. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Ada Pangkalan Pelacur Indonesia di Jeddah!!!

Membahas pengalaman kerja orang di SAUDI pada umumnya dan kasus2 penganiayaan
terhdp TKW asal Indonesia di Malaysia, Saudi, pada khususnya.

Ada Pangkalan Pelacur Indonesia di Jeddah!!!

Postby JC_the best choice » Tue Apr 08, 2008 8:43 pm

MOHON MAAF sebelumnya kalo uda ada trednya,...

Jika ingin membuktikan adanya jaringan pelacuran gelap warga negara
Indonesia (WNI) di Arab Saudi, ialah Anda menunggu di sekitar Toko Bandung atau Restoran Bali di distrik Syarafiyyah, Jeddah, sekitar pukul 23.00 hingga dini hari. atau tiga rombongan perempuan Indonesia akan keluar mengenakan pakaian abaya terbuka menunggu pelanggan datang. Di sini tidak ada wanita keluar malam tanpa didampingi muhrim kalau bukan pelacur," tutur Ketua Dewan Syura Partai Kebangkitan Bangsa Arab Saudi, Habib Sayed Mochsin Alhabshy, suatu ketika kepada Duta di Jeddah.

Semula tidak sedikit pun terlintas dalam benak ada jaringan pelacuran gelap dinegeri petrodolar Arab Saudi. Terlebih kabar tersebut melibatkan ratusan wanita asal Indonesia. Namun, malam itu juga Duta membuktikan. Dari sebuah apartemen milik seorang kawan tidak jauh dari tempat yang dimaksud, wartawan harian ini menunggu detik-detik keluarnya perempuan sebangsa menjajakan cinta sekejap kepada bangsa lain di negeri orang. Malam itu sudah menunjukkan pukul 23.30 Waktu Arab Saudi (WAS), namun baru muncul seorang wanita ditemani seorang pria.

Keduanya berumur sekitar 25 tahun. Wanita berkaca mata itu membuka penutup kepalanya dan tampak jelas berambut cekak seleher. Sementara abaya hitamnya dibiarkan terbuka sebagai tanda dia sedang mengundang para calon pelanggan. Sambil melintas di sekitar remang "Pohon Soekarno" tidak jauh dari lokasi, sayup-sayup terdengar logat dialek wanita itu berasal dari sebuah daerah di Jawa Barat.

Duta terus memperhatikan gerak-gerik mereka dari mobil yang diparkir sekitar 300 meter dari lokasi. Tidak lama kemudian muncul lagi dua wanita sejenis dari sebuah taksi. Persis seperti wanita pertama, keduanya juga mengenakan pakaian abaya hitam dengan penutup kepala dibiarkan terbuka. Malam semakin larut. Pagi pun datang. Satu persatu wanita Indonesia itu habis dibawa oleh seseorang yang entah
berkebangsaan apa. Yang jelas, wanita Indonesia di Arab Saudi terkenal tidak berharga alias murah.

Mereka yang ingin menyalurkan hasrat biologisnya dengan cepat, cukup menyediakan dana 50 real saja sudah dapat mengambil dari lokasi. Karena saking tidak berharganya wanita Indonesia di Arab Saudi,
hingga muncul istilah "Abu Khomsin" atau "wanita seharga 50 real" untuk sekali pakai. Di Arab, untuk menyebut harga sesuatu, misalnya menanyakan jam tangan yang seharga 160 real, cukup dengan menyebut "Abu Miah wa Sittin", maka dihadapan Anda akan tersedia beberapa merek jam seharga yang dimaksud. Demikian juga berlaku untuk wanita Indonesia yang dihargai hanya 50real.

Pada hari berikutnya, Duta sengaja berkeliling dengan taksi di daerah
penampungan yang banyak dihuni oleh para tenaga kerja wanita Indonesia (TKW) yang melarikan diri dari majikannya. Dari daerah seperti inilah, menurut kesaksian sejumlah mukmin Indonesia di Jeddah, biasanya banyak wanita penjajah cinta lahir. Para wanita penghibur di Arab Saudi biasanya disebut dengan panggilan "Sarmud" alias WTS.

Indonesia shaghir…. suwayya…. (maaf, "barangnya" wanita Indonesia kecil-kecil dan permainannya pelan," ujar sopir taksi yang mengaku dari Benggali itu. Bahkan pada kesempatan lain ada sopir taksi dari Pakistan menanyakan stok wanita panggilan dari Indonesai yang siap dikencani.

Pelacuran terselubung wanita Indonesia di Jeddah ternyata sudah bukan rahasia lagi, mulai dari bisik-bisik sesama TKI hingga bangsa negara lain turut membicarakan wanita Indonesia. Bahkan ketika Duta bertemu dengan Ustazd Fudoili, seorang aktivis Partai Keadilan Arab Saudi, dia menunjukkan foto seorang wanita Indonesia sedang setengah telanjang digandeng dua pria Benggali. "Foto ini sudah pernah saya kirim ke Habib Riezik Shihab (komandan FPI) di Jakarta agar menekan pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan baru dalam pengiriman TKW," ujarnya.

Kurang Pendidikan

Menurut mukimin ini, banyak wanita Indonesia jatuh ke dalam lembah nista di Arab Saudi karena sebagian besar TKW yang dikirim pemerintah kurang berpendidikan dan berangkat tidak disertai suami. Peran suami bagi seorang TKW dirasakan sangat berpengaruh terhadap kemungkinan seseorang jatuh dalam lingkaran setan pelacuran gelap. Sebab, para hidung belang tidak akan memiliki kesempatan menjebak TKW jika jelas ada suaminya.

"Ada seribu alasan wanita Indonesia menjadi sarmud di negeri orang. Sebagian besar mengaku pada awalnya melarikan diri alias kabur dari majikan karena mengalami pelecehan seksual. Jumlahnya mungkin 60 % hendak diperkosa, 20% over time tidak sesuai dengan perjanjian kerja, ada lagi karena gaji tidak dibayar sekitar 20%. Lari dari majikan bagi TKW kita sama dengan masuk ke mulut singa. Oleh karena pendidikannya rendah, mereka tidak mengetahui prosedur melapor ke perwakilan RI, dan memilih minta tolong kepada sembarang orang, terutama tukang taksi. Tragisnya, dari kasus yang sering terjadi, TKW ini tidak dibawa ke KJRI, tapi diboyong ke flat sopir taksi tersebut kemudian di sana dikerjain," tutur Ustazd Fudoili.

Masih menurut keterangan pengurus Islamic Center Indonesia di Jeddah itu, berdasarkan pengalaman di lapangan, TKW yang berangkat bersama suami biasanya bekerja serumah atau di lain tempat, tapi jika ada masalah, keadaannya tidak pernah separah nasib TKW yang sendirian. Yang menyedihkan, wanita-wanita Indonesia yang malang tersebut terkenal paling mudah dikerjai oleh para pecundang, sementara para tukang taksi sendiri sudah mengetahui persis posisi sulit yang sedang dihadapi oleh TKW tersebut. Apalagi jika diketahui mereka berangkat ke Saudi tidak disertai suaminya, semakin terbuka jalan menjadikan TKW tersebut sebagai "barang simpanannya" .

Biasanya, tukang taksi yang paling sering menyimpan stok wanita Indonesia berasal dari Benggali dan Pakistan, meski tidak sedikit juga sopir taksi dari negeri sendiri yang tega menjadikan mereka sebagai barang simpanannya. Belakangan ada kecenderungan oknum sopir taksi Indonesia yang justru mencari TKW kaburan untuk diperdagangkan kembali dengan harga mahal.

Menyimpan wanita bukan muhrimnya di flat atau apartemen adalah perkara mudah. Sebab, peraturan pemerintah setempat yang mensyaratkan penyewaan flat harus dengan bukti surat keluarga (Ailah) tidak berlaku ketat. Terlebih tidak ada kontrol kuat dari pemilik imarah (apartemen, mirip rumah susun di Indonesia) sehingga para penyewa dapat dengan mudah memasukkan orang lain kapan saja tanpa diganggu tetangga sebelah. Kesaksian wartawan harian ini selama menelusuri tempat-tempat yang diduga kuat dijadikan sebagai tempat pelacuran gelap dan terselubung membuktikan bahwa pasangan kumpul kebo bebas kencan di flat-flat yang disewakan di Jeddah.

Di tempat ini, jika mata kita jeli dan rajin "belanja" akan menjumpai beberapa wanita Indonesia berpakaian seronok nan menantang.

Lalu bagaimana nasib wanita malang yang "ditolong" sopir taksi itu? Ternyata mereka dijadikan simpanan selama berbulan-bulan. Diberi makan, difasilitasi tempat tinggal dan diberi uang pegangan. "Setelah kenyang, dijual ke temannya dengan harga 50 real untuk sekali pakai. Mengenaskan sekali nasib TKW kita.

Apalagi sebagian besar sopir taksi dari Benggali dan Pakistan di sini tidak datang dengan istri, persis seperti TKW kita yang tidak didampingi suami. Cerita ini benar-benar banyak terjadi. "Sampai ada pembicaraan, umpama hadis, pasti kabar ini sahih (valid)," kata Ustad Fudoili.

Inikah yg kau sebut fitnah ? Inikah yg kau sebut aku penghasut?? Bercerminlah ! Jgn berpangku tangan saja! Mana suaramu dalam membela bangsamu yg tertindas? Maaf aku bukanlah bangsa Indonesia yg tunduk oleh anjing2 arab laknatullah! Tapi anjing2 arab laknatullah lah yg bakalan su'jud dihadapanku soon or later!
--------------------
comment gw cuman 1 kata:
MUNAFIK! :evil:
JC_the best choice
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 20
Joined: Wed Feb 13, 2008 11:19 pm

Postby berani_murtad » Tue Apr 08, 2008 8:57 pm

tidak tahu ceritanya anda, kalau islam selain arab adalah masih merupakan budak. hanya orang arab yang berhak membebaskan seorang islam berbangsa lain dari perbudakan. Nabi yang turun di arab adalah benar-benar nabi setan, jadi maklum kelakuan orang-orang islam banyak yang seperti setan. cerita tentang tragedi TKW bukan hanya dijadikan budak seks, tetapi banyak juga kasus perkosaan yang berakibat kematian.
berani_murtad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2574
Joined: Sat May 19, 2007 3:11 pm
Location: Surga 72 bidadari

Postby audy_valentine » Tue Apr 08, 2008 9:17 pm

Lho, kok pelacur boleh keliaran tapi kafir nggak boleh?
User avatar
audy_valentine
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby JC_the best choice » Tue Apr 08, 2008 9:29 pm

audy_valentine wrote:Lho, kok pelacur boleh keliaran tapi kafir nggak boleh?

MUNAFIK!!
JC_the best choice
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 20
Joined: Wed Feb 13, 2008 11:19 pm

Postby AtheistIsBetter » Tue Apr 08, 2008 9:38 pm

[muslim pintar mode on]

Informasinya kurang afdol, ada photo2 nya nggak? Nggak usah bugil2an, nggak pake burqa di tempat umum aje udah cukup bang...


:lol: :lol:
User avatar
AtheistIsBetter
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 990
Joined: Sun Dec 02, 2007 1:09 pm

Postby JC_the best choice » Tue Apr 08, 2008 9:42 pm

Atheist__Is__Better wrote:[muslim pintar mode on]

Informasinya kurang afdol, ada photo2 nya nggak? Nggak usah bugil2an, nggak pake burqa di tempat umum aje udah cukup bang...


:lol: :lol:

hahaha....
adanya yg bugil tapi ditutupin ama jilbab doang... :P

canda...
ga ada neh..
JC_the best choice
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 20
Joined: Wed Feb 13, 2008 11:19 pm

Postby AtheistIsBetter » Tue Apr 08, 2008 9:47 pm

[muslim jenius mode on]

ah payah nih info, paling2 kerjaan zionist, usa, krezten :lol: :lol:
User avatar
AtheistIsBetter
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 990
Joined: Sun Dec 02, 2007 1:09 pm

Postby audy_valentine » Tue Apr 08, 2008 9:54 pm

itu bukan mode MUSLIM JENIUS, tapi (PP MODE ON)
User avatar
audy_valentine
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby Busman » Mon Apr 14, 2008 10:14 pm

sumbernya mana dong...??? ntar dikira tukang pitna...!!!
User avatar
Busman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby eDuw » Sun Apr 20, 2008 9:18 am

Bisa dipancung nih kalo ketauan...
Btw Good info...thx
User avatar
eDuw
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 115
Joined: Wed Mar 14, 2007 7:55 am
Location: dimane-mane

Postby pohon » Sat Apr 26, 2008 7:01 pm

peelacuran bukan hanya di arab,di negara amerika latin yang mayoritas kristen pun dihalalkan adanya sex bebas. apalagi dengan prostitusinya,kalaupun kita mencari tempat prostitusi bukan hanya di arab,semua belahan dunia pun ada.
pohon
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 2
Joined: Tue Apr 22, 2008 1:48 pm
Location: indonesia

Postby DHS » Sat Apr 26, 2008 10:15 pm

pohon wrote:peelacuran bukan hanya di arab,di negara amerika latin yang mayoritas kristen pun dihalalkan adanya sex bebas. apalagi dengan prostitusinya,kalaupun kita mencari tempat prostitusi bukan hanya di arab,semua belahan dunia pun ada.

Hon, kamu kalau mbaca cerita itu nangkep apanya seh?
Ini lho aku lipstiki tebal-tebal supaya kamu ngerti maksudnya:


JC_the best choice wrote:"Ada seribu alasan wanita Indonesia menjadi sarmud di negeri orang. Sebagian besar mengaku pada awalnya melarikan diri alias kabur dari majikan karena mengalami pelecehan seksual. Jumlahnya mungkin 60 % hendak diperkosa, 20% over time tidak sesuai dengan perjanjian kerja, ada lagi karena gaji tidak dibayar sekitar 20%. Lari dari majikan bagi TKW kita sama dengan masuk ke mulut singa. Oleh karena pendidikannya rendah, mereka tidak mengetahui prosedur melapor ke perwakilan RI, dan memilih minta tolong kepada sembarang orang, terutama tukang taksi. Tragisnya, dari kasus yang sering terjadi, TKW ini tidak dibawa ke KJRI, tapi diboyong ke flat sopir taksi tersebut kemudian di sana dikerjain," tutur Ustazd Fudoili.

.........
Inikah yg kau sebut fitnah ? Inikah yg kau sebut aku penghasut?? Bercerminlah ! Jgn berpangku tangan saja! Mana suaramu dalam membela bangsamu yg tertindas? Maaf aku bukanlah bangsa Indonesia yg tunduk oleh anjing2 arab laknatullah! Tapi anjing2 arab laknatullah lah yg bakalan su'jud dihadapanku soon or later!


Nah, kalau sudah ngerti maksudnya, sekarang aku tanya: Kamu bela TKW bangsa sendiri yang sudah jatuh kejepit tangga apa bela ARAB BEJAT?
User avatar
DHS
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4378
Images: 4
Joined: Sat Jan 05, 2008 7:56 pm


Return to Ruang TKW Indonesia



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users