. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

1948: Penindasan YAHUDI di negara2 Arab

Analisa hubungan Islam dan Yahudi sejak jaman Muhammad dan Islam sampai saat ini.

1948: Penindasan YAHUDI di negara2 Arab

Postby ali5196 » Wed Aug 09, 2006 5:30 am

THE FORGOTTEN REFUGEES/PENGUNGSI YG DILUPAKAN

Lihat trailer video “1948, The Silent Exodus: ethnic cleansing of 1 million Jews by Arabs” :
http://www.shoebat.com/trailer_exodus.p ... 4614f7e7b9

Image

Joseph Abdel Wahed
Kami, Yahudi pribumi dari negara2 Arab/Islam, ingin menyajikan cerita kami. Tapi masalahnya satu : generasi kami semakin tua dan kami tidak punya banyak waktu. Media tidak peduli ttg kita, begitu pula PBB.

Kami disebut the Forgotten Refugees. Dunia Arab ingin agar kami dilupakan tapi kami tidak akan bungkam. Jadi kami membentuk organisasi kami yg disebut: Jimena, Jews Indigenous to the Middle East and North Africa (Yahudi Pribumi dari Timur Tengah dan Afrika Utara). Check our website: www.jimena-justice.org.

Kami menyaksikan terulangnya sejarah. Kekuatan yg mendepak kami dari tanah air kami 50 tahun yg lalu kembali beraksi utk menghancurkan Israel dan bangsa Yahudi: Fanatisme Islam, Xenophobia dan anti-Semitisme.

Ketimbang anti Semitisme, bangsa2 Arab seharusnya mengajarkan rasa saling menghormati
Ketimbang kebencian, mereka seharusnya mengajarkan cinta kasih
Ketimbang pendidikan penuh racun, mereka seharusnya mengajarkan sains, filosofi moral dan bahasa dan kehidupan bermasyarakat.
Ketimbang perang, seharusnya damai ...
Ketimbang menjadi suicide bombers, mereka seharusnya mengajarkan bgm mencintai kehidupan dan bukan kematian.

Saya bangga sbg Yahudi, bangga dgn warisan sejarah 3000 tahun kami, bangga bahwa saya masih hidup dan masih sanggup membela Israel melawan siapa saja yg ingin menghancurkannya.

Kawan2 yang terhormat, misi utama kami harus selalu Perdamaian. Tapi kita harus bersatu dan kuat, demi anak2 kami dan demi peradaban dunia bebas. Yang paling penting, kami harus punya harapan, spt yg terkandung dlm lagu kebangsaan Israel, Hatikvah.

-----------------------------------------------------------------------------------

LIHAT DUA VIDEO INI (bahasa Inggris) dari situs Yahudi yg memperjuangkan pemulihan kembali hak2 atas harta benda dsb yg direbut oleh negara2 Arab, bekas tanah air mereka.

http://www.justiceforjews.com/Reg.html

--------------------------------------------------------------------------------

http://www.middleeastfacts.com/Articles ... ntries.php

SEJARAH YAHUDI DI NEGARA2 ARAB, SEBELUM DAN SESUDAH 1948

PENINDASAN YAHUDI PRIBUMI DI MESIR

SEBELUM 1948

Yahudi tinggal di Mesir sejak ribuan tahun. Suku2 Israel pertama pindah ke Tanah Goshen (tepi utara Delta Nil) selama kekuasaan Faraoh Amenhotep IV (1375-1358SM).

Selama kekuasaan Ramses II (1298-1232 SM), mereka diperbudak bagi proyek2 pembangunan Faraoh. Penerusnya, Merneptah, melanjutkan kebijakan anti-Yahudi yg sama dan pada sekitar th 1220 SM, mereka berontak dan melarikan diri melewati Sinai ke Kanaan. Inilah Exodus yg diceritakan dlm Injil yg selalu diperingati Yahudi pd Hari Passover. Bertahun2 kemudian, banyak Yahudi di Eretz, Israel, yg tidak dideportasi ke Babylon (Irak sekarang) mencari perlindungan di Mesir, diantaranya nabi Jeremiah. Thn 1897 terdapat lebih dari 25.000 Yahudi di Mesir, yg berpusat di Kairo dan Alexandria. Th 1937 penduduk mencapai 63,500.

Friedman menulis dalam "The Myth of Arab Tolerance/Mitos Toleransi Arab";

"Seorang kalif, Al-Hakim dari kerajaan Fatimid menciptakan bentuk2 penghinaan berat terhdp yahudi dlm upayanya memainkan perannya sbg "Penyelamat Umat Manusia". Pertama, Yahudi dipaksa mengenakan gambar2 kepala anak sapi emas dileher mereka, seakan mereka masih berhala. Mereka juga dipaksa utk mengenakan bel dan batang2 kayu seberat 3 kg digantung dileher mereka. Mereka tetap tidak mau masuk Islam dan dlm kemarahannya, sang Kalif menghancurkan seluruh kawasan tempat tinggal Yahudi di Kairo.

Th 1945, dgn meningkatnya nasionalisme Mesir dan suburnya sentimen anti-Barat dan anti-Yahudi, pecahlah kerusuhan. 10 Yahudi tewas, 350 luka2 dan sebuah sinagog, rumah sakit Yahudi dan kawasan pemukiman yg berusia ratusan tahun dibakar habis. Berdirinya Negara Israel semakin meningkatkan rasa anti Yahudi: antara Juni dan November 1948, sejumlah bom meledak di kawasan Yahudi yg menewaskan 70 Yahudi dan melukai 200. 2.000 Yahudi ditangkap dan harta benda mereka disita.

Lihat : Penjara Abu Za'abal
http://www.hsje.org/THE%20ABU-ZA'ABAL%20PRISON.htm
My life in Abu Za'abal Prison:
http://www.hsje.org/mylife.htm
Pictures from prison:
http://www.hsje.org/marc_kheder_memories.htm

SESUDAH 1948
Th 1956: pemerintah Mesir menggunakan kampanye Sinai sbg alasan mengusir ke 25.000 penduduk pribumi Yahudi Mesir dan menyita harta benda mereka. Sekitar 1.000 Yahudi dipenjara. Dan tgl 23 November, 1956, dikeluarkan sebuah proklamasi oleh Menteri Agama yg dibacakan di mesjid2 diseluruh Mesir bahwa "semua Yahudi adalah Zionis dan musuh negara," dan menjanjikan pengusiran mereka.

Ribuan Yahudi diperintahkan meninggalkan negara mereka. Mereka diijinkan utk membawa hanya satu kopor saja dng jumlah uang recehan dan dipaksa menandatangani deklarasi ‘menyumbang’ harta benda mereka ke pemerintah Mesir. Harta yg ditinggalkan diperkirakan US$ 30 milyar !! Lihat : http://www.hsje.org/Never_to_return.htm

Sejumlah anggota keluarga Yahudi disandera utk memastikan bahwa mereka yg meninggalkan negara tidak melakukan sesuatu yg dapat merugikan pemerintah Mesir - AP, November 26 and 29th 1956; New York World Telegram.

Th 1979, masy Yahudi Mesir menjadi masy pertama didunia Arab yg mengadakan hubungan dgn Israel. Israel kini memiliki kedutaan di Kairo dan sebuah Konsulat Jendral di Alexandria. Pada saat ini, segelintir Yahudi yg masih tersisa di Mesir bebas mempraktekkan agama mereka. Shaar Hashamayim adalah satu2nya sinagog yg beroperasi di Kairo. Namun dari sekian banyak sinagog di Alexandria, hanya sinagog Eliahu Hanabi boleh dipakai.

Th 1957, penduduk Yahudi mencapai angka 15.000. Th 1967, setelah Perang Enam Hari, muncul kembali penindasan dan Yahudi tinggal 2.500. Th 1970an, setelah Yahudi2 yg tersisa diijinkan imigrasi (alias ditendang keluar), hanya segelintir Yahudi masih tersisa. Hak2 Yahudi dipulihkan kembali pada thn 1979 setelah Presiden Anwar Sadat menandatangani Perjanjian Camp David dgn Israel. Kini, masy Yahudi di Mesir berusia lanjut dan hampir punah.

Egypt's National Heritage Disappearing
http://www.hsje.org/Egypt%20Jewish%20He ... aring.html
-------------------------------------------------------------------------------

PENINDASAN TERHDP YAHUDI PRIBUMI DI IRAQ
SEBELUM 1948

Lihat juga :
http://www.jewishvirtuallibrary.org/jso ... ijews.html
1948 Jewish population: 150,000
2004: Approximately 351


Yahudi pribumi Irak merupakan masyarakat tersendiri dgn sejarah keilmuan dan prestasi tinggi. Mereka makmur di Babylonia selama 1200 tahun sebelum perebutan Muslim th 634AD; dan pada abad ke 9 diberlakukanlah Aturan2 Dhimmi spt pengenaan sepotong kain kuning, pajak per kepala yg sangat tinggi (jizyah) dan pembatasan pemukiman. Penindasan ekstrim oleh kalif2 Arab dan Mameluk memberlakukan pajak yg sama saja dgn penyitaan harta pd th 1000AD. Th 1333, penindasan berpuncak pada penjarahan dan penghancuran pemukiman Yahudi pribumi di Bagdad. Thn 1776, terjadi pembantaian Yahudi di Bosra oleh tentara Ottoman yg mengakibatkan banyak Yahudi mengungsi.

Nabi Ibraham, bapak orang Yahudi, lahir di Ur di Chaldees, di Irak Selatan, sekitar 2.000 SM. Masy itu bisa dilacak sampai abad 6M ketika Nebuchadnezzar merebut Judea dan mengirim seluruh penduduk ke pengasingan ke Babylonia.

(Ingat lagu Boney M : By the Rivers of Babylon … there we sat down … and there we were, when we remember Zion …Lagu itu mengibaratkan Yahudi pada masa pengasingan itu.)

Masyarakat Yahudi pribumi Timur Tengah juga membina hubungan kuat dgn tanah Israel dan dgn bantuan rabbi2 dari Israel, berhasil mendirikan akademi2 Rabbi ternama. Pada abad ke 3M, Babylon menjadi pusat pendidikan Yahudi, dgn penciptaan mereka yg paling terkenal : Talmud Babylon. Dibawah kekuasaan Muslim yg dimulai pada abad 7, keadaan mereka kembang kempis. Yahudi pribumi boleh memegang jabatan dlm pemerintahan dan dlm bidang perdagangan mereka maju tetapi pada saat bersamaan mereka dikenakan pajak2 khusus, pembatasan aktivitas bisnis dan (spt yg dialami golongan Cina di Indonesia) permusuhan luas.

Dibawah jajahan Inggris, yg dimulai th 1917, nasib Yahudi pribumi secara ekonomis membaik dan mereka kembali memegang jabatan pemerintahan. Mereka malah diijinkan utk mendirikan organisasi2 Zionis dan meneruskan studi2 Ibrani.

Semua ini berakhir saat Irak merdeka pd th 1932. Juni 1941, kudeta pro-Nazi pimpinan Rashid Ali mengakibatkan POGROM di Baghdad. Massa Irak yg bersenjata, dgn bantuan polisi dan tentara, membunuh 180 Yahudi dan melukai sekitar 1.000. (Persis spt peristiwa Mei 1998)

Walaupun emigrasi dilarang, banyak Yahudi berhasil melarikan diri ke Israel dgn bantuan gerakan bawah tanah. Namun kerusuhan anti-Yahudi terus berlangsung antara 1946-49. Setelah pembentukan Israel th 1948, Zionisme diancam hukuman mati.

SETELAH 1948
Thn 1950, parlemen Iraq menyetujui emigrasi ke Israel, satu tahun setelah mereka melepaskan kewargaan mereka.

Setahun kemudian, harta benda Yahudi yg beremigrasi dibekukan dan pembatasan ekonomi diberlakukan bagi mereka yg memilih utk tinggal di negara itu.

Mei 1950 - Agustus 1951, badan2 Yahudi dan pemerintah Israel berhasil menerbangkan 110.000 Yahudi ke Israel dlm Operasi Ezra dan Nehemiah. Ini termasuk ke-18.000 Kurdi Yahudi. Sekitar 20.000 diselundupkan keluar lewat Iran.
Jadi, masy berjumlah 150.000 pd th 1947 berkurang sampai berjumlah 6.000 setelah 1951.

Th 1952, pemerintah Iraq melarang Yahudi utk beremigrasi dan menggantung dua orang Yahudi dimuka umum setelah dikenakan tuduhan palsu melemparkan bom kpd kantor Bagdad di Badan Informasi AS.

Th 1963, dgn meningkatnya faksi2 Ba'ath yg berkompetisi, pembatasna berikutnya diterapkan pada Yahudi2 Irak yg masih tersisa. Penjualan harta benda dilarang dan semua Yahudi disyaratkan agar selalu membawa KTP berwarna kuning.

1967, setelah Perang 6 Hari, harta benda Yahudi disita, tabungan di bank dibekukan; mereka dipecat dari jabatan pemerintahan; bisnis2 ditutup; ijin dagang dibatalkan, sambungan telfon dihentikan. Yahudi dikenakan tahanan rumah selama waktu panjang atau dibatasi gerakan hanya dlm kota2. Ke 3.000 Yahudi yg tersisa juga dipecat dari pekerjaan.

Th 1968, penindasan mencapai puncaknya. Puluhan ditahan setelah ditemukannya "jaringan mata2" yg terdiri dari tokoh2 bisnis. 14 lelaki – 11 dari mereka Yahudi- dikenakan hukuman mati dlm pengadilan asalan dan DIGANTUNG DIDEPAN MASSA di lapangan2 di Baghdad; yg lainnya mati disiksa.

January 27, 1969, Radio Baghdad memanggil semua orang Iraq "utk datang dan menikmati pesta." Sekitar 500.000 lelaki, wanita dan anak2 berbaris dan menari2 melewati panggung tempat bergantungnya mayat2 Yahudi ; dan massa dgn harmonis meneriakkan "Death to Israel" dan "Death to all traitors." Ini mengakibatkan kemarahan dunia yg ditanggapi Radio Baghdad dgn mengatakan: "Kami menggantung mata2, tetapi Yahudi menyalibkan Kristus." (Judith Miller and Laurie Mylroie, Saddam Hussein and the Crisis in the Gulf, p. 34).

(???? O yah ? Sejak kapan Muslim percaya Kristus disalib ? Sejak kapan Muslim peduli pada Kristus/Kristen ? Saat mereka mencari muka Barat ! Bangsat munafik …)

Yahudi terus dimata2i oleh intel pemerintah Irak. Max Sawadayee, dlm "All Waiting to be Hanged"(Semua Menunggu Giliran Digantung) menulis kesaksian seorang Yahudi Irak: "Dehumanisasi Yahudi oleh penghinaan dan siksaan terus menerus ... menghancurkan total kemampuan fisik dan mental kami utk pulih kembali."

Thn 70-an, karena tekanan internasional, Baghdad diam2 mengijinkan Yahudi yg masih ada di negara mereka utk beremigrasi (secara diam2 pula). Kebanyakan dari mereka pada saat itu sudah terlalu tua utk emigrasi. Mereka ditekan pemerintah utk menyerahkan hak kepemilikan, tanpa kompensasi, atas tanah Yahudi senilai lebih dari
$200 juta. (New York Times, February 18, 1973).

Hanya satu sinagog beroperasi di Iraq, di Bataween – yg pernah merupakan pemukiman utama Yahudi di Baghdad.

Rabbi mereka wafat th 1996 dan tidak ada dari mereka yg dapat melaksanakan liturgi. Menurut administrator sinagog, mereka diijinkan mempraktekkan agama mereka, tetapi tidak boleh memegang jabatan pemerintahan atau menjadi anggota angkatan bersenjata. (New York Times Magazine, February 3, 1985).Hanya satu pasangan masih mengenal bahasa Ibrani. (Associated Press, March 28, 1998).

Selama berabad2, Yahudi ditindas di semua negara berbahasa Arab. Bagdad pernah mencapai 1/5 Yahudi dan tinggal di Irak selama 2.500 tahun. Kini, hanya tersisa 61 Yahudi di Baghdad dan sekitar 200 di daerah2 Kurdi di bagian utara.

Lagi2 bukti akan toleransi dan kedamaian Muslim ! :twisted: :twisted:
---------------------------------------------------------------------------------
PENINDASAN YAHUDI DI YAMAN
Sebelum 1948

Di Yaman, dari abad ke 7, populasi Yahudi mengalami penindasan yg paling parah akibat Pakta Umar.

The Pact of UMAR; status Yahudi/Kristen dibawah Islam
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=2046

Selama 4 abad, Yahudi menderita akibat peraturan Islam yg paling intoleran, ekstrim dan fanatik. Thn 1724, penguasa memerintahkan penghancuran semua sinagog dan pelarangan tempat2 doa umum.
Yahudi didepak, kebanyakan mati karena kelaparan dan mereka yg selamat dipaksa utk menetap di Mausa, namun kemudian, perintah ini dibatalkan th 1781 karena negara kekurangan ahli kerajinan tangan.

Jacob Sappir, penulis Yerusalem, menggambarkan nasib Yahudi Yaman di thn 1886:
"Penduduk Arab dari dulu menganggap Yahudi NAJIS, namun harta mereka tidak dianggap najis. Mereka menuntut segala kepemilikannya, dan jika si Yahudi menolak, mereka akan menggunakan cara2 paksa...Karena ketakutan, Yahudi tinggal diluar kota ditempat2 gelap spt sel penjara atau goa2 ... kesalahan yg paling kecilpun akan menyebabkan mereka didenda yg tidak masuk akal tingginya, dan jelas tidak dapat mereka bayar. Kalau mereka tidak sanggup bayar, mereka akan dirantai dan dipukuli secara kejam setiap hari. Sebelum hukuman itu dilaksanakan, sang Khadi (hakim Syariah) akan memintanya utk mengganti agamanya dan mendapatkan segala kejayaan duniawi dan akhirat Islam. Kalau ia menolak, ini akan dikenakan hukuman. Dilain pihak, seorang Yahudi tidak dapat menuntut seorang Muslim, karena
seorang Muslim, secara hukum bisa merampas nyawa dan kekayaan Yahudi, dan kalau Yahudi diijinkan utk hidup, ini dianggap sbg kebesaran hati Muslim. Yahudi tidak boleh menjadi saksi, sumpahnya tidak dianggap sah."

Eksplorer Denmark-Jerman, Garsten Neibuhr mengunjungi YAMAN th 1762 dan menggambarkan kehidupan Yahudi di Yaman:

"DI pagi hari mereka kerja di toko2 mereka di San'a, tetapi pada malam hari mereka harus mundur ke tempat2 tinggal mereka yg terpencil. Persis sebelum kedatangan saya, 12 dari ke 14 synagog dihancurkan dan semua rumah2 indah mereka diratakan."

Nasib Yahudi agak membaik setelah Yaman menjadi Protektorat Perancis di thn 1912, ketika mereka diberikan persamaan hak dan otonomi religius. Namun selama PD II, ketika Perancis dikuasai pemerintahan Vichy (pro NAZI) yg anti-Semitik, Raja Muhamad V menghalangi deportasi Yahudi dari Maroko. Th 1922, Yemen memberlakukan kembali hukum Islam yg menuntut agar setiap anak yaktim piatu Yahudi dibawah usia 12 masuk Islam.

Th 1947, setelah pengambilan suara ttg partisi, massa Muslim, bersama dgn polisi melakukan pogrom berdarah di Aden yg membunuh 82 Yahudi dan menghancurkan ratusan rumah2 Yahudi. Ekonomi komunitas Yahudi di Aden luluh lantah, sebgm toko2 dan bisnis2 Yahudi. Permulaan thn 1948, terjadi penjarahan setelah enam orang Yahudi dituduh secara palsu telah membunuh dua gadis Arab dlm pembunuhan ritual. (Howard Sachar, A History of Israel). Th 1948, ada sekitar 270.000 Yahudi di Maroko. Dlm ketidakpastian dan kemiskinan melarat, kebanyakan Yahudi mengungsi ke Israel, Perancis, AS & Canada.

AKhirnya, hampir 50.000 Yahudi Yaman, yg belum pernah melihat pesawat terbang, diberangkatkan lewat udara ke Israel th 1949 dan th 1950 dlm Operasi "Magic Carpet." Seperti yg dijanjikan Buku Yesaya,
"Mereka akan diangkat dgn sayap, spt burung elang."

---------------------------------------------------------------------------------

PENINDASAN TERHDP YAHUDI PRIBUMI DI SYRIA
SEBELUM 1948


Yahudi terakhir yg meninggalkan Syria berangkat dgn kepala Rabbi pd bulan Oktober 1994. Padahal sebelum 1947, ada kira-kira 30,000 Yahudi di Syria, yg terdiri dari 3 macam masyarakat, masing2 dgn tradisi sendiri : Yahudi berbahasa Kurdi di Kamishli, Yahudi dari Aleppo dgn nenek moyang di Spanyol, dan Yahudi2 pribumi asli Damascus, yg disebut Must'arab. Kini hanya segelintir dari mereka masih tersisa di negara itu.

Kehadiran Yahudi di Syria berasal dari jaman injil dan berhubungan erat dgn sejarah Yahudi di wilayah tetangga, Eretz, di Israel. Dgn munculnya agama Kristen, Yahudi disana mengalami pembatasan. Namun perebutan Arab pd th 636 AD, sedikit memperbaiki nasib mereka. Kerusuhan di Irak pada abad 10M mengakibatkan migrasi Yahudi ke Syria dan mengakibatkan majunya ekonomi, perbankan dan kerajinan tangan.

Selama kekuasaan Kalifah Fatimid, Yahudi bernama Menashe Ibrahim El-Kazzaz menjalankan administrasi Syria, dan Yahudi diijinkan memegang posisi dlm pemerintahan.

Yahudi Syria mendukung aspirasi nasionalisme Arab dan Zionisme, dan mereka Syria percaya bahwa keduanya bisa hidup berdampingan dan konflik di Palestina bisa diatasi. Namun, menyusul kemerdekaan Syria dari Perancis th 1946, serangan terhdp Yahudi dan harta benda mereka meningkat dan berakhir dgn POGROM (pembantaian dan pengusiran Yahudi) th 1947, yg membumi ratakan toko2 dan sinagog2 di Aleppo. Ribuan Yahudi melarikan diri dan rumah2 dan tanah2 mereka diambil alih oleh Muslim2 setempat.

Selama beberapa dekade kemudian, Yahudi Syria pribumi dimusuhi rejim yg biadab. Mereka dapat meninggalkan Syria dgn syarat anggota keluarga mereka tidak dibawa. Jadi mereka terus hidup dlm ketakutan, diawasi polisi rahasia 24/7.

-------------------------------------------------------------------------------

PENINDASAN DI ALJAZAIR
SEBELUM 1948


Daerah2 Yahudi di Aljazair bisa ditelusuri sampai abad pertama Masehi.
Dlm abad 14, dng memburuknya keadaan di Spanyol, banyak Yahudi Spanyol pindah ke Aljazair. Diantara mereka adalah akademis2 ternama, kaum Ribash dan Rashbatz.

Setelah kependudukan Perancis atas Aljazair di thn 1830, Yahudi pelan2 menerima budaya Perancis dan diberi kewarganegaraan Perancis.

Pada malam perang saudara yg pecah pd akhir thn 50an, kira2 ada
130.000 Yahudi di Aljazair, kira2 30.000 tinggal di ibukota. Hampir semua Yahudi Aljazair melarikan diri dari negara itu setelah merdeka dari Perancis thn 1962.

Th 1934, pogrom yg dilatarbelakangi NAZI di Constantine mengakibatkan 25 Yahudi tewas dan puluhan luka2. Setelah kemerdekaan th 1962, pemerintah Aljazair memperlakukan komunitas Yahudi dgn keji dan mencabut hak2 ekonomi mereka. Akibatnya, hampir ke semua 130.000 Yahudi Aljazair mengibrit ke Perancis. Sejak 1948, 25.681 Yahudi Aljazair emigrasi ke Israel.

-------------------------------------------------------------------------------
PENINDASAN YAHUDI DI MAROKO SEBELUM 1948

Rakyat Yahudi di Maroko sekarang ini bisa ditelusuri sampai lebih dari 2000 tahun yg lalu. Yahudi sudah tinggal di daerah itu, sebelum daerah itu menjadi provinsi kerajaan Romawi. Thn 1032 SM, 6000 Yahudi dibunuh. Memang, penindasan terbesar oleh ARab terhdp Yahudi terjadi di Fez, Maroko. TIdak ada yg lebih parah dari pembantaian 120.000 Yahudi pd th 1146.

Dan th 1160, Maimonides dlm Epistle-nya mengenai murtad/rida menulis kpd sesama Yahudi: "Sekarang kami diminta utk memberi pujaan kpd agama kosong, tetapi hanya dgn cara mengulang2 syahadat kosong yg Muslim sendiri tahu bahwa kami mengucapkannya secara tidak rela demi menghindari (Muslim) fanatik ... memang, setiap Yahudi yg, setelah mengucapkan syahadat Muslim, menjalankan ke 613 aturan (Yahudi) dlm rumahnya, dan bisa melakukannya tanpa gangguan. ... Jika seseorang bertanya kpd saya, "Apakah saya akan rela dibunuh atau lebih baik mengucapkan syahadat Islam?" Jawab saya, "ucapkan syahadat dan pertahankan hidupmu ... "".

Th 1391, arus pengungsi Yahudi diusir dari Spanyol, menghidupkan kembali masyarakat tsb, spt juga pengungsi dari Portugal di thn 1492 & 1497. Dari thn 1438, Yahudi dari Fez dipaksa utk hidup di tempat2 khusus yg dinamakan mellah, nama Arab bagi 'garam' karena Yahudi Maroko dipaksa utk menggarami (agar tahan lama) kepala2 tahanan2 yg dipenggal sebelum dipertontonkan kpd umum.

Chouraqui menulis: "pembatasan dan penghinaan terhdp Yahudi (dinegara Muslim) melebihi apapun (penindasan terhdp Yahudi) yg terjadi di Eropa."

Charles de Foucauld th 1883 yg biasanya tidak terlalu simpati kpd Yahudi menulis: "Mereka orang2 yg sangat celaka, setiap Yahudi, jasmani dan rohaninya adalah milik tuannya, sang sid[tuan Arab]".

Th 1465, massa Arab di Fez MEMBANTAI RIBUAN YAHUDI, dan hanya meninggalkan hidup 11 orang, setelah seorang petinggi Yahudi memperlakukan seorang wanita Muslim "secara menghina." Pembunuhan ini memicu gelombang pembunuhan lainnya diseantero Maroko.

Persis spt cara Muhamad memperlakukan Bani Qaynuqa !
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 200#156200

INVASI terhdp BANI QAYNUQA:
Saifur Rahman al-Mubarakpuri dlm Ar-Rahiq Al-Makhtum menulis;


"Mereka (Banu Qaynuqa) memulai mencari kerusuhan, meledek Muslim, melukai mereka yg sering mengunjungi pasar dan bahkan mengintimidasi para wanita. Hal2 ini semakin meruncing keadaan shg nabi (SAW) mengumpulkan mereka, menegur mereka dan menyerukan agar mereka bertindak secara rasional, dewasa dan diperingatkan agar tidak lagi melakukan pelanggaran. Tetapi mereka tetap bersikeras dan tidak mempedulikan peringatannya ...

Apapun yg dikatakan sejumlah Yahudi itu kdp Muhamad, itu bukan merupakan pernyataan resmi penduduk. Ini hanyalah alasan yg dicari2 Muhamad utk dapat kesempatan emas utk berperang. Maududi mengatakan, “Ini kata2 jelas sbg deklarasi perang.”

Ini omong kosong. Kata2 ini tidak datang dari kepala Bani Qainuqa dan kata2 ini bukan ancaman. Muslim diteriaki oleh sejumlah hooligan karena Muslim mencoba memaksakan Islam. Hanya orang yg otaknya penuh dgn fanatisme agama bisa menafsirkan olokan beberapa pemuda Yahudi sbg pernyataan perang oleh seluruh penduduk Yahudi melawan Muslim. Menghukum seluruh penduduk dng beringas karena alasan beberapa dari mereka membunuh seorang Muslim karena ia membunuh Yahudi sungguh tidak masuk akal.


SETELAH 1948

Juni 1948, huru hara berdarah di Oujda dan Djerada membunuh 44 Yahudi dan melukai banyak lagi. Pada tahun yg sama itu, sebuah boikot ekonomi diresmikan atas Yahudi Maroko.

Th 1956, Maroko menyatakan diri merdeka dan emigrasi Yahudi ke Israel ditunda. Th 1963, emigrasi diijinkan dan lebih dari 100.000 Yahudi Maroko mencapai Israel. Th 1965, penulis Maroko, Said Ghallab menggambarkan sikap Muslim terhdp tetangga Yahudinya : penghinaan paling parah yg bisa dilakukan oran Maroko adalah memperlakukan orang lain sbg Yahudi .... teman2 saya sejak kanak masih bersikap
anti-Yahudi. Mereka menyembunyikan sikap anti-Semitik mereka dgn alasan bahwa Negara Israel adalah ciptaan imperialisme Barat .... Mitos2 khas Hitler berkembang dlm masyarakat. Pembantaian Yahudi oleh Hitler dibesar2kan. Malah dikatakan bahwa Hitler tidak mati, namun sehat walafiat, dan kedatangannya ditunggu utk menyelamatkan Arab dari
Israel. (Said Ghallab, "Les Juifs sont en enfer," in Les Temps Modernes, (April 1965), pp. 2247-2251. ).

-----------------------------------------------------------------------------------
PENINDASAN YAHUDI DI TUNISIA SEBELUM 1948

Kehadian Yahudi di daerah ini bisa ditelusuri sampai lebih dari thn 200M. Selama masa Byzantin, kondisi Yahudi memburu. Kaisar Justin, th 535 menyingkirkan Yahudi dari pekerjaan sbg pegawai negeri dan sinagog2 dirubah menjadi gereja2. Banyak melarikan diri kpd masy Badui di pegunungan dan gurun pasir.

Setelah invasi Arab terhdp Tunisia pd abad 7, nasib Yahudi agak lebih baik, walau tetap didiskriminasi dgn pajak Jizyah. Dari abad 7 invasi Arab sampai jaman kekejian Almahdiyin, nasib Tunisia masih agak lebih baik dari tetangga2nya. Pengusiran total Yahudi dari Kairouan dekat Tunis terjadi setelah kesengsaraan bertahun2, dlm abad 13 ketika Kairouan dinyatakan sbg tempat suci Islam.

Di abad 16, Yahudi Tunis yg "dibenci dan dilaknati" sering diserang dan dijadikan sasaran "kebijakan anti Yahudi keras" selama perjuangan2 politik berikutnya. Th 1869, Muslim membantai Yahudi tidak berdaya di
ghetto2.

Keadaan semakin memburuk selama invasi Spanyol th 1535-1574, dan mengakibatkan larinya Yahudi ke daerah2 pelabuhan. Situasi mereka agak membaik dibawah kekuasaan Ottoman. Juga selama kekuasaan Ahmed Bey, th 1837. Ia dan pengikutnya memberlakukan UU liberal dan sejumlah besar Yahudi menempati jabatan tinggi. Dibawah Perancis, Yahudi mendpt emansipasi. Namun, November 1940, ketika negara itu jatuh ketangan penguasa proNazi Vichy, lagi2 Yahudi kena UU anti-
Semitik. Dari November 1942 - Mei 1943, negara itu dijajah Jerman.
Dan sejak itu, kondisi Yahudi semakin ringsek, kebanyakan dikirim ke kamp2 kerja paksa dan harta mereka disita. Thn 1956, ketika negara itu mendapatkan kemerdekaan, Yahudi tidak juga membaik nasibnya.
Tribunal rabbi dihapus th 1957, dan satu tahun kemudian, dewan2 masyarakat Yahudi dibubarkan. Tambahan, tempat tinggal Yahudi di Tunis dihancurkan pemerintah.

Huru hara anti-Yahudi menyusul setelah pecahnya Perang ENAM HARI ; Muslim membakar Sinagog Agung di Tunis. Walau mereka akhrinya mendapat kompensasi, peristiwa2 ini mengakibatkan arus pengungsi ke Barat.

-------------------------------------------------------------------------------
PENINDASAN YAHUDI DI LIBYA
SEBELUM 1948

Masy Yahudi di Libya bisa ditelusuri sampai abad 3 SM.

Th 1785, Burzi Pasha membunuh ratusan Yahudi.

1911, Libya dijajah Italia. Situasi yahudi membaik. Saat itu ada 21.000 Yahudi di negara itu, mayoritas di Tripoli. Akhir thn 1930an, UU anti Yahudi Fascis diberlakukan, dan Yahudi mengalami penindasan keji.
Th 1941, Yahudi masih merupakan 1/4 jumah penduduk dan memiliki
44 synagog. Th 1942, NAZI menduduki tempat pemukiman Yahudi, menjarah toko2, dan mendeportasi lebih dari 2.000 Yahudi ke gurun pasir, 1/5 dari mereka mati.

Banyak Yahudi Tripoli juga dikirim ke kamp2 kerja paksa. Setelah merdeka, keadaan mereka tidak juga membaik. Selama penjajahan Inggris, terjadi serangkaian pogrom, yg paling parah adalah th 1945, yg menewaskan 100 Yahudi Tripoli dan kota2 lainnya dan hancurnya 5 sinagog. Pembentukan negara Israel, mengakibatkan banyak Yahudi meninggalkan Libya. Satu lagi pogrom biadab terjadi di Tripoli tgl November 5, 1945 dimana 140 Yahudi dibantai dan setiap sinagog dijarah. (Howard Sachar, A History of Israel).

Juni 1948, massa membunuh 12 Yahudi dan menghancurkan 280 rumah Yahudi. Ribuan Yahudi melarikan diri setelah Libya diberikan kemerdekaan dan keanggota Liga Arab pd th 1951. (Norman Stillman, The Jews of Arab Lands in Modern Times). Setelah Perang Enam Hari, penduduk Yahudi yg 7.000 orang lagi2 kena pogrom yg menewaskan
18 orang dan banyak lagi luka2, shg mengakibatkan exodus yg hanya meninggalkan kurang dari 100 Yahudi di Libya.

Ketika Col. Qaddafi berkuasa th 1969, SEMUA harta Yahudi disita, dan semua hutang pada Yahudi dibatalkan. Kini, tidak ada seorang Yahudi yg tinggal di Libya. Th 1974, Yahudi di Libya hanya tinggal 20 orang, dan dipercaya bahwa kehadiran Yahudi disana sudah punah.
Last edited by ali5196 on Tue Apr 17, 2007 3:10 am, edited 36 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Aug 09, 2006 5:32 am

Menyusutnya Jumlah Yahudi Pribumi dari dunia Arab : penduduk asli Bagdad menceritakan pengalamannya sbg Pengungsi Timur Tengah
http://www.sfgate.com/cgi-bin/article.c ... BJH7U1.DTL
Semha Alwaya
Sunday, March 6, 2005

Setiap pembahasan mengenai masalah pengungsi di Timur Tengah sering secara tidak sadar menghindari satu bagian sejarah yang tidak kalah penting. Saya Yahudi dan saya pula seorang pengungsi. Sebagian masa kecil saya dihabiskan dalam kamp pengungsi di Israel (ya, Israel !). Dan saya tidak sendirian.

Ratusan ribu penduduk Yahudi pribumi dari Timur Tengah memiliki pengalaman yg sama. Tetapi, berbeda dgn kaum Arab Palestina, cerita kami tidak dipedulikan karena cerita kami – ke 900.000 pengungsi dari negara2 Arab yg dicampakkan oleh pemerintah2 Arab – merupakan duri di mata mereka yg lebih senang menyalahkan Israel bagi semua masalah di Timur Tengah.

Kehidupan kami di Israel th 1950an sangat sulit. Kami tidak memiliki uang, tanah; kami sering kelaparan tanpa prospek pekerjaan. Israel ketika itu hanyalah negara miskin dgn sumber2 yg sangat terbatas. Israel tidak hanya menampung ratusan ribu pengungsi pribumi Timur Tengah spt kami, tetapi juga ratusan ribu orang Yahudi yg selamat dari genocide Hitler di Eropa. Kami tinggal di tenda2 berdebu di “kamp2 transit."

Akhirnya, kami diberikan perumahan, menjadi warga Israel dan tidak lagi menyandang status pengungsi. Israel melakukan ini semua TANPA menerima sepeser bantuanpun dari masyarakat internasional. Kami sepenuhnya menggantungkan diri dari diri sendiri dan sumbangan dari masyarakat2 Yahudi dlm Diaspora. Kini, kebanyakan pemimpin2 top Israel datang dari keluarga2 yg terpaksa melarikan diri dari negara2 Arab-tempat tinggal nenek moyang mereka-dan kami ini (Yahudi dari negara Arab) merupakan setengah dari seluruh jumlah penduduk Israel.

Saya lahir di Baghdad, dan spt orang Irak lainnya, bahasa ibu saya adalah Arab. Makanan, tata cara dan cara berpikir kami sangat dipengaruhi budaya Yudeo-Arab.

Pernah kaum Yahudi mencapai 1 juta penduduk di 10 negara2 Arab. Budaya Timur Tengah kami eksis JAUH sebelum dunia Arab mendominasi dan menuliskan kembali sejarah Timur Tengah (dgn kebohongan). Kini, kurang dari 12.000 Yahudi tersisa di wilayah2 ini – hampir tidak ada lagi di Iraq.

Apa yg terjadi pada penduduk pribumi Yahudi di dunia Arab ? Mengapa 150. 000 Yahudi Irak – termasuk keluarga saya – didepak dari Iraq? Mengapa ke 800.000 Yahudi pribumi dari 9 negara Arab diusir setelah 1948 ?

Ini cerita singkatnya.

Pd thn 30 & 40an, ketika dunia terbelah kedalam kekuatan Sekutu yg demokratik dan Axis Fasis, kaum nasionalis Arab di Iraq dan Palestina memilih utk berpihak pada Nazi Jerman. Bapak nasionalisme Palestina yg juga mufti Yerusalem, Haji Amin al-Husseini, memulai bekerja sama erat dgn Nazi Jerman pd pertengahan thn 30-an.

Inggris mengeluarkan perintah penangkapan sang mufti saat pecahnya perang di Eropa thn 1939. Tetapi tahun itu juga, ia nongol di Baghdad dan bergabung dgn nasionalis Irak yg pro-Nazi, Rashid Ali al-Gaylani. Th 1941, al-Husseini dan al-Gaylani merencanakan kudeta pro- Jerman terhdp pemerintah Irak yg pro-Inggris. Pertentangan ini mengakibatkan masa terror bagi Yahudi. Ini berpuncak pada apa yg kami sebut sbg ‘Farhud’, atau kata Arab bagi "pogrom."

Selama dua hari, massa2 Arab mengobrak-abrik Bagdad dan ditempat2 lain di Iraq, MEMBUNUH, MEMPERKOSA, MENJARAH pemukiman pribumi Yahudi. Sekitar 200 Yahudi tewas, lebih dari 2.000 luka2; sekitar 900 rumah Yahudi dan ratusan toko Yahudi dihancurkan dan dijarah. Ayah saya selamat dari kerusuhan biadab itu. Ia menyembunyikan diri di sebuah lobang tanah. Ia melihat tentara2 Irak menarik anak2 kecil dari orang tua mereka dan MEMUTUSKAN TANGAN2 GADIS2 KECIL utk mencabut gelang2 mereka. Ia melihat WANITA2 HAMIL
DIPERKOSA DAN DIBELAH PERUTNYA
.


Inggris pada akhirnya menguasai keadaan tetapi si bajingan al-Husseini dan konco2 Palestina-nya sudah melarikan diri ke Berlin dimana mereka menjadi tamu agung pemerintah Nazi. Hitler mengatakan kpd al-Husseini bahwa "Satu2nya tujuan Jerman di Timur Tengah adalah ANIHILASI YAHUDI yg hidup dibawah perlindungan Inggris di wilayah2 Arab."

Kemudian, dalam pidato lewat Radio Berlin Siaran Bahasa Arab, al-Husseini menyatakan dukungan bagi program "Final Solution" Nazi dan menjadi pemimpin Arab pertama yg menyerukan secara terbuka diusirnya pribumi2 Yahudi dari tanah2 Arab – 8 tahun sebelum adanya satupun pengungsi Palestina.

Walau Hitler kalah perang, seruan al-Husseini ditanggapi. Th 1948, Iraq memenjarakan ratusan Yahudi pribumi. Yg lainnya dicabut dari pekerjaan mereka di pemerintahan ataupun swasta, ijin2 dagang dicabut, SMA dan Sekolah Jurusan Yahudi dikenakan quota. Kemudian diterapkan pembatasan bepergian ke luar negeri dan pembelian atau penjualan tanah. Jadi, bahkan kalau Yahudi2 pribumi ini ingin melarikan diri dari Irak, mereka tidak dapat melakukannya secara legal, dan mereka tidak dapat me-likwidasi aset.

Th 1950, parlemen Iraq menetapkan UU yg disebut dgn Ordinansi bagi Pembatalan Kebangsaan Irak bagi Yahudi, shg Yahudi pribumi Irak kemudian kehilangan kewarganegaraan mereka. Thn 1951, parlemen Iraq menetapkan UU berikutnya, menyita semua harta Yahudi pribumi. Akhirnya, menghadapi keadaan menyakitkan itu, dlm waktu satu tahun, penduduk pribumi yg paling lama di Irak, termasuk keluarga saya, lari ke Israel.

Dibagian2 lain didunia Arab, Yahudi menghadapi situasi serupa. Di Libya, th 1945, sekitar 100 Yahudi dibantai. Th 1948, masy2 Yahudi pribumi dari Aden dan Aljazair diserang secara bertubi2 yg mengakibatkan ratusan mati dan banyak lagi luka2.

UU diskriminatif terhdp Yahudi pribumi juga dikeluarkan di negara2 Arab lainnya. Dalam satu dekade, exodus Yahudi pribumi dari negara2 Arab hampir rampung sudah, dan kebanyakan pindah ke negara baru, Israel.

Pemaksaan Yahudi pribumi, dari tanah yg mereka tinggali selama ribuan tahun sebelum kedatangan Arab/Islam, dilakukan rapih secara hukum.

Sejak 1949, PBB mengeluarkan lebih dari 100 resolusi ttg pengungsi Palestina. Tapi bagi pengungsi Yahudi pribumi dari negara2 Arab tidak ada satupun resolusi yg menuntut keadilan bagi mereka. Ketimpangan ini sendiri adalah ketidakadilan.

Pemerintah2 Arab yg mengakibatkan 900.000 Yahudi pribumi dari Timur Tengah menjadi ‘stateless refugees’ ini jugalah.yg mengakibatkan 750.000 pengungsi Palestina tinggal dalam kamp2 pengungsi kumuh dan menolak memberikan mereka kewarganegaraan dan secuil harapan.

Kedamaian antara Israel dan dunia Arab menuntut diakuinya KEDUA kelompok pengungsi. Pengakuan atas hak2 Yahudi pribumi dari negara2 Arab hanya akan
membawa keadilan, perdamaian dan rekonsiliasi sejati.

--------------------------
Semha Alwaya adalah pengacara di the Bay Area dan pendiri ‘Jews Indigenous to the Middle East and North Africa’ (www.jimena-justice.org). E-mail : insight@sfchronicle.com.

http://www.aish.com/jewishissues/middle ... _Forgotten _Refugees.asp

--------------------------------------------------------------------
http://en.wikipedia.org/wiki/Farhud

Farhud (kata Arab dari kata : "pogrom", atau "perebutan hak dgn kekerasan") adalah pogrom terhdp Yahudi di Baghdad, Iraq pd tgl 1-2 Juni, 1941. Peristiwa ini terjadi ketika kota itu tidak memiliki pemimpin politik setelah larinya Rashid Ali al-Kaylani (pemimpin pro-Nazi Irak) tetapi sebelum masuknya pasukan Inggris dan Transyordania. Ini satu2nya pogrom dlm sejarah Yahudi Iraq, walau penindasan dan kekerasan terhdp Yahudi terjadi jauh sebelum sejarah panjang mereka di Irak.

Latar Belakang Sejarah

Orang Yahudi tinggal di tanah Babylon selama lebih dari 2.500 tahun setelah direbutnya Babylon oleh kerajaan Romawi. Th 1941, ke 150.000 Yahudi Iraq memainkan peranan penting dlm pertanian, perbankan, perdagangan dan pemerintahan.

Setelah kalahnya Turki Ottoman dlm Perang Dunia I, Liga Bangsa2 memberikan mandat kpd Inggris utk mengatur Irak. Setelah Raja Ghazi mewarisi tahta Faisal I, mati dlm kecelakaan mobil th 1939, Inggris menunjuk 'Abd al-Ilah sbg regen pemerintah.

Kudeta "Persegi Emas"

Michael Eppel, dlm bukunya "The Palestinian Conflict in Modern Iraq" menganggap Farhud terjadi karena pengaruh ideologi Nazi terhdp rakyat Iraq, bersamaan dgn nasionalisme ekstrim, yg diperuncing oleh kudeta Persegi Emas :

Thn 1940, sekelompok pejabat pro-Nazi Iraq, yg dikenal sbg "Persegi Emas" yg dipimpin Jendral Rashid Ali, mendepak sang regen.

Tgl 1 April, 1941, kelompok "Persegi Emas" mengadakan kudeta dan memaksa sang regen utk mengungsi. Pemerintah baru Irak ini lalu terlibat konfrontasi dgn Inggris akibat perjanjian militer yg dipaksakan pada Irak saat kemerdekaan. Perjanjian itu memberikan Inggris hak tidak terbatas utk menempatkan pasukan di Irak dan pasukan transit melewati Iraq. Inggris menempatkan sejumlah besar tentara dari India di Iraq utk menunjukkan keteguhan mereka. Iraq menolak dan terjadilah konfrontasi disekitar Basra dan di selatan dan barat Baghdad. Pihak Jerman mengirimkan 26 pesawat utk menyerang markas udara Inggris di Habbaniya.

Winston Churchill mengirim telegram kpd President Franklin D. Roosevelt, memperingatkan bahwa jika Timur Tengah jatuh ke tangan Jerman, kemenangan atas Nazi akan menjadi kemungkinan yang "sulit dan panjang" mengingat bahwa Hitler akan mendapatkan akses atas persediaan minyak !!

Tgl 25 Mei, Hitler mengeluarkan perintahnya, Orde 30, meningkatkan operasi ofensif Jerman: "Gerakan Kemerdekaan Arab di Timur Tengah adalah sekutu kami melawan England. Hubungan ini sangat penting bagi pembebasan Irak … oleh karena itu saya memutuskan utk mendukung Iraq."

Tgl 30 Mei, pasukan yg dipimpin Inggris, bernama Kingcol yg dipimpin Brigadir J.J. Kingstone mencapai Baghdad, mengakibatkan "Persegi Emas" dan pendukung mereka melarikan diri ke Jerman via Iran.

Tgl 31 Mei, Regent Illah mempersiapkan diri utk terbang ke Baghdad utk menduduki kembali jabatannya. Utk menghindari kudeta Inggris, sang regent memasuki Baghdad tanpa pengawalan Inggris. Pada saat bersamaan beredar berita palsu bahwa "Yahudi" mengirimkan informasi rahasia kpd Inggris.

Tgl 1-2 Juni, delegasiYahudi Irak yg datang utk bertemu sang Regent tiba di airport Baghdad dan diserang oleh massa saat mereka menyeberang Jembatan Al Khurr. Kekerasan langsung menjalar ke distrik2 Al Rusafa dan Abu Sifyan dan semakin parah keesokan harinya, ketika polisi Iraq turut menyerang masyarakat Yahudi.
Toko2 milik Yahudi dibakar dan sinagog dihancurkan.

Tgl 2 Juni, pasukan Inggris mengatasi huru hara ini dgn memberlakukan jam malam dan menembaki mereka yg melanggar.

Akibat Farhud ini, sekitar 180 Yahudi tewas dan sekitar 240 luka-luka, 586 toko Yahudi dijarah dan 99 rumah Yahudi dihancurkan. Farhud ini merupakan titik tolak mulainya kekerasan, penindasan, boikot, penyitaan harta Yahudi yg berakhir dgn pengusiran mereka pd thn 1951.

Diperkirakan bahwa pada thn 2003, penduduk Yahudi Irak berjumlah kurang dari 100. Jumlah total penduduk Yahudi di Timur Tengah dan Afrika Utara berkurang dari 900.000 pd thn 1948 menjadi kurang dari 8.000 sekarang.//
Last edited by ali5196 on Tue Apr 17, 2007 12:39 am, edited 3 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Aug 09, 2006 6:21 pm

More Personal Stories:
http://jimena.org/personal_stories.htm

Please read our personal stories of life as dhimmi (outsiders) in the Middle East and North Africa:

Egypt
David Hamaoui
http://jimena.org/Hamaoui.htm

Sebelum thn 1948, Yahudi di Mesir sangat makmur. Mereka memiliki kebanyakan toko2 mall besar, badan2 finansial dan bisnis2 maju.

Saya sedang tidur dan tiba2 mendengarkan gedoran bertubi2 di pintu. Tahun itu 1948, dan saya hanya berusia 6 tahun. Intel Mesir [el mokhabarat] datang utk menyelidiki rumah kami di Kairo. Mereka berenam. Kami semuanya takut, apalagi ayah saya yg jantungnya lemah itu. Saya ingat wajahnya seputih tembok dibelakangnya.”

Beberapa hari sebelumnya, rumah itu ramai dgn perayaan pertunangan adik saya, Rosette. Tapi seorang tetangga menelpon intel dan mengatakan bahwa keluarga saya mengadakan pertemuan Zionis. Oleh karena itu polisi datang utk mencari bukti2 dan senjata.

Mereka mengobrak abrik se-isi rumah. Mereka sampai merobek kasus dan melemparkan isi laci2 ke lantai sementara kami sekeluarga berpelukan ketakutan di sofa.

dst ...
Last edited by ali5196 on Thu Aug 10, 2006 3:07 am, edited 2 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Aug 09, 2006 7:10 pm

http://www.hsje.org/antisemitsa.htm

Anti Semitisme di San Francisco
By Joseph Abdel Wahed

Saya hadir di demo anti-Israel didepan konsulat Israel di San Francisco tgl July 12, 2006, yg diorganisasikan kelompok Palestina yg disebut Al Awda. Demo ini berisik dan meluap2. Tiba, saya kaget mendengar mereka berseru dlm bahasa Arab, AL YAHUDI KELABNA, “YAHUDI ANJING KAMI.”

Reaksi pertama saya adalah : tidak percaya, lalu timbul rasa takut, marah dan sesak nafas. Memori2 menakutkan kembali membanjiri benak saya, membawa saya kembali kpd masa kecil di Mesir. Memori ini termasuk massa Mesir histeris yg menyerang tempat2 pemukiman Yahudi di Kairo sambil meneriakkan ‘Al Yahud Kelab al Arab’ (Yahudi anjingnya Arab), yg kemudian disusul dgn kekerasan yg mengakibatkan kematian, pemerkosaan dan luka2 Yahudi.

Bayangkan Peristiwa Mei 1998 di Jakarta dgn frekwensi yang lebih sering.

Kini Massa2 Muslim Mesir tidak lagi melakukan ini, karena memang tidak ada lagi masyarakat Yahudi disana utk dibantai. Dulu kami masih berjumlah 80,000. Kini kurang dari 50 Yahudi masih tinggal di Mesir, tanah air yg sudah kami tinggali selama berabad2-bahkan sebelum munculnya Islam. Memang, masyarakat2 Yahudi yg dulu subur di 10 negara Arab, kini sudah mengalami ethnic cleansing. Kini, hampir tidak ada lagi Yahudi ug tinggal di negara Arab atau dunia Muslim.

Juru bicara Arab selalu menuding penciptaan negara Israel, tetapi faktanya, situasi Yahudi di Timur Tengah bahkan sudah sangat sengsara, bahkan jauh sebelum dibentuknya Israel.

Pada permulaan abad ke 20, Mesir merupakan tempat yg jauh lebih cosmopolitan dari sekarang. Dibawah kekuasaan Inggris, Mesir adalah tempat dimana Muslim, Yahudi dan Kristen bergaul dgn harmonis. Ini semua berubah saat Jemaah Islamiyah, yg cabangnya di Palestina, Hamas, mulai memanas2i keadaan melawan Inggris DAN Yahudi. Bersamaan dgn meningkatnya nasionalisasi dan kemerdekaan Arab, kehidupan bagi Yahudi di Mesir dan negara2 Arab lainnya sungguh semakin sengsara. Semua ini berpuluh2 tahun sebelum didirikannya Israel.

Pada akhirnya, dlm 20 tahun sejak 1945, hampir 1 juta Yahudi dipaksa keluar dari negara2 Arab. Di Mesir, di akhir thn 1940an, keberadaan sbg Yahudi dikriminalisasi. Di negara2 Arab lain spt Iraq, Libya, Syria, dsb. Undang2 yg sama diberlakukan. Yahudi mulai menghadapi tembok2 besi berupa diskriminasi dan pelecehan hak. Semua sekolah, rumah, sinagog, bisnis, ladang, ternak, rumah sakit kami disita pemerintah2 Arab. Budaya dan warisan kami yg berusia lebih dari 2.000 tahun dihancur leburkan. Tidak ada pengadilan, tidak ada juri, tidak ada keadilan.

Di demo anti Israel di San Francisco ini kami juga mendengar seruan2 spt “Hitam, merah, coklat dan putih ! Kami dukung Hezbollah ! Hitam, merah, hijau, biru, kami juga dukung Hamas !” Ironis sekali ketika para demonstran berteriak2 kpd saya “Balik ke Eropa.” Ketololan demonstran ini sungguh merasuk : mayoritas penduduk Yahudi dari Israel adalah dari negara2 yg kemudian diduduki Arab dan Muslim.

(Ingat bahwa sebelum Muhamad membantai, mengusir Yahudi dari Medinah, tanah Arabia adalah milik Yahudi.)

Demonstran di San Francisco ini menyerang Yahudi, BUKAN Israel. Mereka begitu yakin bahwa kami adalah anjing ‘mereka.’ Dlm budaya Arab/Muslim, anjing dianggap najis dan bernegosiasi dgn anjing tidak mungkin. Selama berabad2 Yahudi, dimanapun ada budaya Arab yg dominan, disitulah kami dianggap sbg warga kelas dua. Kami dianggap dzimmi, minoritas yg “dilindungi” dibawah sistim kasta dimana kami harus mengenakan baju tertentu, membayar pajak khusus, dan tidak diijinkan menaiki kuda, dipaksa hidup dlm ghetto2 dan menelan bermacam hinaan lain.

Pembantaian Yahudi oleh Arab bukan hal yg aneh. Banyak orang yg mengenal penderitaan Yahudi di Eropa, tapi tidak banyak yg diketahui oleh Yahudi di dunia Arab.

Kini, dunia Arab dan Muslim adalah yang paling anti-Semitik di dunia. Media mereka, TV, kartun, editorial – mempromosikan semacam anti-Semitisme yang bahkan akan membuat takut Hitler. Kartun2 yg menghina dan melecehkan Yahudi secara teratur memupuk perasaan anti Yahudi. Dampak ‘pendidikan’ ini sangat nampak bahkan di San Francisco ini, dimana sekelompok lelaki dan wanita Arab tidak sungkan2 dan malah bebas menyerukan ‘Al Yahud Kelabna’ !

Selama anak2 Palestina dan Arab diajarkan kebencian yg sangat besar dan mendalam terhdp Yahudi, tidak ada harapan bagi mereka dan tidak ada harapan bagi kami. Damai di Timur Tengah bukan tergantung pada gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah. Tetapi hanya pada saat toleransi, cinta kasih, pengertian dan rasa hormat menjadi nilai yg dominan di masyarakat Arab. Selama anak2 muda Arab tidak merasa malu atau risih menyebut Yahudi sbg ‘anjing kami, di Barat pula (!), maka sampai kapanpun tidak akan ada kedamaian.

-----------------------------------------
Penulis adalah pendiri organisasi ‘Penduduk Asli Yahudi Timur Tengah dan Afrika Utara.’ www.jimena.org
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby nokiah » Fri Sep 15, 2006 3:45 pm

Arab dengan Yahudi telah bermusuhan sejak sekian lama. Kalau dikaji dari sudut sejarah, asal usul keturunan mereka ini dari Sam bin Noh (semitik). Nabi Ibrahim mempunyai dua orang anak lelaki iaitu, Ismail dan Ishak. dari keturunan Ismail - ialah Nabi akhir zaman, Muhammad s.a.w. Manakala dari keturunan Ishak lahirnya ramai dari kalangan Nabi Bani Israil, antaranya Nabi Yaakob (nama gelarannya, Israil - kerana suka mengembara di waktu malam), Yusuf, Musa, Daud, Sulaiman, Isa etc.

Ismail dan Ishak walaupun mereka bersaudara, tetapi mengikut sejarahnya hubungan mereka tidaklah begitu mesra. Ini memandangkan mereka tinggal berjauhan Sejak kecil lagi. Mereka juga mempunyai ibu yang berlainan – ibu Ismail ialah Siti Hajar, seorang dayang Raja Mesir yang diserahkan kepada Ibrahim sebagai isteri. dan ibu Ishak , ialah Siti Hajar isteri pertama Ibrahim. Pada mulanya Siti Sarah dan Hajar mempunyai hubungan yang baik – namun ianya berubah sebaik sahaja Hajar mengandungkan Ismail, sedangakan Sarah yang telah lama berkahwin dengan Ibrahim masih belum dikurniakan anak. Timbullah rasa cemburu dihati Sarah terhadap Hajar, semakin hari semakin membuak. Maka Hajar meminta Ibrahim membawa Hajar jauh-jauh dari hidupnya. Ibrahim telah membawa Hajar ke Mekah dan ditinggalkan di sana (ini hidayah dari tuhan supaya Ibrahim meninggalkan Hajar dan Ismail di Mekah). Sarah kemudiannya dikurniakan juga dengan seorang anak lelaki, iaitu Ishak.

Diriwayatkan Ismail pernah datang berjumpa saudaranya Ishak untuk menuntut bahagian harta pusaka setelah kemangkatan Ibrahim. Ishak tidak mempedulikan permintaan Ismail. Walaupun kedua-dua mereka ini (Ismail dan Ishak) merupakan nabi dan rasul, tetapi sebagai manusia mereka seolah-olah ada ‘permusuhan’ peribadi.

Dari keturunan Ismail dan Ishak ini lahirlah dua bangsa yang dikenali sebagai Bangsa Arab dan Yahudi. (adalah dimaklumkan Ibrahim, Ishak dan Ismail bukan orang Arab ataupun Yahudi). Orang-orang Arab telah ujud ketika itu di sekitar Jazirah Arab. Di mana Ismail telah berkahwin dengan Arab suku Jurhum yang datang tinggal di Mekah setelah ada sumber air dari telaga zam-zam. Keturunan dari Ismail diistilahkan Musta’rabah (المستعربة) atau di’Arabkan secara asimilasi. Nabi Muhammad S.A.W adalah dari keturunan ini.

Dari keturunan Ishak pula, lahir Yaakob, yang juga dikenali sebagai Israil (إسرائيل), dari turunan Yaakob ini ramai dilahirkan nabi dan rasul utusan tuhan. Antaranya Yusuf, Musa, Harun, Daud, Sulaiman, Zakariya, Yahia, Isa dan ramai lagi, sesetengahnya kita tidak ketahui atau tidak begitu terkenal.. Walaupun dikalangan Nabi dan Rasul majoritinya bangsa Yahudi, tetapi ramai dari kalangan mereka yang sangat keras penentangannya terhadap Nabi tersebut. Contohnya di zaman Nabi Musa A.S., kaum Yahudi amat ingkar kepada arahan Nabi. Ketika Nabi Musa meninggalkan kaumnya untuk pergi ke Bukit Thursina berjumpa tuhan, baginda telah meamanahkan kepada saudaranya Harun untuk menjaga kaum Yahudi. Sekembalinaya Musa kepada kaumnya beliau telah melihat ramai dari kalangan mereka telah kembali menyembah berhala, patung2 anak kambing dsb. Ini menyebabkan Musa naik marah.

Begitu juga ketika Musa mengarahkan kaumnya pindah ke Palestin dari Mesir, ramai yang tidak mahu ikut – ada diantara mereka yang tersesat bertahun-tahun. Begitu juga dengan peristiwa Black Sabbath – kerana keingkaran melanggari perintah tuhan.

Keingkaran Yahudi terhadap perintah tuhan yang diwahyukan kepada Nabi bukan setakat enggan mengikut, hatta sehingga membunuh nabi utusan Tuhan, antara nabi yang dibunuh Yahudi ialah Nabi Yahya anak kepada Zakariya yang menjaga Maryam. Kemudiannya mereka membunuh pula Nabi Isa A.S. ( ada pendapat Isa diselamatkan tuhan dan naik ke sorga).

Begitu juga dengan Nabi Muhammad S.A.W, walaupun ada perjanjian untuk mendiami secara aman di Madinah, tetapi Yahudi ini bersetongkol dengan Musyrikin untuk memerangi Muhammad. Amat patut mereka ini dihukum.

Untuk me’legal’kan perampasan tanah Palestin, mereka berhujjah, Negara Israil telah ujud 2000 tahun lampau di situ, dan dengan bersandarkan ajaran agama dan kitab Taurat tanah itu milik mereka.. Memang benar tuhan pernah janjikan tanah itu untuk kaum Musa (yahudi), tapi itu dulu dan yahudi itu pun bukannya patuh kepada ajaran Taurat. Mereka yang datang merampas Palestin bukannya dari yang tahu agama- mereka ini sekularis, komunis, atheis dan entahkan mereka ini penjahat2 dari Pernacis Rusia, Jerman Poland, US dsb. Mereka ini tidak percayakan Kitab – mereka sepatutnya malu untuk mendakwa sebagai pewaris kerajaan dari nabi Sulaiman kerana ketika baginda wafat tiada siapa yang pedulikannya (diriwayatkan Nabi Sulaiman A.S. wafat ketika berdiri dan ditahan oleh tongkatnya dari jatuh – sehingga tongkat itu buruk dimakan anai-anai baharulah tubuhnya jatuh di mehrabnya. Mungkin juga baginda sedang berkhalwat untuk beribadah ketika itu ditempat yang agak terasing dari orang ramai).

Persengketaan Arab-Yahudi ini akan berterusan sehingga kiamat kerana factor sejarah tersebut. Oleh itu sebagai bangsa yang non –Arab& Yahudi kita tunggu dan lihatlah sahaja ( orang Yahudi kata Arab kejam kepada mereka dan sebaliknya Arab pula kata Yahudi tu Jahat) yang mudahnya kita kena ambil jalan tengah, iaitu kedua-dua bangsa tu memang jahat dan ganas – degil –dungu – walaupun telah beratus nabi dan rasul diturunkan mereka tetap …………………..Ramai di kalangan Yahudi (terutamanya) dan Arab tu orang Fasiq - yang berimannya cuma minority. (orang kita pun begitu juga- ramai yang fasiq ....)
nokiah
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 35
Joined: Thu Sep 14, 2006 7:20 am
Location: temerloh, malaysia

Postby nokiah » Fri Sep 22, 2006 11:28 pm

(Ingat bahwa sebelum Muhamad membantai, mengusir Yahudi dari Medinah, tanah Arabia adalah milik Yahudi.)


Bohong!!! 100% bohong - Yahudi ni dakwa Haq kepunyaan orang itu hak dia? memang dasar imperialis mengaku sedemikian. Apabila bangsa yang ditindas itu bangun menentang, mereka akan COP mereka sebagai pengganas/ terrorist. Imperialis ini pula dengan bebas dan sewenang2nya boleh membunuh, menangkap, menyiksa dengan alasan mempertahankan diri (defend).

Yahudi tidak memiliki semenanjung Arab - Madinah di zaman Nabi Muhammad - memang ada Yahudi - tapi mereka bukan Yahudi tulin, mereka ini hanya penganut Agama Yahudi. Cakap Yahudi/Ibrani pun mereka tak pandai. Mereka ini pecahan dari Suku Arab (Jurhum) - di mana Muhammad juga dari suku tersebut juga. Mereka beribadat dengan membaca doa2 di dalam bahasa arab juga. Sebab itu nama mereka sama saja dengan nama orang Arab, contohnya Ubayy b. Kaab ketua Bani Nadhir.
nokiah
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 35
Joined: Thu Sep 14, 2006 7:20 am
Location: temerloh, malaysia

Postby ali5196 » Tue Mar 06, 2007 3:51 am

Maaf Bro, kenyataan memang pahit bukan ? :cry: :cry:

Nih, berita bagus bagi www.justiceforjews.org

http://islam-watch.org/Letters/jew_refu ... ntries.htm

Resolusi Sangat Penting bagi Hak2 Yahudi yg ditendang dari Negara2 Arab
23 Feb, 2007

Senat dan Dewan Perwakilan AS Mengakui Hak Yahudi dari Negara2 Arab sbg Pengungsi Timur Tengah

WASHINGTON, DC (February 20, 2007) - Jarang sekali tercapai sebuah konsensus ttg isu2 menyangkut TImur Tengah. Namun dng luar biasa, pemimpin2 Kongres AS setuju atas hak2 pengungsi Yahudi yg ditendang dari tanah air mereka di Timur Tengah.

Dgn semangat bi-partisan, empat Senator dan empat anggota Kongres, yg mewakili kedua partai, menghasilkan keputusan yg menyerukan perhatian pada fakta bahwa Yahudi yg tinggal di negara2 Arab menderita pelanggaran HAM, didepak dari tanah air nenek moyang mereka, dan dijadikan pengungsi. Resolusi2 ini mengatakan bahwa "tidak pantas dan tidak adil bagi AS utk mengakui hak2 pengungsi Palestina tanpa mengakui hak2 sederajad pengungsi Yahudi, Kristen dan pengungsi lainnya dari negara2 Arab."

Tgl February 16, 2007, Resolusi Senat 85 dan Resolusi DPR 185 mengatakan bahwa semua korban konflik Arab-Israel harus diperlakukan dgn adil, termasuk pengugngsi2 Yahudi, Kristen dll di Timur Tengah, Afrika Utara dan Teluk Persia.

Resolusi2 ini mendesak agar Presiden memastikan bahwa dlm semua forum internasional ttg Timur Tengah : "Bahwa setiap rujukan eksplisit pada pengungsi Palestina harus dibarengi dgn rujukan eksplisit yg serupa bagi pengungsi Yahudi dll, sbg dasar keadilan dan persamaan hak."

Resolusi2 ini adalah deklarasi paling kuat yg diadopsi Kongres AS ata hak Yahudi dll pengungsi TImur Tengah.
"Setiap kali proses perdamaian Timur Tengah dibahas, pengungsi Palestina sering dibahas. PADAHAL PENGUNGSI YAHUDI JAUH MELEBIHI PENGUNGSI PALESTINA, dan pengusiran mereka secara paksa dari tanah mereka yg kini dikuasai Arah tidak boleh dikesampingkan dari pembahasan umum ttg proses perdamaian. Tidak benar bahwa kita harus mengakui hak2 pengungsi Palestina tanpa mengakui hak2 pengungsi Yahudi," kata Rep. Jerrold Nadler (D-NY).

Additional information and materials can be found at: www.justiceforjews.com
Last edited by ali5196 on Tue Apr 17, 2007 12:21 am, edited 2 times in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby Hand15 » Tue Mar 06, 2007 4:41 pm

Jika bangsa Yahudi bukan dari Palestina sono? Dari mana kah mereka?
Padahal kalo misalnya ditilik dari gen mereka, gen orang Arab dan Yahudi itu mirip(sebagai perbandingan gen orang Jepang dgn Chinese). Artinya bahwa geografi asal muasal orang Arab dan Israel adalah berdekatan.
Hand15
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 382
Joined: Wed Oct 05, 2005 2:40 am

Postby ali5196 » Tue Apr 17, 2007 12:00 am

http://www.amazon.co.uk/Forgotten-Milli ... 87-7751003
Image

Sinopsis

Buku ini menjelaskan ttg exodus penduduk asli Timur Tengah, YAHUDI, dari tanah2 yg dikuasai Arab, termasuk : Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Egypt, Lebanon, Syria, Iraq dan Yemen. Yahudi merupakan penduduk asli Timur Tengah lebih dari 1000 tahun sebelum datangnya Islam dan komunitas2 Yahudi sering memainkan peran utama dlm perkembangan wilayah2 tertentu. Th 1948, ketika berdirinya negara Israel, ada sekitar 860.000 Yahudi di daerah2 ini. Th 1976, bangsa Yahudi sama sekali hilang. Th 1999, hanya sekitar 20.000 Yahudi masih tinggal di tanah2 Arab, khususnya di Afrika Utara.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Apr 17, 2007 12:35 am

http://www.ynetnews.com/articles/0,7340 ... 58,00.html

Pelajaran Sejarah
RENUNGAN seorang Yahudi yg nenek moyangnya datang dari IRAN
Who am I?

Mengapa saya tidak tahu ttg Yahudi-Crypto dari Mashhad yg harus memilih antara Islam atau MATI ?
01.09.07

Dari mada datangnya orang tua saya ? Apa asal mula nama belakang mereka ? Bgm keluarga mereka datang ke Iran ? Pertanyaan2 ini mengganggu benak saya.

... belum pernah saya diajarkan ttgn Yahudi-Crypto dari Mashhad,
Iran, yg, di th 1839, dipaksa memilih antara Islam atau mati.

Penguasa Islam Mashhad memerintahkan orang2nya utk memasuki rumah2 Yahudi. Dgn menempelkan pisau pada tenggorokan mereka, patriarki Yahudi dipaksa utk secara vokal memproklamirkan kesetiaan mereka kpd agama Muhamad.

Mulai saat itu, Yahudi di Iran mulai melakukan kehidupan ganda. Dari luar mereka nampak sbg Muslim; busana, nama, gaya hidup mereka persis spt tetangga2 Muslim mereka. Namun didalam rumah mereka, secara sembunyi2 mereka mengajarkan anak2 mereka utk membaca Ibrani, menyalakan lilin dan menghormati hari Shabbat.

Dan begitulah nenek moyang saya mengadopsi nama Muslim ini, yg akhirnya diwariskan secara turun temurun kpd saya. Saya bangga menyandang nama ini (Halily), sbg bukti akan progrom (pengusiran berdarah) keji di Mashhad.

Yaniv Halily adalah wartawan NY bagi Yedioth Ahronoth.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Apr 17, 2007 12:45 am

http://www.jpost.com/servlet/Satellite? ... 2FShowFull

Oct. 24, 2006 0:38 | Updated Oct. 24, 2006 10:30
Libyan Jew recalls fleeing in terror in 1967
By HILARY LEILA KRIEGER
"There wasn't sympathy toward [us]. People really didn't care," she said. "The war in the Middle East created two populations of refugees, and it's a mistake to think, like the international community does, that there's only one group of refugees - the Palestinians."



Tripoli, Libya, was ablaze for weeks after the start of the Six Day War in June 1967 as Muslim mobs terrorized Jews, destroying property and claiming lives.

The Libyan government finally allowed - or forced - the Jews to leave the country, but anti-Jewish anger remained high.

Regina Bublil and her family were on a bus that was supposed to bring them to freedom, but she didn't believe they were safe in the hands of the driver. When he pulled over well before they reached the airport, saying the bus had "broken down," her suspicions became stronger.

When she got back to the bus, she found the driver holding a match to the gas-drenched vehicle in order to set it ablaze with her family inside. But just in time, her boss pulled up and helped her and her family escape ...
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Apr 17, 2007 12:53 am

nokiah wrote:Arab dengan Yahudi telah bermusuhan sejak sekian lama. Kalau dikaji dari sudut sejarah, asal usul keturunan mereka ini dari Sam bin Noh (semitik). Nabi Ibrahim mempunyai dua orang anak lelaki iaitu, Ismail dan Ishak. blablablabla
Persis spt anak pesantren yg cuma jago menghafal.

Keingkaran Yahudi terhadap perintah tuhan yang diwahyukan kepada Nabi bukan setakat enggan mengikut, hatta sehingga membunuh nabi utusan Tuhan, antara nabi yang dibunuh Yahudi ialah Nabi Yahya anak kepada Zakariya yang menjaga Maryam. Kemudiannya mereka membunuh pula Nabi Isa A.S. ( ada pendapat Isa diselamatkan tuhan dan naik ke sorga).
Yahudi membunuh Kristen, kok dendam Kristen pada Yahudi nggak se-dendam Kesumat dibandingkan dgn Muslim ? Atau mungkin sama kali ? Atau Muslim cuma contek kelakuan Kristen ?

Begitu juga dengan Nabi Muhammad S.A.W, walaupun ada perjanjian untuk mendiami secara aman di Madinah, tetapi Yahudi ini bersetongkol dengan Musyrikin untuk memerangi Muhammad. Amat patut mereka ini dihukum.
INilah mulainya kerancuan pengertian Muslim. Muslim tidak tahu persis apa sih dosanya Yahudi. Pokoknya dosa deh ! Dan mereka harus dihukum : diusir dari tanah air mereka, dibunuh secara masal, istri2 mereka diperkosa, dan isteri sang pemimpin Yahudi malam itu juga 'dipilih nabi menjadi isterinya' alias diperkosa !

Jadi apa dosa Yahudi sampai harus dibalas dgn hukuman se-ngeri ini ? Tidak ada Muslim yg tahu persis. Paling jawabnya : fitnah, ada yg mencoba membunuh Muhamad, Muhamad diledek. Udah. Itu doang. Segitu doang ? Gile !!! Muhamad disalib Yahudi ? Nggak ! Pengikut Muhamad dibunuh ramai2 ? Nggak. Aisha diperkosa Yahudi ? Nggak. Jadi apa dong !

Nah, baca fitnah Muhamad terhdp Yahudi sampai membohongi Muslim (yg memang suka dibohongi nabi mereka) selama 1400 tahun.

Pengusiran/PEMBANTAIAN Yahudi dari Medinah oleh Muhamad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=2720
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Apr 26, 2007 1:44 am

http://www.hebrewhistory.info/factpaper ... 1_gold.htm

Gold and Silver Smithing; A Judaic Tradition
Part I - The Near-East and the Mediterranean
Fact Paper 17-I

Image

Ancient Metallurgy and the Jews

The advance of civilization is appropriately measured by the stage at which its pyrotechnology has reached. The Neolithic beginning of civilization is marked by the use of fire. The designations Chalcolithic, Bronze, and Iron Ages are simply reflections of the stage of pyrotechnology at which a particular culture has arrived.

Mesopotamia, the region from which the progenitors of the Jews stemmed, was the birthplace of the Copper and Bronze Ages. The subsequent Iron Age was born among the hundreds of Israelite villages that appeared upon the Canaanite hills in the 12th century B.C.E. Throughout the subsequent three millennia of Judaic existence as a nation and as a diaspora culture, Jews were closely associated with metallurgy.1

The Bible reflects the intimacy of the Judahites with the metallurgic arts. In the Book of Nehemiah we have a reference to Harhaiah, goldsmiths, and thereafter to Malchijah, "one of the goldsmiths."2

...

It was the practice among Jews to assume a surname either of the town or region from which they stemmed, or of the trade with which they made a livelihood. The fact that names such as Gold, Goldsmith, Goldberg, Goldstein, Goldman, and Silver, Silverstein, Silversmith, became generically Jewish names and remain so to the present day bespeaks the seminal role of Jewish artisans in these trades through the centuries. In Italian a typical Jewish family name, Orrefici, translates to goldworker.

Ferro, Ferrere, Ferriere Hierierro, Eisen, Eisenstein were likewise distinctly Jewish surnames that identified Jews as iron-smiths who carried on their trade in an Italian French, Italian, Spanish or German environment through the ages. Similarly the names Blecher (Yiddish, "tin-worker") and Klempner (German, "[metal]-folder") are recognizable Jewish names that translate literally to tinsmith. The names Messing (brass-worker) and Prager (minter) likewise derive from the German, and remained characteristically Judaic names for centuries.

Jewish Smithing in Arabia.

The Jews, in fact, were not only smiths in Christian Sicily and Spain but had remained the exclusive smiths and metal workers of the ancient Arab world from the pre-Islamic period to modern times. .. dst

Jewish Smiths of Libya

Mordechai Hakohen was a nineteenth century North African chronicler of the Jewish village life in the Libyan mountains. In his Haghid Mordechai, Mordechai documented the fact that since all workshop labor was disdained by the Arabs, crafts were relegated exclusively to Jewish artisans. ... dst

The Jewish Smiths of Morocco

Jewish goldsmiths plied their trade in Morocco from ancient into contemporary times. No less than a half dozen synagogues front on the Rue Lusitania in Casablanca. Only a few steps away are the many shops on Rue de Rabat where Jewish goldsmiths work.

In Marrakesh a synagogue stands across from the Jewelers market, where "Jewish goldsmiths still produce pendants of the hand of Fatima, a symbol of good luck to both Jews and Muslims.26

The Jewish Smiths of Yemen.

In 1679, the Jews of San'a and of central Yemen in general were expelled from the country in which they had been living for centuries. To be sure, after a year or so they were recalled, mainly because they were indispensable as artisans and craftsmen28 Jewish artisans were virtually the exclusive workers of precious metals throughout the 2500 year history of their sojourn in Yemen.

The life of the Jews in Yemen was thereafter a miserable one under a succession of Muslim rulers, leading to the mass exodus of 46,000 Jews flown to Israel "on the wings of eagles."

Earlier, in 1943, one of the Yemenites who had already made Aliyah to Israel was Rabbi Yosef Kapach, renowned for his scholarship and vast publishing undertakings. "His most monumental undertaking was reissuing Maimonides Mishnah Torah, consisting of 24 volumes. In 1969 he received the Israel Prize for this work, the third prize he had won in recognition of two of his other important works.

"As a young man he was imprisoned on false charges by the Igashim, and almost forced to convert to Islam. Immediately after his release at the age of 19 he married, and shortly thereafter emigrated to Israel."
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby minami » Mon Apr 30, 2007 9:44 pm

...mengapa dunia bungkam ketika kaum YAHUDI di Andalusia hidup nyaman, tokohnya menjabat Perdana Menteri (baca Abraham Faith karya Dr Jerald), lalu datanglah Raja Ferdinand dan Ratu Isabella yang menyembelih pendahulu mrk yg Muslim dan Yahudi itu jika menolak memeluk Katholik, lagi-lagi kaum YAHUDI diterima dengan hangat di kesultanan Turki Usmani. balasannya apa?kaum YAHUDI mengusir pribumi Arab dari tanah Palestina, mrk disisakan Tepi Barat dan Jalur Gaza, itupun masih jajahan..
minami
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 3
Joined: Fri Apr 27, 2007 10:55 am

Postby ali5196 » Tue May 01, 2007 5:21 pm

minami wrote:...mengapa dunia bungkam ketika kaum YAHUDI di Andalusia hidup nyaman, tokohnya menjabat Perdana Menteri (baca Abraham Faith karya Dr Jerald), lalu datanglah Raja Ferdinand dan Ratu Isabella yang menyembelih pendahulu mrk yg Muslim dan Yahudi itu jika menolak memeluk Katholik, lagi-lagi kaum YAHUDI diterima dengan hangat di kesultanan Turki Usmani. balasannya apa?kaum YAHUDI mengusir pribumi Arab dari tanah Palestina, mrk disisakan Tepi Barat dan Jalur Gaza, itupun masih jajahan..


Yah, namanya juga Islam agama orang CENGENG dan BUTA ! Kekejian islam tidak mampu diterimanya, tapi kekurangan orang lain .... wuuuuuaaaahhhhh ... ampun deh !

Baca lagi bu, gimana Islam datang ke Spanyol dan bgm orang Yahudi hidup 'NYAMAN' sbg dhimmi dan pembayar Jizyah dibawah kesultanan Turki.

Bagian 6 ; Jihad vs SPANYOL 710-1492M
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=2677
Last edited by ali5196 on Tue May 01, 2007 5:31 pm, edited 1 time in total.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu May 17, 2007 1:16 pm

Pengungsi Yahudi dari Negeri Arab**
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=13571

Parlemen AS Mempertimbangkan Membantu Pengungsi Yahudi dari Negeri Arab
Oleh Julie Stahl
CNSNews.com Jerusalem Bureau Chief
May 14, 2007

Jerusalem (CNSNews.com) - Parlemen AS akan membahas masalah "pengungsi Timur Tengah lainnya" yakni kaum Yahudi yang hidup di negara2 Arab yang dipaksa meninggalkan negara2 Arab dengan cara kekerasan dan diskriminasi ketika negara Israel terbentuk 59 tahun yang lalu.

Badan pengurus Timur Tengah dan Asia Timur dari Departemen Luar Negeri AS membicarakan hal ini minggu lalu, dan merencanakan mengeluarkan peraturan2 hukum.

Di tahun 1948, terdapa 856.000 Yahudi hidup di 10 negara2 Arab. Saat ini hanya tinggal 8.000 saja.

Senator AS Gary Ackerman (Demokrat - New York) yang mengetuai badan ini berkata sekitar 850.000 Yahudi diusir ke luar dari negara2 Timur Tengah dan Afrika Utara. Israel menerima sekitar 600.000 pengungsi Yahudi di tahun2 pertama setelah negara itu berdiri. "Mungkin inilah sebabnya mengapa keluhan2 dan penderitaan pengungsi tidak didengar banyak orang," katanya sang Senator.
ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Jun 20, 2007 3:08 am

ali5196
Translator
 
Posts: 17308
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby Nervy Gondo » Tue May 20, 2008 11:28 pm

wah.. wah.. ramai berdebat dan membicarakan tentang bangsa Yehudi ya.. bagi yang tidak percaya (kontra), pergilah ke Negara Israel dan tinggaluntuk sekian waktu lamanya disana, jadi anda, yang kontra dan tidak percaya fakta2 tentang bangsa Yehudi diatas, bisa mengerti dan tahu secara langsung seperti apa perjuangan bangsa Yehudi sampai saat ini, bahkan setelah Negara Israel terbentuk. dan anda bisa tahu seperti apa kehidupan bangsa Yehudi dan muslim didalam Negara Israel sekarang..

bagi yang pro Yehudi, atau setidaknya menyajikan data2 fakta mengenai bangsa Yehudi, terima kasih banyak, dan teruslah berjuang untuk kebenaran karena pada akhirnya kebenaran itu akan menghadiahi anda, entah kapan, tapi pasti.. percaya deh..
Nervy Gondo
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 80
Joined: Tue May 20, 2008 3:04 am
Location: Indonesia...

Re: 1948: Penindasan YAHUDI di negara2 Arab

Postby icarus » Sun Aug 29, 2010 10:24 pm

uda sebulan lebih muter2 ni forum,,juga uda liat forum sebelah,,,
ga ngerti napa mreka kagak bisa liat mana yg benar mana yg tertindas dan mana yg harusnya dibela,,,,
:( :( :( :(
icarus
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 3
Joined: Sat Aug 14, 2010 10:48 pm

Re: 1948: Penindasan YAHUDI di negara2 Arab

Postby kbg » Sun Aug 29, 2010 10:49 pm

Saya jadi teringat kata2 yg pernah saya baca demikian "KALAU BUKAN TUHAN YANG BENAR YANG CAMPUR TANGAN DAN MEMELIHARA YAHUDI, PASTI YAHUDI HANYA TINGGAL SEJARAH", kata-kata ini saya simpan-simpan selalu dan sekarang kata-kata itu saya keluarkan kembali, jadi ada benarnya juga itu kata-kata.

coba kita ulas-balik tentang Yahudi ini, rasa-rasanya tidak ada satu suku bangsapun di dunia ini yang memiliki pengalaman dan perjuangan Hidup sedemikian rumit, tapi faktanya Yahudi tetap berdiri dan exist, unbelievable

jadi berpikirlah bagi orang yang mau berpikir...
User avatar
kbg
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 862
Joined: Wed Oct 11, 2006 2:41 pm
Location: http://www.kbg.co.za/

Next

Return to Resource Center: Islam dan YAHUDI



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron