. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

SAMBUTAN, PENJELASAN, artikel dan debat dari PENDIRI SITUS; ALI SINA. Artikel2 A Sina lainnya masih bisa ditemukan dalam Ruang REFERENSI sesuai dgn topiknya.

A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby pod-rock » Sat May 05, 2007 7:26 am

Perampokan Dalam Islam
http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/looting.htm

Islam tidak memperbolehkan perampokan terhdp orang Islam. TETAPI kalau terhadap NON-muslim, itu sih sah2 saja.

Setelah menikahi Khadijah, wanita pedagang kaya, Muhamad berhenti bekerja. Utk mengurus enam anak mereka dan tiga anak Khadijah dari pernikahan dia sebelumnya, Khadijah melalaikan pekerjaannya. Muhammad sering tidak dirumah utk mengurus anak2. Dia menghabiskan hari2nya menjelajah gua2 dan berkelana dialam pikirannya. Akibat dari melalaikan pekerjaannya itu, kekayaan khadijah menyusut drastis. Ketika Muhammad pindah ke Medina, dia sudah melarat. Para pengikutnyapun orang2 melarat. Mereka entah budak2 atau anak2 muda yg tidak puas dg kehidupan mereka. Para pengikutnya di Medina juga kebanyakan para buruh sengsara yg bekerja bagi orang Yahudi. Tapi beberapa tahun kemudian, Muhammad menjadi orang terkaya di jazirah Arab, memiliki onta, ternak, budak, istri2 dan harta karun. Darimana dia mendapat kekayaan begitu banyak dalam waktu begitu cepat? Melalui perampokan dan perampasan.

Pertama, dia merampok karavan para pedagang Mekah. Lalu ia bergerak utk memusnahkan atau membantai orang2 Yahudi dan merampas harta mereka. Pada akhirnya dia memerintahkan agar setiap kafir membayar pajak perlindungan (Jizyah). Yang menolak akan ditangani tanpa ampun.

Beberapa ayat Quran mendesak Muslim agar merampok orang2 tak bersalah dan menganggap harta orang lain ini sbg sebagai pahala didunia ini dan didunia berikutnya.

[48.20] Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

[59.6] Dan apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) mereka, maka untuk mendapatkan itu kamu tidak mengerahkan seekor kuda pun dan (tidak pula) seekor unta pun, tetapi Allah yang memberikan kekuasaan kepada Rasul-Nya terhadap siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

[8.69] Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Hanya orang buta yg tidak dapat melihat bahwa ayat2 diatas ini mendorong Muslim utk berperang sambil menggarong harta orang. Ayat2 itu menunjukkan jenis orang yg menjadi Muslim2 pertama. Bagaimana orang yg punya rasa kemanusiaan bisa menerima tuhan yg memberi hak utk menyerang orang tak bersalah, membunuh mereka dan mengambil istri2 mereka dan harta2nya sebagai rampasan perang ? Tapi Muhammad tidak sedikitpun malu menjanjikan pengikut2 barbarnya rampasan perang yg diperoleh secara culas dan brutal ini. Ia malah menganggap diri nabi, kesayangan tuhan dan contoh terbaik bagi alam semesta.

Para pengikutnya pada awalnya merasa ragu, namun sedikit demi sedikit hilang rasa sesal mereka. Mereka dgn tidak enggan2 merampok, merampas dan membunuh dan akhirnya membangun sebuah kekaisaran yg sepenuhnya dibangun berdasarkan harta curian. Ayat2 diatas jelas adalah perkataan seorang kepala penyamun, bukan dari utusan tuhan, kecuali tuhannya itu adalah setan.

Para pengikut Muhammad tidak punya otak utk mempertanyakan moralitas pembunuhan dan perampokan orang2 tak bersalah, atau mungkin mereka begitu senang mendapat jarahan perang hingga mereka tidak sempat berpikir tentang moralitas. Tapi pastilah pertanyaan ini muncul dibenak mereka, setidaknya bagi mereka yg masih punya rasa kemanusiaan dan moral kebaikan. Mereka pasti bertanya kenapa seseorang yg menyebut dirinya utusan Tuhan dapat merampas harta milik orang lain dg kekerasan. Bagi orang2 demikian Muhammad sudah menyediakan jawaban klisenya : “Itu semua Kehendak Allah” .

Jabir b. ‘Abdullah al-Ansari melaporkan: Nabi (saw) berkata: Saya telah dianugerahi lima hal yg tidak diberikan pada orang2 lain sebelum saya, dan itu adalah: Setiap nabi diutus khusus bagi bangsa mereka sendiri, sedangkan aku dikirim bagi semua orang merah dan hitam, Harta rampasan perang sah untukku, dan ini tidak pernah diberikan pada siapapun sebelum aku, dan bumi telah dibuat suci dan murni dan mesjid bagiku, jadi ketika waktu sholat tiba bagi siapapun kamu, ia harus sholat dimana saja dia berada, dan aku diberi kekhidmatan (yg membuat musuh2 terpengaruh/terpesona/terkagum-kagum) dari jauhpun (yg mana butuh waktu) satu bulan jauhya dan aku telah diberi hak untuk intersesi/perantara. Sahih Muslim 4.1058

Diberi khidmat artinya diberi kuasa TEROR ! Dalam hadis lain dia berkata:

“Aku telah dibuat menang melalui terror (yg ditaruh dihati para musuh),” Bukhari 4.52.220

Cek hadis tsb disitus Islam berbahasa Inggris: http://www.darulislam.info/Hadith_Bukhari.html
Anda tinggal masukkan nomor2 diatas dalam kolom Volume, Book dan Number. Atau Search kata 'terror' di situs tsb dan hadis diatas itu akan tampil.

Pengakuan bahwa dia menang oleh khidmat dan terror juga dinyatakan dalam Bukhari 1.7.331
Cek hadisnya dari http://www.darulislam.info/ kalau anda menganggap saya bohong.

Bukhari 4.53.370 menyatakan sebuah hadits yg diceritakan Abu Qatada:
"Kami berangkat ditemani Rasul Allah dihari (perang) Hunain. Ketika kita hadapi musuh, para muslim mundur dan kulihat seorang pengikut kaum berhala menyerang seorang muslim, aku berputar dan mendekatinya dari belakang dan memukulnya dipundak dg pedang. Dia (orang berhala itu) menghadapku dan memegangku begitu keras hingga seakan kurasakan kematian itu sendiri, tapi ia lalu mati dan melepasku. Kuikuti Umar bin al Khattab dan kutanya, “Ada apa dg orang2 (yg melarikan diri)?” dia menjawab, “Ini kehendak Allah,” Setelah orang2 kembali, nabi duduk dan berkata, "Siapapun yg membunuh seorang musuh dan punya bukti, berhak memiliki harta rampasan darinya.” Aku berdiri dan berkata, “Siapa yg akan jadi saksi bagiku?” dan lalu duduk.

Nabi berkata lagi, “Siapapun yg membunuh seorang musuh dan punya buktinya, akan memiliki harta rampasan darinya.” Aku (lagi) berdiri dan berkata, “Siapa yg mau jadi saksiku?” dan duduk. Lalu nabi mengatakan hal yg sama utk ketiga kalinya. Aku lagi2 berdiri, dan Rasul menjawab, “O Abu Qatada! Apa ceritamu?” lalu kuceritakan seluruh kisahnya. Seorang (berdiri dan) berkata, “O Rasul! Dia berkata benar, dan barang rampasan orang yg terbunuh itu ada padaku. Jadi tolong beri dia kompensasi atas namaku.” Dg itu Abu Bakr As-Siddiq berkata, “No, Demi Allah, dia (rasul) tidak akan setuju utk memberimu harta rampasan yg diperoleh oleh seorang Singa Allah yg bertempur dalam nama Allah dan Rasulnya.” Nabi berkata, “Abu Bakr mengatakan hal yg benar.” Jadi, Rasul memberi harta rampasan padaku. Aku jual persenjataan itu (barang rampasan) dan dg uang tsb aku beli sebuah taman di Bani Salima, dan ini adalah harta milikku yg pertama, yg kuperoleh setelah aku masuk Islam."

:twisted:

Inilah caranya Islam menyebar. Dg pembunuhan, penjarahan dan perampokan. Apa bedanya orang2 yg berkumpul dibawah pimpinan Muhammad dg kelompok garong yg berkumpul utk membagi2 barang rampasan mereka ? Dgn cara apa Nabi melebihi kepala perampok? Dgn cara apa dia lebih superior dari gangster? Mari kita gunakan logika dan sampingkan kepercayaan buta kita kpd Islam. Mari kita pakai otak yg diberikan Tuhan pada kita. Apakah ini macam orang yg kalian patuhi ? Mungkinkah tuhan sampai kecele, salah memilih orang serendah dan sekeji Muhammad sebagai utusannya? Mungkinkah orang yg bermoral rendah dgn nilai2 kemanusiaannya yg begitu minim mampu membimbing umat manusia ? Bisakah seorang pencuri mengajarkan kita tentang kejujuran ? Bisakah seorang pembunuh mengajarkan kita ttg martabat manusia dan kesucian hidup? Bisakah seorang penganiaya wanita menjaga hak2 kaum wanita?

Tidak heran dunia Islam begitu kacau. Tidak heran semua negara islam begitu terbelakang, tidak beradab, tidak produktif dan miskin (minyak bukan kekayaan yg diproduksi oleh orang muslim, minyak inipun harus digali dgn bantuan KAFIR ! red). :twisted:
User avatar
pod-rock
Translator
 
Posts: 845
Joined: Tue Nov 28, 2006 1:25 pm

Debat A. Sina: Perampokan dalam Islam

Postby pod-rock » Sat May 05, 2007 7:32 am

DEBAT A Sina ttg Perampokan dalam Islam

Saya membuat serangkaian tuduhan terhadap Muhammad dan menantang Muslim mana saja utk menyanggah tuduhan2 saya, dg janji bila mereka bisa membuktikan saya salah, saya akan mencabut tuduhan2 itu dan saya akan mencabut seluruh isi situs ini. Ini tantangan saya :

Buktikan forum ini SALAH dan dapatkan US$50.000
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=333

Mr. Bassam Zawadi pada situs answering-christianity.com menulis sanggahan bagi tuduhan2 itu dan menantang saya utk menepati perkataan saya dan mencabut situs ini. Saya akan menjawab semua sanggahannya satu persatu dan akan saya tunjukkan bahwa dia tidak hanya belum menyangkal semua tuduhan2 itu, dia malah memperkuatnya. Dalam bagian ini saya akan menjawab akan sanggahan terhadap klaim saya : Muhammad adalah seorang perampok.

Mr. Bassam Zawadi tidak menulis jawaban terhadap tuduhan saya secara langsung tapi dia Cuma membuat gabungan dari apa yg para pembela muslim tulis tentang subjek perampokan ini, yg katanya, membuktikan bahwa perampokan dalam Islam dilarang. Tapi seperti yg akan anda lihat, para akademisi ini, tidak hanya mengakui bahwa Islam menyetujui perampokan, mereka juga bersikap membela hal itu. Saya akan mengutip jawaban Mr. Zawadi paragraf demi paragraf dan menjawabnya satu persatu. Anda bisa membaca jawaban dia sepenuhnya disitus :
http://www.answering-christianity.com/b ... isina7.htm

Mr. Zawadi menulis:

Ketika tentara pergi perang, sudah pasti satu pihak akan menang dan yg lain kalah. Pihak yg kalah tidak hanya kalah perang tapi juga kehilangan harta milik mereka. Rumah2 mereka, peralatan perang, makanan, kekayaan dll. Sekarang saya akan menunjukkan bahwa apa yg para muslim lakukan dg barang rampasan perang tsb. Mereka tidak merampok seperti apa yg Ali Sina kesankan. Para muslim mengambilnya secara sah (karena itu selama perang) dan mereka menggunakannya secara sah pula. Saya akan menyajikan sudut pandang Islam dan aturan2 yg bersangkutan dg hal ini.


Jika Mr. Zawadi tidak menyebut nama saya dalam situsnya, saya akan berpikir bahwa dia pastilah salah seorang pejihad yg ikut berperang bersama pasukannya Umar dan bukan seseorang yg hidup diabad 21. Dijaman sekarang ketika dua pihak berperang, sang pemenang tidak diijinkan mengambil atau merampok harta milik, rumah, makanan dan kekayaan mereka yg dikalahkan.

Di tahun 1949 sebuah Konvensi Internasional diadakan di Jenewa dan perlindungan diberikan bagi para korban perang. Konvensi ini melarang kekerasan bagi kehidupan dan pribadi, khususnya pembunuhan dalam jenis apapun, mutilasi, perlakuan kejam dan penyiksaan dan pengambilan sandera dari pihak yg kalah. Bersama itu pula disebutkan bahwa yg terlukan dan sakit akan dikumpulkan dan dirawat. Mereka yg melanggar ketentuan tsb diperlakukan sebagai kriminal perang dan pada akhirnya akan dibawa kepengadilan utk diadili.

Menurut konvensi ini, Muhammad adalah seorang kriminal perang. Dia sandera tawanan perangnya dan menuntut tebusan atau mengancam utk membunuhnya. Dia mutilasi, siksa dan bunuh tawanan2 perangnya. Malah sesungguhnya kata ‘perang’ itu sendiri tidak tepat, karena ‘perang’nya muhammad adalah perampokan (qazwah). Korban2nya tidak diperingati lebih dahulu. Sering antara mereka tidak ada permusuhan dg para muslim dan mereka tidak menduga dan tidak siap akan serangan dari pihak muslim. Mereka dirampok tanpa pemberitahuan dan dibunuh begitu saja sebagai orang sipil tak bersenjata bukan sebagai pelaku perang dimedan perang.

Para muslim mungkin akan berkata bahwa Konvensi Jenewa (http://www.unhchr.ch/html/menu3/b/91.htm) baru ada diakhir abad kemarin. Bagaimana bisa Muhammad bersalah utk melanggar hukum yg belum ada dijamannya? Jawabannya adalah meski hukum2 ini baru ditulis, tapi konvensi ini didasarkan pada etika2 yg sudah lama/tua. Mengurus tawanan perang dg adil, tidak ada hubungannya dg hukum2. Ini cuma masalah nurani dan keadilan. Bisa tidak kita katakan Attila the Hun, Genghis Khan atau bahkan Hitler tidak bersalah karena ketika mereka melakukan pembantaian dan kekejaman, Konvensi Jenewa belum ada? Hukum itu baru, tapi moralitasnya setua umat manusia itu sendiri.

Pertanyaan yg harus kita tanyakan pada diri kita sendiri adalah apa yg Muhammad lakukan itu benar secara etika tidak? Tentu saja tidak. Apa Muhammad mau diperlakukan dg cara dia memperlakukan orang lain? Tentu saja tidak mau! Ketika sekelompok orang bedouin mencuri beberapa “onta curiannya” dan membunuh gembalanya, Muhammad mencari dan menangkap mereka, memotong tangan dan kaki mereka dan meninggalkannya diterik matahari gurun agar mati pelahan. Jika pencurian itu jelek gan layak mendapat hukuman yg tidak manusiawi dan kejam, kenapa dia melakukan pencurian juga? Kenapa dia merampok orang tak bersenjata, membunuh mereka dan mengambil harta2 mereka?

Kaum pagan tidak sejelek orang2 muslim. Mereka lebih beradab dan manusiawi.

Ketika Nadr ibn Harith, sepupu Muhammad sendiri yg ketika di Mekah mengejeknya tertangkap dipeperangan Badar, dia memohon pada Musab, orang yg membawanya dg terikat kehadapan Muhammad utk membelanya. Musab mengingatkan dia bahwa dia telah menyangkal iman dan menghina nabi. “Ah” kata Nadr, “kalau saja kaum Quraish menangkapmu jadi tawanan mereka, mereka tidak akan menghukum mati!” “Meskipun begitu”, kata Musab dg mencemooh, “Aku bukan tawanan mereka; Islam telah memutuskan semua ikatan”. “idrab anqihu” (potong lehernya) teriak Muhammad dg mata merah darah ketika melihat Nadr dan orang malang itu langsung dipancung. Mayatnya dibuang kedalam sumur bersama korban2 lainnya.

Tawanan lain dalam perang itu adalah Oqba. Ketika dibawa utk dieksekusi, dia mencoba utk berargumen, dan menuntut kenapa dia harus diperlakukan lebih kejam dari tawanan lain. “Karena permusuhanmu kepada Allah dan nabinya,” jawab Muahmmad. “Dan anak perempuanku yg masih kecil!” tangis Oqba, dg penuh sedih, “siapa yg akan merawatnya?” – “Api Neraka!” seru sang penakluk tak berhati ini; dan seketika itu juga sikorban digorok lehernya. Lalu Muhammad memuja Allahnya “Aku berterima kasih pada Allah yg telah membunuhmu, dan membuat mataku nyaman.” [Waqidi, hal 108].

Ini semua adalah ciri/sifat dari seorang psikopat narsisis. Dia tidak dapat memaafkan mereka yg menghinanya dan menyakiti ego raksasanya. Dia merasakan kenikmatan yg luar biasa dari pembalasan dendam kepada mereka yg mempermalukan.

Alasan para non muslim kalah adalah karena mereka dibatasi oleh kemanusiaan mereka dan mereka tidak mau menggunakan kekerasan melawan para muslim utk menaklukan mereka. Mereka percaya pada kebebasan agama dan “multi budaya”. Mereka tidak tahu betapa jahat dan kejamnya islam dan karena menganggap rendah, mereka kalah. Ini juga yg merupakan kelemahan non muslim saat ini. Jika para muslim tidak dihentikan dg segala cara, mereka akan menang dan para non muslim akan dibantai dg kebrutalan yg sama dg yg terjadi pd Nadr dan Oqba, atau korban2 islam baru2 ini seperti Daniel Pearls dan Margaret Hasan yg disembelih.

**** sekali utk mempercayai bahwa anda bisa mengalahkan kejahatan dg kebaikan. **** sekali utk mempercayai bahwa para pengikut orang kejam seperti muhammad akan adil terhadapmu jika mereka berkuasa. Kesalahan ini telah dilakukan oleh banyak orang2 iran yg tinggal di Iran, seperti para minoritas dan mereka yg menempati posisi penting dimasa rejim Shah, setelah revolusi islam, mereka tidak takut karena mereka pikir tidak melakukan kesalahan apapun. kesalahan penilaian ini Mereka bayar dg nyawa. Kejahatan harus dihancurkan dg kekuatan. Berapa banyak kekuatan ini? .. Sebanyak mungkin! Tidak ada harga yg cukup tinggi utk mempertahankan kebebasan dan nyawa kita. Kebaikan harus ditunjukkan pada mereka yg menolak kejahatan. Tapi mereka yg mendukung kejahatan harus berurusan dg kemurkaan kita.

Mari kita misalkan orang2 dijaman dulu itu biadab. Setidaknya inilah kebohongan yg diinginkan para muslim untuk kita percaya. Apa ini alasan yg baik bagi Muhammad utk merampok, memperkosa, merampas dan membantai orang2 dg kebiadaban? Apa Muhammad datang utk membimbing manusia kejalan yg benar atau dia adalah korban dari tradisi jelek manusia dijamannya? Bukankah dia sebut kaum pagan sebagai **** (ignorant)? Jika demikian, kenapa dia mengikuti cara mereka? Orang yg mengajarkan para pengikutnya berapa batu yg harus dipakai utk membersihkan pantat mereka setelah buang air besar tidak tahu bahwa perampokan dan pencurian adalah jelek dan dia seharusnya tidak membuat contoh jelek. Apa kita harus percaya bahwa dia itu nabi?

Para muslim punya alasan yg sangat berputar-putar. Mereka klaim bahwa Muhammad datang utk membimbing orang2 **** kejalan yg benar. Tapi jika kita tunjukkan kejahatan yg dilakukan orang ini (Muhammad), mereka bilang dia orang jaman dulu (abad ke-7) dan melakukan apa yg orang dijaman itu biasa lakukan. Kita tidak membicarakan cara dia berpakaian. Ini tentang perampokan, pemerkosaan, perampasan dan pembunuhan orang tak bersalah yg sedang dibicarakan.

Jangan biarkan kata2 menipu kita. “Jalan yg benar” menurut muslim punya arti yg sangat berbeda. Istilah ini bagi mereka berarti mengikuti mandat Muhammad dan berlaku seperti dia. Ini tidak sama dg jalan yg benar dan perbuatan yg benar yg kebanyakan dari kita kenali. Malah bagi islam “jalan yg benar” itu sangat jahat – seperti pembunuhan kafir dan merampas harta mereka. Dalam islam inilah jalan yg benar karena Muhammad melakukannya dan meminta para pengikutnya utk melakukan itu juga.

Meski pernyataan mereka bahwa kaum pagan jauh lebih buruk dari orang muslim itu adalah sebuah kebohongan, jikapun benar, hal itu tetap tidak membenarkan kejahatan2 Muhammad. Orang ini mengaku sebagai nabi Tuhan, “contoh yg baik untuk ditiru”, seorang “yang mulia” dan “ciptaan terbaik”. Dalam sebuah Hadits Qudsi dia membuat Allahnya berkata padanya: “Kalau tidak karenamu (Muhammad), aku tidak akan menciptakan jagat raya ini.” Bayangkan tingkat kegilaan ini! Bagaimana seseorang dg pengakuan yg hebat begini berlaku seperti kriminal yg paling buruk? Jika orang lain melakukan apa yg Muhammad lakukan, tidakkah kau akan berkata bahwa dia ini seorang kriminal? Lalu mengapa seorang utusan Tuhan; orang yg berpikiran jagat raya ini diciptakan karena dia ada, harus bertingkah laku seperti kriminal?

Mari kita selami pikiran sakit dari psikopat narsisis ini dan kita lihat apa lagi yg dia katakan tentang dirinya sendiri:

(http://www.muhammadanreality.com/creati ... eality.htm):

- “Hal pertama yg Allah Maha Kuasa ciptakan adalah jiwaku.”
- “Yg pertama-tama dari segalanya, Tuhan menciptakan jiwaku.”
- “Aku dari Allah, dan para orang percaya adalah dari aku.”


Namun orang ini, bersama lamunan megalomaniaknya, dalam kehidupan nyata bertingkah laku seperti kriminal yg menjijikan. Hey para muslim! Dimana otak kalian? Berapa lama lagi kalian mau membodohi diri sendiri dan kenapa?

Mr. Zawadi sekarang mulai mengutip dari situs2 islam lainnya:

Diambil dari http://www.jamaat.org/islam/HumanRightsEnemies.html

5. Tidak boleh merampok dan merusak didalam negara musuh

Para muslim telah diinstruksikan oleh sang nabi agar jangan menjarah atau merampas atau menghancurkan daerah penduduk, ataupun merusak harta siapapun yg tidak ikut berperang. Telah diceritakan dalam Hadits: “Nabi melarang kaum muslimin utk merampok dan menjarah” (Bukhari, Abu Dawood). Perintahnya adalah: “Perampokan tidak lebih sah dari bangkai” (AbuDawood). Abu Bakr Siddeeq selalu memberitahu tentara2nya ketika berangkat perang. “Jangan merusak dusun2 dan kota2, jangan merusak tanah dan taman yg terawat, dan jangan membantai ternak.”


Tiap muslim tahu, jika sebuah hadits bertentangan dg Quran, yg belakangan (Quran) harus diambil sebagai lebih berwenang dan karenannya Hadits tsb adalah palsu. Muhammad menumpuk kekayaannya melalui perampokan.

Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah dan Rasulnya, (Q 8.41)

“Allah dan Rasulnya”? Untuk apa Allah memerlukan barang rampasan?

Apa alasannya merampok Khaibar? Apa orang2 Khaibar menjadi ancaman bagi orang Muslim? Ditahun ke-6 Hijrah, Muhammad menjanjikan kemenangan pada pengikut2nya yg dungu, kemenangan atas Mekah tapi ketika dia sadar bahwa berperang dg hanya 1.500 orang mungkin akan kalah, dia menanda tangani sebuah perjanjian yg dirasakan oleh para pengikutnya sebagai sebuah hal yg memalukan. Utk mengangkat moral mereka yg menurun dia mengarahkan mereka ke Khaibar dan mereka menyerbu kota itu secara mendadak disubuh hari ketika orang2 pergi keladang dan bekerja. Dia menulis:

Sesungguhnya Allah telah rida terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dengan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya). Serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu. (Q 48.18-20)

Apa yg telah dilakukan orang2 Khaibar terhadap orang Muslim? Tidak ada! Mereka mengurus diri mereka sendiri. Alasan kenapa Muhammad merampok mereka, menghancurkan kota dan menjarah mereka adalah karena mereka orang2 yg makmur. Muhammad ingin menyenangkan pengikut2nya yg kelaparan dg sebuah kemenangan yg mudah serta harta rampasan. Mereka lapar karena Muhammad merusak kota mereka dg membunuh dan mengursi semua orang2 yahudi yg merupakan tukang2 ahli, petani dan pedagang, yg mana orang2 Arab biasa bekerja pada mereka. Dg terbunuh dan terusirnya orang2 yahudi ini mereka sepenuhnya tergantung pada perampokan2 bagi hidup keseharian mereka.

Ada sebuah surat yg disebut Anfal (rampasan perang, jarahan). Surat ini dimulai dengan “Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul” Tentu saja Allah tidak perlu harta dari makhluk sialnya. Jelaslah bahwa pewaris dari harta rampasan itu adalah utk Muhammad sendiri. Dan kriminal tak bermalu ini bahkan melibatkan tuhan sebagai antek-anteknya. Lubakan bukti2 yg telah saya berikan. Ayat ini saja cukup utk melihat bahwa orang ini pembohong. Pencipta jagat raya tidak perlu harta manusia dan jika dia ingin menghancurkan atau mempermalukan manusia, misal saja Dia itu sesadis Muhammad, dia tidak perlu sekelompok tukang pukul dan gangster utk melakukannya.

Apa arti dari “barang rampasan perang”? Bukankah artinya barang jarahan? Barang hasil perampokan?

Barang rampasan perang dari medan perang sama sekali berbeda. Barang ini terdiri dari kekayaan, harta benda dan peralatan yg diambil dari kamp dan markas militer tentara musuh dan sah serta pantas.


Para pembela muslim ingin kita percaya bahwa apa yg Muhammad ambil dalam rampokannya Cuma peralatan militer. Ini sungguh2 kebohongan yg memalukan. Muhammad mengambil kawanan onta, ternak, barang2 rumah tangga, tanah2 pertanian dan rumah2 dari korban2nya. Dia mengambil setiap barang milik mereka. Dia bahkan mengambil sebanyak mungkin sandera dan menggunakannya sebagai para budak.

Ditahun ke-8 Hijrah, seetlah orang2 Mekah menyerah, Muhammad memutuskan utk merampok suku Hawazin yg besar yg tinggal diteritorial Hunain. Dia menangkap para wanita dan anak2 mereka dan harta milik mereka semua setelah para lelakinya melarikan diri. Ibn ishaq menulis:

Lalu utusan dari orang Hawazin datang padanya di al-Ji’rana dimana dia menawan 6.000 wanita dan anak-anak, dan kambing dan onta2 yg diambil dari mereka tidak terhitung banyaknya.

Utk melunakkan hatinya, utusan ini, yg terdiri dari Shima, saudari angkatnya, mengingatkan dia bahwa dia besar diantara mereka selama 5 tahun pertama hidupnya dan bagaimana mereka merawatnya dan sekarang tidak sepantasnya dia membayar itu dg perlakuan seperti ini. Salah seorang dari mereka berkata:

Kasihanilah kita, rasul Allah, murah hatilah, karena kamulah orangnya darimana bisa kita harapkan rasa kasihan. Kasihanilah orang-orang yg nasibnya telah digagalkan. Keberadaan mereka dihancurkan oleh kesialan.

Muhammad meminta mereka utk memeluk islam dan memberi mereka dua pilihan:

“Mana yg paling kalian sayangi? Anak lelaki2mu dan istri2mu atau ternak2mu?” mereka menjawab, “Apakah kamu memberi pilihan antara ternak kami dan kehormatan kami? Nay, kembalikan istri2 dan anak2 kami, karena itulah yg paling kami sayangi.”

Benar2 binatang yg menjijikan!!

Muhammad meninggalkan kaum Hawazin sepenuhnya melarat dan membagikan barang rampasan yg banyak diantara orang2 kaya Mekah untuk “memaniskan islam dimulut mereka.”

Para pembela islam menulis seakan sebagai orang yg tahu islam dg baik. Jadi ketika mereka mengklaim barang rampasan perang hanyalah peralatan militer, mereka melakukan taqiyyah atau cara penipuan demi islam. Mereka berbohong demi Allahnya. Mereka akan bertemu Allah dan Utusannya di neraka.


Diambil dari http://en.wikipedia.org/wiki/Prophet_Muhammad

Perang

Hubungan antara Mekah dan medina dg cepat memburuk (lihat surat al-Baqara). Orang2 Meka menyita seluruh harta yg muslim tinggalkan di Mekah. Di medina, Muhammad menandatangani perjanjian persekutuan dan saling bantu dg suku2 tetangga.
Muhammad berpaling dg merampok karavan2 yg menuju Mekah. Perampokan Karavan adalah tradisi orang Arab sejak lama; belakangan para pembela Muslim membenarkan perampokan2 ini dg pernyataan perang yg ada diantara orang2 Mekah dan para Muslim.


“Perampokan Karavan adalah tradisi orang Arab sejak lama?” Benar2 alasan yg dicari-cari! Saya sudah pernah mendiskusikan relativitas moral ini. Bahkan jikapun ini sebuah ‘tradisi’ orang arab, yg sebenarnya bukan dan menjijikan, apa ini membenarkan seseorang yg mengaku sebagai nabi tuhan dan “makhluk ciptaan terbaik” utk mengikuti tradisi jahat itu? Para Muslim yg menulis ini dalam Wikipedia ingin membuat perampokan kedengarannya seperti sebuah festival rakyat biasa. “Tradisi!?” … Benar2 sebuah cara yg inovatif utk menjelaskan sebuah kejahatan! Jika mencuri adalah sebuah ‘tradisi’, kenapa Muhammad begitu marah ketika orang lain mencuri ontanya? Kenapa dia melarang para pengikutnya utk mencuri harta rampasan itu dari orang muslim? Harta rampasan (harta curian dari non muslim) boleh-boleh saja, tapi mencuri lagi barang curian itu akan dihukum api neraka?! Ini ciri khas pemikiran relatif Muhammad dan akibatnya para pengikutnya yg **** juga jadi berpikiran sama.

Wikipedia dikontrol oleh para pejihad cyber yg bersama-sama membunuh kebenaran. Sangat tidak mungkin utk menulis sesuatu yg benar dalam ensiklopedi islam itu. Teman-teman di FFI sekarang dalam proses membuat sebuah situs khusus Wiki on Islam, dimana setiap orang bebas utk mengedit tapi tidak akan membiarkan kebohongan dan teroris cyber dari sekelompok pejihad.

Akademisi sekuler akan menambahkan bahwa ini adalah masalah hidup mati bagi para muslim juga. Mereka tidak memiliki tanah di Medina dan jika mereka tidak merampok, mereka harus hidup dari belas kasihan orang dan kerja apapun yg dapat mereka temukan.


Siapakah para “akademisi sekuler” ini? Apa mereka sempat membicarakan tentang ‘useful idiot’ seperti Noam Chomsky, Karen Armstrong dan John Esposito? Lihat saja betapa menggelikan Wikipedia jadinya jika membicarakan tentang Islam.

Benar2 sebuah alasan hebat! Karena para muslim tidak memiliki tanah, mereka harus memusnahkan etnis yahudi dan merampas tanah mereka. Ah, jawaban yg sangat logis dan memuaskan! Kok tidak terpikir oleh saya logika ini?

Bagaimana di tempat-tempat lain? Muhammad dan gangnya merampok banyak kota dan dusun2 yg bahkan sedikitpun tidak dekat ke Medina dan tidak ada hubungannya dg para muslim. Dosa mereka hanya karena mereka makmur dan para muslim butuh duit.

Haruskah mereka2 yg tidak punya tanah dan uang merampok mereka yg punya, membunuh dan menjarah mereka utk bertahan hidup? Atau ajaran ‘Allah’ ini hanya khusus bagi para muslim? Meskipun mengejutkan, ini persisnya cara muslim berpikir dan itu sebabnya mereka ada dieropa dan di barat. Mereka pikir barat milik mereka. Jika mereka sukses dg mimpi mereka, mereka akan melakukan apa yg muhammad dan gangnya lakukan pada non muslim. Akan **** sekali jika tidak memperhatikan apa yg para muslim katakan. Yg anda perlu lakukan Cuma mendengarkan mereka. Mereka menginginkan negaramu dan mereka siap membunuhmu utk itu. Jika bukan kamu, anak2mu akan membayar dg nyawa mereka jika kamu tidak mendengar apa yg mereka katakan. Jangan khawatir mengenai cucu-cucumu karena jika para muslim tidak dihentikan sekarang, anda mungkin tidak akan punya cucu.

Diambil dari http://www.islamonline.net/surah/englis ... SurahID=18

Topik2 dan hubungannya

Bagian ini berurusan dg masalah2 “Barang rampasan perang”. Quran berkata bahwa ini bukanlah barang rampasan perang tapi “karunia Allah” dan membuktikannya dg menunjukkan bahwa kemenangan di Badar (dan pada peperangan lainnya juga) diperoleh karena bantuannya dan bukan karena usaha para muslim sendiri. Juga diterangkan (dalam ayat 40) bahwa tujuan perang dari para muslim adalah untuk memusnahkan semua kondisi2 yg tidak menguntungkan bagi pendirian Islam dan bukan utk mendapatkan harta rampasan. Terlebih lagi, barang rampasan, karena adalah karunia Allah, adalah milik Allah dan Rasulnya dan hanya mereka saja yg berhak memilikinya. Lalu setelah para muslim menerima semua hal ini, pembagian barang rampasan tsb telah ditentukan dalam ayat 41.1-41.


Apa saya bilang? Yg anda perlukan cukup dg mendengarkan para muslim. Apa yg para muslim curi darimu bukanlah barang rampasan. Itu adalah “Karunia Allah”. Itu sah milik mereka. Bukan saja mereka tidak punya rasa penyesalan, mereka sebenarnya dg senang hati berterima kasih pada Allah setannya karena karunia tersebut, sedikitpun tidak punya nurani bersalah.

Kenapa allah ini tidak memberikan karunia pada hamba2nya melalui sains, industri, teknologi dan kemajuan? Kenapa karunia ini harus sampai pada mereka berupa “barang curian” dari non muslim? Pertanyaan ini bahkan tidak muncul di benak para muslim. Kenapa? Ini karena mereka tidak punya hati nurani. Mereka yg punya, tidak lagi menyebut dirinya muslim, karena merasa malu.

Diambil dari http://www.irfi.org/articles/articles_2 ... _islam.htm

Departemen Keuangan

Penghasilan negara adalah alat yg paling penting utk menyediakan keamanan sosial bagi suatu bangsa. Selama kekalifahan Umar ibn al-Khattab, pendapatan dari departemen keuangan bertambah dg besar sekali ini karena kebijaksanaan dan kebijakan administratifnya yg ketat. Zakat (kewajiban religius seorang muslim utk membayar 2,5 kekayaannya), ‘ushr (pajak religius utk tanah pertanian), Sadaqah (uang utk kesenangan Allah), jizyah (pajak kafir utk keamanan) dan khums (seperlima dari harta rampasan perang) diberikan pada bagian keuangan utk digunakan bagi para muslim. Contoh, setelah perang Yarmouk dan qadisiyyah, para muslim mendapatkan harta rampasan yg banyak sekali. Peti2 harta di madinah al Munawwarah semuanya penuh.

Tujuan dari sistem keamanan sosial islamik adalah utk memenuhi setiap kebutuhan manusia yg mungkin. Kebutuhan2 ini dapat secara luas diklasifikasikan kedalam dua kategori:

(1) Kebutuhan primer: seperti makanan, pakaian, perumahan dan perawatan medis yg diperlukan.
(2) Kebutuhan sekunder: yakni, pendidikan, pernikahan, kepentingan orang2 tua dan pelayanan sosial, dll.


Kalifah 'Umar ibn al-Khattab menggunakan Keamanan Sosial :

- Untuk menyediakan makanan selama musim kemarau atau kelaparan bagi para muslim sesuai ukuran keluarganya.

- Untuk yg miskin dan cacat

- Untuk menyediakan pendidikan bagi anak-anak.

- Utk membiayai perkawinan pasangan yg miskin dan membutuhkan.

- Untuk orang2 yg sudah tua dan investasi bagi umur tua

- Untuk memberi pinjaman bagi aktivitas ekonomi

- Untuk memberikan pinjaman bebas bunga

- Untuk membayar utang2 orang yg ada berkewajiban

- sebagai jaminan sosial untuk membayar uang darah bagi tahanan dalam pembunuhan tak disengaja

- Untuk membayar upah pada janda2, wanita menikah atau tidak menikah, para anak2 lelaki muda dan para imigran


Yep! Anda adalah jaminan sosial bagi para muslim! Mengerti?

Situs ini bilang “Selama kekalifahan Umar ibn al-Khattab, pendapatan dari departemen keuangan bertambah banyak sekali.”

Bagaimana bertambahnya? Apa Umar mendorong agrikultur, seni, industri, perdagangan? Darimana kekayaan ini datang? Dari perampokan tentu saja. Penulisnya cukup jujur dg berkata: “perang Yarmouk dan Qadisiyyah, para muslim mendapat harta rampasan sangat banyak. Peti2 harta di Medinah al-Munawwarah penuh semua.” Dan mengakui bahwa kekayaan ini “berasal dari jizyah (pajak kafir utk keamanan) dan khums (seperlima harta rampasan)”.

Sepanjang perampokan diteruskan, para muslim tambah makmur tapi segera setelah mereka dikalahkan dan penaklukan berhenti, berhenti juga apa yg mereka sebut “Jaman keemasan”.

Keamanan apa yg orang muslim berikan bagi non muslim? Keamanan yg sama dg yg diberikan gangster Mafia di Chicago tahun 1930an. Jizya adalah pemerasan. Non muslim harus bekerja dan menghidupi orang muslim atau mati. Lihat hadits berikut:

Menurut perkataan nabi (pbuh): Allah telah menempatkan kebenaran dilidah dan hati Umar. Dia menetapkan upah2 bagi muslim, dan memberi perlindungan bagi orang2 beragama lain dg menagih pajak jizyah pada mereka, tanpa mengambil seperlima dari pajak tsb, ataupun mengambilnya sebagai harta rampasan. (Sunan Abu Dawood 19.2955)

Orang2 barat harusnya tahu bahwa bagi muslim, kesejahteraan yg mereka ambil, adalah jizya yg anda harus bayar. Mereka tidak berterima kasih sama sekali dan mereka sama sekali tidak berniat mencari kerja dan berhenti mengumpulkan jizya ini yg adalah hak mereka. Tapi bagaimanapun jumlahnya tidak cukup. Mereka harus menerima hampir seluruh uang yg anda hasilkan. Rumah2 mereka harus lebih besar dan bagus dari anda. Sepanjang ini tidak terjadi, mereka akan merasa ditindas dan akan melawan anda utk mengakhiri penindasan ini.

Diambil dari http://islamic-world.net/economics/publ ... istory.htm

Kasus keenam adalah peminjaman sejumlah uang dari seorang muslim utk mendanai sebuah peperangan besar. “Ismail anak ibrahim andak Abdulah, andak Abu Rabi’ah al-Makhzumi melaporkan pada kita dari ayahnya yg melaporkan mengenai kakeknya bahwa ketika nabi (pbuh) akan menyerang Hunayn dia meminjam 30 ribu atau 40 ribu darinya. Dia membayarnya ketika dia kembali. Lalu nabi (pbuh) berkata: “Semoga Allah memberkatimu dg kekayaan dalam keluarga dan hartamu. Balasan yg tepat utk meminjamkan uang adalah membayarnya dan rasa terima kasih. Dalam versi lain tradisi ini dicatat oleh Nasa’I, jumlah pinjamannya adalah 40 ribu. Hal yg sama juga dicatat oleh Ahmad ibn Hanbal dalam Musnadnya. Mengenai sumber pembayaran, kedua versi menyebutkan berasal dari bertambahnya uang yg ada pada nabi (pbuh) kemudian setelah perang. Perang Hunayn terjadi ditahun ke-8 Hijrah segera setelah penaklukan Mekkah. Ini adalah hari2 baik bagi keuangan negara. Pertambahan uang yg disebut2 dalam tradisi ini bisa jadi berasal dari harta rampasan perang akibat dari kemenangan di Hunayn. Hal diatas adalah kasus yg jelas mengenai peminjaman uang untuk tujuan perang. Ini juga menjadi bukti bahwa jumlah yg dibayar sama dg jumlah yg dipinjam dan tidak ada pembayaran lebih dilakukan.


Situs ini menjelaskan bagaimana Muhammad meminjam uang utk melengkapi tentaranya dan membayarnya setelah merampok korban2nya. Ini pada dasarnya adalah sebuah konfirmasi bahwa Muhammad mendapat kekayaan melalui perampokan. Kenapa Mr. Zawadi menggunakan semua ini, tulisan yg memastikan klaim bahwa Muhammad seorang perampok, tidak jelas bagi saya. Bukankah seharusnya dia menyanggah saya?

Diambil dari http://www.islamonline.net/english/intr ... le03.shtml

Ketika nabi Muhammad (pbbuhh) sampai ke Medina, dia mendesak para pendukungnya yg kaya utk mendanai dan membantu para emigran yg miskin. Lalu, ketika harta rampasan perang jatuh kepihak muslim, dia akan membagi kekayaannya sesuai dg kondisi ekonomis – orang muslim yg miskin mendapat bagian lebih besar. Melalui aturan2 ini, dia berharap bisa mengurangi jurang antara kaya dan miskin.


Ini lagi-lagi argumen lain yg memastikan klaim saya. Muhammad merampok orang tak bersalah lalu membagikan harta rampokan itu diantara para pengikutnya. Bukankah ini yg dilakukan para gangster perampok juga?

Sekarang tulisan dibawah ini adalah perkataan Mr. Zawadi sendiri:

Kesimpulan

Para muslim tidak berperang dan mengambil harta rampasan bagi keuntungan mereka pribadi. Mereka memakainya utk menolong orang yg memerlukan dan miskin dan utk mendirikan sebuah sistem. Mereka mengambilnya sewaktu peperangan. Mereka tidak menjajah orang dg niatan utk menjarah kota2 dan dusun mereka dan mengambil harta rampasan. Hanya selama peperangan saja. Jadi jelas mereka mengambilnya. Mereka tidak akan meninggalkan barang2 itu tergeletak begitu saja. Hal ini sepenuhnya membenarkan tindakan mereka. Sesungguhnya, tidak ada tentara didunia ini akan mengambil harta rampasan perang dg cara yg begitu murah hati dan indah seperti yg dilakukan tentara muslim.

Anda juga dapat membaca http://www.studying-islam.org/articletext.aspx?id=679



Meskipun ada banyak bukti2 yg Mr. Zawadi sendiri berikan bahwa para muslim merampok kekayaan non muslim dan Muhammad membagikan harta jarahan itu diantara para pengikutnya, dia masih punya keberanian utk mengatakan “Para muslim tidak berperang dan mengambil harta rampasan demi kepentingan mereka pribadi.”

Kemustahilan seperti ini akan menipu pemikiran orang2 irrasional. Tapi tidak berhasil pada saya. Saya tahu bagaimana cara berpikir orang muslim. Para muslim benar2 tidak dapat melihat bahwa pemikiran mereka itu jahat. Bertahun-tahun saya dengar kemustahilan yg persis sama dan tidak pernah terpikir oleh saya bahwa hal itu adalah sebuah kejahatan. Nurani saya sudah mati rasa. Nurani para muslim sudah mati rasa. Mereka benar2 tidak mampu berpikir secara rasional atau punya perasaan kemanusiaan jika mengenai islam. Tidak ada apapun yg dapat kita katakan yg dapat membuat mereka sadar. Tidak ada yg dapat membuat mereka berpikir. Itu pernah terjadi pada saya dan terjadi pada banyak orang tapi ini adalah sangat sangat sulit. Seakan para muslim menderita kelumpuhan mental. Anda tahu apa yg akan mereka tulis setelah membaca ini? “Imanku dalam Islam bertambah.” Inilah bagaimana tidak berotaknya para jiwa rusak ini jadinya.

Mr. Zawadi berkata: “Mereka tidak menjajah orang dg niatan utk menjarah kota2 dan dusun mereka dan mengambil harta rampasan. Hanya selama peperangan saja.”

Tidak, tentu saja tidak diniatkan. Para muslim tidak sengaja tertiup kearah kota2 korban mereka oleh angin dan secara tidak sengaja pula pedang2 mereka membunuh penduduk. Dg begitu para muslim yg tidak berdosa tidak punya pilihan lain kecuali membersihkan kota dan membawa istri dan anak2 korban sebagai budak. Lagipula ini semua adalah “Karunia Allah”. Bagaimana bisa mereka menolaknya?

Hanya selama peperangan saja.” Ini khas fallacy logika yg muslim sangat suka lakukan. Siapa yg memulai perang? Pertama-tama semua itu bukanlah peperangan tapi perampokan. Muhammad merampok karavan2, dusun2 dan kota2 tanpa peringatan lebih dahulu. Dia menyergap mereka. Tentu saja anda hanya dapat merampok jika anda serang dan bunuh orang2nya. Bagaimana lagi cara anda bisa merampok mereka? Apa orang2 itu akan memberikan harta mereka jika anda tidak merampoknya, dan tidak “menaruh teror dihati mereka”? Ini berarti menunjukkan fakta bahwa karena Muhammad merampok orang2 dan membunuh penduduk tak bersenjata, maka dia berhak utk memperkosa istri2 mereka dan anak2 mereka dan mencuri harta mereka. Logika ini diluar dari rasionalitas manusia. Tapi otak para muslim cara bekerjanya tidak sama. Mereka adalah para pengikut setan. Celakalah kalian jika tidak menganggap serius peringatan saya. Celakalah anak2mu jika kalian tidak menghentikan para muslim pada waktunya. Setiap argumen dan argumen lawan bahwa para pemuja sentan ini sajikan menggambarkan kebejadan pikiran mereka dan menelanjangi jiwa2 setan mereka.

Mr. Zawadi mengakhiri argumennya dg berkata: “Mereka tidak akan meninggalkan barang2 itu tergeletak begitu saja. Hal ini sepenuhnya membenarkan tindakan mereka.
Tentu saja! Sekali saja anda merampok orang tak bersalah dan membunuhnya, kenapa membiarkan harta mereka dg sia-sia? Itu milikmu, ambil. Lagipula semuanya adalah “Karunia Allah” sebagai ucapan terima kasih telah menjadi hambanya yg baik. Anak2 dan istri2 mereka? … Mereka juga adalah budak2mu dan budak2 seksmu. Mereka semua milikmu. Anda punya hak yg “SAH” dan otoritas “ALLAH” atas diri mereka

Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik. (Q 8:69)

Apa yg kita pelajari dari debat ini? Kita belajar bahwa Islam, jauh dari sebuah agama, adalah sebuah organisasi gangster yg mempertahankan keberadaannya dari hasil perampokan. Para muslim tidak mampu menghasilkan apapun. Mereka harus merampok utk hidup. Muhammad membangun kerajaannya dg perampokan dan penyebaran teror dihati para korbanya. Para muslim melakukan hal yang sama sepanjang sejarah. Anda **** jika berpikir mereka telah berubah atau akan berubah. Sepanjang mereka menyebut diri muslim dan mengikuti Muhammad mereka akan melakukan apa yg Muhammad lakukan. Mereka adalah gangster, mereka perampok, dan mereka adalah teroris. Jangan percaya saya? Dengarkan saja apa kata mereka.

Dan jangan berpikir hanya karena muslim tidak melakukan aktivitas ini sekarang mereka tidak akan melakukannya setelah berkuasa. Jika mereka tidak melakukannya sekarang ini karena mereka takut akan kekuasaan yg lebih besar. Sekali saja ketakutan itu hilang, mereka kembali kepada kebarbaran asli dan mengikuti Quran dan Sunna dg persis sampai ketitik komanya. Jika para muslim tidak meninggalkan islam dan tidak menolak Muhammad, akan sangat **** utk mempercayai mereka. Perlakukan mereka sebagai musuh, seperti mereka memperlakukanmu sebagai musuh. Arahkan mereka kesitus ini dimana bukti2 diberikan tak habis-habisnya. Jika mereka meninggalkan islam dan mengutuki sisetan Muhammad, terima mereka sebagai bagian dari kalian dan tunjukkan cinta. Jika mereka berkeras menyebut setan itu nabi, kepinggirkan dan depak mereka keluar dari negaramu karena itulah yg mereka niatkan kepadamu.
User avatar
pod-rock
Translator
 
Posts: 845
Joined: Tue Nov 28, 2006 1:25 pm

Postby Moderator 3 » Mon May 07, 2007 8:14 pm

A SINA : perampokan/penjarahan atau bela diri ?
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=860
Moderator 3
Site Admin
Site Admin
 
Posts: 572
Images: 1
Joined: Tue Sep 13, 2005 8:53 pm

Postby pod-rock » Wed May 09, 2007 7:30 am

Halo Mod!
Sebelumnya saya tanya mbah ali tapi mungkin dia waktu itu sibuk, jadi saya terjemahkan saja. Sorry,
Tapi setelah saya lihat link yg anda berikan, ternyata isinya masih campur aduk dg bahasa inggris. Saya pikir, orang baca yg seluruhnya indonesia aja malas, apalagi yg campur2, jadi saya teruskan menerjemahkan.
Tolong postingan Ali yg terakhir (dari link tsb) tambahkan kesini.
User avatar
pod-rock
Translator
 
Posts: 845
Joined: Tue Nov 28, 2006 1:25 pm

Postby pod-rock » Wed May 09, 2007 7:31 am

Debat tentang Perampokan dalam Islam Bagian II

Ini adalah lanjutan dari debat Part I sebelumnya tentang Perampokan. Argumen saya yg menuduh Muhamad melakukan perampokan disanggah oleh Mr. Bassam al Zawadi.
http://www.answering-christianity.com/b ... sina_1.htm

Ini adalah jawaban saya.

Mr. al Zawadi menulis:

Islam menganjurkan kebaikan terhdp tawanan perang. Baca artikel ini utk buktinya :
http://www.answering-christianity.com/p ... of_war.htm.

Link tsb membuktikan lewat Quran dan Hadits bahwa tawanan perang harus diperlakukan dg baik. Jika ada insiden tentang Muhamad yg berlawanan dg Quran, maka itu harus diabaikan. Bahkan Ali Sina setuju dg saya. Dia mengatakan belakangan dalam artikelnya.


Saya tidak tahu apa yg dimaksud dg ‘kebaikan’ dimata muslim. Merampok penduduk tak bersalah, membunuh orang tak bersenjata yg sebelumnya disergap, membantai penduduk lelaki satu suku dan memperbudak wanita dan anak2nya, bahkan memperkosa mereka bukanlah tindakan ‘kebaikan’. Klaim bahwa Islam menganjurkan kebaikan sungguh menghina logika manusia. Ini sama saja dgn mengatakan : Nazisme menganjurkan kebaikan. Islam maju karena TEROR, bukan karena kebaikan. Perintah utk menanamkan teror dihati musuh adalah mandat dalam Quran 3.151, 8.12. Musuh adalah siapa saja yg Muhamad pilih utk diserang. Orang2 ini tidak perlu bermusuhan dg Muhamad atau pernah melakukan apapun melawannya. Dia memutuskan bahwa mereka yg tidak tunduk pada Allahnya adalah musuh dan harus ditaklukkan. Mereka yg kayaPUN dianggapnya musuh. Muhamad menyombongkan diri : “Aku telah dibuat menang lewat teror,” Bukhari 4.52.220

Ya, jika sebuah hukum dalam sebuah hadis bertentangan dgn Quran, yg terakhir harus diambil sebagai yg sah. Tapi kita disini tidak membicarakan tentang hukum tapi mengenai kejadian2 dan tindakan2 Muhamad. Quran adalah kumpulan perkataan Muhamad yg katanya dari Allah dan hadis adalah kumpulan perkataan dan perbuatan Muhamad yg dilaporkan oleh sahabat2nya. Kadang perkataan Muhamad baik tapi sering perbuatannya tidak. Penjahat manapun mudah berkata bahwa kejahatan adalah hal yg salah. Pernyataan demikian tidak membuat sang penjahat menjadi orang yg baik. Dia hanya seorang manusia yg tindakan dan perkataannya tidak sesuai.

Ketika saya masih kecil, dinegara kelahiran saya, ada sebuah acara radio yg diberi nama “A City within Our City”. Tiap minggu sang produser mewawancara satu narapidana, sering napi tsb yg divonis mati. Sang napi menjelaskan apa yg membuat mereka melakukan tindak kriminal. Diujung wawancara dia diminta utk memberi nasihat pada anak2 muda. Nasihat para kriminal ini semuanya hebat2 baiknya. Hingga saya berpikir secara sarkastik, jika saja kita mendengarkan nasihat para kriminal ini, dunia akan menjadi surga.

Ngomong itu gampang. Tindakan yg jadi masalah. Seseorang yg tidak melakukan apa yg dia ucapkan adalah orang yg menjijikan. Dalam hukum, jika ada perbedaan antara Quran dan Hadis, yg pertama lebih berwenang. Tapi jika anda menemukan dalam Quran bahwa Muhamad berkata 'membebaskan para budak adalah suatu kebaikan' sementara anda baca dalam hadis bahwa dia merampok, menjarah korban2nya, membantai mereka dan memperbudak ribuan dari mereka, apa yg kita simpulkan dari sini ? Kita tidak dapat mengabaikan hadis dan menyangkalnya sebagai tidak benar hanya karena dalam Quran Muhamad bilang yg lain lagi. Kita dapat menyimpulkan bahwa dia adalah seorang hina yg perkataan dan perbuatannya tidak sama. Kita tidak dapat mengabaikan semua kisah kejahatan yg menyeramkan yg dilakukan oleh bajingan menjijikan ini hanya karena ditempat lain dia berkata; “berbaik-baiklah satu sama lain”.

Pertanyaannya adalah kenapa dia tidak melakukan apa yg dia ucapkan? Jika dia tahu kebaikan itu jauh lebih baik dari kekejaman, kenapa dia bertindak begitu kejam? Apa dia sungguh2 waktu mengucapkan sesuatu atau dia cuma mengatakan itu agar kelihatan suci?

Dalam jawaban pada saya yg mengatakan peperangan Muhamad adalah perampokan (qazwah) Mr. al Zawadi menulis:
“Perang Uhud bukanlah perampokan. Perang Parit bukan perampokan. Perang Badar bukan perampokan.”


Menurut TABARI, Muhamad melakukan lebih dari 60 peperangan. Dg pengecualian di Uhud dan Khandaq (Parit), semuanya adalah penyerangan. Perang Badar diniatkan sebagai perampokan jalanan terhadap karavan kaum Quraish. Abu Sufyan, pemimpin karavan menghindari serangan dg mengalihkan jalur karavan. Orang2 Mekah jadi tahu niat Muhamad dan mereka datang utk membela karavan mereka. Perang Uhud dan Khandaq adalah perang yg sah. Setelah orang2 Mekah merasa muak dg penggarongan Muhamad, mereka datang utk menghukumnya akan tindakan perampokan dan penjarahan karavan2 mereka.

Berbeda dgn penyerbuan tiba2 ala Muhamad, orang2 Mekah memberi tahu musuh akan niat mereka, memberi waktu baginya utk menyiapkan diri. Perang Khandaq tidak jadi dilakukan dan orang2 Mekah kembali. Jadi 2 dari 67 perang Muhamad bukanlah perampokan, tapi apakah ini membebaskan dia dari tuduhan sebagai garong jalanan dan gangster rampok ? Ini sama seperti kriminal yg dituduh lebih dari 3 tuduhan penyerangan bersenjata, pembunuhan dan pembantaian lalu mengaku tak bersalah karena dua dari tindakannya adalah dalam rangka membela diri ketika korbannya berbalik melawannya.

Mr. al Zawadi menulis:

Satu2nya insiden yg dapat saya ingat, kecuali Ali Sina menyegarkan ingatan saya, dimana Muhamad menyerang musuh2nya dg mendadak adalah Banu Mustaliq.”


Kalau begitu Mr. al Zawadi harus membaca lagi Sirat. Dg pengecualian di Khandaq dan Uhud, hampir semua perangnya Muhamad adalah penyerangan. Serangan ke Mekah juga secara teknis bisa disebut sebuah perampokan. Dalam hal ini populasi Mekah diserang secara mendadak. Sebuah perjanjian dibuat antara (1) pengkhianat Abbas, anggota pasukan kelima yg memata-matai Mekah atas suruhan Muhamad, (2) Abu Sufyan yg merasa bahwa dg 10.000 orang digerbang Mekah mereka tidak ada harapan memenangkan perang, dan (3) Muhamad.

Perjanjian ini disetujui diluar kota dalam tendanya Muhamad. Orang2 Mekah tidak tahu tentang ini dan ketika Abu Sufyan bilang kota Mekah harus menyerah utk menghindari pertumpahan darah, istrinya mengutuk dan berkata dia bukan laki-laki. Orang2 Mekah terkejut. Mereka menandatangani perjanjian dg Muhamad dan tidak mengharapkan perang. Muhamad mendadak muncul digerbang kota dg pasukannya dan menuntut mereka menyerah atau mati.

Pembunuhan orang2 Yahudi di Medinah secara teknis bukanlah sebuah perampokan. Dia tidak merampok mereka tapi mengepung mereka dan memotong suplai air sampai mereka menyerah dan lalu dia mengusir mereka keluar kota dan membantai mereka.

Muslim, dalam koleksi Sahih Hadits menceritakan sebagai berikut:

Ibn Aun melaporkan: Aku menulis pada Nafi & bertanya padanya apa perlu menyampaikan (pada kafir) undangan utk menerima (islam) sebelum bertemu dalam sebuah pertempuran. Dia menulis (dalam jawabannya) pada aku bahwa itu perlu di hari2 awal Islam. Rasul Allah (saw) melakukan sebuah perampokan terhadap Banu Mustaliq ketika mereka tidak sadar dan ternak mereka sedang minum. Dia membunuh mereka yg melawan dan menawan yg lainnya. Dihari yg sama, ditangkap Juwairiya bint al-Harith. Nafi berkata bahwa tradisi ini diceritakan padanya oleh Abullah b Umar yg (dia sendiri) ikut dalam pasukan perampokan itu.” Muslim 19.4292

Disini frase “dia membunuh mereka yg melawan” menyesatkan. Ini mungkin membuat munculnya ide bahwa orang2 ini bersenjata dan siap perang. Tidak begitu! Orang ini dikejutkan dan tidak bersenjata. Ini adalah sebuah tindakan teroris dan bukan perang.

Bahkan di jaman awal Islam, Muslim tidak perlu memperingatkan korban2nya. Penggarongan karavan2 tidak diumumkan. Di Nakhlah Muhammad memberikan instruksi utk merampok karavan tanpa peringatan dan dibulan suci ketika perang dilarang. Ini adalah satu dari perampokan2 awalnya. Kisah perampokan di benteng Khaibar adalah satu contoh yg dicatat dg rinci. Jika anda membaca Tabari, anda akan muak membaca perampokan demi perampokan dan pembunuhan dan penggarongan dalam rincian yg sangat mengerikan. Saya tidak mau membanjiri pembaca tapi ijinkan saya mengutip satu hadis.

Telah diceritakan dalam wewenang Salama (b al-Akwa) yg berkata: Kami bertempur melawan Fazara dan Abu Bakr adalah komandan kami. Dia ditunjuk oleh Rasul Allah (saw). Ketika kami berada tidak jauh dari tempat minum musuh. Abu Bakr memerintahkan kami utk menyerang. Kami berhenti ditengah2 jalan utk beristirahat dan lalu kami menyerang mereka dari semua penjuru dan mencapai tempat minum mereka dimana peperangan terjadi. Beberapa musuh terbunuh dan beberapa lagi ditawan. Kulihat sekelompok orang yg terdiri dari wanita serta anak2. Aku takut mereka akan mencapai pegunungan sebelum aku sampai pada mereka, jadi kulepaskan panah pada mereka. Ketika mereka melihat panah, mereka berhenti. Jadi kubawa mereka. Diantara mereka ada seorang wanita dari Banu Fazara. Dia memakai baju kulit. Bersamanya ada anak perempuannya yg merupakan wanita paling cantik di Arabia. Kubawa mereka hingga kehadapan Abu Bakr yg memberikan perempuan cantik itu sebagai hadiah. Lalu kami sampai ke Medina. Aku belum lagi menelanjanginya ketika Rasul Allah (saw) bertemu kami dijalan dan berkata: berikan perempuan itu, O Salama. Kukatakan: Rasul, dia mempesonaku. Aku belum lagi memakainya. Ketika dihari berikutnya, Rasul Allah (saw) lagi bertemu dg kami. Dia berkata: O Salama, berikan perempuan itu, semoga Allah memberkati ayahmu. Lalu aku berkata: Dia untukmu. Rasul Allah! Demi Allah. Aku belum memakainya. Rasul Allah (saw) mengirim perempuan itu ke orang2 Mekah, dan menyerahkan dia sebagai sandera untuk ditebus dg sejumlah muslim yg ditawan sebagai tahanan di Mekah.” Muslim 19.4345

Ini adalah sebuah perampokan terhdp penduduk sipil, wanita dan anak2. Salah sekali menyebut ini sebagai serangan perang. Muhamad sendiri menyebutnya qazwah dan teror.

Menyalahkan korban:

Mr. al Zawardi mengutip Ibn Hisham yg menulis:

Berita itu sampai ke nabi pada kedua Shaban. Akibat pemimpin Bani Al-Mustaliq, Al-Harith bin Dirar telah memobilisasi orang2nya, bersama beberapa orang Arab, utk menyerang Medinah. Buraidah bin Al-Haseeb Al-Aslami langsung dikirim utk memastikan berita tsb. Dia berbicara dg Abi Dirar, yg memastikan niatnya utk perang. Lalu dia mengirim pengamat utk melihat posisi para muslim tapi dia tertangkap dan terbunuh. Nabi (saw) memanggil orang2 nya dan memerintahkan mereka utk siap2 berpernag. Sebelum pergi, Zaid bin Haritha diberi mandat utk mengurus Madinah dan mengaturnya. Mendengar kedatangan para muslim, para kafir ketakutan dan orang2 Arab yg bersama mereka lari menyelamatkan diri. Abu Bakr dipercaya membawa banner Emigrant, dan para penolong mereka menemui Sa’d bin Ubada. Kedua pasukan ditempatkan disebuah sumur yg disebut Muraisi. Panah2 berterbangan selama satu jam, dan kemudian para muslim menghampiri dan menyerang musuh dalam sebuah peperangan yg berakhir dg kemenangan penuh utk para muslim. Bayak orang terbunuh, wanita dan anak2 kafir ditangkap sebagai tawanan, dan banyak barang jarahan jatuh ketangan muslim. Hanya satu Muslim yg terbunuh oleh kesalahan para penolong. Diantara tawanan ada Juwairiyah, anak dari al-Harith, pemimpin kafir. Nabi (saw) menikahinya dan sebagai kompensasi, para muslim harus membebaskan seratus budak lainnya dari tawanan musuh yg memeluk islam (Za’d Al-Maad 2/112,113; Ibn Hisham 2/289,290,294,295)

Penting sekali utk dicatat bahwa Muhammad mengarang2 alasan bagi serangan2nya. Dalam semua alasan itu dia memindahkan kesalahan pada korban2nya. Sebagai contoh, ketika dia serang Bani Qaynuqa, alasannya adalah bahwa dua orang dari mereka telah menghina seorang wanita muslim. Ketika dia serang Bani Nadir alasannya adalah bahwa Malaikat Jibril membisikkan bahwa Bani Nadir berkomplot utk membunuhnya. Ketika dia serang Bani Quraiza alasannya adalah bahwa mereka bersekongkol dg orang Mekah. Ini ciri khas pikiran seorang narsisis. Narsisis selalu punya alasan bagi perbuatan jahatnya. Klaim bahwa Muhamad membela diri dari serangan Bani Mustaliq hanya karangan dari Muhamad sendiri. Hal itu hanya sebuah alasan berdasarkan sebuah kebohongan. Bani Mustaliq sama sekali tidak punya alasan utk menyerang Medinah. Selalu Muhamadlah yg memulai perang dan permusuhan. Bani Mustaliq tidak tertarik akan Islam dan perang religius di Arab tidak ada sebelum jaman islam. Mereka adalah orang2 Yahudi. Mereka orang berbudaya dan terpelajar. Mereka adalah para seniman, penggembala dan petani. Mereka kaya dari perdagangan dan industri, bukan lewat perampokan. Alasan apa hingga mereka menyerang Medinah, sebuah kota yg jadi miskin karena Muhamad dimana penduduknya semua menjadi pencuri dan penggarong jalanan?

Ini adalah kebohongan yg diciptakan Muhamad utk meyakinkan para pengikutnya yg dungu agar penggarongannya dibenarkan. Meski mereka biadab, para muslim yg pertama tetap merupakan manusia dan mereka mestilah merasa bahwa perampokan, pembantaian dan penjarahan orang tak berdosa dg tanpa pembenaran adalah tidak betul. Muhamad harus memberi mereka alasan. Jika anda menyerang seseorang, anda harus punya alasan. Bahkan Hitlerpun punya alasan2 utk serangan2nya. Alasan dia adalah utk “membawa peradaban pd orang2 dunia yg kurang berkembang”. Alasan yg Muhamad berikan bagi perampokannya adalah dicari-cari. Dg kebohongan2 ini para pengikut dungunya menentramkan nurani mereka dg tenang dan turun ke-level barbar.

Ini apa yg Mr. al Zawardi tulis sebagai alasan perampokan di Khaibar:

Orang2 Yahudi di Khaybar bertanggung jawab akan bangkitnya tentara2 melawan para muslim dalam perang Parit. Mereka akan pergi ke Mekah dan mendorong mereka utk berperang melawan para muslim. Orang2 Yahudi ini bersembunyi di benteng2 mereka di Khaybar. Jadi jelas mereka perlu ditangani. Jadi Muhamad menyerang Khaybar. Jika nabi bisa menghukum orang2 ini secara individu dia pasti akan melakukan itu. Tapi mereka mengunci diri mereka hingga nabi tidak punya pilihan lain. Dia bahkan mencoba membakar pohon2 utk menakuti mereka agar mereka keluar dan tidak sembunyi didalam benteng. Tapi mereka tidak memberi pilihan lain. Ya, nabi Muhamad adalah orang yg murah hati, tapi dia juga seorang yg adil. Apa Ali Sina mengharapkan Muhamad mau memaafkan semua yg melawan dia? Jika dia melakukan itu, maka setiap orang akan mencoba menyerang Muhammad dan tidak takut akan dihukum jika kalah. Jadi Muhamad perlu memberi contoh bagi siapa saja yg berani melawan atau menyakitinya. Ini adalah bela diri. Ini adalah prinsip universal.


Tulisan diatas memberi anda pandangan sekilas kedalam benak psikopat narsisis. Narsisis selalu menyalahkan korban mereka dan punya pembenaran akan perbuatan2 jahat mereka. Para pengikut Muhamad memasuki dunia narsisis dan semuanya, sampai tingkat tertentu, berusaha mencontohnya, menunjukkan perhatian terhadap psikopatologinya. Mereka menyangkal perbuatan jahat dari nabi mereka dan membenarkan kejahatan dia dan kejahatannya sendiri. Lihat pada bagian yg ditebalkan! Dia bilang Muhamad tidak punya pilihan lain selain menyerang, membunuh, menyiksa, memperkosa dan memperbudak korban2nya. Cara Mr. Zawardi menulis akan membuat orang berpikir bahwa Muhamadlah yg jadi korban.

Jangan hanya mengandaikan bahwa Mr Zawardi bicara omong kosong. Sebaliknya, inilah bagaimana cara berpikir seorang narsisis. Psikopat Narsisis selalu menyalahkan korban2nya. “Dia memaksaku melakukannya”, itu alibinya. Psikopat merasa dibenarkan utk menghukummu jika anda melawan tuntutannya.

Ini semua adalah kebohongan, alasan utk menyerang dan merampok seluruh penduduk sipil, menjarah kekayaan mereka dan mengambil mereka sebagai budak tenaga dan budak seks.

OK, katakanlah pemimpin2 Khaibar bertanggung jawab akan “bangkitnya tentara2 melawan para muslim dalam perang Parit.” (Ini tentu saja sebuah kebohongan. Muhammad sudah membantai seluruh orang di Bani Quraiza dan memperbudak seluruh istri2 dan anak2 mereka dg alasan yg sama. Khaibar tidak ada hubungannya dg perang Parit. Orang2 yahudi tidak pernah bangkit melawan para muslim di Medinah atau dimanapun di Arab dan mereka mencoba bersikap netral sepanjang waktu. Hal itu tentu saja sebuah kesalahan besar yg membuat mereka kehilangan nyawa.)

Apa ini membenarkan penyerangan sebuah kota dan membantai penduduknya? Apa ini membenarkan pengambilan para wanita sebagai budak seks dan memaksa orang2 tua dan wanita yg tidak diinginkan utk mengurus ladang mereka dan memberi setengah dari hasil panen pada penakluknya?

Mari kita baca kisah dari perampokan ini seperti yg dijelaskan dalam sebuah hadis. Apapun yg anda temukan dalam tanda kurung adalah penambahan dari penerjemah hadis tsb. Ini dimasukkan utk melunakkan nada dan membenarkan kejahatan Muhammad. Sebagai contoh ketika sebuah hadits membicarakan tentang ‘perampokan’ kata (musuh) dan (permusuhan) disisipkan disebelahnya. Ini memberi kesan bahwa orang2 ini adalah musuh2 dan para Muslim harus melawan mereka dalam perang guna membela diri. Ini tidak begitu. Tiap orang yg tidak tunduk pada Muhamad dianggap musuh. Teroris tidak membunuh orang tak bersalah; mereka membunuh “musuh”. Di Khaibar, orang tdk tahu bahwa Muhamad bermaksud menyerang mereka sampai Muhamad ada ditanah mereka bersama pasukan berkudanya. Sama seperti orang2 Barat yg mudah dibujuk di jaman sekarang ini, non muslim di Arab 1400 tahun lalu, tidak tahu bahwa mereka adalah ‘musuh’ dan dijadikan target.

Anas berkata, ketika Rasul Allah menyerang Khaibar, kami dirikan sholat subuh disana, ketika masih gelap. Nabi berkuda bersama Abu Talha dan aku berkuda dibelakang Abu Talha. Nabi meliwati jalan setapak di Khaibar dg cepat dan lututku bersentuhan dg paha nabi. Ketika dia masuk kota, dia bilang, ‘Allahu Akbar! Khaibar hancur. Ketika kami mendekati sebuah bangsa (yg bermusuhan) (untuk berperang) maka setan akan menjadi pagi bagi mereka yg telah diperingatkan.’ Dia mengulang ini tiga kali. Orang2 keluar utk bekerja dan beberapa orang berkata, ‘Muhamad (telah datang).’ (beberapa sahabat menambahkan, “dg pasukannya.”) Kami menaklukan Khaibar, mengambil tawanan, dan barang rampasan dikumpulkan.

Dihya datang dan berkata, “O Rasul Allah! Berikan padaku perempuan budak dari para tawanan.” Nabi berkata, “pergi dan ambil yg mana saja.” Dia ambil Safiya bint Huyai. Seorang lelaki mendatangi nabi dan berkata, “O Rasul Allah! Kau berikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah istri dari pemimpin suku Quraiza dan An-Nadir dan dia tidak cocok bagi siapapun selain kau.” Jadi nabi berkata, “Bawa dia bersama Safiya.” Dihya membawanya dan ketika nabi melihat perempuan itu, dia bilang pada Dihya, ‘Ambil budak perempuan lain selain dia dari para tawanan,’ Anas menambahkan: Nabi lalu membebaskan Safiya dan menikahinya.”

Thabit bertanya pada Anas, “O Abu Hamza! Apa yg dibayar nabi bagi Safiya (sebagai mahar)?” Dia berkata, “Tubuhnya sendiri adalah Mahar baginya karena Nabi membebaskan dia dan lalu menikahinya.” Anas menambahkan, “Diperjalanan, Umi Sulaim mendandaninya utk pernikahan (upacara) dan malamnya Safiya diberikan sebagai pengantin bagi nabi. (Sahih Bukhari 1.367)


Apa yg terjadi pada Kinana, pemuda suami dari Safiyah? Mari kita lihat:

Kinana al-Rabi, yg memegang harta Banu Nadir, dibawa kehadapan rasul yg menanyainya tentang harta tsb. Dia menyangkal tahu tentang tempat harta tsb. Seorang Yahudi datang (Tabari menulis “dihadapkan”), pada rasul dan berkata bahwa dia pernah melihat Kinana pergi kesuatu tempat reruntuhan setiap pagi buta. Ketika rasul berkata pada Kinana, “Tahukah kau bahwa jika kami menemukan harta itu kami akan membunuhmu?” Dia bilang, “Ya”. Rasul memberi perintah agar mencari dan menggali ditempat reruntuhan dan beberapa harta ditemukan. Ketika rasul bertanya harta lainnya dia menolak mengatakannya, jadi rasul memerintahkan al Zubayr Al-Awwam, “Siksa dia sampai dia mengatakannya.” Dia membakar kayu dan besi dan menempelkan didada Kinana sampai dia hampir mati. Lalu rasul memberikannya pada Muhamad b. Maslama dan dia memotong kepalanya, sebagai balas dendam akan saudaranya, Mahmud. (Sirat Rasullallah, hal 515).

Orang mana saja yg setelah membaca kisah ini tetap membela Muhamad dan membenarkan kejahatan menjijikannya tidak pantas disebut manusia. Orang mana saja, yg membenarkan apa yg Muhamad lakukan pada korban tak berdosanya, mempunyai benih setan dihatinya, akan menjadi jahat dan noda bagi kemanusiaan. Para pembela kejahatan Muhamad punya ayah Setan. Tidak mungkin manusia punya pikiran sejahat ini. Kebohongan dan penipuan adalah cara para pengikut setan ini yg membujuk orang dg berkedok nabi. Lihat bagaimana Mr. Zawardi memelintir kebenaran dan menyebut sebuah perampokan sebagai pembelaan diri.

Dalam jawaban atas tuduhan saya bahwa Muhamad melanggar standar yg ditetapkan oleh Aturan Emas (the Golden Rule) dan melakukan pada orang lain apa yg dia sendiri tidak mau lakukan terhadapnya, Mr. Zawardi menulis:

Para Muslim percaya akan kesetaraan, sebuah prinsip universal.

Q 16:126

Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.

Alasan kenapa nabi menerapkan hukuman sebrutal itu pada kaum Bedouin adalah karena nabi melihat orang itu melakukan hal yg sama terhadap si penggembala
.

Anda dapat membaca tafsir dari hadits tsb disini:
http://hadith.al-islam.com/Display/Disp ... &Rec=10139


Ini lagi2 kebohongan lainnya. Orang2 Arab sebelum Islam tidak sekejam Muhamad dan pengikutnya. Tidak ada dalam sejarah Arab orang Arab menunjukkan kebiadaban yg demikian yg didemonstrasikan berdasarkan ajaran2 Muhamad. Klaim bahwa “kaum pagan akan melakukan hal yg sama” adalah sebuah kebohongan. Seperti yg saya katakan diatas, ini ciri khas alibi seorang narsisis akan kejahatan2nya. Narsisis berpikir setiap orang itu sama seperti dia. Dia pikir orang lain juga akan melanggar Aturan Emas, adalah juga pencuri dan tidak jujur, juga kejam dan tidak manusiawi seperti dirinya. Jadi dia merasa karena orang lain akan melakukan hal yg sama maka dia sepenuhnya dibenarkan utk melakukan itu terlebih dahulu. Kita tidak punya bukti bahwa non-muslim Arab telah tidak adil atau kejam pada para muslim. Selalu kebalikannya. Klaim penindasan itu bohong, seperti yg telah banyak saya tulis. Dan ini adalah dari sejarah yg ditulis para Muslim yg kebencian akan non muslim dan khususnya pada orang Yahudi sangat memalukan, menggebu-gebu dan mencolok mata.

1400 tahun kemudian, cara pemikiran orang Muslim tidak juga berubah. Muslim saat ini adalah yg lebih dulu menyerang. Mereka membunuh, memancung, meledakan bom, membunuh orang tak bersalah dimana-mana, tapi mereka selalu menyalahkan korban2nya. Utk mengerti pikiran orang Muslim kita harus mengerti pikiran si Muhamad dan utk mengerti
Muhamad kita harus mempelajari penyakit Pathological Narcisistic Personality.

Ketika saya katakan Muhamad membawa kebiadaban bagi dunia Arab, membasmi rasa sayang dan menetapkan pembalasan dendam sebagai
norma abadi, Mr. Zawardi menjawab:

Dalam perang Badar, Muslim menangkap 70 tawanan perang, dimana hanya 3 yg dihukum mati; Uqba ibn Abi Ma’it, An-Nadr ibn Al-Harith dan Tu’aymah ibn Udday.

Jika nabi seorang psikopat dia harusnya memerintahkan pembunuhan semua ke-70 orang tawanan. Tapi dia hanya memerintahkan 3 orang saja.

Nabi tidak hanya menghukum mereka karena mereka menghinanya. Ketika nabi di Mekah, orang2 menghina dan menganiaya dia dan ketika dia menaklukan Meka kemudian, dia memaafkan mereka semua. Dia punya kuasa utk membunuh mereka semua tapi tidak. Alasan utk Nadr ibn Al Harith dan Oqba adalah alasan yg sama utk perintah pembunuhan Kab bin Ashraf. Penghinaan dan kecemasan publik terhadap nabi membuat orang2 bangkit dan melawan nabi. Jadi perkataan mereka menyebabkan kerusakan yg lebih banyak.


Lihat bagaimana Mr. al Zawardi berkontradiksi dg perkataan dia sebelumnya? Pertama dia bilang bahwa Muhamad memaafkan mereka yg menghinanya dan dalam kalimat berikutnya dia bilang bahwa alasan membunuh orang2 ini karena “Penghinaan dan kecemasan publik terhadap nabi.” Ini semua masuk akal baginya.

Muhamad adalah seorang psikopat. Menjadi seorang psikopat tidak berarti bertindak secara serampangan. Psychopath sering licik dan penuh perhitungan. Hitler seorang psychopath. Tetapi ia bukan orang ****. Saddam Hussein juga seorang psychopath, tetapi ia sangat lihai. Kebanyakan psychopath tidak membunuh tanpa alasan atau tidak membunuh hanya utk kesenangan saja seperti yg ditonton difilm-film. Ada juga yg begitu. Son of Sam atau sang Unibomber adalah contoh psikopat yg senang membunuh tanpa alasan.

Ada psikopat yg membunuh karena dg itu mereka merasa seperti tuhan yg mampu mencabut nyawa. Tapi meskipun begitu mereka tetap saja lihai. Kebanyakan psikopat terlihat normal dan sering lebih sukses dari orang kebanyakan karena mereka penuh perhitungan dan bengis. Mereka sukses menipu dan membingungkan orang lain dan karena mereka telah memikirkan segalanya dari awal, ketika tak seorangpun punya pikiran jelek mereka akan menusuknya dari belakang. Karena mereka dapat memainkan kartu mereka dg sangat baik, sering mereka bisa berkuasa. Dalam negara2 dimana mereka bisa membodohi massa, mereka jadi diktator. Mereka lihai dan berwibawa, tapi keji dan senang berkomplot.

Jika seorang narsisis psikopat membunuh, mereka selalu punya alasan2 ‘absah’ yg bagi mereka sangat masuk akal. Mereka membunuh orang yg mereka pikir bisa merusak rencana besar mereka. Mereka berpikir diri mereka jauh lebih penting dan ide2 mereka begitu besar hingga mereka yg menghalangi boleh disingkirkan dan dilenyapkan. Mereka merasa sangat dibenarkan melakukan itu dan sangat yakin akan tindakan2 mereka. Tujuan mereka begitu pentingnya hingga nyawa jutaan orang menjadi tidak penting bagi mereka.

Apa yg akan dicapai Muhamad dgn menbunuhi tawanan Badr? Kebanyakan tahanan adalah anggota keluarga pengikutnya sendiri. Malah, salah seorang adalah Abul Aas, suami Zeinab, puterinya sendiri yang tertua. Muhamad meminta pengikutnya agar membayar tebusan bagi pembebasan anggota keluarga mereka. Kalau tidak mereka akan dibunuhnya. Ia meloloskan nyawa sebagian penduduk karena alasan rakus, bukan karena alasan cinta kasih !

Ada satu cerita menarik :

Zeinab mengirimkan kalung emas yg ia terima dari ibunya, Khadijah, pada pernikahannya, sbg tebusan bagi suaminya. Muhamad mengenali kalung itu dan tergugah shg setuju utk segera membebaskan Abul Aas tanpa tebusan DGN SYARAT ZEINAB MENINGGALKANNYA dan bergabung dgn Muhamad di Medinah. Disinipun Muhamad tidak mampu memberikan sesuatu tanpa mengharapkan balasan. Bahkan terhdp puterinya sendiri.

Jadi, mengapa ia meng-eksekusi ketiga orang diatas itu dan tidak meminta tebusan bagi mereka ? KARENA MEREKA MENGHINANYA. Sekali anda menghina seorang narsisis, ia tidak akan pernah mengampunimu. Ia tidak akan berisitirahat sebelum ia berhasil balas dendam.

Saya menuduh Muhamad karena menjadikan Allah sbg kaki tangan dlm tindak pidananya. Contoh; ia memerintahkan pengikutnya agar menyerang dan merampok orang2 tidak bersalah dan meminta mereka agar menyerahkan 1/5 dari hasil rampasan itu kpdnya dgn mengatakan,

"Ini adalah bagi Allah dan rasulNYA". Pertanyaan saya, mengapa Allah memerlukan rampasan perang itu ?

Mr. Zawardi menjawab:

Jika dikatakan bahwa rampasan perang adalah bagi Allah dan rasulNya itu hanya berarti bahwa ini adalah bagi kepentingan Islam. Ini tidak berarti bahwa Allah akan mengkonsumsi rampasan perang tsb.


TAPI MENGAPA KEPENTINGAN ISLAM HARUS MELIBATKAN HARTA RAMPASAN/HARTA CURIAN ??? INI PERTANYAAN YANG SANGAT PENTING ! ISLAM MAJU KARENA DANA RAMPASAN PERANG DAN DARAH ORANG2 TIDAK BERSALAH. MENGAPA AGAMA TUHAN DIDIRIKAN ATAS MAYAT2 DAN KESENGSARAAN MANUSIA ?

Rampasan perang ini HANYA UTK MUHAMAD. ALLAH CUMA ALASAN. Kalau memang Allah benar2 Tuhan, IA tidak perlu mencuri. INI JELAS2 SHIRK, HINAAN/HUJATAN. Kecuali Allah = SETAN, IA tidak akan pernah memerintahkan orang utk membunuhi sesama. Utk mengabsahkan tindakan biadabnya gangster tidak tahu malu ini menjadikan pencipta alam semesta sbg kaki tangan pidana (partner in crime).

Saya mengatakan bahwa ditahun ke-6 Hijrah, Muhamad menjanjikan kemenangan bagi para pengikutnya atas Mekah dan Mr. Zawardi menulis:

Tidak benar, nabi menjanjikan pengikutnya bahwa mereka akan melakukan Umrah (ziarah yg tingkatnya dibawah Haji) bukan kemenangan atas Mekah. Apa ini sungguh menunjukkan bahwa niat mereka adalah berperang? Saya pikir tidak. Baca buku sejarah Islam dan kalian akan tahu bahwa niat mereka ke Mekah adalah niat damai.


Mr. Zawardi benar. Niat yg diumumkan adalah utk melakukan Umroh. Sedang niat sebenarnya dari Muhamad, seperti yg diduga banyak orang, menyerang. NGAPAIN LAGI UMROH DGN 1.500 PASUKAN BERSENJATA ?

Mr. al Zawadi menulis:

Jika Ali Sina membicarakan perampokan, dia buat seakan-akan para muslim berkeliling menyerang dusun2 dan orang dh tujuan semata-mata mendapatkan harta rampasan perang. Dia buat seakan para muslim adalah bajak laut yg berkeliling dan merampoki orang tak bersalah serta mencuri harta mereka. Ini jauh dari kenyataan. Jika para muslim pernah berperang atau menyerang siapapun, itu karena bela diri atau jika ada bukti bahwa pihak lawan akan menyerang dan para muslim harus menyerang lebih dulu demi keuntungan militer.


Kurangnya hati nurani pada muslim sangat mengganggu pikiran orang. Apakah kisah2 perampokan Muhamad yg saya kutip (hanya dalam artikel ini saja, belum yg lain yg tidak disebutkan dalam artikel ini) kelihatan seperti pembelaan diri ? 65 dari 67 perangnya Muhamad adalah perampokan dan para Muslim masih saja tidak malu2 utk bilang semuanya hanya pembelaan diri. Sejarah yg mereka tulis sendiri penuh dg kisah2 horor yg dilakukan para Muslim. Kadang membaca kisah2 tersebut membuat perut mual. Muhamad sendiri menyombongkan diri bahwa dia menjadi jaya karena teror dan para muslim begitu tidak punya malu berbohong dan mereka masih saja bilang Perangnya Muhammad adalah bela diri. Apa perampokan2 di Persia, Mesir, Yaman, Siria atau Spanyol juga bela diri? Bukankah Muhamad menandatangani perjanjian dengan orang2 Mekah? Kenapa dia langgar itu dan menyerang mereka? Dia tidak sedang dalam bahaya apapun dari pihak Mekah, atau dari korban2 lainnya juga. Dia serang mereka karena dia haus kekuasaan. Dia ingin menaklukan dunia sama persis seperti Hitler, Genghis Khan, Napoleon atau Attila the Hun. Agama dan Allahnya cuma alasan saja. Alasan untuk membangkitkan orang dan membuat mereka melakukan pembunuhan, berperang tanpa modal utk perang, siap membunuh dan mati atas perintahnya. Yg perlu dia lakukan cukup memberi janji2 kosong – dijanjikan cek milyaran dollar (jika ia hidup di abad sekarang) tapi bisa diuangkannya di bank surga setelah mereka mati – dan dalam hal ini, dia sangat sangat murah hati.

Secara teknis, tidaklah tepat utk mengatakan para Muslim berbohong. Karena ketika mereka mengatakan kebohongan2 hebat ini, mereka sungguh2 dg sepenuh hati percaya bahwa semua itu benar. Mereka begitu yakin bahwa non muslim adalah musuh hingga mereka merasa berhak utk merampok, membantai dan menjarah mereka dan semua itu bagi mereka cuma pembelaan diri saja.

Jika anda melihat ular berbisa, anda akan membunuhnya meski ular itu tidak menyerangmu. Anda merasa sangat benar akan pembunuhan ini dan menyebutnya bela diri. Kenapa? Ini karena anda yakin bahwa ular adalah musuhmu dan jika anda tidak membunuhnya, ia mungkin akan membunuhmu. Beginilah caranya para Muslim dibesarkan, dg membuat mereka berpikir bahwa non muslim adalah musuh. Di mesjid2, madrasah, buku2 dan media mereka, terus menerus mereka berkata bahwa orang kafir adalah musuh. Mereka melihat dan jijik pada anda, persis seperti anda melihat dan jijik pada ular berbisa. Persis seperti anda merasa benar membunuh ular itu, para muslim juga merasa benar membunuhmu. Silahkan baca khutbah ini (http://www.alminbar.com/khutbaheng/1819.htm) dan lihatlah bagaimana pandangan muslim ttg anda.

Saya kutip beberapa kalimat. Tapi tolong baca seluruh isi khutbah itu seluruhnya nanti.

“Hatinya (kafir) penuh dg kecemburuan hingga tampak dimatanya. Dia begitu cemburu pada kaum muslim karena berkah2 kaum muslim dan berharap kaum muslim dijauhkan dari mereka.

Dia begitu malu karena cemburu hingga berusaha menyesatkanmu agar kamu bergabung dg mereka diapi neraka.

Kaum kafir berkomplot melawan kaum muslim dimalam hari dan mengkhianati disiang hari. Permusuhan terhadapmu begitu jelas ditunjukkan diwajah mereka dan ucapan2 mereka. Dia menggigiti kuku2 mereka dalam kemarahan terhadap kaum muslim dan dalam diri mereka begitu penuh rencana setan terhadap kamu. Dia pura-pura dapat dipercaya dan bertingkah laku baik sementara sebenarnya dia mengejar kepentingannya sendiri. Allah menguak mereka ketika Dia berkata :”

Ada banyak sekali pernyataan2 seperti ini, masing2 didukung oleh ayat dari Quran. Ajaran kebencian Quran macam ini, membuat mereka yg mendengarnya tidak mempercayai non muslim seakan non muslim adalah ular berbisa. Mereka merasa sangat benar membencimu dan bahkan bergembira jika saudara2 mereka berhasil membunuhmu dan anak2mu dalam misi jihadnya.

Jangan salahkan mereka. Mereka cuma korban dari racun ini. Salahkan dirimu sendiri. Anda bersalah karena membiarkan mereka meracuni pikiran mereka sendiri. Mereka tidak bisa menahan hal itu. Tapi anda bisa menahan mereka dari melakukan itu. Kenapa tidak?

Lihatlah apa yg telah terjadi dijaman kita. Muslim membantai orang2 tak bersalah diseluruh penjuru dunia dg tindakan teroris mereka dan masih saja mereka mengklaim apa yg mereka lakukan itu cuma bela diri karena mereka merasa diserang, ditindas, dianiaya. Beginilah pikiran psikopatik muslim. Anda tidak dapat mengerti kecuali anda pernah jadi muslim setidaknya selama beberapa tahun. Ini bukan cara normal utk berpikir dan itu sebabnya ahli strategi dan analis politik kita gagal menemukan masalahnya. Masalah dalam teroris islam bukanlah dalam hal politis. Tapi harus dipelajari sebagai psikopatologi, bukan sebagai masalah politik. Benak seorang psikopat tidak sama cara bekerjanya dg benak orang sehat.

Yg saya maksudkan adalah bahwa para pengikut Muhamad itu rusak secara emosi dan psikologi. Pernyataan ini sangatlah tidak tepat dipandang secara politis. Kedengarannya ekstrim dan siapapun yg bilang begitu bisa dituduh rasis. Masa **** dg ketepatan secara politis. Kebenaran secara politis artinya berbohong karena kebenaran itu menyakitkan. Tapi bohong adalah tetap bohong. Adalah kebohongan dalam political correctness yg menyebabkan kita terbunuh. Kecuali kita memandang Islam sebagai gang pemujaan yg sakit jiwa dan para muslim adalah orang sakit jiwa, kita tidak akan dapat menemukan masalah ini dan terorisme islam akan terus berlanjut mengambil nyawa.

Masalahnya adalah terorisme islami bukan hanya politis tapi juga religius dan berakibat pada emosi dan psikologi. Kita perlu ahli2 psikologi, persisnya mereka yg punya pengalaman akan kelompok2 pemujaan utk mengerti pikiran muslim dan mengangkat kita dari lumpur ini.

Ketika saya katakan Muhamad merampok suku Hawazin, mengambil 6 ribu wanita dan anak2 sebagai tawanan dan merampok ternak kambing dan onta yg tak terhitung jumlahnya, Mr. Zawardi menulis:

Lagi, kita harus melihat kenapa nabi menyerang suku Hawazin. Anda juga harus membaca bahwa suku Hawazin lah yg salah karena mereka yg membawa para wanita dan anak2 kemedan perang.


Lihat ga polanya? Selalu menyalahkan korban.
Tidak ada orang waras yg mau membawa seluruh keluarga dan hartanya kepeperangan. Mereka adalah kaum nomad, bergerak dari satu padang rumput ke padang rumput lain. Sejarawan muslim menulis bahwa pemimpin kaum Hawazin berkeras membawa wanita dan anak2 utk membuat para lelakinya “lebih giat dalam perang”. Ini menggelikan. Kita membicarakan sebuah suku yg terdiri lebih dari 10 ribu orang. Apa semua orang ini taat pada keputusan gila itu?

Kenapa lagi mereka mau menyerang sebuah pasukan Muslim? Apa yg mereka dapatkan dari ini? Tuduhan ini tidak masuk akal. Anda tidak perlu berotak jenius utk bisa melihat bahwa sejarawan Muslim ini berbohong, mereka memindahkan kesalahan pada korban2nya.

Ini semua adalah alasan2 utk membenarkan kejahatan yg dilakukan oleh Muhamad. Lihat bagaimana Mr. Zawardi, dg tenangnya, menyalahkan korban karena membawa serta keluarga (istri, para wanita dan anak) ke medan perang ? Apa ini bisa membenarkan tindakan Muslim yg menahan dan memperbudak mereka ? Dimana hati nurani orang2 ini ? Tidak ada sedikitpun kemanusiaan yg tersisa. Ini bukan macam orang yg ingin kita jadikan tetangga dalam satu planet, apalagi dalam satu negara. Nilai2 macam mana yg mereka akan bawa kedunia kita ? Dunia telah keluar dari kebarbaran dan kebodohan selama berabad-abad dan orang2 ini ingin menyeret kita kembali kedlm jaman itu. Mereka bukan milik dunia yg ini, mereka milik dunia lain, dunia iblis.

Pilihannya sangat terbatas. Apa kita jadi seperti mereka dan memeluk cara mereka memuja, yg tentu saja berarti peperangan tak berkesudahan karena para Muslim selama ini telah membunuh lebih banyak Muslim dibanding non muslim, atau tidak melakukan apa-apa sampai mereka membunuh kita atau menurunkan derajat kita jadi budak dan dhimmi atau kita bunuh mereka dulu.

Yang mana yg anda suka? Ini adalah pilihan kita. Apa pilihan2 ini waras? Jika anda memeluk Islam, seperti yg dikatakan Salman Rushdie, “ini agama yg paling sulit dipeluk”, anda akan kehilangan semua yg anda suka. Anda akan kehilangan kebebasan dan bilang goodbye pada kebudayaan dan masyarakat anda karena akan dicap jahat dan dikatakan taghooti (setan) dan jahiliyah (kebodohan). Polisi agama akan berjalan2 menyuruh anda berpakaian dg benar dan Islami dan akan memukulmu para wanita jika menunjukkan selembar rambut saja. Anda bahkan bisa ditembak ditempat dan dibunuh karena makan dibulan Ramadhan. Lihat Iran, Pakistan, Arab Saudi dan Afghanistannya Taliban – ini lah Islam. Sebuah negara yg dijalankan oleh hukum Syariat adalah neraka. Anda akan diatur oleh orang2 seperti Mr. Bassam al Zawardi, Ahmadinejad dan Mullah Omar dan saingan bagi mereka adalah musuh Allah dan anda akan ditahan atau dibunuh. Anda harus menerima bahwa orang Arab adalah ras yg paling hebat, seperti yg diterima oleh orang Pakistan, orang Bangladesh, Malaysia dan Indonesia yg sepenuh hati mengakui hal itu. Orang Persia tidak begitu. Mereka menciptakan islam versi mereka sendiri utk menjelek-jelekan orang Arab dan tidak tunduk pada mereka sebagai budak. Setidaknya secarik harga diri masih tertinggal dalam orang Iran. Sejujurnya teman, mati lebih baik dari hidup seperti itu.

Jika anda tidak masuk Islam, anda akan ditaklukan dan dipaksa bekerja dan boleh terus tinggal dinegara Islam dg membayar jizyah (pajak kafir). Anda akan tetap jadi subjek hukum Islam tapi cuma punya hak2 yg lebih sedikit dari mereka yg Islam. Jika imanmu tidak dikenal dalam Islam anda bisa dihadapkan pada kematian.

Jadi yg tersisa apa? Membunuh orang Muslim sebelum mereka membunuhmu? Itu satu2nya yg tertinggal?

Saat ini saya menerima kopian dari email yg membuat saya merinding yg telah disebarkan diantara orang Australia. Email ini menyerukan orang Australia utk merebut kembali negara mereka dari orang2 “Lebs” (Imigran lebanon). Bagaimana ini bisa dilakukan sangat mengerikan. Ini beberapa kalimat dari email tsb:

Bara telah dibakar ketika orang2 Lebs mengancam utk memperkosa anak2 di pantai Cronulla; lifeguard maju utk membela mereka dan disingkirkan. Hal ini telah terjadi bertahun2.

Bra Boys dan comonchero sejak hari ini memberikan dukungan resmi utk gang pemerkosa dan dg begitu harus dihancurkan jika mereka ikut campur. Mereka adalah sekempulan pengkhianat, junkie dan lebs. Patriot2 Aussi tidak perlu dukungan mereka.

Gagal bertempur dan menang berarti hidup dibawah aturan para kriminal dan gang pemerkosa.

Ini perang sungguhan, jangan salah. Pengecut AKAN DIPERLAKUKAN SEPERTI LEBS!

Bergabunglah, bawa teman, bawa siapapun yg bisa bertempur dan bawa apapun alat yg bisa anda pakai utk membela anda dan negara anda.

Setelah rally di Cronulla dan Maroubra kami akan terus hingga ke Lakemba dan Bankstown, kami akan menghancurkan mesjid diarea ini dan orang Leb manapun yg menghalangi. Kami akan hancurkan rumah2 mereka, menghancurkan toko2 mereka dan gheto2 mereka.


Pesan ini diteruskan dg catatan2 kemarahan dan panggilan kekerasan terhadap Muslim dan orang lebanon.

Orang yg mengirim pesan ini pada saya, meski dia bilang tidak mendukung kekerasan, tapi setuju dg semangat pesan ini.

Hal yg sama terjadi di Eropa, Rasisme dan nasionalisme buta sedang bangkit. Orang2 yg baik terseret kedalamnya. Waktu2 yg sulit menanti dihadapan kita. Kita harus berlarian dijalan2 sambil mengucurkan darah, mungkin darah kita sendiri. Sengsaralah kita anak2 turunan kera ini, karena cara pikir seperti monyet membuat kita jatuh kedalam kutukan.

Apa ini yg kita inginkan? Apa yg terjadi dg spesies ktia? Apa ini bisa disebut kehidupan cerdas? Bagian mana yg disebut cerdas? Apa ktia akan menjadi binatang dan membunuh sesama hanya utk hidup? Yg mana dari pilihan2 itu yg lebih baik?

Saya menawarkan anda alternatif lain – sebuah alternatif yg tidak memerlukan darah ataupun perbudakan. Islam adalah sebuah penyakit. Penyakitnyalah yg harus kita musnahkan, bukan si pasien. Kenapa tiap orang takut menyerang penyakitnya langsung?

Jelas kita tidak dapat membiarkan orang sakit menginfeksi dunia dg penyakit mematikannya jika tidak orang gila akan lepas membunuhi dan menembaki orang2. Tapi apa harus kita bunuh dia? Apa ini cara yg waras utk menyembuhkan orang sakit?

Demi kewarasan itu sendiri, bukan membunuh si pasien, tapi kita harus mencoba menyembuhkannya dari penyakit itu? Kenapa kita tidak musnahkan Islam? Islam adalah penyakit jiwa dan pikiran. Islam adalah penyakit yg membuat cacat umat manusia. Satu milyar orang mengikuti jejak seorang psikopat. Ini gila. Ini tidak lucu; sebuah malapetaka. Orang Muslim adalah orang lemah. Kita tidak akan membunuh orang2 lemah.

Masalahnya kelihatan besar sekali tapi solusinya sebenarnya sederhana. Yg kita perlukan adalah menghancurkan islam. Ini bukan tugas yg mustahil. Kita bisa melakukannya, jika kita mengatakan kebenaran. Sesederhana itulah. Kita seakan tenggelam dalam segelas air. Solusi dari semua kegilaan ini adalah dengan mengatakan kebenaran. Pemerintah kita harus mulai mengatakan kebenaran. Politisi dan media harus mulai mengatakan kebenaran. Disekolah, kita harus ajarkan kebenaran. Kebenaran tidak subjektif. Tidak ada istilah “Kebenaran versimu” dan “versiku”. Jika menyangkut sejarah, fakta adalah kebenaran. Sejarah harus diajarkan dg jujur dan secara fakta dan tidak dipelintir hanya karena mungkin hal itu menyakiti sekelompok orang. Jika orang itu terluka oleh kebenaran, biarkan saja dia merasa sakit.

Non muslim juga tidak seluruhnya waras. Mereka juga punya penyakit mental sendiri. Mereka menderita penyakit political correctness. Kombinasi ini maut. Bandingkan Islam dg kekurangan kekebalan tubuh virus HIV dan political correctness pada kekurangan kekebalan tubuh. Political correctness dapat membunuh kita. Hal ini menurunkan ketahanan kita terhadap musuh dan akan membuat kita rawan bagi kemajuan2 musuh tsb. Para pembela muslim yg non muslim sama berbahayanya dg para muslim. Kebenaran dapat mengobati keduanya. Mereka yg menderita Political correctness dan mereka yg menderita Islam bisa mendapatkan keuntungan darinya dan sembuh.

Mereka yg menemukan kebenaran itu terlalu pahit utk ditelan harus dicekoki. Kebenaran itu adalah obat mereka. Obat ini harus masuk secara sukarela atau dipaksa. Karena sakit mereka mempengaruhi kita semua, jadi mereka tidak boleh punya pilihan lain. Mereka harus mendengarnya sampai sembuh. Tempat terbaik utk memulai memaksakan kebenaran adalah dalam penjara dimana para teroris ditahan. Jangan siksa mereka. Beritahukan pada mereka kebenaran tentang islam dan sekali kebenaran itu masuk dalam benak mereka, mereka akan bekerja sama. Katakan kebenaran tentang islam dan mereka akan meninggalkan terorisme. Islamlah yg mengubah orang baik menjadi teroris dan monster. Bagaimana melakukan itu? Sangat sederhana! Hasilkan program radio dalam bahasa mereka dan buat mereka mendengarkannya beberapa jam sehari, tiap hari.

Kami di FFI dapat membuat program yg tepat. Kami tahu bagaimana menangani para muslim dan apa yg harus dikatakan. Beginilah cara mereka dicuci otak. Kita bisa mengembalikan otak mereka dg cara yg sama.

Kita harus singkirkan islam jika ingin menghindari pertumpahan darah besar-besaran dan ingin spesies kita bertahan hidup. Para muslim harus dihentikan dari pemujaan setan gila dan teror, utk kebaikan mereka sendiri dan kebaikan kita juga.

Tolong baca debat2 saya dg muslim dan perhatikan apa yg mereka tulis. Kita benar2 berurusan dg kekuatan setan. Cara mereka berpikir tidak waras. Psikopatologikal. Saya tidak ingin anda merasa aman dan nyaman. Takutlah – sangat!

Masalahnya adalah bahwa para politisi kita tidak mengerti besarnya ancaman ini. Kebanyakan orang tidak mengerti. Selama kita tidak mengerti kita melawan musuh dg mata tertutup. Anda tidak akan dapat menang perang kecuali anda tahu musuh anda. Apa anda tahu musuh anda? Apa pemerintah anda tahu musuh? Anda juga tidak. Itu sebabnya nasib anda sudah ditentukan.

Tolong baca debat2 ini dan khususnya perhatikan apa yg para muslim katakan. Promosikan situs ini. Tiap orang harus melihat wajah tanpa topengnya islam. Orang harus sadar bahwa dunia dalam bahwaya. Perang dunia Kedua bisa disebut piknik jika dibandingkan dg perang yg akan terjadi jika kita lengah. Tapi masa depan ada ditangan kita. Kita menuliskan sejarah. Jangan hanya jadi orang pinggiran. Jangan biarkan orang lain menulis masa depan kita. Kenapa Cuma jadi pengamat sejarah ketika anda bisa jadi pelakunya?

Pemerintah dalam negara demokratik tidak dapat melakukan apapun dan tidak akan melakukan apapun kecuali orang2 memberitahu apa yg harus dilakukan. Apa yg anda tunggu? Biarkan orang tahu kebenaran. Bangunkan mereka. Undang mereka kesitus ini, baca debat2nya dan silahkan hampiri wajah setan itu sendiri. Jika ini tidak membuat mereka terbangun, tidak akan hal lain ada yg bisa. Kita perlu sebuah teriakan dari akar rumput ke ketinggian hingga pemerintah kita tidak dapat mengabaikannya. Hal ini tidak akan terjadi selama orang2 tetap dipertahankan dalam kegelapan dan berpikir bahwa islam cuma salah satu jenis agama saja.
User avatar
pod-rock
Translator
 
Posts: 845
Joined: Tue Nov 28, 2006 1:25 pm

Postby ali5196 » Thu May 10, 2007 1:38 pm

SUMBANGAN BAGUS DARI fEODOR FATHON (forum Muhamad, 'Di Penghujung Nabi Mengubah pandangan ttg Rampasan Perang')

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 8030#58030

    ‏حدثني ‏ ‏حرملة بن يحيى التجيبي ‏ ‏أخبرنا ‏ ‏عبد الله بن وهب ‏ ‏أخبرني ‏ ‏يونس ‏ ‏عن ‏ ‏ابن شهاب ‏ ‏أخبرني ‏ ‏أنس بن مالك ‏
    ‏أن أناسا من ‏ ‏الأنصار ‏ ‏قالوا يوم ‏ ‏حنين ‏ ‏حين ‏ ‏أفاء ‏ ‏الله على رسوله من أموال ‏ ‏هوازن ‏ ‏ما ‏ ‏أفاء ‏ ‏فطفق ‏ ‏رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏يعطي رجالا من ‏ ‏قريش ‏ ‏المائة من الإبل فقالوا يغفر الله لرسول الله يعطي ‏ ‏قريشا ‏ ‏ويتركنا وسيوفنا تقطر من دمائهم قال ‏ ‏أنس بن مالك ‏ ‏فحدث ذلك رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏من قولهم فأرسل إلى ‏ ‏الأنصار ‏ ‏فجمعهم في ‏ ‏قبة ‏ ‏من ‏ ‏أدم ‏ ‏فلما اجتمعوا جاءهم رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏فقال ما حديث بلغني عنكم فقال له فقهاء ‏ ‏الأنصار ‏ ‏أما ذوو رأينا يا رسول الله فلم يقولوا شيئا وأما أناس منا حديثة أسنانهم قالوا يغفر الله لرسوله يعطي ‏ ‏قريشا ‏ ‏ويتركنا وسيوفنا تقطر من دمائهم فقال رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏فإني أعطي رجالا حديثي عهد بكفر ‏ ‏أتألفهم ‏ ‏أفلا ترضون أن يذهب الناس بالأموال وترجعون إلى ‏ ‏رحالكم ‏ ‏برسول الله فوالله لما ‏ ‏تنقلبون ‏ ‏به خير مما ‏ ‏ينقلبون ‏ ‏به فقالوا بلى يا رسول الله قد رضينا قال فإنكم ستجدون ‏ ‏أثرة ‏ ‏شديدة فاصبروا حتى تلقوا الله ورسوله فإني على الحوض قالوا سنصبر ‏
    ‏حدثنا ‏ ‏حسن الحلواني ‏ ‏وعبد بن حميد ‏ ‏قالا حدثنا ‏ ‏يعقوب وهو ابن إبراهيم بن سعد ‏ ‏حدثنا ‏ ‏أبي ‏ ‏عن ‏ ‏صالح ‏ ‏عن ‏ ‏ابن شهاب ‏ ‏حدثني ‏ ‏أنس بن مالك ‏ ‏أنه قال ‏ ‏لما ‏ ‏أفاء ‏ ‏الله على رسوله ما ‏ ‏أفاء ‏ ‏من أموال ‏ ‏هوازن ‏ ‏واقتص الحديث بمثله غير أنه قال قال ‏ ‏أنس ‏ ‏فلم نصبر وقال فأما أناس حديثة أسنانهم ‏ ‏و حدثني ‏ ‏زهير بن حرب ‏ ‏حدثنا ‏ ‏يعقوب بن إبراهيم ‏ ‏حدثنا ‏ ‏ابن أخي ابن شهاب ‏ ‏عن ‏ ‏عمه ‏ ‏قال أخبرني ‏ ‏أنس بن مالك ‏ ‏وساق الحديث بمثله إلا أنه قال قال ‏ ‏أنس ‏ ‏قالوا نصبر كرواية ‏ ‏يونس ‏ ‏عن ‏ ‏الزهري


    Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
    Bahwa pada waktu perang Hunain, ketika Allah menganugerahkan fa'i jarahan kepada Rasulullah saw., berupa harta-harta kabilah Hawazin, ketika Rasulullah saw. mulai membagikan para pemuka Quraisy seratus ekor unta, orang-orang Ansar berkata: Semoga Allah mengampuni Rasulullah saw., beliau memberikan para pemuka Quraisy dan meninggalkan kami (tidak memberi kami), sedangkan pedang-pedang kami masih meneteskan darah mereka.

    Anas bin Malik berkata: Rasulullah saw. diceritakan tentang ucapan mereka. Lalu beliau memanggil orang-orang Ansar. Beliau mengumpulkan mereka dalam sebuah kemah dari kulit yang disamak. Setelah semua berkumpul, Rasulullah saw. datang dan bertanya: Pembicaraan apa yang sampai kepadaku dari kalian? Orang Ansar yang paham menjawab: Orang-orang yang paham di antara kami wahai Rasulullah, tidak mengatakan apa-apa. Sedangkan orang-orang yang masih muda di antara kami mengatakan: Semoga Allah mengampuni Rasul-Nya, beliau memberi orang Quraisy dan meninggalkan kami, sedangkan pedang-pedang kami masih meneteskan darah mereka. Rasulullah saw. bersabda: Sungguh, aku memberikan (harta rampasan) kepada orang-orang yang baru saja meninggalkan kekafiran adalah untuk mengokohkan hati mereka. Tidakkah kalian rela jika mereka pergi mendapatkan harta, sedangkan kalian kembali ke rumah kalian bersama Rasul (utusan Allah)? Demi Allah, apa yang kalian bawa pulang itu lebih baik dari apa yang mereka bawa.

    Mereka berkata: Ya, wahai Rasulullah, kami rela. Beliau bersabda: Sungguh, kalian akan mendapati pilihan berat, maka bersabarlah kalian hingga kalian bertemu Allah dan Rasul-Nya (sampai mati) dan berada di telaga. Mereka berkata: Kami akan bersabar (tetap bersama baginda)



SUMBANGAN BAGUS DARI CHOIRON
Image
Al Anfaal 8 Ayat 1
Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman".


Image
Al Anfaal 8 Ayat 41
Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnusabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Image
Al Anfaal 8 Ayat 69
Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Kalau ada pertanyaan acungkan tangan! :supz:---end of Quote

Sekarang, tidak ada lagi muslim disini yg berani mengatakan bahwa Islam TIDAK menghalalkan penjarahan/perampasan perang.
heheheheheeeee .... :wink:
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby iluvboy.blogspot » Mon Sep 20, 2010 2:25 pm

iluvboy.blogspot
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby iluvboy.blogspot » Wed Sep 22, 2010 12:59 pm

Nyimpan aja :heart:

Nabi Saw ternyata Pihak yg DULUAN MENGHUJAT agama kafir

Postby M-SAW » Tue Oct 02, 2007 2:47 pm
selama ini MUSLIM2 selalu BERTERIAK dan nangis2 seraya berkata :
'kafir...berhentilah menghina tuhan kami..berhentilah mencaci maki nabi dan agama kami"

TAPI!!!!

Tahukah kau muslim..siapakah TOKOH utama biang KELADI yang MENGHUJAT/MEMAKI2 TUHAN nya agama orang lain??


Mari kita baca dari sumbernya :

Sirah NA ibnu hisyam ,Jilid 1 halaman 318

Ayat Al-Qur'an Yang Turun tentang Abu Jahal bin Hisyam

Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti yang disampaikan kepadaku- bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan-tuhan kami! Jika tidak, maka kami akan mencela Tuhan yang engkau sembah.'

Kemudian Allah Ta'ala menurunkan ayat tentang Abu Jahal,

'Dan janganlah kalian memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan '. " (Al-An'am: 108).

Ibnu Ishaq berkata, "-Seperti disebutkan kepadaku- sejak saat itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berhenti dari memaki tuhan-tuhan mereka .

TAMBAHAN

dari buku yang sama

beberapa KEJADIAN2 dimana Nabi menghina/menghujat agama kafir sebelum peristiwa diatas .
jilid 1 :220
Orang-orang Quraisy dan Perllndungan Abu Thalib

Ibnu Ishaq berkata, 'Ketika Rasulullah Shallailahu Aiaihi wa Saltern memperlihalkan Islam dengan terang-terangan kepada kaumnya. dan me-nampakkan perintah Allah kepadanya dengan terbuka, ketika itu orang-orang Quraisy tidak mengutuk beliau dan tidak memberikan reaka -seperti disampaikan kepadaku-, hingga suatu saat beliau menyebut tuhan-tuhan mereka dan menghinanya.

Ketika beliau rnelakukan hal tersebut kontan ntereka memandang basar permasalahan beliau menentangnya, dan sepakat menentangnya kecuali orang-orang yang dijaga Allah di antara mereka de­ngan Islam, riamun mereka tidak banyak. Parnan Rasulullah Shalfallahu AJalhi waSatfcm, Abu Thalib menanih simpat kepada Rasuldlah Shailalfahu Alalhl wa Salfam, melindungi beliau, dan berdiri dl pihak beliau.



Jilid 1 Halaman : 221

Quraisy Mengecam Abu Thalib

Jbnu Ishaq berkata, "Serta orang-orang Quraisy lainnya menemui Abu Thalib. Mereka berkata, 'Hai Abu Thalib, sesungguhnya keponakanmu telah rnenghina tuhan-tuhan kita mencaci makiagama kita, membodoh-bodohkan mimpi-mimpi kila, dan menuduh sesat nenek moyang kite, Engkau larang dia mcneruskan tindakannya lerhadap kami atau engkau melepas persoalan kami dengannya. Sungguh engkau juga menentangnva sepert kaml. Jadl kami merasa cukup denganmu. ' Abu Thalib berkata kepada mereka dengan perkataan yang lembut dan menjawab perrnintaan mereka dengan jawaban baik. Kernudian mereka pamit pulang."

Jilid 1 hlm :241

Hadits Abdnllah bin Amr ientang Gangguan Yang Paling Herat Dialaxni Rasulullah ShaUallahu Alaihi wa Sallam

[bnu Ishaq berkata bahwa Yahya bin Urwah bin Az-Zubair berkata kepadaku dari ayahnya, Urwah bin Az-Zubair dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash. Urwah bin Az-Zubair berkala bahwa aku pernah bertanya kepada AbduUah bin Amr,
"Betapa scringnya engkau melihat orang-orang Quraisy mengganggu Rasulullah Shafla/tahu AJaifit wa Saflam karena permusuhan terbuka yang mereka lakuk^n?'h
Abdullah bin Amr berkata, "Pada suatu hari, aku hadir di pertemuan yang dihadiri tokoh-tokoh Quraisy. Mereka membahas Rasulullah Shallaflahu Alaifti wa Safiam. Mereka berkata, 'Kami rnerasa belum pernah bersabar sesabar kami terhadap persoalan orang ini (Rasulullah Sh&Baiiahu Alaihi wa Saftairlt. la membodoh-bodohkan mimpi-mimpi kitah menghina nenek moyang kita, mencaci maki agama kita, memecah belah persatuan kita, dan mencela tuhan-tuhan Kita. Sungguh, kita telah bersabar dalarn rnenghadapi persoalan besar orang tcrsebut (atau aeperti yang mereka kalakan).'



====



Bagaimana???
Sudah terjawab siapa YANG PERTAMA KALI MEMAKI2/menghujat/PENCELA TUHANNYA agama orang lain???/quote
iluvboy.blogspot
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby saksang » Thu Jan 13, 2011 7:55 am

up!
saksang
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 780
Joined: Tue Mar 17, 2009 10:25 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby CRESCENT-STAR » Sun Feb 20, 2011 1:28 am

kira2 menurut pendapat bung, kenapa Abu Talib cuek bebek dgn hinaan Nabi Muhammad thd tuhannya ?
User avatar
CRESCENT-STAR
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby iluvboy.blogspot » Sun Feb 20, 2011 9:52 am

Lho harusnya pertanyaannya kan, kenapa mamad menghina keyakinan orang lain :heart:
iluvboy.blogspot
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby ICU » Mon Feb 21, 2011 6:08 am

CRESCENT-STAR wrote:kira2 menurut pendapat bung, kenapa Abu Talib cuek bebek dgn hinaan Nabi Muhammad thd tuhannya ?

Apalagi jika bukan karena Abu Talib menganggap Mamad itu SAKIT JIWA. Makanya Abu Talib lebih memilih mati sebagai kafir daripada jadi Muslim. Itu pula sebabnya Abu Talib tidak mau menerima lamaran kawin Muhammad terhadap putrinya si Umm Hani.
ICU
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 865
Joined: Thu Jan 22, 2009 8:33 am

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby asal usil » Thu Feb 24, 2011 8:46 am

pod-rock wrote:Pertama, dia merampok karavan para pedagang Mekah.


Maaf... Tapi yang saya pahami ketika itu secara teknis Orang muslim sedang berperang dengan orang Mekah...
Coba anda pelajari perang2 yang terjadi diabad2 pertengahan dan zaman modern anda bisa lihat kapal dagang Inggris diserang U boat Jerman... begitu juga sebaliknya ketika masa PD II..

Tujuan peperangan adalah melemahkan musuh baik secara politik (bisa dengan menyusupkan mata2 atau membuat suatu negara menjadi tidak stabil secara politik), melakukan sabotase ekonomi atau objek vital misal menyerang pusat industri negara bersangkutan atau fasilitas lain. Baca penyerangan sekutu ketika PD dengan pesawat masuk ke wilayah musuh...

ente klo melihat harus dari perspektif perang neng... #-o

Yang diserang Muhammad itu karavan dagang (sabotase ekonomi) dan dalam sejarah Islam kita tidak menemukan ada wanita atau anak2 yang mati ketika karavan diserang. tidak ada karavan dari bangsa lain selain orang Quraish Mekah. Tapi coba anda bandingkan dengan penyerang sekutu terhadap fasilitas ekonomi, industri di Jerman atau Jepang selain kehancuran ekonomi, infrastruktur disitu juga banyak jatuh korban dari kalangan wanita dan anak2.... bahkan sekutu dan jerman beberapa kali jelas2 menyerang kapal yang mengangkut warga sipil....


Coba anda bandingkan...? :stun:

pod-rock wrote:"Siapapun yg membunuh seorang musuh dan punya bukti, berhak memiliki harta rampasan darinya.”


neng.. pernah nonton Band of brother ga...? Tentara yang sudah mati kendaraannya, senjata, jam tangan sampai sepatu juga dilucuti dijadiin rampasan perang...

Waktu Mekah menyerah ga ada tuh.. penyerangan terhadap rumah2 atau hartanya diambil..
bandingkan dengan Rusia dan sekutu ketika menyerang Jerman..

http://en.wikipedia.org/wiki/Soviet_war_crimes#Germany

http://en.wikipedia.org/wiki/Rape_durin ... Germany#US

Uni Soviet

A wave of rapes and sexual violence occurred in Central Europe in 1944–45, as the Western Allies and the Red Army battered their way into the Third Reich. The majority of the assaults were committed in the Soviet occupation zone; estimates of the numbers of German women raped by Soviet soldiers range from tens of thousands to 2 million. :stun:

]In many cases women were the victims of repeated rapes, some as many as 60 to 70 times. Around 100,000 women are believed to have been raped in Berlin , based on surging abortion rates in the following months and contemporary hospital reports, with an estimated 10,000 women dying in the aftermath. Female deaths in connection with the rapes in Germany, overall, are estimated at 240,000. Antony Beevor describes it as the "greatest phenomenon of mass rape in history", and has concluded that at least 1.4 million women were raped in East Prussia, Pomerania and Silesia alone.


Gelombang perkosaan dan kekerasan seksual terjadi di Eropa Tengah pada tahun 1944-1945, sebagai Sekutu Barat dan Tentara Merah belur cara mereka ke dalam Reich Ketiga. Sebagian besar serangan itu dilakukan di zona pendudukan Soviet; perkiraan jumlah perempuan Jerman diperkosa oleh tentara Soviet berkisar dari puluhan ribu sampai 2 juta. Dalam banyak kasus perempuan korban perkosaan berulang-ulang, beberapa sebanyak 60 untuk 70 kali. Sekitar 100.000 perempuan diyakini telah diperkosa di Berlin , berdasarkan bergelombang tarif aborsi pada bulan-bulan berikut dan laporan rumah sakit kontemporer, [10] dengan diperkirakan 10.000 perempuan mati dalam akibatnya. Kematian Wanita sehubungan dengan kasus perkosaan di Jerman, secara keseluruhan, diperkirakan sebesar 240.000. Antony Beevor menggambarkannya sebagai "fenomena terbesar massa perkosaan dalam sejarah ", dan menyimpulkan bahwa sedikitnya 1,4 juta perempuan diperkosa di Timur Prusia, Pomerania dan Silesia saja.


Natalya Gesse claimed that Russian soldiers raped German females from eight to eighty years old. Natalya Gesse mengklaim bahwa tentara Rusia yang memperkosa perempuan Jerman dari delapan sampai delapan puluh tahun. There were claims cited by Beevor that Russian women were not spared either. [ 18 ] Russian war veteran Vsevolod Olimpiev recalled, "The Soviet soldiers' relations with the German population where it had stayed may be called indifferent and neutral. Nobody, at least from our Regiment, harassed or touched them. Moreover, when we came across an obviously starving German family with kids we would share our food with them with no unnecessary words." [ 19 ]


Ada klaim yang dikutip oleh Beevor bahwa perempuan Rusia pun tak luput juga. veteran perang Rusia Vsevolod Olimpiev bercerita, "Soviet 'tentara hubungan ini dengan penduduk Jerman di mana ia tinggal dapat disebut acuh tak acuh dan netral. Tidak ada, setidaknya dari Resimen kami, dilecehkan atau menyentuh mereka,. Apalagi ketika kita menemukan sebuah keluarga Jerman kelaparan jelas dengan anak-anak kita akan berbagi makanan kami dengan mereka tanpa kata-kata yang tidak perlu ". [19]


According to Alexander Statiev, while Soviet soldiers respected their own citizens and those of friendly countries, perceived themselves to be conquerors rather than liberators in hostile regions. Menurut Alexander Statiev, sementara tentara Soviet dihormati warga negara mereka sendiri dan orang-orang dari negara sahabat, dianggap penakluk diri mereka daripada pembebas di daerah yang bermusuhan. They perceived violence against civilians as a privilege of victors. Mereka dianggap kekerasan terhadap warga sipil sebagai hak istimewa pemenang. Statiev cites the attitude of a Soviet soldier as exemplifying this phenomenon: "Avenge! You are a soldier-avenger! … Kill the German, and then jump the German woman! This is how a soldier celebrates victory!" [ 22 ] However the rapes were fuelled by drunkenness due to the availability of alcohol left behind by retreating German forces. S

Statiev mengutip sikap seorang prajurit Soviet adalah contoh fenomena ini: "a! Tentara-avenger! ... Kill
pembalasan Jerman, dan kemudian melompat Jerman Wanita ini! Anda adalah bagaimana prajurit merayakan kemenangan! Adalah" [22] Namun perkosaan yang didorong oleh mabuk karena ketersediaan alkohol ditinggalkan oleh mundur pasukan Jerman. The Germans believed that the alcohol would impact the fighting effectiveness of Soviet forces. [ citation needed ] Jerman percaya bahwa alkohol akan berdampak negatif terhadap efektivitas tempur pasukan Soviet.

Rzheshevsky states that acts such as robbery and sexual assault are inevitable parts of war, and some men of Soviet and other Allied armies committed them.

Rzheshevsky menyatakan bahwa tindakan seperti perampokan dan kekerasan seksual adalah bagian yang tak terelakkan dari perang, dan beberapa orang tentara Sekutu Soviet dan lainnya yang dilakukan mereka. B


Colonel Ivan Busik, Director of Russia's Institute of Military History, wrote what Hero of the Soviet Union, Army General Ivan Tretiak said to him that there was not a single case of violence committed by men in his regiment.

Kolonel Ivan Busik, Direktur Rusia Institut Sejarah Militer, menulis apa Pahlawan Uni Soviet, Angkatan Darat Jenderal Ivan Tretiak berkata kepadanya bahwa tidak ada satu kasus kekerasan yang dilakukan oleh laki-laki di resimennya.


In Taken by Force J Robert Lilly estimates the number of rapes committed by US servicemen in Germany to be 11,040. [ 33 ] In a letter to Time Magazine, an American Army sergeant wrote "Our own Army and the British Army ... have done their share of looting and raping.... It is also common knowledge that American soldiers are persona non grata in the homes of decent girls in many of the liberated countries because of their attitude that any foreign girl is automatically a prostitute.... This offensive attitude among our troops is not at all general, but the percentage is large enough to have given our Army a pretty black name, and we too are considered an army of rapists." [ 34 ]

Catatan yang diambil oleh Force J Robert Lilly memperkirakan jumlah kasus perkosaan yang dilakukan oleh petugas AS di Jerman menjadi 11.040. [33] Dalam sebuah surat kepada Time Magazine, sersan Angkatan Darat Amerika menulis "kami sendiri dan Angkatan Darat Tentara Inggris ... telah dilakukan bagian mereka dari penjarahan dan memperkosa .... Hal ini juga pengetahuan umum bahwa tentara Amerika persona non grata di rumah gadis-gadis yang layak di banyak negara dibebaskan karena sikap mereka bahwa setiap gadis asing secara otomatis pelacur .... Sikap ofensif di antara pasukan kami sama sekali tidak umum, namun persentasenya cukup besar telah memberikan kita Angkatan Darat hitam nama cantik, dan kita juga dianggap sebagai tentara pemerkosa ". [34]


French troops took part in the invasion of Germany, and France was assigned an occupation zone in Germany. pasukan Prancis ikut ambil bagian dalam invasi Jerman, dan Perancis ditugaskan zona pendudukan di Jerman.

According to Perry Biddiscombe the French for instance committed "385 rapes in the Constance area; 600 in Bruchsal ; and 500 in Freudenstadt ." [ 35 ]

Menurut Perry Biddiscombe Perancis misalnya berkomitmen "385 perkosaan di Constance wilayah; 600 di Bruchsal , dan 500 di Freudenstadt . " [35]

According to Norman Naimark French Moroccan troops matched the behavior of Soviet troops when it came to rape, in particular in the early occupation of Baden and Württemberg.

Menurut Norman Naimark Prancis pasukan Maroko cocok dengan perilaku pasukan Soviet ketika datang ke pemerkosaan, khususnya di awal pendudukan Baden dan Württemberg.

Polish women in Silesia were the target to mass rapes along with their German counterparts even after the Soviet front moved much further west.

wanita Polandia di Silesia adalah target untuk kasus perkosaan massal bersama dengan rekan Jerman mereka bahkan setelah Soviet depan bergerak jauh lebih ke barat banyak.

The Red Army soldiers did not differentiate along the ethnic lines, or between victims and occupiers. [ 29 ] Ethnically Polish women in Warmia and Masuria endured the same ordeal. In the city of Olsztyn in March 1945, no Polish woman survived without being violated by the Soviet rapists, wrote one Polish correspondent, "irrespective of their age". [ 36 ] In another letter from the recovered territories , the age of Polish victims was estimated at 9 years of age to 80.

Prajurit Tentara Merah tidak membedakan sepanjang garis etnis, atau antara korban dan penjajah. Etnis wanita Polandia di Warmia dan Masuria menahan cobaan yang sama. Di kota Olsztyn Maret 1945, tidak ada wanita Polandia selamat tanpa dilanggar oleh pemerkosa Soviet, menulis salah satu koresponden Polandia, "terlepas dari usia mereka". Dalam surat lain dari wilayah pulih , usia korban diperkirakan Polandia 9 tahun untuk 80.


Very often, the Polish victims were gang raped by as much as several dozen soldiers who liked the idea that the women spoke Polish rather than German (sounding less familiar to them). Polish women taken to Germany for slave labor were raped by the Russians on an unprecedented scale.

Sangat sering, para korban Polandia adalah geng diperkosa oleh sebanyak beberapa lusin prajurit yang menyukai gagasan bahwa wanita berbicara Polandia daripada Jerman (terdengar kurang akrab bagi mereka). perempuan Polandia dibawa ke Jerman untuk tenaga kerja budak diperkosa oleh Rusia pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

(Klo kapir Jepang ga usah dipertanyakan... Lebih sadis ed.)


"With nearly two million Russian deserters and former POWs at large in Soviet-occupied Europe, it is no wonder that banditry on their part became a serious problem for the occupation." [ 37 ] Meanwhile, concerned mostly with implementing and carrying out the expulsion of Germans from Silesia, the communist Polish administrators, as a consequence, could do little to protect the German female population from Russian rapists. [ 37 ] In the act of retaliating, one Soviet report had alleged that, presumably, it was the "Polish soldiers [who] 'relate to German women as to free booty'." [ 37 ]

"Dengan hampir dua juta Rusia desertir dan mantan tawanan perang di besar di Eropa yang diduduki Soviet, tak diragukan lagi bahwa banditisme pada bagian mereka menjadi masalah serius bagi pendudukan." [37] Sementara itu, sebagian besar bersangkutan dengan menerapkan dan melaksanakan pengusiran dari Jerman dari Silesia, Polandia administrator komunis, sebagai akibatnya, bisa berbuat banyak untuk melindungi penduduk perempuan Jerman dari pemerkosa Rusia. [37] Dalam tindakan membalas, satu laporan Soviet telah menuduh bahwa, mungkin, itu adalah "Polandia tentara [yang] 'berhubungan dengan perempuan Jerman untuk jarahan bebas'. " [37]


Kalau harta otomatis sudah hancur semua karena di bom tentara sekutu.....


WOW... Golden Rule...
Last edited by asal usil on Fri Feb 25, 2011 3:55 pm, edited 1 time in total.
asal usil
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1055
Joined: Mon Jan 17, 2011 2:49 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby iluvboy.blogspot » Thu Feb 24, 2011 11:21 am

Kebenaran melunakkan kekerasan dengan kelembutan :heart:
iluvboy.blogspot
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby asal usil » Sun Feb 27, 2011 9:49 am

pod-rock wrote:Tidak heran semua negara islam begitu terbelakang, tidak beradab, tidak produktif dan miskin (minyak bukan kekayaan yg diproduksi oleh orang muslim, minyak inipun harus digali dgn bantuan KAFIR ! red). :twisted:


Kenapa Tuhan menganugerahkan negeri2 muslim kekayaan alam yang berlimpah...?

Kalau terbelakang banyak negara2 non muslim juga terbelakang seperti sub sahara afrika, amerika tengah, dan sebagian amerika latin, PNG, tim2, beberapanegara di asia pasifik.. Lagian ukuran terbelakng khan jaman sekarang..

Coba anda baca lagi sejarah eropa di abad kegelapan jauh lebih terbelakang dari negara2 Islam atau china.

pod-rock wrote:Muhammad menjadi orang terkaya di jazirah Arab,


Muhammad kaya....? :stun:

Tidurnya beralaskan pelepah kurma yang dianyam jadi tikar..

Suatu ketika datang sejumlah sahabat kepada Rosulullah kemudian mereka duduk. Lalu datanglah Umar. Ketika Rosulullah beranjak dari tempat itu Umar melihat ada bekas anyaman tikar kasar pada sisi perut kanan Rasulullah. Kemudian Umar menangis, Rasulullah bertanya, "apa yang menyebabkan kamu menangis wahai Umar?". Umar menjawab, "Demi Allah saya tahu anda makhluk yang paling mulia, lebih mulia di mata Allah daripada Kiisra dan Kaisar. Mereka berdua bermain-main dengan dunia dan hidup dalam kemewahan, sedangkan Anda wahai Rasulullah, tidur di tempat seperti ini?". Rasulullah menjawab, "Bukankah engkau rela mereka memperoleh dunia, sedangkan kita memperoleh akhirat."

Tidak setiap hari makan kenyang...

Pada suatu ketika baginda menjadi imam solat. Dilihat oleh para sahabat, pergerakan baginda antara satu rukun ke satu rukun yang lain amat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi menggerutup seolah-olah sendi-sendi pada tubuh baginda yang mulia itu bergeser antara satu sama lain. Sayidina Umar yang tidak tahan melihat keadaan baginda itu langsung bertanya setelah selesai sholat :
"Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat berat, tuan sakitkah ya Rasulullah?"
"Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat dan segar"
"Ya Rasulullah... mengapa setiap kali tuan menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh tuan? Kami yakin engkau sedang sakit..." desak Umar penuh cemas.
Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Perut baginda yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil, buat menahan rasa lapar. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali bergeraknya tubuh baginda.

Beli makanan aja ngutang.... Kaya..? :stun:

Dari Aisyah ra bahwasanya ia berkata, "Rasulullah Saw membeli (berhutang) makanan dari seorang Yahudi dengan jaminan baju perang (milik beliau) yang terbuat dari besi." (H.R. Muslim)


Pada peperangan Hunain kaum Muslimin mendapatkan ghanîmah (harta rampasan perang) sebanyak 6000 orang tawanan, 24.000 ekor unta dan 40.000 ekor kambing. Jumlah itu hanya dari perang Hunain saja. Belum ditambah dari perang-perang beliau yang lainnya. Dari ghanîmah tersebut, Rasulullah Saw berhak menerima khumus (seperlima bagian), sesuai ketetapan Allah di dalam Al-Quran.

Semestinya Rasulullah adalah seorang yang sangat kaya raya dengan jatah yang sedemikian besar. Coba anda bayangkan, seperlima dari jumlah ghanîmah Hunain saja beliau berhak mendapatkan 5.000 ekor unta dan 8.000 ekor kambing. Kalau seandainya harga rata-rata seekor unta Rp 5.000.000,- dan seekor kambing Rp 500.000,- maka harta Rasulullah Saw dari harga unta dan kambing itu saja sudah mencapai Rp. 29.000.000.000,-.

29 Milyar dalam satu kali peperangan. Kemana semua harta ini pergi sehingga beliau dan keluarga harus bermalam dalam keadaan lapar? Bahkan sampai beliau pernah berkta kepada pembantunya Anas bin Malik ra, "Tidak ada pada setiap pagi dan sore hari di rumah-rumah Muhammad—yang berjumlah sembilan rumah—selain satu shâ' gandum." (1 Shâ`= 4 Mud, 1 Mud = ukuran sepenuh dua telapak tangan laki-laki biasa). Jadi, kurang lebih hanya 1 kg untuk sembilan rumah? Kemana perginya seluruh harta itu sampai untuk makan keluarga saja, beliau harus meminjam 30 Shâ` gandum kepada seorang Yahudi dengan menggadai baju perang?

Ini adalah sebuah pengumuman terang-terangan kepada seluruh dunia yang berbunyi, "Muhammad Saw tidak hidup hanya untuk dirinya sendiri, bahkan tidak juga hidup untuk istri dan keluarganya saja. Semua harta yang dimilikinya ia pergunakan untuk maslahat dan kepentingan kaum Muslimin..

KAYAKAH MUHAMMAD..?

pod-rock wrote:Ali Sina wrote : Para muslim tidak sengaja tertiup kearah kota2 korban mereka oleh angin dan secara tidak sengaja pula pedang2 mereka membunuh penduduk.


Bisa dijelaskan penduduk yang mana yang dibunuh penduduk atau combatan bisa anda jelaskan...?

pod-rock wrote:ali sina wrote :Di tahun 1949 sebuah Konvensi Internasional diadakan di Jenewa dan perlindungan diberikan bagi para korban perang. Konvensi ini melarang kekerasan bagi kehidupan dan pribadi, khususnya pembunuhan dalam jenis apapun, mutilasi, perlakuan kejam dan penyiksaan dan pengambilan sandera dari pihak yg kalah. Bersama itu pula disebutkan bahwa yg terlukan dan sakit akan dikumpulkan dan dirawat. Mereka yg melanggar ketentuan tsb diperlakukan sebagai kriminal perang dan pada akhirnya akan dibawa kepengadilan utk diadili.


Tapi tidak berlaku bagi negara superpower atau pemenang perang... Coba anda baca kekerasan yang dilakukan sekutu ketika akhir PD II dimana banyak penduduk sipil dibunuh, diperkosa.

http://en.wikipedia.org/wiki/Soviet_war_crimes#Germany

http://en.wikipedia.org/wiki/Rape_durin ... Germany#US

Bagaimana..?

dari sejarah yang gw ketahui biasanya orang2 arab ketika berperang mereka membawa hartanya yang berharga terkadang membawa serta Istri mereka agar mereka tidak kabur saat perang ketika kalah biasanya harta atau istri tersebut menjadi rampasan perang.

Bisa kasih tahu versi lainnya...?
asal usil
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1055
Joined: Mon Jan 17, 2011 2:49 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby asal usil » Sun Feb 27, 2011 10:08 am

pod-rock wrote:Ali sina wrote :Ditahun ke-8 Hijrah, seetlah orang2 Mekah menyerah, Muhammad memutuskan utk merampok suku Hawazin yg besar yg tinggal diteritorial Hunain. Dia menangkap para wanita dan anak2 mereka dan harta milik mereka semua setelah para lelakinya melarikan diri. Ibn ishaq menulis:

Lalu utusan dari orang Hawazin datang padanya di al-Ji’rana dimana dia menawan 6.000 wanita dan anak-anak, dan kambing dan onta2 yg diambil dari mereka tidak terhitung banyaknya.


Coba anda baca lagi sejarah perang Hunain,,, Tidak akan ada asap tanpa api.......

http://id.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Hunain

seperti saya ungkapkan diatas orng2 arab terbiasa membawa budak, harta, bahkanistri ketika perang sehingga tawanan diatas adalah seperti yang saya sebutkan tadi..

Saya kuti dari wiki...

"Pasukan muslim berhasil menangkap keluarga dan harta benda dari suku Hawazin, yang dibawa oleh Malik bin Aus ke medan pertempuran. Rampasan perang ini termasuk 6.000 tawanan, 24.000 unta, 40.000 kambing, serta 4.000 waqih perak (1 waqih = 213 gram perak)."




pod-rock wrote:Saat ini saya menerima kopian dari email yg membuat saya merinding yg telah disebarkan diantara orang Australia. Email ini menyerukan orang Australia utk merebut kembali negara mereka dari orang2 “Lebs” (Imigran lebanon). Bagaimana ini bisa dilakukan sangat mengerikan. Ini beberapa kalimat dari email tsb:

Bara telah dibakar ketika orang2 Lebs mengancam utk memperkosa anak2 di pantai Cronulla; lifeguard maju utk membela mereka dan disingkirkan. Hal ini telah terjadi bertahun2.

Bra Boys dan comonchero sejak hari ini memberikan dukungan resmi utk gang pemerkosa dan dg begitu harus dihancurkan jika mereka ikut campur. Mereka adalah sekempulan pengkhianat, junkie dan lebs. Patriot2 Aussi tidak perlu dukungan mereka.

Gagal bertempur dan menang berarti hidup dibawah aturan para kriminal dan gang pemerkosa.

Ini perang sungguhan, jangan salah. Pengecut AKAN DIPERLAKUKAN SEPERTI LEBS!

Bergabunglah, bawa teman, bawa siapapun yg bisa bertempur dan bawa apapun alat yg bisa anda pakai utk membela anda dan negara anda.

Setelah rally di Cronulla dan Maroubra kami akan terus hingga ke Lakemba dan Bankstown, kami akan menghancurkan mesjid diarea ini dan orang Leb manapun yg menghalangi. Kami akan hancurkan rumah2 mereka, menghancurkan toko2 mereka dan gheto2 mereka.

Pesan ini diteruskan dg catatan2 kemarahan dan panggilan kekerasan terhadap Muslim dan orang lebanon.


Pesan2 serupa juga banyak disebarkan orang2 kulit putih partai sayap kanan di eropa.
Aneh... kenapa sekelompok preman dari etnis tertentu yang melakukan kejahatan harus semua etnis atau bangsa yang menanggung resikonya.
Disini juga terkenal debt colector atau preman dari etnis tertentu yang suka bikin ulah coba kalau muslim yang menyebarkan pesan kaya gitu untuk memberangus etnis tertentu karena kelakuan preman pasti ceritanya bakal berbeda. Yang salah tetap muslim toh....

Polisi Australia harusnya adalah polisi yang profesional saya rasa ancaman ini cuma dibesar2kan oleh rasis kulit putih..
asal usil
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1055
Joined: Mon Jan 17, 2011 2:49 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby iluvboy.blogspot » Sun Feb 27, 2011 11:01 am

Gini aja, saat ini juga saya dan orang kampung saya merampok sebuah pusat bisnis di Jakarta, saya adalah otak perampokan ini, pada perampokan ini yg laki laki dibunuh, yg perempuan diperbolehkan untuk diperkosa, lalu harta tersebut saya bawa ke kampung saya, dan harta tersebut tidak saya pergunakan untuk kepentingan saya, menurut anda salahkah saya? :heart:

So kita analisa ngelesan slimer dari wikipedia:

Latar belakang

Suku Hawazin dan para sekutunya dari suku Tsaqif mulai menyiapkan pasukan mereka ketika mengetahui bahwa Muhammad dan tentaranya berangkat dari Madinah menuju Mekah, yang ketika itu masih dikuasai kaum kafir Quraisy. Persekutuan kaum Badui dari suku Hawazin dan Tsaqif berniat akan menyerang pasukan Muhammad ketika sedang mengepung Mekkah.
liat yg eke tandain, momet cs mengepung bakkah, lha apa yg harus dilakukan orang2 yg terkepung? ongkang ongkang kaki gitu? :lol:
iluvboy.blogspot
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby asal usil » Sun Feb 27, 2011 3:35 pm

Wah...jelas2 anda tidak mengetahui latar belakang perang...

Gini om..

Pengikut Nabi Muhammad (orang Mekah juga) memutuskan hijrah ke Madinah karena terus menerus diteror oleh orang2 Quraish arab..
Lalu pengikut nabi pergi ke Madinah nabi pun menyusul kemudian...
Dalam cerita disebutkan juga ketika Nabi dalam perjalanan Hijrah beliau dikejar oleh suku2 arab musyrik untuk dibunuh tapi gagal.

Singkat cerita Nabi dan pengikutnya yang notabennya orang Mekah membuat basis kekuatan di Madinah. Karena terusir, secara teknis orang2 mekah pengikut Nabi berperang dngan orang musyrik arab Mekah. Karena secara teknis berperang maka karavan dagang Mekah juga sasaran legal untuk diserang. Apakah ada kabilah dagang dari bangsa non Mekah yang diserang Nabi...?.
Kalau merampok untuk rampasan perang itu kaya bangsa Viking abad 8-11 dimana menyerang bangsa2 lain untuk merampok/menjarah tanpa pandang bulu mengerti...! sama kaya PD II dimana kapal2 dagang Inggris merupakan sasaran perang kapal perang Jerman dan sebaliknya. Tentara Belanda juga pernah membakar lumbung2 padi yang ada di sepanjang jalur kerajaan mataram. kalaupun mereka tdk menjarah tapi tetap mereka juga menghancurkan perekonomian dan logistik kerajaan mataram..

Kalau orang Israel berhak memerangi rakyat palestina dan merampok tanah rakyat palestina padahal meraka sudah meninggalkannya ribuan tahun, kenapa orang muslim mekah tidak boleh berperang untuk bisa kembali ke tanah kelahiran mereka setelah terusir #-o

Setelah perang badar dab uhud, Dilakukan perjanjian hudaibiyah (gencatan senjata) Tapi orang musrik mekah malanggarnya hingga dilakukan pengepungan terhadap Mekah. Nah dalam hal ini
iluvboy.blogspot wrote:Suku Hawazin dan para sekutunya dari suku Tsaqif

adalah sekutu orang Mekah. istilahnya ketika Jerman diserang maka Italia juga diserang sekutu. Apakah Italia waktu itu menyerang Inggris, Perancis, atau Rusia, amerika secara langsung? Tidak. Nah karena suku2 tersebut juga membantu orang mekah dalam perang2 sebelumnya melawan kaum muslimin... dan bahkan ketika Nabi Muhammad mengepung Mekah mereka juga menyiapkan tentara dan tidak berniat berdamai sperti orang musyrik Arab. maka terjadilah perang Hunain.

kalau nabi muhammad perampok kenapa orang Mekah tidak dijarah2in juga hartanya..?

Baca sejarah...! Kelihatannya ente cuma pinter
iluvboy.blogspot wrote:liat yg eke tandain
nanda2in doang tapi ga baca sejarahnya... :toimonster:

Cape deh...! ](*,)
asal usil
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1055
Joined: Mon Jan 17, 2011 2:49 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby iluvboy.blogspot » Sun Feb 27, 2011 6:44 pm

Ketika momet menyebarkan islam orang quraish welcome kok, konflik terjadi setelah momet menghina tuhan tuhan quraish, yg ga baca sejarah siapa ya :lol:
iluvboy.blogspot
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: A SINA: PERAMPOKAN dalam Islam

Postby asal usil » Mon Feb 28, 2011 8:55 am

Ok kalau begitu....

coba anda tulis semenjak kapan nabi mulai mnghina Tuhan2 Quraish dan bentuk penghinaannya nanti kita bandingkan dengan kapan pengikut nabi mulai mengalami penyiksaan dimulai dari kelurga amr bin yasir atau penyiksaan Bilal...

monggo di tunggu jawabannya....
asal usil
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1055
Joined: Mon Jan 17, 2011 2:49 pm

Next

Return to ONE STOP SHOP FFI



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users