sebenarnya amburadul. Di situs ini banyak sekali diketemukan kekonyolan akan pembuktian AlQuran secara ilmiah.

3.BUKTI SUNGAI DALAM LAUT
Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan
Sungai dalam Laut
“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53)
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)


Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam
akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannyamutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

Setengah pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida, nampak seperti sungai… luar biasa bukan? Lihatlah betapa hebatnya ciptaan Allah SWT. Sumber : sajadah sukses


Lantas kenapa? Apakah dengan pembuktian fisika secara ilmiah baru2 ini bahwa angin timur memang bisa membelah laut merah, menjadikan anda percaya kepada Alkitab?

AlQuran, dibuktikan dengan bukti2 ilmiah, kemudian diklaim sebagai mujizat adalah logika terbodoh muslim. Secara logika, Jin juga mengetahuinya lebih dari manusia, kenapa tidak berpikir AlQuran itu hasil karya Jin? Jibril gadungan?


PERTANYAAN BERULANG-ULANG TENTANG AL-QURAN


1. dan seperti dalam beberapa ayat.... ALLAH BERBICARA SEBAGAI ORANG KETIGA

klo kita ambil conth nih...dalam sastra Indonesia... :)bapak bercerita kepada anaknya." Ainun itu adalah istri Bapak" ( bukan kah bapak disini bebicara sebagai orang ketiga juga? ) >>> berarti bapak memberikan kabar berita kepada anaknya, bahwa Ainun itu adalah ibunya...atau " Ainun itu adalah istri KU/SAYA " kayaknya kalimatnya gak enak di denger deh... :) seolah-olah Anak dengan Bapak itu sebaya (sama umurnya) ???kan gak mungkin Allah disamakan dengan mahluknya/ciptaanNya. jadi maknanya > Allah Swt memberikan kabar berita kepada hamba-hamba Nya.... bahwa Nabi Muhammad itu adalah utusan Nya...


Pengutipan sastra Indonesia secara ****. Budaya Indonesia, kata 'aku', 'saya', itu tidak diperkenankan dalam hubungan komunikasi kekerabatan yang menuntut kesopanan. Kata "Bapak" di situ adalah kata pengganti orang pertama, karena tetap menggantikan orang yang bercerita, hanya dia menyebutkan dirinya dengan posisi yang dipandang dari sudut anaknya. Demikian pula sang anak, dari wujud kesopanan, harusnya diwajibkan menyebut dirinya menggunakan namanya, tetapi bukan berarti itu adalah menggunakan kata pengganti ketiga.

Tapi lain halnya misal dengan jabatan. Ketika jabatan disebut sebagai pihak ketiga, maka yang dimaksud adalah institusinya. Presiden ketika menyebut 'Presiden' sebagai pihak ketiga, maka yang dimaksud bukan dirinya, melainkan jabatannya. Jadi ini pun sah, tetap sebagai pihak ketiga. Atau ketika menyebut dengan 'kami', maka yang dimaksud adalah institusinya. Saya mau konfirmasi, apakah ini yang sebenarnya anda maksud?

2. kata bentuk jamak dalam Al-Quran...
kata " KAMI " bentuk jamak,....maksudnya menunjukkan Kekuasanan Allah, Rahmad Allah, Kehebatan Nya, Karunian Nya, Kasih Sayang Nya...klo Menggunakan kata " SAYA, AKU " berarti Allah itu gak da kekuatannya..... jadi Al Qur`an itu... gak bisa di fahami dengan bahasa mulut, dan bahasa akal...
dan sampel nyatanya adalah ini di angkat dari http://id.wiktionary.org/wiki/kami :
kata ganti orang atau pronomina pertama jamak atau tunggal yang bersifat menunjukkan kehormatan si pembicara yang bersifat eksklusif. Dengan kata lain, lawan bicara tidak termasuk, berbeda dengan kita.
Juga dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dikatakan; bahwa “kami” itu digunakan pada yang berbicara itu adalah orang besar, misalnya raja, juga pada satu kelompok tertentu, yang kesemuanya itu untuk menunjukkan bahwa tidak masuknya lawan bicara dalam pembicaraan.


ini seperti yang saya ulas di atas, penyebutan Kami adalah untuk mewakili institusi, bukan sebagai pribadi. termasuk Raja, yang disebut sebagai we, adalah institusi kerajaannya, bukan dia sebagai personel. Apakah benar ini yang anda maksud?


3. PENJELASAN MENGENAI "RASUL MENIKAH DENGAN MANTAN MENANTUNYA"
MASALAH PERTAMA :
Masalah perceraian antara Zaynab ra dan Zaid ra lebih disebabkan karena perbedaan status mereka di mana Zaynab memiliki keturunan bangsawan yang lebih baik (dari bangsa Quraisy dan bani Hasyim yang memegang kunci Ka’bah) dan merupakan sepupu Rasululloh SAW sementara Zaid ra adalah seorang budak belian yang dibeli oleh Khadijah ra dan dimerdekakan oleh Nabi SAW.Hal ini dianggap aib besar dalam kalangan Arab masa itu sehingga awalnya Zainab ra telah menolak pernikahan dirinya tetapi Rasululloh SAW ingin mendobrak/meluruskan fanatisme seperti itu, beliau ingin memberi pengertian bahwa orang Arab tidak lebih tinggi dari yang bukan Arab, hanya ketakwaan yang membuat seseorang lebih mulia di hadapan Allah SWT (QS Al Hujuraat 49:13). Oleh karena itu turunlah ayat QS Al Ahzab 33:36 yang memerintahkan Zainab ra untuk menikah dengan Zaid ra walaupun dengan status yang sangat berbeda tersebut.

وَمَا كَانَ لِمُؤۡمِنٍ۬ وَلَا مُؤۡمِنَةٍ إِذَا قَضَى ٱللَّهُ وَرَسُولُهُ ۥۤ أَمۡرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ ٱلۡخِيَرَةُ مِنۡ أَمۡرِهِمۡۗ وَمَن يَعۡصِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُ ۥ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَـٰلاً۬ مُّبِينً۬ا (٣٦

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak [pula] bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan [yang lain] tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (36)
MASALAH KEDUA :
Hanya dalam selang 1 tahun terjadi percekcokan antara mereka karena perbedaan status tersebut (hal yang lazim ditemui di jaman ini). Jadi perceraian Zaid ra disebabkan karena percekcokan dan perbedaan status antara kedua suami istri itu bukan karena Zaid ra menyangka Rasululloh SAW menghendaki istrinya. Rasulluloh SAW telah menangkap hal tersebut dan menyadari kalau perceraian di antara keduanya tidak akan bisa dihindarkan lagi. Selain itu Allah SWT telah mengabarkan rencanaNya bahwa Zainab ra akan dinikahi Nabi SAW (QS al Ahzab 33:37 ) demi mematahkan sebuah tradisi Arab lainnya yang melarang seseorang menikahi mantan istri anak angkatnya padahal itu adalah hal yang halal karena kedudukan anak angkat tidak sama dengan anak kandung (QS Al Ahzab 33:5)


Soal percekcokan, bawa ke sini referensinya. Saya akan berikan anda referensi soal Muhammad nafsu terhadap Zainab.

Sahih Muslim (8.3330) describes how Allah got Muhammad married to the sexy and vivacious Zaynab bt Jahsh, his daughter in law (adopted son’s).

More details on the secret lust of Muhammad for this married lady can be found in the works of Muhammad’s biography written by Tabari. He writes:

The Messenger of God came to the house of Zayd b. Haritha [Zayd was always called Zayd b. Muhammad.] Perhaps the Messenger of God missed him at the moment, so as to ask, “Where is Zayd?” He came to his residence to look for him but did not find him. Zaynab bt. Jahsh, Zayd’s wife, rose to meet him. Because she was dressed only in a shift, the Messenger of God turned away from her. She said: “He is not here, Messenger of God. Come in, you are dear to me as my father and mother!” The Messenger of God refused to enter. Zaynab had dressed in haste when she was told “the Messenger of God is at the door.” She jumped up in haste and excited the admiration of the messenger of God , so that he turned murmuring something that could scarcely be understood. However, he did say overtly: Glory be to God the Almighty! Glory be to God, who causes hearts to turn” (Tabari, 1997, p viii.2).

Please note that Zaynab betook Muhammad as her father.

Tabari also writes that Aisha (Muhammad’s child bride) felt great uneasy when Muhammad expressed his deep fascination and love for Zaynab (ibid, p viii 3).

To placate Aisha, and other critics, Muhammad came up with a simple solution—he claimed that Allah had instructed him to get married to Zaynab bt. Jahsh and that Allah himself would solemnise the marriage of Muhammad with Zaynab.

Tabari writes:

While the Messenger of God was talking with ‘Aisha, a fainting overcame him. When he was released from it, he smiled and said, “Who will go to Zaynab to tell her the good news, saying that God has married her to me?” then the Messenger of God recited: “And when you said unto him, on whom God has conferred favour and you conferred favour, ‘Keep your wife to yourself… (ibid, p 3).’”

Saya agak buru2, kalau memang perlu saya terjemahkan di atas, katakan saja, saya dengan senang hati akan menerjemahkan untuk anda

BUKAN MENANTU LEBIH TEPATNYA MANTAN MENANTU... DAN MENANTU BUKAN DARI ANAK KANDUNG BELIAU... TAPI MENANTU DARI ANAK ANGKAT...

Hal ini bertujuan untuk memberi contoh kepada ummat Islam, bahwa anak angkat itu, bagaimana pun dekatnya, tetap saja statusnya adalah anak angkat yang tdk ada hub darah dan keturunan. Sehingga diperbolehkan menikahi wanita yang sebelumnya telah dinikahi anak angkatnya. Tapi kalau anak kandung , itu baru ga boleh, karena jika sudah menikah dengan anak kandung, berarti sudah menjadi mahrom ( haram di nikahi ).

kenapa untuk membedakan anak angkat dengan anak kandung... KARENA RASA CINTA... DI TAKUTKAN AKAN ADA YANG LBIH MENCINTAI ANAK ANGKATNYA DR PADA ANAK KANDUNGNYA...(KARENA BUDAYA ARAB DULU MENYAMAKAN KEDUDUKAN ANAK KANDUNG DENGAN ANAK ANGKAT)

KENAPA??? KARENA ANAK ANGKAT KITA SENDIRI YANG INGIN MENGANGKATNYA MENJADI AMANAH KITA... SEDANGKAN ANAK KANDUNG ADALAH AMANAH LANGSUNG DR ALLAH... (LOGIKA SEDERHANA MENGINGAT ANAK KANDAUNG ADALAH AMANAH)

SEMUA INI DAPAT DISIMPULKAN DR QS Al Ahzab 33:5
ٱدۡعُوهُمۡ لِأَبَآٮِٕهِمۡ هُوَ أَقۡسَطُ عِندَ ٱللَّهِ‌ۚ فَإِن لَّمۡ تَعۡلَمُوٓاْ ءَابَآءَهُمۡ فَإِخۡوَٲنُڪُمۡ فِى ٱلدِّينِ وَمَوَٲلِيكُمۡ‌ۚ وَلَيۡسَ عَلَيۡڪُمۡ جُنَاحٌ۬ فِيمَآ أَخۡطَأۡتُم بِهِۦ وَلَـٰكِن مَّا تَعَمَّدَتۡ قُلُوبُكُمۡ‌ۚ وَڪَانَ ٱللَّهُ غَفُورً۬ا رَّحِيمًا (٥)
Panggillah mereka [anak-anak angkat itu] dengan [memakai] nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka [panggillah mereka sebagai] saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu [2]. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi [yang ada dosanya] apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (5)
Panggillah mereka [anak-anak angkat itu] dengan [memakai] nama bapak-bapak mereka


Ini adalah logika pembodohan muslim guna membenarkan perilaku busuk Muhammad. Memperlakukan anak angkat selayaknya anak kandung, adalah tindakan kasih yang mulia, suatu perilaku moral yang berharga. Penggunaan argumen "Ditakutkan akan ada yang lebih mencintai" ini adalah pernyataan konyol, karena kasih tidak mengenal ketakutan. Di dalam ketakutan, ada hukuman. Hukuman apa yang menyertai 'mencintai anak angkat lebih dari anak kandung'?

Dengan atau tanpa aturan itu tidak akan mencegah seseorang mencintai sosok yang lain lebih dari anak kandungnya.

Tetapi justru saat budaya moral ini dikenal baik oleh budaya Arab pada masa itu. Justru Islam dengan AlQurannya malah mengabolisi budaya moral dan budi pekerti yang berharga ini demi meligitimasi nafsu Muhammad terhadap Zainab. Itulah bobroknya dan parahnya Islam.
User avatar
Foxhound
Translator
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby botak85 » Fri Sep 24, 2010 2:19 pm

Foxhound wrote:Sahih Muslim (8.3330) describes how Allah got Muhammad married to the sexy and vivacious Zaynab bt Jahsh, his daughter in law (adopted son’s).

More details on the secret lust of Muhammad for this married lady can be found in the works of Muhammad’s biography written by Tabari. He writes:

The Messenger of God came to the house of Zayd b. Haritha [Zayd was always called Zayd b. Muhammad.] Perhaps the Messenger of God missed him at the moment, so as to ask, “Where is Zayd?” He came to his residence to look for him but did not find him. Zaynab bt. Jahsh, Zayd’s wife, rose to meet him. Because she was dressed only in a shift, the Messenger of God turned away from her. She said: “He is not here, Messenger of God. Come in, you are dear to me as my father and mother!” The Messenger of God refused to enter. Zaynab had dressed in haste when she was told “the Messenger of God is at the door.” She jumped up in haste and excited the admiration of the messenger of God , so that he turned murmuring something that could scarcely be understood. However, he did say overtly: Glory be to God the Almighty! Glory be to God, who causes hearts to turn” (Tabari, 1997, p viii.2).

Please note that Zaynab betook Muhammad as her father.

Tabari also writes that Aisha (Muhammad’s child bride) felt great uneasy when Muhammad expressed his deep fascination and love for Zaynab (ibid, p viii 3).

To placate Aisha, and other critics, Muhammad came up with a simple solution—he claimed that Allah had instructed him to get married to Zaynab bt. Jahsh and that Allah himself would solemnise the marriage of Muhammad with Zaynab.

Tabari writes:

While the Messenger of God was talking with ‘Aisha, a fainting overcame him. When he was released from it, he smiled and said, “Who will go to Zaynab to tell her the good news, saying that God has married her to me?” then the Messenger of God recited: “And when you said unto him, on whom God has conferred favour and you conferred favour, ‘Keep your wife to yourself… (ibid, p 3).’”

Saya agak buru2, kalau memang perlu saya terjemahkan di atas, katakan saja, saya dengan senang hati akan menerjemahkan untuk anda

hehehehe.... referensi favorit kafir, dimana-mana trit referensi ini selalu dicopas.
sayangnya ane ga begitu ngerti bahasa Inggris, paling juga minta bantuan om gogel.

kalau ente ada waktu menterjemahkan referensi ente diatas, ane akan tanggapi semuanya...

:turban:
botak85
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1145
Joined: Sat Jul 24, 2010 2:37 pm

Re: ADAKAH KERAGUAN DI DALAM AL-QURAN?

Postby mbah.erott » Fri Sep 24, 2010 2:47 pm

Meskipun hal ini dipandang dari tata bahasa, namun fakta yang menakjubkan adalah bahwa kata laki-laki dalam al -quran disebutkan sebanyak 24 kali dan wanita juga disebutkan 24 kali. Susunan kata ini tidak hanya benar dalam nilai struktur bahasa, tapi juga menunjukkan kebenaran secara matematik , misal 24= 24.

Terus saya mau tanya agak serius deh,
Mengenai makna, 1 LAKI-LAKI = BERAPA PEREMPUAN? Apakah 1 laki = 1 Perempuan ?
User avatar
mbah.erott
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2730
Joined: Sat Aug 14, 2010 12:33 pm
Location: Iran, lagi ngegedein petasan di tangan ane jadi rudal Shahab-5 buat Ahmadinejad

Next

Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users