
Junjung wrote:jika kristen menyebut menikahi wanita usia 9tahun (sudah baligh) itu tak boleh, kristen harus membuktikan itu.. bahwa Alkitab melarang hal itu..
itu baru orang pintar...
kebenaran universal itu bukan pada umur berapa wanita boleh menikah, tapi pada apakah wanita itu siap untuk dinikahi atau belum..

fractal daun wrote:Jadi, saya mau nanya sama elo, [font=rockwell]kalau kamu punya putri berumur 9 tahun, apa loe bersedia mengawinkan dengan bandot tua seusia ustad abu bakar basyir??[/font]
jawab dulu....


novalino [Muslim Solehah] wrote:Muter2 terus.. Di Thread lain debatnya belum kelar sudah membuat Thread baru, isi sama, cuma bungkus beda. Cape deh...
Om Girang wrote:Jawaban teman-teman akan sangat membantu kita semua untuk mendapatkan indikator valid & kajian obyektif mengenai Pribadi seperti apa yang layak disebut sebagai Paling Sempurna & Penyempurna. Apakah Pribadi Tersebut lebih terpuji dari Kafir yang menikahi Gadis berumur 17 tahun keatas (dengan perbedaan usia tidak lebih dari 12 tahun)???
Junjung [Muslim Solehah] wrote:http://indonesia.faithfreedom.org/forum/fitnahan-favorit-kafir-ffi-untuk-islam-t45115/page200.html
Jika Kristen menyebut "menikahi Wanita usia 9 tahun (sudah baligh) itu tak boleh", maka Kristen harus membuktikan itu, bahwa Alkitab melarang hal itu, itu baru orang pintar. Kebenaran Universal itu bukan pada "umur berapa wanita boleh menikah", tapi pada "apakah wanita itu siap untuk dinikahi atau belum".
Om Girang wrote:@All Muslim, Kafir, dan Murtadin.
Melamar, menikah, dan bersetubuh dengan 1 pasangan (suami / istri) adalah hal yang sangat wajar dalam kehidupan. Namun tentu akan terkesan konyol & menggelikan jika itu dilakukan oleh Pria dewasa berumur 52 tahun keatas terhadap seorang bocah berusia 9 tahun kebawah (setara murid TK atau siswi kelas 3 SD). Terlebih jika yang bersangkutan adalah sosok yang mengaku-mengaku & disebut sebagai Nabi Paling Sempurna & Penyempurna.
Mohon bantuan temen-temen menjawab pertanyaan ini; Apa yang akan teman-teman lakukan jika putri / sepupu / keponakan teman-teman yang berumur 9 tahun kebawah (setara murid TK atau siswi kelas 3 SD) ingin dinikahi & disetubuhi oleh Pria dewasa yang berumur 52 tahun keatas???
1. Menyambut baik & mensetujuinya dengan penuh kehangatan, senyum, perasaan bahagia??? Merasa normal-normal saja tanpa perasaan jijik terhadap niat memalukan dari Pria Sinting itu???
2. Mempersilahkan dirinya pulang karena merasa ganjil dan jijik terhadap niat memalukan dari Pria Sinting itu???
3. Melakukan langkah kedua & memproteksi anak perempuan kesayangan anda dari Pria Sinting itu???
Jawaban teman-teman akan sangat membantu kita semua untuk mendapatkan indikator valid & kajian obyektif mengenai Pribadi seperti apa yang layak disebut sebagai Paling Sempurna & Penyempurna. Apakah Pribadi Tersebut lebih terpuji dari Kafir yang menikahi Gadis berumur 17 tahun keatas (dengan perbedaan usia tidak lebih dari 12 tahun)???
-------------------------------------------------
"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka."


Om Girang wrote:Mohon bantuan temen-temen menjawab pertanyaan ini; Apa yang akan teman-teman lakukan jika putri / sepupu / keponakan teman-teman yang berumur 9 tahun kebawah (setara murid TK atau siswi kelas 3 SD) ingin dinikahi & disetubuhi oleh Pria dewasa yang berumur 52 tahun keatas???
1. Menyambut baik & mensetujuinya dengan penuh kehangatan, senyum, perasaan bahagia??? Merasa normal-normal saja tanpa perasaan jijik terhadap niat memalukan dari Pria Sinting itu???
2. Mempersilahkan dirinya pulang karena merasa ganjil dan jijik terhadap niat memalukan dari Pria Sinting itu???
3. Melakukan langkah kedua & memproteksi anak perempuan kesayangan anda dari Pria Sinting itu???


Om Girang wrote:@All Muslim, Kafir, dan Murtadin.
Melamar, menikah, dan bersetubuh dengan 1 pasangan (suami / istri) adalah hal yang sangat wajar dalam kehidupan. Namun tentu akan terkesan konyol & menggelikan jika itu dilakukan oleh Pria dewasa berumur 52 tahun keatas terhadap seorang bocah berusia 9 tahun kebawah (setara murid TK atau siswi kelas 3 SD). Terlebih jika yang bersangkutan adalah sosok yang mengaku-mengaku & disebut sebagai Nabi Paling Sempurna & Penyempurna.
Om Girang wrote:
Mohon bantuan temen-temen menjawab pertanyaan ini; Apa yang akan teman-teman lakukan jika putri / sepupu / keponakan teman-teman yang berumur 9 tahun kebawah (setara murid TK atau siswi kelas 3 SD) ingin dinikahi & disetubuhi oleh Pria dewasa yang berumur 52 tahun keatas???
1. Menyambut baik & mensetujuinya dengan penuh kehangatan, senyum, perasaan bahagia??? Merasa normal-normal saja tanpa perasaan jijik terhadap niat memalukan dari Pria Sinting itu???
2. Mempersilahkan dirinya pulang karena merasa ganjil dan jijik terhadap niat memalukan dari Pria Sinting itu???
3. Melakukan langkah kedua & memproteksi anak perempuan kesayangan anda dari Pria Sinting itu???
Jawaban teman-teman akan sangat membantu kita semua untuk mendapatkan indikator valid & kajian obyektif mengenai Pribadi seperti apa yang layak disebut sebagai Paling Sempurna & Penyempurna. Apakah Pribadi Tersebut lebih terpuji dari Kafir yang menikahi Gadis berumur 17 tahun keatas (dengan perbedaan usia tidak lebih dari 12 tahun)???
-------------------------------------------------
Om Girang wrote:
"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka."









AIR wrote:Om Girang, bolehkah saya menambahkan sedikit?
Yang dimaksud penyempurnaan ialah melakukan 'improvement' terhadap sesuatu yang 'kurang', sehingga mencapai potensi maksimalnya. Pada masa Muhammad dimana ia ada sebagai penyempurna terhadap kepercayaan-kepercayaan Pra-Muhammad, berarti setelah 'upaya penyempurnaan' itu dilakukan tidak ada lagi yang perlu di 'improve'. Apa-apa yang dicontohkan Muhammad dan ajaran-ajaran yang ada pada Islam ialah 'kesempurnaan' tersebut. Dari pola pikir seperti ini, artinya di luar islam ialah 'ketidaksempurnaan'.Pra-Muhammad ('tidak sempurna') ------> Masa Muhammad ('penyempurnaan') ------> 'telah sempurna' sampai seterusnya.
Hubungan dengan Thread ini adalah soal perkawinan kakek bangkotan dengan gadis kanak-kanak ialah 'kesempurnaan'. Jadi, orang-orang yang menentang pedofilia (berhasrat terhadap anak kecil) ialah orang-orang yang hatinya 'tidak sempurna'. Ajaran yang menentang perkawinan antara kakek bangkot dengan anak kecil adalah ajaran yang 'tak sempurna'.
Jika benar demikian, bayangkan seluruh dunia mempraktekkan hal yang dianggap 'sempurna' di atas. Sebab, seperti yang sudah saya tulis, kaidah diluar islam adalah 'ketidaksempurnaan'. Bayangkan dunia ini sebanyak-banyaknya pria lanjut usia mengawini dan menyetubuhi gadis cilik; lakukan itu; itu kesempurnaan. Kemana moral manusia dibawa jika oleh ajaran seperti ini?
Kepada muslim yang membaca hal tersebut, silahkan anda marah, caci maki, mengutuki kafir (termasuk saya). Anda boleh berteriak-teriak. Saya katakan, bahwa saya paham keadaan anda, dimana ajaran yang anda peluk semenjak lahir ternyata 'wajah aslinya' adalah wajah setan. Ingat, kebenaran bukanlah untuk menghibur hati anda. Kebenaran itu tidak peduli atas emosional kalian.
Renungkan baik-baik wajah Islam yang sesungguhnya:
Pria 52 Thn Menikahi Bocah 6 Thn: Sempurna & Penyempurna?
AIR

Om Girang wrote:@AIR
Terus terang, saya suka baca tulisan kamu; rangkaiannya terstruktur & sistematis, namun tetap mudah untuk dimengerti. Penggunaan kata & kalimatnya juga sangat pas, tajam, padat, proposional. Tanda bacanya juga teratur. Benar-benar sangat inspiratif & mencerahkan. Salam buat keluarga AIR, dari Om Girang.
-Wassalam-
Salam juga untuk keluarga Om.


Users browsing this forum: No registered users