. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

A SINA: Muslim vs Bani QURAIZA (Perang Parit, 627M)

Analisa hubungan Islam dan Yahudi sejak jaman Muhammad dan Islam sampai saat ini.

A SINA: Muslim vs Bani QURAIZA (Perang Parit, 627M)

Postby ali5196 » Tue Jul 25, 2006 8:25 pm

http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/b_quraiza.htm

MENGINVASI & MEMBANTAI BANU QURAIZA ('Quraiza' berbeda dari bani 'Quraisy/Quraish', suku Mohamad, yg juga dimusuhinya !!!)

Image

Setelah menyerang Banu Nadr, berikutnya adalah giliran Banu Quraiza.

=================
http://www.answering-islam.org.uk/Muham ... reaty.html
Pertempuran Al-Khandaq (Parit) dan Pertempuran Bani Qurayza

Quraysh (suku Muhamad sendiri !) dan Ghatfan, karena melihat nasib Bani Al-Nadr, ingin menghabisi Muhamad utk selama2nya. Mereka mengumpulkan pasukan besar dan mengepung Yathrib/Medinah [Sahih Bukhari - 4103]. Mohamad, atas usul Salman Al-Farisi, menggali parit disekeliling Yathrib [Sahih Bukhari - 2837], kecuali pada bagian Bani Qurayza karena mereka memiliki benteng besar yg sulit bagi kaum berhala Arab (Qurashy dan Ghaffan) menembusnya, kecuali dgn ijin Bani Qurayza.

Nah, karena Muhamad & Bani Qurayza terikat perjanjian damai,
Muhamad tidak perlu khawatir [Sahih Muslim - 1766 and Sunan Abi Dawood - 3004].

Setelah perang dimulai, Muhamad mulai kekurangan pangan dan persediaan [Sahih Bukhari - 4101 dan Musnad Ahmad - 13808], sahabat2nya ketakutan [Sahih Bukhari - 4103 dan Musnad Ahmad - 10613], dan terlebih lagi TERDENGAR DESAS DESUS (belum kepastian !) bahwa Bani Qurayza akan melanggar perjanjian mereka dan membiarkan tentara berhala Quraysh menyusupi benteng mereka. Namun beberapa waktu kemudian, sebuah badai pasir melanda daerah itu dan tentara Quraysh terpukul kembali, dan karena Bani Qurayza menolak utk membiarkan mereka melewati benteng2 mereka, mereka tidak punya pilihan lain selain mundur [Musnad Ahmad - 22823].

Eeeehhhh ... ternyata Muhamad belum puas juga. Mumpung ia punya pasukan tentara bersenjata penuh ia kemudian menyerang ... BANI QURAYZA ! Desas desus bahwa Bani Qurayza ingin mengkhianatinya hanyalah alasannya utk menyerang mereka ! Ia mengepung mereka selama 14 hari. Akhirnya mereka, selain shock, menyerah. Dan akhirnya, gara2 desas desus belaka, Muhamad membunuh semua lelaki, memperbudak wanita dan anak2nya [Sahih Muslim - 1769] dan tentu merampas segala harta kekayaan mereka.
=================

Segera setelah Perang Parit, Muhamad mengaku bahwa malaikat Jibril mengunjunginya, "memintanya agar menarik pedang dari sarungnya dan bergerak menuju habitasi Banu Quraiza 'laknat' dan memerangi mereka. Jibril mengatakan akan berangkat dgn barisan malaikat dan menggoyahkan benteng2 mereka dan menaruh ketakutan dlm hati mereka." (2) Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 443

Tidak jelas mengapa malaikat sakti spt Jibril masih memerlukan bantuan Muslim utk memberangusi Yahudi kalau ia sudah memiliki "barisan malaikat" yg bisa menggoyahkan benteng2. Namun demikian, sang rasulullah segera memanggil si tukang teriak azan dan memerintahkannya agar mengumumkan permusuhan baru melawan Banu Quraiza," (2)

Muhamad mengepalai bala tentara 3000 tentara infantri dan 30 pasukan berkuda milik Ansar (pembantu) dan Muhajiri (Emigran).

Banu Quraiza diserang karena dianggap tidak membantu Muhamad saat Quraish menyerang Medinah. Ali bersumpah bahwa ia tidak akan berhenti sebelum ia menebus garisun mereka. Pengepungan ini berlangsung selama 25 hari (?). Akhirnya Banu Quraiza menyerah tanpa syarat. Muhamad memerintahkan para lelaki agar diikat tangan mereka, sementara para wanita dan anak2 disekap secara terpisah.

Melihat ini, suku Al-Aus memohon agar nabi memperlakukan mereka dgn ringan. Muhamad mengusulkan agar Sa‘d bin Mu‘adh, seorang mantan sekutu, diberi tugas utk menentukan hukuman dan mereka setuju.

Keputusan Sa'd - yg luka2 serius dlm perang sebelumnya (the Battle of the Confederates) - adalah agar "semua lelaki bertubuh sehat dibunuh dan para wanita dan anak2 dijadikan tahanan dan kekayaan mereka dibagi2kan antara para pejuang Muslim." Sahih Bukhari Volume 4, Book 52, Number 280

Dan keputusan sangat keji inipun diterima oleh sang rahmatan lil alamin yg mengatakan bahwa "Sa‘d memberi keputusan sesuai dgn Perintah
Allâh."

Al-Bubarapouri menambahkan bahwa "Yahudi pantas menerima hukuman keras ini karena pengkhianatan, perasaan anti-Islam dan persediaan persenjataan yg mereka kumpulkan yg terdiri dari 1500 pedang, 2000 tombak, 300 baju besi dan 500 tameng, kesemuanya jatuh ke tangan Muslim." (4)

Sejarawan Muslim sigap membenarkan alasan serangan ini dgn tuduhan korban "curang", memfitnah dan "mengkhianati" dan "menyimpan perasaan melawan Islam". Namun tidak satupun menyebutkan apa persisnya dosa2 Quraiza yg sampai pantas di-genocide secara total itu.

Lobang2 digali di bazar Medinah dan sekitar 600-900 Yahudi dipenggal disana.

Lihat dibawa ini bgm artis Muslim mengabadikan peristiwa tsb.

Image
http://www.booksamillion.com/ncom/books ... &ad=FGLBKS
Ilustrasi diatas diambil dari gambar dan buku berjudul 'The Prophet and the Companions at the Massacre of the Prisoners of the Jewish Tribe of Bani Kuraizah' ('Nabi, para Sahabat, pada Pembantaian Tahanan Suku Yahudi, Bani Quraiza'). Penulis: Bazil (Muhamad Rafi), diterbitkan di abad 19, Kashmiri, 17 folio, direproduksi dgn ijin the British Library, London, utk buku Andrew Bostom, 'The Legacy of Jihad'.

Ok. Mari kita lanjutkan.

Huyai, Ibn Akhtab, kepala Bani Nadr dan ayah Safiyah ditangkap dlm serangan ini dan dibawa ke nabi dgn tangannya diikat pada lehernya. Ia tetap menolak Muhamad sbg rasulullah dan memilih dipenggal ketimbang dipaksa memeluk agamanya. Dan iapun dipenggal pada detik itu juga.

Utk memisahkan lelaki dewasa dari lelaki2 muda, para pemuda disuruh melorotkan celana mereka dan kalau mereka sudah memiliki jembut, dipenggallah mereka.

Sunan Abu-Dawud Book 38, Number 4390
Diriwayahkan Atiyyah al-Qurazi:
Saya berada diantara para tahanan Banu Qurayzah. Mereka (para Sahabat) menguji kami, dan mereka yg mulai tumbuh jembut dibunuh dan mereka yg belum, tidak dibunuh. Saya berada diantara mereka yg belum punya jembut.

Kalau kalian masih juga menganggap bahwa Muhamad adalah rasulullah, anda bukan lagi manusia. Saya percaya, kekejaman nabi terhdp Yahudi asal
Arabia ini sudah jelas menganga didepan mata.

Tidak mungkin seorang rasulullah bisa membunuh sekitar 600 - 900 orang dan mengusir ribuan orang tanpa sedikitpun menunjukkan belas kasih.

Muhamad bukan rahmatan lil alamin, tetapi kutukan syaitan bagi umat manusia. Bahkan pada detik2 kematiannyapun ia masih melanjutkan instruksi bagi dilakukannya ethnic cleansing.

Bukhari Volume 4, Book 52, Number 288
Nabi pada tempat tidur kematiannya, memberi tiga perintah dan satu diantaranya adalah utk mengusir para penyembah berhala dari jazirah Arab.

Bukhari Volume 4, Book 52, Number 176
Diriwayahkan 'Abdullah bin 'Umar:
Rasulullah mengatakan, "Kau (Muslim) akan memerangi Yahudi sampai mereka bersembunyi dibelakang batu. Batu2 itu akan mengkhianati mereka dan mengatakan, 'Ya 'Abdullah (yi budak Allah)! Ada yahudi dibelakang saya, bunuhlah ia.' "

Ia maling, gangster dan perampok picisan. Ia kaya karena harta korban2nya.

Bukhari Volume 4, Book 52, Number 176
Narrated Anas bin Malik:
Orang sering memberikan buah korma kpd nabi (sbg hadiah) sampai ia menguasai Bani Quraiza dan Bani An-Nadir, saat ia mulai membalas hadiah2 orang.

:shock: :shock:
Last edited by ali5196 on Wed Aug 29, 2007 10:20 pm, edited 19 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Jul 25, 2006 9:28 pm

Diterjemahkan oleh VOLUNTEER :wink:

http://www.faithfreedom.org/oped/IsaacS ... r60405.htm

Bani Quraiza: Bagaimana Muhamad LUPA akan Sifat Islam yang ‘Damai’
By Isaac Schrödinger
2006/04/05

Sahih Bukhari: Volume 4, Book 52, Number 280.
Ketika suku Quraiza siap-siap menerima keputusan Sad, Rasullulah menyuruh Sad yang dekat dengannya untuk datang. Sad datang, naik keledai dan sewaktu dia mendekat, Rasulullah berkata (kepada para Ansar), “Berdirilah untuk pemimpin kalian”. Kemudian Sad datang dan duduk di samping Rasulullah yang berkata padanya. “Orang-orang ini siap untuk menerima keputusanmu”. Sad berkata, “Saya putuskan bahwa pejuang2 mereka harus dibunuh dan anak2 serta kaum wanitanya harus diambil jadi tawanan”. Sahut Nabi, “Ya Sad! Engkau telah menjatuhkan putusan untuk mereka dengan putusan (menyerupai) keputusan Allah SWT”.

Nabi Muhammad gembira karena Sad. Rentetan kejadiannya secara detail sebagai berikut.

1. Setelah Perang Parit, Nabi Muhammad ketika itu sedang enak2 mandi. Tiba2, muncul malaikat Jibril dan berkata padanya bahwa Perang belum lagi berakhir. Muhammad masih harus bertempur dengan Bani Quraiza.

2. Setelah hampir sebulan lamanya pengepungan, Nabi Muhammad menawarkan Bani Quraiza supaya menerima keputusan seorang yang bernama Sad bin Muadh. Sad menyodorkan penyelesaian akhir yang sederhana: Pancung kepala setiap laki-laki dari suku tersebut yang sudah tumbuh bulu kemaluannya – kurang lebih 600-800 laki-laki; rampas semua wanita sebagai budak2; bagi2kan harta milik mereka di antara kaum Muslim yang telah menyertai sang Nabi.

3. Nabi Muhammad memuji Sad. Beberapa hari setelah pembantaian Bani Quraiza, Sad wafat.

Sahih Bukhari: Volume 5, Book 58, Number 146:
Sebuah pakaian sutra diberikan sebagai hadiah bagi sang Nabi. Para sahabatnya mulai menyentuh2 dan mengagumi kelembutannya. Nabi bersabda, “Apakah kalian sedang mengagumi kelembutan baju ini? Saputangan2 dari Sad bin Muadh (di surga) adalah lebih bagus dan lebih lembut daripada ini”.

Sad, orang yang telah menyodorkan solusi maut bagi seluruh anggota suku yang telah tak berdaya, menerima sebuah tempat di Surga !!

4. Sang Nabi sebelumnya telah bertempur dengan dua suku lainnya yang mirip2 – Banu Qaynuqa dan Banu Al-Nadir. Namun, dalam hal mereka, sang Nabi membiarkan mereka diusir dari tempat tinggal mereka. Mengapa? Inilah jawabnya:

Semuanya dari ketiga suku di atas dituduh melanggar perjanjian. Jika memang Muhammad bertindak berdasarkan hukum dari Tuhan mestinya dia sudah mengadili mereka secara konsisten. Kita lihat bahwa “keadaan” memainkan peran yang lebih penting dalam menentukan hukuman yang akan menimpa suku2 ini.

Jadi, mengapa dia tidak membiarkan Banu Quraiza diusir saja ?
Ini karena Banu Quraiza menyinggung perasaan Muhammad. Bukan karena mereka melanggar Tuhan.

http://www.answering-islam.org/Muhammad ... banu3.html

Pertemuan terakhir Sa`d dgn Banu Qurayza berakhir dgn saling menghina:

Mereka bicara buruk ttg nabi dgn mengatakan, `Siapa Rasulullah itu ? Kami tidak memiliki perjanjian apapun dgn Muhamad.' Sa'd b. Mu'adh menghina mereka dan mereka menghinanya. Ia (Sa`d) adalah orang yg cepat naik darah dan Sa`d b. `Ubada mengatakan kepadanya, 'Hentikan penghinaan terhdp mereka ... ' Lalu kedua Sa`d kembali menghadap nabi ... [Sirat page 453]

Permintaan terakhir Sa'd:

"Ya Allah, melihat bahwa kau telah memilih perang diantara kami, berikan saya kematian shahid dan jangna biarkan saya mati sebelum keinginan saya terhdp B. Qurayza terpenuhi." [Sirat page 459]

Nah, belum jelaskah pernyataan2 ini ? Muhamad tahu persis anak buahnya, khususnya Sa`d. Mungkinkah info ini adalah alasan ia menyerahkan nasib Qurayza kpd Sa`d?


****

Muslim sedari kecil diajarkan bahwa Nabi Muhammad adalah contoh manusia teladan paling sempurna bagi seluruh umat manusia sampai hari kiamat. Tidak ada toleransi bagi siapapun yang berani berkata sebaliknya. Negara2 bermayoritas Muslim memiliki UU – hukuman bagi pelecehan/hujat – yang merupakan hukuman mengerikan bagi mereka yang ‘kesalahannya’ hanya mempertanyakan tindak-tanduk dari Sang Nabi Muhammad.

Sebagai contoh, Section 295-C dari Code Hukum Pakistan menyatakan:

Penggunaan komentar2 yang melecehkan, dsb. yang berkaitan dengan Nabi Besar. Barang siapa dgn kata-kata, baik itu lisan maupun tulisan, atau lewat pertunjukan yang bisa dilihat, atau sindiran, siratan, kutipan, pernyataan, baik langsung maupun tidak langsung, mengotori sang nama suci dari sang Nabi Suci Muhammad (SAW) akan dihukum mati, atau dipenjara seumur hidup, dan juga akan dikenakan denda.

Juga penting untuk diperhatikan bahwa, di mata negara-negara Islam, hukum-hukum semacam itu tidak punya batasan-batasan geografis. Baru-baru ini, contoh yang paling terkenal tentang “Fatwa untuk hujat yang universal” adalah fatwa 1989 oleh Ayatollah Khomeini yang menuntut kematian bagi Salman Rushdie. Rezim Iran sejak itu terus saja mengulang-ulang seruan untuk membunuh Rushdie.

Saat ini, Kerusuhan2 Kartun Muhammad telah melebihi masalah Rushdie dalam hal korban jiwa. Lebih dari 135 terbunuh.
Wikipedia: Deaths have been mainly in Nigeria, Libya, Pakistan and Afghanistan.

Dunia Barat sekarang tidak boleh melemah dan membebaskan Islam dari sorotan analisa yang kritis. Sebab hanya di Baratlah seseorang bisa menulis dengan bebas ttg kejahatan Muslim yg termasuk pemusnahan massal suku Yahudi, perbudakan seks dan perampasan hak-milik non-Muslim. Ini bukan sesuatu untuk dirayakan, apalagi ditiru.
Last edited by ali5196 on Thu Sep 07, 2006 1:58 am, edited 2 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Jul 25, 2006 9:34 pm

Lebih banyak ttg Bani Quraiza:

AKAR TERORISME ISLAM
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=789

SIRAH NABAWIYAH IBNU HISYAM/IBNU ISHAQ ( EDISI INDONESIA )
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=10533

Ibnu Hisyam Jilid 2 hlm 206-207
PEMENGGALAN 800 ORANG YAHUDI DALAM SATU HARI

Keputusan Sa'ad bin Muadz Radhiyallahu Anhu

Ibnu Ishaq berkata, "Kaum Muslimin berdiri menuju Sa'ad bin Muadz dan berkata, 'Hai Abu Amr, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengangkatmu untuk memutuskan perkara-perkara keluargamu.' Sa'ad bin Muadz berkata, 'Terhadap itu semua, kalian harus komitmen dengan janji Allah bahwa hukum tentang mereka adalah sesuai dengan hukum yang aku keluarkan.' Mereka berkata, 'Ya.' Sa'ad bin Muadz berkata, 'Kalian juga harus komitmen kepada orang yang ada di sini.' Sa'ad bin Muadz berkata seperti itu sambil menunjuk ke tempat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. la bertindak seperti itu sebagai penghormatannya kepada beliau. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, 'Ya.' Sa'ad bin Muadz berkata, Tentang Bani Quraidhah, aku putuskan bahwa orang laki-laki mereka dibunuh, kekayaan mereka dibagi-bagi, dan anak-anak serta wanita-wanita ditawan'."

Ibnu Ishaq berkata, "Ashim bin Umar bin Qatadah berkata kepadaku dari Abdurrahman bin Amr bin Sa'ad bin Muadz dari Alqamah bin Waqqash Al-Laitsi yang berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda kepada Sa'ad bin Muadz, 'Sungguh engkau telah memutuskan perkara mereka dengan hukum Allah dari atas tujuh langit'."

Ibnu Hisyam berkata, "Sebagian orang yang aku percaya berkata kepadaku bahwa Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu Anhu berteriak keras ketika kaum Muslimin mengepung Bani Quraidhah, 'Hai pasukan iman!' Kemudian ia dan Az-Zubair bin Al-Awwam maju. Ali bin Abu Thalib berkata lagi, 'Aku pasti akan merasakan apa yang telah dirasakan oleh Hamzah atau aku pasti membuka benteng mereka.' Orang-orang Yahudi Bani Quraidhah berkata, 'Hai Muhammad, kita tunduk kepada hukum Sa'ad bin Muadz'."

Realisasi Keputusan Sa'ad bin Muadz Radhiyallahu Anhu terhadap Bani Quraidhah

Ibnu Ishaq berkata, "Setelah itu, orang-orang Yahudi Bani Quraidhah disuruh turun, kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menahan mereka di Madinah di rumah putri Al-Harits, salah seorang wanita dari Bani An-Najjar. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pergi ke Pasar Madinah, kemudian membuat parit di sana. Setelah itu, beliau memerintahkan orang-orang Yahudi Bani Quraidhah dibawa ke parit tersebut dan memenggal kepala mereka di dalamnya.

Mereka dibawa ke parit tersebut kelompok per-kelompok, termasuk musuh Allah Huyai bin Akhthab, Ka'ab bin Asad tokoh Bani Quraishah bersama enam ratus atau tujuh ratus orang-orang Bani Quraishah. Ada yang mengatakan bahwa jumlah mereka adalah delapan ratus atau bahkan sembilan ratus.

Orang-orang Yahudi Bani Quraidhah berkata kepada Ka'ab bin Asad ketika mereka dibawa kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam secara berkelompok, 'Hai Ka'ab, bagaimana pendapatmu terhadap perlakuan Muhammad kepada kita?' Ka'ab bin Asad berkata, 'Kenapa kalian tidak berpikir di setiap tempat? Tidakkah kalian lihat dari yang tidak terbantahkan? Bukankah orang di antara kalian yang dibawa kepadanya itu tidak kembali lagi? Demi Allah, inilah pembunuhan.'

Itulah yang terjadi hingga Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam selesai merealisasikan keputusan Sa'ad bin Muadz terhadap mereka."


Perihal Huyai bin Akhthab

Ibnu Ishaq berkata, "Musuh Allah, Huyai bin Akhthab, yang ketika itu mengenakan pakaian berwarna seperti bunga namun tercabik-cabik di semua sudutnya agar tidak diambil kaum Muslimin didatangkan dalam keadaan kedua tangannya ditali menyatu dengan lehernya.

Ketika ia melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, ia berkata, 'Demi Allah, aku tidak menyalahkan diriku karena memusuhimu, namun barangsiapa tidak menolong Allah, ia tidak akan ditolong oleh-Nya.' Setelah itu, Huyai bin Akhthab menghadapkan wajahnya kepada manusia dan berkata, 'Hai manusia, tidak apa-apa terhadap perintah Allah. Ini adalah keputusan, takdir, dan penyembelihan yang telah ditetapkan Allah kepada Bani Israel.' Usai berkata begitu, Huyai bin Akhthab duduk, kepalanya dipenggal.

Tidak percaya ?

Beli saja buku2 ini :
Image
Last edited by ali5196 on Wed Aug 29, 2007 9:56 pm, edited 2 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Oct 11, 2006 5:34 am

Ruang Bedah Islam:
Judul 'Majikan Zinah dgn Budak', tapi baca jawaban Adadeh bahwa Quraisy (BUKAN Quraiza) tidak sedikitpun membunuh Muslim.
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 6275#76275
enjoy !
-----------------

...

Referensi yang kau berikan tidak menyebut Muslim manapun dibunuh. Palingan cuman dilemparin kotoran dan si Bilal disiksa. Udah cuma itu. Kafir Quraish (suku Muhamad sendiri) tidak membunuh Muslim sama sekali. Satu pun tidak. Hadis Bukhari, Muslim, Tirmizi, Abu Daud, Sirat Rasul Allah, Sejarah Tabari dan bahkan Qur'an sekalipun tidak pernah menyebut ada Muslim yang dibunuh orang2 Quraish pada saat Muhammad masih tinggal di Mekah.

Semua sumber referensi Islam ini jauh lebih tua daripada tulisan Islam apologis si Haekal. Tidak ada Muslim yang dibunuh, tidak ada Muslimah yang diperkosa, tidak ada kaum wanita dan anak2 Muslim yang diperbudak, tidak ada harta Muslim yang dijarah atau dirampas. Orang2 Quraish mampu melakukan ini semua tapi mereka tidak melakukannya. Paling2 lempar tokai ke nabi palsu. Apa salahnya?

Si Bilal katanya disiksa sama si Umayah, ya? Tapi meskipun begitu Umayah tidak membunuh Bilal meskipun Umayah mampu melakukannya. Sebaliknya, ketika Bilal mampu membunuh Umayah, dia tanpa ragu melakukannya setelah perampokan Badr. Baca tuh kisahnya di Tabari (Tabari, vol.vii, p.57 ). Dikisahkan bahwa Umayah suka menyakiti Bilal, yakni orang kulit hitam terkenal yang suka meneriakkan adhzan.

Ketika Bilal melihat Umayah dan anaknya, Ali, dibawa pergi oleh Abd al Rahman b. Awf, dia berteriak memanggil orang2 Muslim untuk membunuh orang yang dulu sering menyakitinya. Abd al Rahman b. Awf dengan cepat mencegah Bilal dengan memakinya anak perempuan Negro dan memerintahkan dia untuk tidak membunuh Umayah dan anaknya. Akan tetapi perintah ini tidak didengar. Beberapa Muslim lalu membacoki Umayah b. Khalaf dan anaknya Ali sampai mati dan me-motong2 badan mereka.

Abd al Rahman b Awf lalu memaki Bilal karena membunuh tawanannya sehingga Abd al Rahman kehilangan kesempatan dapat uang tebusan besar.

Quote:
tidak membunuh seorangpun ?,


Sebutkan nama Muslim pertama yang dibunuh orang Quraish di Mekah, sebutkan pula referensinya. Pasti kau tidak bisa sebab memang tidak ada. Sebaliknya, nama kafir pertama Quraish yang dibunuh Muslim jelas tercantum dalam sejarah Islam: Amr bin Hadrami yang ketua kafilah pedagang Quraish. Setelah membunuh orang2 Quraish, rampog Muslim menjarah seluruh harta dagangan Quraish.
Last edited by ali5196 on Wed Aug 29, 2007 10:18 pm, edited 1 time in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed May 09, 2007 6:37 pm

Tawanan wanita ditukar dgn KUDA ???? :shock: :shock:

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=13363

Sumber :
Sirah nabawiyah jilid 2 halaman 208 :

Pembagian Fay'l

Ibnu Ishaq berkata, "Setelah itu, Rasulullah SAW membagi-bagi kekayaan, wanita-wanita, dan anak-anak Bani Quraidbah kepada kaum Muslimin. Hari itu juga, beliau mengumumkan jatah tentata berkuda (kavaleri), jatah tentara pejalan kaki (infantri), dan mengeluarkan seperlima daripadanya.

Tentara berkuda (kavaleri) mendapat tiga jatah; dua jatah untuk kuda dan satu jatah untuk penunggangnya.

Sedang tentara pejalan kaki (infantri) mendapatkan satu jatah. Jumlah kuda Bam Quraidhah ketika itu adalah tiga puluh enam ekor. Itulah fay'l yang pertama kali dibagi sesuai dengan 1/5 daripadanya dikeluarkan, dan sunnah Rasulullah SAW dalam pembagian fay'i dl perang.

Setelah itu, Rasulullah SAW mengirim Sa'ad bin Zaid Al-Anshari saudara Bani Abdul Asyhal membawa tawanan-tawanan wanita Bani Quraidhah ke Najed dan menukar mereka dengan kuda-kuda dan senjata."
Last edited by ali5196 on Sat Aug 18, 2007 8:40 pm, edited 1 time in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Nov 15, 2007 1:35 am

Pengusiran/PEMBANTAIAN Yahudi dari Medinah oleh Muhamad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 8342#28342
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby kapal_kertas » Wed Nov 12, 2008 1:46 am

Ishaq:464:

"The Jews were made to come down, and Allah's Messenger imprisoned them. Then the Prophet went out into the marketplace of Medina (it is still its marketplace today), and he had trenches dug in it. He sent for the Jewish men and had them beheaded in those trenches. They were brought out to him in batches. They numbered 800 to 900 boys and men. As they were being taken in small groups to the Prophet, they said to one another, 'What do you think will be done to us?' Someone said, 'Do you not understand. On each occasion do you not see that the summoner never stops? He does not discharge anyone. And that those who are taken away do not come back. By God, it is death!' The affair continued until the Messenger of Allah had finished with them all."
User avatar
kapal_kertas
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 543
Joined: Wed Nov 05, 2008 5:39 pm

Re: A SINA: Muslim vs Bani QURAIZA (Perang Parit, 627M)

Postby kapal_kertas » Tue Apr 28, 2009 11:24 am

Image

From: Islam, What the West Need to Know
User avatar
kapal_kertas
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 543
Joined: Wed Nov 05, 2008 5:39 pm

Re: A SINA: Muslim vs Bani QURAIZA (Perang Parit, 627M)

Postby kapal_kertas » Mon May 18, 2009 5:48 am

User avatar
kapal_kertas
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 543
Joined: Wed Nov 05, 2008 5:39 pm


Return to Resource Center: Islam dan YAHUDI



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users